--- In diskusidomain@yahoogroups.com, "budi9ss" <budi9ss@...> wrote:
>
> hai rekan2
> ada yang mau bantuin ga, untuk ikut mencicipi kue bisnis domain, step
> by step yang harus saya lakukan apa? thx banget yaaaa, and sukses
>
Saya bantu mas. Untuk pemula coba buka www.namenewbie.com
disitu ada petunjuknya. untuk yg expert coba buka koran mingguan
tentang jual beli domain di www.dnjournal.com
omong-omong mas mo ngincer beli domain apa? kalo ada yg bagus
prospeknya kasih tau ya.
oh ya ada yg tahu situs indonesia yg jual domain .com .net .biz dengan
harga 60 ribuan? kasih tahu saya ya, makasih
dari pada sepi, saya mau tanya.
saya ada mau beli domain *katakanlah* domainsaya.com
iseng2 sebelum cek ke tempat biasa beli, saya cek di dnsstuff.com
ternyata domain tersebut sudah ada yang punya.
penasaran, saya cek ketempat biasa beli domain.
ternyata masih tersedia.
ada yang bisa memberikan penjelasan?
atas penjelasannya, saya ucapkan terimakasih sekali
--
1. webhosting itu tempat anda meletakkan file2 anda supaya situs anda
bisa diakses.
2. agar situs anda bisa diakses, yang anda perlukan (basic needed)
adalah nama domain dan web hosting.
regards,
MaxOz.com
http://www.maxoz.com
--- In diskusidomain@yahoogroups.com, "MIS DEPARTMENT"
<mis.nutrisana@...> wrote:
>
> bung boleh nanya ya?
> sory pemula banget nich, mau nanya
> 1. apa yang dimaksud dengan web hosting
> 2. kalau website kita mau di aktifkan, yang kita tanyakan kepada
perusahaan
> penyewa tempatnya itu apa saja
>
> salam
>
> agustinus
>
bung boleh nanya ya?
sory pemula banget nich, mau nanya
1. apa yang dimaksud dengan web hosting
2. kalau website kita mau di aktifkan, yang kita tanyakan kepada perusahaan
penyewa tempatnya itu apa saja
salam
agustinus
Mantus wrote:
> Dear rekan2,
> ada yang sudah mencoba dan berhasil transfer domain .id setelah TLD .id
> dipegang Depkominfo ngga ?
> Kalau ada, sharing caranya gimana dong. bingung nih mau transfer
> domainku ke tempat lain :-((
>
> Thanks
saya sudah coba dan berhasil....
Maksudnya transfer gimana neh... saya sudah coba dua-duanya dan berhasil
1. transfer domain lama (memasukkan domain lama ke domain manager yang
baru)........
2. transfer antar domain manager.......
--
.:*[ T E R I M A K A S I H ]*:.
--
Salam hangat,
Michael
************
www.michael.or.id
[Non-text portions of this message have been removed]
Dear rekan2,
ada yang sudah mencoba dan berhasil transfer domain .id setelah TLD .id
dipegang Depkominfo ngga ?
Kalau ada, sharing caranya gimana dong. bingung nih mau transfer
domainku ke tempat lain :-((
Thanks
sigh,... baru nge-lirik label ini, gag nyadar ada isinya.
btw, Bi[G], flirting model baru?
*kabur sebelum di banned mods*
On 12/13/05, Bi[G] ™ <bravo.india.gama@...> wrote:
> mungkin ada yg belum tau..
>
>
http://priyadi.net/archives/2005/12/13/sms-fitnah-dan-the-chronicles-of-narnia/
>
> SMS Fitnah dan "The Chronicles of Narnia"
> at 02:47
>
> Hari ini saya ada janji kepada istri saya untuk menonton Harry Potter
> and the Goblet of Fire, namun karena filmnya sudah lama raib dari
> bioskop langganan (ya ya ya saya tahu…. hare gene masih nonton Harry
> Potter?), kami memutuskan untuk menonton The Chronicles of Narnia: The
> Lion, the Witch and the Wardrobe.
