Skip to search.

Breaking News Visit Yahoo! News for the latest.

×Close this window

vaksin · Mailing List Vaksin.com

The Yahoo! Groups Product Blog

Check it out!

Group Information

  • Members: 4921
  • Category: Security
  • Founded: Dec 1, 2000
  • Language: Indonesian
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Real people. Real stories. See how Yahoo! Groups impacts members worldwide.

Messages

Advanced
Messages Help
Messages 583 - 612 of 852   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Messages: Show Message Summaries Sort by Date ^  
#583 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Mon Sep 3, 2007 8:02 am
Subject: Lomba Membersihkan Virus di JCC 12 September 2007
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2007/0907/Bagaimana%20kalau%20Beckham%20jadi%20kiper.htm

Bagaimana kalau Beckham jadi kiper ?         3 September 2007

Lomba Membersihkan Virus di JCC 12 September 2007

Bagi anda para mania bola tentu mengetahui kalau David Beckham adalah
salah satu Gelandang penyerang yang piawai di lapangan hijau. Tetapi
apakah Beckham akan sama piawainya jika ditempatkan dibawah mistar
sebagai kiper ? Kondisi ini mirip dengan pertanyaan, bagaimana jika
seorang pembuat virus diminta untuk melindungi jaringan komputer dari
serangan virus ?

Kalau Beckham menjadi kiper, tentunya ada keuntungannya karena dari
pengalamannya sebagai gelandang (tanpa -ngan) ia dapat menduga apa
yang ada dibenak gelandang penyerang lawannya dan kemana gerakan lawan
dan arah bolanya sehingga ia dapat menempatkan dirinya sebagai kiper
dengan lebih baik guna mencegah gawangnya kebobolan. Tetapi apakah ia
dapat menjadi kiper sebaik ia menjadi gelandang penyerang ? Atau
sebaliknya, Fabian Barthez disuruh menjadi gelandang penyerang …
kemungkinan besar hasilnya tidak akan maksimal (bisa-bisa bolanya
ditangkap terus sama Barthez karena reflek :P). Karena Barthez
memiliki spesialisasi sebagai kiper dan Beckham memiliki keahlian
sebagai Gelandang penyerang. Demikian pula halnya dengan pembuat virus
dan antivirus. Bagi pembuat virus, ia tidak perlu menguasai segala
aspek pertahanan komputer / jaringan dan hanya perlu
mengkonsentrasikan diri pada satu bidang saja, seperti virus lokal
Kespo dimana pembuatnya memiliki keahlian dalam programming Delphi dan
injeksi file. Dengan menggunakan rekayasa sosial simple dan
memfokuskan pada keahliannya dalam injeksi file, Kespo menjadi virus
yang mematikan dan banyak memakan korban. Sebaliknya, bagi vendor
antivirus, kemampuan programming Delphi tidak akan banyak membantu
mencegah komputer yang dilindunginya dari serangan virus. Yang paling
penting adalah bagaimana antivirusnya mampu mendeteksi virus Kespo ini
dari segala sisi, seperti Flash Disk dan file sharing intranet. Jadi
yang akan melindungi komputer jaringan yang dikelolanya adalah
tindakan seperti mendisable autorun.inf pada Flash Disk yang dimasukan
ke komputer atau sekalian mendisable copy file dari komputer ke Flash
Disk guna mencegah penularan virus dari komputer ke Flash Disk.
Selain itu, bagaimana ia secara disiplin melakukan perlindungan
terhadap data yang dimilikinya. Tanpa kemampuan Delphi sedikitpun,
seorang administrator dapat melindungi komputernya dengan baik dari
serangna Kespo dan meminimalkan dampak serangan Kespo sekecil mungkin
jika ia teratur melakukan update definisi antivirus dan melakukan
backup data secara teratur.

Guna memberikan gambaran mengenai aktivitas yang dilakukan oleh
Vaksinis (teknisi Vaksincom), maka bekerjasama dengan Indo Commit, PT.
Vaksincom mengadakan acara "Lomba Membersihkan Virus" pada tanggal :

Tanggal                                : 12 September 2007

Waktu                                  : 09.00 s/d 17.30 WIB

Tempat                                 : Assembly Lobby,  Jakarta
Convention Center, Senayan – Jakarta

Informasi dan Pendaftaran :

Aryo Wibisono atau Devi

021 8650962, 8644756, 8644785

Email : aryo@...

devi@...

www.indo-commit.com

Untuk persyaratan dan informasi lebih lanjut silahkan dilihat di

http://www.indo-commit.com/download/workshop.pdf



salam,

PT. Vaksincom

#584 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Tue Sep 4, 2007 5:26 am
Subject: W32/Gultung (Tunggul Kawung), File MS Office anda berubah jadi soal Ujian Negara
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2007/0907/Gultung.htm

W32/Gultung (Tunggul Kawung)         4 September 2007

File MS Office anda berubah jadi soal Ujian Negara



Donald terkaget-kaget ketika membuka file MS Wordnya, kok file
skripsiku berubah jadi soal ujian negara SMA ? Waks ……apa gara-gara
dulu suka nyontek yah, sekarang jadi harus mengerjakan soal ujian
negara lagi ? Jangan terlalu percaya dengan tahayul, apalagi di zaman
kuda gigit prosesor sekarang ini. File MS Office anda berubah jadi
file ujian negara disebabkan oleh aksi virus Gultung, yang lebih
populer dengan nama Tunggul Kawung (yang diperkirakan berasal dari
kota hujan Bogor) dan sangat marak di kota-kota satelit Jakarta.
Menurut pengamatan Vaksincom, ibarat strategi bisnis motor Kaizen atau
Mao Tze Dong virus ini menyebar dengan cara menguasai desa terlebih
dahulu untuk menuju Jakarta. Karena itu para pengguna komputer yang
memiliki data MS Office diperingatkan untuk melakukan Back Up data MS
officenya segera karena data yang menjadi korban aksi virus ini sangat
sulit di recover.



Menyembunyikan file merupakan salah satu trend yang sering digunakan
oleh kebanyakan virus lokal yang menyebar saat ini, sehingga terkadang
membuat panik para penguna komputer terutama bagi mereka yang awam
terhadap komputer apalagi terhadap virus. Sebenarnya masih untung file
tersebut hanya disembunyikan saja, jadi data masih aman dan dengan
mudah semua file yang tersembunyi dapat ditampilkan kembali baik
menggunakan Tools atau menggunakan Command line (ATTRIB) dengan
catatan sang vius harus sudah dimusnahkan terlebih dahulu. Saat ini
aksi menyembunyikan file sudah mulai dirasakan "basi" (bagi para VM)
karena sudah terlalu banyak virus lokal yang melakukan hal itu,
sehingga muncullah virus-virus baru yang sudah tidak lagi
menyembunyikan file tetapi  berusaha untuk menghapus bahkan
menginjeksi file. File yang sering di incar biasanya adalah file MS
Office seperti MS.Word atau MS.Excel dan tak menutup kemungkinan file
lain juga akan di incar tergantung keperluannya. Semenjak kemunculan
Kespo, dimana virus ini akan berusaha untuk menginjeksi file MS Office
(MS.Word dan MS.Excel) bahkan berusaha untuk menginjeksi file Database
(DBF/MDF/SQL). Kini arah penyerangannya mulai sedikit berubah bukan
lagi menyembunyikan file tetapi mulai menginjeksi file sehingga file
yang terinfeksi akan mempunyai ukuran yang berbeda-beda, hal inilah
yang menjadi salah satu penyebab penyebaran yang sangat cepat karena
user (terutama user awam) tidak dapat membedakan antara file asli dan
file yang sudah terinfeksi virus.



Setelah merebaknya kasus Kespo yang sempat menghebohkan beberapa waktu
lalu bahkan sampai saat ini Kespo dan teman-temannya masih menghantui
para pengguna komputer hal ini di perparah dengan banyaknya antivirus
mancanegara yang langsung menghapus setiap file yang terinfeksi
alhasil banyak diantara mereka yang mencoba menggunakan jurus lain
untuk menangkal serangan Kespo baik dengan menggunakan tools atau
software antivirus lokal yang memang terbukti ampuh untuk menghalau
virus Kespo karena dapat merecovery file yang telah terinfeksi oleh Kespo.



Kini telah muncul virus lain yang mempunyai karakteristik seperti
kespo, tetapi boleh dibilang virus satu ini mempuyai aksi yang lebih
ganas dibandingkan kespo walaupun untuk saat ini masih terbatas
menyerang file Office (MS.Word dan MS.Excel). Virus ini juga mampu
menggunakan rekayasa sosial yang canggih. Seperti apa rekayasa sosial
yang digunakan oleh virus ini?, seperti yang sudah dijelaskan diatas
bahwa virus ini mempunyai aksi yang lebih jahat dibandingkan Kespo,
yakni dengan mengganti (replace/overwrite) dokumen yang terinfeksi
untuk kemudian mengganti dengan dokumen dari  virus tersebut plus kode
jahatnya, dengan kondisi seperti ini kemungkinan kecil dokumen yang
sudah terinfeksi dapat diselamatkan. File yang sudah terinfeksi
tersebut akan mempunyai icon "Folder" atau "kamera" (tergantung dari
variannya) dengan ekstensi EXE dan sebagai bentuk
"pertanggungjawabannya" virus ini juga akan membuat file duplikat
lainnnya dengan ukuran yang sama (sama seperti file duplikat yang
mempunyai ekstensi EXE) tetapi mempunyai icon MS.Word dengan attribut
HIDDEN (disembunyikan) dan mempunyai ekstensi DOC dengan type file
sebagai "Microsoft Word Documents" sehingga user beranggapan bahwa
file mereka masih "AMAN", sungguh penyamaran yang luar biasa. Jika
file file tersebut dibuka maka akan muncul pesan error seolah-olah
file tersebut rusak, jika diteliti lebih dalam sebenarnya  file
tersebut adalah file yang sudah terinfeksi dan jika kita ubah ekstensi
dari file tersebut maka icon yang menyertai virus tersebut akan
berubah menjadi "Folder" atau "kamera" (tergantung variannya) yang
jika dijalankan maka akan membangkitkan kembali virus tersebut (virus
akan aktif).



Dengan update terbaru Norman Virus Control mengelai sebagai
W32/Gultung.A dan W32/Gultung.B (lihat gambar 1) atau sering disebut
sebagai virus Aniee atau Tunggul Kawung.



Gambar 1, Norman mendeteksi virus Tunggul Kawung sebagai W32/Gultung.A
dan W32/Gultung.B



Saat ini Gultung sudah mengeluarkan 2 versi dimana untuk masing-masing
versi mempunyai tujuan yang sama tetapi ada sedikit perbedaan walaupun
tidak terlalu banyak. Jika sebelumnya Kespo dibuat dengan Bahasa
Delphi kini W32.Gultung kembali dibuat dengan menggunan bahasa Visual
Basic.



Kira-kira seganas apa aksi yang dilakukan oleh W32/Gultung dan apa
yang membedakan Gultung.A dan Gultung.B ?



Icon yang digunakan

Untuk mengelabui user Gultung.A akan menggunakan icon "kamera", dengan
ukuran sekitar 677 KB dengan ekstensi EXE dan mempuyai  type file
sebagai "Application". (lihat gambar 2)



Gambar 2, File induk Gultung.A



Sedangkan untuk Gultung.B akan menggunakan icon "Folder" dengan ukuran
sebesar 177 KB, mempunyai ekstensi EXE dengan type file sebagai
"Application" (lihat gambar 3)



Gambar 3, File induk Gultung.B



File induk

Setelah file virus ini dijalankan, maka W32/Gultung akan menampilkan
satu lembar notepad yang berisi perasaan si mpunya virus (lihat gambar
4 dan 5), setelah ia akan membuat file induk yang akan dijalankan
pertama kali setiap komputer dinyalakan. Kedua varian ini akan membuat
nama file induk yang yang sama diantaranya :



     * C:\Windows\system32\hanny.exe
     * C:\windows\system23\aniee.exe
     * C:\autoexec.bat
     * S:\tunggul.vbs
     * C:\aniee.txt
     * C:\windows\iexplorer.exe (Gultung.A)



Gambar 4, Pesan yang akan ditampilkan oleh W32/Gultung.A





Gambar 5, Pesan yang akan ditampilkan oleh W32/Gultung.B



String Registry yang dibuat W32/Gultung

Agar file induk tersebut dapat di jalankan, maka W32/Gultung akan
membuat beberapa string pada registry berikut:



Gultung.A

     * HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

-       microfost = C:\windows\system32\hanny.exe

-       sysedit = C:\windows\iexplorer.exe

     * HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

-       winsystem = c:\windows\system32\aniee.exe



Gultung.B

     * HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

-       Microfost = G:\WINDOWS\system32\hanny.exe

     * HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

-       winsystem = G:\WINDOWS\system23\aniee.exe



Blok Fungsi Windows

Sebagai upaya untuk mempertahankan dirinya, W32/Gultung akan berupaya
untuk blok beberapa fungsi Windows maupun software security seperti
antivirus, berikut beberapa fungsi Windows dan software security yang
akan diblok oleh W32/Gultung.



-       AVG

-       ClamAV

-       Ansav

-       PCMAV

-       Viremoval

-       antv-md5-pattern

-       Task Manager

-       Msconfig

-       Attrib

-       Cmd

-       Command

-       Regedit

-       Setup

-       Winamp

-       Winrar



Untuk melakukan hal tersebut, ia akan membuat beberapa string pada
registry berikut :

-       HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
Policies\Explorer

§  NoFolderOptions = 1

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\ansav.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\ansavgd.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Avguard.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\attrib.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Avscan.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\ClamWinPortable.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cmd.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\command.com

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\firefox.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\iexplore.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msconfig.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-CLN.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-RTP.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-SE.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\setup.exe\\debugger

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\taskmgr.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\ViRemoval.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Winamp.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Winrar.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Winzip.exe

§  Debugger         = ""

-       HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\antv-md5-pattern.exe

§  Debugger         = ""

-
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\F\
older\Hidden\NOHIDDEN

§  CheckedValue = 2

§  DefaultValue = 2

-
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\F\
older\Hidden\SHOWALL

§  CheckedValue = 1

§  DefaultValue = 1



Babat file DOC dan XLS

Target utama yang diincar Gultung kemungkinan besar adalah file MS
Office seperti MS Word atau MS.Excel dengan merubah isi dari file asli
kemudian menggantikannya dengan data lain berupa lembar ujian dari
sebuah "Sekolah Menengah Atas (Al-kholidin)" plus di tambah juga kode
jahat dari virus tersebut sehingga ukuran dari file tersebut akan
membengkak.



Jika pada kasus Kespo semua data yang telah terinfeksi masih bisa
diselamatkan baik dengan menggunakan Tools atau antivirus lokal,
tetapi untuk kasus virus W32/Gultung ini kecil kemungkinan datanya
dapat diselamatkan hal ini karena virus tersebut sudah mengganti isi
dari dokumen asli dengan dokumen virus tersebut.



Seperti yang kita ketahui bahwa kebanyakan virus akan mencoba untuk
menyembunyikan file dan sebagai upaya untuk mengelabui user ia akan
membuat file duplikat sesuai dengan nama file yang disembunyikan,
sehingga data mereka masih aman  karena tidak dihapus.



Rupanya celah ini digunakan oleh W32/Gultung untuk mengelabui user,
bagaimana caranya ?



Untuk mengelabui user Gultung akan menggunakan reyakasa sosial yang
cukup rumit dengan membuat 2 buah file duplikat (yang keduanya sudah
terinfeksi virus) dimana kedua file tersebut akan mempunyai ukuran
yang sama, satu file dengan ekstensi EXE dan satu file dengan ekstensi
DOC. Khusus untuk file dengan ekstensi DOC ini akan disembunyikan
(hidden), hebatnya lagi icon yang digunakan adalah icon MS.Word dengan
type file sebagai "Microsoft Word Document", sehingga user yang pernah
disembunyikan filenya oleh virus lokal lain akan beranggapan bahwa
file mereka masih aman dan dengan santai mereka mencoba untuk
menampilkan kembali file yang disembunyikan tersebut dengan
menghilangkan atribut SYSTEM dan HIDDEN baik menggunakan perintah
ATTRIB atau dengan menggunakan Tools. Tetapi jika file tersebut
dijalankan maka akan muncul pesan error seolah-olah file tersebut
rusak ( lihat gambar 6). Jika diteliti lebih jauh sebenarnya file
duplikat yang mempunyai ekstensi DOC tersebut merupakan virus,
sehingga antivirus akan menghapus file ini, untuk membuktkannya coba
ubah ekstensi dari file tersebut maka icon dari file tersebut akan
berubah menjadi icon "kamera" atau icon "Folder", dan jika file ini
dijalankan maka secara tidak langsung akan mengaktifkan W32/Gultung.
Walaupun file tersebut berhasil di recover (dipisahkan antara file
asli dengan virus) maka isi file yang terinfeksi tersebut akan berubah
dan digantikan dengan lembar Ujian Negara Agama. (lihat gambar 7)



Gambar 6  Pesan error ketika menjalankan file duplikat yang mempunyai
ekstensi DOC



Gambar 7 Isi Ujian Negara Agama yang "dikerjakan" oleh korban virus :PA



Cara membersihkan W32/Gultung (tunggul kawung)

    1. Matikan proses virus yg aktif di memori. Untuk mematikan proses
virus ini gunakan beberapa tools yang tidak diblok oleh W32/Gultung,
seperti tools "Security Task Manager", kemudian hapus file yang
mempunyai icon  "Kamera" atau icon "Folder".
    2. Bersihkan registry yang sudah diubah virus. Untuk mempercepat
proses penghapusan salin script dibawah ini pada program NOTEPAD
kemudian simpan dengan nama REPAIR.INF, jalankan file tersebut dengan
cara:



·         Klik Kanan repair.inf

·         Klik Install



[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom Oye





[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del



[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM< SOFTWARE\Classes\lnkfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0,
"Explorer.exe"

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0,
"cmd.exe"

HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden,U\
ncheckedValue,0x00010001,1

HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\NOHIDD\
EN,
CheckedValue,0x00010001,2

HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\NOHIDD\
EN,
DefaultValue,0x00010001,2

HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWAL\
L,
CheckedValue,0x00010001,1

HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWAL\
L,
DefaultValue,0x00010001,1



[del]

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,
DisableRegistriTools

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,
NoFolderOptions

HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,
DisableRegistriTools

HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,
NoFolderOptions

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\Msconfig.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\regedit.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\cmd.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\taskmgr.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\cmd.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\regedit32.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\RegistriEditor.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\rstrui.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, winsystem

HKCU, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Microfost

HKCU, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, sysedit

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\ansav.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\ansavgd.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\Avguard.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\attrib.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\Avscan.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\ClamWinPortable.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\command.com

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\firefox.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\iexplore.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\msconfig.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\PCMAV-CLN.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\PCMAV-RTP.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\PCMAV-SE.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\setup.exe, debugger

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\ViRemoval.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\Winamp.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\Winrar.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\Winzip.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\antv-md5-pattern.exe

    3. Hapus file induk dan file dulikat (exe dan doc), bisanya file
DOC dan EXE ini akan berada di direktori yang sama. Khusus untuk file
dengan icon DOC yang di sembunyikan sebaiknya tampilkan terlebih
dahulu. Setelah itu hapus file duplikat  tersebut dengan ciri-ciri:

           * Icon "Folder" atau "Kamera"
           * Icon "MS.Word" , biasanya file yang mempunyai icon MS.Word
berada didirektori yang sama dengan file lain yang berbentu k"Folder"
atau @Print"
           * Ukuran file random, tetapi biasanya untuk file duplikat
yang mempunyai ekstensi EXE dan DOC akan mempunyai ukuran yang sama.

    4. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, scan
dengan menggunakan antivirus yang up-to-date.
    5. Gunakan software data recovery untuk recovery file.



Aj Tau



info@...



PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160



Ph : 021 3456850

Fx : 021 3456851

#585 From: "Vaksincom" <alfons@...>
Date: Thu Sep 6, 2007 10:27 am
Subject: Top 20 Malware Indonesia Agustus 2007 6 September 2007
vaksincom
Send Email Send Email
 

Top 20 Malware Indonesia Agustus 2007       6 September 2007

Informasi :

Ikuti Lomba Memberihkan Virus di Jakarta Convention Center tanggal 12 September 2007. Pemenang Utama mendapatkan hadiah 1 (satu) buah komputer Notebook dari Sponsor Intimedia Web Venture.

Lihat detailnya di http://vaksin.com/2007/0907/Bagaimana%20kalau%20Beckham%20jadi%20kiper.htm

Penyebaran Malware di tahun 2007 mengalami perbedaan yang cukup berarti dibandingkan tahun sebelumnya. Virus lokal masih tetap bernyanyi dengan dirigen masih Rontokbro family dan penyanyi tenor Kespo yang menjadi virus nomor satu memakan korban data pengguna internet Indonesia yang hancur. Namun jangan kira virus mancanegara tinggal diam, ibarat 4 polis ringan tangan yang gemar memukuli orang Indon, 4 serangkai virus mancanegara juga gencar menyerang pengguna internet Indonesia dengan aksi-aksi mematikan. Spyware yang dua tahun lalu sempat menjadi raja juga tetap perkasa, meskipun harus menyerahkan tahtanya pada virus lokal dan virus mancanegara. Metode lama seperti menyelipkan spyware melalui game Bejeweled, Bookworm dan Atomica yang sangat adiktif ibarat jerat narkoba yang membuat penggemar game ini cuek saja memainkan gamenya, meskipun spyware menyerang komputernya.

http://vaksin.com/2007/0907/statistik%200907_files/image001.jpg

Gambar 1, Malware Top Indonesia Agustus 2007

Rontokbro si dirigen dengan Tenor Kespo

“Kalau” penyebaran virus mencerminkan kemajuan TI Indonesia, maka statistik virus yang dihimpun Vaksincom memberikan hasil yang menakjubkan. Ibarat musik Indonesia yang sekarang sudah mampu menjadi tuan di rumah sendiri dan bahkan merambah sampai ke negeri polis “ringan tangan” Malaysia, maka virus lokal buatan Indonesia sepanjang tahun 2007 mampu menjadi tuan di rumah sendiri. Bahkan persentase insiden yang dikuasai oleh virus lokal lebih dari 50 %, jadi kalau statistik penyebaran virus ini di ibaratkan sebagai suatu Perseroan Terbatas, maka virus lokal adalah pemegang saham mayoritas :P.

Adalah Rontokbro yang dengan varian yang luar biasa banyak yang menjadi dirigen virus lokal dan Rontokbro sendirian berhasil menguasai 48 % penyebaran virus di Indonesia. Tenor dari paduan suara ini adalah Kespo yang meskipun hanya menguasai 0.95 % penyebaran virus (1.512 insiden), namun dalam 3 bulan terakhir ini merupakan virus nomor satu memakan korban file-file MS Word dan Excel. Kespo mengubah file MS Word dan Excel dari komputer korbannya menjadi file eksekusi (.EXE) dan pada awalnya program antivirus tidak mampu mengenali virus yang dibuat menggunakan Delphi ini. Ketika program antivirus mampu mengenali virus ini, muncul masalah baru dimana file terinjeksi virus yang tadinya MS Office yang berhasil dibersihkan formatnya berubah menjadi .exe sehingga tidak bisa dibuka. Bukan itu saja, sebuah antivirus terkenal dari Rusia bahkan langsung menghapus dengan kata lain DELETE semua file Office yang di injeksi Kespo sehingga membuat penggunanya nangis Bombay. Padahal seharusnya virus tersebut dapat dibersihkan dan file Office yang di injeksinya dapat diselamatkan. YAV yang dibuat oleh programmer yang bekerja di Warnet Chanal Yogya membuktikan bahwa orang Indonesia juga tidak kalah dengan negara lain (apalagi negara yang polisnya ringan tangan) dan mampu memisahkan virus Kespo dari file MS Office sehingga korban Kespo banyak yang tertolong justru oleh komunitas programmer lokal. Hebatnya lagi YAV dibuat dengan VB Script, program “kebangsaan” pada pembuat virus. Hal ini menunjukkan bahwa Bahasa Pemrograman adalah alat (senjata) yang jika digunakan untuk tujuan baik akan dapat membantu banyak orang / meningkatkan produktivitas. Kespo juga membuat geger dengan menginjeksi file database .dbf sehingga tidak bisa digunakan dan para vendor antivirus dan analis virus di luar negeri angkat tangan. Tetapi sekali lagi berkat bantuan veteran database Indonesia berhasil di recovery Mas Is dan Papuasoft berhasil direcover dengan baik.

Celakanya, hal ini memberi ide bagi pembuat virus dari Bogor untuk membuat virus yang menghancurkan data seperti Small.KI, para pengguna komputer yang aktif bertukar data melalui Flash Disk harap berhati-hati dan selalu membackup data pentingnya pada media yang terpisah karena data korban virus Gultung (Tunggul Kawung) tidak dapat direcover dengan sempurna dan hanya teknik recovery advance saja yang dapat merecover data yang dihancurkan oleh virus ini (tingkat recovery < 70 %).

4 virus mancanegara mengimbangi virus lokal

Ibarat 4 polis ringan tangan dari negeri jiran, maka virus mancanegara tidak mau kalah dengan virus lokal. Dipimpin oleh Small.KI yang setiap tanggal 3 awal bulan menghancurkan data komputer korbannya, virus mancanegara berusaha keras mengimbangi aksi virus lokal. Selain Small.KI yang menguasai 25,95 % insiden virus Indonesia bulan Agustus 2007, virus yang patut diwaspadai dan sangat merepotkan adalah Bacalid. Bacalid akan membuat komputer menjadi lambat dan melumpuhkan klik kanan desktop. Virus ini menyebarkan diri dengan cara menanamkan file .dll di temporary dan mengkopikan diri pada folder dan mapped share. File yang di tumpanginya akan bertambah dengan ukuran 35 KB dan komputer yang terinfeksi Bacalid akan menjadi sangat lambat. Hal ini terjadi karena Bacalid melakukan searching semua file .exe di harddisk lokal dan jaringan untuk di injeksi. Meskipun sudah wara wiri sejak September 2006, namun Bacalid sampai hari ini masih menjadi jagoan dan menempati peringkat 4 sebagai virus yang paling banyak menyebar di Indonesia dengan total insiden 8.647 insiden (5.46  %). Selain Bacalid, virus mancanegara yang aktif adlaah Klez di peringkat 7 dan Funlove di peringkat 11.

Kecanduan game cuek kena spyware

Rupanya candu itu tidak harus obat terlarang / narkoba, game juga dapat menjadi candu bagi pemainnya. Hal ini diketahui dengan persis oleh pembuat game sehingga berlomba-lomba membuat game yang mengasyikkan dan menjadi favorit pecandu game namun celakanya perusahaan adware tidak ragu-ragu membayar mahal pembuat game gratisan ini karena para pecandu game ini notabene merupakan pangsa pasar yang sangat besar menggiurkan. Adalah Popcap yang memiliki kemampuan membuat game yang adiktif seperti Bejeweled, Bookworm dan Atomica. Bahkan game Bejeweled yang sangat top membuat game ini ibarat sinetron di Indonesia mengalami rilis seri 2, Bejeweled 2. Selain spyware Popcap yang menempati peringkat 14 dalam Top 20 malware Indonesia, tercatat Dloader di peringkat 12 dan spyware “Buaya darat” Gator yang menempati peringkat 15.

Adapun peringkat Top 20 Malware yang paling banyak terdeteksi di Indonesia pada bulan Agustus 2007 menurut Statistik yang dikumpulkan oleh Vaksincom adalah sebagai berikut : (lihat tabel 1)

 

 

Virus

 Jumlah

%

1

Rontokbro

   77,572

48.94%

2

Small

   41,125

25.95%

3

Malware

   10,673

6.73%

4

Bacalid

     8,647

5.46%

5

VBWorm

     4,203

2.65%

6

Exploit

     3,857

2.43%

7

Klez

     3,033

1.91%

8

Lightmoon

     2,812

1.77%

9

Kespo

     1,512

0.95%

10

Yacop

       861

0.54%

11

Funlove

       734

0.46%

12

Dloader

       500

0.32%

13

Lop

       496

0.31%

14

Popcap

       483

0.30%

15

Gator

       436

0.28%

16

Jadi

       416

0.26%

17

Solow

       314

0.20%

18

Mybro

       300

0.19%

19

Shur

       293

0.18%

20

VBTroj

       234

0.15%

 

 

 

 

 

Total

 158,501

100.00%

Tabel 1, Top 20 Malware Indonesia

 

Salam,

Aa Tan

info@...

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851

 


#586 From: "Vaksincom" <alfons@...>
Date: Thu Sep 13, 2007 10:50 am
Subject: Kontrol Write Protect USB 13 September 2007
vaksincom
Send Email Send Email
 

http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB.htm

Kontrol Write Protect USB          13 September 2007

 

Flash Disk USB atau yang kita lebih kita kenal sebagai USB saja, merupakan salah satu sarana penyimpanan data yang cukup dikenal. Kalau dulu orang hanya menggunakan floppy disk (disket) atau CD sebagai alat penyimpan, dengan adanya Flash Disk tersebut sangat membantu sekali. Dengan ukuran yang beraneka ragam, mulai dari 128 KB sampai yang paling canggih mungkin sekarang sudah 8 GigaByte. Dan ini akan meningkat terus ukurannya.

 

Dari segi kegunaan sudah barang tentu alat kecil tersebut berguna sebagai alat penyimpan data. Baik gambar, dokumen, lagu (MP3), bahkan sudah bisa menjalankan Windows XP melalui media kecil tersebut. Tetapi kegunaan tersebut ada beberapa “teman-teman” kita digunakan untuk penggandaan file-file perusahaan yang akan digunakan untuk kepentingan sendiri. Dan ada kemungkinan lainnya yang lebih gawat yaitu penyebaran virus melalui media tersebut.

 

Sering kita dengar bahwa Flash Disk kita dicurigai sebagai penyebar virus sehingga pemilik komputer “alergi” jika komputernya dimasuki oleh Flash Disk orang lain. Dan itu ada benarnya, karena metode penyebaran virus lokal koni mayoritas mengandalkan infeksi melalui UFD (USB Flash Disk). Seperti virus KESPO yang merusak semua file DOC, XLS, DBF dan lain sebagainya. Dan teknik supaya virus tersebut otomatis dijalankan ketika Flash Disk dicolokkan adalah di dalam flash disk tersebut ada beberapa file yang mengandung rutin yang menjalankan virus seperti AUTORUN.INF dan sebuah file lain (virus) yang akan dijalankan oleh perintah AUTORUN.INF tersebut.

 

Pada artikel yang dibuat oleh VAKSINCOM telah diterangkan bagaimana mencegah agar AUTORUN.INF tersebut tidak menjadi alat penyebar virus di dalam komputer kita (baca artikel “Mencegah Virus Autoinfect via Flash Disk” tersebut di http://vaksin.com/2007/0507/autoinfect.htm ), sekarang sebaliknya bagaimana flash disk tidak bisa digunakan sebagai alat penyebaran virus atau penggandaan data oleh orang lain.

