Buat teman-teman yang haus akan ilmu se-Indonesia.
Saat ini saya tertarik dengan satu tema besar yakni hubungan
antara negara, pasar dan masyarakat. Namun, saya memiliki
keterbatasan informasi, terutama berkenaan dengan ulasan paling up to
date berkenaan dengan masalah ini.
Oleh karena itu, bantuan rekan-rekan sangat saya harapkan.
adji alamsyah
Ass,
Adakah kawan-kawan mempunyai informasi tentang kebakaran di Industri,
terutama menyangkut upaya mitigasi dan penanggulangan per jenis
industrinya.
Sekian dan terima kasih.
Wassalam,
rekan-rekan peneliti, pustakawan dan mahasiswa,
Berikut saya list situs-situs yang melayani akses abstrak gratis untuk bidang
komputer dari IEEE (Computer Science, Telematics, Pattern Recognitions)
Anda bisa melihat daftar isi jurnal, conference proceedings, dan magazines
dengan gratis.
Lumayan, walaupun sekedar abstrak dan daftar isi.
Jurnals/Magazines Papers:
http://computer.org/publications/
conference Proceedings :
http://computer.org/proceedings/
Fasilitas searching:
http://computer.org/search.htm
Cek dan dapatkan full papers di library anda masing-masing.
Bila anda kesulitan mengaksesnya, silakan kontak saya.
salam,
daniel
d.van.h@...http://www.egroups.com/files/InfoSearch-Internet/
salam,
daniel
____________________________________________________________________
Get free email and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1
Saya se-7 dengan Pak Daniel. Penelusuran ini kan koneksi diantara kawan
saja. Tidak comercial. Sedang yang comercial seperti lagu-lagu aja banyak
yang di bagikan gratis di internet.
Wass,
sadj
Ytk. Bpk. Rahmat-M Samik-Ibrahi <rms46@...>
Saya sendiri nggak tahu mirror site RUK. Tapi kalau perlu informasi bisa
lewat saya sadjuga@...
Saya pengurus RUK.
Wass,
Sadjuga
Yth. Sidang diskusi IPTEK,
Adakah anggota sidang yang mempunyai informasi tentang perlite ? Ada sebuah
perusahaan yang akan mendirikan papan yang terbuat dari campuran perlite,
serat dan polimer. Sudah adakah papan serupa dijual di Indonesia. Benarkah
bahan tersebut kuat? Mohon pendapat.
Katanya potensi perlite di indonesia besar, benarkah itu?
Hormat saya,
Sadjuga
Yth. Bpk. Moderator diskusi,
Sehubungan dengan surat tentang MAKRO Bandung saya setuju dengan Bpk. Hamir
Hamzah di Directorate of Policy for Technology Utilization and
Dissemination, E-Mail : hamzah@.... Surat tersebut tidak cocok untuk
didiskusikan di forum ini.
Yang lebih cocok didiskusikan tentunya (saran saya) dampak toko besar
terhadap toko kecil secara umum. Sedang kesimpulan, apalagi action yang
harus diambil tergantung masing-masing peserta diskusi. Kita anggap peserta
diskusi IPTEK ini bisa mengambil tindakan yang paling tepat sesuai dengan
pertimbangan masing-masing. Mereka, kan, educated.
Hormat saya.
Wass,
Sadjuga
At 01:49 PM 8/29/00 +0700, you wrote:
>Terima kasih banyak pada administrator atas kesempatan ini,
>kesempatan mengikuti diskusi,
>Hanya beribu ma'af informasi seperti ini,
>apakah masih dipandang perlu tertulis disini,
>semoga tidak berlebihan analis ini.
>
>
>Hamir Hamzah
>Directorate of Policy for Technology Utilization and Dissemination
>E-Mail : hamzah@...
>Phone : 62-21-316-9422
>
>
>On Sun, 29 Aug 1999, Leo Suyudi wrote:
>
>>
>> ----- Original Message -----
>> From: "Ahmad Riyadi" <ahmad_riyadi@...>
>> To: "leo2" <leo2@...>
>> Sent: Tuesday, August 29, 2000 7:45 AM
>> Subject: Fwd: Jangan berbelanja di Makro Bandung !!!
>>
>>
>> > --- Mantan Karyawan Makro Bandung
>> > <mantankaryawanmakro@...> wrote:
>> > > From: "Mantan Karyawan Makro Bandung"
>> > > <mantankaryawanmakro@...>
>> > > To: ahmad_riyadi@...
>> > > CC: rani_wiratni@...
>> > > Date: Tue, 29 Aug 2000 05:56:50 +0800
>> > > Subject: Jangan berbelanja di Makro Bandung !!!
>> > >
>> > > Himbauan pada judul e-mail di atas berlaku jika
>> > > General Manager Makro Bandung masih Willy Sumendap,
>> > > dengan alasan antara lain :
>> > >
>> > > 1) Beliau adalah seorang psikopat, rakus dan
>> > > semena-mena. Dia bisa dengan tenangnya mengambil
>> > > alih bisnis kecil orang lain (merampas) dilingkungan
>> > > kerja-nya sendiri, meskipun hanya dagangan pujasera
>> > > (maklum dia pemegang kekuasaan) dan bisnis itupun
>> > > selanjutnya dikuasai-nya untuk kepentingannya
>> > > sendiri beserta antek-antek-nya. Ada bisnis dalam
>> > > bisnis di Makro Bandung.
>> > >
>> > > 2) Affair secara terang-terangan dengan
>> > > sekretarisnya, Sdri. Eva, tanpa rasa malu sama
>> > > sekali, saya tidak tahu apakah manajemen Makro
>> > > membenarkan etika profesi demikian. Kita seluruh
>> > > (mantan) karyawan tahu adanya, dan merasa malu hati
>> > > tapi siapa berani bicara !. Tidak sekedar itu, dia
>> > > juga memberi hak-hak khusus kepada kekasihnya ini
>> > > untuk melakukan bisnis tertentu di lingkungan
>> > > perusahaan.
>> > >
>> > > 3) Memecat karyawan dengan mudah saja, padahal hanya
>> > > kesalahan kecil saja, saya termasuk salah satu-nya,
>> > > tentu saja hal ini tidak berlaku bagi
>> > > antek-anteknya.
>> > >
>> > > 4) Para rekanan bisnis/ mitra kerja Makro banyak
>> > > mengeluhkan akibat tata-cara bisnisnya, perlakuannya
>> > > se-enak perutnya saja. Contohnya, Pembayaran jasa
>> > > dipundur-pundurkan. Melakukan penawaran harga
>> > > di-tengah pekerjaan, dsb. yang tentunya kontraktor
>> > > pelaksana-nya kelabakan dan tidak bisa menolak,
>> > > karena takut tidak dibayar sama sekali, dan
>> > > sebagainya.