>
> Kami berangkat sekitar pukul 16.30. Dalam perjalanan, saya dihubungi
> melalui telepon oleh seorang teman: "Emangnya kamu ikut
> nyebar-nyebarin foto SBY hasil rekayasa?" Hmmmm :-?, ya saya jawab
> saja tidak, karena memang begitu kenyataannya. Teman tersebut kemudian
> mengabarkan kalau ada SMS yang mengatakan bahwa saya adalah tersangka
> kedua kasus yang menimpa Herman Saksono. Hah!? Tercengang saya
> mendengarkannya. Sambil berusaha berkonsentrasi menyetir dan
> menenangkan istri saya yang terlihat agak panik, saya mencoba bertanya
> lebih lanjut. Tetapi selang beberapa waktu saya urungkan niat saya dan
> lebih berkonsentrasi menyetir dan menenangkan istri saya yang sedang
> hamil 8 bulan.
>
> Istri saya tentunya bukannya tidak kaget. Bagaimana tidak kaget, saya
> di telepon berbicara dengan berbagai kata kunci menyeramkan, misalnya
> "polisi", "jaksa", "pasal", dan sebagainya. Perjalanan menuju CITOS
> saya habiskan untuk memberi penjelasan kepada istri saya. Selama
> perjalanan saya tahu bahwa saya menerima beberapa pesan SMS, tetapi
> saya tunda niat saya untuk membaca setelah sampai ke tujuan.
>
> Setelah selesai memarkir mobil saya, saya baca SMS tersebut. Isinya
> kurang lebih adalah sebagai berikut:
>
> Kalau boleh menyarankan, selain si Herman yg sudah jadi tsk,
> sebenarnya si PRIYADI (www.priyadi.net) ini yg lebih berbahaya.Dia
> "menjaring kekuatan" di blog-nya, bahkan menunjukkan alamat2 blog
> teman2 lain & menyebarluaskan foto2 Rekayasa Presiden tsb.Berbeda dgn
> Herman, kalau si Priyadi ini di Jakarta.
>
> Hmmmm :-?.
>
> Berbahaya? Menjaring kekuatan? Kekuatan seperti apa? Saya cuma seorang
> penulis blog di antara ribuan blog di Indonesia, seorang pekerja
> teknologi informasi biasa dan jelas-jelas hanya seorang rakyat jelata.
> Jarang bicara politik umum, kecuali untuk bidang-bidang spesifik yang
> saya amati seperti teknologi informasi dan krisis energi. Saya bukan
> anggota partai politik, apalagi kelompok terlarang. Pemalas, sering
> terlambat bangun dan lebih sering menghabiskan waktunya di komputer.
> Rasanya saya bukan ancaman untuk pihak manapun.
>
> Sampai di depan bioskop kami langsung memesan tempat duduk. Ah,
> ternyata hari ini cukup ramai, mungkin karena ini hari Senin. Senin
> artinya NOMAT! Kami hanya mendapat tempat duduk yang tidak begitu
> ideal, yaitu di hampir di sisi samping. Ah biarlah, yang penting
> akhirnya kami nonton juga setelah beberapa lama.
>
> Pikiran saya kembali tertuju ke pesan SMS tersebut. Menyebarluaskan
> foto-foto rekayasa Presiden? Nah ini baru yang namanya fitnah. Fitnah
> lebih kejam daripada pembunuhan katanya, tapi itu sepertinya tidak
> menghalangi oknum tersebut untuk mengirim SMS ini ke banyak orang. Ya,
> SMS ini dikirim ke banyak orang. Selama saya menonton Narnia, saya
> menerima beberapa SMS hasil terusan yang isinya kurang lebih sama.
> Yang saya lakukan yang menyangkut foto SBY palsu tersebut hanyalah
> memberi taut ke blog Herman Saksono pada tulisan saya yang berjudul
> Didikgate. Tak kurang, tak lebih. Dan bahkan bukan hanya saya yang
> melakukan hal tersebut. Siapa saja? Silakan cari sendiri, saya tidak
> ingin menyulitkan teman-teman saya yang juga melakukan hal yang sama.
>
> Pada saat kami sedang menonton film, beberapa teman bahkan menelepon
> saya. Tetapi karena penonton lain –terutama pasangan di sebelah saya
> yang terlihat punya 'kesibukan' lain selain menonton– sepertinya
> terganggu, saya matikan telepon saya. Maaf bagi teman-teman yang
> kebetulan menghubungi saya pada waktu tersebut. Dan *uh*, maaf juga
> bagi anda berdua yang kebetulan duduk di samping kami ;).