 

Seperti cara yang anda baca di artikel “Mencegah Virus Autoinfect via Flash Disk” kita mendisable Autorun/Autoplay melalui Group Policy [GPEDIT.MCS] :

 

  1. Klik menu [START],
  2. Klik [Run]
  3. Ketik GPEDIT.MSC pada kolom “RUN”
  4. Pilih Administrative Templates pada menu Computer Configuration.  
  5. Klik pada View kemudian pilih Filtering (lihat gambar 1)

http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB_files/image003.jpg

http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB_files/image004.gif


Gambar 1, Group Policy Edit

 

  1. Klik un-select pada check-box untuk mematikan pilihan "Only show policy settings that can be fully managed" dan kemudian klik OK (lihat gambar 2)

http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB_files/image006.jpg


Gambar 2

 

  1. Klik kanan pada menu Administrative Template, pilih Add/Remove Template (lihat gambar 3)

http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB_files/image008.gif


Gambar 3

 

  1. Pastikan bahwa file write_protect_removable_drives.adm ada di direktori C:\Window\INF. Kalau belum ada bisa di download di http://www.petri.co.il/software/usb_write_protect_adm.zip (lihat gambar 4)

http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB_files/image011.jpg

http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB_files/image012.gif


Gambar 4,

 

  1. Setelah selesai di download, un-pack file tersebut kemudian jalankan file batch-nya. Sehingga file write_protect_removable_drives.adm tercopy di direktori C:\Windows\INF
  2. Kemudian Anda klik tombol ADD, pilih file write_protect_removable_drives.adm. Klik tombol OPEN (lihat gambar 5)

http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB_files/image013.jpg          http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB_files/image015.gif

 

            Gambar 5

 

  1. Kalau berhasil pada Add/Remove Templates akan nampak file write_protect_removable_drives.adm tersebut. Klik tombol CLOSE untuk mengakhiri sesi tersebut. (lihat gambar 6)

 

http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB_files/image017.gif


Gambar 6

 

  1. Setelah ditutup, maka akan terlihat sebuah menu baru dengan nama “Custom Policy Settings” dengan sub menu “Write Protection”  dengan status “disable” (lihat gambar 7)

http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB_files/image019.gif


Gambar 7

 

  1. Klik 2 (dua) kali pada Write Protect USB Removable Drives. Akan nampak Write Protect USB Removable Drives Properties. Pada tab Setting pilih ENABLED dan statusnya Anda rubah menjadi ON. Klik Apply, dan untuk mengakhiri klik OK  (lihat gambar 8)

http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB_files/image021.jpg


Gambar 8

 

Kalau berhasil, maka Statenya berubah menjadi Enable (lihat gambar 9).Untuk mengakhiri klik File, kemudian Exit.

http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB_files/image023.jpg


Gambar 9

 

  1. Untuk merubah menjadi DISABLE, Anda ikuti langkah no. 12 dan 13 pada tab Setting pilih DISABLE dan statusnya Anda rubah menjadi OFF.

 

Ada cara lain untuk memproteksi penulisan pada Flash disk dengan menggunakan REGEDIT sebagai berikut :

 

      i.        Jalankan Regedit.exe, kemudian masuk ke :

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\ Control\StorageDevicePolicies

 

buat sebuah value (DWORD)

 

WriteProtect dan beri nilai 1 (lihat gambar 10 dan 11)

http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB_files/image025.jpg


            Gambar 10.

http://vaksin.com/2007/0907/Proteksi%20Write%20USB_files/image027.jpg


            Gambar 11

     ii.        Kemudian tutup Registry Editor, Anda tidak perlu merestart computer untuk menjalankan fungsi tersebut. Untuk men-disable-kan fungsi di atas, ganti Value data-nya menjadi 0. File-file registri untuk masalah tersebut bisa Anda download di http://www.petri.co.il/software/usb_write_protect.zip. Pilih salah satu file REG-nya Disable atau Enable.

 

Catatan : Tip Trik ini telah dicoba di Windows XP SP2

 

 

Semoga membantu

 

Mg Lat

 

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 


#587 From: "Vaksincom" <alfons@...>
Date: Mon Sep 17, 2007 10:55 am
Subject: Laporan Event - Live ICT Competition 2007 "Virus Cleaning From PC" - JCC - 12 September 2007
vaksincom
Send Email Send Email
 

Laporan Event

Live ICT Competition 2007 “Virus Cleaning From PC” - JCC - 12 September 2007

 

 

Penyebaran virus lokal saat ini semakin cepat, buku panduan membuat virus pun sudah banyak ditemukan sehingga mempermudah sebagian “orang” untuk membuat virus, bukan cuma itu saja untuk menangkis serangan virus sudah banyak ditemukan tips dan trik membuat antivirus lokal yang diharapkan dapat memberikan sedikit pengetahuan bagaimana cara membuat antivirus lokal sehingga diharapkan dapat membasmi virus lokal secara “mandiri”.

 

Sayangnya antivirus kurang sigap mengatasi maraknya penyebaran virus lokal ini sehingga seringkali kalah cepat dengan penyebaran varian virus lokal, sehingga user harus menghadapi virus ini secara manual ketika antivirus yang terinstall tidak bersaya menghadapi virus baru. Disinilah baru pengguna antivirus merasakan pentingnya support lokal dari antivirus yang dibelinya.

 

P9120015Dengan maksud memberikan gambaran tentang bagaimana cara mengatasi virus lokal dalam dunia nyata, maka Vaksincom  bekerjasama dengan PT. Napindo Media Ashatama sebagai pihak penyelenggara mengadakan satu event perlombaan membersihkan virus. Acara ini sendiri diadakan di Jakarta Convention Center (JCC) Assembly Lobby, Senayan – Jakarta pada hari Rabu, 12 September 2007 (lihat gambar 1) yang dihadiri oleh sekitar 36 peserta yang sebagian besar dari kalangan mahasiswa. Salah satunya adalah peserta dari Inti College yang mengirimkan team yang terdiri dari 4 orang mahasiswa yang akan memperebutkan berbagai hadiah menarik yang disediakan oleh sponsor seperti satu buah Notebook Axio dari Intimedia Web Venture, satu buah monitor CRT Advanced 17”, MP3 Player Samson, Flash Disk Gigabyte, Casing Camera underwater dan masih banyak lagi.

 

Gambar 1, Pengumuman Lomba Membersihkan Virus di IndocommIT JCC, 12 September 2007

 

Acara yang dimulai pada pukul 10.00 WIB ini berlangsung seru yang dibagi menjadi 2 sesi. Sesi penyisihan dan sesi final yang masing-masing diikuti sekitar 18 peserta.

 

Untuk sesi pertama masing-masing peserta mendapatkan tantangan untuk membersihkan 2 jenis virus sekaligus di infeksikan ke komputer dengan OS Windows XP yang disediakan oleh Microsoft Indonesia. Virus lokal yang di infeksikan ke 18 komputer yang akan dibersihkan adalah W32/Lightmoon.K dan VBS/Solow.Q (nama virus tidak diberitahukan ke peserta). Dengan waktu 30 menit. yang diberikan oleh panitia ternyata hanya 3 peserta saja yang mampu menyelesaikan pertandingan dan berhasil membersihkan kedua virus tersebut. (lihat gambar 2 dan 3) Berikut nama lengkap pemenang pada sesi I

 

  1. Andri
  2. Meyer T
  3. Catur Arif
  4. Nicky Louis
  5. M. Iqbal Habibie

 

Setelah sesi pertama selesai, giliran dokter virus (vaksinis) Vaksincom yang mendapat tugas untuk mendemokan bagaimana cara membersihkan kedua virus tersebut  yang dibawakan oleh vaksinis Rizky Maulana.

 

P9120014

Gambar 2 Suasana Lomba membersihkan virus

 

P9120021

Gambar 3 Juri dan Penonton Lomba Membersihkan Virus

 

Untuk sesi kedua juga tidak kalah seru, kali ini dengan dihadiri sekitar 18 peserta panitia kembali menyuguhkan virus yang lebih sulit dibandingkan sesi pertama, kini giliran W32/Aimbot dan W32/Nale.A yang menantang untuk dibersihkan.

 

Soal tools jangan ditanya, rupanya para peserta sudah siap dengan senjatanya masing-masing. Antivirus lokal maupun antivirus non lokal mereka usung untuk membasmi virus lokal sebut saja Kaspersky, AVG, PCMAV, the killer Machine, Ansav dan SmadAV, tetapi sayang virus yang mereka hadapi sangat tangguh karena tools yang mereka bawa masih belum bisa menangkis serangan virus lokal karena begitu tools dijalankan maka virus akan melakukan blokade terhadap tools tersebut. Tetapi para peserta juga tidak mau kalah, mereka mulai mengeluarkan senjata pamungkas, salah satu senjata yang di usung adalah BartPE Live CD. Dan waktu terus berjalan dan tidak bisa diundur alhasil sesi kedua ini hanya 3 peserta yang mampu menyelesaikan tugasnya. Pada sesi kedua inipun kembali vaksinis Vaksincom memberikan langkah-langkah bagaimana cara membersihkan virus W32/Aimbot dan W32/Nale yang dibawakan oleh vaksinis Adi Saputra yang hari-harinya dihabiskan dengan berkutat dengan virus pada komputer pelanggan-pelanggan korporat Vaksincom. Meskipun tidak ada pemenang yang berhasil membersihkan virus dengan total, dewan juri harus mengambil keputusan 5 besar peserta yang berhak maju ke babak final memperebutkan Notebook dan Monitor Advance 17 “. Berikut nama-nama pemenang pada sesi II :

 

  1. Hendry H
  2. Julpratmin Zalin
  3. Jordan
  4. Alexander Raymond
  5. Risdiyanto

 

Tiba giliran sesi Final yang dihadiri oleh 10 peserta dengan batas waktu 45 menit, kini CoolFace.N yang mendapat giliran untuk menyerang komputer dengan jumlah peserta 10 orang, sungguh diluar dugaan virus CoolFace.N yang dihadirkan ternyata dapat dipatahkan hanya dalam waktu 6 menit oleh salah satu peserta (Saudara Catur Arif), tetapi sayang masih meninggalkan jejak sehingga dapat mengakibatkan virus dapat aktif kembali. Setelah menunggu 45 menit lahir 3 peserta yang berhasil menyelesaikan tugas. Untuk mengobati rasa penasaran yang begitu besar para peserta, Vaksincom menyajikan satu tanyangan live bagaimana cara mengatasi virus ini, kali ini Bapak Marcel Glenn Latupeirissa (Mg Lat) yang mendemokan bagaimana cara mengatasi virus W32/FaceCool.N tersebut. (lihat gambar 4)

 

P9120030

Gambar 4, Demo pembersihan virus Facecool.N oleh Vaksincom

 

Dari sesi Final inilah lahir 5 pemenang yang dengan hadiah utama sebuah Notebook AXIO yang dimenangkan oleh Nicky Louis dari Inti College. Berikut nama-nama pemenang pada sesi Final:

 

  1. Nicky Louis
  2. Catur Arif
  3. M. Iqbal Habibie
  4. Jordan
  5. Meyer T.

 

Untuk menyemarakkan acara tersebut disetiap sesi pihak penyelenggara membagi-bagikan hadiah (door prize) menarik seperti program Antivirus Norman Virus Control original untuk masa update 6 bulan, MP3 player Samson serta Flash Disk Gigabyte, Marchandise dari Gigabyte dan masih banyak lagi hadiah yang dibagikan kepada penonton yang tentunya harus dapat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pihak panitia, dengan ragam pertanyaan yang tidak terlalu sulit. (lihat gambar 5)

 

P9120025

Gambar 5, Acara kuis yang dilakukan pihak penyelenggara

 

Acara diakhiri dengan acara foto bersama antara penemang dan pihak penyelenggara dan panitia yang ditutup pada pukul 17.45 (Lihat gambar 6 dan 7)

 

P9120053

Gambar 6, Foto bersama antara pemenang lomba

 

P9120057

Gambar 7, Foto bersama antara panitia dan pihak penyelenggara perlombaan

 


#588 From: "Vaksincom" <alfons@...>
Date: Wed Sep 26, 2007 9:38 am
Subject: Shutdown Komputer kalau belum Shalat .... MAU ??
vaksincom
Send Email Send Email
 

VBWorm.NVX       26 September 2007

Shutdown Komputer kalau belum Shalat …... MAU ??

 

Apakah Anda seorang Muslim ?

Apakah Anda sudah sholat ?

 

Di bulan Ramadhan ini, rupanya bukan hanya Acha & Irwansyah dan Ungu yang meluncurkan album berisi lagu-lagu religius baru. Pembuat virus juga tidak mau kalah meluncurkan virus yang “religius”. Lihat saja virus VBWorm.NVX yang setiap jam 13.00 (waktu Dzuhur) 16:00 (waktu Ashar), 18:30 (waktu Maghrib), 20:00 (waktu Isya) dan 5:30 (waktu Subuh) menampilkan pesan “Sudahkan Anda Shalat ?”. Hmm, mungkin lebih baik tidak membuat dan menyebarkan virus ya :).

 

Bagaimana dengan kehidupan para Hacker/Cracker dan pembuat virus khususnya virus lokal dalam meyikapi bulan puasa ini? Ternyata masuknya bulan puasa tidak berarti menyurutkan para VM untuk tetap berkreasi walaupun dalam konteks yang  berbeda. Jika sudah berada didepan komputer dan mulai menulis sederetan kode mereka sudah tidak memikirkan dampak yang akan ditimbulkan bagi para pengguna komputer, singkat kata Puasa jalan coding juga jalan J, walaupun ada sebagian sang VM yang membuat virus demi untuk kebaikan dan mengajak kejalan kebenaran tetapi jumlahnya sangat sedikit seperti yang dilakukan oleh VBWorm.NVX begitulah Norman Virus Control (lihat gambar 1) memberikan nama untuk virus ini, tetapi justru sangat menggangu bagi sebagian orang yang tidak menghendaki kedatangan VBWorm.MVX ini.

 

http://vaksin.com/2007/0907/shalat_files/image002.jpg

Gambar 1, Norman mendeteksi virus pengingat Shalat sebagai VBWorm.NVX

 

Secara umum VBWorm.MVX tidak lah ganas, selain tidak membuat file duplikat, menyembunyikan file / folder juga tidak sampai melakukan blok terhadap fungsi Windows atau tools security. Tujuannya hanya bersisi seruan untuk melakukan ibadah Sholat seperti yang banyak dilakukan oleh virus Macro. Untuk menyebarkan dirinya VBWorm.MVX masih menggunakan Flash Disk dengan membuat file Explorer.exe dengan ukuran 56 KB.

 

Icon yang digunakan oleh VBWorm.MVX adalah Microsoft Windows Explorer dengan ukuran file sebesar 56 KB (sedangkan file aslinya berukuran 1 KB). File ini mempunyai ekstensi EXE dengan type file sebagai “Application”. Dengan type file yang menyerupai Windows Explorer maka dapat dipastikan akan banyak user yang terjebak untuk menjalankan file tersebut, apalagi saat menjalankan file tersebut akan terbuka jendela My Documents layaknya menjalankan Windows Explorer. (lihat gambar 2)

 

http://vaksin.com/2007/0907/shalat_files/image004.jpg

Gambar 2 File induk VBWorm.NVX

 

Untuk memastikan agar dirinya dapat langsung aktif setiap kali komputer dijalankan, ia akan membuat beberapa file induk yang akan di jalankan setiap kali komputer dinyalakan, diantaranya:

  • C:\explorer.exe (file ini akan dibuat disetiap drive)
  • C:\WINDOWS\windowsapp.exe
  • C:\Documents and Settings\virus\My Documents\explorer.exe
  • C:\Windows\Yoosa.a

 

Sebagai penunjang agar file tersebut dapat dijalankan, VBWorm.NVX akan membuat beberapa string pada registry berikut:

o   HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\4LLI

o   HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet003\ CurrentControlSet\Services\4LLI

o   HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\ CurrentControlSet\Services\4LLI

o   HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\ CurrentControlSet\Services\4LLI

o   HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

§  windowsapp = C:\WINDOWS\windowsapp.exe

 

VBWorm.MXV ini tergolong masih baik karena tidak sampai melakukan blok terhadap fungsi Windows atau tools security, VBWorm.MVX juga tidak akan menyembunyikan file / dokumen dan tidak akan membuat file duplikat seperti yang dilakukan oleh virus lokal pada umumnya.

 

Misi tersembunyi VBWorm.MVX.

Apakah Anda seorang Muslim ?

Apakah Anda sudah sholat ?

 

Itu adalah sederetan pesan yang akan disuguhkan oleh VBWorm.MVX yang akan ditampilkan setiap waktu sholat tiba. Inilah yang menjadi Misi VBWorm.MVX yang mencoba untuk mengingatkan khususnya kaum muslim untuk senantiasa menjalankan sholat. Pesan ini muncul setiap pukul 13.00 (waktu Dzuhur) 16:00 (waktu Ashar), 18:30 (waktu Maghrib), 20:00 (waktu Isya) dan 5:30 (waktu Subuh). Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan gambar 3, 4 dan 5 berikut:

 

http://vaksin.com/2007/0907/shalat_files/image005.gif

Gambar 3

Jika Anda pilih tombol “Ya” maka akan muncul pesan berikut (gambar 4) tetapi jika memilih tombol “Bukan” maka tidak akan terjadi reaksi apa-apa.

 

http://vaksin.com/2007/0907/shalat_files/image007.jpg

Gambar 4

 

Jika Anda memilih tombol “Sudah” maka akan muncul layar konfirmasi berikut (gambar 5), tetapi jika Anda memilih tombol “Belum”, maka komputer secara otomatis akan shutdown (mati).

 

http://vaksin.com/2007/0907/shalat_files/image009.jpg

Gambar 5

 

Mengatasi VBWotm.MVX secara manual

 

  1. Putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan
  2. Disable  “System Restore” selama proses pembersihan berlangsung
  3. Matikan proses virus yang aktif dimemori. Untuk mematikan proses virus ini Anda dapat menggunakan tools Proceexp kemudian matikan proses dengan nama Windowsapp.exe yang mempunyai icon Microsoft Windows Explorer, perhatikan gambar 6 dibawah ini.

 

http://vaksin.com/2007/0907/shalat_files/image011.jpg

Gambar 6, Mematikan proses virus VBWorm.MVX di memori

 

  1. Hapus file induk yang dibuat oleh Virus.  Sebelum menghapus file duplikat tersebut pastikan Anda sudah menampilkan semua file / folder yang disembunyikan kemudian hapus file yang mempunyai ciri-ciri berikut:

 

    • Menggunakan icon Windows Explorer
    • Ukuran 56 KB
    • Ekstensi EXE
    • Type file Application

 

Berikut contoh file yang akan dibuat oleh VBWorm.MVX

o   C:\explorer.exe (file ini akan dibuat disetiap drive)

o   C:\WINDOWS\windowsapp.exe

o   C:\Documents and Settings\%user% \My Documents\explorer.exe

o   C:\Windows\Yoosa.a

 

  1. Hapus string registry yang dibuat oleh virus. Untuk mempercepat proses penghapusan silahkan copy script dibawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf. Jalankan file tersebut dengan cara:

 

    1. Klik kanan repair.inf
    2. Klik install

 

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom Oye

 

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

 

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

 

[del]

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, windowsapp

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\4LLI

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Services\4LLI

HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Services\4LLI

HKLM, SYSTEM\ControlSet003\Services\4LLI

 

  1. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang sebaiknya scan dengan Norman Virus Control yang up-to-date dan sudah dapat mengenali virus ini dengan baik.
  2. Jika komputer sudah benar-benar bersih, aktifkan (enable) kembali “System Restore”

 

Aj Tau

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851

 


#589 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Tue Oct 9, 2007 5:12 am
Subject: Giliran Battosai yang menyerang komputer anda
vaksincom
Send Email Send Email
 
Giliran Battosai yang menyerang komputer anda

W32/Autorun.AD          9 Oktober 2007

Giliran Battosai yang menyerang komputer anda

 

Dapatkan info ancaman virus terbaru lebih cepat di HP anda. Vaksincom bekerjasama dengan Kompas Cybermedia mengirimkan informasi ancaman virus terakhir langsung ke HP anda http://www.kompasmobile.com/detail.cfm?id=50&iid=763836828

Nantikan Seminar Evaluasi Virus 2007 dan Ancaman Virus 2008 tanggal 21 November 2007.

 

 

Tidak tahu apa hubungannya manga Jepang dengan Virus, tetapi yang jelas pembuat virus yang satu ini penggemar komik Samurai X yang jagoannya Kenshin Himura dan sering disebut Battosai. Virus yang terdeteksi oleh Norman Virus Control sebagai W32/Autorun.AD ini cukup merepotkan karena tetap aktif di Safe Mode dan Safe Mode with Command Prompt dan mengganti background komputer korbannya dengan gambar Battosai. (lihat gambar 1)

 

Perkembangan dan penyebaran virus semakin cepat, dan tentunya ada saja yang selalu dijadikan imajinasi oleh si pembuat virus. Begitupun yang terjadi pada worm ini, mungkin saja si pembuat virus adalah penggemar berat dari serial anime jepang ini atau sekedar iseng saja menggunakan karakter tokoh tsb.

Jika anda menemukan folder windows anda berubah menjadi background seorang samurai, maka anda dipastikan telah terinfeksi oleh W32/Autorun.AD.

 

Gambar 1, Background yang dirubah oleh virus Battosai

 

 

Virus ini terbilang tidak terlalu rumit, karena dia tidak memblok program aplikasi windows seperti task manager, regedit dan msconfig. Selain itu dia juga tidak memblok fungsi windows seperti folder options. Jika virus ini aktif, dia akan berjalan di proses tanpa icon dan nama aplikasi yang berjalan. (lihat gambar 2)

 

Gambar 2, Proses virus Battosai

 

File Virus

Seperti biasa, virus ini memiliki beberapa file induk yaitu diantaranya :

  • C:\WINDOWS\desktop.ini
  • C:\WINDOWS\System32\windxp.ini
  • C:\WINDOWS\system32\restoration.msd
  • C:\WINDOWS\system32\CommandPrompt.Sysm
  • C:\WINDOWS\explore.exe

 

  • Agar dapat aktif pada saat menyalakan komputer/reboot, ia membuat file pada startup windows, yaitu :
  • C:\Documents and settings\%user%\Start Menu\Programs\Startup\AdobeGamma.pif

 

Serta membuat string registry pada saat windows login :

o    HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

            Shell ===> Explorer.exe "c:\windows\explore.exe" (lihat gambar 3)

 

Gambar 3, Registry yang dirubah virus Battosai

 

Kemudian, virus akan membuat beberapa file duplikat, yaitu :

  • C:\WINDOWS\Temp\Vel.exe
  • C:\WINDOWS\Temp\Ngsys.exe
  • C:\WINDOWS\Temp\rvshost.exe
  • C:\WINDOWS\Temp\system31.exe
  • C:\WINDOWS\Temp\userint.exe
  • C:\WINDOWS\Temp\windxp.exe
  • C:\WINDOWS\Temp\winzipt.exe
  • C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\Ngsys
  • C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\runer
  • C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\rvshost
  • C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\system31
  • C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\userint
  • C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\vel
  • C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\windxp
  • C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\winzipt

 

Semua file duplikat yang dibuat tersebut diatas mempunyai ciri sebagai berikut :

  • Icon tidak ada (hilang)
  • Ukuran file 91 kb
  • Tipe file icon
  • Extension exe

 

Untuk menyamarkan tipe file ia membuat string registry :

o    HKCR\exefile

(default) ===> icon

Nevershowext ===>

o    HKLM\SOFTWARE\Classes\exefile

(default) ===> icon

Nevershowext ===>

 

Seperti kita ketahui virus ini tidak memblok fungsi windows seperti folder options, tetapi akan mencoba melakukan perubahan terhadap setting folder options. Untuk itu ia akan membuat string registry (lihat gambar 4) :

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\

ShowSuperHidden ===> 0

o    HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden

CheckedValue ===> 1

DefaultValue ===> 1

 

Sebagai penunjang, ia akan membuat string registry pada :

o    HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows|CurrentVersion\Run

def ===> C:\WINDOWS\Temp\Vel.exe

      SysRestore ===> c:\windows\system32\restoration.msd

o    HKCU\Control Panel\Desktop

      SCRNSAVE.exe            ===> C:\WINDOWS\Temp\%fileduplikat%.exe

 

Aktif pada Safe Mode & Safe Mode with Command Prompt

Selain aktif pada mode "normal", virus ini pun aktif pada mode "safe mode" dan "safe mode with command prompt". Untuk itu ia membuat string registry pada :

o    HKLM\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot

      AlternateShell    ===> c:\windows\system32\CommandPrompt.Sysm

o    HKLM\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot

      AlternateShell    ===> c:\windows\system32\CommandPrompt.Sysm

o    HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot

      AlternateShell    ===> c:\windows\system32\CommandPrompt.Sysm

 

Media Penyebaran

Sebagai media penyebarannya, ia menggunakan fitur autoplay/autorun pada windows sehingga akan lebih mudah baik pada disket, flashdisk ataupun removable drive yang lain. Ia akan membuat 2 file duplikat, yaitu : autorun.inf dan copy of desktop.ini. (lihat gambar 4)

Gambar 4, File duplikat yang dibuat oleh virus

 

Cara mengatasi W32/Autorun.AD

 

  1. Disconnect komputer dari jaringan.
  2. Disable system restore (windows XP/Vista/2003) selama proses pembersihan.
  3. Matikan proses yang aktif di memory, dengan menggunakan task manager atau beberapa tools yang lain seperti curprocess atau procexp. (lihat gambar 5)

Gambar 5, Matikan proses virus Battosai dengan Task Manager Windows

 

  1. Hapus beberapa string registry yang dibuat virus.

 

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom

 

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

 

[UnhookRegKey]

HKCR, exefile,,,"Application"

HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile,,,"Application"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, ShowSuperHidden,0x00010001,0

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden, CheckedValue,0x00010001,1

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden, DefaultValue,0x00010001,1

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

 

 

[del]

HKCR, exefile, NeverShowExt

HKLM, SOFTWARE\Classes\scrfile, NeverShowExt

      HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, def

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, SysRestore

HKCU, ControlPanel\Desktop, SCRNSAVE.EXE

 

  1. Hapus file virus

 

File induk

o           C:\WINDOWS\desktop.ini

o           C:\WINDOWS\System32\windxp.ini

o           C:\WINDOWS\System32\restoration.msd

o           C:\WINDOWS\System32\CommandPrompt.Sysm

o    C:\WINDOWS\explore.exe

o    C:\Documents and settings\%user%\Start Menu\Programs\Startup\AdobeGamma.pif

 

    • File duplikat
    • C:\WINDOWS\Temp\Vel.exe
    • C:\WINDOWS\Temp\Ngsys.exe
    • C:\WINDOWS\Temp\rvshost.exe
    • C:\WINDOWS\Temp\system31.exe
    • C:\WINDOWS\Temp\userint.exe
    • C:\WINDOWS\Temp\windxp.exe
    • C:\WINDOWS\Temp\winzipt.exe
    • C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\Ngsys
    • C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\runer
    • C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\rvshost
    • C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\system31
    • C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\userint
    • C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\vel
    • C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\windxp

o    C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\winzipt

 

  1. Untuk pembersihan secara optimal, gunakan Norman Virus Control yang sudah terupdate dan sudah dapat mengenali virus ini dengan baik. (lihat gambar 6)

Gambar 6, Norman Virus Control mendeteksi virus Battosai sebagai W32/Autorun.AD

 

 

INFO VIRUS PC di HP anda

 

Untuk berlangganan ketik REG VIRUSPC kirim ke 9858
Berhenti langganan ketik UNREG VIRUSPC kirim ke 9858
tanpa langganan ketik VIRUSPC kirim ke 9858

 

Tarif untuk langganan Rp adalah Rp550 untuk TELKOMSEL, XL, 3 dan FLEXI, kecuali INDOSAT Rp880 dan FREN Rp825 per SMS.  Tarif pull (tidak berlangganan) Rp1000 (belum termasuk PPN) semua operator.

 

Salam,

Ad Sap

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851

#590 From: "Vaksincom" <alfons@...>
Date: Sun Oct 14, 2007 5:59 am
Subject: Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1428 H
vaksincom
Send Email Send Email
 
Di tengah gema takbir,
hati tertunduk penuh haru.

Izinkan untuk memohon ma'af.

Dari lisan yang tak terjaga,
janji yang terabaikan,
tingkah laku yang tidak berkenan
serta hati yang berprasangka.

Vaksinis dan segenap karyawan PT. Vaksincom mengucapkan :

Selamat Idul Fitri 1428 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

PT. Vaksincom
Jl. Tanah Abang III / 19E
Jakarta 10160

Ph : 021 345 6850
Fx : 021 345 6851

#591 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Sun Oct 21, 2007 7:20 am
Subject: Top 20 Malware Indonesia September - Oktober 2007 20 Oktober 2007
vaksincom
Send Email Send Email
 

http://vaksin.com/2007/1007/statistik%201007.htm


Top 20 Malware Indonesia September - Oktober 2007          20 Oktober 2007

Ella.....ella....eh...eh...eh

 

Informasi :

Ikuti Seminar Vaksincom 2007, Evaluasi Malware 2007, Ancaman 2008 dan Antisipasinya. 21 November 2007, Club House Apartemen Pavilion - K.H. Mas Mansyur, Jakarta. Pembicara : Harijanto Pribadi (DataUtama), Onno W. Purbo dan Vaksinis PT. Vaksincom. Pembicara Tamu Irvan Kartawiria, moderator Jalansutra. Coffee Break and Lunch Provided by jajanan expert Jalansutra Community.

Ibarat kehebatan Fergie dengan My Humps dan London Bridge yang sukses menggoyang Jakarta baru-baru ini, atau Cinderella baru di dunia musik pop Rihanna yang selalu membawa payungnya (Umbrella) seakan ingin mengatakan bahwa musik mancanegara masih eksis, maka cukup mengejutkan bahwa virus lokal yang selama ini menjadi jagoan di Indonesia di bulan September - Oktober 2007 mau tidak mau harus mengakui kehebatan virus mancanegara. Perbedaannya juga cukup mencolok dimana total virus mancanegara yang terdeteksi oleh statistik virus PT. Vaksincom adalah 59 % pertama kali di tahun 2007 mengalahkan pasukan virus lokal yang hanya tergerus persentasenya > dari 50 % di bulan Agustus 2007 menjadi hanya 41 % (lihat gambar 1).

Persentase perbandingan virus lokal VS mancanegara

Gambar 1, Perbandingan infeksi virus lokal dengan mancanegara September - Oktober 2007

Kamasutra menjadi umbrella....ella....ella...eh...eh...eh

Tentu anda bertanya-tanya, siapa yang menjadi payung (umbrella) dari virus mancanegara yang selama ini kalah terus menerus oleh hujan virus lokal. Adalah Small.KI (29,827 / 35,81 %) yang seakan menjadi "Lucky Luke" di peringkat pertama mengalahkan "Dalton Bersaudara" Rontokbro family seperti Rontokbro (12,022 / 14,43 %) di peringkat 2, VBTroj (Visual Basic Trojan) di peringkat 3 (9,962 / 11,96), Shur (Shuriken) di peringkat 5 (5,824 / 6,99 %) dan VBWorm (Visual Basic Worm) di peringkat 8 (2,312 / 2,78). Satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah Small.KI yang juga dikenal dengan nama Kamasutra / Nyxem / Blackworm / Blackmal /CM-24 / MyWife / Tearec pada setiap tanggal 3 setiap bulan akan menghancurkan data :

  • MS Word (DOC)

  • MS Excel (XLS)

  • Microsoft Access (MDE, MDB)

  • Power Point Presentation (PPT), Powerpoint Slideshow (PPS)

  • WinRAR compressed Archjive (RAR)

  • Compressed Archive File (ZIP)

  • Acrobat Portable Document Format (PDF)

  • Photoshop Format (PSD)

  • Windows Error Dump (DMP)

dan menggantikannya dengan string "DATA Error [47 0F 94 93 F4 K5] kira-kira 30 menit setelah anda menyalakan komputer yang terinfeksi virus Kamasutra pada tanggal 3 tiap bulannya. Ancaman terdekat aksi Kamasutra adalah tanggal 3 November 2007. Kamasutra juga berusaha untuk menghancurkan data yang di share pada jaringan, karena itu PT. Vaksincom mengharapkan para pengguna komputer untuk melakukan tindakan preventif guna mencegah hal ini seperti :

  • Instal komputer dengan antivirus dan update dengan definisi terakhir, hampir semua antivirus sudah dapat mengenali dan mendeteksi virus Kamasutra dengan baik.

  • Hindari FULL SHARING pada direktori / data anda karena hal ini akan memungkinkan data pada direktori yang di share tersebut dihancurkan oleh virus di komputer lain "sekalipun" komputer anda tidak terinfeksi virus.

  • Backup data penting anda secara teratur di media yang terpisah dari harddisk / komputer guna mencegah hilangnya data berharga baik karena virus, kerusakan hardware, kejahatan atau force majeur.

