Barrackberry
Karena
Blackberry tidak aman untuk Obama
Tahukah
anda, titik balik Perang Asia Timur Raya yang awalnya dimenangkan oleh tentara
Dai Nippon yang pada akhirnya berhasil dikalahkan oleh Amerika Serikat ternyata
tidak didapatkan dari keunggulan mesin perang yang canggih baik oleh kapal
perang, tank, pesawat atau nuklir (nuklir hanya mempercepat menyerahnya Jepang
yang saat itu tetap ngeyel meskipun sebenarnya sudah kalah perang). Rahasia
kemenangan Amerika terhadap Jepang adalah karena kode sandi rahasia (enkripsi)
pesan yang digunakan oleh Jepang berhasil dipecahkan oleh Unit Kombat Intelijen
Amerika. Dan mulai saat itu segala kekuatan pasukan, gerakan, tipu daya dan
strategi Jepang diketahui persis oleh Amerika. Titik balik Perang Asia Timur
Raya diawali pada perang Midway dimana pasukan Amerika sukses membungkam 4
kapal induk Jepang karena sebelumnya telah mengetahui dengan persis data
pasukan, arah gerakan serta tipuan apa yang akan digunakan Jepang pada perang
di Midway. Pukulan telak kedua adalah berhasil disergapnya pesawat inspeksi
Jepang ke Bougenville yang membawa Laksamana Yamamoto yang terkenal selalu on
time (terkadang ngaret tidak selalu jelek yah J), dimana
untuk keberhasilan misi ini membutuhkan informasi waktu, tempat dan kekuatan
pesawat pengawal yang tepat. Hal ini menunjukkan pentingnya perlindungan atas
informasi penting baik komunikasi militer ataupun intelijen. Hal inilah yang
mendasari keputusan para pejabat kepresidenan untuk “menyita” Blackberry
presiden Obama karena khawatir atas kebocoran informasi jika Presiden Obama
menggunakan perangkat tersebut sebagai alat komunikasi khususnya yang
menyangkut rahasia negara.
Aman karena jaringan eksklusif
Blackberry
(BB) merupakan smartphone yang sedang populer di Indonesia saat ini dan secara
de Facto berhasil menggeser popularitas Nokia Communicator yang selama
bertahun-tahun menguasai pangsa pasar terbesar smartphone di Indonesia, baik
pengguna yang memang benar membutuhkan dan menggunakan secara penuh fitur
tersebut maupun yang hanya ingin gaya / keren saja karena bisa beli ponsel
mahal. Banyak keunggulan yang diklaim pengguna BB baik dari kemampuan push
email, messenger, GPS, browsing dan seabrek keunggulan lainnya yang sebenarnya
secara teknis juga dimiliki oleh Smartphone lainnya. Kalau memang benar secara
teknis BB tidak memiliki keunggulan fitur dan kemampuan yang signifikan
dibandingkan dengan smartphone lainnya, lalu apa rahasianya sehingga BB bisa
menguasai pangsa pasar smartphone yang sangat kompetitif. Jawabannya ada pada
jaringan eksklusif yang dimiliki oleh RIM (Research In Motion) yang
menghubungkan seluruh BB di seluruh dunia. Dengan adanya jaringan eksklusif
ini, para pengguna BB dapat berkomunikasi baik mengirimkan email maupun BB
Messenger (sejenis Yahoo Messenger) hanya mengandalkan PIN (nomor pengenal) BB
dan hal ini hanya dapat dilakukan pada perangkat BB. Faktor lain adalah karena
jaringan yang dikelola sendiri oleh RIM memungkinkan RIM untuk menjaga
kehandalan koneksi perangkatnya dimana sebagai contoh Pushmail yang menjadi
salah satu fitur unggulan BB terkenal handal karena mengandalkan jaringan RIM
untuk mendownload email dari mailserver manapun diseluruh dunia. Hal ini menghilangkan
ketergantungan pada provider yang tidak bisa didapatkan perangkat lain yang
mengandalkan 100 % koneksi internet pada koneksi provider. Selain itu, ada
beberapa hal kecil tetapi sangat berpengaruh dimana RIM juga melakukan
“pekerjaan rumahnya” memberikan layanan terbaik bagi pelanggan dimana ia
melakukan kompresi untuk lalu lintas data jaringannya dan menerapkan beberapa
aturan tambahan seperti tidak secara otomatis mengunduh lampiran email sehingga
hal ini menurunkan bandwidth koneksi secara signifikan yang berakibat
peningkatan kecepatan koneksi dibandingkan pesaingnya.
