Tahukah
anda, titik balik Perang Asia Timur Raya yang awalnya dimenangkan oleh tentara
Dai Nippon yang pada akhirnya berhasil dikalahkan oleh Amerika Serikat ternyata
tidak didapatkan dari keunggulan mesin perang yang canggih baik oleh kapal
perang, tank, pesawat atau nuklir (nuklir hanya mempercepat menyerahnya Jepang
yang saat itu tetap ngeyel meskipun sebenarnya sudah kalah perang). Rahasia
kemenangan Amerika terhadap Jepang adalah karena kode sandi rahasia (enkripsi)
pesan yang digunakan oleh Jepang berhasil dipecahkan oleh Unit Kombat Intelijen
Amerika. Dan mulai saat itu segala kekuatan pasukan, gerakan, tipu daya dan
strategi Jepang diketahui persis oleh Amerika. Titik balik Perang Asia Timur
Raya diawali pada perang Midway dimana pasukan Amerika sukses membungkam 4
kapal induk Jepang karena sebelumnya telah mengetahui dengan persis data
pasukan, arah gerakan serta tipuan apa yang akan digunakan Jepang pada perang
di Midway. Pukulan telak kedua adalah berhasil disergapnya pesawat inspeksi
Jepang ke Bougenville yang membawa Laksamana Yamamoto yang terkenal selalu on
time (terkadang ngaret tidak selalu jelek yah J), dimana
untuk keberhasilan misi ini membutuhkan informasi waktu, tempat dan kekuatan
pesawat pengawal yang tepat. Hal ini menunjukkan pentingnya perlindungan atas
informasi penting baik komunikasi militer ataupun intelijen. Hal inilah yang
mendasari keputusan para pejabat kepresidenan untuk “menyita” Blackberry
presiden Obama karena khawatir atas kebocoran informasi jika Presiden Obama
menggunakan perangkat tersebut sebagai alat komunikasi khususnya yang
menyangkut rahasia negara.
Aman karena jaringan eksklusif
Blackberry
(BB) merupakan smartphone yang sedang populer di Indonesia saat ini dan secara
de Facto berhasil menggeser popularitas Nokia Communicator yang selama
bertahun-tahun menguasai pangsa pasar terbesar smartphone di Indonesia, baik
pengguna yang memang benar membutuhkan dan menggunakan secara penuh fitur
tersebut maupun yang hanya ingin gaya / keren saja karena bisa beli ponsel
mahal. Banyak keunggulan yang diklaim pengguna BB baik dari kemampuan push
email, messenger, GPS, browsing dan seabrek keunggulan lainnya yang sebenarnya
secara teknis juga dimiliki oleh Smartphone lainnya. Kalau memang benar secara
teknis BB tidak memiliki keunggulan fitur dan kemampuan yang signifikan
dibandingkan dengan smartphone lainnya, lalu apa rahasianya sehingga BB bisa
menguasai pangsa pasar smartphone yang sangat kompetitif. Jawabannya ada pada
jaringan eksklusif yang dimiliki oleh RIM (Research In Motion) yang
menghubungkan seluruh BB di seluruh dunia. Dengan adanya jaringan eksklusif
ini, para pengguna BB dapat berkomunikasi baik mengirimkan email maupun BB
Messenger (sejenis Yahoo Messenger) hanya mengandalkan PIN (nomor pengenal) BB
dan hal ini hanya dapat dilakukan pada perangkat BB. Faktor lain adalah karena
jaringan yang dikelola sendiri oleh RIM memungkinkan RIM untuk menjaga
kehandalan koneksi perangkatnya dimana sebagai contoh Pushmail yang menjadi
salah satu fitur unggulan BB terkenal handal karena mengandalkan jaringan RIM
untuk mendownload email dari mailserver manapun diseluruh dunia. Hal ini menghilangkan
ketergantungan pada provider yang tidak bisa didapatkan perangkat lain yang
mengandalkan 100 % koneksi internet pada koneksi provider. Selain itu, ada
beberapa hal kecil tetapi sangat berpengaruh dimana RIM juga melakukan
“pekerjaan rumahnya” memberikan layanan terbaik bagi pelanggan dimana ia
melakukan kompresi untuk lalu lintas data jaringannya dan menerapkan beberapa
aturan tambahan seperti tidak secara otomatis mengunduh lampiran email sehingga
hal ini menurunkan bandwidth koneksi secara signifikan yang berakibat
peningkatan kecepatan koneksi dibandingkan pesaingnya.
Pencuri
HP yang berpengalaman akan menghindari mencuri BB, maksudnya jika dibandingkan
dengan smartphone lainnya (kalau dibandingkan dengan tidak dapat apa-apa yah
namanya pencuri apa yang ada di depan mata pasti di sikat :P), karena setiap
perangkat BB yang terkoneksi ke server RIM harus memiliki pengenal yang unik
yang di sebut PIN BB. Jika perangkat BB anda hilang, anda bisa melaporkan ke
RIM sehingga PIN perangkat anda yang hilang tersebut diblokir dan otomatis
perangkat BB curian tadi sampai jaman kuda gigit prosesorpun tidak akan bisa
mengakses jaringan RIM dan hanya bisa melakukan telepon, SMS dan MMS yang hanya
mengandalkan jaringan provider. Dengan kata lain, Blackberrynya jadi kehilangan
kekuatan utamanya, ibarat Samson di cukur sampai botak. Ini yang membedakan BB
dengan smartphone biasa. Sebenarnya setiap telepon memiliki pengenal yang unik
yang dikenal dengan istilah IMEI dan secara teori bisa diblokir dan tidak bisa
dipakai lagi, tetapi yang menjadi masalah, provider di Indonesia tidak memiliki
database yang terhubung sehingga “andaikan” provider anda bersedia melakukan
pemblokiran IMEI HP yang hilang pada servernya tetapi jika HP tersebut
menggunakan provider lain, maka HP tersebut akan bisa berfungsi. Untuk berhasil
memblokir IMEI di satu provider saja sudah seperti dapat undian, ini meminta
blokir IMEI di semua provider ……. Musti lebih beruntung dari dapat undian :P.