>> > >
>> > > 5) Memakan hak-hak anngota/ konsumen Makro seperti :
>> > > membawa pulang ke rumah hadiah yang seharusnya
>> > > diberikan kepada konsumen/ anggota Makro yang
>> > > mengikuri event-event yang diselenggarakan oleh dia
>> > > sendiri. Contoh ini sangat memalukan sekali (maklum
>> > > melibatkan orang luar/ konsumen), mengingat
>> > > ceritanya telah banyak bocor dimana-mana. Sudah
>> > > bukan rahasia umum lagi.
>> > >
>> > > 6) Dan saya yakin bahwa contoh-contoh di atas baru
>> > > sebagian kecil saja dari yang saya sampaikan.
>> > >
>> > > Kita memang perlu akui bahwa untuk sales-nya Makro
>> > > Bandung termasuk tinggi, tapi tolong perhatikan
>> > > tata-cara-nya. Orang itu bisa kaya dengan jalan
>> > > merampok, mencuri, memeras, merampas, korupsi dan
>> > > sebagainya,
>> > >
>> > > Jika melihat contoh-contoh ditas, dengan prilaku GM
>> > > Makro Bandung yang demikian (Willy), maka jika anda
>> > > masih berbelanja ke Makro Bandung berarti anda
>> > > mendukung kedholiman > (jika anda seorang konsumen/
>> > > anggota), atau berhubungan bisnis sebagai supplier
>> > > /kemitraan dengan makro Bandung, jangan-jangan anda
>> > > juga kena sial-nya. Sudah banyak yang mendapatkannya
>> > > termasuk saya sendiri.
>> > >
>> > > Sebagai penutup, saya jadi ingat sebuah ungkapan
>> > > manajemen "bahwa sebuah perusahaan besar tidaklah
>> > > mungkin dikorbankan karena seseorang yang memang
>> > > sudah tidak tepat lagi untuk digunakan".
>> > >
>> > > -----------------------------------
>> > > Himbauan : Mohon bantuan agar pesan ini disebarkan
>> > > sebagai partisipasi anda dalam melawan kedholiman.
>> > >
>> > > Tentang pengirim email ini :
>> > > ----------------------------
>> > > Seorang mantan pegawai Makro Bandung yang telah
>> > > di-pecat karena alasan sepele (menjadi korban), yang
>> > > merasa prihatin jika Willy Sumendap terus bercokol
>> > > dan korban lain tetap berjatuhan.
>> > >
>> > > Ini bukan isu, silahkan tanyakan ke sumber-sumber
>> > > valid di Makro Bandung.
>> > >
>> > > Terima-kasih
>> > >
>> > > Mantan Karyawan Makro Bandung yang dipecat
>> > > --
>> > > _______________________________________________
>> > > Get your free email from http://ngadu.i-p.com
>> > > Powered by Outblaze
>> >
>> >
>> > __________________________________________________
>> > Do You Yahoo!?
>> > Yahoo! Mail - Free email you can access from anywhere!
>> > http://mail.yahoo.com/
>>
>>
>>
>> To unsubscribe from this group, send an email to:
>> iptek-diskusi-unsubscribe@egroups.com
>>
>>
>>
>>
>
>
>
>To unsubscribe from this group, send an email to:
>iptek-diskusi-unsubscribe@egroups.com
>
>
>
>
>
Herzliche Willkommen herr Makky
Isman TONY Justanto
===================
On Thu, 14 Sep 2000, Makky S. Jaya wrote:
>
> Ass. wR. wB.,
>
> Selamat jumpa dan berkenalan rekan-rekan sekalian,
>
> saya anggota baru di milist ini dan agar tidak 'sluman-slumun-slamet',
> saya ingin secara singkat memperkenalkan diri. Nama saya Makky S. Jaya,
> biasa dipanggil Makky. Pendidikan S3 di Karlsruhe, Jerman; bidang Seismic
> Exploration dan saat ini sedang mengerjakan riset Postdoc bidang Scientific
> Computing di Stuttgart.
>
> Mudah-mudahan perkenalan singkat ini bermanfaat.
>
> Wassalaam
> Makky
>
> --
> Office:
> Institute for Aerodynamics and Gasdynamics [IAG]
> Faculty of Aero-nautical and -space Engineering
> University of Stuttgart
> Pfaffenwaldring 21, R. 1.24 (1. OG)
> D-70550 Stuttgart, Germany
> Phone: +49 (0)711 685-3411
> Fax: +49 (0)711 685-3438
>
> Private:
> Edelsheimstr. 5
> D-76131 Karlsruhe, Germany
> Phone: +49 (0)721 966-4996
>
> mailto:jaya@...
>
> To unsubscribe from this group, send an email to:
> iptek-diskusi-unsubscribe@egroups.com
>
>
>
>
Ass. wR. wB.,
Maaf informasinya kelupaan.
Wassalaam
Makky
Workshop on Local Institution Empowerment
Konsulat Jenderal RI di Frankfurt, Jerman
26 Agustus 2000
--------------------------------------------------------------
Institute for Science and Technology Studies
Chapter Europe
< http://Istecs-europe.n3.net >
--------------------------------------------------------------
Political will Pemerintah
--------------------------------------------------
Prasyarat Pemberdayaan Insitusi Lokal di Indonesia
Pemberdayaan Institusi Lokal di Indonesia terkait erat dengan
political will pemerintah pusat untuk mentransfer kewenangan
berikut sumber pembiayaannya kepada daerah. Demikian paparan yang
disampaikan oleh pembicara utama Drs. M. Rachmat Ardibrata,
Konjen RI di Frankfurt dan pembicara tamu Prof. Dr. Heiner Duerr
dalam Loka Karya Pemberdayaan Institusi Lokal yang
diselenggarakan oleh Institute for Science and Technology Studies
Chapter Europe (ISTECS- EUROPE) pada tanggal 26 Agustus 2000 di
Konsulat Jenderal RI di Frankfurt. Dalam konteks pemberdayaan
institusi lokal di Indonesia, political will pemerintah pusat ini
berkaitan langsung dengan kemampuan daerah untuk melaksanakan
program otonomi daerah, lanjut Prof. Duerr yang pernah menjadi
Konsultan Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Depdagri sejak
tahun 1992-1999.
Desentralisasi yang selama ini terjadi lebih bersifat
administratif katimbang politis, sehingga muatan local
empowerment sebagai kerangka dasar pengentasan kemiskinan
(poverty alleviation) seringkali tidak mempunyai pijakan yang
kuat. Meskipun demikian, papar Prof. Duerr lebih lanjut, harus
diakui bahwa pada level design policy kemampuan perencana
Indonesia tidak bisa diragukan. Permasalahan local empowerment
justru terjadi pada implementasi kebijakan yang tidak lagi sesuai
dengan design policy yang telah dibuat. Drs. Rachmat Ardibrata
dan Prof. Duerr mengungkapkan hal yang sama, bahwa dalam rangka
penguatan dan pemberdayaan institusi lokal di Indonesia, maka
mobilisasi sumber daya manusia potensial ke seluruh pelosok tanah
air, yang didukung dengan daya tarik daerah dan political
pemerintah pusat, akan menjadi faktor penentu keberhasilan
otonomi daerah dan pemberdayaan institusi lokal.