Harap menjadi perhatian juga bahwa virus ini juga menghancurkan data di Flash Disk yang terkoneksi pada komputer yang terinfeksi.

Kamasutra sebenarnya merupakan virus lama yang pertama kali muncul pada bulan Januari 2006 dengan penyebaran utama melalui email dan jaringan intranet memanfaatkan lampiran-lampiran berbau pornografi yang dapat membawa fantasi penerima email ini "melayang" jauuh seperti "sex video",  "F*ckin Kama Sutra Pics" dan "ready to be F*CKED" guna menipu penerima email menjalankan virus ini.

Viking

Selain Kamasutra, virus yang perlu menjadi perhatian adalah Viking. Sama seperti Kamasutra, Viking merupakan virus lama yang muncul di awal tahun 2006 dan tetap bertahan sampai hari ini. Jika pada bulan Agustus Viking sama sekali tidak terdengar suaranya, tetapi pada bulan September - Oktober 2007 Viking melejit ke posisi 4 (9,595 / 11,52 %) sehingga perlu diwaspadai penyebarannya. Salah satu hal yang sangat penting dan menjadi sebab mengapa Viking mampu bertahan hidup dan menyebar di jaringan komputer adalah metode penyebarannya yang sangat cerdik dan sulit dibasmi secara tuntas. Sekali virus Viking berhasil menginfeksi satu saja komputer di jaringan, maka hampir dapat dipastikan ia akan berhasil menginfeksi banyak komputer lain di dalan jaringan dan makin kuat bertahan di jaringan. Rahasianya adalah pada metode infeksinya yang sangat liat sebagai berikut :

  • Menggantikan semua file dengan ekstensi .exe sehingga setiap kali komputer korban (termasuk komputer lain dalam jaringan) menjalankan suatu aplikasi dengan ekstensi .exe akan menjalankan virus ini.

  • Mengeksploitasi admin$ dan ipc$ pada OS Windows dalam menyebarkan dirinya. Viking akan menggunakan account administrator dan guest dalam usahanya menyebarkan dirinya melalui jaringan. Seperti kita ketahui admin$ dan IPC$ adalah hidden sharing yang diaktifkan komputer yang terhubung ke jaringan. Dan hal ini diketahui dengan baik oleh pembuat virus Viking.

Cara yang efektif untuk mencegah hal ini adalah dengan melakukan restrict anonymous pada registry HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Control-Lsa dan melindungi komputer  dengan firewall sebagai aplikasi  tambahan pada antivirus anda. ...... ella....ella.....eh...eh...eh

Postcard.exe

Selain virus-virus yang termasuk dalam Top 20 paling banyak muncul di Indonesia, ada satu virus yang cukup menarik dan berpotensi untuk menyebar khususnya pada event hari raya dan menjelang akhir tahun. Virus yang satu ini juga merupakan modifikasi dari virus lama Ecard.exe atau W32/Nuwar@mm. Bedanya adalah tampilan E-Card ini yang sangat canggih dan sangat sulit dibedakan dengan aslinya. Sebagai contohnya lihat gambar 2 dibawah ini.

Fake Hallmark Ecard - Postcard.exe

Gambar 2, Virus yang memanfaatkan event Lebaran dan menyaru sebagai kartu ucapan dari Hallmark

Seperti yang anda lihat, bahkan bagian pengirim (From) juga dipalsukan oleh virus seakan-akan dari Hallmark. Selain itu, link "send one" (yang berwarna biru) juga dibiarkan sama seperti aslinya dengan alamat aslinya : http://www.hallmark.com/webapp/wcs/stores/servlet/category1|10001|10051|-102001|

-102001|ecards|unEcardandMore|E-Cards?lid=unEcardandMore

Satu-satunya tampilan yang membedakan bahwa email tersebut adalah palsu dan bukan dari Hallmark adalah link untuk melihat kartu ucapan "Too see it, click here". Jika "here" (yang berwarna biru) di klik, maka link yang akan ditampilkan adalah http://136.165.48.***/~mohamed/postcard.exe dan otomatis akan menjalankan virus postcard. (Saat ini link tersebut sudah tidak aktif).

Hal yang perlu menjadi perhatian adalah :

  • Rekayasa pemalsuan email yang sangat canggih dan sangat mirip dengan aslinya sehingga hanya penerima email yang sangat teliti yang menyadari bahwa email ini palsu.

  • Pembuat virus mengetahui bahwa banyak administrator mailserver "garis keras" sudah memblok semua lampiran. Jangankan .exe, beberapa  administrator sudah mulai memblok lampiran .JPG dan .ZIP / .RAR yang memang cukup marak digunakan oleh virus untuk menyebarkan dirinya. Tetapi untuk mengatasi hal ini pembuat virus mengandalkan link html yang notabene tidak diblok oleh mailserver dan menyebarkan virus melalui "drive by download".

  • Setelah event Lebaran, akhir tahun juga menjadi saat dimana para pengguna internet mengirimkan kartu ucapan. Dan sudah dapat dipastikan virus ini akan bermetamorfosis menjadi kartu ucapan Natal dan Tahun Baru atau bahkan kartu ucapan Ulang Tahun, Anniversary atau perayaan lain. Sebagai informasi tambahan, selain Hallmark, virus ini juga mencatut website-website pengiriman kartu ucapan terkenal lain seperti American Greetings, Blue Mountain dan lainnya.

Jika penyebaran virus ini meluas, Vaksincom akan melakukan pengetesan lebih jauh dan membuatkan artikel mengenai virus ini karena potensi ancaman yang ditimbulkannya cukup tinggi.

 

Adapun Grafik Malware Top Indonesia untuk September - Oktober 2007 adalah seperti terlihat dalam gambar 3 dan tabel 1 dibawah ini :

Statistik Malware Indonesia September - Oktober 2007

Gambar 3, Grafik Malware Top Indonesia Sept - Okt 2007

No. Virus  Jumlah  %
1 Small    29,827 35.81%
2 Rontokbro    12,022 14.43%
3 VBTroj      9,962 11.96%
4 Viking      9,591 11.52%
5 Shur      5,824 6.99%
6 Bacalid      2,691 3.23%
7 Klez      2,631 3.16%
8 VBWorm      2,312 2.78%
9 Lightmoon      2,011 2.41%
10 Exploit        968 1.16%
11 Kespo        965 1.16%
12 Bablas        599 0.72%
13 Suspicious.Gen        412 0.49%
14 Websearch        330 0.40%
15 Smalldoor        299 0.36%
16 Yacop        287 0.34%
17 Funlove        282 0.34%
18 Dloader        247 0.30%
19 Malware        242 0.29%
20 Popcap        197 0.24%
21 Lainnya      1,591 1.91%
  Total    83,290 100.00%

Tabel 1, Top 20 Malware Indonesia

Chip Spesial Security - Oktober 2007, Test 9 antivirus Terbaik di Indonesia

Bagi anda yang tertarik pada bidang sekuriti, majalah Chip pada 5 Oktober 2007 telah menerbitkan Chip Spesial Security yang isinya mengkhususkan pada pembahasan masalah security komputer seperti Wireless Security (teknik terbaik membentengi jaringan Nirkabel anda), Internet Banking (kemudahan versus keamanan) dan satu review yang patut ditunggu-tunggu adalah Uji Perbandingan 9 Antivirus Terbaik dimana 9 merek antivirus terbaik di Indonesia seperti AVG, bitDefender, F-Prot, F-Secure, Kaspersky Antivirus, McAfee, Nod32, Norman Virus Control dan Symantec Norton Antivirus.

Siapa yang menjadi antivirus terbaik di Indonesia menurut pengetesan independen Team Chip dan berhak menggunakan logo Chip Tip Choice Security ? :).

http://forum.chip.co.id/pengumuman-global/84439-telah-beredar-chip-spesial-security.html (Cover Depan Chip Spesial Security)

http://forum.chip.co.id/images/chip/Daftar_Isi_CHIP_Spesial_Security.pdf (Daftar Isi Chip Spesial Security)

 

Salam,

Aa Tan

info@...

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851


#592 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Tue Oct 23, 2007 4:37 am
Subject: Seminar Serangan Malware 2007, Trend 2008 dan Antisipasinya, 21 Juni 2007
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2007/1007/seminar%202007.htm

Seminar Serangan Malware 2007, Trend 2008 dan Antisipasinya
21 Juni 2007, Club House Pavilion - Jakarta

Club House Pavilion Front
Foto 1, Club House Pavilion

Vaksincom kembali mengadakan seminar tahunan di bulan November 2007. Thema seminar seperti tahun-tahun sebelumnya adalah evaluasi Malware tahun 2007, Trend 2008 dan antisipasinya. Tetapi, sejalan dengan perkembangan IT di Indonesia dimana penerapan IT terhadap dunia usaha dalam arti memberikan nilai tambah / value added yang nyata terhadap dunia usaha masih rendah dan orang IT masih berada dalam dunianya sendiri. Karena itu, PT. Vaksincom dalam seminar kali ini bekerjasama dengan komunitas makan-makan dari dunia maya Jalansutra yang menurut pengamatan Vaksincom berhasil menerapkan nilai tambah IT, khususnya internet terhadap dunia nyata, yaitu komunitas makan-makan itu sendiri. Saat ini, komunitas Jalansutra memiliki member lebih dari 10.000 anggota yang tersebar di seluruh dunia dan semuanya adalah penggemar makan-makan dan jalan-jalan. Mengelola komunitas nirlaba sebesar ini dengan penambahan member rata-rata 5 member per hari memerlukan kiat tersendiri dimana banyak suka duka moderator milis yang sering di protes membernya karena harus mengakomodasi seribu satu kepentingan seperti tidak boleh berjualan, promosi terselubung dan harus menjaga etika. Karena itu salah satu pembicara tambahan yang ditampilkan dalam seminar kali ini adalah salah satu moderator milis Jalansutra Irvan Kartawiria yang akan memberikan kiat dan suka duka mengelola milis besar dan superaktif ini.

Selain itu, tentunya tidak melupakan inti dari seminar ini yaitu sekuriti maka ada satu pembawa acara seminar Harijanto Pribadi, dosen sebuah STMIK di Jakarta yang dalam kesehariannya menjadi penanggungjawab dan administrator NAP dan ISP yang memiliki cabang di Jakarta, Semarang dan Cirebon. Makanan sehari-hari administrator ISP adalah melindungi dan menjaga keamanan jaringannya dari serangan tangan-tangan jahil, salah satunya adalah Ddos yang merupakan serangan yang tidak dapat dihentikan karena umumnya server penyerang berada di luar kontrol administrator dan memang harus bisa dihadapi dengan baik oleh siapapun yang ingin eksis di dunia maya. Salah satu contoh kasus nyata yang akan dipaparkan adalah serangan Ddos terhadap satu situs lokal yang traffic Ddos bulanannya mencapai bilangan Terabyte dan hosting besar seperti Yahoo Hosting, Bluehost (yang mengklaim memiliki anti Ddos) dan beberapa hosting lokal angkat tangan atas serangan ini dan menolak hosting dengan beban Ddos sebesar itu. Artikel karya Harijanto yang sangat populer adalah "Memisahkan bandwidth lokal dan internasional menggunakan Mikrotik + Limiter" dan buku "Server Email dial up menggunakan Linux".

Onno W Purbo tentunya merupakan pembicara favorit komunitas IT Indonesia yang selalu mengingatkan peserta seminarnya untuk selalu tawakal berdoa sebelum mencoba trik-trik hacking :P. Aktivis IT level dunia yang rendah hati ini hampir setiap tahun meluangkan waktunya untuk memberikan sharing pada seminar yang diadakan oleh Vaksincom guna memberikan kontribusi atas perkembangan sekuriti di Indonesia.

Vaksinis (teknisi) dari Vaksincom Adang Juhar Taufik (Aj Tau) dan Antonius Alfons Tanujaya (Aa Tan) akan memberikan informasi teranyar dan mendalam mengenai penyebaran virus di Indonesia, baik lokal maupun internasional dan cara mengatasi dan mencegahnya. Serta tentunya evaluasi perkembangan virus di Indonesia selama tahun 2007 dimana salah satu topik panas yang akan menjadi bahasan adalah aksi virus Kespo yang menghancurkan data dan bagaimana cara mengembalikan data tersebut ditambah dengan issue-issue anyar seperti virus Postcard.exe yang berhasil menembus pertahanan administrator mailserver sekalipun sudah memblok semua lampiran email tidak hanya file eksekusi seperti .exe, .pif, .scr dll tetapi juga memblok lampiran .jpg, .zip dan .rar.

Detail Event ini adalah sebagai berikut :

Thema
Evaluasi Serangan Malware 2007, Trend 2008 dan Antisipasinya

Waktu
08.00 s/d 16.00
Rabu, 21 November 2007

Tempat
Club House Apartemen Pavilion, Jl. K.H. Mas Mansyur Kav 24, Jakarta 10220

Biaya
Rp. 380.000,- (Tiga Ratus Delapan Puluh Ribu) per peserta.
Pelunasan sebelum tanggal 10 November 2007 mendapatkan diskon Rp. 90.000,- hanya membayar Rp. 290.000,-

Jumlah Peserta
100 (seratus) peserta Maksimal.
Perhatian !! Ini bukan marketing gimmick karena Club House Pavilion hanya mampu menampung maksimal 100 peserta.

Biaya Seminar Sudah Termasuk :
- Sertifikat
- Lunch (1 kali) dan Coffee Break (2 kali) prepared by Jalansutra Community, percaya deh orang JS pasti tahu dimana ada makanan enak dan akan diboyong ke lokasi seminar
- Lisensi Norman Virus Control for Corporate network (Business Edition) untuk maksimal 50 (lima puluh) PC dalam jaringan (server dan workstation) + update definisi dan engine 1 (satu) bulan. Termasuk satu kali kunjungan support instalasi oleh Vaksinis (teknisi Vaksincom) ke kantor anda
- Doorprize by MSI dan Jamupuspo, Motherboard, MP3 Player, Healthy Food etc

Pendaftaran hubungi :
Desi atau Maharani cs@... dan info@...
Jl. Tanah Abang III / 19E - Jakarta 10160
Ph : 021 3456850 Fx : 021 3456851

Sponsor
- Official Media : Majalah Chip
- DataUtama (NAP, ISP dan Hosting)
- Alfa Artha Andaya, Distributor MSI di Indonesia
- Jamupuspo, produsen makanan kesehatan PaceTea
- Jalansutra, Komunitas Jalan-jalan dan makan-makan terbesar Indonesia

Seminar Evaluasi Virus 2007, Trend 2008 dan Antisipasinya

Gambar 1, Brosur Seminar

Club House Pavilion Tennis Court View

Foto 2, Club House Pavilion Tennis Court View

Club House Pavilion Inside View

Foto 3, Club House Pavilion Inside View

 

Salam,

Aa Tan

info@...

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851



#593 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Tue Oct 23, 2007 5:12 am
Subject: Re: Seminar Serangan Malware 2007, Trend 2008 dan Antisipasinya, 21 Juni 2007
vaksincom
Send Email Send Email
 

Mohon maaf atas kesalahan ketik.

Harusnya :

Seminar Serangan Malware 2007, Trend 2008 dan Antisipasinya

21 November 2007, Club House Pavilion

Point penting yang perlu menjadi perhatian bagi yang berminat ikut adalah :

Biaya
Rp. 380.000,- (Tiga Ratus Delapan Puluh Ribu) per peserta.
Pelunasan sebelum tanggal 10 November 2007 mendapatkan diskon Rp. 90.000,- hanya membayar Rp. 290.000,-

Jadi, daftar dan lunasi sebelum 10 November 2007.

Salam,

Alfons

--- In vaksin@yahoogroups.com, "vaksincom" <alfons@...> wrote:
>
> http://vaksin.com/2007/1007/seminar%202007.htm
>
>
> Seminar Serangan Malware 2007, Trend 2008 dan Antisipasinya
> 21 Juni 2007, Club House Pavilion - Jakarta
> [Club House Pavilion Front] Foto 1, Club House Pavilion
> Vaksincom kembali mengadakan seminar tahunan di bulan November 2007.
> Thema seminar seperti tahun-tahun sebelumnya adalah evaluasi Malware
> tahun 2007, Trend 2008 dan antisipasinya. Tetapi, sejalan dengan
> perkembangan IT di Indonesia dimana penerapan IT terhadap dunia usaha
> dalam arti memberikan nilai tambah / value added yang nyata terhadap
> dunia usaha masih rendah dan orang IT masih berada dalam dunianya
> sendiri. Karena itu, PT. Vaksincom dalam seminar kali ini bekerjasama
> dengan komunitas makan-makan dari dunia maya Jalansutra yang menurut
> pengamatan Vaksincom berhasil menerapkan nilai tambah IT, khususnya
> internet terhadap dunia nyata, yaitu komunitas makan-makan itu sendiri.
> Saat ini, komunitas Jalansutra memiliki member lebih dari 10.000
> anggota yang tersebar di seluruh dunia dan semuanya adalah penggemar
> makan-makan dan jalan-jalan. Mengelola komunitas nirlaba sebesar ini
> dengan penambahan member rata-rata 5 member per hari memerlukan kiat
> tersendiri dimana banyak suka duka moderator milis yang sering di
> protes membernya karena harus mengakomodasi seribu satu kepentingan
> seperti tidak boleh berjualan, promosi terselubung dan harus menjaga
> etika. Karena itu salah satu pembicara tambahan yang ditampilkan dalam
> seminar kali ini adalah salah satu moderator milis Jalansutra Irvan
> Kartawiria yang akan memberikan kiat dan suka duka mengelola milis
> besar dan superaktif ini.
>
> Selain itu, tentunya tidak melupakan inti dari seminar ini yaitu
> sekuriti maka ada satu pembawa acara seminar Harijanto Pribadi, dosen
> sebuah STMIK di Jakarta yang dalam kesehariannya menjadi penanggungjawab
> dan administrator NAP dan ISP yang memiliki cabang di Jakarta, Semarang
> dan Cirebon. Makanan sehari-hari administrator ISP adalah melindungi
> dan menjaga keamanan jaringannya dari serangan tangan-tangan jahil,
> salah satunya adalah Ddos yang merupakan serangan yang tidak dapat
> dihentikan karena umumnya server penyerang berada di luar kontrol
> administrator dan memang harus bisa dihadapi dengan baik oleh siapapun
> yang ingin eksis di dunia maya. Salah satu contoh kasus nyata yang akan
> dipaparkan adalah serangan Ddos terhadap satu situs lokal yang traffic
> Ddos bulanannya mencapai bilangan Terabyte dan hosting besar seperti
> Yahoo Hosting, Bluehost (yang mengklaim memiliki anti Ddos) dan beberapa
> hosting lokal angkat tangan atas serangan ini dan menolak hosting dengan
> beban Ddos sebesar itu. Artikel karya Harijanto yang sangat populer
> adalah "Memisahkan bandwidth lokal dan internasional menggunakan
> Mikrotik + Limiter" dan buku "Server Email dial up menggunakan Linux".
>
> Onno W Purbo tentunya merupakan pembicara favorit komunitas IT
> Indonesia yang selalu mengingatkan peserta seminarnya untuk selalu
> tawakal berdoa sebelum mencoba trik-trik hacking :P. Aktivis IT level
> dunia yang rendah hati ini hampir setiap tahun meluangkan waktunya untuk
> memberikan sharing pada seminar yang diadakan oleh Vaksincom guna
> memberikan kontribusi atas perkembangan sekuriti di Indonesia.
>
> Vaksinis (teknisi) dari Vaksincom Adang Juhar Taufik (Aj Tau) dan
> Antonius Alfons Tanujaya (Aa Tan) akan memberikan informasi teranyar
> dan mendalam mengenai penyebaran virus di Indonesia, baik lokal maupun
> internasional dan cara mengatasi dan mencegahnya. Serta tentunya
> evaluasi perkembangan virus di Indonesia selama tahun 2007 dimana salah
> satu topik panas yang akan menjadi bahasan adalah aksi virus Kespo yang
> menghancurkan data dan bagaimana cara mengembalikan data tersebut
> ditambah dengan issue-issue anyar seperti virus Postcard.exe yang
> berhasil menembus pertahanan administrator mailserver sekalipun sudah
> memblok semua lampiran email tidak hanya file eksekusi seperti .exe,
> .pif, .scr dll tetapi juga memblok lampiran .jpg, .zip dan .rar.
>
> Detail Event ini adalah sebagai berikut :
>
> Thema
> Evaluasi Serangan Malware 2007, Trend 2008 dan Antisipasinya
>
> Waktu
> 08.00 s/d 16.00
> Rabu, 21 November 2007
>
> Tempat
> Club House Apartemen Pavilion, Jl. K.H. Mas Mansyur Kav 24, Jakarta
> 10220
>
> Biaya
> Rp. 380.000,- (Tiga Ratus Delapan Puluh Ribu) per peserta.
> Pelunasan sebelum tanggal 10 November 2007 mendapatkan diskon Rp.
> 90.000,- hanya membayar Rp. 290.000,-
>
> Jumlah Peserta
> 100 (seratus) peserta Maksimal.
> Perhatian !! Ini bukan marketing gimmick karena Club House Pavilion
> hanya mampu menampung maksimal 100 peserta.
>
> Biaya Seminar Sudah Termasuk :
> - Sertifikat
> - Lunch (1 kali) dan Coffee Break (2 kali) prepared by Jalansutra
> Community, percaya deh orang JS pasti tahu dimana ada makanan enak dan
> akan diboyong ke lokasi seminar
> - Lisensi Norman Virus Control for Corporate network (Business Edition)
> untuk maksimal 50 (lima puluh) PC dalam jaringan (server dan
> workstation) + update definisi dan engine 1 (satu) bulan. Termasuk satu
> kali kunjungan support instalasi oleh Vaksinis (teknisi Vaksincom) ke
> kantor anda
> - Doorprize by MSI dan Jamupuspo, Motherboard, MP3 Player, Healthy Food
> etc
>
> Pendaftaran hubungi :
> Desi atau Maharani cs@... <mailto:cs@... dan
> info@... <mailto:info@...
> Jl. Tanah Abang III / 19E - Jakarta 10160
> Ph : 021 3456850 Fx : 021 3456851
>
> Sponsor
> - Official Media : Majalah Chip
> - DataUtama (NAP, ISP dan Hosting)
> - Alfa Artha Andaya, Distributor MSI di Indonesia
> - Jamupuspo, produsen makanan kesehatan PaceTea
> - Jalansutra, Komunitas Jalan-jalan dan makan-makan terbesar Indonesia
>
> [Seminar Evaluasi Virus 2007, Trend 2008 dan Antisipasinya]
>
> Gambar 1, Brosur Seminar
>
> [Club House Pavilion Tennis Court View]
>
> Foto 2, Club House Pavilion Tennis Court View
>
> [Club House Pavilion Inside View]
>
> Foto 3, Club House Pavilion Inside View
>
>
>
> Salam,
>
> Aa Tan
>
> info@... <mailto:info@...
>
> PT. Vaksincom
>
> Jl. Tanah Abang III / 19E
>
> Jakarta 10160
>
>
>
> Ph : 021 345 6850
>
> Fx : 021 345 6851
>

#594 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Mon Oct 29, 2007 5:11 am
Subject: Seminar, Workshop dan Lomba Membersihkan Virus di Yogyacomtech, 5 November 2007,
vaksincom
Send Email Send Email
 

Seminar, Workshop dan Lomba Membersihkan Virus di Yogyacomtech
5 November 2007, Yogya Expo Center - Yogyakarta

Klik disini untuk informasi Acara Seminar Tahunan PT. Vaksincom di Jakarta, Club House Pavilion, 21 November 2007.

Dalam rangka turut memeriahkan Yogyakomtek 2007, PT. Vaksincom bekerjasama dengan MSI, Elex Media Komputindo dan Wirabuana Komputer mengadakan acara Seminar, Workshop dan Lomba membersihkan virus di Yogyakomtek - Yogyakarta pada tanggal 5 November 2007. Yogyakomtek yang diadakan pada tanggal 3 - 7 November 2007 di Yogya Expo Center juga dimeriahkan dengan acara yang di koordinir oleh team Elex Media Komputindo seperti :

  • Workshop Citizen Journalism (3 November 2007)

  • Membuat blog (3 November 2007)

  • Windows & Linux Hacking (4 November 2007, biaya Rp. 50.000,-)

  • Bagaimana cara optimalkan kamera saku (4 November 2007, biaya Rp. 25.000,-)

  • Foto Digital Kreatif Photoshop Cs3 (6 November 2007, biaya Rp. 25.000,-)

  • Merancang dan membangun Hotspot (7 November 2007, biaya Rp. 50.000,-)

  • Internet Marketing dan SEO (7 November 2007, biaya Rp. 50.000,-)

Seminar, workshop dan lomba membersihkan virus Yogyacomtech Nov 2007

Dapatkan 1 (satu) buah Notebook dari MSI untuk pemenang Lomba membersihkan virus di Yogya !!

Adapun detail acara sekuriti yang akan diadakan oleh PT. Vaksincom tanggal 5 November 2007 adalah :

  1. Pukul 10.00 s/d 12.00

  • Seminar Evaluasi Malware 2007, Trend 2008 dan antisipasinya dibawakan oleh Alfons Tanujaya (Antivirus Specialist PT. Vaksincom)

  • Tips cara menangkal virus lokal dan membuat tools virus removal oleh Adang Juhar Taufik (Senior Vaksinis PT. Vaksincom) dan Yayat (Pembuat tools YAV, programmer)

  • Biaya seminar Rp. 25.000,-
    Biaya sudah termasuk Sertifikat

  1. Pukul 13.00 s/d 15.00

    • Workshop Instalasi Norman Virus Control for Corprate Network dibawakan oleh Adang Juhar Taufik.

      • Workshop ini akan memberikan cara step by step instalasi Norman Virus Control, antivirus No. 1 di Indonesia menurut pengetesan Majalah Chip Spesial Security. Sehingga seluruh komputer anda di jaringan terproteksi oleh perlindungan antivirus Norman secara otomatis dan "hanya" satu komputer yang terhubung ke internet untuk melakukan update dan komputer lainnya di intranet / jaringan akan terupdate secara otomatis dari komputer server antivirus tersebut.

      • Juga akan dipraktekkan langsung bagaimana menginstal antivirus ke seluruh komputer di jaringan tanpa harus melakukan proses instalasi manual ke setiap komputer.

      • Manajemen Antivirus Jaringan memberikan kemampuan untuk memonitor status antivirus di jaringan dan melakukan pengaturan dari server antivirus, hal ini akan meningkatkan efeisiensi dan efektivitas administrator.

      • Banyak tips juga akan diberikan seperti bagaimana membuat "Statistik" insiden virus menggunakan Norman Virus Control yang akan secara otomatis memberikan informasi virus apa saja yang menginfeksi jaringan anda, IP komputer, nama file dan user.

    • Biaya Workshop Rp. 280.000, sudah termasuk :

      • Lisensi Norman Virus Control for Corporate + update 3 (tiga) bulan untuk maksimal 50 (lima puluh) komputer dalam jaringan.

      • Sertifikat Workshop trainig sebagai Vaksinis.

      • Souvenir PT. Vaksincom, stand Handphone.

      • Manual workshop.

      • MAsing-masin petiap peserta selama workshop berhak menggunakan 1 (satu) buah PC yang terhubung ke jaringan untuk praktek langsung.

  2. Pukul 15.30 s/d 19.00

    • Lomba membersihkan virus
      Setelah sukses diadakan di Jakarta (lihat laporan event lomba Lomba membersihkan virus di JCC Jakarta http://vaksin.com/2007/0907/ICT%20Competition%202007.htm) lomba membersihkan virus kini diadakan di Yogyakarta. Dalam event ini, siapapun yang merasa dirinya jago membersihkan virus dipersilahkan datang untuk menghadapi tantangan Vaksincom membersihkan virus dari komputer yang terinfeksi virus. Tidak mau kalah dengan Jakarta, jawara lomba membersihkan virus ini akan mendapatkan hadiah langsung 1 (satu) buah Notebook MSI dari sponsor.

    • Biaya lomba membersihkan virus Rp. 50.000,- per orang.

Untuk pendaftaran lomba, silahkan hubungi :

Rudy atau Dian

Jl. Tompeyan No. 24 Telp / Fax : (0274) 521131

Otniel Telp : (0274) 557441 Fax : (0274) 484542

Wahyu, SMS : 085228867077

Yogyacomtech 3 -7 November 2007

 

Salam,

Aa Tan

info@...

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851


#595 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Mon Oct 29, 2007 8:36 am
Subject: Ancient Art of Spam 29 Oktober 2007, Artikel Majalah Chip Juni 2007
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2007/1007/Ancient%20art%20of%20spam.htm

Ancient Art of Spam
      
29 Oktober 2007

Artikel Majalah Chip Juni 2007

Email dapat dikatakan sebagai killer application di dunia internet, layaknya SMS di dunia seluler, penetrasinya sangat luarbiasa dan hampir setiap penguna internet memiliki dan memiliki minimal satu email sebagai alat komunikasi. Dari sudut kecanggihan, banyak aplikasi lain yang jauh lebih canggih dari email, seperti website (blog), forum, Instant Messenger dan VOIP. Tetapi karena kemudahan dan penetrasi email yang sangat tinggi terhadap pengguna internet dan keterbatasannya yang terkadang malah menjadi kelebihannya, maka posisi email tidak tergantikan dan penetrasinya makin hari makin tinggi. Tetapi tidak dapat dipungkiri, kepopuleran email tentunya mengundang pihak-pihak yang ingin menyalahgunakan email ini untuk kepentingannya, seperti menyebarkan virus dan spam. Jika masalah virus dapat dikatakan sebagai masalah yang "terutama" dialami oleh pengguna OS Windows, masalah spam notabene menjadi ancaman bagi semua OS, tidak perduli anda menggunakan Windows, Linux, Macintosh atau OS apapun, siapapun yang bisa menerima email akan menerima spam.

Spam tidak memberikan ancaman secara langsung seperti merusak sistem komputer atau data seperti virus, tetapi secara nyata spam menyebabkan pemborosan luar biasa pada bandwidth dan sumber daya untuk mengelola spam ini. Pada kasus tertentu spam dapat menyebabkan kerugian finansial secara lagnsung jika digabungkan dengan aktivitas phishing.

Catch All Account

Jika anda administrator domain mailserver, ada suatu pilihan menarik yang dapat anda lakukan dalam melakukan setting mailserver anda. Catch All. Dengan fasilitas Catch All, semua email yang masuk ke domain anda akan diterima baik yang ditujukan ke alamat yang valid maupun yang tidak. Apa tujuan dari pengaktifan Catch All ini ? Tujuannya adalah agar semua email yang ditujukan ke alamat domain anda dapat diterima dengan baik dan diteruskan ke alamat yang telah ditentukan (biasanya alamat administrator mail server), termasuk alamat email yang salah atau typo. Misalnya domain anda hanya memiliki email di sales@..., tetapi terkadang pelanggan salah mengirimkan ke marketing@... atau secara tidak sadar salah ketik saels@.... Jika anda tidak mengaktifkan Catch All, maka email ke dua alamat ini tidak akan pernah anda terima, bagi orang marketing, hal ini tentu merupakan kehilangan peluang yang besar sehingga mereka akan memilih untuk menerima saja semua email yang masuk ke domainnya. Tetapi, tujuan yang baik di tangan orang yang jahat malah menjadi bencana. Vaksincom pernah mengaktifkan fasilitas Catch All ini dan akibatnya, setiap hari email yang diterima jumlahnya puluhan ribu dan dalam waktu 3 minggu kuota mailbox melewati 2 GB. Selidik punya selidik, ternyata hal tersebut diakibatkan oleh account Catch All yang membengkak dan konyolnya 99 % dari email yang masuk ke account Catch All tersebut adalah SPAM.

Rupanya para spammer melakukan dictionary attack dalam mengirimkan spam. Jadi setiap kali mendapatkan satu domain yang aktif, maka secara spammer akan membuat koleksi email ke domain tersebut dan mengirimi alamat-alamat yang umum digunakan oleh suatu domain dan membomnya dengan spam. Bagi spammer, bandwidth bukan merupakan persoalan baginya karena komputer yang digunakan untuk spam adalah komputer orang lain yang berhasil dikuasainya secara remote setelah terinfeksi virus.