Selain
digunakan untuk kepentingan positif, rupanya teroris Mumbai juga menggunakan BB
dalam menjalankan aksinya, salah satu alasannya adalah karena enkripsi yang
disediakan oleh perangkat ini sudah cukup aman dan membutuhkan usaha, biaya dan
sumberdaya yang besar untuk dapat mengawasi komunikasi data seluruh pengguna
Blackberry di satu negara, katakanlah India atau Indonesia sekalipun.
Sampai-sampai
presiden Barrack Obama secara tidak langsung “mempromosikan”BB karena rupanya
ia termasuk pengguna BB yang intensif dan banyak terbantu oleh BB dalam
komunikasi ketika kampanye. Sehingga ketika ingin dipisahkan dari BBnya
(tercinta), ia langsung melakukan perlawanan mempertahankan BBnya. Sebenarnya
para petugas kantor kepresidenan tidak berlebihan karena untuk level Presiden
Amerika Serikat, menggunakan BB untuk komunikasi resmi urusan kantor
(Kepresidenan Amerika Serikat) sangat berbahaya. Salah satu hal yang ditakuti
adalah pengaktifan GPS BB milik Obama akan memberikan koordinat yang tepat
dimana dia berada dan hal ini akan sangat membantu pihak yang berniat jahat padanya.
Seperti
diuraikan di atas, sebenarnya BB termasuk perangkat yang lebih aman
dibandingkan dengan smartphone lainnya karena selain menggunakan jaringan
provider, ia memiliki jaringan sendiri yang eksklusif. Tetapi ini hanya berlaku
jika penggunanya orang awam dan bukan orang penting dengan data komunikasi yang
penting dan di incar. Kalau smartphone dapat kita ibaratkan sebagai mobil yang
dapat melindungi penggunanya dari ranjau paku karena sudah menggunakan ban
tubeless, maka Blackberry bisa diibaratkan dengan mobil khusus dengan teknologi
run flat tire. Jadi sekalipun terkena ranjau khusus ban tubeless mobil tetap
stabil dijalankan sampai kecepatan 80 KM per jam. Tetapi Presiden Obama
membutuhkan lebih dari itu, selain run flat tire, presiden Obama juga
membutuhkan mobil antipeluru dan antibom mobil karena ancaman untuknya jauh
lebih besar dari orang awam. Demikian pula dengan Blackberry dari Presiden
Obama, meskipun sudah dilengkapi dengan jaringan eksklusif dari RIM (Researh in
Motion) dan khusus untuk Blackberry Presiden Obama RIM juga memberikan enkripsi
tambahan, hal ini masih tetap dinilai tidak aman oleh NSA (National Security
Agency), agensi kriptografi pemerintah Amerika yang mengkhususkan diri
melindungi informasi vital Amerika. Hal ini diyakini benar karena seorang
hacker terkenal, Kevin Mitnick secara tidak langsung sudah membeberkan langkah
strategis untuk memecahkan kode sandi pelindung (enkripsi) Blackberry Obama
yang sudah diperkuat dengan enkripsi ganda. Kalau bicara memecahkan enkripsi yang
paling rumit sekalipun, sekumpulan hacker di Rusia dalam waktu tidak terlalu
lama akan berhasil mencari cara untuk mengetahui informasi penting terenkripsi
yang di kirimkan oleh Presiden Obama, belum lagi bicara pemerintah negara lain
yang berkepentingan yang memiliki dana dan sumberdaya yang dapat dikatakan
tidak terbatas untuk memecahkan kode sandi enkripsi ini, karena pada prinsipnya
tidak ada enkripsi yang aman di dunia ini dan hanya masalah waktu dan
sumberdaya saja untuk memecahkan satu enkripsi rumit. Hal ini terbukti pada
Perang Dunia II dimana pihak sekutu berhasil memecahkan enkripsi intelijen
Enigma milik Jerman dan Purple yang digunakan oleh angkatan bersenjata Dai
Nippon. Karena itulah NSA merekomendasikan prangkat pengganti BB untuk Presiden
Obama yang diproduksi oleh General Dynamics, Sectera Edge. Perangkat komunikasi
yang “diklaim” paling aman di dunia (saat ini) karena sudah disertifikasi oleh
NSA.
Sectera Edge
Sectera
Edge adalah perangkat komunikasi yang sudah disertifikasi oleh NSA sehingga
dipercaya untuk menjadi pengganti BB presiden Obama dalam melakukan komunikasi
kepresidenan. Salah satu kunci pengamanan Sectera Edge ini adalah karena
jaringannya yang digunakannya SIPRnet (Secret Internet Protocol Router Network)
terpisah dan tidak digabungkan dengan jaringan komunikasi konvensional lain.
Sectera Edge dapat memanfaatkan tiga modul komunikasi yaitu Wi-Fi, GSM dan
CDMA. Selain itu, ia memiliki keunggulan tahan debu, tahan air (baik kena air
hujan maupun tercebur ke dalam selokan), tahan perubahan cuaca ekstrem dan
tahan guncangan dimana jika terjatuh dari ketinggian 4 kaki ke permukaan keras
masih tetap berfungsi dengan baik.
Gambar 1, Sectera Edge memiliki fitur seabrek dan diklaim
paling aman karena disertifikasi NSA
Yang
cukup mengejutkan, Sectera Edge ini menggunakan OS Microsoft Windows Mobile
dimana di dalamnya termasuk Word, Excel, Powerpoint dan Windows Media Player.
Walaupun di dunia komputer “om”nya Windows Mobile ini a.k.a sistem operasi
Windows merupakan yang paling banyak diserang virus, tetapi di dunia seluler
ternyata yang paling banyak diserang virus ternyata adalah sistem operasi
Symbian dan mayoritas penyebarannya memanfaatkan Bluetooth dan memory card. Hal
ini merupakan konsekuensi logis dimana sistem operasi yang paling menggoda
pembuat virus bukan menunjuk pada satu merek tertentu tetapi sistem operasi
yang paling populer karena pembuat virus akan membidik jumlah korban potensial
yang paling banyak.
Perlu
ditegaskan kembali bahwa Sectera Edge ini walaupun sering diplesetkan sebagai
Barrackberry, ternyata tidak memiliki hubungan apapun dengan Blackberry.
