-----------------------
Satria Zulkarnaen Bisri
PhD scientist
Low Temperature Condensed State Physics (Y. Iwasa Lab.)
Institute for Materials Research
Tohoku University, Japan
URL: http://www-lab.imr.tohoku.ac.jp/~satria/index.html
From: frank_the_hero <frank_nasch@...>
To: fisika_indonesia@yahoogroups.com
Sent: Wed, November 11, 2009 12:10:33 PM
Subject: [FISIKA] Durasi studi PhD in Physics bagi lulusan Bachelor
Halo kawan-kawan MFI,
Franklin ada junior yang baru lulus Bachelor fisika tahun ini. Dia tanya ke Franklin, negara mana yang menawarkan program studi PhD fisika dalam tempo yang sesingkat-singkatny a. Kalau bisa, langsung dapat PhD in Physics dalam 3 tahun saja.
Aneh, setahu Franklin gelar PhD in Physics tidak bisa didapat dalam durasi 3 tahun saja... atau bisa jadi memang saya yang kurang tahu sistem pendidikan fisika di seluruh dunia.
Agar adil, mungkin kawan-kawan MFI bisa berbagi pengalaman waktu yang dibutuhkan untuk lulusan Bachelor bisa dapat gelar PhD in Physics dari berbagai negara di seluruh dunia (termasuk waktu yang dibutuhkan bagi sarjana S-1 untuk dapat gelar S-3 fisika jika tetap kuliah PhD (S-3) di Indonesia).
Misalnya:
Indonesia, Amerika, Jerman, Jepang, Korea, RRC, Taiwan, Australia, Singapura, Kanada, Inggris, Prancis, Denmark, Swedia, dll....
Apakah lulusan S-1 Indonesia wajib mengambil jenjang Master / S-2 dulu sebelum kuliah PhD / S-3? Jika iya, negara mana saja yang mengharuskan demikian, atau negara mana saja yang memperbolehkan sarjana Bachelor boleh langsung lanjut PhD tanpa perlu ambil Master terlebih dahulu?
salam,
Franklin
PS: Sebagai tambahan, junior saya pengetahuan fisikanya biasa-biasa saja. Tidak pintar sekali, tapi juga tidak payah sekali. Saya pribadi berpendapat untuk dapat PhD in Physics dalam 3 tahun bagi seorang sarjana Bachelor fisika termasuk kelewat ambisius.