Loka Karya pemberdayaan institusi lokal yang dimulai pukul 10.00
pagi dan berakhir pukul 18.45 juga menampilkan panelis-panelis
lainnya dari para mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di
Jerman. Competitive local autonomy di Indonesia menurut Samodra
Wibawa sebagai panelis pertama, hanya akan dicapai jika model
subsidiaritas penyelenggaraan kewenangan dapat diterapkan. Dengan
model subsidiaritas ini, kewenangan harus dilakukan oleh satuan
tingkatan pemerintahan yang paling rendah. Pelimpahan wewenang
kepada pemerintah atasan hanya dimungkinkan, jika daerah bawahan
karena keterbatasan kemampuannya tidak bisa menyelenggarakan
wewenang dan atau wewenang yang mempunyai ruang lingkup yang
lebih luas. Model tersebut, demikian papar Samodra Wibawa yang
juga mahasiswa program Doktor pada Hochschule fuer
Verwaltungswissenschaften Speyer Jerman, sebaiknya ditopang oleh
pemilihan anggota parlemen Daerah maupun Pusat dengan sistem
distrik, sehingga anggota parlemen terikat pada kelompok pemilih
yang jelas dan berakar serta berkarir dari level yang paling
bawah.
Terkait dengan lemahnya sumber pembiayaan keuangan daerah untuk
menyelenggarakan kewenangan yang dilimpahkan pusat kepadanya,
panelis kedua Eko Prasojo menyoroti tiga aspek permasalahan
pembiayaan daerah di Indonesia. Aspek pertama adalah
ketidakseimbangan vertikal antara pusat dan daerah, dimana
tingkat ketergantungan pembiayaan keuangan daerah terhadap pusat
telah mencapai 78,7 %, sementara tingkat otonomi dalam pengenaan
pajak daerah adalah 15,4%. Kompetensi dan wewenang pemerintah
daerah yang meningkat sejalan dengan program reformasi UU No.
22/1999 seharusnya diikuti dengan meningkatnya bagi hasil pajak-
pajak pusat yang potensial, tegas alumni FISIP UI yang sedang
mengambil program Doktor dalam bidang administrasi pada
Hochschule fuer Verwaltungswissenschaften Speyer Jerman ini.
Aspek kedua adalah ketidakseimbangan horizontal yang disebabkan
oleh diversitas kemampuan dan potensi keuangan daerah. Untuk itu,
perlu diperkenalkan sistem perimbangan keuangan horizontal yang
dapat mengurangi ketimpangan antar daerah. Sejalan dengan
pemikiran Eko Prasojo ini, pembicara tamu Prof. Duerr juga
menekankan sebelumnya, perlun diterapkannya sistem perimbangan
horizontal di Indonesia. Aspek ketiga adalah lemahnya garansi
institusi pembagian wewenang antara pusat dan daerah berikut
sumber pembiayaannya yang tidak diatur secara jelas dalam UUD
1945. Karena itu sistem kepartaian di dewan legislatif
(Parlamentarismus) harus didukung oleh sistem Daerah-ismus, yang
memungkinkan keterlibatan Daerah secara intensive dalam
penyusunan Institusi dan Undang-undang pemerintahan daerah
lainnya di MPR dan DPR.
Dihadiri 70 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat
Indonesia di Jerman dan di Belanda, Firsta Jusra Iskandar sebagai
panelis lainya mengungkapkan lemahnya Perencanaan di Daerah. Hal
ini menurut Firsta terutama oleh kualitas sumber daya manusia di
daerah yang tidak memadai, serta kurangnya partisipasi masyarakat
lokal dalam penyusunan perencanaan di daerah. Lebih lanjut papar
Alumni ITB jurusan planologi ini, perencanaan pembangunan daerah
selama ini mengabaikan identifikasi sumber-sumber pendanaan dan
peningkatan pendapatan asli daerah. Oleh karena itu, sebuah
rencana pembangunan di daerah juga dituntut kemampuannya
mengidentifikasi peningkatan kemampuan daerah dalam mendanai
pembangunan.
Dalam perspektif panelis Dr. Arya Hadi Dharmawan, krisis ekonomi
yang terus berkelanjutan telah menyebabkan peningkatan jumlah
masyarakat miskin di Indonesia. Dibandingkan dengan negara-negara
ASEAN lainnya, kecuali dengan Vietnam, maka tingkat pendapatan
perkapita di Indonesia yang hanya $ 680 pertahun jauh di bawah
Singapur dengan $ 30.000 per tahun. Dimulai dengan penjelasannya
terhadap tiga pendekatan kemiskinan yaitu, neoclasical economic
approach, marxian structural approach dan popular development
approach, Dr. Arya Hadi Dharmawan yang juga Dosen Institut
Pertanian Bogor dan baru saja menamatkan program Doktornya pada
Institute of Rural Development Universitas Goettingen Jerman
itu, melihat pendekatan popular development approach yang
mengasumsikan bahwa masyarakat miskin sejatinya mempunyai
kapasitas yang cukup untuk mencari solusi dan memecahkan problem
kemiskinannya, dapat menjadi perspektif alternatif pengentasan
kemiskinan di Indonesia. Karena itu, setting kebijakan publik
yang menopang pengentasan kemiskinan, infrastruktur sosial dan
fisik yang memungkinkan kemampuan masyarakat miskin untuk
menikmati kehidupan yang lebih baik, peran Lembaga Swadaya
Masyarakat/LSM (Civil Development Agencies/CDA) dalam advokasi
dan asistensi untuk pemberdayaan masyarakat miskin, sangat
dibutuhkan dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Loka Karya yang juga dihadiri oleh Atase Pendidikan dan
Kebudayaan Indonesia untuk Jerman, Dr.Ing.- Boedi Darma Sidi ini,
menampilkan panelis terakhir Ahmad Zaini. Di tengah-tengah
kesibukan akhir untuk menyelesaikan Program Doktornya pada
Institute of Rural Development Universitas Göttingen, Ahmad Zaini
memaparkan riset aksi pemberdayaan masyarakat lokal di Lombok.