>
> Filmnya sendiri menurut saya cukup bagus walaupun konsentrasi saya
> tidak penuh tertuju ke film ini. Selain karena SMS tersebut, juga
> karena *kebelet* ingin *pipis* selama separuh penayangan film ini :-&.
> Saya tahu persis film ini sama dengan selera menonton istri saya:
> fantasi, family, drama, perang terbuka. Ya, cocok sekali. Kualitas
> filmnya sendiri cukup baik, tetapi karena tulisan ini seharusnya tidak
> mengulas film :), maka ulasan tentang film saya cukupkan sampai di
> sini saja. Yang jelas rating 7.7 yang diberikan oleh pengunjung
> IMDB.com rasanya cukup representatif untuk menggambarkan kualitas film
> ini. Ini adalah film keluarga berkualitas di atas rata-rata, tipikal
> film-film yang beredar pada akhir tahun.
>
> Dan oh ya, saya sampai lupa memberi informasi kalau saya tidak di
> Jakarta. Rumah di Depok, kantor di Depok. Ke Jakarta hanya untuk
> misalnya (surprise!) menonton film. Yurisdiksi Polda Metro Jaya memang
> meliputi daerah Jabotabek, tetapi secara teknis saya tinggal di luar
> kota Jakarta. Kalau bukan orang Depok, rasanya lebih tepat melabeli
> saya sebagai orang Bandung ketimbang orang Jakarta.
>
> Setelah selesai nonton, kami langsung pulang dan seperti yang sudah
> saya duga sebelumnya, banyak rekan-rekan yang memberi berbagai macam
> masukan. Terima kasih kepada rekan-rekan semua.
>
> Kalau dipikir-pikir apa sih untungnya kalau Pak SBY menggugat saya
> menodai atribut negara? Saya jelas tidak melakukan hal tersebut.
> Bahkan menurut saya Herman Saksono pun tidak melakukannya. Dalam kasus
> kenaikan harga BBM tanpa diminta saya mendukung 100%. Saya bukannya
> ingin mencari simpati dari Pak SBY, semua tulisan saya murni pendapat
> saya tanpa ada maksud untuk menjadi partisan maupun oposisi kelompok
> politik secara spesifik. Hanya saja masih saja terpikir: apa sih
> untungnya seandainya saya digugat? Apakah ada pihak ketiga yang
> diuntungkan oleh hal-hal remeh semacam ini?
>
> Dan apa yang akan terjadi besok pagi? Beberapa hari yang lalu Herman
> Saksono menonton Narnia, sedangkan saya baru tadi. Apakah ini pertanda
> kasus Herman Saksono juga akan terjadi pada saya? Ataukah saya bisa
> melewati hari esok tanpa terjadi apa-apa seperti halnya Herman
> menonton Harry Potter dan saya melewatinya?
> 59 Responses
>
>
>
>
> --
> Bi[G]
> http://www.7sphere.com
> Y!:br4ind4m4ge
> Gmail:bravo.india.gama@...
> http://blog.adypermadi.com
> http://www.adypermadi.com
> ----------------------------------------
>
>
>
> Lihat arsip? http://groups.yahoo.com/group/diskusidomain
> unsubscribe? kirim e-mail ke: diskusidomain-unsubscribe@yahoogroups.com
> ========================================================================
>
>
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
--
- - -
******
Azil Adi Permana
blogs.mit.edu/azil/
mungkin ada yg belum tau..
http://priyadi.net/archives/2005/12/13/sms-fitnah-dan-the-chronicles-of-narnia/
SMS Fitnah dan "The Chronicles of Narnia"
at 02:47
Hari ini saya ada janji kepada istri saya untuk menonton Harry Potter
and the Goblet of Fire, namun karena filmnya sudah lama raib dari
bioskop langganan (ya ya ya saya tahu…. hare gene masih nonton Harry
Potter?), kami memutuskan untuk menonton The Chronicles of Narnia: The
Lion, the Witch and the Wardrobe.