Blackberry merupakan produk besutan RIM dari Kanada dengan dengan sistem
operasi Blackberry, sedangkan Sectera Edge adalah produk General Dynamics,
kontraktor militer langganan pemerintah Amerika Serikat yang menggunakan sistem
operasi Windwos Mobile.
Sekuriti
berbanding terbalik dengan kenyamanan, demikian pula yang harus diterima oleh
pengguna Sectera Edge. Selain ukurannya yang besar dan menyerupai bakiak dan
tangguh sehingga tetap masih bisa berfungsi walaupun sudah dipakai untuk
melempar kepala penjahat, tidak sembarang peralatan komunikasi bisa terhubung
dengan Sectera Edge. Sebagai contoh, karena data suara di enkripsi, maka untuk
mendengarkan suara tersebut, lawan bicaranya juga harus menggunakan perangkat
yang dapat mendekripsi data yang telah di enkripsi tersebut. Jadi lawan
bicaranya harus menggunakan Sectera Edge compatible GSM phone atau telepon
biasa yang memiliki kemampuan dekripsi percakapan yang di enkripsi Sectera
Edge. Fitur ini yang diberi nama Talk Secure. Secara teori, cara untuk
mengetahui data yang dienkripsi adalah dengan mendapatkan kunci dekripsinya dan
kemungkinan kunci yang di incar oleh pihak yang berkepentingan dalam
mengalahkan pengamanan Sectera Edge adalah teknologi Talk Secure ini (baik
secara software maupun hardware).
Gambar 2, Perangkat yang dapat berkomunikasi dengan Sectera
Edge harus memiliki teknologi Talk Secure
Selain
itu, ada satu hal yang tidak mengenakkan bagi Obama menggunakan Sectera Edge
ini, bandwidth SIPRnet dijaga ketat oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat,
dimana semua komunikasi data diawasi oleh sejumlah dewan pengawas yang bertugas
menyaring dan mengukur tingkat keamanan data yang mengalir. Bayangkan seperti
film “24”, bagaimana kalau justru dewan pengawas ini yang berhasil disusupi,
enkripsi secanggih seperti apa juga akan percuma. Hukum sekuriti kembali
berlaku, titik terlemah dalam implementasi sekuriti adalah ..… manusia.
=HOAX= Teh botol
Sosro Mengandung Racun =HOAX=
11 Mei 2009
Dalam
satu minggu terakhir ini produsen minuman Teh Botol blingsatan karena diterpa
issue Teh Botol mengandung Racun. HOAX yang ditengarai muncul pada awal Mei
2009 ini beredar sangat cepat karena tingkah para pengguna komputer (khususnya)
email dan beberapa blogger yang "berbaik hati" memperingatkan
teman-temannya atau siapapun supaya tidak menjadi "korban" racun Teh
Botol. Alih-alih membantu orang, si pengirim email inilah yang sebenarnya
teracuni oleh berita bohong karena tidak melakukan crosscheck terlebih dahulu
sebelum mengirimkan email.
Analisa HOAX :
Pembuat HOAX ini cukup piawai, karena ia langsung
menyentuh ketakutan orang tua masa kini, dimana yang menjadi korban adalah
anak kecil yang rewel. Siapa yang tidak khawatir kalau anaknya sakit ?
Hidroxilic acid atau dihidrogen monoksida.
Mungkin
nama "seram" berbau kimia ini yang meyakinkan mayoritas orang awam
percaya dan memutuskan untuk memforward email ini. Dimana sering terjadi orang
meninggal karena keracunan Karbon Monoksida (CO) di dalam mobil yang diparkir
dan tetap dinyalakan mesinnya. Tetapi perlu anda ketahui bahwa dihidrogen
monoksida adalah dua (di) hidrogen, satu (mono) oksida ditulis dengan nama H2O
yang artinya air. Jadi jika anda teliti sedikit dan waktu sekolah SMA dulu tidak
menyontek terlalu banyak, anda akan tahu bahwa dihidrogen monoksida adalah
rumus kimia untuk air.
Pembuat HOAX berusaha mendapatkan pengesahan dari
sumber terpercaya seperti "Universitas
terkenal di Amerika", walah universitas terkenal di
Amerika mah banyak sekaleeee. Universitas yang mana ?
HOAX ini menakuti korbannya, khususnya orang yang
masih sayang nyawa :P. Dengan kalimat
"Sedetik saja gejala kelebihan ini terlambat ditangani, nyawa pasien
melayang," jawab Dr. Priyadi Handoko, ahli kesehatan dari IKDN.
Padahal siapa Dr. Priyadi Handoko dan apa itu IKDN tidak dapat ditemukan
dan tidak dapat memberikan konfirmasi.
Lalu seperti layaknya standar HOAX, tidak lupa
pembuat HOAX ini "menghimbau" penerima berita untuk meneruskan
informasi ini dengan kalimat "Please
spread the words. Sebarkan berita ini kepada orang-orang yang kamu
sayangi, sebelum semuanya terlambat! Perangi hydroxylic acid! "
Pembuktian HOAX :
Ada
tiga sumber yang dapat memverifikasikan bahwa informasi ini tidak benar :
http://en.wikipedia.org/wiki/Dihydrogen_monoxide_hoax
yang menjelaskan bahwa DHMO atau Dihydrogen Monoxide adalah H2O atau air.
Ide HOAX menggunakan istilah DHMO ini pertama kali digunakan oleh Eric
Lechner dan Matthew Kaufman di tahun 1990, dirubah sedikit oleh Craig
Jackson di tahun 1994 dan menjadi populer karena Nathan Zohner (14 tahun)
di tahun 1997 yang menggalang petisi untuk memboikot DHMO :P. Lalu oleh
seorang praktisi periklanan Indonesia CCI (Creative circle Indonesia),
Hariadi dimodifikasi menjadi HOAX Teh Botol Beracun. (April 2009).
Situs Hariadi yang menjelaskan kronologi
pengiriman HOAX yang sebenarnya merupakan konsep periklanan untuk
komunitas tertutup, tetapi celakanya malah disebarkan keluar oleh orang
yang "baik hati" (untuk tidak mengatakan
"keterlaluan"). http://hariadhi.wordpress.com/2009/05/08/kronologis-hoax-teh-botol-sosro/
Celakanya,
kebiasaan langsung memforward email tanpa konfirmasi sangat sulit dihilangkan.