Open Relay

Sebenarnya sudah banyak sekali usaha yang dilakukan oleh perusahaan antispam untuk mengatasi penyebaran spam dan salah satu inisiatif yang berhasil menekan angka spam dengan cukup signifikan (pada waktu itu) adalah membuat daftar mailserver Blacklist. Seperti kita ketahui, adalah "terlarang" bagi setiap pembuat mailserver untuk membuka akses "open relay for public" di mailservernya karena hal ini akan disalahgunakan oleh spammer untuk mengirimkan spam menggunakan mailserver tersebut. Dan sekali mailserver tersebut mengirimkan spam dan terdeteksi oleh perusahaan antispam dan IP mailserver tersebut dimasukkan dalam daftar blacklist, jangan harap mailserver anda bisa mengirimkan email lagi karena mailserver lain akan menolak semua email dari IP mailserver anda kecuali IP mailserver anda dicabut dari blacklist. Strategi ini kelihatannya efektif dan tidak terpatahkan yah J, tetapi sayangnya yang menjadi lawan dari perusahaan antispam ini adalah spammer yang juga ahli komputer sehingga spammer lalu mencari cara untuk mengalahkan perlindungan ini. Dan kabar buruknya, beberapa tahun terakhir ini cara melindungi spam dengan blacklist sudah sangat menurun efektivitasnya.

 Tanya kenapa ??

Dalam perkembangan terbaru, ternyata spammer berkolaborasi dengan pembuat virus dalam menyebarkan spam. Jadi, komputer yang terinfeksi oleh virus dikuasai secara remote oleh spammer melalui virus lalu komputer tersebut digunakan sebagai mailserver untuk menyebarkan spam. Jika alamat IP komputer yang terinfeksi virus dan menyebakran spam ini diblok oleh Blacklist, maka spammer langsung menggunakan alamat IP lain karena penyebaran virus yang luarbiasa tinggi dengan korban mencapai ratusan ribu, maka jumlah komputer yang bisa digunakan untuk menyebarkan spam ini sangat luarbiasa banyaknya. Jika IP komputer yang terinfeksi virus di blok, yang kerepotan bukan spammer, tetapi pemilik IP tersebut, yang setelah diteliti ternyata adalah IP-IP komputer yang memiliki koneksi broadband (Adsl, Cable, Leasedline dst) dan rata-rata merupakan IP milik ISP. Jadilah ISP yang kemudian adminnya kerepotan melakukan permintaan ke Blacklist untuk mengeluarkan IP yang dimilikinya dari daftar Blacklist supaya IP tersebut dapat mengirimkan email kembali. Sebaliknya spammer dengan santainya tinggal memliih IP baru yang lain untuk melakukan spam. 

Spoofing mail address

Salah satu "dosa" besar dari aplikasi email adalah tidak adanya perlindungan terhadap pemalsuan alamat email pengirim, jadi setiap pengirim email dapat memalsukan alamat email pengirim dan hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh spammer. Jadi siapapun dapat mengirimkan email dengan alamat pengirim billgates@.... Hal ini di eksploitasi dengan maksimal oleh spammer sehingga perlindungan Blacklist dan Whitelist menjadi kurang efektif mengatasi spoofing email address.

Image Based Spam

Salah satu teknologi utama yang digunakan oleh perusahaan antispam adalah dengan mendeteksi isi email dan mengkategorikannya sebagai spam jika mengandung kata-kata tertentu seperti Viagra, XXX, Xanax dan seterusnya. Hal ini juga diatasi oleh spammer dengan mengirimkan spam di email dalam bentuk gambar. Antispam tidak mau kalah dengan menggunakan program OCR (Onscreen Character Recognition) untuk menscan isi gambar dan memblok spam, tetapi spammer kembali membalas dengan mengaburkan tulisan dan memberikan garis-garis pengaman pada gambar spamnya (seperti pengamanan yang dilakukan pada kertas uang). Tidak cukup sampai disana, spammer yang teranyar kini melakukan pemotongan pada gambar2 pesan spamnya dan diacak sehingga ketika di scan OCR tidak akan terdeteksi sebagai spam tetapi ketika sampai ke penerima email, gambar-gambar acak tersebut secara otomatis akan menyusun dirinya menjadi satu dan dapat terbaca dengan baik oleh penerima spam. Beberapa spammer bahkan sekarang mengupload potongan-potongan spamnya dalam website dan ketika email spam datang secara otomatis potongan gambar-gambar yang disimpan di beberapa website akan di download dan digabungkan menjadi satu gambar spam. 

Image Based Spam

Gambar 1, Contoh Image Based Spam

Challenge

Pengamanan lain yang umum digunakan oleh antispam adalah dengan melakukan challenge. Jadi, pertama kali anda mengirimkan email, secara otomatis email tersebut akan ditunda dan pengirim email akan menerima email konfirmasi (challenge) apakah benar anda telah mengirimkan email. Jika benar, anda harus membalas email challenge tersebut dan email anda akan dimasukkan ke dalam whitelist. Tetapi metode ini memiliki kelemahan seperti merepotkan jika harus melakukan konfirmasi membalas email challenge, bagaimana kalau email challenge ini malah masuk ke spam mailbox atau tidak diterima dengan baik ? Bagaimana kalau alamat email yang telah di approve tersebut di spoof ?

 

Salam,

Aa Tan

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851

#596 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Wed Nov 14, 2007 5:48 am
Subject: Ddos ?? Seminar Serangan Malware 2007, Trend 2008 dan Antisipasinya
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://www.vaksin.com/2007/1107/t-seminar 2007.htm

Info Seminar Seminar Serangan Malware 2007, Trend 2008 dan Antisipasinya
21 November 2007, Club House Pavilion - Jakarta

Berapa biaya yang anda perlukan untuk menghadapi serangan DDos terhadap ISP dan korporat besar ? Gunakan Firewall dan anti DDos seharga US $ 10.000 ? US $ 50.000 ? Anda akan terkejut jika mendapati bahwa solusi hardware dan software yang sangat handal sebagai perangkat anti Ddos untuk menghadapi Ddos kelas Terabyte per bulan hanya membutuhkan biaya kurang dari Rp. 10.000.000,-. Perpaduan Mikrotik dan Linux server sebagai Honeypot dapat menyelamatkan bisnis dan kantong anda dan solusi ini terbukti live sampai hari ini.

Ingin tahu lebih jauh ?

Harijanto Pribadi, dosen sebuah STMIK di Jakarta yang dalam kesehariannya menjadi penanggungjawab dan administrator NAP dan ISP yang memiliki cabang di Jakarta, Semarang dan Cirebon. Makanan sehari-harinya adalah melindungi dan menjaga keamanan jaringannya dari serangan tangan-tangan jahil, salah satunya adalah Ddos yang merupakan serangan yang tidak dapat dihentikan karena umumnya server penyerang berada di luar kontrol administrator dan memang harus bisa dihadapi dengan baik oleh siapapun yang ingin eksis di dunia maya. Salah satu contoh kasus nyata yang akan dipaparkan adalah serangan Ddos terhadap satu situs antivirus lokal yang traffic Ddos bulanannya mencapai bilangan Terabyte dan hosting besar seperti Yahoo Hosting, Bluehost (yang mengklaim memiliki anti Ddos) dan beberapa hosting lokal angkat tangan atas serangan ini dan menolak hosting dengan beban Ddos sebesar yang mencapai beberapa TeraByte per bulan.

Artikel karya Harijanto yang sangat populer adalah "Memisahkan bandwidth lokal dan internasional menggunakan Mikrotik + Limiter" dan buku "Server Email dial up menggunakan Linux".

Selain itu, Pakar Kuliner dari Jalansutra yang menjadi penyedia konsumsi tidak mau kalah dan unjuk gigi dengan menampilkan makanan terbaik untuk Coffee Break dan Makan siang sebagai berikut :

Aneka roti tua dari Tan Ek Tjoan
Tan Ek Tjoan adalah salah satu roti klasik di Jakarta, diedarkan oleh puluhan penjaja bersepeda atau bergerobak dorong kaca. Toko roti ini telah puluhan tahun berjualan dan kualitas roti yang dihasilkan sangat konsisten. Disajikan pada pagi hari untuk pengganjal perut peserta seminar yang belum sarapan.

Kopi Aroma Bandung
Aroma adalah salah satu roaster tua yang tetap konsisten di jalurnya. Dipegang oleh generasi kedua, Aroma membanggakan proses penyimpanan kopinya selama beberapa tahun sebelum proses penggorengan dan proses penggorengannya masih menggunakan kayu karet. Disajikan dalam bentuk kopi tubruk, Espresso, Americano dan Cappuccino.
Selain kopi juga akan disajikan Tehi Hitam dari salah satu perkebunan teh terbaik di Indonesia.

Asinan Bonbin
Asinan dari Cikini ini secara pakem bisa diklasifikasikan sebagai asinan Jakarta. Asinan segar dengan irisan sayur asin, timun, langkio, kol, kerupuk mie dan taburan kacang ini dijamin membangkitkan selera mereka yang memakannya.

Sop Kaki Sapi Tanah Abang (dan daging)
Sop kaki sapi ini dipilih karena kuahnya yang mantap serta potongan daging dan irisan kaki sapinya yang bersih nan lembut namun tidak lembek. Sop Kaki Sapi ini menjadi unik karena disajikan dengan acar berbentuk asinan kol, membalance gurihnya sop ini.

Nasi Uduk Jeng Qumay Cinere

Gado-gado Bonbin

Es Cincau dan Jahe Cikini

Aneka Kue Tradisional dari petak 9 

Semuanya ini dipersembahkan oleh Vaksincom hanya untuk anda, pelanggan korporat dan komunitas IT Indonesia. Onno W. Purbo, Irvan Kartawiria, Adang Juhar Taufik dan Alfons Tanujaya juga akan memberikan presentasi yang tidak kalah menghebohkan. Tempat terbatas hanya untuk 100 orang. Saat ini telah terisi 60 peserta yang sudah membayar.

Detail Event ini adalah sebagai berikut :

Thema
Evaluasi Serangan Malware 2007, Trend 2008 dan Antisipasinya

Waktu
08.00 s/d 16.00
Rabu, 21 November 2007

Tempat
Club House Apartemen Pavilion, Jl. K.H. Mas Mansyur Kav 24, Jakarta 10220

Biaya
Rp. 380.000,- (Tiga Ratus Delapan Puluh Ribu) per peserta.
Pelunasan sebelum tanggal 10 November 2007 mendapatkan diskon Rp. 90.000,- hanya membayar Rp. 290.000,-

Jumlah Peserta
100 (seratus) peserta Maksimal.
Perhatian !! Ini bukan marketing gimmick karena Club House Pavilion hanya mampu menampung maksimal 100 peserta.

Biaya Seminar Sudah Termasuk :
- Sertifikat
- Lunch (1 kali) dan Coffee Break (2 kali) prepared by Jalansutra Community, percaya deh orang JS pasti tahu dimana ada makanan enak dan akan diboyong ke lokasi seminar
- Lisensi Norman Virus Control for Corporate network (Business Edition) untuk maksimal 50 (lima puluh) PC dalam jaringan (server dan workstation) + update definisi dan engine 1 (satu) bulan. Termasuk satu kali kunjungan support instalasi oleh Vaksinis (teknisi Vaksincom) ke kantor anda
- Doorprize by MSI dan Jamupuspo, Motherboard, MP3 Player, Healthy Food etc

Pendaftaran hubungi :
Desi atau Maharani cs@... dan info@...
Jl. Tanah Abang III / 19E - Jakarta 10160
Ph : 021 3456850 Fx : 021 3456851

Transfer pembayaran ke :
BCA Tanah Abang II
A/C : 654 033 9251
A/N : PT. Vaksincom

Sponsor
- Official Media : Majalah Chip
- DataUtama (NAP, ISP dan Hosting)
- Alfa Artha Andaya, Distributor MSI di Indonesia
- Jamupuspo, produsen makanan kesehatan PaceTea
- Jalansutra, Komunitas Jalan-jalan dan makan-makan terbesar Indonesia

Seminar Evaluasi Virus 2007, Trend 2008 dan Antisipasinya

Brosur Seminar

 

Salam,

Aa Tan

info@...

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851



#597 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Mon Nov 19, 2007 5:54 am
Subject: Moontox Bro, Rontokbro yang “montok” dan “cinta” Indonesia
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://www.vaksin.com/2007/1107/moontox-bro.htm

Worm.VBWorm.NUJ          19 November 2007

Moontox Bro, Rontokbro yang "montok" dan "cinta" Indonesia

 

By: Hacker/Cracker Indonesia ]
---- Paraysutki #VM Community ----
[ SEND TO MALAYSIA/AUSTRALIA

 

Hentikanlah kebobrokan kalian --
Apa kalian tau rasanya menjadi manusia yang sia-sia?
Apa kalian tau rasanya setiap saat dihina dan tidak mampu merasakan kesenangan kalian?
Apa kalian tau betapa sakitnya kami (TKI) yang disiksa dan di perlakukan seperti binatang oleh majikan kalian? ditendang,dipukuli,dicaci maki,dihina,tidak digajih,dan pulang dengan anggota tubuh yg cacat? itulah yang kami dapatkan sehari-hari selama bekerja di sana
Aku yakin selama hidup kalian tidak pernah sedikitpun merasakan rasa sakit itu?

Wahai kalian yang ada di bumi ini
Kalian yang telah memojokanku dan Kalian yang telah merusak semua kesenanganku
Kalian hanya melihatku sebagai anak yang menyedihkan yang harus kalian singkirkan
kalian hanya memberiku satu-satunya jalan untuk membalas keputusan yang telah kalian buat

...Terima kasih...
kini kalian akan melihat darah di kedua tanganmu yang tak akan pernah bisa di bersihkan
dan kini aku akan hadir membangkitkan generasi yang lemah dan tak berdaya untuk melawan
!!!
Bangkitlah Indonesia Raya, Bangsa dan Tanah Airku !!!

 

JIka di layar pc anda muncul sebuah jendela Internet Explorer dengan judul berwarna merah MONTOX BRO [B-2] (lihat gambar 1), sebaiknya anda berhati-hati, virus ini dapat menyebabkan komputer menjadi lambat dan banyak melakukan perubahan di system registry Windows. Selain itu virus ini akan berupaya untuk menyebarkan dirinya melalui email. Bagi Anda yang sudah terinfeksi virus ini jangan mencoba untuk menjalankan file "Baca_Gue_Goblok.bat" karena berisi perintah untuk format drive selain drive C.

 

Gambar 1, Pesan yang ditampilkan oleh VBWorm.NUJ saat pc dinyalakan

 

Dilihat dari Script yang ada kemungkinan besar virus ini berasal dari kota Palangkaraya dan sudah menelurkan 3 varian. Isi dari virus ini lebih ditunjukan kepada komunitas pembuat virus Brontok serta berisi kecaman terhadap beberapa negara, salah satunya adalah negara yang sering mengklaim produk budaya Indonesia sebagai miliknya.

 

Virus ini dapat menyebar dengan suskes di kota Palangkaraya dan mulai merambah ke kota-kota lainnya. Virus ini mempunyai ukuran file sekitar 49 KB dan dibuat dengan menggunakan program bahasa "Visual Basic" dan menggunakan icon Folder. Norman Virus Control mendeteksi virus ini sebagai VBWorm.NUJ (lihat gambar 2 dibawah ini).

Gambar 2, Norman mendeteksi MoontoxBro sebagai Worm.VBWorm.NUJ

 

File induk VBWorm.NUJ

Sebagai upaya untuk menjaga eksistensinya, VBWorm.NUJ akan mencoba untuk membuat beberapa file induk, file ini akan mempunyai ciri-ciri:

 

  • Menggunakan icon "Folder"
  • Ukuran file 49 KB
  • Ekstensi EXE
  • Type File "Application", tetapi jika file tersebut sudah menginfeksi komputer maka virus ini akan merubah type file dari "Application "menjadi "File Folder"

 

Berikut beberapa file induk yang akan dibuat oleh VBWorm.NUJ

  • C:\Windows\services.exe è file ini akan aktif di memori
  • C:\Dokument penting
    • program-software.exe è aktif di memori
    • My Download.exe èaktif di memori
    • Music Indo.exe è aktif di memori
  • C:\Dokument penting

-       Data Word.exe

-       kumpulan Film porno.exe

-       My Photo.exe

-       Photo-photo Porno.exe

  • C:\mesage from indonesia.htm èakan di tampilkan setiap kali komputer dinyalakan
  • C:\Indonesia-Raya.mid è berisi lagu kebangsaan Indonesia Raya
  • C:\send to hell.vbs èscript untuk  mengirimkan dirinya melalui Outlook
  • C:\Baca_GUe_Goblok.cmd è berisi script untuk Format hard Disk (selain driveC:\)
  • C:\Autorun.exe  dan autorun.inf è untuk menyebarkan dirinya secara otomatis setiap kali akses ke Folder atau ke Flash Disk (file ini akan dibuat disemua drive)

 

Catatan:
Untuk folder "Dokument Penting" beserta isinya akan dibuat disetiap Drive termasuk dimedia "Flash Disk" hal ini digunakan sebagai upaya untuk menyebarkan dirinya.

 

Pada saat VBWorm.NUJ tersebut aktif maka secara otomatis akan mencoba untuk mengirimkan dirinya dengan memanfaatkan auto send program Microsoft Outlook, perhatikan gambar dibawah ini : (lihat gambar 3)

 

Gambar 3, Pesan yang ditampilkan VBWorm.NUJ pada saat akan mengirimkan email virus

 

Metode virus lokal ini menyebarkan dirinya menggunakan autosend dari Outlook membatasi penyebarannya, khususnya jika korbannya tidak menggunakan Outlook atau menggunakan webmail seperti di warnet atau komputer lab. Beda dengan virus mancanegara yang mampu menggunakan SMTP server sendiri dalam mengirimkan dirinya sehingga tidak tergantung pada mail client. Dalam hal ini terlihat perbedaan pandangan / kemampuan programmer Indonesia dalam hubungan dengan infrastruktur internet yang kelihatannya masih kalah dibadingkan dengan programmer luar yang cukup fasih dalam mengeksploitasi infrastruktur internet untuk penyebaran dirinya.

 

Aktif pada "Safe Mode" dan "Safe Mode with Command Prompt"

Agar VBWorm.NUJ dapat aktif setiap kali komputer dinyalakan, ia akan membuat string pada registry berikut :

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
    • GoToHell = C:\Send To Hell.vbs
    • indoHack = C:\Dokument Penting\My Download.exe
    • indosoft = C:\Dokument Penting\Program-Software.exe
    • message = C:\Message From Indonesia.htm
    • paraycity = C:\Dokument Penting\Music Indo.exe

 

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\AeDebug
    • debugger = C:\WINDOWS\service.exe

 

Selain aktif pada mode "Normal" VBWorm.NUJ juga akan mencoba untuk aktif pada mode "safe mode", untuk memastikan dirinya dapat aktif pada mode"safe mode" ini, ia akan membuat string  pada registry berikut:

 

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
    • System = C:\WINDOWS\service.exe
    • Userinit =

C:\WINDOWS\system32\userinit.exe,C:\WINDOWS\service.exe

 

Agar VBWorm.NUJ terkesan susah dibersihkan, VBWorm.NUJ juga akan mencoba untuk atif pada mode "safe mode with command prompt" dengan membuat string pada registry berikut:

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot
    • AlternateShell = cmd.exe C:\Dokument Penting\My Download.exe
  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot
    • AlternateShell = cmd.exe C:\Dokument Penting\My Download.exe
  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet003\Control\SafeBoot
    • AlternateShell = cmd.exe C:\Dokument Penting\My Download.exe

 

VBWorm.NUJ juga akan mencoba untuk menumpang pada setiap file executable (exe/com/bat/pif/scr/lnk) dengan membuat string pada regsitry berikut dengan tujuan agar setiap kali user mencoba untuk menjalankan executable tersebut maka secara otomatis akan mengaktifkan dirinya dengan menjalankan file "C:\Windows\service.exe".

 

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\comfile\shell\open\command
    • Default = "C:\WINDOWS\service.exe" "%1" %*
  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\piffile\shell\open\command
    • Default = "C:\WINDOWS\service.exe" "%1" %*
  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\batfile\shell\open\command
    • Default = "C:\WINDOWS\service.exe" "%1" %*
  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\scrfile\shell\open\command
    • Default = "C:\WINDOWS\service.exe" "%1" %*
  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\lnkfile\shell\open\command
    • Default = "C:\WINDOWS\service.exe" "%1" %*

 

Mengganti Task Manager, Regedit dan Solitaire dengan game FreeCel

Untuk menjaga eksistensinya, VBWorm.NUJ akan mencoba untuk blok beberapa fungsi Windows seperti Folder Option/regedit/maupun Task Manager dengan menggantinya dengan program game seperti yang pernah dilakukan oleh varian FaceCool, untuk melakukan hal tersebut VBWorm.NUJ akan mencoba untuk membuat string pada registry berikut :

 

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit.exe

-       debugger = C:\WINDOWS\system32\freecell.exe (lihat gambar 4)

 

Gambar 4, Game "FreeCell" sebagai pengganti Regedit"

 

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\rstrui.exe

-       debugger = C:\WINDOWS\system32\sol.exe (lihat gambar 5)

 

Gambar 5, Game "Solitaire" sebagai pengganti System Restore"

 

 

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\taskmgr.exe

-       debuger = C:\WINDOWS\system32\spider.exe (lihat gambar 6)

 

Gambar 6, Game "Spider" sebagai pengganti task manager"

 

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\Installer

-       DisableMSI =1

-       LimitSystemRestoreCheckpointing = 1

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows NT\SystemRestore

-       DisableConfig

-       DisableSR

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\SystemRestore

-       DisableCOnfig = 1

-       DisableSR = 1

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer

-       NoFolderOptions

-       NORun

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\system

-       DisableRegistryTools

-       DisableTaskMgr

  • HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

-       NoFolderOption

-       NoRun

  • HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System

-       DisableRegistryTools

-       DisabletaskMgr

·         HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

-       Hidden = 0

-       HideFileExt = 1

-       ShowSuperHidden = 0

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\NOHIDDEN

-       text = @shell32.dll,-30501

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL

-       text = @shell32.dll,-30500

 

Blok Website security

VBWorm.NUJ akan mencoba untuk melakukan blok terhadap website security dengan merubah file Host Windows yang berada dilokasi "C:\WINDOWS\system32\drivers\etc\Host" (lihat gambar 7). Metode ini cukup mengkhawatirkan karena jika digabungkan dengan teknik Phishing akan mampu menjadi rekayasa sosial yang mampu mengelabui pengguna internet banking. Sekalipun yang dilengkapi dengan pengamanan Token / kalkulator PIN.

 

Gambar 7, URL yang akan diblok oleh VBWorm.NUJ

 

Pesan dari pembuat virus  

Salah satu aksi yang aka dilakukan oleh VBWorm.NUJ adalah akan menampilkan sebuah kendela Internet Explorer setiap kali komputer dinyalakan dengan menjalankan file C:\Message From Indonesia.htm yang diiringingi dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

 

Berikut petikan pesan yang akan ditampilkan dari Internet Explorer

 

Untuk melakukan hal ini, VBWorm.NUJ akan mencoba untuk membuat string pada registry berikut:

 

·         HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main

o    Start Page = C:\Message From Indonesia.htm

 

VBWorm.NUJ juga akan mencoba untuk merubah nama perusahaan dan nama pemilik Windows dengan membuat string pada registry berikut:

 

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\DESCRIPTION\System\CentralProcessor\0

o    ProcessorNameString = Core 2 Duo Extreme

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion

o    RegisteredOrganization = Paraysutki #VM Community

o    RegisteredOwner = W32.Moontox.Bro [B-2]

o    ProductId = Hacker@Cracker@Indonesia

 

File Exe berubah menjadi File Folder

VBWorm.NUJ tidak akan membuat file duplikat tetapi, ia pandai memanipulasi setiap file exe (aplikasi) yang tidak berbahaya seolah-olah merupakan file virus, dengan cara merubah type file dan informasi dari file exe tersebut menjadi "File Folder" hal ini lah yang justru akan membahayakan user, apalagi untuk user awam sehingga user (yang tidak menggunakan antivirus) dengan sengaja akan menghapus file tersebut termasuk file yang sebenarnya bukan file virus, karena seperti yang kita tahu bahwa sebuah folder tidak akan mempunyai ukuran, celah ini lah yang akan dimanfaatkan oleh pembuat virus VBWorm.NUJ, perhatikan gambar 8 dan 9 dibawah ini

 

Rectangular Callout: File asli yang sudah diubah type filenya manjadi

Gambar 8, File .exe yang diubah iconnya oleh VBWorm.NUJ sehingga dikira virus (sebenarnya bukan file virus)

 

Rectangular Callout: File Virus (mempunyai ukuran 49 KB)

Gambar 9, File induk Virus (berukuran 49 KB)

 

Untuk melakukan hal tersebut, VBWorm.NUJ akan membuat string pada registry berikut:

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\exefile

            - Default = file folder

            - InfoTip = file folder

            - NeverShowExt

            - TileInfo = file folder

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\exefile\DefaultIcon

-       Default = %SystemRoot%\System32\shell32.dll,4

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\Directory

-       AlwaysShowExt = FIle Folder

-       InfoTip = File Folder

-       NeverShowExt = File Folder

 

VBWorm.NUJ juga akan membut string pada registry berikut:

 

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MSIServer

-       Description = !!! Sory ya Ngk boleh buka Aplication Microsoft (.msi) Kecuali buka Executable (.exe) !!!

-       imagePath = Go To Vagina

-       ObjectPath = Dasar Buaya Darat

-       DisplayName = WIndows Installer

-       start = 4

-       type = 4

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wscsvc

-       description = !!! Maaf yee Fitur Security Center gue Non aktifkan dulu...biar aman !!!

-       imagepath= Go To Mak Erot

-       objectpath = LocalMoontox

-       DisplayName =Security Center

-       start = 4

-       type = 4

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Alerter

-       description = !!! Hi..hi..hi biar ngak ketauan gue non aktif aja fitur ini (:-p) wee !!!

-       imagepath = Mulutmu Harimaumu

-       objectpath = Mulutmu Harimaumu

-       DisplayName = Alerter

-       DependOnService = LanmanWorkstation

-       start = 4

-       type = 4

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\RemoteRegistry

-       Start = 4

-       Type = 4

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\ansavgd

-       Description = !!! ANSAV kga Mempan sama Moontox Bro (>_<)

-       Imagepath = Go To Mak Erot

-       ObjectName = !!! Kasian Dech lo, Cape dech !!!

-       start = 4

-       type = 4

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\srservice

-       Description = !!! Tak akan kubiarkan kau mengembalikan keadaan !!!

-       Display name = System Restore Service

-       imagepath = %SystemRoot%\System32\svchost.exe -k netsvcs (ok)

-       start = 4

-       stop = 4

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\srservice\Parameters

-       ServiceDll = C:\WINDOWS\service.exe

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Ole

-       EnableRemoteConnect = N

 

Menyebar melalui Flash Disk/Email

Sebagai media penyebaran, VBWorm.NUJ akan mencoba untuk menggunakan media Flash Disk dengan menggunakan fasilitas Autoplay dengan terlebih dahulu akan membuat file Autorun.inf dan folder "Dokument Penting" dengan nama file berikut:

  • C:\Dokument penting
    • program-software.exe
    • My Download.exe
    • Music Indo.exe
    • Data WOrd.exe
    • kumpulan Film porno.exe
    • My Photo.exe
    • Photo-photo Porno
  • C:\Autorun.exe
  • C:\Autorun.inf

 

Untuk mempercepat jangkauan penyebarannya, VBWorm.NUJ akan menggunakan internet dengan memanfaatkan Email. Untuk  mengirimkan dirinya melalui email ini VBWorm.NUJ akan mencoba untuk menjalankan script yang ada pada file C:\Send To Hell.vbs, sayangnya virus ini masih menggunakan SMTP dari komputer yang terinfeksi hal secara terus menerus akan mengakses program Outlook (perhatkan gambar dibawah).

 

Berikut contoh email yang akan dikirim oleh VBWorm.NUJ

 

To : acak

Attachment : C\Dokument Penting\Kumpulan Film Porno.exe

Body : Nieh saya beri koleksi Video Porno gue

Subject :Film Porno geratis

 

Format Drive

Hati-hati jika komputer Anda sudah terinfeksi VBWorm.NUJ, sebaikya hapus file C:\Baca_Gue_Goblok.bat, karena script ini berisi perintah untuk format Drive selain Drive C:\, perhatikan gambar 10 dan 11 dibawah ini:

 

Gambar 10, Perintah tersembunyi format harddisk dalam file Baca_Gue_Goblok.bat

 

Gambar 11, Perintah tersembunyi dalamm file Baca_Gue_Goblok.bat (jika dijalankan)

 

Cara membersihkan VBWorm.NUJ

 

1.     Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan

2.     Matikan proses virus yang aktif dimemori. Untuk mematikan proses virus ini anda dapat menggunakan tools killvb, silahkan download tools tersebut pada link http://www.compactbyte.com/brontok/killvb.zip.

3.     Hapus registry yang dibuat oleh virus. Untuk mempercepat proses penghapusan silahkan salin script dibawah ini pada program "Notepad" kemudian simpan dengan nama repair.vbs, jalankan file tersebut

 

Dim oWSH: Set oWSH = CreateObject("WScript.Shell")

on error resume Next

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\batfile\shell\open\command\","""%1"" %*"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\comfile\shell\open\command\","""%1"" %*"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\exefile\shell\open\command\","""%1"" %*"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\piffile\shell\open\command\","""%1"" %*"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command\","""%1"" /S"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\regfile\shell\open\command\","regedit.exe %1"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\lnkfile\shell\open\command\","""%1"" %*"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\exefile\DefaultIcon\","%1"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\exefile\infotip","prop:FileDescription;Company;FileVersion;Create;Size"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\exefile\TileInfo","prop:FileDescription;Company;FileVersion"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden\type
","checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\ShowSuperHidden","0x00000000"

oWSH.Regwrite "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main\Start page","About:blank"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\AeDebug\debugger",""

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\exefile\","Application"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\scrfile\","Screen Saver"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot\AlternateShell","cmd.exe"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot\AlternateShell","cmd.exe"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet003\Control\SafeBoot\AlternateShell","cmd.exe"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\AlternateShell","cmd.exe"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\Shell","Explorer.exe"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\
CurrentVersion\RegisteredOrganization","Organization"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\
RegisteredOwner","Owner"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\ProductId","Your ID"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\System","0"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\AeDebug\debugger","0"

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows NT\SystemRestore\")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\Installer\DisableMSI")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\Installer\
LimitSystemRestoreCheckpointing")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Nofind")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoRun")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\DisableMSI")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoClose")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\NORun")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableTaskMgr")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\WinOldApp\")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableTaskMgr")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\Run\")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableCMD")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\
System\NoDispApprearancePage")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\WinOldApp\")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\exefile\NeverShowExt")

oWSH.RegDelete("HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\NeverShowExt")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\policies\Microsoft\system\DisableCMD")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Msconfig.exe\")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit.exe\")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cmd.exe\")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\taskmgr.exe\")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cmd.exe\")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit32.exe\")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\RegistriEditor.exe")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\rstrui.exe\")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\GoToHell")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\IndoHack")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\INdosoft")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\massage")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\parayCity")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Ole\EnableRemoteConnect")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\ansavgd")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\Directory\NeverShowExt")

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\HideFileExt\type","Checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden\type","Checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\HideFileExt\text","Hide file extentions for known file types"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden\Text","Hide protected operating system files (recommended)"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MSIServer\Description","Adds, modifies, and removes applications provided as a Windows Installer (*.msi) package. If this service is disabled, any services that explicitly depend on it will fail to start."

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MSIServer\ImagePath","C:\WINDOWS\system32\msiexec.exe /V"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MSIServer\ObjectName","LocalSystem"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wscsvc\Description","Monitors system security settings and configurations."