Pemberdayaan masyarakat lokal menurutnya, adalah proses yang
"culturally sound", yang implementasinya tidak bisa seragam dan
harus memperhatikan struktur budaya masyarakat lokal dan
pemerintahan setempat. Meskipun demikian, kapasitas dan
kapabilitas insitusi lokal pada dasarnya dapat dibangun, sehingga
dapat berfungsi sebagai agen perubahan sosial ditengah-tengah
masyarakatnya. Lebih lanjut menurutnya, pemberdayaan masyarakat
lokal harus menjadikan masyarakat sebagai agen kontrol terhadap
akuntabilitas dan transparansi pemerintah. Dari riset aksi di
Lombok yang dilakukan oleh Ahmad Zaini dan teman-teman dengan
mempergunakan pendekatan budaya setempat, tingkat kematian bayi
yang lahir di Lombok dapat diturunkan dengan sistem asuransi
kesehatan yang menjadi bagian tanggung jawab institusi lokal.
---< Eko Prasojo >-----------------------------------------------
#################### e-mail: <999319@...> #############
-----------------------------------------------------------------
--
Office:
Institute for Aerodynamics and Gasdynamics [IAG]
Faculty of Aero-nautical and -space Engineering
University of Stuttgart
Pfaffenwaldring 21, R. 1.24 (1. OG)
D-70550 Stuttgart, Germany
Phone: +49 (0)711 685-3411
Fax: +49 (0)711 685-3438
Private:
Edelsheimstr. 5
D-76131 Karlsruhe, Germany
Phone: +49 (0)721 966-4996
mailto:jaya@...
Ass. wR. wB.,
Selamat jumpa dan berkenalan rekan-rekan sekalian,
saya anggota baru di milist ini dan agar tidak 'sluman-slumun-slamet',
saya ingin secara singkat memperkenalkan diri. Nama saya Makky S. Jaya,
biasa dipanggil Makky. Pendidikan S3 di Karlsruhe, Jerman; bidang Seismic
Exploration dan saat ini sedang mengerjakan riset Postdoc bidang Scientific
Computing di Stuttgart.
Mudah-mudahan perkenalan singkat ini bermanfaat.
Wassalaam
Makky
--
Office:
Institute for Aerodynamics and Gasdynamics [IAG]
Faculty of Aero-nautical and -space Engineering
University of Stuttgart
Pfaffenwaldring 21, R. 1.24 (1. OG)
D-70550 Stuttgart, Germany
Phone: +49 (0)711 685-3411
Fax: +49 (0)711 685-3438
Private:
Edelsheimstr. 5
D-76131 Karlsruhe, Germany
Phone: +49 (0)721 966-4996
mailto:jaya@...
Kawan Primayunta,
Untuk bibliography saya kira no problem utk. diupload ke site anda,
karena ini hanya merupakan list judul-judul papers sesuai dengan
topik bidang spesifik.
Tapi utk. full text pdf file tidak begitu saja, karena ada
keterbatasan dari penerbit utk. tidak menyimpannya dalam media
retrieval.
salam,
daniel
--- In iptek-diskusi@egroups.com, Primayunta <primayunta@w...> wrote:
> Dear Daniel...
>
> Saya dari WWF Indonesia sudah mempersiapkan dan sudah online untuk
> digital library. Saya sangat salut sekali kepada anda yang mau
sharing
> informasi. Dan kalau anda tidak berkeberatan, saya berharap anda
bisa
> meng- upload dokumen yang anda miliki ke Digital Library kami
(sitenya,
> http//www.wwf.or.id). dengan harapan bahwa semua orang dapat
> mengakses dokumen anda (free Download)
> Bagaimana Saudara Daniel?
>
> Wassalam
>
> primayunta
Dear Daniel...
Saya dari WWF Indonesia sudah mempersiapkan dan sudah online untuk
digital library. Saya sangat salut sekali kepada anda yang mau sharing
informasi. Dan kalau anda tidak berkeberatan, saya berharap anda bisa
meng- upload dokumen yang anda miliki ke Digital Library kami (sitenya,
http//www.wwf.or.id). dengan harapan bahwa semua orang dapat
mengakses dokumen anda (free Download)
Bagaimana Saudara Daniel?
Wassalam
primayunta
>>> d.van.h@... 09/04/00 09:35pm >>>
Yth. Para Ilmuwan dan Peneliti Indonesia,
Anda butuh informasi untuk mendukung riset, pengembangan atau proyek
tugas
akhir ? Referensi jurnal/conference paper bertarah internasional adalah
barang
langka bagi sebagian besar komuniti ilmiah di Indonesia.
Kami siap memberikan layanan penelusuri informasi penelitian-penelitian
mutakhir berbagai ilmu pengetahuan yang termuat di jurnal/conference
proceeding International dari:
- American Chemical Society
- ACM
- American Institute of Physics
- American Mathematical Society
- American Physical Society
- ASCE - Americal Society of Civil Engineers
- Cambridge University Press
- EDP Sciences
- Elsevier
- Institute Of Physics
- IEEE
- IEE
- MCB
- Society of Industrial & Applied Mathematics
- Society of Plastic Engineers
- Springer
- SwetsNet
- Wiley
Full papers dalam format pdf dapat dikirim via e-mail atau hardcopy via surat
atau fax ke tempat anda.
Selamat bergabung, dan nantikan informasi selanjutnya.
silakan kontak d.van.h@... utk. pemesanan dengan menyertakan
keywords/topik yang anda kehendaki.
Selamat bekerja.
Daniel V.H.
d.van.h@...
____________________________________________________________________
Get free email and a permanent address at
http://www.netaddress.com/?N=1
To unsubscribe from this group, send an email to:
iptek-diskusi-unsubscribe@egroups.com
d.van.h@... wrote:
> pak ibrahim dkk,
> memang susah pak... kalau buat negri susah seperti kita.
Sorry, maksudnya cuman tanya doang koq...
> akhirnya dengan cuek, biarlah dikit-dikit ngopi atau apalah namanya
> buat minterin negri yang miskin ini. Ntar kalau sudah kaya, baru bisa
> bayar yang resmi.
Saya tidak ada masalah dengan pendekatan ini. Menurut rencana
anda, layanan ini akan diberikan hingga berapa lama? 6 bulan?
2 tahun? Seterusnya?
Rencana saya sendiri sih, akan mengembangkan sebuah repositori
yang bebas lisensi. Lihat juga:
http://rms46.vlsm.org/00-i-15.html
tabe,
--
Rahmat M. Samik-Ibrahim - VLSM-TJT - http://rms46.vlsm.org
Prejudice is a deep and subtle phenomenon - Fred Kerlinger
pak ibrahim dkk,
memang susah pak... kalau buat negri susah seperti kita. Mau minterin
negri... tapi tidak mampu bayar langganan akses resmi. jadi akhirnya
muncullah upaya-upaya model kami ini.
sebetulnya yang dihargai (baca: dibayar) adalah utk. usaha
penelusuran/searching saja, sedangkan pdf filenya adalah gratis.
karena saya dapatkan juga gratis dari library.
idelanya adalah, saya buat service penelusuran saja, dan pemesanan
dilakukan resmi via library kita masing-masing di indonesia. kalau
tidak salah 10 dollar per makalah. rupa-rupanya yang demikian tidak
terjangkau oleh ilmuwan/peneliti kita.
lebih idela lagi... mestinya BPPT/kantor Menristek langganan akses
ini
buat minterin negri.