Bahkan menurut pantauan Vaksincom, selain menyebar melalui email ada
netter yang "baik hati" lalu mempostingkan informasi ini ke
website (blognya). Pertimbangannya cuma satu "Lebih baik berjaga-jaga
dripada nyesel dikemudian hari". Harusnya kan lebih baik crosscheck dulu
sebelum posting blog dan lebih baik ikuti pepatah "Lebih baik Crosscheck
dulu daripada malu dikemudian hari" :P.
Marini tidak mengerti kenapa anaknya bertingkah aneh malam
itu, terus-terusan rewel.
"Rasanya dia tidak sakit apa-apa." Sudah tiga dokter yang dia temui,
semuanya menunjukkan gejala kecanduan yang akut. Tapi kecanduan apa, anaknya
belum bisa bicara, bagaimana dia bisa cari tahu?
Sampai akhirnya dia menemukan berita mengenai kandungan berlebihan hidroxylic
acid (atau nama resminya dalam format IUPAC adalah dihidrogen monoksida) di
dalam Teh Botol Sosro dari internet. Ia langsung ingat, anaknya tadi siang baru
saja menghabiskan tiga botol teh yang dibungkus dalam berbagai kemasan dan merk
ini. Celaka!
Ya, selama ini orang menganggap Teh Botol Sosro dibuat dari daun teh alami
seperti yang diiklankan. Nyatanya itu semua bohong, daun teh hanyalah sebagian
kecil dari bahan utama. Hidroxylic acid lah yang bertahun-tahun telah dipakai
sebagai bahan utama teh botol sosro, sehingga menyebabkan teh ini terasa lebih
enak daripada merk-merk lain.
Scientist dari seluruh Universitas terkenal di Amerika sepakat, tanpa kita
sadari hydroxylic acid sudah menguasai industri makanan. Dengan adanya
hydroxylic acid, rasa pahit yang sering muncul bila kita memakai pemanis buatan
bisa hilang tidak bersisa. Nyaris tidak ada makanan dan minuman olahan yang
tidak disentuh bahan ini.
Dalam batasan wajar memang bisa berguna bagi tubuh kita, dan tubuh kita punya
mekanisme untuk menetralisir kelebihan zat ini. Namun begitu melebihi ambang
batas, tidak ada satupun manusia yang bisa selamat.
Gejala kelebihan hydroxylic acid meliputi pusing, diare, pecahnya sel-sel tubuh
(plasmolisis) , bahkan jika konsentrasinya di dalam tubuh naik signifikan, bisa
menyebabkan rusaknya sel batang otak (neurolisis) dan kematian mendadak. Hal
ini telah memusingkan banyak petugas medis di dunia. "Sedetik saja gejala
kelebihan ini terlambat ditangani, nyawa pasien melayang," jawab Dr.
Priyadi Handoko, ahli kesehatan dari IKDN. Kalau sudah begini,
pengobatannya bisa sampai jutaan rupiah. Lalu mampukah
orang-orang seperti Marini menyembuhkan anaknya?
Yang membuat masalah ini jadi runyam adalah tidak adanya regulasi pemerintah
tentang penggunaan hydroxylic acid dalam industri. Pemakaiannya tercampur baur.
Data menunjukkan bahwa sebagian besar industri berbahaya memakai Hydroxylic
acid. Reaktor nuklir, pabrik pupuk, pewarna tekstil, semua memakai bahan yang
termasuk kategori senyawa kuat ini dalam konsentrasi tinggi.
Bahkan beberapa tahun belakangan hydroxylic acid
juga dipakai sebagai agen reaktif dalam pengangkatan minyak bumi. Dengan
bantuan hydroxylic acid, sumur-sumur tua bisa kembali berproduksi.
Saat dihubungi, Humas PT Sosro tidak berkomentar banyak. "Kami sudah
menggunakannya secara bertanggung jawab. Seluruh lini produk Teh Botol Sosro
sudah lewat pengawasan badan POM". Masalahnya, berapa kadar hydroxylic
acid dalam makanan yang bisa dianggap bertanggung jawab? Kenapa selama ini
terkesan ditutup-tutupi dari sorotan publik? Saat pertanyaan itu diajukan,
"Brak!", telepon dibanting.
Hydroxylic acid adalah simbol keangkuhan industri besar makanan. Penggunaannya
tidak melalui transparansi yang jelas. Bahkan bahayanya tidak pernah diumumkan
ke masyarakat.. Tutup matanya pemerintah terhadap isu ini wajar jika
menimbulkan kecurigaan, berapa besar dana gelap yang sudah mengalir untuk
menyembunyikan bau busuk isu hydroxylic acid? Merk apa saja yang sudah nekat
memakai hydroxylic acid demi mendapatkan keuntungan besar?
Kini anak Marini masih tergolek di tempat tidur dengan menangis. Marini
bingung, apa yang harus dilakukan sekarang. Untuk mengobati kecanduan anaknya,
dia tidak punya biaya..
Please spread the words. Sebarkan berita ini kepada orang-orang yang kamu
sayangi, sebelum semuanya terlambat! Perangi hydroxylic acid!
Siapa
yang tidak kenal Nadia Saphira??? Artis Indonesia yang memulai karier awal-nya
sebagai model sebuah majalah remaja, dan kini sudah termasuk artis muda
yang sukses membintangi berbagai film layar lebar, sinetron dan serial TV,
seperti Jomblo, Coklat Stroberi, Ada Apa dengan Cinta, Dunia Tanpa Koma, dsb.
Jika anda penggemar
Nadia, maka anda perlu berhati-hati karena telah
menyebar varian baru virus Bulu
Bebek dengan nama “Nadia
Saphira”. Jika anda pernah baca artikel vaksin tentang virus Bulu Bebek pada http://www.vaksin.com/2008/1008/bulubebek/bulubebek.html
, varian ini merupakan kelanjutan-nya. Pembuat virus sepertinya tidak hanya
terinspirasi oleh Donal Bebek tetapi juga merupakan penggemar dari Nadia Saphira.
