Inilah jawapan yang paling mendekati fitrah manusia. Sungguh saya
sangat menyetujuinya. Allahu Akbar!
albi fitransyah wrote:
albi fitransyah wrote:
Pergantian Tanggal Qamariyah adalah Maghrib. Mengapa?Jawab:Karena,1. Shalat Tarawih dilakukan hanya pada Malam Bulan Ramadhan (tidak ada pada bulan lain, kecuali namanya berganti menjadi Qiyamul Lail / Tahajjud)2. Setelah masuk waktu Maghrib, apakah di tempat permukaan bumi dapat melihat bulan atau tidak. Jika demikian dibuatlah PETA GARIS TANGGAL QAMARIYAH yang membentuk melengkung membelah bumi. Yakni, batas antara tempat yang setelah maghribnya masuk bulan baru dan tempat-tempat yang setelah maghrib belum masuk bulan baru. Garis batasnya ditentukan oleh tempat yang di sana bulan dan matahari terbenam secara bersama-sama (kriteria wujudul hilal) atau dengan beberapa syarat lain (kriteria imkan rukyat).3. Di dalam Al-Quran banyak ayat-ayat yang menggunakan: "...pergantian malam dan siang.....". Menurut penafsiran para 'ulama, bukan bergantinya hari dari malam ke siang, tetapi awal hari dimulai dari malam, lalu disusul siang. Menurut penafsiran saya adalah: bergantinya hari dimulai dari pergantian malam lalu masuk ke siang. Jadi, pergantian malam dan pergantian siang.