Maksud hati mau minterin negri dengan murah, tapi tak berdaya.... ada
usul barangkali ???
akhirnya dengan cuek, biarlah dikit-dikit ngopi atau apalah namanya
buat minterin negri yang miskin ini. Ntar kalau sudah kaya, baru bisa
bayar yang resmi.
salam concern minterin negri, dan merindukan cukup kaya buat beli
yang
resmi,
daniel
catatan: nurani saya berkata jelas ada pelanggaran lisensi,
tapi sekali lagi- hati sedih karena tidak berdaya.
bagaimana bapak-bapak ???
--- In iptek-diskusi@egroups.com, "Rahmat M. Samik-Ibrahim"
<rms46@g...> wrote:
> d.van.h@u... wrote:
>
> > lihat di http://www.egroups.com/files/InfoSearch-Internet/
> >
> > ini cuma sebagian kecil saja (sekedar contoh) list papers.
>
> terimakasih banyak! informasi ini saya simpankan ke
> http://memex.dhs.org/dir-0.html
>
> cuman, ada dua hal yang ingin ditanyakan:
> - pelayanan ini akan diberikan hingga kapan?
> - apakah terdapat unsur pelanggaran lisensi dan AUP?
>
> tabe,
>
> --
> Rahmat M. Samik-Ibrahim - VLSM-TJT - http://rms46.vlsm.org
> Prejudice is a deep and subtle phenomenon - Fred Kerlinger
d.van.h@... wrote:
> lihat di http://www.egroups.com/files/InfoSearch-Internet/
>
> ini cuma sebagian kecil saja (sekedar contoh) list papers.
terimakasih banyak! informasi ini saya simpankan ke
http://memex.dhs.org/dir-0.html
cuman, ada dua hal yang ingin ditanyakan:
- pelayanan ini akan diberikan hingga kapan?
- apakah terdapat unsur pelanggaran lisensi dan AUP?
tabe,
--
Rahmat M. Samik-Ibrahim - VLSM-TJT - http://rms46.vlsm.org
Prejudice is a deep and subtle phenomenon - Fred Kerlinger
Effendi wrote:
> Untuk website http://www.rut.lipi.go.id sedang dalam dalam tidak jalan
> (down) namun dalam waktu dekat ini akan beroperasi seperti biasa
terimakasih banyak atas informasinya...
hari ini, situs tersebut sudah UP kembali.
Bidang minat saya ialah melakukan penelitian mengenai penelitian
itu sendiri. Ternyata, lampiran
http://www.rut.lipi.go.id/viii/lamp12.htm
sangat membantu untuk mendapat gambaran; mengapa seorang
peneliti harus terlibat dalam puluhan penelitian sekali
gus.
Sekalian numpang tanya; apakah di list ini ada penggemar
analisa kualitatif?
salam,
--
Rahmat M. Samik-Ibrahim - VLSM-TJT - http://rms46.vlsm.org
Prejudice is a deep and subtle phenomenon - Fred Kerlinger
mohon informasi alamat website tersebut dibawah
terimaksih
At 08:35 AM 9/4/00 MDT, you wrote:
>
>Yth. Para Ilmuwan dan Peneliti Indonesia,
>
>Anda butuh informasi untuk mendukung riset, pengembangan atau proyek tugas
>akhir ? Referensi jurnal/conference paper bertarah internasional adalah barang
>langka bagi sebagian besar komuniti ilmiah di Indonesia.
>
>Kami siap memberikan layanan penelusuri informasi penelitian-penelitian
>mutakhir berbagai ilmu pengetahuan yang termuat di jurnal/conference
>proceeding International dari:
>
>- American Chemical Society
>- ACM
>- American Institute of Physics
>- American Mathematical Society
>- American Physical Society
>- ASCE - Americal Society of Civil Engineers
>- Cambridge University Press
>- EDP Sciences
>- Elsevier
>- Institute Of Physics
>- IEEE
>- IEE
>- MCB
>- Society of Industrial & Applied Mathematics
>- Society of Plastic Engineers
>- Springer
>- SwetsNet
>- Wiley
>
>
>Full papers dalam format pdf dapat dikirim via e-mail atau hardcopy via surat
>atau fax ke tempat anda.
>
>Selamat bergabung, dan nantikan informasi selanjutnya.
>
>silakan kontak d.van.h@... utk. pemesanan dengan menyertakan
>keywords/topik yang anda kehendaki.
>
>Selamat bekerja.
>
>Daniel V.H.
>d.van.h@...
>
>____________________________________________________________________
>Get free email and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1
>
>To unsubscribe from this group, send an email to:
>iptek-diskusi-unsubscribe@egroups.com
>
>
>
>
>
Untuk website http://www.rut.lipi.go.id sedang dalam dalam tidak jalan
(down) namun dalam waktu dekat ini akan beroperasi seperti biasa
terimaksih
ristek online
At 08:07 AM 9/4/00 -0000, you wrote:
>
>Hallo:
>
>Saya baru saja bergabung dengan milis ini. Informasi
>perihal milis ini saya dapatkan secara tidak langsung
>melalui iklan RUT di Kompas 31 Agustus halaman 14.
>Saya mencoba mendapatkan informasi perihal RUT di
>http://www.rut.lipi.go.id mau pun http://202.46.12.170
>namun tidak bisa (error 101: no route).
>Apakah ada yang tahu di mana mirror situs tersebut?
>
>Selain itu, apakah diantara peserta milis ini ada yang
>menjadi peminat analisa kualitatif? Silakan juga intip
>http://gtm.vlsm.org
>
>tabe,
>
>--
>Rahmat M. Samik-Ibrahim - VLSM-TJT - http://rms46.vlsm.org
>Jangan menyemprot manusia, makanan, hewan/akuarium -BAYGON
>
>
>
>
>To unsubscribe from this group, send an email to:
>iptek-diskusi-unsubscribe@egroups.com
>
>
>
>
>
Yth. Para Ilmuwan dan Peneliti Indonesia,
Anda butuh informasi untuk mendukung riset, pengembangan atau proyek tugas
akhir ? Referensi jurnal/conference paper bertarah internasional adalah barang
langka bagi sebagian besar komuniti ilmiah di Indonesia.