Berdasarkan script yang dibuat oleh si pembuat virus, virus ini diduga berasal
dari Sultra (Sulawesi Tenggara). Hebatnya lagi, virus
yang penyebarannya cukup tinggi di bulan Mei 2009 ini menurut pantauan
Vaksincom masih belum dapat terdeteksi oleh program antivirus, baik yang
mengaku sebagai antivirus terbaik di dunia ataupun tidak. Saat artikel ini
diluncurkan, antivirus lokal yang mampu mendeteksi virus Nadia Saphira ini hanya
Smadav.
Norman Security Suite mendeteksi varian virus
Nadia Saphira
sebagai W32/VBTroj.AOQB. (lihat
gambar 1)
Gambar 1. Norman
mendeteksi virus Nadia Saphira sebagai W32/VBTroj.AOQB
File virus
Ciri-ciri dari file virus ini, diantaranya
sebagai berikut :
üMemiliki
ukuran file sebesar “17 kb & 69 kb”.
üMempunyai
type file “Application”.
üBerekstensi
file “exe & ini”.
üMemiliki icon
folder.
üMembuat duplikat
folder seduai dengan nama folder yang ada dan menyembunyikan folder aslinya.
üMenghilangkan pilihan
“Folder Options”.
üCD Rom tidak bisa
digunakan
üCommand Prompt tidak
bisa diakses.
Virus Nadia
Saphira dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman visual basic.
Jika virus berhasil menginfeksi, maka ia akan membuat beberapa file virus
diantaranya :
üC:\autorun.inf
(pada semua root drive)
üC:\NadiaSaphira.ini
(pada semua root drive)
üC:\Documents
and Settings\All User\Start Menu\Programs\Startup\lan.exe
üC:\Documents
and Settings\%User%\NadiaSaphira.ini
üC:\WINDOWS\taskmgr.exe
üC:\WINDOWS\system32\.exe
üC:\WINDOWS\system32\allsys.exe
üC:\WINDOWS\system32\misconfig.exe
üC:\WINDOWS\system32\MS586.sys
üC:\WINDOWS\system32\System
üC:\WINDOWS\system32\wtoolsb.exe
üC:\WINDOWS\system32\dllcache\.exe
üC:\WINDOWS\system32\
dllcache\System
üMembuat
duplikat file virus pada setiap folder yang ada pada removable drive/usb.
(lihat gambar 2)
Gambar 2. Contoh
file virus Nadia Saphira
Hidden folder &
membuat duplikat virus
Sama seperti virus Bulu Bebek, virus Nadia
Saphira juga tidak memiliki niat jahat dengan menghancurkan data
komputer. Tetapi virus ini hanya menyembunyikan folder / sub folder pada drive
maupun pada flashdisk / external, untuk mengelabui user virus akan membuat
duplikat di setiap folder/sub folder sesuai dengan nama folder yang
disembunyikan. Selain itu virus juga membuat type file sesuai dengan type file
folder. (lihat gambar 3)
Gambar 3. virus Nadia Saphira in Action (duplikat dan
hidden folder)
Blok fungsi Windows
Sebagai
bentuk pertahanan, virus akan mencoba melakukan usaha blok terhadap beberapa
fungsi Windows. Beberapa fungsi Windows yang di blok diantaranya sebagai
berikut :
üFolder
Options (dilakukan untuk mencegah akses terhadap file/folder yang disembunyikan)
üRegistry
Editor (dilakukan untuk mencegah akses perbaikan registry)
(lihat gambar 4)
üSearch/Find
(dilakukan untuk mencegah dari pembersihan virus)
üCommand
Prompt (dilakukan untuk mencegah dari proses kill virus)
Gambar 4. virus Nadia Saphira in Action (blok fungsi
windows)
Aktif pada start up
Untuk memastikan agar dapat aktif
dengan baik pada saat komputer dijalankan,
virus menyisipkan file virus pada startup windows sehingga akan langsung aktif
jika kita sudah masuk windows. Setelah aktif, virus memanggil kedua rekannya
(virus pendukung) agar sulit dimatikan. File virus yang aktif pada startup
yaitu :
üC:\Documents
and Settings\All User\Start Menu\Programs\Startup\lan.exe
File ini yang kemudian memanggil kedua
rekannya (virus pendukung) untuk memperkuat existensinya, yaitu :
üC:\WINDOWS\system32\misconfig.exe
üC:\WINDOWS\taskmgr.exe
(lihat gambar 5)
Gambar 5. virus Nadia Saphira in Action (aktif pada startup)
Registry windows
Agar dapat melakukan blok fungsi
“Search” windows, virus akan membuat string registry sebagai
berikut :
Walaupun “Folder
Options” sudah
di blok, tetapi virus mencegah untuk menampilkan file yang tersembunyi. Untuk
itu, ia membuat string registry sebagai berikut :
Dengan memanfaatkan system autoplay windows,
virus ini menggunakan removable drive / usb sebagai sarana penyebaran dirinya.
Beberapa file yang akan di buat virus yaitu :
üautorun.inf
üNadiaSaphira.ini
üMembuat
file virus dan menggandakan diri pada setiap folder yang ada
(lihat gambar 6)
Gambar 6.
Script virus untuk autoplay virus
Cara pembersihan
virus Nadia Saphira
oSebaiknya
putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.
oMatikan
“System Restore” selama proses pembersihan virus (untuk Windows XP
/ Vista).
oMatikan
proses virus yang aktif di memory.
Gunakan tools pengganti task manager, seperti CProcess
(dapat anda download pada alamat berikut)
Penyebaran
virus saat ini tidak selalu “made in” Visual Basic tetapi dengan
bahasa sederhana setingkat VBScript [VBS] sang VM sudah dapat membuat sebuah
virus yang mempuyai daya serang yang tak kalah dengan virus yang dibuat dengan
VB.
