Search the web
Sign In
New User? Sign Up
fisika_indonesia · Milis Fisika Indonesia (MFI)
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Message search is now enhanced, find messages faster. Take it for a spin.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Selamat atas Peluncuran Roket RX-420   Message List  
Reply | Forward Message #14214 of 14750 |
Re: Selamat atas Peluncuran Roket RX-420

Alhamdulillah saya bisa berkorespondensi dengan salah satu ilmuwan di Bidang Kendali Roket di LAPAN. Dan beliau menjelaskan bahwa semua proses pembuatan roket, mulai dari tahap desain, simulasi, fabrikasi dan assembling, dikerjakan sendiri oleh LAPAN tanpa ada campur tangan asing. Sehingga dua aspek terpenting dalam teknologi peroketan, yakni sistem propulsi dan sistem kendali, sebenarnya sudah dikuasai Indonesia. Untuk sistem propulsi LAPAN sepertinya memfokuskan terlebih dahulu kepada bahan bakar padat. Disini LAPAN sudah berhasil mengembangkan dan memfabrikasi sendiri bahan bakar komposit HTPB dengan AP. Dan baru setelah itu, propulsi bahan bakar cair mulai dipelajari.


Seperti telah disebutkan, roket RX-420 ini rencananya akan menjadi bagian sistem pengorbit satelit Indonesia yang saat ini dinamakan RPS (Roket Pengorbit Satelit). RPS akan memiliki panjang total 9,5 meter dan terdiri dari 4 tingkat. RX-420 menjadi roket tingkat pertama, kedua dan ketiga. Sementara roket RX-320 akan menjadi roket tingkat keempat yang sekaligus berperan sebagai PAM (Payload Assist Module) untuk menempatkan satelit ke orbit. Roket tingkat pertama akan didampingi dua booster yang juga berupa roket RX-420. Total massa keseluruhan RPS belum jelas benar, namun kemungkinan di sekitar 5,5 ton. Dalam rencana awal RPS ini pertama kalinya akan digunakan untuk menempatkan minisatelit bermassa 50 kg pada orbit setinggi 400 km dari permukaan laut, namun dengar-dengar ada perubahan payload sehingga yang akan diluncurkan adalah mikrosatelit bermassa 5 kg. Dan seperti diketahui, teknologi minisatelit juga sudah dikuasai LAPAN seiring dengan keberhasilan pengorbitan satelit LAPAN-TUBSAT pada Januari 2007 silam dan sampai sekarang masih beroperasi dengan baik.


Roket RX-420 ini sebenarnya bisa dikembangkan menjadi peluru kendali alias rudal, karena jarak jangkaunya yang cukup jauh (yakni 100 km). Dalam klasifikasi rudal, RX-420 ini bisa ditempatkan ke dalam rudal balistik berjarak dekat alias SRBM sehingga berfungsi sebagai senjata taktis seperti untuk menghancurkan kapal, jembatan, bangunan-bangunan tertentu seperti pos militer, pusat komunikasi dll. Dalam sebuah kalkulasi kasar, jika payload roket ditambahkan dengan sensor rudal (baik homing radar ataupun inframerah, atau INS, atau Tercom atau GPS) masih memungkinkan untuk memasukkan hululedak yang cukup berat. Saya pikir ini tinggal political will dari pemerintah saja, apakah mau mengembangkan ke arah itu (sehingga negara ini bisa memiliki kekuatan deteren alias penggentar untuk kawasan Asia Tenggara) atau tidak. Dan roket berbahan bakar padat macam RX-420 ini memiliki keunggulan tersendiri jika hendak dimanfaatkan sebagai rudal, karena mudah penanganannya dan memiliki waktu reaksi cepat jika hendak digunakan apabila dibandingkan dengan roket berbahan bakar cair.

Salam,


Ma'rufin


From: Zaenal Arief <zaenal@...>
To: sains@yahoogroups.com
Sent: Friday, July 10, 2009 11:41:52 AM
Subject: RE: [sains] Selamat atas Peluncuran Roket RX-420

Apakah lapan ikuti kebijakan JK.."harus dengan upaya sendiri, dengan pikiran
sendiri, jangan ada campur tangan asing!!" (kira2 gitukan)

Kalo bidang teknologi roket kan ada negara yg udah maju, apakah kita nggak
bisa belajar sama mereka biar lebih cepat pencapaiannya?

Kalo misalanya minta belajar dari Amerika mungkin mereka nggak mau buka
rahasia

Kalo minta sama negara yg lebih Friendly gimana?? Misalnya India, atau
China, atau Iran??

Mereka kan udah berhasil bikin rudal yg kayaknya udah jauh lebih canggih
dari pada roket lapan??

Apa rekan milis ada pandangan lain??

Zaenal

 




Fri Jul 10, 2009 7:08 am

marufins
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #14214 of 14750 |
Expand Messages Author Sort by Date

Meski rada terlambat, perkenankan untuk mengucapkan selamat atas keberhasilan LAPAN meluncurkan roket berbahan bakar padat RX-420 pada Kamis 2 Juli 2009 silam...
Ma'rufin Sudibyo
marufins
Offline Send Email
Jul 9, 2009
3:05 am

Alhamdulillah saya bisa berkorespondensi dengan salah satu ilmuwan di Bidang Kendali Roket di LAPAN. Dan beliau menjelaskan bahwa semua proses pembuatan roket,...
Ma'rufin Sudibyo
marufins
Offline Send Email
Jul 10, 2009
7:18 am

Seperti saya posting di milis sebelah..TOP MARKOTOP deh LAPAN... apalagi udah dikuasai ilmunya jadi nggak usah cari2 lagi dalam 5 taun bakal bisa ngirim...
Zaenal Arief
zaenal@...
Send Email
Jul 10, 2009
12:28 pm

Apakah lapan ikuti kebijakan JK.."harus dengan upaya sendiri, dengan pikiran sendiri, jangan ada campur tangan asing!!" (kira2 gitukan) Kalo bidang teknologi...
Zaenal Arief
zaenal@...
Send Email
Jul 12, 2009
7:53 am

Minta apa ini mas Zaenal? mesti jelas juga.. Minta bikinin ya ga mungkin lah.. Kalo maksud mas minta diajarin, saya setuju banget... Tapi menurut saya,...
maldini faldo
faldo.maldini@...
Send Email
Jul 12, 2009
2:40 pm

Pak Maldini, Maksud saya ya minta diajarin atau belajar dari negara lain yg sudah lebih maju. Saya setuju dengan teori pak Habibie, harus ada lompatan, yg saya...
zaenal@...
Send Email
Jul 14, 2009
2:32 am

Transfer teknologi (technology transfer) pada khususnya, dan transfer pengetahuan (knowledge transfer); pada realitanya tidak semudah meminta izin untuk...
Suharyo Sumowidagdo
haryo_hep
Offline Send Email
Jul 13, 2009
9:59 am
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help