Pencuri
HP yang berpengalaman akan menghindari mencuri BB, maksudnya jika dibandingkan
dengan smartphone lainnya (kalau dibandingkan dengan tidak dapat apa-apa yah
namanya pencuri apa yang ada di depan mata pasti di sikat :P), karena setiap
perangkat BB yang terkoneksi ke server RIM harus memiliki pengenal yang unik
yang di sebut PIN BB. Jika perangkat BB anda hilang, anda bisa melaporkan ke
RIM sehingga PIN perangkat anda yang hilang tersebut diblokir dan otomatis
perangkat BB curian tadi sampai jaman kuda gigit prosesorpun tidak akan bisa
mengakses jaringan RIM dan hanya bisa melakukan telepon, SMS dan MMS yang hanya
mengandalkan jaringan provider. Dengan kata lain, Blackberrynya jadi kehilangan
kekuatan utamanya, ibarat Samson di cukur sampai botak. Ini yang membedakan BB
dengan smartphone biasa. Sebenarnya setiap telepon memiliki pengenal yang unik
yang dikenal dengan istilah IMEI dan secara teori bisa diblokir dan tidak bisa
dipakai lagi, tetapi yang menjadi masalah, provider di Indonesia tidak memiliki
database yang terhubung sehingga “andaikan” provider anda bersedia melakukan
pemblokiran IMEI HP yang hilang pada servernya tetapi jika HP tersebut
menggunakan provider lain, maka HP tersebut akan bisa berfungsi. Untuk berhasil
memblokir IMEI di satu provider saja sudah seperti dapat undian, ini meminta
blokir IMEI di semua provider ……. Musti lebih beruntung dari dapat undian :P.
Selain
digunakan untuk kepentingan positif, rupanya teroris Mumbai juga menggunakan BB
dalam menjalankan aksinya, salah satu alasannya adalah karena enkripsi yang
disediakan oleh perangkat ini sudah cukup aman dan membutuhkan usaha, biaya dan
sumberdaya yang besar untuk dapat mengawasi komunikasi data seluruh pengguna
Blackberry di satu negara, katakanlah India atau Indonesia sekalipun.
Sampai-sampai
presiden Barrack Obama secara tidak langsung “mempromosikan”BB karena rupanya
ia termasuk pengguna BB yang intensif dan banyak terbantu oleh BB dalam
komunikasi ketika kampanye. Sehingga ketika ingin dipisahkan dari BBnya
(tercinta), ia langsung melakukan perlawanan mempertahankan BBnya. Sebenarnya
para petugas kantor kepresidenan tidak berlebihan karena untuk level Presiden
Amerika Serikat, menggunakan BB untuk komunikasi resmi urusan kantor
(Kepresidenan Amerika Serikat) sangat berbahaya. Salah satu hal yang ditakuti
adalah pengaktifan GPS BB milik Obama akan memberikan koordinat yang tepat
dimana dia berada dan hal ini akan sangat membantu pihak yang berniat jahat padanya.
Seperti
diuraikan di atas, sebenarnya BB termasuk perangkat yang lebih aman
dibandingkan dengan smartphone lainnya karena selain menggunakan jaringan
provider, ia memiliki jaringan sendiri yang eksklusif. Tetapi ini hanya berlaku
jika penggunanya orang awam dan bukan orang penting dengan data komunikasi yang
penting dan di incar. Kalau smartphone dapat kita ibaratkan sebagai mobil yang
dapat melindungi penggunanya dari ranjau paku karena sudah menggunakan ban
tubeless, maka Blackberry bisa diibaratkan dengan mobil khusus dengan teknologi
run flat tire. Jadi sekalipun terkena ranjau khusus ban tubeless mobil tetap
stabil dijalankan sampai kecepatan 80 KM per jam. Tetapi Presiden Obama
membutuhkan lebih dari itu, selain run flat tire, presiden Obama juga
membutuhkan mobil antipeluru dan antibom mobil karena ancaman untuknya jauh
lebih besar dari orang awam. Demikian pula dengan Blackberry dari Presiden
Obama, meskipun sudah dilengkapi dengan jaringan eksklusif dari RIM (Researh in
Motion) dan khusus untuk Blackberry Presiden Obama RIM juga memberikan enkripsi
tambahan, hal ini masih tetap dinilai tidak aman oleh NSA (National Security
Agency), agensi kriptografi pemerintah Amerika yang mengkhususkan diri
melindungi informasi vital Amerika. Hal ini diyakini benar karena seorang
hacker terkenal, Kevin Mitnick secara tidak langsung sudah membeberkan langkah
strategis untuk memecahkan kode sandi pelindung (enkripsi) Blackberry Obama
yang sudah diperkuat dengan enkripsi ganda. Kalau bicara memecahkan enkripsi yang
paling rumit sekalipun, sekumpulan hacker di Rusia dalam waktu tidak terlalu
lama akan berhasil mencari cara untuk mengetahui informasi penting terenkripsi
yang di kirimkan oleh Presiden Obama, belum lagi bicara pemerintah negara lain
yang berkepentingan yang memiliki dana dan sumberdaya yang dapat dikatakan
tidak terbatas untuk memecahkan kode sandi enkripsi ini, karena pada prinsipnya
tidak ada enkripsi yang aman di dunia ini dan hanya masalah waktu dan
sumberdaya saja untuk memecahkan satu enkripsi rumit. Hal ini terbukti pada
Perang Dunia II dimana pihak sekutu berhasil memecahkan enkripsi intelijen
Enigma milik Jerman dan Purple yang digunakan oleh angkatan bersenjata Dai
Nippon. Karena itulah NSA merekomendasikan prangkat pengganti BB untuk Presiden
Obama yang diproduksi oleh General Dynamics, Sectera Edge. Perangkat komunikasi
yang “diklaim” paling aman di dunia (saat ini) karena sudah disertifikasi oleh
NSA.