Munculnya
virus yang dibuat dengan VBS pertama kali ditemukan pada virus W32/Solow [r4n694-24y], yang akan menampilkan pesan
“Hacked By Godzilla” pada jendela Internet Explorer anda serta
merubah nama pemilik Windows. (lihat gambar 1)
Gambar 1, Header Internet Explorer
yang sudah diubah oleh W32/Solow
Sama seperti
virus yang dibuat dengan bahasa VB yang tidak akan berkutik jika file
C:\Windows\system32\msvbvm60.dll di hapus, begitupun dengan virus yang dibuat
dengan bahasa VBS yang juga tidak akan berkutik jika file
C:\Windows\system32\WSCript.exe dan C:\WINDOWS\system32\dllcache\WsCript.exe
dihapus. Bedanya jika
virus yang dibuat dengan VB masih dapat dijalankan jika file msvbvm60.dll
dicopy ke tempat
dimana file virus tersebut berada sedangkan file virus yang dibuat dengan VBS
tidak akan dapat dijalankan meskipun file WSCript.exe di copy ke lokasi dimana
file virus tersebut berada.
MaHaDeWa muncul ramaikan pertempuran
Untuk
meramaikan kancah pertempuran di dunia maya, kini telah muncul satu jenis virus
hasil “rakitan” anak bangsa yang dibuat dengan bahasa VBScript.
Kali ini file yang di usung cukup besar dan tidak wajar untuk ukuran virus
yakni sekitar 30,426 KB alias 30 MB. Mungkin
inilah salah satu sebabnya virus ini menamakan dirinya MaHaDeWa, karena
ukurannya yang Maha / Jumbo. (lihat gambar 2)
Biasanya
virus yang menyebar saat ini mempunyai ukuran yang lebih ramping sekitar 22 kb
- 1 MB, semakin kecil ukuran file virus maka waktu dan tempat yang dibutuhkan
oleh virus untuk berkembang biak menjadi semakin kecil sehingga secara otomatis
penyebarannya akan lebih mudah dan meluas.
Anda bisa membayangkan jika virus tersebut mempunyai ukuran lebih dari 1 MB
maka membutuhkan waktu yang lama untuk mengkopikan
dirinya kedalam system komputer yang menjadi target sehingga proses
penyebarannya pun akan terhambat. Karena itu, memang
memerlukan orang yang memiliki pemikiran "agak" berbeda dan berani
menerobos pakem biasa dimana daripada menerapkan pakem yang sama bahwa small is
wonderful, pembuat virus yang satu ini lebih memilih Big is beautiful :P.
Hebatnya, menurut pengamatan Vaksincom, virus MaHaDeWa juga sempat menyebar
dengan tingkat infeksi cukup tinggi, walaupun belum sampai menjadi virus Top 10
di Indonesia.
Gambar 2, File
induk MaHaDeWa atau VBS/AutoRun.AM
yang memiliki ukuran "maha".
Virus ini di
sinyalir dibuat oleh salah seorang mahasiswa dari UBL,
hal ini bisa dilihat dari script dan jejak yang ditinggalkan oleh virus
tersebut.
Ciri-Ciri MaHaDeWa
1.Merubah Judul
internet Explorer menjadi MaHaDeWa Labkom UBL
(lihat gambar 3)
Gambar
3, MaHaDewa merubah Header
Internet
Explorer
2.Merubah start
page Internet Explorer menjadi http://webkom
3.Merubah nama
komputer dan nama pemilik Windows
(lihat gambar 4)
a.RegisteredOrganization
= Your pc has been clean from Nita Virus by MaHaDeWa
b.RegisteredOwner
= MaHaDeWa
Gambar
4, MaHaDewa merubah nama
pemilik komputer
oMerubah Walpaper Windows dengan terlebih
dahulu membuat string pada registry berikut: (lihat gambar 5)
Gambar
5, Wallpaper yang sudah diubah oleh MaHaDeWa
Norman
Security Suite mendeteksi virus MaHaDeWa sebagai
VBS.Autorun.AM (lihat gambar 6)
Gambar 6, Virus
MaHaDeWa di deteksi
Norman Security Suite sebagai
Trojan:VBS/AutoRun.AM
File induk MaHaDeWa
Sama seperti
file yang dibuat dengan menggunakan program bahasa Visual Basic, agar dirinya
dapat di aktifkan ia membutuhkan file pendukung yakni wscript.exe.
Pada saat
dirinya aktif ia akan mencoba untuk membuat beberapa file berikut sebagai
file induk yang akan dijalankan pertama kali saat komputer diaktifkan.
oC:\Windows\system32\WinXp.vbs
oC:\MaHaDeWa.dll.vbs
[setiap drive]
Untuk
memastikan agar dirinya dapat aktif secara otomatis setiap kali komputer
dinyalakan, ia akan membuat string pada registry berikut:
Selain dengan
membuat string registry tersebut, agar dirinya dapat aktif secara otomatis saat
user akses Flash Disk atau Drive lain di komputer,
ia juga akan memanfaatkan fitur autoplay Windows dengan membuat file
autorun.inf dimana file ini akan secara otomatis menjalankan file
MaHaDeWa.dll.vbs tanpa perlu menjalankan file tersebut. File autorun.inf ini
akan dibuat disetiap Drive termasuk pada Flash Disk
(lihat gambar 7)
Gambar 7, MaHaDeWa
memanfaatkan fitur Autorun.infagar virus dapat
aktif secara otomatis sewaktu Flash Disk
di akses
Kawan atau Lawan?
Sebenarnya
apa tujuan sang VM membuat virus ini, Apakah MaHaDeWa ini kawan atau Lawan?
Jika kita
bongkar isi script yang ada pada file MaHaDeWa.dll.vbs
sangat jelas terlihat bahwa dia (VBS/Autorun.AM) ini mempunyai tujuan baik yang
akan mencoba untuk mengembalikan registri
yang sudah di acak-acak oleh virus sejenis yakni Nita.dll.vbs ataukah antara MaHaDeWa dan Nita ini mempunyai
hubungan “khusus”, karena jika kita lihat pada string yang dibuat
maka akan membentuk kata-kata N Love You
Forever, hanya mereka berdua yang tahu J.
