Untuk memaksimalkan kerja POLRI dalam melakukan tugas, POLRI meyakini pentingnya
penggunaan teknologi didalamnya. Karenanya POLRI memanfaatkan teknologi terutama
yang berasal dari dalam negeri untuk membantu tugas-tugas kepolisian. Apa saja
teknologi dalam negeri yang digunakan tersebut?
Sejumlah teknologi canggih karya anak bangsa dipamerkan di Perguruan Tinggi Ilmu
Kepolisian (PTIK) seperti; obot penjinak bom, helikopter yang dilengkapi CCTV,
alat uji DNA, radio tenaga surya, dan lorong untuk latihan tembak. Ini
membuktikan bahwa kepolisian telah menempatkan pengembangan teknologi pada
posisi yang strategis.
Jenderal Bambang Hendarso Danuri di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK),
Jakarta, Kamis 28 Mei 2009 seperti dikabarkan menyatakan, "Anggaran Polri yang
terbatas tak membuat kinerja polisi terhambat. Sebab, sudah ada solusi untuk
mengatasi keterbatasan dana itu. Teknologi dalam negeri menjadi terobosan bagi
kepolisian untuk menyiasati minimnya anggaran," ujarnya.
Apalagi teknologi yang dihasilkan di dalam negeri pun canggih, tak kalah dengan
produk luar negeri. Menteri Riset dan Teknologi, Kusmayanto Kadiman di tempat
yang sama pun menyatakan, "Hari ini polisi sudah keluar dari tembok-tembok yang
membatasi dan merangkul pihak lain, dalam hal ini teknologi," ungkapnya.
"Teknologi sudah jadi bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan kinerjanya,
sehingga polisi tak hanya mampu menangkap pelaku pencuri komputer, tapi juga
bisa awasi penggunaan komputer," ungkap Kusmayanto.
Sumber : http://wartaegov.com