Kami siap memberikan layanan penelusuri informasi penelitian-penelitian
mutakhir berbagai ilmu pengetahuan yang termuat di jurnal/conference
proceeding International dari:
- American Chemical Society
- ACM
- American Institute of Physics
- American Mathematical Society
- American Physical Society
- ASCE - Americal Society of Civil Engineers
- Cambridge University Press
- EDP Sciences
- Elsevier
- Institute Of Physics
- IEEE
- IEE
- MCB
- Society of Industrial & Applied Mathematics
- Society of Plastic Engineers
- Springer
- SwetsNet
- Wiley
Full papers dalam format pdf dapat dikirim via e-mail atau hardcopy via surat
atau fax ke tempat anda.
Selamat bergabung, dan nantikan informasi selanjutnya.
silakan kontak d.van.h@... utk. pemesanan dengan menyertakan
keywords/topik yang anda kehendaki.
Selamat bekerja.
Daniel V.H.
d.van.h@...
____________________________________________________________________
Get free email and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1
Hallo:
Saya baru saja bergabung dengan milis ini. Informasi
perihal milis ini saya dapatkan secara tidak langsung
melalui iklan RUT di Kompas 31 Agustus halaman 14.
Saya mencoba mendapatkan informasi perihal RUT di
http://www.rut.lipi.go.id mau pun http://202.46.12.170
namun tidak bisa (error 101: no route).
Apakah ada yang tahu di mana mirror situs tersebut?
Selain itu, apakah diantara peserta milis ini ada yang
menjadi peminat analisa kualitatif? Silakan juga intip
http://gtm.vlsm.org
tabe,
--
Rahmat M. Samik-Ibrahim - VLSM-TJT - http://rms46.vlsm.org
Jangan menyemprot manusia, makanan, hewan/akuarium -BAYGON
Dari hasil seminar "Science and Technology Information Infrasturcture for
Planning national STI Network: E-Content Development" yang diikuti oleh
beberapa lembaga penelitian, lembaga pemerintah/departemen, perpustakaan,
pusat informasi baik pemerintah maupun swasta, perguruan tinggi negeri dan
swasta, LSM, Kantor berita, Perusahaan dot com dan juga perwakilan dari
US-AID, The British Council.
Telah dihasilkan 7 butir rekomendasi yaitu :
1. Disadari bahwa peserta memiliki perbedaan spesialiasi subjek dalam
memproduksi informasi. Untuk itu perlu dijalin kerjasama antara para
pengahasil informasi, pemilik informasi dan para spesialis.
2. Disadari akan langkanya sumber daya seperti fasilitas, sumber daya
manusia dan dana untuk kegiatan informasi. Untuk itu perlu diupayakan
pemanfaatan bersama akan sumber-sumber daya tersebut, membentuk kelembagaan
kerjasama dan aliansi antar individu dan instansi.
3. Pemerintah dipandang penting untuk memberi insentif dalam merangsang
sektor swasta untuk memproduk informasi.
4. Ada jarak dan penghalang antara pusat-pusat informasi, hendaknya
pemerintah meningkatan kerjasama yang kondusif dalam hal pemanfaatan
bersama fasilatas dan sumber daya. Kerjasama intra-kementrian,
intra-departemental harus digalakan dalam implementasi kegiatan informasi.
5. Menyadari bahwa penyebaran informasi dalam format digital adalah cara
tercepat untuk dapat sampai di seluruh bagian negara ini, maka sangat
disarankan agar program nasional adalah pendigitalan seluruh dokumen dan
publikasi dengan mendirikan "National Digital Library".
6. Menyadari bahwa informasi harus disebar dan dikemas sesuai dengan
kebutuhan pengguna, maka suatu hal yang penting agar peserta dari komunity
ini dapat melakukan penyebarannya sendiri. Program seperti "WARINTEK"
(Warung Informasi Teknologi) atau "Multipurpose Community Telecenters"
(MCT) harus segera disosialisasi.
7. Menyadari bahwa perkembangan teknologi informasi haruslah multi sektoral
antara intra-kementrian dan intra-departemental, maka sangatlah penting
mensetup suatu Dewan Nasional (high-level) untuk kebijakan yang dibantu
oleh kelompok-kelompok kerja dari beberapa tenaga ahli dengan subjek
spesialis yang berbeda.
Kira-kira Topik di hasil diskusi strategis untuk INFORMASI, apa saja ???
Kalau bisa sich topik-topik di semua bidang di list di sini.
Terima-kasih
Antony Wibowo
On Tue, 29 Aug 2000 nyomanjujur@... wrote:
> --- In iptek-diskusi@egroups.com, Kemal <kemal@r...> wrote:
> > Kepada Yth,
> > Bapak/Ibu/Saudara Anggota Mailing List KMNRT
> >
> > Berikut ini kami sampaikan beberapa isu strategis hasil diskusi
> Kelompok D
> > Bidang BIDANG ENERGI, MANUFAKTUR, INFORMASI, MIKROELEKTRONIKA DAN
> BAHAN BARU
> Maaf saya pendatang baru dan tertarik dengan isu strategis tentang
> bahan baru, apakah tidak ada hasil diskusi tentang hal ini, kalau ada
> mohon disampaikan mungkin saya bisa ikut memberikan tanggapan. Terima
> kasih.
> I Nyoman Jujur
> Kelompok Teknologi Logam, Direktorat Teklnologi Material BPPT
>
>
>
> To unsubscribe from this group, send an email to:
> iptek-diskusi-unsubscribe@egroups.com
>
>
>
>
Mohon maaf kepada mas nyoman, memang mailing list ini khusus untuk kita
berdiskusi seputar perkembangan iptek di negeri kit tercinta ini, untuk itu
dengan sangat menyesal kami telah mengeluarkan anggota tersebut yang telah
mengirim berita tersebut.
Semoga mailing list ini dapat bermanfaat bagi kita semua
Wassalam
Admin
At 01:49 PM 8/29/00 +0700, you wrote:
>Terima kasih banyak pada administrator atas kesempatan ini,
>kesempatan mengikuti diskusi,
>Hanya beribu ma'af informasi seperti ini,
>apakah masih dipandang perlu tertulis disini,
>semoga tidak berlebihan analis ini.
>
>
>Hamir Hamzah
>Directorate of Policy for Technology Utilization and Dissemination
>E-Mail : hamzah@...
>Phone : 62-21-316-9422
>
>
>On Sun, 29 Aug 1999, Leo Suyudi wrote:
>
>>
>> ----- Original Message -----
>> From: "Ahmad Riyadi" <ahmad_riyadi@...>
>> To: "leo2" <leo2@...>
>> Sent: Tuesday, August 29, 2000 7:45 AM
>> Subject: Fwd: Jangan berbelanja di Makro Bandung !!!
>>
>>
>> > --- Mantan Karyawan Makro Bandung
>> > <mantankaryawanmakro@...> wrote:
>> > > From: "Mantan Karyawan Makro Bandung"
>> > > <mantankaryawanmakro@...>
>> > > To: ahmad_riyadi@...