Kami berangkat sekitar pukul 16.30. Dalam perjalanan, saya dihubungi
melalui telepon oleh seorang teman: "Emangnya kamu ikut
nyebar-nyebarin foto SBY hasil rekayasa?" Hmmmm :-?, ya saya jawab
saja tidak, karena memang begitu kenyataannya. Teman tersebut kemudian
mengabarkan kalau ada SMS yang mengatakan bahwa saya adalah tersangka
kedua kasus yang menimpa Herman Saksono. Hah!? Tercengang saya
mendengarkannya. Sambil berusaha berkonsentrasi menyetir dan
menenangkan istri saya yang terlihat agak panik, saya mencoba bertanya
lebih lanjut. Tetapi selang beberapa waktu saya urungkan niat saya dan
lebih berkonsentrasi menyetir dan menenangkan istri saya yang sedang
hamil 8 bulan.
Istri saya tentunya bukannya tidak kaget. Bagaimana tidak kaget, saya
di telepon berbicara dengan berbagai kata kunci menyeramkan, misalnya
"polisi", "jaksa", "pasal", dan sebagainya. Perjalanan menuju CITOS
saya habiskan untuk memberi penjelasan kepada istri saya. Selama
perjalanan saya tahu bahwa saya menerima beberapa pesan SMS, tetapi
saya tunda niat saya untuk membaca setelah sampai ke tujuan.
Setelah selesai memarkir mobil saya, saya baca SMS tersebut. Isinya
kurang lebih adalah sebagai berikut:
Kalau boleh menyarankan, selain si Herman yg sudah jadi tsk,
sebenarnya si PRIYADI (www.priyadi.net) ini yg lebih berbahaya.Dia
"menjaring kekuatan" di blog-nya, bahkan menunjukkan alamat2 blog
teman2 lain & menyebarluaskan foto2 Rekayasa Presiden tsb.Berbeda dgn
Herman, kalau si Priyadi ini di Jakarta.
Hmmmm :-?.
Berbahaya? Menjaring kekuatan? Kekuatan seperti apa? Saya cuma seorang
penulis blog di antara ribuan blog di Indonesia, seorang pekerja
teknologi informasi biasa dan jelas-jelas hanya seorang rakyat jelata.
Jarang bicara politik umum, kecuali untuk bidang-bidang spesifik yang
saya amati seperti teknologi informasi dan krisis energi. Saya bukan
anggota partai politik, apalagi kelompok terlarang. Pemalas, sering
terlambat bangun dan lebih sering menghabiskan waktunya di komputer.
Rasanya saya bukan ancaman untuk pihak manapun.
Sampai di depan bioskop kami langsung memesan tempat duduk. Ah,
ternyata hari ini cukup ramai, mungkin karena ini hari Senin. Senin
artinya NOMAT! Kami hanya mendapat tempat duduk yang tidak begitu
ideal, yaitu di hampir di sisi samping. Ah biarlah, yang penting
akhirnya kami nonton juga setelah beberapa lama.
Pikiran saya kembali tertuju ke pesan SMS tersebut. Menyebarluaskan
foto-foto rekayasa Presiden? Nah ini baru yang namanya fitnah. Fitnah
lebih kejam daripada pembunuhan katanya, tapi itu sepertinya tidak
menghalangi oknum tersebut untuk mengirim SMS ini ke banyak orang. Ya,
SMS ini dikirim ke banyak orang. Selama saya menonton Narnia, saya
menerima beberapa SMS hasil terusan yang isinya kurang lebih sama.
Yang saya lakukan yang menyangkut foto SBY palsu tersebut hanyalah
memberi taut ke blog Herman Saksono pada tulisan saya yang berjudul
Didikgate. Tak kurang, tak lebih. Dan bahkan bukan hanya saya yang
melakukan hal tersebut. Siapa saja? Silakan cari sendiri, saya tidak
ingin menyulitkan teman-teman saya yang juga melakukan hal yang sama.
Pada saat kami sedang menonton film, beberapa teman bahkan menelepon
saya. Tetapi karena penonton lain –terutama pasangan di sebelah saya
yang terlihat punya 'kesibukan' lain selain menonton– sepertinya
terganggu, saya matikan telepon saya. Maaf bagi teman-teman yang
kebetulan menghubungi saya pada waktu tersebut. Dan *uh*, maaf juga
bagi anda berdua yang kebetulan duduk di samping kami ;).
