Warta Ekonomi kembali menyelenggarakan Warta Ekonomi e-Government Award 2009.
Sebuah penghargaan yang ditujukan kepada lembaga pemerintah terbaik di Indonesia
yang telah mengimplementasi teknologi informasi dalam fungsinya sebagai pelayan
masyarakat. Dengan adanya penghargaan ini diharapkan mampu memberikan dorongan
dan semangat kepada lembaga-lembaga pemerintah di Indonesia untuk dapat
memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia yang didukung teknologi
informasi
Tahun ini memasuki tahun ke-8. Sejak tahun 2002 kami melakukan pengumpulan data,
kunjungan ke lembaga peserta, wawancara pimpinan lembaga, dan melakukan
penilaian, menetapkan pemenang dan penerima penghargaan e-Government Award.
Hasil evaluasi kami, setiap tahun inovasi dan kualitas layanan setiap peserta
selalu meningkat.
Tahun 2009 kami menetapkan tema Connected Gov 2.0 : Toward Collaborative
Government. Tema ini kami pilih karena isyu konektifitas sangat penting dalam
meningkatkan kualitas layanan masyarakat.
Proses Penilaian
Dari data lembaga pemerintah yang terdaftar di Warta Ekonomi, kami
mengidentifikasi lembaga-lembaga yang sudah memiliki website. Lembaga inilah
yang kami tergetkan menjadi peserta.
Peserta dikelompokkan dalam lima kategori penilaian yaitu:
1.Kabupaten/ kota
2.Propinsi
3.Kementrian / Departemen
4.Lembaga Pemerintah Non Departemen / LPND
5.Direktorat Jenderal dan lembaga setingkat lainnya
Tahun 2009 ini komposisi dewan juri kami kelompokkan menjadi dua kelompok juri,
yaitu
Dewan juri Infrastruktur e-Government
1.Budi Rahardjo
2.Chandra Yulistia
3.James Tomasow
4.Michael Sunggiardi
Dewan juri Implementasi e-Government
1.Achmad Djunaidi
2.Andi Mallarangeng
3.Eko Indrajit
4.Elisa Lumbantoruan
5.Tri Kuntoro Priyambodo
Kriteria dan Proses Penilaian
Peserta e-Government Award akan kami nilai melalui tiga tahap penilaian yaitu:
1.Penilaian website, penilaian implementasi e-Government, dan penilaian
infrastruktur e-Government
2.Penilaian lapangan (verifikasi implementasi dan infrastuktur e-Goverment
melalui kunjungan ke lembaga pemerintah)
3.Diskusi peserta dengan dewan juri
Penilaian Tahap 1
Pada tahap awal, kami melakukan tiga penilaian yaitu penilaian website (bobot
10%), penilaian implementasi e-Government (bobot 45%), dan penilaian
infrastruktur e-Government (bobot 45%).
Penilaian website kami lakukan terhadap semua wesite resmi lembaga pemerintah
dengan kriteria sebagai berikut:
1.Identitas website
2.Isi situs
3.Fungsi Layanan Masyarakat
4.Fitur Situs Web
5.Uji Respon
Penilaian implementasi e-Government kami lakukan dengan mengirimkan daftar
pertanyaan dalam kuesioner terstruktur sesuai dengan tema dan kriteria penilaian
kami. Kriteria penilaian dalam penilaian ini adalah sebagai berikut:
1.Kepemimpinan, diberi bobot 15%
2.Pelayanan Publik, diberi bobot 20%
3.Proses Perubahan, diberi bobot 15%
4.Penggunaan Investasi, diberi bobot 10%
5.Kolaborasi, diberi bobot 20%
6.Konektifitas, diberi bobot 20%
Sementara untuk penilaian infrastruktur e-Government, kami menilai sarana dan
prasarana pendukung e-Government dengankriteria sebagai berikut:
1.Sumber Daya Manusia
2.Proses e-Government
3.Teknologi pendukung
Nilai tahap pertama adalah nilai gabungan 3 kegiatan penilaian sesuai bobot
penilaian. Hasil penilaian tahap pertama ini kami jadikan dasar untuk membuat
peringkat disetiap kategori penilaian. Lima besar terbaik di setiap kategori
akan kami tetapkan sebagai peserta yang akan lolos ke penilaian tahap kedua.
Penilaian Tahap 2
Pada tahap kedua kami melakukan kunjungan ke lembaga-lembaga yang lolos ini
untuk melakukan verifikasi dan wawancara dengan pimpinan lembaga, staf dan
pengguna layanan masyarakat yang terkait dengan implementasi dan infrastruktur
e-Government lembaga tersebut.
Peilaian tahap kedua ini dilakukan seperti kriteria dan bobot pada tahap 1. Juri
kembali melakukan seleksi peserta untuk menetapkan finalis yang lolos ke
penilaian tahap akhir.
Penilaian Tahap 3
Pada penilaian tahap akhir dilakukan diskusi antara finalis dengan dewan juri.
Finalis kami minta untuk membawa bukti berupa foto, dokumen, maupun bukti
implementasi dan infrastruktur e-Government. Hasil diskusi ini menjadi
dasar dalam penilaian dan peringkat e-Government tahun 2009.