http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB.htm
Kontrol
Write Protect USB
13 September
2007
Flash
Disk USB atau yang kita lebih kita kenal sebagai USB saja, merupakan salah satu
sarana penyimpanan data yang cukup dikenal. Kalau dulu orang hanya menggunakan floppy
disk (disket) atau CD sebagai alat penyimpan, dengan adanya Flash Disk tersebut
sangat membantu sekali. Dengan ukuran yang beraneka ragam, mulai dari 128 KB
sampai yang paling canggih mungkin sekarang sudah 8 GigaByte. Dan ini
akan meningkat terus ukurannya.
Dari
segi kegunaan sudah barang tentu alat kecil tersebut berguna sebagai alat
penyimpan data. Baik gambar, dokumen, lagu (MP3), bahkan sudah bisa menjalankan
Windows XP melalui media kecil tersebut. Tetapi kegunaan tersebut ada beberapa
“teman-teman” kita digunakan untuk penggandaan file-file perusahaan
yang akan digunakan untuk kepentingan sendiri. Dan ada kemungkinan lainnya yang
lebih gawat yaitu penyebaran virus melalui media tersebut.
Sering
kita dengar bahwa Flash Disk kita dicurigai sebagai penyebar virus sehingga
pemilik komputer “alergi” jika komputernya dimasuki oleh Flash Disk
orang lain. Dan itu ada benarnya, karena metode penyebaran virus lokal koni
mayoritas mengandalkan infeksi melalui UFD (USB Flash Disk). Seperti virus
KESPO yang merusak semua file DOC, XLS, DBF dan lain sebagainya. Dan teknik
supaya virus tersebut otomatis dijalankan ketika Flash Disk dicolokkan adalah
di dalam flash disk tersebut ada beberapa file yang mengandung rutin yang
menjalankan virus seperti AUTORUN.INF dan sebuah file lain (virus) yang akan
dijalankan oleh perintah AUTORUN.INF tersebut.
Pada
artikel yang dibuat oleh VAKSINCOM telah diterangkan bagaimana mencegah
agar AUTORUN.INF tersebut tidak menjadi alat penyebar virus di dalam komputer
kita (baca artikel “Mencegah Virus Autoinfect via Flash Disk” tersebut
di http://vaksin.com/2007/0507/autoinfect.htm
), sekarang sebaliknya bagaimana flash disk tidak bisa digunakan sebagai alat
penyebaran virus atau penggandaan data oleh orang lain.
Seperti
cara yang anda baca di artikel “Mencegah Virus Autoinfect via Flash
Disk” kita mendisable Autorun/Autoplay melalui Group Policy
[GPEDIT.MCS] :
- Klik menu [START],
- Klik [Run]
- Ketik GPEDIT.MSC pada kolom
“RUN”
- Pilih Administrative Templates
pada menu Computer Configuration.
- Klik pada View kemudian pilih Filtering
(lihat gambar 1)
|
|
|
||
Gambar 1,
Group Policy Edit
- Klik un-select pada check-box untuk
mematikan pilihan "Only show policy settings that can be fully
managed" dan kemudian klik OK (lihat gambar 2)
|
|
Gambar 2
- Klik kanan pada menu Administrative
Template, pilih Add/Remove Template (lihat gambar 3)
|
|
Gambar 3
- Pastikan bahwa file write_protect_removable_drives.adm
ada di direktori C:\Window\INF. Kalau belum ada bisa di download di http://www.petri.co.il/software/usb_write_protect_adm.zip
(lihat gambar 4)
|
|
|
||
Gambar 4,
- Setelah selesai di download, un-pack
file tersebut kemudian jalankan file batch-nya. Sehingga file
write_protect_removable_drives.adm tercopy di direktori C:\Windows\INF
- Kemudian Anda klik tombol ADD, pilih
file write_protect_removable_drives.adm. Klik tombol OPEN (lihat
gambar 5)

Gambar 5
- Kalau berhasil pada Add/Remove Templates
akan nampak file write_protect_removable_drives.adm tersebut. Klik
tombol CLOSE untuk mengakhiri sesi tersebut. (lihat gambar 6)
|
|
Gambar 6
- Setelah ditutup, maka akan terlihat
sebuah menu baru dengan nama “Custom Policy Settings”
dengan sub menu “Write Protection” dengan
status “disable” (lihat gambar 7)
|
|
Gambar 7
- Klik 2 (dua) kali pada Write
Protect USB Removable Drives. Akan nampak Write Protect USB
Removable Drives Properties. Pada tab Setting pilih ENABLED
dan statusnya Anda rubah menjadi ON. Klik Apply, dan untuk
mengakhiri klik OK (lihat gambar 8)
|
|
Gambar 8
Kalau berhasil, maka Statenya berubah menjadi Enable (lihat
gambar 9).Untuk mengakhiri klik File, kemudian Exit.
|
|
Gambar 9
- Untuk merubah menjadi DISABLE, Anda
ikuti langkah no. 12 dan 13 pada tab Setting pilih DISABLE dan
statusnya Anda rubah menjadi OFF.
Ada cara lain untuk memproteksi penulisan pada Flash disk
dengan menggunakan REGEDIT sebagai berikut :
i. Jalankan Regedit.exe,
kemudian masuk ke :
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\
Control\StorageDevicePolicies
buat sebuah value (DWORD)
WriteProtect dan beri nilai 1
(lihat gambar 10 dan 11)
|
|
Gambar 10.
|
|
Gambar 11
ii.
Kemudian
tutup Registry Editor, Anda tidak perlu merestart computer untuk menjalankan
fungsi tersebut. Untuk men-disable-kan fungsi di atas, ganti Value data-nya
menjadi 0. File-file registri untuk masalah tersebut bisa Anda download di http://www.petri.co.il/software/usb_write_protect.zip.
Pilih salah satu file REG-nya Disable atau Enable.
Catatan
: Tip Trik ini telah dicoba di Windows XP SP2
Semoga
membantu
Mg
Lat
PT.
Vaksincom
Jl.
Tanah Abang III / 19E
Jakarta
10160