>> > > CC: rani_wiratni@...
>> > > Date: Tue, 29 Aug 2000 05:56:50 +0800
>> > > Subject: Jangan berbelanja di Makro Bandung !!!
>> > >
>> > > Himbauan pada judul e-mail di atas berlaku jika
>> > > General Manager Makro Bandung masih Willy Sumendap,
>> > > dengan alasan antara lain :
>> > >
>> > > 1) Beliau adalah seorang psikopat, rakus dan
>> > > semena-mena. Dia bisa dengan tenangnya mengambil
>> > > alih bisnis kecil orang lain (merampas) dilingkungan
>> > > kerja-nya sendiri, meskipun hanya dagangan pujasera
>> > > (maklum dia pemegang kekuasaan) dan bisnis itupun
>> > > selanjutnya dikuasai-nya untuk kepentingannya
>> > > sendiri beserta antek-antek-nya. Ada bisnis dalam
>> > > bisnis di Makro Bandung.
>> > >
>> > > 2) Affair secara terang-terangan dengan
>> > > sekretarisnya, Sdri. Eva, tanpa rasa malu sama
>> > > sekali, saya tidak tahu apakah manajemen Makro
>> > > membenarkan etika profesi demikian. Kita seluruh
>> > > (mantan) karyawan tahu adanya, dan merasa malu hati
>> > > tapi siapa berani bicara !. Tidak sekedar itu, dia
>> > > juga memberi hak-hak khusus kepada kekasihnya ini
>> > > untuk melakukan bisnis tertentu di lingkungan
>> > > perusahaan.
>> > >
>> > > 3) Memecat karyawan dengan mudah saja, padahal hanya
>> > > kesalahan kecil saja, saya termasuk salah satu-nya,
>> > > tentu saja hal ini tidak berlaku bagi
>> > > antek-anteknya.
>> > >
>> > > 4) Para rekanan bisnis/ mitra kerja Makro banyak
>> > > mengeluhkan akibat tata-cara bisnisnya, perlakuannya
>> > > se-enak perutnya saja. Contohnya, Pembayaran jasa
>> > > dipundur-pundurkan. Melakukan penawaran harga
>> > > di-tengah pekerjaan, dsb. yang tentunya kontraktor
>> > > pelaksana-nya kelabakan dan tidak bisa menolak,
>> > > karena takut tidak dibayar sama sekali, dan
>> > > sebagainya.
>> > >
>> > > 5) Memakan hak-hak anngota/ konsumen Makro seperti :
>> > > membawa pulang ke rumah hadiah yang seharusnya
>> > > diberikan kepada konsumen/ anggota Makro yang
>> > > mengikuri event-event yang diselenggarakan oleh dia
>> > > sendiri. Contoh ini sangat memalukan sekali (maklum
>> > > melibatkan orang luar/ konsumen), mengingat
>> > > ceritanya telah banyak bocor dimana-mana. Sudah
>> > > bukan rahasia umum lagi.
>> > >
>> > > 6) Dan saya yakin bahwa contoh-contoh di atas baru
>> > > sebagian kecil saja dari yang saya sampaikan.
>> > >
>> > > Kita memang perlu akui bahwa untuk sales-nya Makro
>> > > Bandung termasuk tinggi, tapi tolong perhatikan
>> > > tata-cara-nya. Orang itu bisa kaya dengan jalan
>> > > merampok, mencuri, memeras, merampas, korupsi dan
>> > > sebagainya,
>> > >
>> > > Jika melihat contoh-contoh ditas, dengan prilaku GM
>> > > Makro Bandung yang demikian (Willy), maka jika anda
>> > > masih berbelanja ke Makro Bandung berarti anda
>> > > mendukung kedholiman > (jika anda seorang konsumen/
>> > > anggota), atau berhubungan bisnis sebagai supplier
>> > > /kemitraan dengan makro Bandung, jangan-jangan anda
>> > > juga kena sial-nya. Sudah banyak yang mendapatkannya
>> > > termasuk saya sendiri.
>> > >
>> > > Sebagai penutup, saya jadi ingat sebuah ungkapan
>> > > manajemen "bahwa sebuah perusahaan besar tidaklah
>> > > mungkin dikorbankan karena seseorang yang memang
>> > > sudah tidak tepat lagi untuk digunakan".
>> > >
>> > > -----------------------------------
>> > > Himbauan : Mohon bantuan agar pesan ini disebarkan
>> > > sebagai partisipasi anda dalam melawan kedholiman.
>> > >
>> > > Tentang pengirim email ini :
>> > > ----------------------------
>> > > Seorang mantan pegawai Makro Bandung yang telah
>> > > di-pecat karena alasan sepele (menjadi korban), yang
>> > > merasa prihatin jika Willy Sumendap terus bercokol
>> > > dan korban lain tetap berjatuhan.
>> > >
>> > > Ini bukan isu, silahkan tanyakan ke sumber-sumber
>> > > valid di Makro Bandung.
>> > >
>> > > Terima-kasih
>> > >
>> > > Mantan Karyawan Makro Bandung yang dipecat
>> > > --
>> > > _______________________________________________
>> > > Get your free email from http://ngadu.i-p.com
>> > > Powered by Outblaze
>> >
>> >
>> > __________________________________________________
>> > Do You Yahoo!?
>> > Yahoo! Mail - Free email you can access from anywhere!
>> > http://mail.yahoo.com/
>>
>>
>>
>> To unsubscribe from this group, send an email to:
>> iptek-diskusi-unsubscribe@egroups.com
>>
>>
>>
>>
>
>
>
>To unsubscribe from this group, send an email to:
>iptek-diskusi-unsubscribe@egroups.com
>
>
>
>
>
--- In iptek-diskusi@egroups.com, Kemal <kemal@r...> wrote:
> Kepada Yth,
> Bapak/Ibu/Saudara Anggota Mailing List KMNRT
>
> Berikut ini kami sampaikan beberapa isu strategis hasil diskusi
Kelompok D
> Bidang BIDANG ENERGI, MANUFAKTUR, INFORMASI, MIKROELEKTRONIKA DAN
BAHAN BARU
Maaf saya pendatang baru dan tertarik dengan isu strategis tentang
bahan baru, apakah tidak ada hasil diskusi tentang hal ini, kalau ada
mohon disampaikan mungkin saya bisa ikut memberikan tanggapan. Terima
kasih.
