Search the web
Sign In
New User? Sign Up
astronomi_indonesia · Astronomi Indonesia
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Want to share photos of your group with the world? Add a group photo to Flickr.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Re: Di Bali, tampak komet? Meteor? Yang jelas bukan UFO   Message List  
Reply | Forward Message #4941 of 4983 |
Thanks mas Iwal atas infonya. Saya kutip saja fotonya dari blog yang bersangkutan, yang mendapat laporan dari seseorang bernama Devy yang kebetulan berada di Pantai Nusa Dua Bali pada 28 Oktober 2009 lalu. Fotonya sebagai berikut :

Obyek nampak bergerak "cepat" (cepat di sini relatif, berdasar persepsi pengamat) di sore hari, menjelang Matahari terbenam. Pada obyek terlihat ada lampu yang berkela-kelip mirip pesawat.

Yang jelas obyek ini bukan komet. Mengapa? Karena komet jika dilihat dari Bumi memiliki gerakan yang kecepatannya relatif tak jauh berbeda dengan kecepatan langit (yakni bergeser 1 derajat per 4 menit), dimana untuk komet ada tambahan 1 - 2 derajat per hari. Pengamat yang berhasil melihat komet akan terpersepsikan bahwa komet itu "diam", seolah tidak bergerak terhadap Bumi. Ini bisa dimengerti karena jarak Bumi dan komet-komet yang melintas di tata surya umumnya sangat jauh, sama dengan jarak bumi ke planet-planet, sehingga dinamika pergerakan komet layaknya pergerakan planet-planet jika dilihat dari Bumi.

Karena terlihat bergerak "cepat", maka obyek posisinya masih berada di lingkungan Bumi. Namun obyek tersebut bukan sampah antariksa (space debris), karena energinya tak cukup untuk itu. Sampah antariksa pada umumnya memiliki kecepatan 8 km/detik, sehingga untuk bisa menghasilkan goresan cahaya tersebut massanya harus sangat besar sehingga energi kinetiknya cukup besar, melebihi 10 ton. Untuk obyek secepat sampah antariksa, hanya pesawat ulang alik (space shuttle) yang bisa menghasilkan fenomena tersebut saat reentry kembali ke Bumi.

Sehingga tinggal tersisa dua kemungkinan : obyek tersebut adalah meteor/fireball, atau obyek tersebut adalah pesawat terbang biasa. Jika meteor, obyek tersebut tentulah merupakan fireball karena bisa terlihat di siang hari sehingga kecerlangannya lebih besar ketimbang planet Venus, atau dalam bahasa yang lebih rinci, magnitude visualnya lebih besar ketimbang -4 (minus empat). Untuk akhir Oktober, pelacakan menunjukkan ada sumber meteor (radiants) yang aktif, yakni Orionids yang bersumberkan dari remah-remah yang tersisa di orbit komet Halley. Namun Orionids di Indonesia baru akan teramati selepas tengah malam, sehingga obyek di sore hari itu bukanlah meteor Orionids. Selain itu Orionids hanyalah aktif pada 18 hingga 25 Oktober saja, dengan puncaknya pada 21 Oktober 2009 yang memiliki rate 60 meteor/jam. Sehingga, jika obyek itu merupakan meteor, kemungkinan besar ia bersumber dari asteroidal, yakni pecahan-pecahan asteroid dekat Bumi yang kebetulan tertarik oleh gravitasi Bumi dan jatuh sebagai meteor sangat cemerlang. Berbeda dengan hujan meteor yang sifatnya periodik sehingga jadwalnya bisa diprediksikan, meteor asteroidal ini random, tak terprediksi dan dalam sejumlah kasus (jika ukuran pecahan asteroidnya cukup besar), ia bisa menjangku permukaan Bumi sebagai meteorit.

Sementara kemungkinan yang kedua, obyek ini mungkin hanyalah pesawat terbang biasa khususnya pesawat bermesin jet. Ini diperkuat oleh kelap kelip lampu, sesuatu yang tak ada di dalam meteor. Gas buangan yang dihasilkan oleh mesin jet akan terkondensasi ketika pesawat cukup tinggi di atmosfer, sehingga menghasilkan fenomena contrail (condensation trail) karena hasil kondensasi tersebut mirip awan, namun bentuknya lurus.

Salam,


Ma'rufin

From: Iwal <iwal99@...>
To: rukyatulhilal@yahoogroups.com
Sent: Mon, November 2, 2009 6:53:06 PM
Subject: [ RHI ] Di Bali, tampak komet? Meteor? Yang jelas bukan UFO

 

Pak Ma'rufin dan rekan-rekan astronom,

Saya dapat info dari sini, bahwa di Bali (28/10/2009) ada seseorang yang sempat melihat benda langit menyerupai komet (atau meteor?).

Mohon infonya, apakah info ini benar, apakah ada "rekaman" yang menunjukkan aktifivtas benda langit di atmosfer sekitar Bali pada tanggal segitu?
Mohon keterangan tentang hal ini, mengingat saat ini memang langit kelihatannya sedang "rajin" menampakkan gejala-gejala yang cukup langka untuk diamati secara awam.

Wassalam




Sun Nov 8, 2009 2:22 am

marufins
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #4941 of 4983 |
Expand Messages Author Sort by Date

Thanks mas Iwal atas infonya. Saya kutip saja fotonya dari blog yang bersangkutan, yang mendapat laporan dari seseorang bernama Devy yang kebetulan berada di...
Ma'rufin Sudibyo
marufins
Offline Send Email
Nov 8, 2009
3:35 am

oh iya, kemaren saya nonton acara kickandy, yang menampilkan pengambilan gambar tentang fenomena alam yang terjadi disekitar kita. Diantara tayangan itu, di...
miss. juiller
misa2793
Offline Send Email
Nov 15, 2009
12:12 am

*2 Meteor di Bali* *Bali, Saturday, July 04, 2009, 6:17* Sore hari ketika aku di parkiran Mal Bali Galeria, tiba-tiba aku melihat 2 buah meteor jatuh yang...
Lukas HT
lukas_milis
Offline Send Email
Nov 16, 2009
4:41 pm
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help