Berikut
beberapa registry yang akan dihapus oleh VBS/Autorun.AM
VBS/Autorun.AM
tidak akan melakukan blok terhadap fungsi-fungsi Windows atau security tetapi
justru sebaliknya akan mencoba untuk mengembalikan fungsi Windows seperti
Regedit/Task Manager/Folder Options
dengan membuat string berikut:
Agar apa yang
telah dilakukan oleh sang VM terus dikenang, ia akan menorehkan beberapa jejak
pada komputer target seperti merubah HeaderInternet Explorer /
merubah halaman utama Internet
Explorer / merubah
nama pemilik komputer target atau memunculkan
pesan dari sang VM sebelum user login Windows. Untuk melakukan hal tersebut ia
akan membuat string pada registry berikut:
oLegalNoticeText
= Congratulations.......!!!!! PC anda bersih dari Virus Nita(^_^)"
oHKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet
Explorer\Main\Start Page", http://webkom
(lihat gambar 2)
Media Penyebaran
Flash
Disk masih digunakan sebagai salah satu alternatif yang akan digunakan oleh
VBS/Autorun.AM untuk menyebarkan dirinya dengan membuat 2 buah file yaknis autorun.inf dan MaHaDeWa.dll.vbs. File autourun.inf ini juga dimaksudkan agar
dirinya dapat aktif secara otomatis saat user akses ke Flash Disk tersebut.
Bagaimana cara membersihkan VBS/Autorun.MA
1.Matikan
proses virus dengan nama WSCript.exe. untuk
mematikan proses virus ini anda dapat menggunakan “task manager”
atau tools pengganti task manager lainnya seperti Procee Explorer.
(lihat gambar 9)
Silahkan
download tools tersebut di alamat berikut
2.Untuk
mengantsipasi agar proses virus tidak aktif kembali saat dijalankan, blok file MaHaDeWa.dll.vbs dengan menggunakan
“Software Restriction Policies” [Jika menggunakan Windows XP Prof.
Dan Windows 2003], caranya : (lihat gambar 10 -
12)
-Klik
tombol “Start”
-Klik
“Run”
-Ketik
“secpol.msc” [tanpa tanda kutip)
-Kemudian
pada layar “Local Security Settings”, klik kanan pada folder
“Software Restriction Policies” kemudian klik “Crate new
policies”
-Kemudian
klik kanan pada folder “Additional Rules”
-Klik
“New Hash Rule”
Gambar10
-Pada
kolom “File hash”, klik tombol “Browse” dan arahkan ke
file MaHaDeWa.dll.vbs
Gambar
11
Gambar
12 [blok virus
VBS/Autorun.AM agar tidak dapat dijalankan]
-Klik
tombol “open”
Catatan:
Sebelum
blok file tersebut sebaiknya tampilkan file yang tersembunyi terlebih dahulu
dengan merubah setting pada Folder Optionsseperti terlihat pada gambar 13
dibawah ini:
Gambar
13, Menampilkan file yang
tersembunyi pada Folder Options
3.Repair
registry yang sudah dibuat oleh MaHaDeWa.
Untuk mempermudah proses perbaikan tersebut, salin script dibawah ini pada
program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf. Jalankan file tersebut
dengan cara:
Harap
kirimkan lamaran anda paling lambat Jumat, 12 Juni 2009
Perwakilan
Vaksincom di Bandung sedang mencari beberapa tenaga Teknisi dan Marketing
dengan domisili di Bandung dengan kualifikasi
sebagai berikut :
Kualifikasi umum :
·FULL TIME
·Berdomisili di
BANDUNG
·Disiplin,
mampu bekerja dibawah tekanan.
·Self
Motivated.
·Pendidikan D3
atau S1. Lulusan SMU yang memiliki pengalaman dan pengetahuan jaringan yang
kuat akan dipertimbangkan jika dapat melalui test dan wawancara khusus.
·Mampu
berorganisasi dan bekerja dalam tim.
·Familiar dengan
internet dan menyukai IT.
·Usia Maksimal
27 tahun pada saat melamar.
Kualifikasi Khusus :
Vaksinis (Customer
Support Vaksincom) :
·Mengerti
Bahasa Inggris minimal pasif.
·Dapat
meingimplementasikan domain dan menguasai jaringan komputer. (akan di test)
·Memiliki logika yang baik, mampu melakukan
analisa / troubleshooting masalah jaringan.
·Dapat
menjalankan tugas diluar kota jika diperlukan.
Vaksinis bertugas melayani instalasi dan support antivirus
dan security appliances dalam jaringan komputer pelanggan Vaksincom di
Jabodetabek dan seluruh Indonesia.
Marketing :
·Pendidikan minimal D3
/ S1.
·Memiliki pengalaman
bekerja di bidang marketing minimal 2 tahun.
·Memiliki kemampuan
public speaking dan terbiasa melakukan presentasi.
·Menguasai Power
Point.
Administrasi :
·Diutamakan wanita.
·Luwes dan sopan
·Detail oriented.
·Menguasai komputer
akan menjadi nilai tambah.
Kirimkan
Surat Lamaran anda dan tujukan ke email hrd@...
atau melalui pos ke :
Virus Conficker yang
juga dikenal dengan nama Kido atau Downadup rasanya sudah pasti akrab di telinga administrator komputer di tahun
2009 ini. Salah
satu jenis virus berkategori worm yang melakukan penyebaran yang sangat dahsyat
dan memiliki dampak yang sangat serius bagi komputer di
jaringan.
Karena itu, vendor
sekuriti berlomba-lomba mengeluarkan tools dan "mengklaim" diri sebagai yang
paling baik dan paling ampuh untuk membasmi Conficker. Yang menjadi pertanyaan
bagi pengguna komputer yang menjadi korban Conficker tentunya simple, apakah
semua tools tersebut sesuai janjinya ? Apakah seperti Carrie Underwood yang
sudah cantik dan suaranya merdu, seperti William Hung yang agak culun, suara
pas-pasan dan juga tidak bisa nari (tetapi tetap ngetop J) atau seperti
Susan Boyle yang sudah berumur dan tampangnya pas-pasan …. tetapi mampu membuat
Simon Cowell ternganga J. Kali ini Vaksincom akan mengadakan test atas beberapa tools yang
tersedia di internet dan semuanya bisa didapatkan secara Gratis.