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wscsvc\ImagePath","%SystemRoot%\System32\svchost.exe -k netsvcs"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wscsvc\ObjectName","LocalSystem"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Alerter\Description","Monitors system security settings and configurations."

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Alerter\ImagePath","%SystemRoot%\System32\svchost.exe -k netsvcs"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Alerter\ObjectName","LocalSystem"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\srservice\Description","Performs system restore functions. To stop service, turn off System Restore from the System Restore tab in My Computer->Properties"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\srservice\Parameters\ServiceDll",
"C:\WINDOWS\system32\srsvc.dll"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\Directory\AlwaysShowExt",""

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\Directory\InfoTip","prop:DocComments"

 

4.     Hapus file induk yang dibuat oleh virus disemua drive termasuk flash disk dengan terlebih dahulu menampilkan file/folder yang sudah disembunyikan.

 

Jika menu "Folder Options" masih belum muncul, Log off komputer terlebih dahulu kemudian login ulang. Setelah menu "Folder Options" muncul, baru munculkan file/folder yang sudah disembunyikan, seperti terlihat pada gambar 12 dibawah ini:

 

Gambar 12, Menampilkan file/folder yang disembunyikan

 

Kemudian cari dan hapus file induk yang dibuat oleh VBWorm.NUJ dengan ciri-ciri sebagai berikut:

    • Icon "Folder"
    • Ukuran file 49 KB
    • Ekstensi EXE
    • Type File "Application"

5.     Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi uleng gunakan antivirus yang up-to-date dan dapat mengenali virus ini dengan baik.

 

Ikuti Seminar Evaluasi Malware 2007, Trend 2008 dan Antisipasinya pada tanggal 21 November 2007 yang dibawakan oleh Onno W. Purbo dan makanan berkelas dari Jalansutra. Lihat informasi lengkap dan pendaftaran di http://vaksin.com/2007/1007/seminar%202007.htm

 

Aj Tau

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III/19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851

#598 From: Harijanto Pribadi <harijanto@...>
Date: Thu Nov 22, 2007 8:42 am
Subject: test please ignore
harijantopri...
Send Email Send Email
 
just test

#599 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Thu Nov 29, 2007 10:53 am
Subject: Anak Kost jadi Ninja. Pesin dan Kangen Rest in Peace, W32/Banload.RYQ - 271107
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2007/1107/cyberninja.htm

75 12 75 75 41 75 12
0 29
34 0 34 12
22 9
13 13
15 fpAnimswapImgFP73 fpAnimswapImgFP74 fpAnimswapImgFP75 fpAnimswapImgFP76 fpAnimswapImgFP77 fpAnimswapImgFP78 15 15
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

W32/Banload.RYQ          29 November 2007

Anak Kost jadi Ninja. Pesin dan Kangen Rest in Peace

 

Kelihatannya pembuat virus memiliki hobi baca komik Jepang. Hanya satu bulan setelah virus Battosai (W32/Autorun.AD) mengganas, ibarat tidak mau kalah muncul virus baru yang menamakan dirinya Cyber Ninja yang mengusung jagoannya Naruto. Kalau sebentar lagi penggemar Avatar akan unjuk gigi dengan membuat virus, maka dunia VM (Virus Maker) mungkin perlu diganti namanya jadi Animax :P.

 

Jika anda salah satu penggemar anime & manga Naruto, maka sebaiknya berhati-hati, karena telah menyebar salah satu virus lokal yang familiar dengan menggunakan nama cYberNINJA. Mengikuti trend yang sedang beredar saat ini, dimana Naruto adalah manga yang terkenal dan sedang naik daun di seluruh dunia. Serial manga ini bercerita seputar kehidupan tokoh utama, Naruto Uzumaki, seorang ninja remaja dari desa Konoha yang berisik, hiperaktif dan ambisius dalam meraih cita-citanya menjadi seorang Hokage, pemimpin tertinggi sebuah desa.

 ---------------------------------------

This place is not enough for us

Rest In Peace.. Pesin

Rest In Peace.. Kangen

---------------------------------------

Ya, begitulah salah satu script yang ada pada file virus cYberNINJA. Dan kemungkinan besar, si pembuat virus mempunyai hubungan dengan pembuat virus kangen dan pesin.

 

Norman mengenali virus ninja tersebut dengan nama W32/Banload.RYQ. (lihat gambar 1)

Gambar 1, Norman Virus Control mendeteksi Cyberninja sebagai W32/Banload.RYQ

 

 

Karakteristik Virus

 

Seolah seperti ninja yang pintar untuk mengelabui musuhnya, virus ini menggunakan icon gambar dengan ekstensi .jpg sebagai media untuk mengelabui pengguna komputer menjalankan file virus tsb. (lihat gambar 2)

 

                                                             

Gambar 2, Icon gambar dengan ekstensi .jpg

 

 

Jika user sudah meng-klik file virus tsb, maka akan terbuka jendela aplikasi microsoft word (tidak berfungsi jika menggunakan aplikasi office lain seperti openoffice), yang berisi tentang curahan hati atau unek-unek si CyBer Ninja, yang mirip dengan virus kangen yang masih bertemakan cinta. Lihat gambar 3)

 

 

 

Gambar 3, Unek-unek Cyber Ninja

 

Kemudian dalam beberapa saat setelah itu akan terbuka jendela Internet Explorer (sekaligus menandakan bahwa komputer telah terinfeksi). Jendela ini akan terus terbuka dalam beberapa saat kemudian, seolah telah dibuat timer repeat atau dibuat schedule task. (lihat gambar 4)

Gambar 4, Pesan yang ditampilkan virus Cyber ninja pada Internet Explorer

 

Jika kita mengklik pada link Antivirus.exe, akan di redirect ke website http://historyni***.tk/ yang mirip dengan website Friendster (lihat gambar 5). Hati-hati !! Website ini adalah palsu dan bukan website Friendster yang seharusnya www.friendster.com.

Gambar 5, Website palsu Friendster yang dipalsukan

 

Jika sudah terinfeksi, virus ini menggunakan icon shuriken (sebuah senjata lempar khas ninja) sebagai media pengenalan dirinya, serta membuat file virus pada setiap folder / drive yang diakses user dengan ukuran 35 kb. (lihat gambar 6)

Gambar 6, Icon my documents & recycle bin yang berubah menjadi shuriken perhatikan file virus "artis Hot.jpg" yang berukuran 35 kb

 

Sama seperti halnya virus kangen, cyber ninja cukup baik dan tidka destruktif seperti Kespo dan "hanya" mennyembunyikan file dokumen Microsoft Word komputer korbannya dan kemudian akan membuat file duplikat virus dengan ekstensi  .zip (lihat gambar 7)



 


                                                                                    Gambar 7, File word di hidden, dan file duplikat dengan ekstensi . zip

 

Selain itu, cursor pun akan berkedip-kedip dan bergerak kesana kemari bak seorang ninja, mengubah tulisan start menu menjadi Ninja, serta mengubah nama Drive C: menjadi Ninja Devil. (lihat gambar 8)

 



 


                                Gambar 8, Mengubah nama drive menjadi Ninja Devil

 

Dan jika anda berada dalam jaringan LAN, dan berusaha untuk browse ke komputer yang lain dan mengeksekusi sebuah file misalnya antivirus, maka virus akan akan membuat  komputer restart.

 

File Virus & Penyebarannya

Saat terinfeksi, virus mempunyai 2 file induk, yaitu :

o    C:\WINDOWS\SPOOL32.EXE

o    C:\WINDOWS\system32\WINWORD.EXE

 

Tetapi kemudian akan membuat file duplikat saat kita mengakses sebuah folder/drive tertentu, sehingga akan lebih mudah menyebar dan menggandakan dirinya. Beberapa file duplikat tersebut diantaranya sebagai berikut :


    • Nah lo.jpg
    • Ma ma mi ahh.jpg
    • Buset Deh.jpg
    • Artis Hot.jpg
    • Foto Hot.jpg
    • Foto Bugil.jpg
    • Kampus Bugil.jpg
    • Anak Kampus.jpg
    • Foto Foto.jpg
    • Rahasia.jpg
    • SETUP (pada usb drive )
    • Autorun (pada usb drive)

 

Selain itu virus juga menyertakan beberapa file, seperti :

o    C:\WINDOWS\Help.htm (yang jika terinfeksi virus ini akan setiap saat selalu terbuka)

o    C:\WINDOWS\exe.ico (icon yang digunakan pada semua type file application)

 

Ciri-ciri file virus, yaitu :

·         Menggunakan icon gambar (jika sudah terinfeksi menggunakan icon shuriken)

·         Berukuran 35 kb

·         Ber-type application

·         Untuk file duplikat disertakan ekstensi jpg untuk mengelabui user

 

Untuk file duplikat dokumen dengan ekstensi zip

 

Sama seperti virus lokal lain, virus ninja pun akan menyebar melalui media usb flash / removable. Selain menyertakan sebuah file duplikat, Cyber Ninja juga akan membuat 2 file yaitu autorun dan SETUP (untuk lebih mudah menginfeksi komputer lain dengan menggunakan fitur autoplay windows). (lihat gambar 9)

Gambar 9, File Autorun dan Setup yang dibuat oleh virus Cyber Ninja.

 

Manipulasi Registry

Untuk mempertahankan keberadaannya, virus membuat string registry pada startup windows, yaitu :

  • HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run,

Microsoft Word = C:\WINDOWS\system32\WINWORD.EXE

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run,

Printer Cpl = C:\WINDOWS\SPOOL32.EXE

 

Walaupun tidak mematikan fitur windows seperti msconfig, task manager dan folder options, tetapi virus telah mematikan fungsi registry editor (regedit), dengan membuat string registry, yaitu :

  • HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,

DisableRegedit = 1 (lihat gambar 10)

Gambar 10, Registry editor yang di disable oleh virus

 

  • HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command

(Default) = cmd.exe /c del "%1"

 

Selain itu virus juga tidak menghilangkan fitur folder options, tetapi virus membuat string agar file exefile tidak ditampilkan walaupun kita sudah mengilangkan pilihan cheklist ini. Virus membuat string, yaitu :

  • HKEY_CLASSES_ROOT\exefile

NeverShowExt =

 

Icon shuriken yang dijadikan sebagai icon file executable pada semua type file application juga dibuat oleh virus pada string registry berikut :

  • HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\DefaultIcon

(Default) = C:\WINDOWS\exe.ico

 

Virus pun mengubah beberapa registry file, seperti :

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion

LegalNoticeText            = Komputer Anda terinfeksi NINJA kunjungi site berikut untuk mendapatkan manual cara menghapusnya www.historyninja.tk

LocalNoticeCaption       = NINJACYber ComuNity bsi

RegisteredOrganization = NINJA CybeR CoMUNITY

RegisteredOwner           = NINJA DEVIL

 

 

Cara Pembersihan Virus

 

  1. Putuskan hubungan komputer dari jaringan [disarankan lakukan pembersihan melalui mode "Safe Mode"]
  2. Jika menggunakan Windows ME/XP, matikan [System Restore] selama proses pembersihan.
  3. Matikan proses virus W32/Banload.RYQ, gunakan tool pengganti task manager karena seperti security task manager. Silahkan download dari www.download.com.
  4. Hapus string yang dibuat oleh virus, untuk lebih cepatnya copy script dibawah ini pada program notepad. Untukmemanggil program notepad kami sarankan anda menjalankan file tersebut pada menu RUN dengan mengetik perintah "notepad" hal ini disebabkan karena virus ini akan menyembunyikan file pada Start menu | programs, setelah itu simpan file tersebut dengan nama repair.inf, kemudian jalankan file tersebut  dengan cara:

 

o    klik kanan nana file "repair.inf"

o    klik install

 

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom - Naruto

 

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

 

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile\DefaultIcon,,,""%1" %"

 

[del]

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegistryTools

HKCU, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Microsoft Word

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Printer Cpl

HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile, NeverShowExt

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion, LegalNoticeText

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion, LocalNoticeCaption

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion, RegisteredOrganization

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion, RegisteredOwner

  1. Hapus file induk serta file duplikat yang dibuat oleh cyber ninja dimana file tersebut mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

-       Ukuran file 35 KB

-       Berekstensi jpg.exe dan zip.exe

-       Type file application

 

Catatan : untuk mempermudah penghapusan dapat menggunakan fasilitas [search]

  1. Tampilkan semua data yang di hidden dengan menggunakan dos command prompt

§  Klik [start]

§  Klik [run]

§  Ketik [cmd]

§  Pada dos prompt, ketik perintah attrib -s -h /s /d, kemudian tekan enter [sebelumnya pastikan anda berada pada direktori C:\], contoh C:\>attrib -s -h /s /d

§  Untuk mengambalikan file yang disembunyikan di drive lain, lakukan langkah di atas tetapi sebelumnya anda ganti terlebih dahulu lokasi drive yang akan di cek [contoh D:\>attrib -s -h /s /d]

  1. Untuk pembersihan yang optimal sebaiknya gunakan antivirus yang sudah dapat mengenali virus ini dengan baik.

Ad Sap

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851

#600 From: "Vaksincom" <alfons@...>
Date: Mon Dec 3, 2007 9:44 am
Subject: Hati-hati ancaman virus kartu ucapan akhir tahun melalui drive by download !!
vaksincom
Send Email Send Email
 

http://www.vaksin.com/2007/1207/Drive by download.htm

Drive by Download       3 Desember 2007
Hati-hati ancaman virus kartu ucapan akhir tahun melalui drive by download !!

(Artikel Majalah Chip 11 – 2007 (November))

Benteng Maginot adalah suatu sistem pertahanan Perancis pada tahun 1940-an yang tersebar di sepanjang perbatasannya dengan Jerman dan Italia. Benteng ini memiliki kemampuan pertahanan yang sangat kuat dan dibangun berdasarkan pengalaman perang defensif Perang Dunia I. Tetapi sejarah membuktikan bahwa pada Perang Dunia II, pasukan Jerman tidak bodoh dengan menyerang Perancis melalui perbatasannya sehingga harus menghadapi benteng Maginot ini, tetapi malahan menyerang Perancis melalui Belgia dan Belanda menembus hutan Ardennes dan sampai di Utara Perancis dan akhirnya seperti kita ketahui Jerman berhasil menaklukkan Perancis.

Hal yang mirip terjadi pada pertempuran di dunia IT hari ini. Para administrator mailserver yang pada mulanya memperbolehkan lampiran apapun melewati server dan tiba di mail client pengguna email. Tetapi karena pembuat virus memanfaatkan lampiran email sebagai sarana untuk menyebarkan dirinya dan beberapa bahkan melakukan rekayasa sosial dengan memalsukan diri sebagai lampiran yang tidak berbahaya seperti .txt atau .jpg maka akhirnya para administrator mailserver juga melakukan blok pada lampiran-lampiran berbahaya dan hanya membolehkan beberapa lampiran lewat seperti .zip dan .rar. Tetapi menilik perkembangan terakhir dimana pembuat virus juga mulai menggunakan lampiran .zip dan .rar, bahkan perkembangan terakhir yang cukup mengejutkan dimana lampiran yang tidak berbahaya seperti .pdf pun menjadi lampiran yang berbahaya karena virus memanfaatkan celah keamanan pada Adobe Acrobat yang terbaru sehingga dapat menembus pertahanan OS dan melumpuhkan firewall Microsoft maka banyak administrator mengambil jalan pintas. BLOK semua lampiran. Walaupun secara tidak langsung hal ini menurunkan derajat dimana menerima email mirip dengan menerima SMS, tetapi hal ini dipercaya dapat memberikan keamanan bagi pengguna akhir yang memang menjadi incaran para pembuat virus guna menyebarkan dirinya. Apakah hal ini berhasil mengamankan penerima email 100 % dari serangan virus ? Ibarat Benteng Maginot, para pembuat virus pada mulanya tidak berdaya menghadapi bloking ini, tetapi ibarat tentara Jerman yang tidak bodoh untuk berhadapan langsung, para pembuat virus jugatidak kalah cerdik dan akhir-akhir ini berhasil menemukan cara untuk mengatasi pengamanan no attachment yang diterapkan oleh administrator mailserver yang radikal ini. Bagaimana caranya ? Jawabannya adalah “Drive by Download”.

Dalam papernya “The Ghost in The Browser”, team Google memberikan informasi yang sangat mengejutkan bahwa lebih dari 10 % website yang ada di internet mengandung malware yang ditujukan untuk menginfeksi pengunjung yang datang ke website tersebut. Dengan kata lain, setiap 10 website yang anda kunjungi ada 1 yang mengandung malware berbahaya yang siap menerkam saat anda mengunjungi website tersebut, sebagai contoh adalah website yang menawarkan konten pornografi dan website crack. Anda jangan lega dulu jika tidak suka dengan pornografi dan crack, karena website umum juga ternyata banyak yang mengandung malware dan penyebabnya adalah banner-banner pertukaran iklan pada website “lurus” tersebut ataupun website yang memang berhasil ditembus dan dikuasai oleh hacker jahat. Apakah hanya begitu saja ? Menunggu korban tidak berdosa datang ke website tentu tidak efektif dan harus ada umpannya. Bagaimana para pembuat virus menggiring korbannya untuk mengunjungi website ini sehingga menjadi korban Drive by Download ?

Jawabannya adalah perkembangan dari virus W32/Luder atau dikenal juga dengan nama W32/Drev. Jika virus Luder akan datang dengan lampiran “postcard.exe” pada email dan kemungkinan besar akan berhasil di blok oleh mailserver yang menolak lampiran, sudah lampiran, .exe lagi (ibarat manusia, dosanya bertumpuk tapi mau masuk surga, mana mungkin dikasih lewat :P). Namun virus yang baru ini tidak mengandung lampiran dan akan datang sebagai email biasa sehingga tentunya tidak ada yang bisa diblok oleh mailserver. (Lihat gambar 1)

http://www.vaksin.com/2007/1207/Drive%20by%20download_files/image002.jpg
Gambar 1, Email virus baru yang memanfaatkan fitur Drive by Download untuk menyebarkan dirinya

Tampilan Rekayasa Sosial yang canggih

Virus yang datang dalam lampiran postcard.exe sebenarnya merupakan varian baru dari Luder karena memiliki tampilan yang lebih canggih dan meyakinkan. Virus ini akan merekayasa dirinya seakan-akan anda mendapatkan kartu ucapan, sebagai contohnya adalah yang diterima Vaksincom “seakan-akan” ada kartu ucapan yang dikirimkan melalui Hallmark www.hallmark.com. Baik bagian pengirim “From” dipalsukan dari E-cards@... dan tampilan body email juga sangat meyakinkan kecuali salah eja “recieved” yang harusnya “received” (yang dalam waktu singkat diperbaiki oleh pembuat virus pada varian berikutnya yang bahkan datang tanpa memanfaatkan tampilan logo macam-macam dan hanya plain text saja, dengan memalsukan email dari greetings.com, domain yang juga dimiliki oleh Hallmark). Selain itu, perbedaan utama adalah link untuk melihat kartu ucapan “To see it, click here” yang dipalsukan. Link tersebut tidak terlihat, kecuali di klik atau di lihat propertynya. Disini terlihat bahwa link tersebut mengarahkan download pada IP lain http://195.199.145.57 diluar hallmark dan jika link ini di klik, maka akan memicu download file dengan nama “postcard.exe” (lihat gambar 2).

http://www.vaksin.com/2007/1207/Drive%20by%20download_files/image003.jpg
Gambar 2, Link download kartu ucapan yang memicu download virus dengan nama file “postcard.exe”.

Guna memastikan bahwa Postcard.exe adalah virus, maka penulis melakukan scan dengan Norman Virus Control dan hasilnya adalah Norman Virus Control dengan teknologi Sandboxnya mampu mendeteksi file tersebut sebagai virus W32/Hidewindows.C.dropper. (lihat gambar 3)

http://www.vaksin.com/2007/1207/Drive%20by%20download_files/image004.jpg
Gambar 3, Norman mendeteksi file “postcard.exe” sebagai virus dengan nama W32/Hidewindows.C.dropper.

Dari penelusuran di atas, pembaca tentunya dapat mengambil kesimpulan bahwa para pembuat virus sekarang tidak kalah pintar dengan tentara Jerman yang dulu menyerang Perancis di tahun 1940. Daripada berhadapan langsung dengan pertahanan benteng Maginot yang sudah siap menghadapi serangan, Jerman memilih menyerang Perancis dari Belgia dan Belanda yang tidak memiliki benteng Maginot. Daripada repot-repot memikirkan cara menghadapi bloking lampiran oleh administrator mailserver sehingga efektivitas penyebaran virusnya menurun maka pembuat virus memilih untuk tidak mengirimkan virus melalui lampiran email, tetapi memanfaatkan email untuk mengarahkan penerimanya mendownload / menjalankan file virus dari browser (Drive by Download).

Virus ini perlu diwaspadai, dan terbukti pada Lebaran 2007 virus ini berusaha memanfaatkan event tersebut dengan mengirimkan dirinya seakan-akan kartu ucapan lebaran. Apalagi akhir tahun dimana pengiriman kartu ucapan mencapai tingkat tertinggi, maka virus ini akan mendapatkan momentum yang terbaik di bulan Desember 2007.

 

Salam,

Aa Tan

info@...

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851

 

 

*****

INFO VIRUS HP Vaksincom – layanan informasi virus HP (Hand Phone).
Ketik REG VIRUSHP kirim ke 9858

 

INFO VIRUS PC Vaksincom – layanan informasi virus PC (Komputer).
Ketik REG VIRUSPC kirim ke 9858

*****

 


#601 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Tue Dec 11, 2007 4:39 am
Subject: Chip Magazine Awarded Norman Virus Control as Best Antivirus 2007
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2007/1007/Chip%20Tip%20Choice.htm

Chip Magazine Awarded Norman Virus Control as Best Antivirus 2007

Chip Indonesia www.chip.co.id, biggest IT magazine in Indonesia (licensed from Chip Germany) testing 9 best antivirus on its October 2007 Special Edition and the final result is Norman Virus Control win the test over 8 antivirus in Indonesia and deserve to use logo Chip TIP Choice Security.

Chip TIP Choice Security

The special edition which focusing in review and information about security product in Indonesian market is called "CHIP Spesial Security" (no typo here, spesial is Indonesian word for special J).

 

Goto :

http://forum.chip.co.id/pengumuman-global/84439-telah-beredar-chip-spesial-security.html for the front page

http://forum.chip.co.id/images/chip/Daftar_Isi_CHIP_Spesial_Security.pdf for magazine content.

This magazine talk all about security such as Wireless Security, the best technique to guard your wireless connection, How to exploit Internet Banking protection & how to protect it and what really worth to wait and become one of Chip specialty is Testing of 9 Best Antivirus in Indonesia. Chip tester team is well known by their competency and independency in testing IT hardware and software product which used by customers as a guideline to buy IT hardware or software product.

Antivirus and virus background in Indonesia.

Security is one of the most dinamic field in IT world and especially antivirus is even more dynamic since virus threat is keep appearing in a count of hour, sometimes ….. minute. Not like yesterday, caused by internet penetration all over the world, virus threat now become borderless. Where an email virus in Eastern Europe this morning in no time will arrive in America, Asia or other continents.

But still there is some uniqueness in Indonesia, where internet penetration is very low compared to other South East Asia country such as Malaysia, Thailand and Singapore ……  except Myanmar off course :P. The uniqueness is that even Indonesia have 20 million internet users of 250 million people, there are only 5 million internet connection account established from Indonesian ISP's (Data from APJII, Indonesian ISP Association). So where did the 15 million users accessing internet ? The answer is Cybercafe or Warung Internet (Warnet) where there are more than 10.000 Cybercafe spread all over Indonesia. What is the relationship of this with virus spreading in Indonesia ?

As we know, computer users who did not have their own PC need to store their data and caused by this, most of computer user in Indonesia minimum have one Flash Disk (USB Flash Disk). And the bad news is these flash disks is actively connecting between computers. After plugged to Cybercafe's computer, then the user will copy / paste data to other computer at office or at home. So if a Cybercafe's computer infected by a virus, it will automatically infect "any" Flash disk plugged in to it, this will make the Flash disk become virus host where this virus will automatically infect any computer this Flash disk plugged in to later on.

But wait !! ………. Where did antivirus vendor go, isn't it their job? No, they are working day and night fightning virus from all over the world. The problem is Indonesian cyber community aka VM (Virus Maker) is very active writing and spread new viruses on the average of 2 – 3 virus per day. And most of it spread through Flash Disk. This rate of virus appearance gives antivirus vendor a headache since the VM is actively monitoring antivirus's detection to his virus and actively spread new virus variant everytime his old virus been detected by antivirus vendor. This become endless war.

9 Best Antivirus

9 best antivirus tested by Chip is AVG from Grisoft, bitDefender, F-Prot, F-Secure, Kaspersky Antivirus, McAfee, Nod 32, Norman Virus Control and Symantec Norton Antivirus. These antiviruses will run to detect and clean virus from Windows Vista.

Aspects considered to give points are : (look at the scanned file, pages 16 and 17)

1.       Interface (10 %) (interface)

2.       Additional feature (10 %) (Feature Ekstra)

3.       Detection (50 %) (deteksi)

4.       Protection (30 %) (proteksi)

Detection.

From all of 9 candidates, only 3 antivirus can detect all the virus samples. Norman Virus Control, Kaspersky and NOD 32 give 100 % detection of all the virus sample tested and get 41 point. Kaspersky get additional points of 2 because it can detect compressed virus in RAR archive "protected" by password where NOD32 and Norman cannot. So from detection result Kaspersky is ahead of Norman and NOD32 by 2 points.

Interface and Additional Feature.

From additional Feature and Interface, Kaspersky got 8 (interface) and 5 (additional feature) point, total 8 + 5 + 43 = 56.

NOD32 got 3.5 (interface) and 7.5 (additional feature), total 3.5 + 7.5 + 41 = 52.

Norman got lowest point, 3 (interface) and 5 (additional feature), total 3 + 5 + 41 = 49.

Protection.

Good antivirus must have the ability to protect virus to run even if its run purposely by computer users. Most of recent viruses  pretend to be "innocent" file and changed its icon (executable) into innocent / harmless icon such as MS Word, MS Excel, Folder and JPEG icon. Thats why protection from running virus accientally (social engineered virus) is important since its become last line of defense when the computer users tricked by "reengineered icon".

From this point, Kaspersky and NOD32 in default setting "still" allow  known virus to run where Norman DISALLOW. So, even if virus changed its icon to MS Word, Excel, folder or JPEG, Norman still not allow users to run it and even give warning that the file runned is a virus and stopped it.

From protection point of view, Norman got 25 point where Kaspersky and NOD32 got 15.

Final

So the final position is NOD32 in third position with total 67 point, Kaspersky in the second place with 73 point and get Chip Tip Value Security and The Winner is …. Norman with 74 point ang Norman is allow to use a logo of CHIP Tip Choice Security.

Test Result of 9 Antivirus by Chip Magazine October 2007

 

Chip Indonesia Test 9 Best Antivirus in 2007

 

Regards,

Aa Tan

info@...

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851



#602 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Tue Dec 18, 2007 9:20 am
Subject: VBS/Smalltroj.XSR, Buka file inf (Regedit) langsung Log off
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2007/1207/SmalltrojXRS.htm

VBS/Smalltroj.XSR          18 Desember 2007

Buka file inf (Regedit) langsung Log Off, buka MSConfig dapat Notepad

 

Salah satu virus yang cukup merepotkan dan saat ini sedang menyebar adalah jenis VBS/Smalltroj.XSR. Virus ini sebenarnya dibuat dengan menggunakan VBScript, suatu program sederhana tetapi mempunyai kemampuan yang patut diperhitungkan. Ukuran virus ini lumayan kecil sekitar 9 KB dan tetap mengusung icon VBS. Harap berhati-hati jika virus ini sudah mulai menginfeksi komputer maka ia akan melakukan serangkaian perubahan pada registry diantaranya akan merubah type file dari "VBScript Script file" menjadi "Microsoft Word Document" dan merubah icon "VBS" menjadi icon "MS Word", inilah salah satu rekayasa sosial yang akan digunakan oleh VBS/Smaltroj.XSR. Dilengkapi dengan kemampuan untuk membuat file duplikat disetiap folder dan subfolder, file duplikat ini akan dibuat jika di dalam folder tersebut terdapat file dengan ekstensi XLS/DOC/ZIP/RAR/PDF atau  file gambar, khusus untuk file dengan ekstensi DOC  akan disembunyikan.

 

Dengan update terbaru Norman Virus Control sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik (lihat gambar 1)

 

Gambar 1, Norman Virus Control mendeteksi virus VBS/Smalltroj.XSR

 

Setelah virus tersebut  menginfeksi komputer ia akan membuat beberapa file induk yang diantaranya akan dijalankan setiap kali komputer dinyalakan / restart, file ini akan dibuat secara acak disetiap Drive/folder/subfolder. Berikut beberapa file induk yang akan di buat oleh VBS/Smalltroj.XSR :

 

  • Autorun.inf
  • Dataku.vbs
  • New File.vbs
  • Money.vbs
  • Hasil.vbs
  • Readme.vbs
  • C:\Windows\System.vbs
  • C:\Windows\readme.vbs
  • C:\Documents and Settings\%user%\My Documents\Cerita 17.txt.vbs
  • C:\Documents and Settings\%user%\Application Data\Adobe.vbs

 

Agar file tersebut dapat dijalankan secara otomatis setiap kali komputer dinyalakan / restart ia akan membuat string pada registry berikut:

  • HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

Adobe = C:\Document and settings\%user%\Favorites\adobe.lnk

 

Untuk mempertahankan dirinya, ia akan blok beberapa fungsi windows seperti:

  • Registry editor
  • Msconfig
  • Task manager
  • Cmd
  • Menu Run
  • Folder Options

 

Untuk melakukan hal tersebut ia akan membuat beberapa string pada registry berikut:

 

·         HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

§  NoFileAssociate

§  NoFind

§  NoFolderOptions

§  NoRun

·         HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System

§  DisableCMD

§  DisableRegedit

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\system

§  DisableTaskmgr

·         HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

§  HideFileExt = 1

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden

§  CheckedValue = 2

§  DefaultValue = 2

 

Mengganti program maintenance komputer dengan Notepad.

Jangan kaget jika setiap kali mencoba untuk menjalankan regedit / msconfig / cmd / taskmanager bahkan saat anda mencoba untuk melakukan instalasi program / software yang akan muncul adalah program notepad, karena hal ini juga di lakukan untuk antisipasi agar dirinya susah untuk di bersihkan. Untuk melakukan hal tersebut ia akan membuat string pada registr berikut :

 

·         HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cmd.exe

§  Debugger = Notepad.exe

·         HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msconfig.exe

§  Debugger = Notepad.exe

·         HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit.exe

§  Debugger = Notepad.exe

·         HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedt32.exe

§  Debugger = Notepad.exe

·         HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\TaskMgr.exe

§  Debugger = Notepad.exe

·         HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\attrib.exe

§  Debugger = Notepad.exe

·         HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\install.exe

§  Debugger = Notepad.exe

·         HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\setup.exe

§  Debugger = Notepad.exe

 

Logoff jika akses Regedit / VBS file

Dalam rangka melindungi dirinya dari pembasmian, virus ini menambahkan blok akses file INF/VBS dan Registry file sehingga jika user menjalankan file yang mempunyai ekstensi tersebut maka komputer akan langsung logoff. Untuk melakukan hal tersebut ia akan membuat string pada registry berikut:

 

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\Shell\Edit\Command

§  Default = logoff.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\inffile\Shell\Install\Command

§  Default = logoff.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\regfile\Shell\open\Command

§  Default = logoff.exe

·         HKCR\inffile\shell\Install\command

§  Default = logoff.exe

·         HKCR\regfile\shell\open\command

§  Default = logoff.exe

·         HKCR\VBSFile\Shell\Edit\Command

§  Default = logoff.exe

 

Membuat file duplikat dengan ekstensi VBS

Sebagai penutup dan merupakan target utama adalah ia akan mencoba untuk menyembunyikan file MS Word (.DOC). Untuk mengelabui user ia akan membuat file duplikat sesuai dengan nama file yang disembunyikan tersebut dengan ciri-ciri (lihat gambar 2) :

  • Icon MS Word
  • Ukuran file 9 KB
  • Ekstensi DOC.VBS (ekstensi VBS ini akan disembunyikan)
  • Type file "Microsoft Word Document"

 

Gambar 2, File duplikat virus VBS/Smalltroj.XSR

 

Untuk merubah icon file / type file dan menyembunyikan ekstensi VBS ini, ia akan merubah string pada registry berikut:

 

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile
    • Default = Microsoft Word Document
    • NeverShowExt
    • FriendlyTypeName = Microsoft Word Document
  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\DefaultIcon
    • Default = C:\WINDOWS\Installer\{90110409-6000-11D3-8CFE-0150048383C9}\wordicon.exe,1

 

Selain itu VBS/Smalltroj.XSR juga akan membuat file duplikat disetiap folder / subfolder jika di dalam folder / subfolder tersebut terdapat file yang mempunyai ekstensi XLS/ZIP/RAR/PDF atau file gambar (file aslinya tidak akan disembunyikan) dengan ciri-ciri (lihat gambar 3) :

 

  • Icon MS.Word
  • Ukuran file 9 KB
  • Ekstensi VBS (ekstensi VBS ini akan disembunyikan)
  • Type file "Microsoft Word Document"

 

Gambar 3, File duplikat VBS/Smalltroj.XSR

 

Sebagai media penyebaranya ia akan menggunakan flash disk (usb) dengan membuat file berikut dengan ukuran 9 kb dan menggunakan icon MS Word.