Filmnya sendiri menurut saya cukup bagus walaupun konsentrasi saya
tidak penuh tertuju ke film ini. Selain karena SMS tersebut, juga
karena *kebelet* ingin *pipis* selama separuh penayangan film ini :-&.
Saya tahu persis film ini sama dengan selera menonton istri saya:
fantasi, family, drama, perang terbuka. Ya, cocok sekali. Kualitas
filmnya sendiri cukup baik, tetapi karena tulisan ini seharusnya tidak
mengulas film :), maka ulasan tentang film saya cukupkan sampai di
sini saja. Yang jelas rating 7.7 yang diberikan oleh pengunjung
IMDB.com rasanya cukup representatif untuk menggambarkan kualitas film
ini. Ini adalah film keluarga berkualitas di atas rata-rata, tipikal
film-film yang beredar pada akhir tahun.
Dan oh ya, saya sampai lupa memberi informasi kalau saya tidak di
Jakarta. Rumah di Depok, kantor di Depok. Ke Jakarta hanya untuk
misalnya (surprise!) menonton film. Yurisdiksi Polda Metro Jaya memang
meliputi daerah Jabotabek, tetapi secara teknis saya tinggal di luar
kota Jakarta. Kalau bukan orang Depok, rasanya lebih tepat melabeli
saya sebagai orang Bandung ketimbang orang Jakarta.
Setelah selesai nonton, kami langsung pulang dan seperti yang sudah
saya duga sebelumnya, banyak rekan-rekan yang memberi berbagai macam
masukan. Terima kasih kepada rekan-rekan semua.
Kalau dipikir-pikir apa sih untungnya kalau Pak SBY menggugat saya
menodai atribut negara? Saya jelas tidak melakukan hal tersebut.
Bahkan menurut saya Herman Saksono pun tidak melakukannya. Dalam kasus
kenaikan harga BBM tanpa diminta saya mendukung 100%. Saya bukannya
ingin mencari simpati dari Pak SBY, semua tulisan saya murni pendapat
saya tanpa ada maksud untuk menjadi partisan maupun oposisi kelompok
politik secara spesifik. Hanya saja masih saja terpikir: apa sih
untungnya seandainya saya digugat? Apakah ada pihak ketiga yang
diuntungkan oleh hal-hal remeh semacam ini?
Dan apa yang akan terjadi besok pagi? Beberapa hari yang lalu Herman
Saksono menonton Narnia, sedangkan saya baru tadi. Apakah ini pertanda
kasus Herman Saksono juga akan terjadi pada saya? Ataukah saya bisa
melewati hari esok tanpa terjadi apa-apa seperti halnya Herman
menonton Harry Potter dan saya melewatinya?
59 Responses
--
Bi[G]
http://www.7sphere.com
Y!:br4ind4m4ge
Gmail:bravo.india.gama@...http://blog.adypermadi.comhttp://www.adypermadi.com
----------------------------------------
yah sepi lagi nih.. :D
eh tho.. elu dicariin sama orang2x tuh.. kemana aja :D
On 9/18/05, dimas artho <arthoathome@...> wrote:
> hai juga om ady... ;))
>
> yanurmal: domain gw lebih parah lg! dah bayar masih
> ada buktinya dah fax ehh di apus .. parahnya lg di
> jual ke org laen :(( ....
>
> naseepp .....
>
> ~:artho:~
> nobody@/home/
--
Bi[G]
http://www.7sphere.com
Y!:br4ind4m4ge
Gmail:bravo.india.gama@...http://blog.adypermadi.comhttp://www.adypermadi.com
----------------------------------------
I see. Iya buat yang ngerti nilai dan harga sebuah domain memang akan
menyayangkan sekali hal2 spt itu.
> ah, gw sih gak pusing2 amat.. hanya menyayangkan aja kejadian
seperti
> itu. Boleh kan? :)
>
>
> --
> Regards,
>
> Benny Chandra [www.bennychandra.com]
Yanurmal wrote:
>> Yanurmal wrote:
>> > Di WHOIS nya kan jelas semua?
