kalo gw mah gak [peduli. sori tapi berhubung Blackbery gak kbeli ama gw jadi
gw gak peduli hehehhehehehhe..... kalo seandainya kebeli juga seharusnya
kebijaksaan operator utk tidak me "lock" hp yg di jualnya adalah kebebasan
bagi sang operator.
Bandoro
2009/7/2 Paulus Tanuri <ptanuri@...>
>
>
> Daripada sepi nih ada berita di detikinet.com yanb bisa buat bahan rame
> rame.
>
>
http://www.detikinet.com/read/2009/07/02/115753/1157770/328/axis-bantah-langgar-\
etika-bisnis-blackberry
>
> Dari berita itu, ada bagian yang menarik.
>
> ...
> Sebelumnya, Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi
> (LPPMI) sempat mengkritisi kebijakan yang diambil RIM kepada Axis mengenai
> penyediaan BlackBerry*unlock*.
>
> Menurut Direktur Kebijakan dan Perlindungan Konsumen LPPMI Kamilov Sagala,
> kebijakan tersebut melanggar etika bisnis jika tidak *equal treatment
> *untuk
> semua mitra operator. Axis pun keberatan karena pihaknya termasuk yang
> disebutkan melanggar etika bisnis tersebut.
> ...
>
> Saya kok jadi bingung yah, Direktur Kebijakan dan Perlindungan Konsumen,
> LPPMI bukannya mendukung kok malah bilang ini melanggar etika bisnis ?
> Dan sejak kapan kok lembaga perlindungan konsumen kerjanya malah ngurusin
> soal etika bisnis bukan berfokus untuk berpihak kepada konsumen ?
>
> Karena menurut saya justru praktek menjual perangkat yang dilocked hanya
> untuk operator tertentu itu sangat merugikan konsumen, kok malah dibela ??
> LPPMI ini sebenarnya lembaga perlindungan konsumen atau lembaga
> perlindungan operator tertentu sih ?
>
> Regards,
> Paulus T.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]