  • Autorun.inf
  • Dataku.vbs
  • New File.vbs
  • Money.vbs
  • Hasil.vbs

 

Serta membuat file duplikat disetiap folder/subfolder, file duplikat ini akan dibuat jika di dalam folder/subfolder tersebut terdapat file yang mempunyai ekstensi DOC/XLS/ZIP/RAR/PDF atau file gambar.

 

Agar VBS/Smalltroj.XSR ini dapat aktif secara otomatis setiap kali user akses  ke dalam Drive/Flash Disk, ia akan memanfaatkan file Autorun.inf dimana di dalam file tersebut akan terdapat script untuk menjalankan file virus (Dataku.vbs), berikut script yang ada pada file Autorun.inf. (lihat gambar 4)

 

Gambar 4, Script AutoRun.inf VBS/Smalltroj.XSR

 

Cara membersihkan VBS/Smalltroj.XSR :

  1. Matikan proses virus yang aktif dimemori (file wscript.exe). Untuk mempermudah dalam mematikan proses tersebut Anda dapat menggunakan tools pengganti task manager seperti Proceexp

http://download.sysinternals.com/Files/ProcessExplorer.zip

  1. Ubah kembali string INF file pada registry karena untuk menghapus sisa registry ini kita akan tetap menggunakan file repair.inf. Perubahan ini dilakukan karena virus ini akan blok akses ke file INF file registry maupun file vbs.

 

Untuk merubah string tersebut dapat menggunakan tools pengganti registry editor seperti RegAlizer, silahkan download  di alamat

http://www.safer-networking.org/files/regalyz.exe

 

Setelah program tersebut berhasil di install dan dijalankan kemudian telusuri lokasi HKEY_CLASSES_ROOT\inffile\shell\Install\command dan HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\inffile\shell\Install\command kemudian ganti string default menjadi C:\Windows\System32\rundll32.exe setupapi,InstallHinfSection DefaultInstall 132 %1

 

Catatan:
Jika komputer anda terinstall Windows NT/2000 ganti script Windows menjadi Winnt

 

  1. Hapus sisa string registry yang dibuat virus. Untuk mempercepat proses penghapusan silahkan copy script dibawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf. Jalankan file tersebut dengan cara:

 

·         Klik kanan repair.inf

·         Klik Install

 

Berikut script yang harus Anda copy:

 

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom

 

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

 

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile\DefaultIcon,,,"%1"

HKLM, SOFTWARE\Classes\VBSFile,,,"VBScript Script file"

HKLM, SOFTWARE\Classes\VBSFile\DefaultIcon,,,"C:\WIndows\System32\WScript.exe,2"

HKLM, SOFTWARE\Classes\VBSFile\Shell\Edit\Command,,,"C:\WIndows\system32\notepad.exe %1"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden,UncheckedValue,0x00010001,1

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden,CheckedValue,0x00010001,0

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden,DefaultValue,0x00010001,0

HKLM, SOFTWARE\Classes\VBSFile, FriendlyTypeName,0,"@C:\Windows\System32\wshext.dll,-4802"

 

[del]

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,NoFolderOptions

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Adobe

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoDesktop

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFileAssociate

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFolderoptions

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoRun

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFind

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableCMD

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegistryTools

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegedit

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableTaskMgr

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\system, DisableTaskmgr

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cmd.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msconfig.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedt32.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\TaskMgr.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\attrib.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\install.exe, Debugger

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\setup.exe, Debugger

HKLM, SOFTWARE\Classes\VBSFile, NeverShowExt

  1. Hapus file duplikat maupun file induk virus termasuk di Flash Disk dengan ciri-ciri:

·         Icon VBS

·         Ekstensi .DOC.VBS dan VBS

·         Ukuran 9 KB

 

Untuk mempercepat proses pencarian dan penghapusan tersebut, Anda dapat menggunakan fungsi Search Windows dengan terlebih dahulu menampilkan file/folder yang disembunyikan (gunakan Folder Options).

Jika setelah menjalankan repair.inf tetapi Folder Option belum tampil, sebaiknya Logoff komputer terlebih dahulu setelah itu baru tampilkan file/folder yang disembunyikan, setelah semua file/folder berhasil ditampilkan kemudian cari dan hapus file virus dengan menggunakan Search Windows seperti terlihat pada gambar 5 di bawah ini:

 

Gambar 5, Hasil pencarian file virus

 

Hapus juga file AutoRun.inf disetiap Drive termasuk di Flash Disk.

 

  1. Tampilkan file MS.Word (DOC) yang disembunyikan dengan menggunakan perintah attrib -s -h *.doc /s pada dos prompt  dengan terlebih dahulu menempatkan posisi kursor dilokasi folder/drive yang akan di periksa.

 

  1. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, silahkan scan dengan menggunakan antivirus yang up-to-date dan sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik.

 

Aj Tau

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851

#603 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Wed Dec 19, 2007 3:46 am
Subject: Ancient Art of Spam 19 Desember 2007
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2007/1207/spam.htm

Pengantar :

Dalam rangka menyambut akhir tahun 2007, Vaksincom tidak memiliki banyak hal untuk dibagikan pada anda. Tetapi kami memiliki beberapa artikel di Majalah Chip yang menurut hemat kami cukup berguna dan dapat bermanfaat bagi anda, pengguna internet Indonesia. Karena itu, dari hari ini sampai akhir tahun 2007 Vaksincom akan mengirimkan artikel-artikel tersebut ke mailing list vaksin@yahoogroups.com dan melakukan posting di website Vaksincom. Harapan kami, semoga sumbangan artikel yang kecil ini dapat berguna bagi anda.

 

Ancient Art of Spam        19 Desember 2007

Artikel Chip Juni 2007

 

Email dapat dikatakan sebagai killer application di dunia internet, layaknya SMS di dunia seluler, penetrasinya sangat luarbiasa dan hampir setiap penguna internet memiliki minimal satu alamat email. Dari sudut kecanggihan, banyak aplikasi lain yang jauh lebih canggih dari email, seperti website (blog), forum, Instant Messenger dan VOIP. Tetapi karena kemudahan dan penetrasi email yang sangat tinggi terhadap pengguna internet dan keterbatasannya yang terkadang malah menjadi kelebihan, maka posisi email tidak tergantikan dan penetrasinya makin hari makin tinggi. Tetapi tidak dapat dipungkiri, kepopuleran email tentunya mengundang pihak-pihak yang ingin menyalahgunakan email ini untuk kepentingannya, seperti menyebarkan virus dan spam. Jika masalah virus dapat dikatakan sebagai masalah yang "terutama" dialami oleh pengguna OS Windows, masalah spam notabene menjadi ancaman bagi semua OS, tidak perduli anda menggunakan Windows, Linux, Macintosh atau OS apapun, siapapun yang bisa menerima email akan menerima spam.

Spam tidak memberikan ancaman secara langsung seperti merusak sistem komputer atau data seperti virus, tetapi secara nyata spam menyebabkan pemborosan luar biasa pada bandwidth dan sumber daya untuk mengelola spam ini. Pada kasus tertentu spam dapat menyebabkan kerugian finansial secara langsung jika digabungkan dengan aktivitas phishing. Lihat gambar 1 untuk mengetahui negara-negara yang aktif mengirimkan spam.

Gambar 1, Amerika Serikat di susul China menjadi negara terbanyak mengirimkan spam

 

Catch All Account

Jika anda administrator domain mailserver, ada suatu pilihan menarik yang dapat anda lakukan dalam melakukan setting mailserver anda. Catch All. Dengan fasilitas Catch All, semua email yang masuk ke domain anda akan diterima baik yang ditujukan ke alamat yang valid maupun yang tidak. Apa tujuan dari pengaktifan Catch All ini ? Tujuannya adalah agar semua email yang ditujukan ke alamat domain anda dapat diterima dengan baik dan diteruskan ke alamat yang telah ditentukan (biasanya alamat administrator mail server), termasuk alamat email yang salah atau typo. Misalnya domain anda hanya memiliki email di sales@..., tetapi terkadang pelanggan salah mengirimkan ke marketing@... atau secara tidak sadar salah ketik saels@.... Jika anda tidak mengaktifkan Catch All, maka email ke dua alamat ini tidak akan pernah anda terima, bagi orang marketing hal ini tentu merupakan kehilangan peluang yang besar sehingga mereka akan memilih untuk menerima saja semua email yang masuk ke domainnya. Tetapi, tujuan yang baik di tangan orang yang jahat malah menjadi bencana. Vaksincom pernah mengaktifkan fasilitas Catch All ini dan akibatnya, setiap hari email yang diterima jumlahnya puluhan ribu dan dalam waktu 3 minggu kuota mailbox melewati 2 GB. Selidik punya selidik, ternyata hal tersebut diakibatkan oleh account Catch All yang membengkak dan konyolnya 99 % dari email yang masuk ke account Catch All tersebut adalah SPAM.

Rupanya para spammer melakukan dictionary attack dalam mengirimkan spam. Jadi setiap kali mendapatkan satu domain yang aktif, maka spammer akan membuat koleksi email ke domain tersebut dan mengirimi alamat-alamat yang umum digunakan oleh suatu domain dan membomnya dengan spam. Bagi spammer, bandwidth bukan merupakan persoalan karena komputer yang digunakan untuk spam adalah komputer orang lain yang berhasil dikuasainya secara remote setelah terinfeksi virus.

 

Open Relay

Sebenarnya sudah banyak sekali usaha yang dilakukan oleh perusahaan antispam untuk mengatasi penyebaran spam dan salah satu inisiatif yang berhasil menekan angka spam dengan cukup signifikan (pada waktu itu) adalah membuat daftar mailserver Blacklist. Seperti kita ketahui, adalah "terlarang" bagi setiap pembuat mailserver untuk membuka akses "open relay for public" di mailservernya karena hal ini akan disalahgunakan oleh spammer untuk mengirimkan spam menggunakan mailserver tersebut. Dan sekali mailserver tersebut mengirimkan spam dan terdeteksi oleh perusahaan antispam dan IP mailserver tersebut dimasukkan dalam daftar blacklist, jangan harap mailserver anda bisa mengirimkan email lagi karena mailserver lain akan menolak semua email dari IP mailserver anda kecuali IP mailserver anda dicabut dari blacklist. Strategi ini kelihatannya efektif dan tidak terpatahkan yah J, tetapi sayangnya yang menjadi lawan dari perusahaan antispam ini adalah spammer yang juga ahli komputer sehingga spammer lalu mencari cara untuk mengalahkan perlindungan ini. Dan kabar buruknya, beberapa tahun terakhir ini cara melindungi spam dengan blacklist sudah sangat menurun efektivitasnya.

 

Tanya kenapa ??

 

Dalam perkembangan terbaru, ternyata spammer berkolaborasi dengan pembuat virus dalam menyebarkan spam. Jadi, komputer yang terinfeksi oleh virus dikuasai secara remote oleh spammer melalui virus lalu komputer tersebut digunakan sebagai mailserver untuk menyebarkan spam. Jika alamat IP komputer yang terinfeksi virus dan menyebakran spam ini diblok oleh Blacklist, maka spammer langsung menggunakan alamat IP lain karena penyebaran virus yang luarbiasa tinggi dengan korban mencapai ratusan ribu, maka jumlah komputer yang bisa digunakan untuk menyebarkan spam ini sangat luarbiasa banyaknya. Jika IP komputer yang terinfeksi virus di blok, yang kerepotan bukan spammer, tetapi pemilik IP tersebut, yang setelah diteliti ternyata adalah IP-IP komputer yang memiliki koneksi broadband (Adsl, Cable, Leasedline, dial up dst) dan rata-rata merupakan IP milik ISP. Jadilah ISP yang kemudian adminnya kerepotan melakukan permintaan ke Blacklist untuk mengeluarkan IP yang dimilikinya dari daftar Blacklist supaya IP tersebut dapat mengirimkan email kembali. Sebaliknya spammer dengan santainya tinggal memliih IP baru yang lain untuk melakukan spam.

 

Spoofing mail address

Salah satu "dosa" besar dari aplikasi email adalah tidak adanya perlindungan terhadap pemalsuan alamat email pengirim, jadi setiap pengirim email dapat memalsukan alamat email pengirim dan hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh spammer. Jadi siapapun dapat mengirimkan email dengan alamat pengirim billgates@.... Hal ini di eksploitasi dengan maksimal oleh spammer sehingga perlindungan Blacklist dan Whitelist menjadi kurang efektif mengatasi spoofing email address.

 

Image Based Spam

Salah satu teknologi utama yang digunakan oleh perusahaan antispam adalah dengan mendeteksi isi email dan mengkategorikannya sebagai spam jika mengandung kata-kata tertentu seperti Viagra, XXX, Xanax dan seterusnya. Hal ini juga diatasi oleh spammer dengan mengirimkan spam di email dalam bentuk gambar. Antispam tidak mau kalah dengan menggunakan program OCR (Onscreen Character Recognition) untuk menscan isi gambar dan memblok spam, tetapi spammer kembali membalas dengan mengaburkan tulisan dan memberikan garis-garis pengaman pada gambar spamnya (seperti pengamanan yang dilakukan pada kertas uang). Tidak cukup sampai disana, spammer yang teranyar kini melakukan pemotongan pada gambar2 pesan spamnya seperti puzzle dan diacak sehingga ketika di scan OCR tidak akan terdeteksi sebagai spam tetapi ketika sampai ke penerima email, gambar-gambar puzzle acak tersebut secara otomatis akan menyusun dirinya menjadi satu dan dapat terbaca dengan baik oleh penerima spam. Beberapa spammer bahkan sekarang mengupload potongan-potongan spamnya dalam website dan ketika email spam datang secara otomatis potongan gambar-gambar yang disimpan di beberapa website akan di download dan digabungkan menjadi satu gambar spam. Lihat gambar 2

Gambar 2, Contoh Image based spam untuk mengelabui antispam

 

Challenge

Pengamanan lain yang umum digunakan oleh antispam adalah dengan melakukan challenge. Jadi, pertama kali anda mengirimkan email, secara otomatis email tersebut akan ditunda dan pengirim email akan menerima email konfirmasi (challenge) apakah benar anda telah mengirimkan email. Jika benar, anda harus membalas email challenge tersebut dan email anda akan dimasukkan ke dalam whitelist. Tetapi metode ini memiliki kelemahan seperti merepotkan jika harus melakukan konfirmasi membalas email challenge, bagaimana kalau email challenge ini malah masuk ke spam mailbox atau tidak diterima dengan baik ? Bagaimana kalau alamat email yang telah di approve tersebut di spoof ?

 

Salam,

Aa Tan

 

info@...

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851



#604 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Wed Dec 26, 2007 2:42 am
Subject: Legalkah Antivirus Gratis yang anda pakai ??? 26 Desember 2007
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2007/1207/antivirus-gratis.htm

Legalkah Antivirus Gratis yang anda pakai  ???         26 Desember 2007

Artikel Chip Agustus 2007

 

Pada salah satu email yang beredar di mailing list dengan alamat ****@hotel****.com, penulis menemukan footer sebagai berikut :

 

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.476 / Virus Database: 269.10.4/898 - Release Date: 7/12/2007 4:08 PM

 

Patut dikagumi kesadaran dari pengguna email untuk menggunakan antivirus demi keamanan dirinya dan mengikuti ketentuan hukum untuk menghargai hak cipta dengan tidak membajak piranti lunak dengan tidak menggunakan software antivirus bajakan dan memilih antivirus Gratis. Tetapi, ternyata hal yang terjadi justru sebaliknya. Jika diteliti lebih jauh, pencantuman footer tersebut bagi pengguna dengan alamat email perusahaan ibarat pengumuman bahwa :

 

"Saya melanggar hukum, silahkan tangkap kalau kamu tahu apa salah saya !!"

 

Jika anda pengguna software Antivirus Gratis, perlu anda ketahui bahwa syarat ketentuan pengguna lisensi Gratis ini adalah harus memenuhi dua ketentuan dasar, yaitu privat (home user) dan non commercial (tidak boleh untuk kepentingan bisnis). Jadi dengan melihat seorang pengguna alamat email komersial (perusahaan) dengan footer AVG Free Edition, ibarat ayam negeri menyodorkan lehernya untuk dipotong jadi ayam goreng karena menyalahi ketentuan EULA (End User License Agreement).

 

Menggunakan antivirus tidak salah dan bagi pengguna OS Windows sudah merupakan satu praktek sekuriti yang disarankan. Menggunakan antivirus gratisan juga tidak salah, yang salah adalah menggunakan antivirus gratisan tanpa membaca apa saja syarat menggunakan aplikasi gratisan tersebut. Di internet dapat anda temui setidaknya 5 (lima) vendor antivirus yang menyediakan antivirus secara gratis dengan beberapa ketentuan yang harus dipenuhi dan beberapa keterbatasan fitur.

 

Satu catatan tambahan adalah antivirus yang gratis ini selain tidak boleh untuk kepentingan komersial, juga versi antivirus yang gratis ini hanya yang home user dan bukan versi jaringan / korporat. Apa beda home user dengan korporat ? Pada prinsipnya antivirus korporat memiliki kemampuan update terpusat sehingga menghemat bandwidth dan fitur manajemen antivirus dari jaringan yang memungkinkan administrator dapat memonitor dan mengontrol aplikasi antivirus semua komputer di jaringannya dari server antivirus dan jika ada serangan virus tidak perlu mengunjungi seluruh komputer satu persatu (teorinya :P). Salah satu fitur yang menarik dari antivirus jaringan adalah early warning atas serangan virus ke jaringan dan statistik serangan virus pada suatu jaringan yang jika digunakan dengan tepat dapat mencegah akibat lebih buruk dari serangan virus dan mendidik pengguna komputer di jaringan perusahaan untuk disiplin menjalankan kebiasaan berkomputer yang aman.

 

Lalu siapa saja yang menyediakan antivirus gratis dan dimana saja alamatnya ? Antivirus gratis mana yang direkomendasikan ?

Antivirus gratis yang dapat anda gunakan secara secara legal untuk kepentingan non komersial (home user) adalah :

 

  1. AVG Antivirus Free Edition http://free.grisoft.com
  2. Avira Antivir PersonalEdition Classic http://www.free-av.com
  3. avast ! 4 home edition http://www.avast.com/eng/avast_4_home.html
  4. PC Tools AntiVirus 3.1 Free Edition http://www.pctools.com/free-antivirus/
  5.  bitDefender 8 Free Edition http://www.bitdefender.com.sg/PRODUCT-14-sg--BitDefender-8-Free-Edition.html.

 

Lalu jika anda menanyakan hal yang paling sering diajukan oleh pengguna komputer, antivirus mana yang terbaik ? Pertanyaan ini ibarat menanyakan motor mana yang terbaik Honda, Suzuki atau Yamaha dan jawabannya bisa beraneka ragam. Tetapi ada "ground rule" (peraturan dasar) bagi pengguna antivirus yang dapat anda pertimbangkan dalam memutuskan antivirus mana yang kira-kira cocok untuk anda. Pertama, antivirus yang terbaik adalah antivirus yang "terupdate", jadi sekalipun anda menggunakan antivirus yang "katanya" gratisan dan terupdate secara teratur, perlindungan terhadap virus akan lebih baik dibandingkan dengan antivirus merek terkenal yang updatenya tidak teratur. Kedua, jika memungkinkan gunakan vendor antivirus yang peduli terhadap pengguna lokal dan memberikan support lokal pada produknya. Hal ini penting karena selain ancaman virus mancanegara (yang pada umumnya sudah terdeteksi dengan baik secara otomatis oleh mayoritas vendor antivirus) ada ancaman virus lokal yang sulit terdeteksi oleh antivirus mancanegara yang memerlukan support lokal dan kabar buruknya, Indonesia sekarang merupakan salah satu negara yang paling produktif menciptakan virus.

 

Lalu kembali lagi, siapakah diantara ke lima vendor antivirus tersebut yang dianggap terbaik ? Kalau yang terbaik, jawabannya sangat relatif. Berikut ini tabel simple yang penulis susun bagi pembaca Chip yang melihat banyaknya Award yang didapatkan produk antivirus dari Virus Bulletin (Organisasi antivirus dunia, badan independen yang sejak tahun 1980-an mengadakan pengetesan secara reguler atas berbagai merek produk antivirus terkenal beberapa kali setiap tahun pada berbagai platform OS). Selain itu ibaratnya Indonesian Idol, anda juga dapat mendasarkan keputusan pemilihan antivirus gratis dari banyaknya download yang dilakukan oleh pengguna internet seluruh dunia terhadap program antivirus Gratis.

Adapun data tersebut adalah sebagai berikut :

 

Nama

Website

VB Award (*)

Download (**)

Platform Support Windows

Size MB

Avast !

www.avast.com

23

8.603.906

98/Me/NT/2000/XP/Vista

14.18

AVG

www.grisoft.com

17

29.418.694

98/Me/NT/2000/XP/Vista

22.55

Avira

www.avira.com

14

1.200.375

98/Me/NT/2000/XP/Vista

16.38

bitDefender

www.bitdefender.com

10

65.589

98/Me/NT/2000/XP

13.18

PC Tools

www.pctools.com

1

743.125

Win 2000/XP/Vista

18.95

 

Sumber :

* www.virusbtn.com

** www.download.com

 

Jika anda bertanya kepada kami, saya menggunakan antivirus untuk kepentingan bisnis tetapi saya mencari antivirus yang gratis. Dimana bisa saya dapatkan ?

Hmm, pertanyaan yang cukup sulit. Tetapi masih ada jawabannya, dengan catatan anda harus usaha sedikit. Khusus untuk pengguna internet Indonesia, PT. Vaksincom memberikan antivirus Original Norman Virus Control for workstation + update definisi dan engine 1 tahun Gratis dengan catatan :

Anda mendapatkan virus baru yang tidak terdeteksi Norman dan mengirimkan sample virus tersebut ke virus@.... Untuk lebih detailnya silahkan lihat ketentuan detailnya di http://www.vaksin.com/hall_of_fame.htm.

 

Salam,

Aa Tan

 

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851

#605 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Thu Jan 3, 2008 7:23 am
Subject: Ada Kadal dimakan Buaya 3 Januari 2008
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2008/0108/yahoo_phising2.htm

Ada Kadal dimakan Buaya          3 Januari 2008

Artikel Chip Oktober 2007

Artikel Terkait : Phising melanda Yahoo Account       14 November 2006

Yahoo Account merupakan layanan jasa internet gratis dari Yahoo yang dapat dikatakan paling populer di jagad ini. Bagaimana tidak ? Tanpa mengeluarkan biaya apapun anda bisa mendapatkan akses mailbox (termasuk smtp access), Mailing List, Website, Yahoo Messenger yang terakhir malah makin sakti karena dilengkapi dengan VOIP dan seakan tidak cukup memanjakan anggotanya sekarang sudah dilengkapi dengan video call dan akses YM dari HP anda via SMS. Bagi sebagian besar pengguna internet, Yahoo Account merupakan darahnya di internet dimana selain akses gratis tersebut diatas terdapat juga ada akses berbayar seperti akses hosting Yahoo tanpa iklan untuk tuuan komersial, Yahoo Finance untuk mengatur keuangan anda seperti akses saham atau kurs mata uang asing yang ternyata hanya sebagian kecil dari ratusan layanan yang disediakan oleh Yahoo yang dapat dilihat selengkapnya di http://docs.yahoo.com/docs/family/more/.

Tidak mengherankan kalau password Yahoo Account yang sudah aktif menjadi incaran para kriminal. Bayangkan, dengan mengetahui satu password pada rekening Yahoo seseorang, anda bisa mendapatkan akses pada Yahoo Messenger, email, hosting bahkan akses data pribadi dan keuangan seseorang. Jika anda adalah pemilik atau moderator mailing list, khususnya mailing list dengan peminat / anggota besar yang diminati orang banyak seperti Jalansutra atau Jasakom-Perjuangan maka anda perlu ekstra hati-hati dan melakukan perlindungan password Yahoo Account anda karena pasword Yahoo Account anda juga merupakan password Owner / Moderator mailing list dimana seperti kita ketahui Owner / Moderator mailing list memiliki hak istimewa seperti memasukkan / mengeluarkan anggota mailing list, merubah setting mailing list sampai dengan menghapus mailing list tersebut. Salah satu caranya adalah dengan menghindari akses Yahoo Account anda dari komputer publik (warnet, lab sekolah) untuk menghindari menjadi korban key logger dan menerapkan password yang baik dan aman. Password yang baik dan aman adalah password yang menggunakan huruf, simbol dan angka (untuk menghambat Brute Force) dan diganti secara berkala, tetapi jangan sampai terlalu sering mengganti dan malahan anda lupa sendiri password tersebut :P.

Mengembalikan Password Yahoo, fakta dan tipuan !!

Jika anda memiliki Yahoo Account yang anda akses dari komputer pribadi anda dan karena satu dan lain hal password tersebut terlupa dan anda tidak memiliki catatan password tersebut, mungkin masih ada cara untuk mengetahui password tersebut. Jika anda pengguna IE dan pernah mengakses Yahoo Account menggunakan IE dan anda set untuk login otomatis setiap kali anda mengakses Yahoo Account anda, anda dapat mengakses file password tersebut dari Microsoft Protected Storage dan membukanya dengan tools khusus yang banyak tersedia di internet. Selain itu, jika anda menggunakan Yahoo Messenger, anda dapat menggunakan utility Mail PassView atau Advance Instant Messenger Password Recovery yang akan mencoba mengakses password Yahoo Account anda dari registri. Karena itu, kini anda tahu mengapa sebaiknya anda memberikan login password pada komputer anda dan tidak memberikan full sharing pada direktori system anda. Dengan tools-tools diatas, "siapapun" yang dapat login atau mengakses komputer anda akan dapat mengekstrak username dan password yang terlindung (Microsoft Protected Storage) atau tidak terlihat sekalipun (Registri).

Lalu bagaimana jika ada yang mengklaim dapat membantu mengembalikan password Yahoo Account orang lain ? Perhatikan email dibawah ini :

<<<Langkah Phishing Yahoo Account>>>

Langkah-langkah mengembalikan Password Yahoo yang hilang :

1.     Log in pada Yahoo Account anda. Catatan : Yahoo Account anda harus berumur minimum 30 hari.

2.     Kirim email ke recover_ps**@.... Email ini adalah email milik Staff Yahoo dan server otomatis akan mengirimkan kepada anda password yang anda inginkan setelah menerima informasi yang anda kirimkan kepada mereka.

3.     Pada bagian Subject, tulis "Password Retrieve".

4.     Pada baris pertama, tulis alamat email Yahoo Account yang ingin anda ketahui.

5.     Pada baris kedua, tulis alamat email anda.

6.     Pada baris ketiga ketik "password" anda dan "alamat emal" Yahoo Account anda. Server password membutuhkan password ini untuk mengirimkan form Javascript dari rekening anda ke Server Yahoo untuk mengekstrak password email yang lain. Dengan kata lain, system secara otomatis melakukan verifikasi password anda untuk mengkonfirmasikan integritas dari status anda. Ingat, anda mengirimkan password kepada mesin dan bukan orang. Proses ini akan berjalan otomatis oleh Server Yahoo.

<<<Akhir dari Langkah Phishing Yahoo Account>>>

 

JANGAN sekali-kali anda mengikuti langkah di atas karena hal tersebut sebenarnya adalah rekayasa sosial yang sangat canggih dan alih-alih anda mendapatkan password Yahoo Account orang lain, malahan password Yahoo Account anda yang akan ketahuan. Perhatikan bahwa trik di atas meminta anda mengirimkan Alamat Email Yahoo ke recover_ps**@... (yang merupakan username Yahoo) dan password anda sebagai syarat untuk verifikasi. Sebenarnya yang terjadi adalah alamat email recover_ps**@... adalah alamat email palsu yang telah dibuat sebelumnya oleh pembuat Phishing ini dan BUKAN alamat Staff Yahoo. Jika anda mengikuti petunjuk diatas, sama saja dengan memberikan Username dan Password Yahoo anda pada pemilik email recover_ps**@.... Harap ingat bahwa ini merupakan contoh phising yang sudah marak dan cukup lama beredar di internet dan sangat mudah memodifikasi langkah phishing diatas dengan merubah membuat dan merubah alamat email baru baik di Yahoo.com, Yahoo.co.id atau hotmail.com dan google.com sekalipun.

Sebenarnya ada satu phishing lain yang cukup canggih memanfaatkan worm yang secara otomatis membuat korbannya mengirimkan pesan YM ke seluruh kontaknya seakan-akan pengirim YM ini melakukan sharing file dan foto dan jika korbannya mengakses link tersebut, maka file virus akan dijalankan dan penerima akan dihantarkan pada page akses konfirmasi Yahoo Account palsu yang jika dimasukkan akan berakibat username dan password yang dimasukkan akan disimpan dan dikirimkan ke pembuat virus. Satu cara yang cukup manjur untuk mencegah phishing selain menginstal antivirus yang terupdate adalah mengaktifkan fitur Sign in Seal yang dapat mengidentifikasi dan membedakan website phising dengan website asli. (lihat gambar 1)

yahoogroups login page

Gambar 1, Contoh penggunaan Sign in Seal yang menampilkan gambar yang hanya diketahui pemilik account dan Yahoo.

 

Pertanyaan Mengenai Sign In Seal

Vaksincom yth,

Bisa dijelaskan lebih jauh mengenai Sign in Seal dan sejauh mana dapat melindungi dari pencurian password Yahoo di warnet atau komptuer umum ?

Hormat saya,

Kianto - Kuningan

 Dear Kianto,

Sign in Seal Yahoo adalah kode rahasia (bisa berupa tulisan, logo, gambar, dan pilihan warna tertentu) yang hanya diketahui oleh Yahoo dan pemilik Yahoo Account. Dari Yahoo Account anda, dimenu login pada pojok kanan atas kotak "Yahoo ID" dan "Password" anda akan mendapatkan tulisan "Prevent Password Theft". Jika anda klik dan mengikuti petunjuknya anda akan dapat memilih teks, gambar dan warna background yang akan muncul di komputer anda setiap kali anda ingin melakukan login ke Yahoo Account anda (disebut Sign in Seal). Setelah anda menentukan "Sign in Seal" anda, maka setiap kali anda melakukan masuk ke menu login pada Yahoo, tulisan "Prevent Password Theft" (lihat gambar 2) akan berganti dengan "Sign in Seal" yang anda pilih sehingga anda dapat memverifikasikan beabsahan website login dari Yahoo yang anda kunjungi dan membedakan dari website Phishing yang memalsukan menu login Yahoo dan mencuri password. Website Phisisng akan menampilkan menu login Yahoo palsu "tanpa" Sign in Seal yang benar, karena itu ingatlah untuk selalu memperhatikan Sign in Seal sebelum memasukkan Username dan Password Yahoo Account anda.