>> >
>> ya memang bukan punya Gudang Garam.
>> Gw lbh menyorot kenapa sampai asal masang e-mail gak aktif dengan
>
> domain
>
>> bukan kepunyaan sendiri gitu dalam iklan. :)
>
>
> Kalau yang punya (si cantik yang ada didalam iklan) tidak
> mempermaslahakannya kenapa harus kita pusing2 mikirinnya. Itu yg bikin
> iklan atau pihak GG santai2 aja kan. Seandainyapun pihak ketiga bisa
> ambil keuntungan disana itupun menurut saya ats kecerdikan dia
> mengambil kesempatan. Siapa yang mau dan bisa ngatur hal2 seperti itu.
> Biarin aja nanti kalau ada yg merasa dirugikan sudah ada jalan
> hukumnya yg bisa ditempuh. Selesai masalahnyakan.
>
> Salam,
> Yanurmal
>
ah, gw sih gak pusing2 amat.. hanya menyayangkan aja kejadian seperti
itu. Boleh kan? :)
--
Regards,
Benny Chandra [www.bennychandra.com]
> Yanurmal wrote:
> > Di WHOIS nya kan jelas semua?
> >
> ya memang bukan punya Gudang Garam.
> Gw lbh menyorot kenapa sampai asal masang e-mail gak aktif dengan
domain
> bukan kepunyaan sendiri gitu dalam iklan. :)
Kalau yang punya (si cantik yang ada didalam iklan) tidak
mempermaslahakannya kenapa harus kita pusing2 mikirinnya. Itu yg bikin
iklan atau pihak GG santai2 aja kan. Seandainyapun pihak ketiga bisa
ambil keuntungan disana itupun menurut saya ats kecerdikan dia
mengambil kesempatan. Siapa yang mau dan bisa ngatur hal2 seperti itu.
Biarin aja nanti kalau ada yg merasa dirugikan sudah ada jalan
hukumnya yg bisa ditempuh. Selesai masalahnyakan.
Salam,
Yanurmal
ben, kl ada screenshot .. bisa jadi bukti tuh !!
skrinsyot pls :D
----- Original Message -----
From: Benny Chandra
To: diskusidomain@yahoogroups.com
Sent: Thursday, March 31, 2005 3:34 PM
Subject: Re: [diskusidomain] Domain surya16.com Punya Siapa?
Yanurmal wrote:
> Di WHOIS nya kan jelas semua?
>
ya memang bukan punya Gudang Garam.
Gw lbh menyorot kenapa sampai asal masang e-mail gak aktif dengan domain
bukan kepunyaan sendiri gitu dalam iklan. :)
--
Regards,
Benny Chandra [www.bennychandra.com]
Lihat arsip? http://groups.yahoo.com/group/diskusidomain
unsubscribe? kirim e-mail ke: diskusidomain-unsubscribe@yahoogroups.com
========================================================================
Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
------------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links
a.. To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/diskusidomain/
b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
diskusidomain-unsubscribe@yahoogroups.com
c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
[Non-text portions of this message have been removed]
Yanurmal wrote:
> Di WHOIS nya kan jelas semua?
>
ya memang bukan punya Gudang Garam.
Gw lbh menyorot kenapa sampai asal masang e-mail gak aktif dengan domain
bukan kepunyaan sendiri gitu dalam iklan. :)
--
Regards,
Benny Chandra [www.bennychandra.com]
bukannya citra@... ?
----- Original Message -----
From: "Benny Chandra" <benny@...>
To: <diskusidomain@yahoogroups.com>
Sent: Monday, March 21, 2005 12:19 PM
Subject: [diskusidomain] Domain surya16.com Punya Siapa?
>
> Sori kalo rada basi. lupa dipost ke milis ini :D
>
> http://bennychandra.com/2005/03/16/domain-surya16com-punya-siapa/
>
> Pernah lihat iklan tv dari Gudang Garam Surya 16? Dalam iklan yang
> menampilkan adegan pasangan yang bermain musik bersama itu, sekilas
> menampakkan tulisan citra@... pada bagian atas dari lembaran
> kertas not balok dari lagu “I Have a Dream“.