I Nyoman Jujur
Kelompok Teknologi Logam, Direktorat Teklnologi Material BPPT
Kepada Yth,
Bapak/Ibu/Saudara Anggota Mailing List KMNRT
Berikut ini kami sampaikan beberapa isu strategis hasil diskusi Kelompok A
Bidang SOSIAL BUDAYA, PENGEMBANGAN SISTEM NASIONAL, SEKTORAL & DAERAH, DAN
LINGKUNGAN untuk mendapat tanggapan. Isu-isu tersebut adalah:
1.Perlu adanya pemetaan atas suku dan adat dari indigeneus people
2.Pemeteaan potensi dan p roduk unggulan perlu dilihat dengan pendekatan 1
desa 1 produk dan 1 kota 1 komoditi
3.Diperlukan berbagai dukungan UU untuk reposisi lembaga riset dalam rangka
pemberdayaan lembaga riset lokal
4.Pendayagunaan Teknologi Tepat Guna terutama untuk daerah pedesaan
5.Pembentukan masyarakat berbudaya iptek
6.Hubungan pusat - daerah dengan melihat sifat ipoleksosbud
7.Masalah-masalah rawan-kritis fsn keharmonisan sosial
8.Pentingnya pengembangan pariwisata berbasis teknologi
9.Mengusahakan IKM berbasis teknologi
10.Masalah-masalah sosial perkotaan yang menggelisahkan seperti tawuran
pelajar dan narkoba perlu mendapat perhatian khusus
11.Perlu adanya manajemen sistem informasi daerah yang berbasis data tematik
12.Menjaga keseimbangan ekosistem demi mencegah merosotnya mutu lingkungan
(alam dan hidup) melalui penerapan clean technology
Demikian kiranya Bapak, Ibu, Saudara Anggota Mailing list dapat memberikan
tanggapannya. Terimakasih.
Kepada Yth,
Bapak/Ibu/Saudara Anggota Mailing List KMNRT
Berikut ini kami sampaikan beberapa isu strategis hasil diskusi Kelompok C
Bidang KELAUTAN, KEBUMIAN, KEDIRGANTARAAN, TRANSPORTASI DAN LOGISTIK untuk
mendapat tanggapan. Isu-isu tersebut adalah:
1.Mengingat langkanya data dan informasi kelautan dan besarnya masalah yang
dihadapi, perlu diupayakan peta informasi kemampuan penelitian kelautan.
2.Kegiatan kelautan akan lebih cepat berdampak jika dilakukan pendekatan
lintas sektor, multi disiplin, dan dengan memperhatikan 'core competence".
Karena itu, sebagai langkah awal perlu dipilih area penelitian yang banyak
memiliki interface, berpotensi rawan konflik, diminati banyak pihak/lembaga.
3.Biodiversitas kelautan merupakan ujung tombak kelautan Indonesia.
Banyaknya etnis group dan terdapatnya fenomena geodiversitas mendukung
gagasan untuk penyelamatan kekayaan sumber daya alam kelautan, sehingga
pendekatan penyelamatannya harus berbasis keterlibatan ilmu-ilmu yang luas.
4.Dalam menangani masalah kelautan, perlu diperhatikan bahwa sumber masalah
bisa berasal dari luar laut (misalnya limbah darat, gempa yang menyebabkan
tsunami, iklim sebagai akibat interaksi geosfer, dan lain-lain), sehingga
dukungan earth science sebagau suatu keseutuhan dalam kegiatan berbasis
kelautan perlu dipakai.
5.Mengingat transportasi laut saat ini dikuasai pihak asing, maka upaya
untuk mengembangkan sarana perhubungan laut harus diprioritaskan. Untuk
itu, penelitian rancang bangun kapal untuk keperluan patroli cepat, guna
keperluan keamanan mengatasi penyelundupan dan pencurian kekayaan laut
serta untuk mendukung wilayah tanah air, perlu diprogramkan secara nyata.
Demikian kiranya Bapak, Ibu, Saudara Anggota Mailing list dapat memberikan
tanggapannya. Terimakasih.
Kepada Yth,
Bapak/Ibu/Saudara Anggota Mailing List KMNRT
Berikut ini kami sampaikan beberapa isu strategis hasil diskusi Kelompok B
Bidang PERTANIAN, PANGAN DAN KESEHATAN untuk mendapat tanggapan. Isu-isu
tersebut adalah:
1.Quality Improvement
Dalam program-program yang lalu, teknologinya lebih banyak dinikmati oleh
orang-orang tertentu saja, sedang pertanian/nelayan kurang, diharapakan
pada masa-masa mendatang teknologinya lebih banyak dinikmati oleh nelayan.
2.Market Intelligence
Perlu dikembangkan dalam meningkatkan kemampuan jumlah produksi perikanan
untuk keperluan dalam negeri maupun eksport, bentuk dapat berupa survei
pasar, penentuan jenis ikan yang akan dipasarkan dll.
3.Promotion
Untuk meningkatkan kemampuan produksi, yang pada akhirnya dapat
mempengaruhi image konsumen menjadi lebih baik.
4.National Campaign
Makan ikan baik untuk segala umur serta bergizi sehingga perlu
dikampanyekan secara nasional.
5.Policy Support
Digunakan sebagai bahan pendukung dan lebih banyak bersifat fasilitas
6.Produk-produk diversifikasi harus lebih banyak diperhatikan.
7.Diperlukan pengawasan dan pengamanan perairan Indonesia terhadap
pencurian sumber daya hayati bahari.
Demikian kiranya Bapak, Ibu, Saudara Anggota Mailing list dapat memberikan
tanggapannya. Terimakasih.
Kepada Yth,
Bapak/Ibu/Saudara Anggota Mailing List KMNRT
Berikut ini kami sampaikan beberapa isu strategis hasil diskusi Kelompok D
Bidang BIDANG ENERGI, MANUFAKTUR, INFORMASI, MIKROELEKTRONIKA DAN BAHAN BARU
untuk mendapat tanggapan. Isu-isu tersebut adalah:
1.Bahwa pemanfaatan sumber daya laut penting dan strategis.
2.Bahwa pengembangan bidang kelautan harus dijadikan komitmen nasional yang
didukung dengan:
- inventarisasi data-data dasar
- pembangunan infrastruktur
- adanya konsistensi program
3.Koordinasi Departemen Eksplorasi Laut dan Perikanan (DEPL) agar lebih
difungsikan sehingga kebutuhan di bidang R & D akan mendapat dukungan dari
lembaga-lembaga litbang.
4.Selain sesuai dengan kegiatan bidang kelautan yang ada, diusulkan pula
kegiatan-kegiatan penelitian lainnya antara lain:
- Pemanfaatan Micro Algae
- Pemanfaatan Micro Organism
- Penelitian di bidang mengacu pada Kebijakan Umum Bidang Energei (KUBE)
5.KMNRT agar mengusulka Undang-undang Pendanaan Kelautan yang dikaitakan
dengan volume bisnis kelautan, misalnya dikaitankan dengan harga satuan
produk (industrial levy)
Demikian kiranya Bapak, Ibu, Saudara Anggota Mailing list dapat memberikan
tanggapannya. Terimakasih.