Dear Bapak Ismail,
Secara garis besar, perbedaan antara ArcView 3.3 dan ArcGIS adalah pada
arsitektur dan format untuk penyimpanan data.
Dari segi penyimpanan data:
ArcView 3.3 menggunakan format penyimpanan data shapefile (file based data).
Shapefile memang telah menjadi format umum yang mungkin hampir semua pengguna
GIS tahu, namun shapefile mempunyai kelemahan antara lain tidak ada mekanisme yg
bisa digunakan untuk melakukan validasi data (misalnya utk membangun topologi).
Karena format data yang file based, kemungkinan untuk mengintegrasikan ArcView
3.3 dalam satu solusi dengan system atau data lain juga terbatas.
ArcGIS menggunakan database untuk penyimpanan data. Native format data yang
digunakan adalah Geodatabase, walaupun format-format data lain tetap disupport
termasuk shapefile. Geodatabase sifatnya scalable, maksudnya user dapat
menyesuaikan dengan kebutuhan. Ada personal geodatabase yang dapat digunakan
untuk pekerjaan/proyek dengan skala kecil, dengan menggunakan Microsoft Access
sebagai database. Untuk skala yang lebih besar, data dapat disimpan dalam
external database seperti Oracle atau SQL Server. Geodatabase mempunyai banyak
keunggulan dibandingkan dengan shapefile, antara lain terdapat mekanisme untuk
validasi data baik komponen spatial (melalui topologi) maupun komponen atribut
melalui relationship class, subtype dan domain
Dari segi arsitektur, ArcView 3.3 merupakan satu produk saja (plus extension),
sedangkan ArcGIS merupakan kumpulan produk. ArcView 3.3 merupakan produk
desktop, sedangkan ArcGIS sendiri mempunyai kelompok produk desktop, server,
mobile dan extension. Produk desktop ArcGIS mempunyai tiga level : ArcView,
ArcEditor dan ArcInfo, dimana perbedaan antara level-level tersebut adalah pada
jumlah functionality yang tersedia. ArcGIS ArcView ditujukan untuk menampilkan
data, pembuatan peta, query data, melakukan simple editing dan simple analysis.
Kemampuan ArcView 3.3 hampir setara dengan ArcGIS ArcView. Untuk kemampuan
desktop yang lebih tinggi, untuk mendapatkan fungsi-fungsi editing yang lebih
banyak dan untuk melakukan validasi data, dapat digunakan ArcEditor, sedangkan
ArcInfo mempunyai fungsi GIS lengkap termasuk fungsi-fungsi geoprocessing untuk
analisis kompleks.
Untuk menghubungkan antara external database dengan client (produk desktop),
dapat digunakan teknologi ArcSDE, dan utk publish data di web bisa digunakan
ArcIMS. Di ArcGIS 9.0 dan ArcGIS 9.1, ArcSDE dan ArcIMS dijual secara terpisah,
namun mulai ArcGIS 9.2, kedua produk ini merupakan bagian dari kelompok produk
baru yang disebut ArcGIS Server. ArcGIS Server juga mempunyai tingkatan level
dan functionality.
Untuk informasi lebih lanjut tentang ArcGIS silakan kunjungi wesite ESRI
http://www.esri.com/library/brochures/pdfs/arcgis.pdf
Demikian secara singkat gambaran perbedaan antara ArcView 3.3 dan ArcGIS.
Sekian dan terimakasih.
B'regards,
Netty
PT. ESRI Indonesia
Graha Pratama Lt. 7
JL. MT Haryono Kav 15
Jakarta Selatan 12810
Phone : 021 8379 2177
Facs : 021 8379 2178
--- On Thu, 7/9/09, ismail geografi <ismail_geoforest@...> wrote:
From: ismail geografi <ismail_geoforest@...>
Subject: Re: RSGISForum: ARC VIEW 3.x VS ARC GIS 9.x
To: rsgisforum-net@yahoogroups.com
Date: Thursday, July 9, 2009, 9:24 AM
Kepada rekan2 RSGISForum saya ingin nanya, lebih powerfull mana Arc View 3.X
dibanding ARC GIS 9.X..? ARC VIEW 3.X memiliki ratusan extention yang sangat2
power full, tapi tidak bagus untuk mengeksekusi file2 besar. kalau ARC GIS 9.x
cepet sekali untuk eksekusi file2 besar. Saya ingin tanggapan menurut
rekan-rekan bagaimana, terimakasih sebelumnya, dan mohon maaf jika topik ini
pernah dibahas karena saya mungkin tidak mengikuti.
---
Kenapa BBM mesti naik? Apakah tidak ada solusi selain itu? Temukan jawabannya di
Yahoo! Answers! http://id.answers. yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]