Sign in Seal TIDAK akan melindungi anda dari keylogger karena fungsinya hanya untuk memverifikasi keabsahan website yang anda kunjungi. Sekalipun anda mengunjungi website yang sah dan di komputer anda ada keylogger, maka username dan password anda tetap akan diketahui oleh keylogger. Karena itu, hindari memasukkan username dan password penting dari komputer umum seperti komputer lab sekolah dan warnet.

sign in seal

Gambar 2, Sign in Seal default yang belum di edit

 Salam,

Aa Tan

info@...

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851



#606 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Fri Jan 11, 2008 3:40 am
Subject: Mau lihat bikini Bunga Citra Lestari ? W32/SillyFDC.F aka LoveChaca
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2008/0108/Chaca.htm

W32/SillyFDC.F          10 Januari 2008

Chaca the Silly Bonek yg suka bolos

 

Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah
Perasaanmu, rindumu, seluruh cintamu
Dan kini hanya ada aku dan dirimu
Sesaat di keabadian

 

Selain Ari Lasso yang tertarik berduet dengan BCL (Bunga Citra Lestari), rupanya para programmer virus banyak sekali yang ingin berduet dengan BCL. Bedanya kalau Ari Lasso berduet dengan BCL menghasilkan lagu indah dan sebaliknya pembuat virus berduet dengan BCL (mencatut nama BCL) menyebarkan virus maut. Nama BCL memang sangat menjual dan sangat banyak digunakan oleh pembuat virus untuk memancing korbannya menjalankan virus. Salah satunya adalah virus Bonek yang lebih dikenal dengan nama love-chaca yang memalsukan diri sebagai file gambar JPEG dengan nama "Bikini Bunga Citra Lestari" (lihat gambar 2).

 

Jika anda sering menonton pertandingan sepakbola, tentu sudah familiar dengan kata "Bonek" yaitu singkatan dari "Bondo Nekat". Bonek yang diidentikkan sebagai sekelompok pendukung (suporter) sepakbola bermodal nekat (tongpes alias kantong kempes) dari kota "Pahlawan" Surabaya.

 

Kini, anda perlu berhati-hati karena telah menyebar virus bonek love chaca (school is hell). Dengan update terbaru Norman Virus Control mendeteksinya sebagai W32/SillyFDC.F. (lihat gambar 1)

 

7
Gambar 1, Norman Virus Control mendeteksi virus Love Chaca sebagai W32/SillyFDC.F

 

Virus ini sulit untuk di matikan baik dalam kondisi normal, safe mode maupun safe mode with command prompt. Selain itu, virus ini dapat menghapus file executable (*.exe) yang dianggap dapat membahayakan dirinya, khususnya jika kita sudah terinfeksi kemudian berusaha untuk mematikan proses virus tsb.

 

Jika anda tidak ingin terinfeksi oleh virus tsb, maka waspadalah terhadapa jenis file virus ini yang menggunakan icon gambar Jpeg, berukuran sekitar 122 kb dan bertype file application, karena system penyebaran virus ini begitu mudah dengan mengandalkan system autoplay windows sehingga mudah menyebar melalui media USB Flash. (lihat gambar 2)

9

Gambar 2, Contoh virus Love Chaca yang memalsukan diri sebagai gambar JPEG Bikini BCL

 

Jika dijalankan (baik secara sadar atau tidak sadar oleh user), maka virus akan membuat sebuah file yaitu "school is hell.doc" pada my documents yang berisi sebagai berikut :

 

 

Ya Allah Ya Tuhan Kami

Engkau Yang Maha Pengasih lagi Penyayang

Berikan kami kesabaran, ketabahan dan keikhlasan selalu

Untuk bersabar, lapang dada dan percaya

 

Pada apa yang dikatakan oleh semua orang

Kalau untuk sekolah harus keluarkan banyak biaya

Kalau untuk belajar kita harus rela mendapat hukuman

Kalau untuk pintar harus bersedia disiksa

 

Ya Allah

Memang hidup harus disangga dengan harapan

Tapi mampukah kami untuk tidak berputus asa

Jika sekolah hanya melahirkan perbudakan

 

Ya Allah

Ajarilah kami untuk selalu percaya dengan ucapan alim ulama

Yang selalu memberi janji kalau orang miskin bukan disini kemenangannya

 

Berikan kami kesabaran pada janji-janji penguasa

Yang sering mengatakan kalau pendidikan akan menjadi prioritas kebijakannya

 

Anugerahilah kami ketabahan untuk tidak melakukan pemberontakan

Pada mereka yang kejam dan sewenang-wenang

 

Ya Allah

Teguhkan hati kami untuk tidak mudah berhamba pada kekayaan dan ketenaran

 

Amin

 

File Penunjang Virus

Untuk mempertahankan dirinya, ia akan membuat beberapa file virus yang akan dijalankan setiap kali komputer dinyalakan/restart komputer. Beberapa file virus tsb diantaranya yaitu :

Ø  C:\WINDOWS\W90F87Z70V.exe

Ø  C:\WINDOWS\system32\A75H74K65J.exe

Ø  C:\WINDOWS\I89W73Y87L.exe

Ø  C:\WINDOWS\system32\Y68S82D89R.exe

 

Sebagai penunjang file tsb, ia akan membuat beberapa string pada registry yang diantaranya :

Ø  HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\winlogon

·         Userinit       = C:\windows\system32\userinit.exe, c:\documents and settings\localservice\local settings\spoolsv.exe

·         Shell           =  explorer.exe C:\documents and settings\localservice\local settings\svchost.exe

·         System       = C:\Documents and Settings\LocalService\Local Settings\mencerdaskan_Bangsa.exe

Ø  HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows

·         Load = c:\documents and settings\%user%\local settings\application data\csrss.exe

Ø  HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\AEDebug

·         Debugger = C:\Documents and Settings\LocalService\Local Settings\Application Data\lsass.exe

Ø  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Command Processor

·         Autorun

 

Aktif pada Service

Selain itu, ia pun aktif pada service windows dengan membuat string berikut :

Ø  Black Parade = C:\WINDOWS\F71B70G66D.exe

Ø  Heroes City = C:\WINDOWS\system32\S75T69K83E.exe (lihat gambar 3)

5

Gambar 3, Proses virus Love Chaca dengan nama Black Parade dan Heroes City

 

Proteksi File Eksekusi

Untuk memproteksi dari file-file executable, ia membuat string pada registry agar file executable seperti *.exe, *.scr, *.bat, *.pif, *.com, justru malah menjalankan file virus, diantaranya yaitu :

Ø  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\exefile\shell\open\command

Ø  HKEY_CLASS_ROOT\exefile\shell\open\command

·         (Default)="C:\WINDOWS\system32\S75T69K83E.exe" "%1" %*

Ø  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\batfile\shell\open\command

Ø  HKEY_CLASS_ROOT\batfile\shell\open\command

·         (Default)="C:\WINDOWS\system32\S75T69K83E.exe" "%1" %*

Ø  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\comfile\shell\open\command

Ø  HKEY_CLASS_ROOT\comfile\shell\open\command

·         (Default)="C:\WINDOWS\system32\S75T69K83E.exe" "%1" %*

Ø  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\scrfile\shell\open\command

Ø  HKEY_CLASS_ROOT\scrfile\shell\open\command

·         (Default)="C:\WINDOWS\system32\S75T69K83E.exe" "%1" %*

Ø  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\piffile\shell\open\command

Ø  HKEY_CLASS_ROOT\piffile\shell\open\command

·         (Default)="C:\WINDOWS\system32\S75T69K83E.exe" "%1" %*

 

Aktif pada Mode safe mode

Ia pun dapat aktif dalam mode normal maupun safe mode, untuk itu ia membuat string berikut :

Ø  HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Safeboot

·         AlternateShell=C:\WINDOWS\need-Education.exe

Ø  HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\Safeboot

·         AlternateShell=C:\WINDOWS\need-Education.exe

Ø  HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\Safeboot

·         AlternateShell=C:\WINDOWS\need-Education.exe

Ø  HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet003\Control\Safeboot

·         AlternateShell=C:\WINDOWS\need-Education.exe

 

Disable Fungsi Windows

Seperti pada umumnya virus-virus lokal, seperti biasa akan menonaktifkan beberapa fungsi windows. Beberapa fungsi windows yang di blok, yaitu :

-       Hidden Drive USB

-       Disable Find

-       Disable Run

-       Disable Registry Editor

-       Disable Task Manager

-       Disable Command Prompt

-       Disable Control Panel

-       Disable Explorer Context Menu

-       Disable Taskbar Context Menu

 

Mengalihkan fungsi program menjadi Notepad

Seperti halnya virus pada umumnya, ia akan mengalihkan beberapa fungsi dari program aplikasi dan windows, seperti :

-       Msconfig.exe (System Configuration Utility)

-       Mmc.exe (Computer Management)

-       Regedit.exe (Registry Editor)

-       KillVB.exe (Program untuk mematikan aplikasi Visual Basic)

-       Rstrui.exe (System Restore)

-       Tskmgr.exe (Task Manager)

-       Wscript.exe (Windows Scripting Host)

 

Mengubah Properties System

Salah satu yang diubah oleh virus tsb adalah properties dari system. Jika terinfeksi, maka system properties akan ditambahkan gambar seperti ini : (lihat gambar 4)

6

Gambar 4, System Properties windows yang dirubah oleh virus

 

Untuk hal tsb, ia akan membuat string pada registry :

Ø  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion

·         RegisteredOrganization=Source of Scream

·         RegisteredOwner=Heroes

 

Serta membuat file oemlogo.bmp dan oeminfo.ini  pada C:\WINDOWS\system.

 

Mengubah Tampilan Folder Options

Fungsi folder options memang tidak di blok, tetapi justru diubah sehingga tetap saja tidak dapat digunakan dengan baik. (lihat gambar 5)

 

1

Gambar 5, Folder Options juga mendapatkan giliran di "permak" oleh Love Chaca

 

Untuk hal ini dibuat string sebagai berikut :

Ø  HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder

·         Text=h3r035 - love Chaca

Ø  HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder

·         ClassicViewState, Type =

·         ControlPanelInMyComputer, Type =

·         DesktopProcess, Type =

·         DisableThumbCache, Type =

·         FolderSizeTip, Type =

·         FriendlyTree, Type =

·         Hidden, Type =

·         HideFileExt, Type =

·         NetCrawler, Type =

·         PersistBrowsers, Type =

·         ShowCompColor, Type =

·         ShowFullPath, Type =

·         ShowFullPathAddress, Type =

·         ShowInfoTip, Type =

·         SimpleSharing, Type =

·         SuperHidden, Type =

·         Thickets, Type =

·         WebViewBarricade, Type =

 

Block website security

Virus ini pun akan mencoba blocking terhadap beberapa website security, dengan cara merubah host file di komputer korban. Berikut hasil file host yang di ubah :

 

# Sepurane cak, nunut nyangkruk

 

127.0.0.1  www.vaksin.com

127.0.0.1  vaksin.com

127.0.0.1  www.jasakom.com

127.0.0.1  jasakom.com

127.0.0.1  www.vb-bego.com

127.0.0.1  vb-bego.com

127.0.0.1  www.sysinternals.com

127.0.0.1  sysinternals.com

127.0.0.1  www.avast.com

127.0.0.1  avast.com

127.0.0.1  www.mcafee.com

127.0.0.1  mcafee.com

127.0.0.1  www.grisoft.com

127.0.0.1  grisoft.com

127.0.0.1  www.symantec.com

127.0.0.1  symantec.com

127.0.0.1  www.norman.com

127.0.0.1  norman.com

127.0.0.1  www.trendmicro.com

127.0.0.1  trendmicro.com

127.0.0.1  www.secunia.com

127.0.0.1  secunia.com

127.0.0.1  www.zonelabs.com

127.0.0.1  zonelabs.com

127.0.0.1  www.pandasoftware.com

127.0.0.1  pandasoftware.com

127.0.0.1  www.f-secure.com

127.0.0.1  f-secure.com

127.0.0.1  www.sophos.com

127.0.0.1  sophos.com

127.0.0.1  www.free-av.com

127.0.0.1  free-av.com

127.0.0.1  www.neuber.com

127.0.0.1  neuber.com

127.0.0.1  www.bleepingcomputer.com

127.0.0.1  bleepingcomputer.com

127.0.0.1  www.iknowprocess.com

127.0.0.1  iknowprocess.com

127.0.0.1  www.kaspersky.com

127.0.0.1  kaspersky.com

127.0.0.1  www.virustotal.com

127.0.0.1  virustotal.com

127.0.0.1  www.friendster.com

127.0.0.1  friendster.com

127.0.0.1  www.yahoo.com

127.0.0.1  yahoo.com

127.0.0.1  www.google.com

127.0.0.1  google.com

127.0.0.1  www.google.co.id

127.0.0.1  google.co.id

 

Terakhir, jika kita akan membuka Internet Explorer, maka akan muncul peringatan seolah-olah komputer kita akan di format. Hal ini dibuat virus dengan string sebagai berikut :

Ø  HKCU\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main

·         Start Page = C:\Windows\system32\error.htm

·         Window Title = i lov u chaca

 

Cara Mengatasi W32/SillyFDC.F :

Karena sulitnya melakukan pembersihan baik melalui normal maupun safe mode, maka ada beberapa langkah yang bisa anda pilih.

  1. Anda bisa melakukan pembersihan dengan menjadikan drive/harddisk yang terinfeksi menjadi slave (sebelumnya anda bisa merename file msvbvm60.dll pada direktory C:\Windows\System32, menjadi file yang anda inginkan yang nantinya anda bisa rename kembali seperti semula jika virus sudah terhapus), untuk kemudian dilakukan proses scanning dengan antivirus yang ter-update atau dengan melakukan penghapusan secara manual.

Untuk itu anda bisa menggunakan fitur searching di Windows untuk menghapus secara manual file-file virus yang sudah ada dengan ciri-ciri :

-       Ukuran file 122 kb

-       Berextension *.exe

-       Bertype file Application

 

Tampilkan folder WINDOWS yang di hidden dengan menggunakan dos command prompt

 

§  Klik [start]

§  Klik [run]

§  Ketik [cmd]

§  Pada dos prompt, ketik perintah attrib -s -h /s /d, kemudian tekan enter [sebelumnya pastikan anda berada pada direktori C:\WINDOWS], contoh C:\WINDOWS>attrib -s -h /s /d

§  Untuk mengambalikan file yang disembunyikan di drive lain, lakukan langkah di atas tetapi sebelumnya anda ganti terlebih dahulu lokasi drive yang akan di cek [contoh D:\>attrib -s -h /s /d]

  1. Cara yang kedua yaitu bisa dengan menggunakan Linux Live CD seperti Knoppix/Ubuntu.

Anda bisa melakukan pembersihan virus sama seperti langkah-langkah diatas yaitu dengan mencari file virus yang berukuran file 122 kb, berextension *.exe dan bertype application.

  1. Cara yang ketiga yaitu dengan menggunakan Windows Live CD/Bart PE/Mini PE, dengan melalui Live CD tsb kita dapat melakukan pembersihan sekaligus melakukan repair registry yang dibuat oleh virus.

Pembersihan virus tsb tidak jauh berbeda dengan langkah-langkah diatas, hanya saja dapat kita sertai dengan repair registry yang telah dibuat oleh virus (seperti halnya membuka registry editor melalui Windows).

String yang perlu kita ubah yaitu pada :

 

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\winlogon

·         Userinit       = C:\windows\system32\userinit.exe

·         Shell           =  explorer.exe

·         System       =

 

Ubah string registry yang terinfeksi menjadi string registry seperti diatas.

            Jika sudah diubah, maka restart komputer anda, dan bisa melakukan booting melalui harddisk anda yang sudah di bersihkan dan di repair registry-nya.

            Kemudian lakukan repair registry kembali untuk mengembalikan setingan windows menjadi normal. Copy script dibawah ini dengan program notepad, kemudian save as dengan nama repair.vbs (ubah save as type menjadi all types). Kemudian jalankan dengan dobel klik file tsb.

 

Dim oWSH: Set oWSH = CreateObject("WScript.Shell")

on error resume Next

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\batfile\shell\open\command\","""%1"" %*"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\comfile\shell\open\command\","""%1"" %*"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\exefile\shell\open\command\","""%1"" %*"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\piffile\shell\open\command\","""%1"" %*"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command\","""%1"" /S"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot\AlternateShell","cmd.exe"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot\AlternateShell","cmd.exe"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet003\Control\SafeBoot\AlternateShell","cmd.exe"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\AlternateShell","cmd.exe"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\Shell","Explorer.exe"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\system",""

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\userinit","C:\Windows\system32\userinit.exe,"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\RegisteredOrganization","Your Organization"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\RegisteredOwner","YourOwner"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\exefile\","Application"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\AeDebug\Debugger",""

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\txtfile\shell\open\command\","C:\Windows\notepad.exe %1"

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoControlPanel")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoTrayContextMenu")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoViewContextMenu")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoDrives")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFind")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoRun")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableTaskMgr")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableCMD")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegedit")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\policies\Microsoft\system\DisableCMD")

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Command Processor\Autorun")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows\Load")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Executions Options\msconfig.exe")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Executions Options\regedit.exe")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Executions Options\killvb.exe")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Executions Options\mmc.exe")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Executions Options\rstrui.exe")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Executions Options\tskmgr.exe")

oWSH.RegDelete("HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Executions Options\wscript.exe")

oWSH.RegDelete ("HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\exefile\NeverShowExt")

oWSH.Regwrite "HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\Wallpaper ",""

oWSH.Regwrite "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Desktop\General\BackupWallpaper",""

oWSH.Regwrite "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Desktop\General\Wallpaper",""

oWSH.Regwrite "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Themes\LastTheme\Wallpaper",""

oWSH.Regwrite "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows NT\CurrenTVersion\Windows\Load",""

oWSH.Regwrite "HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\SCRNSAVE.EXE",""

oWSH.Regwrite "HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\wallpaper",""

oWSH.Regwrite "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main\Start Page","www.google.com"

oWSH.RegDelete("HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main\Window Title")

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\ClassicViewState\Type","group"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\ControlPanelInMyComputer\Type","checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\DesktopProcess\Type","checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\DisableThumbCache\Type","checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\FolderSizeTip\Type","checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\FriendlyTree\Type","checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\Type","group"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\HideFileExt\Type","checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\NetCrawler\Type","checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\PersistBrowsers\Type","checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\ShowCompColor\Type","checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\ShowFullPath\Type","checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\ShowFullPathAddress\Type","checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\ShowInfoTip\Type","checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SimpleSharing\Type","checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden\Type","checkbox"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Thickets\Type","group"

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\WebViewBarricade\Type","checkbox"

 

Catatan:

  • JIka komputer anda menggunakan Windows NT/2000, ubah script berikut:

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\userinit","C:\Windows\system32\userinit.exe,"

 

Menjadi

 

oWSH.Regwrite "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\userinit","C:\Winnt\system32\userinit.exe,"

           

  1. Hapus alamat URL yang sudah dibuat oleh W32/SillyFDC.F pada Host  file Windows [C:\Windows\System32\Drivers\Etc\Host]

Untuk mempermudah proses penghapusan anda dapat menggunakan tools "HOSTER", tools ini dapat di download di alamat http://www.funkytoad.com/download/HostsXpert.zip

 

Jalankan tools tersebut  dan hapus alamat  url yang ada dengan klik tombol "Restore Microsoft Original Host File" untuk restore Host file tersebut ke Host file asli tanpa harus memilih satu persatu alamat url yang akan dihapus. (lihat gambar 6)

Gambar 6, Hoster untuk mengembalikan file Host yang dirubah oleh virus

 

5.     Untuk pembersihan optimal  dan mencegah infeksi ulang scan dengan Norman Virus Control yang terupdate dan sudah dapat mendeteksi dan membasmi virus ini dengan baik

 

Salam,

 

Ad SAP

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19 E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851

#607 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Wed Jan 16, 2008 4:17 am
Subject: Tati My Love, Trojan:W32/Autorun.AQK 16 Januari 2008
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2008/0108/tati/tati.html

Trojan:W32/Autorun.AQK           16 Januari 2008

Tati My Love

 

Duhai Adinda tercinta ----

Perjalanan tiga hari tiga malam mengarungi samudera

-------Seumur hidup diri ini takkan lupa

 

Jika anda menemukan file dengan nama tati.my.love.txt pada Flash Disk atau tiba-tiba semua folder berubah mempunyai ekstensi SCR (Screen Saver) segera lakukan pengecekan terhadap komputer Anda karena kemungkinan Autorun.AQK sudah menginfeksi komputer anda.

 

Virus dengan ukuran 198 KB ini secara umum sebenarnya tidaklah terlalu jahat karena tidak sampai merusak data. Dia hanya menyembunyikan folder/subfolder dan akan membuat file duplikat di dalam Flash Disk. Namun menurut pantauan Vaksincom di forum tanya jawab virus resmi Vaksincom http://forum.vaksin.com, virus Tati.my.love merupakan virus yang paling banyak menyebar di Indonesia. Sebenarnya Tati sudah menyebar sejak Desember 2007, dan diperkirakan ribuan komputer di Indonesia sudah terinfeksi virus ini dan puncak penyebarannya adalah kuartal pertama tahun 2008.


Untuk mengelabui user ia akan menggunakan icon menyerupai Folder dengan ukuran 198 KB (lihat gambar 1), Norman Virus Control dengan update terakhir sudah dapat mendeteksi virus ini dengan nama Trojan:W32/Autorun.AQK. (lihat gambar 2)


Gambar 1, File induk Trojan:W32/Autorun.AQK menggunakan icon folder

 

Gambar 2, Norman Virus Control mendeteksi virus Tati sebagai W32/Autorun.AQK


Jika virus ini sudah menginfeksi komputer, ia akan membuat beberapa file induk dengan nama tati.exe di 2 lokasi yakni:

  • C:\Windows

  • C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup

Trojan:W32/Autorun.AQK juga akan membuat string pada registry berikut sehingga jika user akses ke Drive maka secara tidak langsung akan menjalankan dirinya:

  • HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\MountPoints2\{9bc849ac-6d5f-11dc-b18f-00016ccdd524}\Shell\AutoRun\command

    • Default = tati.exe

  • HKEY_USERS\S-1-5-21-527237240-2052111302-839522115-1003\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\MountPoints2\{9bc849ac-6d5f-11dc-b18f-00016ccdd524}\Shell\AutoRun\command

    • Default = tati.exe

Untuk varian awalnya W32/Autorun.AQK tidak akan melakukan blok terhadap fungsi Windows sehingga lebih mudah untuk dibersihkan.


Memalsukan diri sebagai folder

Harap berhati-hati, jika anda menemukan folder yang agak aneh (Folder dengan ekstensi SCR, Type "Screensaver", ukuran 198 KB) di dalam flash disk sebaiknya jangan di jalankan karena W32/Autorun.AQK akan melakukan penipuan dengan membuat file duplikat di dalam flash disk tersebut disetiap folder dan subfolder. Perlu anda ketahui, Folder yang asli tidak akan memiliki ukuran (size), Type = File Folder dan tidak memiliki ekstensi. File duplikat yang dibuat akan mempunyai nama file yang sama dengan nama folder aslinya tetapi mempunyai ekstensi .SCR (screen saver) sedangkan folder asli tersebut akan disembunyikan. Perhatikan gambar dibawah 3 ini

 

Gambar 3, File duplikat menyerupai folder dibuat oleh W32/Autorun.AQK


Autorun.AQK juga akan membuat file Autorun.inf dan file tati.exe pada Flash Disk dengan tujuan agar virus dapat aktif secara otomatis dengan hanya mencolokkan Flash Disk tersebut ke komputer. File Autorun.inf ini berisi script untuk menjalankan file tati.exe tersebut. (lihat gambar 4)


Gambar 4, Isi file Autorun.inf yang dikopikan ke Flash Disk


Virus ini juga akan membuat sebuah file dengan nama tati.my.love.txt yang berisi ungkapan perasaan kepada sang kekasih (lihat gambar 5).


]

Gambar 5, Isi file tati.my.love.txt


Cara membersihkan Trojan:W32/Autorun.AQK

  1. Matikan "system restore" selama proses pembersihan berlangsung (jika anda menggunakan Windows XP). Disarankan untuk melakukan pembersihan virus pada Safe Mode.

  2. Matikan proses virus dengan nama tati.exe (icon Folder). Untuk mematikan proses virus tersebut silahkan gunakan tools seperti "proceexp". Tools ini dapat di download di alamat :

http://download.sysinternals.com/Files/ProcessExplorer.zip

(lihat gambar 6)

Gambar 6, Gunakan Process Explorer untuk mematikan proses W32/Autorun.AQK

  1. Cari dan hapus file dengan nama tati.exe didirektori

    • C:\Windows

    • C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup

  2. Hapus file duplikat yang dibuat pada Flash Disk Anda. Untuk mempercepat proses penghapusan, Anda dapat menggunakan menu "Search Windows". Sebelum melakukan pencarian sebaiknya tampilkan terlebih dahulu file/folder yang disembunyikan. Berikut cara untuk menampilkan file/folder yang disembunyikan dan mencari file virus.


    • Buka [Windows Explorer]

    • Klik menu [Tools], kemudian klik [Folder Options]

    • Pada layar "Folder Options", klik tabulasi [View]

    • Pada folder [Hidden files and folders], hilangkan tanda centang pada opsi [Hide extensions for known file types] dan [Hide protected operating system files (recommended)] (lihat gambar 7)

Gambar 7, Menampilkan file/folder yang disembunyikan


    • Klik tombol [Ok]

    • Untuk mencari dan menghapus file virus, buka Windows Explorer, kemudian klik kanan di lokasi Flash Disk, kemudian klik "Search..."

    • Setelah muncul layar "Search Result", pada kolom "All or part of the file name" isi dengan ekstensi *.SCR

    • Pada kolom "Look in" pastikan sudah menuju ke lokasi Flash Disk yang akan di periksa.

    • Klik menu "What size is it", kemudian pilih opsi "Specify size (in KB)

      • Pilih "at most"

      • Isi dengan ukuran "198"

    • Klik menu "More Advanced option", kemudian pilih opsi

      • Searh system folders

      • Search hidden files and folders

      • Search subfolders

    • Kemudian klik tombol "Search" untuk memulai proses pencarian

(lihat gambar 8)

Gambar 8, Mencari file duplikat W32/Autorun.AQK

    • Setelah berasil ditemukan, hapus file virus yang mempunyai ukuran 198 dengan ekstensi SCR (Screen Saver) dengan icon "Folder"

  1. Tampilkan kembali file/folder yang sudah disembunyikan oleh virus pada Flash Disk Anda dengan cara:

    • Klik [Start] menu

    • Klik [Run]

    • Pada dilaog box [Run] ketik "CMD" tanpa tanda kutip, kemudian tekan tombol [Ok].

    • Setelah muncul Dos Prompt, pindahkan kursor ke lokasi Flash Disk. Contoh jika Flash Disk anda adalah E: maka ketika perintah E: kemudian tekan tombol [Enter].

    • Setelah kursor berada di drive E (Flash Disk), ketik perintah

ATTRIB –s –h /s /d (lihat gambar 9)



Gambar 9, Mengembalikan file / folder yang disembunyikan oleh virus

  1. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, install dan scan dengan Norman Virus Control yang terupdate dan sudah mengenali virus ini dengan baik.

Salam,

Aj Tau

info@...


PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160


Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851



#608 From: "Vaksincom" <alfons@...>
Date: Wed Jan 16, 2008 5:06 am
Subject: Removal Tati Cleaner di SMS Virus Vaksincom
vaksincom
Send Email Send Email
 

Dapatkan removal Tati Cleaner “hanya” dengan mendaftarkan diri ke SMS Virus Vaksincom. http://vaksin.com/2007/SMS Virus.htm

INFO VIRUS HP Vaksincom – layanan informasi virus HP (Hand Phone).
Mulai berlangganan ketik REG VIRUSHP kirim ke 9858
Berhenti langganan ketik UNREG VIRUSHP kirim ke 9858
Tanpa langganan ketik VIRUSHP kirim ke 9858

Kerjasama PT. Vaksincom dengan Kompas Cyber Media http://www.kompasmobile.com/detail.cfm?id=50&iid=763836828.

Didukung oleh cid:image001.png@01C85838.24F6B520 cid:image002.png@01C85838.24F6B520cid:image003.png@01C85838.24F6B520cid:image004.png@01C85838.24F6B520cid:image005.png@01C85838.24F6B520cid:image006.png@01C85838.24F6B520

 

Salam,

Vaksincom

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

*******

Info Virus HP, PC dan Internet Banking via SMS :

http://vaksin.com/2007/SMS Virus.htm

*******

 

From: vaksin@yahoogroups.com [mailto:vaksin@yahoogroups.com] On Behalf Of vaksincom
Sent: Wednesday, January 16, 2008 11:18 AM
To: vaksin@yahoogroups.com
Subject: [vaksin.com] Tati My Love, Trojan:W32/Autorun.AQK 16 Januari 2008

 

http://vaksin.com/2008/0108/tati/tati.html

Trojan:W32/Autorun.AQK           16 Januari 2008

Tati My Love

 

Duhai Adinda tercinta ----

Perjalanan tiga hari tiga malam mengarungi samudera

-------Seumur hidup diri ini takkan lupa

 

Jika anda menemukan file dengan nama tati.my.love.txt pada Flash Disk atau tiba-tiba semua folder berubah mempunyai ekstensi SCR (Screen Saver) segera lakukan pengecekan terhadap komputer Anda karena kemungkinan Autorun.AQK sudah menginfeksi komputer anda.

 

Virus dengan ukuran 198 KB ini secara umum sebenarnya tidaklah terlalu jahat karena tidak sampai merusak data. Dia hanya menyembunyikan folder/subfolder dan akan membuat file duplikat di dalam Flash Disk. Namun menurut pantauan Vaksincom di forum tanya jawab virus resmi Vaksincom http://forum.vaksin.com, virus Tati.my.love merupakan virus yang paling banyak menyebar di Indonesia. Sebenarnya Tati sudah menyebar sejak Desember 2007, dan diperkirakan ribuan komputer di Indonesia sudah terinfeksi virus ini dan puncak penyebarannya adalah kuartal pertama tahun 2008.


Untuk mengelabui user ia akan menggunakan icon menyerupai Folder dengan ukuran 198 KB (lihat gambar 1), Norman Virus Control dengan update terakhir sudah dapat mendeteksi virus ini dengan nama Trojan:W32/Autorun.AQK. (lihat gambar 2)


http://vaksin.com/2008/0108/tati/tati%20my%20love_html_m455d36ee.png

Gambar 1, File induk Trojan:W32/Autorun.AQK menggunakan icon folder

 

http://vaksin.com/2008/0108/tati/tati%20my%20love_html_m186c96e5.png

Gambar 2, Norman Virus Control mendeteksi virus Tati sebagai W32/Autorun.AQK


Jika virus ini sudah menginfeksi komputer, ia akan membuat beberapa file induk dengan nama tati.exe di 2 lokasi yakni:

·         C:\Windows

·         C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup

Trojan:W32/Autorun.AQK juga akan membuat string pada registry berikut sehingga jika user akses ke Drive maka secara tidak langsung akan menjalankan dirinya:

·         HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\MountPoints2\{9bc849ac-6d5f-11dc-b18f-00016ccdd524}\Shell\AutoRun\command

o    Default = tati.exe

·         HKEY_USERS\S-1-5-21-527237240-2052111302-839522115-1003\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\MountPoints2\{9bc849ac-6d5f-11dc-b18f-00016ccdd524}\Shell\AutoRun\command

o    Default = tati.exe

Untuk varian awalnya W32/Autorun.AQK tidak akan melakukan blok terhadap fungsi Windows sehingga lebih mudah untuk dibersihkan.