Sectera Edge
Sectera
Edge adalah perangkat komunikasi yang sudah disertifikasi oleh NSA sehingga
dipercaya untuk menjadi pengganti BB presiden Obama dalam melakukan komunikasi
kepresidenan. Salah satu kunci pengamanan Sectera Edge ini adalah karena
jaringannya yang digunakannya SIPRnet (Secret Internet Protocol Router Network)
terpisah dan tidak digabungkan dengan jaringan komunikasi konvensional lain.
Sectera Edge dapat memanfaatkan tiga modul komunikasi yaitu Wi-Fi, GSM dan
CDMA. Selain itu, ia memiliki keunggulan tahan debu, tahan air (baik kena air
hujan maupun tercebur ke dalam selokan), tahan perubahan cuaca ekstrem dan
tahan guncangan dimana jika terjatuh dari ketinggian 4 kaki ke permukaan keras
masih tetap berfungsi dengan baik.

Gambar 1, Sectera Edge memiliki fitur seabrek dan diklaim
paling aman karena disertifikasi NSA
Yang
cukup mengejutkan, Sectera Edge ini menggunakan OS Microsoft Windows Mobile
dimana di dalamnya termasuk Word, Excel, Powerpoint dan Windows Media Player.
Walaupun di dunia komputer “om”nya Windows Mobile ini a.k.a sistem operasi
Windows merupakan yang paling banyak diserang virus, tetapi di dunia seluler
ternyata yang paling banyak diserang virus ternyata adalah sistem operasi
Symbian dan mayoritas penyebarannya memanfaatkan Bluetooth dan memory card. Hal
ini merupakan konsekuensi logis dimana sistem operasi yang paling menggoda
pembuat virus bukan menunjuk pada satu merek tertentu tetapi sistem operasi
yang paling populer karena pembuat virus akan membidik jumlah korban potensial
yang paling banyak.
Perlu
ditegaskan kembali bahwa Sectera Edge ini walaupun sering diplesetkan sebagai
Barrackberry, ternyata tidak memiliki hubungan apapun dengan Blackberry.
Blackberry merupakan produk besutan RIM dari Kanada dengan dengan sistem
operasi Blackberry, sedangkan Sectera Edge adalah produk General Dynamics,
kontraktor militer langganan pemerintah Amerika Serikat yang menggunakan sistem
operasi Windwos Mobile.
Sekuriti
berbanding terbalik dengan kenyamanan, demikian pula yang harus diterima oleh
pengguna Sectera Edge. Selain ukurannya yang besar dan menyerupai bakiak dan
tangguh sehingga tetap masih bisa berfungsi walaupun sudah dipakai untuk
melempar kepala penjahat, tidak sembarang peralatan komunikasi bisa terhubung
dengan Sectera Edge. Sebagai contoh, karena data suara di enkripsi, maka untuk
mendengarkan suara tersebut, lawan bicaranya juga harus menggunakan perangkat
yang dapat mendekripsi data yang telah di enkripsi tersebut. Jadi lawan
bicaranya harus menggunakan Sectera Edge compatible GSM phone atau telepon
biasa yang memiliki kemampuan dekripsi percakapan yang di enkripsi Sectera
Edge. Fitur ini yang diberi nama Talk Secure. Secara teori, cara untuk
mengetahui data yang dienkripsi adalah dengan mendapatkan kunci dekripsinya dan
kemungkinan kunci yang di incar oleh pihak yang berkepentingan dalam
mengalahkan pengamanan Sectera Edge adalah teknologi Talk Secure ini (baik
secara software maupun hardware).

Gambar 2, Perangkat yang dapat berkomunikasi dengan Sectera
Edge harus memiliki teknologi Talk Secure
Selain
itu, ada satu hal yang tidak mengenakkan bagi Obama menggunakan Sectera Edge
ini, bandwidth SIPRnet dijaga ketat oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat,
dimana semua komunikasi data diawasi oleh sejumlah dewan pengawas yang bertugas
menyaring dan mengukur tingkat keamanan data yang mengalir. Bayangkan seperti
film “24”, bagaimana kalau justru dewan pengawas ini yang berhasil disusupi,
enkripsi secanggih seperti apa juga akan percuma. Hukum sekuriti kembali
berlaku, titik terlemah dalam implementasi sekuriti adalah ..… manusia.
Salam,
Alfons Tanujaya
Antivirus Specialist
PT. Vaksincom
Jl. Tanah Abang III / 19E
Jakarta 10160