Memalsukan diri sebagai folder

Harap berhati-hati, jika anda menemukan folder yang agak aneh (Folder dengan ekstensi SCR, Type "Screensaver", ukuran 198 KB) di dalam flash disk sebaiknya jangan di jalankan karena W32/Autorun.AQK akan melakukan penipuan dengan membuat file duplikat di dalam flash disk tersebut disetiap folder dan subfolder. Perlu anda ketahui, Folder yang asli tidak akan memiliki ukuran (size), Type = File Folder dan tidak memiliki ekstensi. File duplikat yang dibuat akan mempunyai nama file yang sama dengan nama folder aslinya tetapi mempunyai ekstensi .SCR (screen saver) sedangkan folder asli tersebut akan disembunyikan. Perhatikan gambar dibawah 3 ini

 

http://vaksin.com/2008/0108/tati/tati%20my%20love_html_61a26c37.png

Gambar 3, File duplikat menyerupai folder dibuat oleh W32/Autorun.AQK


Autorun.AQK juga akan membuat file Autorun.inf dan file tati.exe pada Flash Disk dengan tujuan agar virus dapat aktif secara otomatis dengan hanya mencolokkan Flash Disk tersebut ke komputer. File Autorun.inf ini berisi script untuk menjalankan file tati.exe tersebut. (lihat gambar 4)


http://vaksin.com/2008/0108/tati/tati%20my%20love_html_1e5713d1.png

Gambar 4, Isi file Autorun.inf yang dikopikan ke Flash Disk


Virus ini juga akan membuat sebuah file dengan nama tati.my.love.txt yang berisi ungkapan perasaan kepada sang kekasih (lihat gambar 5).


http://vaksin.com/2008/0108/tati/tati%20my%20love_html_76bf1760.png]

Gambar 5, Isi file tati.my.love.txt

 

Cara membersihkan Trojan:W32/Autorun.AQK

1.      Matikan "system restore" selama proses pembersihan berlangsung (jika anda menggunakan Windows XP). Disarankan untuk melakukan pembersihan virus pada Safe Mode.

2.      Matikan proses virus dengan nama tati.exe (icon Folder). Untuk mematikan proses virus tersebut silahkan gunakan tools seperti "proceexp". Tools ini dapat di download di alamat :

http://download.sysinternals.com/Files/ProcessExplorer.zip

(lihat gambar 6)

http://vaksin.com/2008/0108/tati/tati%20my%20love_html_m64a03448.png

Gambar 6, Gunakan Process Explorer untuk mematikan proses W32/Autorun.AQK

3.      Cari dan hapus file dengan nama tati.exe didirektori

o    C:\Windows

o    C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup

3.      Hapus file duplikat yang dibuat pada Flash Disk Anda. Untuk mempercepat proses penghapusan, Anda dapat menggunakan menu "Search Windows". Sebelum melakukan pencarian sebaiknya tampilkan terlebih dahulu file/folder yang disembunyikan. Berikut cara untuk menampilkan file/folder yang disembunyikan dan mencari file virus.

 

o    Buka [Windows Explorer]

o    Klik menu [Tools], kemudian klik [Folder Options]

o    Pada layar "Folder Options", klik tabulasi [View]

o    Pada folder [Hidden files and folders], hilangkan tanda centang pada opsi [Hide extensions for known file types] dan [Hide protected operating system files (recommended)] (lihat gambar 7)

http://vaksin.com/2008/0108/tati/tati%20my%20love_html_m6733a1d7.png

Gambar 7, Menampilkan file/folder yang disembunyikan

 

o    Klik tombol [Ok]

o    Untuk mencari dan menghapus file virus, buka Windows Explorer, kemudian klik kanan di lokasi Flash Disk, kemudian klik "Search..."

o    Setelah muncul layar "Search Result", pada kolom "All or part of the file name" isi dengan ekstensi *.SCR

o    Pada kolom "Look in" pastikan sudah menuju ke lokasi Flash Disk yang akan di periksa.

o    Klik menu "What size is it", kemudian pilih opsi "Specify size (in KB)

§  Pilih "at most"

§  Isi dengan ukuran "198"

o    Klik menu "More Advanced option", kemudian pilih opsi

§  Searh system folders

§  Search hidden files and folders

§  Search subfolders

o    Kemudian klik tombol "Search" untuk memulai proses pencarian

(lihat gambar 8)

http://vaksin.com/2008/0108/tati/tati%20my%20love_html_m1143e036.png

Gambar 8, Mencari file duplikat W32/Autorun.AQK

o    Setelah berasil ditemukan, hapus file virus yang mempunyai ukuran 198 dengan ekstensi SCR (Screen Saver) dengan icon "Folder"

5.      Tampilkan kembali file/folder yang sudah disembunyikan oleh virus pada Flash Disk Anda dengan cara:

o    Klik [Start] menu

o    Klik [Run]

o    Pada dilaog box [Run] ketik "CMD" tanpa tanda kutip, kemudian tekan tombol [Ok].

o    Setelah muncul Dos Prompt, pindahkan kursor ke lokasi Flash Disk. Contoh jika Flash Disk anda adalah E: maka ketika perintah E: kemudian tekan tombol [Enter].

o    Setelah kursor berada di drive E (Flash Disk), ketik perintah

ATTRIB –s –h /s /d (lihat gambar 9)


http://vaksin.com/2008/0108/tati/tati%20my%20love_html_2ceaa913.png


Gambar 9, Mengembalikan file / folder yang disembunyikan oleh virus

6.      Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, install dan scan dengan Norman Virus Control yang terupdate dan sudah mengenali virus ini dengan baik.

Salam,

Aj Tau

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851



#609 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Thu Jan 17, 2008 10:06 am
Subject: Karir di Vaksin.com Januari 2008
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/vacancy.htm

Karir di Vaksin.com          Januari 2008

Untuk interview bulan Januari 2008, surat lamaran yang diproses adalah yang sudah diterima 26 Januari 2008. Test dan interview akan dilakukan tanggal 31 Januari 2008 di kantor PT. Vaksincom Jl. Tanah Abang III / 19E - Jakarta 10160. Demi efisiensi, usahakan untuk mengirimkan lamaran melalui internet, harap kirimkan persyaratan dalam bentuk pdf (Adoce Acrobat) atau MS Word. Biasakan untuk menghemat bandwidth dengan tidak mengirimkan lampiran terlalu besar (sebaiknya < 1 MB). Pengiriman lamaran melalui pos tetap akan diterima dan batas waktu adalah tanggal 26 Januari 2008 surat lamaran pos sudah diterima oleh Vaksincom.

PT. Vaksincom menantang anda untuk mengisi posisi-posisi dengan kualifikasi sebagai berikut :

Kualifikasi umum :

  • Disiplin, mampu bekerja dibawah tekanan.

  • Self Motivated.

  • Pendidikan minimal SMU / STM, D3 atau S1 akan mendapatkan nilai lebih.

  • Mampu berorganisasi dan bekerja dalam tim.

  • Familiar dengan internet dan menyukai IT.

  • Usia Maksimal 27 tahun pada saat melamar.

Kualifikasi Khusus :

 

Vaksinis (Customer Support Vaksincom) :

  • Mengerti Bahasa Inggris minimal pasif.

  • Dapat meingimplementasikan domain dan menguasai jaringan komputer. (akan di test)

  • Memiliki logika yang baik, mampu melakukan analisa / troubleshooting masalah jaringan.

  • Dapat menjalankan tugas diluar kota jika diperlukan.

Vaksinis bertugas melayani instalasi dan support antivirus dan security appliances dalam jaringan komputer pelanggan Vaksincom di Jabodetabek dan seluruh Indonesia.

Staff Pembukuan :

  • Diutamakan wanita.

  • Berpengalaman pada bagian accounting perusahaan minimal 1 tahun.

  • Berpengalaman dan mengerti pajak.

  • Menguasai Microsoft Office (MS Excel, MS Word) dengan baik.

  • Detail Oriented.

Operator dan Administrasi :

  • Diutamakan wanita.

  • Luwes dan sopan

  • Detail oriented.

  • Menguasai komputer akan menjadi nilai tambah.

Paling lambat 26 Januari 2008, kirimkan Surat Lamaran anda dan tujukan ke email hrd@...  atau melalui pos ke :

 

PT. Vaksincom

Tanah Abang III / 19 E

Jakarta 10160

Up : HRD

dengan melampirkan

  • Surat Lamaran

  • Daftar Riwayat Hidup

  • Pas Foto

  • Fotocopy KTP

  • Fotocopy Ijazah terakhir.



#610 From: "Vaksincom" <alfons@...>
Date: Tue Jan 29, 2008 8:53 am
Subject: InfoKomputer Forum 2008
vaksincom
Send Email Send Email
 

Dear member mailing list Vaksin.

 

Bersama ini saya informasikan event Info Komputer forum 2008 yang akan diadakan pada hari Kamis tanggal 31 Januari 2008 yang ikut disponsori oleh PT. Vaksincom.

Harga normal adalah Rp. 350.000,- dan khusus untuk member mailing list vaksin@yahoogroups.com akan mendapatkan harga khusus Rp. 250.000,-. Harap lampirkan email ini sebagai bukti untuk mendapatkan harga khusus.

 

 

Salam,

Alfons


#611 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Mon Feb 4, 2008 5:17 am
Subject: Virus Top Indonesia November 2007 - Januari 2008
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2008/0208/malware0108/Malware0108.html

Malware Top Indonesia November 2007 – Januari 2008

Virus lokal kalah tawuran

 

Aku mau pulang ... ku ingat kamu

Aku sedang sedih ... juga ingat kamu

Aku mau ke airport ... ku ingat kamu

Oh banjir..... inikah bila ku kena.. kena banjir

Jakarta saat ini sudah menjadi kota mandiri, kalau tahun-tahun lalu penduduk Jakarta yang khawatir banjir ketat memonitor bendungan Katulampa dan berjaga-jaga atas banjir kiriman. Tahun 2008 ini kelihatannya Jakarta sudah mandiri, jadi tanpa perlu bantuan dari Bogor dan kota-kota sekitarnya sudah mampu membuat dirinya banjir sendiri. Hanya hujan satu hari saja tanpa "bantuan" banjir kiriman dan arus pasang. Bayangkan apa yang terjadi jika hal ini digabungkan, curah hujan tinggi dan lama, banjir kiriman dan arus pasang bergabung ...... hasilnya akan mirip dengan virus Viking dan Small.KI yang memiliki kemampuan gado-gado. Akibatnya ... perasaan korbannya, mirip korban banjir yang terjebak berjam-jam di Bandara Internasional Sukarno Hatta ...... Makhluk Tuhan yang paling Bete.

Selama bulan November 2007 sampai dengan Januari 2008 virus Viking ini memuncaki daftar malware yang paling banyak terdeteksi menginfeksi di Indonesia. Kalau periode September – Oktober 2007 motor virus asing adalah Small.KI, maka kali ini yang menjadi pentolannya adalah Viking. Dengan dukungan Detnat, Sohanad, Sality, Solow dan Small.KI, tidak ketinggalan pasukan spyware juga mulai unjuk gigi ikutan mengerubuti virus lokal. Hasilnya ? Malware mancanegara mempertahankan dominasinya menguasai 54 % malware yang paling banyak menyebar di Indonesia. Virus lokal yang dimotori oleh Rontokbro dengan bantuan Lightmoon, Kespo, Autorun dan VBWorm tidak mampu merebut posisi dominan tetapi tetap mengancam dengan menguasai 40 % dari total infeksi malware. (lihat gambar 1)



Gambar 1, Malware Top Indonesia November 2007 – Januari 2008

Virus mancanegara

Viking dengan total infeksi 39.331 insiden ; 23,98 % memotori virus mancanegara sebagai virus yang paling banyak beredar di Indonesia dan "jelas" harus di waspadai. Virus ini memiliki kemampuan mengubah dan mengupdate dirinya ke internet sehingga dengan mudah dapat mengelabui program antivirus yang pernah mendeteksinya. Sebenarnya rahasi kedigdayaan Viking bukan pada kemampuannya mengupdate dirinya tetapi pada metode infeksinya dimana ia mengeksploitasi default share Windows IPC$, C$ sehingga komputer yang tidak melakukan sharing sekalipun akan mampu di infeksinya. Khusus untuk pengguna Windows 2000 yang terhubung ke jaringan intranet yang terinfeksi Viking akan sangat sulit dibasmi karena Viking memanfaatkan satu celah keamanan yang mampu menginfeksi komputer Windows 2000 yang tidak melakukan share sekalipun. Sedikit diketahui oleh pengguan komputer, rupanya Small.KI / Kamasutra (peringkat 13, 1.918 insiden ;1,17%)juga memiliki kemampuan infeksi default share yang mirip dengan Viking dan hal ini menjelaskan rahasia keberhasilannya bertahan sampai hari ini sebagai virus yang paling banyak menyebar dan panjang umur.

Tiga virus mancanegara lain yang perlu diwaspadai adalah Sohanad (peringkat 4, 14.104 ; 8,60) virus yang menyebarkan dirinya dengam memanfaatkan kontak YM (Yahoo Messenger) dari komputer yang berhasil di infeksinya. Teknik ini sangat efektif karena penerima pesan YM tidak akan curiga temannya dari YM akan sengaja menjerumuskan / menjahatinya dengan mengirimi virus yang kemudian akan menggiring korban penerima pesan YM ke situs Phishing untuk mengambil username dan password Ymnya sekaligus menginstal virus Sohanad ke komputernya. Jika anda terinfeksi Sohanad / pernah mengunjungi website Phishing yang linknya dikirimkan oleh teman anda (dan teman anda ketika ditanya malah bingung karena tidak merasa mengirimi link kepada anda) Vaksincom menyarankan SEGERA ganti password Yahoo Account anda sebelum diambil oleh pembuat virus ini. Setelah Sohanad, virus yang perlu anda waspadai adalah Detnat (peringkat 6, 8.551 insiden ; 5,21 %) yang diperkirakan berasal dari Korea. Virus ini menyebarkan diri dengan cara menginfeksi network share dan menggunakan teknologi rootkit untuk menyembunyikan dirinya. Ia juga mendownload dan menjalankan PWStealer setelah mengunduhnya dari beberapa website Korea. Diikuti Solow (peringkat 7, 7.300 insiden ; 4,45 %) yang memiliki ciri khas menambahkan header "Hacked by Godzilla" atau "Hackd by Zay" pada browser komputer yang berhasil di infeksinya. Virus mancanegara lain yang perlu diperhatikan adalah Sality (peringkat 14, 1.895 insiden ; 1,16 %). Sality adalah PE Infector yang memiliki hbungan erat dengan jawara lama Bagle (musuh besar Netsky yang masih wara wiri di internet sampai hari ini). Sality di download oleh beberapa varian Bagle dan akan menginjeksinya dirinya ke dalam proses yng sedang berjalan. Sality akan mengenkrip dirinya terlebih dahulu sebelum menginjeksi file induk (host) guna menyembunyikan keberadaannya. Sality juga menyebarkan dirinyamelalui sharing intranet.

Spyware

Dua spyware yang perlu diwaspadai adalah Vundo dan Agent. Jika anda masih asing dengan Vundo, coba lihat nama lainnya, VirtuMonde atau VirtuMundo. Vundo (peringkat 9, 4.549 insiden ; 2,77 %) menunjukkan bukti bahwa Spyware Never Die. Vundo akan mengakibatkan komputer korbannya menampilkan pop up dan mempromosikan program gratisan lain yang tidak lain dan tidak bukan adalah spyware juga. Vundo menunjukkan satu hal yang menarik dimana ia tidak mengeksploitasi celah keamanan produk Microsoft tetapi sebaliknya ia mengeksploitasi celah keamanan Java 1.5 (dan sebelumnya) yang di keluarkan oleh SUN. Hal ini memang menunjukkan kecenderungan malware yang mulai mengincar celah keamanan aplikasi non Microsoft yang berjalan pada platform Windows. Sebabnya bukan karena aplikasi Microsoft tidak memiliki celah keamanan melainkan karena keberhasilan metode patching yang dilakukan oleh Microsoft menurunkan waktu rentan, dimana pada OS Windows XP (service pack 2 ke atas) dan Windows Vista (termasuk MS Office) berhasil menurunkan waktu rentan antara ditemukannya celah keamanan baru dan patchingnya menjadi sangat singkat sehingga peluang untuk di eksploitasi juga menurun dengan signifikan. Rahasia dari keberhasilan ini adalah patching otomatis yang secara default dijalankan pada saat instalasi OS / aplikasi Windows baru. Ibarat Sun Tzu, para pembuat virus tidak kalah cerdik. Jika aplikasi dan OS Microsoft sulit di eksploitasi, maka mereka mulai mengincar aplikasi non Microsot seperti Adobe Acrobat (lihat munculnya virus Pidief yang mengeksploitasi celah keamanan Adobe Acrobat lama) dan tidak tertutup celah keamanan aplikasi populer yang berjalan di OS Windows akan dieksploitasi seperti WinZip, WinAmp, Thunderbird dan Firefox.

Pop up yang dimunculkan oleh Vundo akan mengiklankan program (umumnya spyware lain) seperti Sysprotect, Storage Protector dan WinFixer. Vaksincom menyarankan anda untuk menghindari mendownload dan menjalankan program-program di atas.

Setelah Vundo, spyware lain yang perlu di waspadai adalah Agent (peringkat 10, 2.609 insiden ; 1,59 %). Spyware ini termasuk spyware KB (keluarga besar) yang mengeluarkan variannya ibarat kelinci atau tikus yang sekali beranak jumlahnya puluhan. Sampai saat ini varian Agent mencapai puluhan ribu varian. Payload varian Agent yang mengkhawatirkan adalah membuka akses komputer korbnnya sehingga dapat dikuasai oleh komputer lain.

Virus Lokal

Rupanya Rontokbro dan variannya masih tetap memiliki gigi (ini gigi beneran bukan 11 januari :P). Meskipun secara total persentase virus lokal kalah dari virus mancanegara tetapi Rontokbro masih tetap memimpin di peringkat 2 dan hanya dikalahkan oleh Viking. Total infeksi Rontokbro dan variannya adalah 32.399 insiden ; 19,75 % diikuti oleh Lightmoon di peringkat 3, 15.088 insiden ; 9,30 %. Virus Kespo berada di peringkat 5 dengan total insiden 8.764 ; 5,34 %. Sesuai perkiraan, peak virus Kespo adlaah bulan November 2007. Virus lokal lain yang menjadi perhatian adalah VBWorm (Visual Basic Worm) yang meskipun hanya berada di peringkat 11, 2.156 insiden ; 1,31 % tetapi sebenarnya kalau digabungkan dengan "saudaranya" VB.IU (peringkat 24, 658 insiden ; 0.40 %) dan VB.Troj (peringkat 25, 529 insiden ; 0.32 %) maka peringkatnya akan naik satu menggeser Agent.

Virus lokal yang perlu menjadi perhatian kali ini adalah Autorun (peringkat 8, 7.175 insiden ; 7.37 %). sebenarnya autorun ini merupakan metode infeksi virus lokal yang bertujuan untuk membuat virus mampu menginfeksi komputer secara otomatis tanpa perlu bantuan pihak ketiga. Seperti kita ketahui, berbeda dengan worm yang mampu beraksi dan menyebarkan dirinya sendiri (umumnya karena mengeksploitasi celah keamanan) virus lokal tidak memiliki kemampuan menyebarkan dirinya sendiri dan harus melakukan rekayasa sosial agar dijalankan oleh pengguna komputer. Rekayasa sosial itu adalah memalsukan Icon dirinya menjadi icon MS word, Excel, Folder dan Icon JPG. Meskipun metode ini cukup efektif, tetapi tetap memiliki satu kelemahan dimana jika pengguna komputer tidak mengklik file virus, maka virus tidak akan bisa berjalan. Karena itu pembuat virus lokal mencari akal bagaimana supaya virus dapat otomatis berjalan setiap kali UFD (USB Flash Disk) bervirus dicolokkan pada komputer lain. Akhirnya pembuat virus menemukan cara dengan memanipulasi "autorun". Seperti kita ketahui, CD Rom memiliki fiturautorun dimana setiap kali CD dimasukkan maka komputer secara otomatis akan menjalankan CD tersebut dengan mengakses file Autorun. Nah, fitur autorun ini diadopsi oleh virus dan ditanamkan pada UFD yang di infeksinya sehingga setiap kali mencolokkan UFD bervirus akan secara otomatis menjalankan virus tersebut tanpa bantuan pihak ketiga dan menjadikan virus lokal naik kelas memiliki kemampuan penyebaran seperti worm :).

Untuk detail 20 virus yang paling banyak penyebar di Indonesia selama periode November 2007 – Januari 2008 dapat dilihat pada tabel 1 dibawah ini :


Tabel 1, Malware Top Indonesia November 2007 – Januari 2008

salam,

Aa Tan

info@...

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851



#612 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Tue Feb 12, 2008 5:37 am
Subject: Trend Serangan Malware 2008 dan Antisipasinya 12 Februari 2008
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2008/0208/Trend Malware 2008.html

Trend Serangan Malware 2008 dan Antisipasinya 12 Februari 2008

Artikel Majalah Chip Januari 2008

Apa gunanya kita belajar Sejarah ? Apakah hanya untuk mengetahui apa yang pernah terjadi dimasa lalu, menyimpan kenangan indah jaman Majapahit dan Sriwijaya yang pernah menjadi salah satu pusat budaya dunia ? Walaupun memang terbukti saat ini budaya Indonesia diminati oleh beberapa negara tetangga :P. Tetapi rasanya percuma kalau kita belajar sejarah hanya untuk berbangga dan bilang ....... Dulu kita pernah lho menjadi pusat budaya dunia lhoooo.. !! Yang penting sekarang adalah bagaimana kita belajar dari apa yang pernah terjadi dimasa lalu, menghindari kesalahan yang pernah dilakukan demi kemajuan kita dimasa depan. Demikian pula halnya dengan evaluasi malware yang dilakukan oleh Vaksincom, tujuannya bukan untuk berbangga bahwa orang Indonesia pintar-pintar bikin virus lhooo.... atau Huebat !! ...... virusnya bisa sampai ke mancanegara. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita sebagai pengguna komputer mengetahui ancaman apa saja yang pernah mengancam dimasa lalu, bagaimana cara infeksinya dan bagaimana kita mengantisipasinya supaya tidak menjadi korban lagi dimasa depan. Khusus untuk komunitas pembuat virus, Vaksincom menghimbau untuk menyalurkan kemampuan programming anda ke hal yang positif karena dunia IT Indonesia masih membutuhkan banyak sekali programmer kreatif demi kemajuan kita bersama.

Jika kita menilik apa yang terjadi di tahun 2007, dimana virus lokal masih merajai tangga virus Indonesia, di tahun 2008 diperkirakan masih tetap akan di dominasi oleh virus lokal yang bahkan beberapa virus akan mulai mendunia karena beberapa virus lokal di tahun 2007 yang tadinya mengandalkan penyebaran melalui UFD (USB Flash Disk) sehingga penyebaran efektif hanya di Indonesia saja sudah mulai mengadopsi teknik penyebaran virus mancanegara seperti memanfaatkan email dan internet. Apa dasar kami mengatakan virus lokal masih akan tetap mendominasi ?? Dasarnya adalah karena penetrasi internet di Indonesia sampai dengan tahun 2007 masih rendah < 20 %. Bandingkan dengan negara tetangga kita yang beberapa bahkan sudah mencapai penetrasi internet > 60 %. Penetrasi yang rendah ini memiliki sisi lain dimana potensi perkembangan market internet di Indonesia masih tinggi, apalagi penduduk Indonesia yang jumlahnya sangat besar dan merupakan nomor 4 terbanyak di dunia. Jika penetrasi internet meningkat 10 % saja, maka artinya jumlah orang yang melek internet bertambah 20 juta orang. Otomatis komunitas VM (Virus Maker) akan tertambah dan hal ini memiliki korelasi langsung dengan jumlah virus lokal yang akan beredar di Indonesia. Jadi virus-virus lokal baru yang di ilhami oleh Rontokbro atau sejenis Kespo yang menghancurkan data komputer anda akan tetap bermunculan sehingga pengguna komputer sangat disarankan untuk disiplin melakukan backup atas data-data pentingnya.

Virus Messenger

Virus yang menyerang IM (Instant Messaging) akan meningkat di tahun 2008, seiring dengan tingginya penetrasi messaging ini maka para pengguna instant messaging harus berhati-hati menerima kiriman link melalui YM, "sekalipun" dari orang yang anda kenal karena sekali virus IM menginfeksi rekan anda, tanpa sepengetahuannya virus IM akan menggunakan account IM tersebut untuk menyebarkan dirinya dan biasanya hal ini dipadukan dengan phishing website yang tujuannya selain menyebarkan dirinya secara efektif juga untuk mendapatkan username dan password IM dari korbannya. Ada dua cara agar anda tidak menjadi korban dari virus IM seperti Sohanad ini, pertama tentunya instal antivirus dengan update terbaru dan memiliki kemampuan untuk melindungi anda dari serangan virus IM dimana setiap file yang dikirimkan via IM akan di scan oleh antivirus. Tetapi jangan lupa bahwa virus sekarang juga tidak kalah cerdas dimana ia tidak akan mengirimkan dirinya baik melalui lampiran email maupun IM melainkan ia hanya mengirimkan link dirinya sehingga tidak bisa di blok atau dihentikan oleh antivirus, karena itulah pengguna komputer tetap merupakan ujung tombak perlindungan komputernya sendiri dimana jika mendapatkan link yang "menarik" sebaiknya harus berhati-hati mendownload apapun dari internet dan jangan langsung dijalankan sebelum menginvestigasi atau melakukan tindakan pencegahan. Solusi kedua supaya anda tidak menjadi korban phishing yang bertujuan untuk mendapatkan username dan password anda adalah dengan cara menggunakan Sign In Seal. Cara kerja Sign In Seal adalah setiap kali anda ingin melakukan login akan mendapatkan tampilan gambar, teks atau warna yang telah anda daftarkan terlebih dahulu. Contohnya setiap kali anda login maka anda akan mendapatkan gambar foto anak anda atau foto pacar anda.

 

Eksploitasi celah keamanan aplikasi pihak ke tiga

Bagaimana jika anda petinju dan menghadapi musuh yang badannya lebih besar dan jelas-jelas lebih kuat dari anda. Apakah anda akan berhadapan langsung dan melakukan penyerangan frontal ? Jika anda strategis sejati, tentunya anda akan memilih taktik hit and run. Hal ini rupanya juga terjadi di dunia sekuriti dimana perkembangan perbaikan (patching) celah keamanan Operating System MS Windows yang selama ini menjadi incaran para pembuat virus makin membaik dan automatic update menyebabkan beberapa virus seblumnya yang bermunculan suskses mengeksploitasi celah keamanan ini kurang sukses di thaun 2007 karena komputer MS Windows seperti XP dan Vista pada umumnya dilindungi dengan kemampuan update patch otomatis, dimana setiap kali muncul celah keamanan, maka dalam bilangan hari patch tersebut sudah disebarkan secara otomatis. Tetapi sekali lagi pembuat virus juga manusia yang tidak bego, jika patching OS Windowsnya cepat, sekarang yang mendapatkan giliran diserang adalah aplikasi pihak ketiga yang populer dan patchingnya tidak secepat OS Windows seperti Adobe, Firefox, Open Office, Thunderbird dan Winzip. Tujuan akhir masih tetap menguasai komputer / OS Windows tetapi caranya yang berbeda. Hal ini terbukti dari serangan virus terakhir Worm Pidief yang mengeksploitasi celah keamanan Adobe Acrobat guna menyebarkan dirinya.

 

Spyware

Peningkatan pengakses internet secara otomatis akan meningkatkan penyebaran spyware. Mengapa ? Seperti kita ketahui hukum piramida, dimana pengakses internet awam adalah yang paling banyak dan berada di dasar piramida. Celakanya pengguna internet awam ini yang mungkin masih baru berkenalan dengan internet tentunya akan antusias sekali mengklik apapun yang bisa di klik. Dengan dasar pengetahuan dan pengalaman (jam terbang) internet yang rendah dengan mudah pengguna awam ini akan masuk perangkap pembuat spyware. Bahaya lain dari spyware adalah bagi anak-anak, karena salah satu sponsor utama dari spyware adalah situs-situs dewasa (porno) yang sekalipun spywarenya bisa dibasmi oleh antivirus atau antispyware, tetapi situs porno ini tidak termasuk malware sehingga ancaman pornografi bagi anak cukup tinggi. Jadi, jika anda mempunyai anak yang mulai anda kenalkan dengan internet, selain menggunakan antivirus yang memiliki kemampuan melindungi dari spyware. Masukkan dalam pertimbangan anda untuk mencari produk antivirus yang memiliki fitur Parental Control. Nama keren dari Parental Control adalah Web Filtering, dimana fitur ini akan mengkategorikan situs dan dapat membatasi akses pengguna tertentu pada situs-situs yang terlarang.

 

Spam

Spam tetap menjadi masalah besar di dunia dan Vaksincom melihat trend spammer dari Indonesia mulai meningkat (walupun saat ini masih jauh dibandingkan spammer RRC dan Amerika). Selain meningkatkan jumlah email sampah yang diterima pemilik email dan menghabiskan bandwidth, yang menjadi akibat sampingan dari SPAM adalah para pengguna email yang akan menjadi korban pertempuran antara Spammer dengan Blacklist Company. Dimana spammer akan berusaha untuk menguasai komputer yang memiliki koneksi broadband (baik menggunakan virus atau hacking) dan menggunakannya untuk menyebarkan spam. Hal ini akan mengakibatkan IP tersebut masuk ke dalam Blacklist sehingga email yang dikirimkan dari IP tersebut akan ditolak semuanya. Terlebih lagi jika anda menggunakan IP Dynamic (pengguna dial up) dimana tiap kali anda terkoneksi ke internet anda akan mendapatkan IP baru yang dipakai beramai-ramai bersama pengguna dial up lain. Jika IP tersebut sebelumnya digunakan untuk spamming, maka anda akan mengalami kesulitan mengirimkan email dari IP tersebut. Mau komplain dan membuka Blacklist IP anda juga percuma, karena setelah anda putuskan hubungan dan dial kembali, IP yang anda buka tadi akan diberikan kepada pengguna Dial up lain.

 

Keamanan Transaksi keuangan

Jika anda pengguna internet banking dan sadar akan sekuruti, tentunya anda sekarang menghindari internet banking dari warnet, tidak menggunakan internet banking yang hanya mengandalkan Username dan Password tanpa pengamanan tambahan TFA (Two Factor Authentication). Salah satu pengamanan yang populer digunakan adalah pengamanan transaksi internet banking dengan Kalkulator PIN (Token) dimana kalkulator PIN tersebut menggunakan One Time Password yang hanya dapat digunakan sekali saja dan berubah setiap kali transkasi dan hanya diketahui urutannya oleh Token yang anda gunakan dan server internet banking. Tetapi sekali lagi, Security is a Process. Satu-satunya cara agar anda aman dalam bidang sekuriti adalah selalu waspada dan mengikuti perkembangan terakhir, tidak ada pengamanan yang sempurna dan menjamin aman selamanya. Meskipun secara teori pengamanan internet banking dengan token sulit ditembus, tetapi dengan kombinasi virus lokal yang mengubah Host file komputer korbannya digabungkan dengan teknik Phishing website akan mampu mengelabui pengguna internet banking dengan perlindungan Token sekalipun.

 

Sasaran Tembak 2008, Windows Vista

Jika sasaran tembak di tahun 2007 adalah Windows XP, maka dapat dipastikan sasaran tembak di tahun 2008 adalah Windows Vista. Menurut pengetesan di lab virus Vaksincom, banyak virus lokal yang sudah mampu menginfeksi Windows Vista dan untuk mencapai kemampuan penyebaran yang tinggi rasanya hanya masalah waktu saja. Karena itu pengguna Windows Vista disarankan untuk tidak terlena dan selalu waspada dari serangan malware di tahun 2008.

Salam,

Aa Tan

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851



Messages 583 - 612 of 852   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Add to My Yahoo!      XML What's This?

Copyright © 2010 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines NEW - Help