Dan apa kesimpulan
akhir dari hasil pengetesan ini, apakah benar semua tools bisa membasmi
Conficker sampai ke akar-akarnya atau masih memerlukan beberapa tambahan
pekerjaan manual, silahkan lihat pada tabel perbandingan yang Vaksincom berikan
dan kesimpulan pada akhir artikel ini.
Conficker dan gejalanya
Sebelumnya, mari kita lihat kembali
beberapa gejala komputer terinfeksi Conficker :
üTidak bisa
akses domain name web security & tidak bisa update antivirus
Ini salah
satu ciri khas dari conficker. Coba cek dengan akses pada
beberapa web security semisal www.microsoft.com, www.kaspersky.com dan
www.norman.com. Bandingkan dengan akses melalui ip dari web tsb,
http://65.55.12.249 (microsoft), http://195.27.181.34 (kaspersky) dan
http://87.238.48.130 (norman). Jika browser anda tidak bisa
mengkases situs tersebut di atas dengan mengetikkan alamat situsnya TETAPI bisa
diakses jika mengetikkan alamat Ipnya, maka anda perlu "hakul" yakin bahwa
komptuernya terinfeksi Conficker (99 %).
Hal ini
dilakukan oleh Conficker dengan cara melakukan
patch pada DNS Query, sehingga jika mengakses DNS tertentu akan diblok oleh
conficker.
üMematikan dan
men-disabled beberapa Service Windows
Untuk memudahkan
infeksi secara efektif, Conficker mematikan beberapa services seperti Automatic
Updates (wuauserv), Background Intelligent Transfer Service (BITS), Error
Reporting Service (ERSvc), Help and Support (helpsvc), Security Center
(wscsvc).
üMembuat
service baru dan berjalan dengan mendompleng svchost
Hal ini bertujuan
agar mudah aktif dan menginfeksi komputer lain serta mendownload file virus.
üMembuat rule
firewall baru
Hal ini digunakan
agar conficker dapat keluar (menginfeksi komputer lain) dan masuk (update virus
baru) dengan mudah. Conficker menggunakan port antara 1024 s/d 10000. jika port
yang digunakan virus sama dengan program aplikasi kita, maka aplikasi tersebut akan terganggu.
üMembuat
scheduled task
Hal ini digunakan
agar tetap running pada komputer yang terinfeksi. Agar optimal, Conficker
membuat beberapa scheduled task agar running setiap saat.
üDisable Show
Hidden File & System Restore
Hal ini digunakan
agar korban tidak mudah melakukan pembersihan pada virus
yang sudah masuk dan berhasil menginfeksi komputer maupun drive flash/external.
üDisable
System Restore
Berfungsi agar komputer korbannya tidak dapat mengembalikan komputer ke setting awal sebelum di infeksi Conficker. Seperti kita
ketahui, System Restore merupakan fitur pada Windows XP / vista yang berfungsi
seperti mesin waktu yang dapat menolong kita jika terjadi salah instal /
terinfeksi virus dimana hanya dengan beberapa klik kita dapat mengembalikan
setting komputer pada hari / waktu sebelum komputer terinfeksi virus / salah
instal.
Here
are The Tools, Conficker Killer...
Dari beberapa tools yang ada, Vaksincom mereview
beberapa tools yang familiar dan sering digunakan. Tools tsb terdapat 2
kategori, yaitu tools secara umum yang dikeluarkan oleh vendor seperti Kaspersky AVP Removal Tools, Microsoft Malicious Software
Removal Tools, Stinger besutan Mc Afee dan Norman Malware Cleaner. Catatan
khusus untuk Norman Malware Cleaner, selain berfungsi untuk membersihkan
Conficker juga sekaligus berfungsi untuk membersihkan dan membasmi virus lain
dan Norman Malware Cleaner tidak hanya membasmi file virus saja tetapi juga
melakukan pembenahan komputer lebih jauh seperti repair host dan repair
registry.
Selain itu, Vaksincom
membandingkan tool
khusus untuk penanganan virus conficker saja yang tidak dapat
digunakan untuk membersihkan virus lain.
Berikut beberapa tools yang tesedia sebagai
berikut :
1)Kaspersky AVP Removal Tool
Merupakan tools
andalan dari Kaspersky Lab yang dibuat sebagai tools pengganti antivirus. Anda
dapat mendownload secara gratis. Tetapi sayangnya, tools ini harus diinstall
terlebih dahulu sebelum menggunakannya, sehingga jika komputer sudah terinfeksi
virus akan sangat sulit jika virus memblok instalasi
tools atau aplikasi sekuriti. Untuk conficker/kido,
AVP sudah menyertakan database-nya. Desain interface sangat mirip dengan
interface antivirus-nya. Sayang tidak bisa untuk repair registry, repair
service dan repair host yang diubah oleh virus. (lihat gambar
1)
Gambar 1, Kaspersky AVP Removal
Tools
2)Norman Malware Cleaner
Dibandingkan versi sebelumnya, tools GRATIS buatan Norman www.norman.comini mengalami
kemajuan yang pesat. Tools ini dapat dijadikan alternatif jika komputer
terinfeksi virus, karena mampu mengembalikan registry, service dan host yang
dibuat oleh virus/spyware. Untuk conficker, tools ini dapat dijadikan
alternatif pembersihan. Sayangnya jika tools ini memiliki masa expire (± 14
hari), jadi anda diharuskan untuk mendownload versi yang terbaru dari website norman http://norman.com/Virus/Virus_removal_tools/24789/.
Adapun aksi yang dapat dilakukan Norman Malware Cleaner adalah :
-Menghentikan proses virus yang sedang berjalan.
-Memberishkan file virus dari media (Flash Disk,
Harddisk etc), termasuk komponen ActiveX dan BHO (Browser Helper Object) yang banyak di
eksploitasi oleh Spyware.
-Menemukan dan membasmi rootkit.
-Mengembalikan nilai registri yang dirubah oleh virus (tidak
tersedia pada removal tools lain)
-Membersihkan perubahan pada hosts file (tidak tersedia
pada removal tools lain).
-Membenarkan rule Windows Firewall yang dibuat oleh virus.
Lihat gambar 2 dibawah untuk melihat Norman Malware
Cleaner menjalankan aksinya.
Gambar
2, Norman Malware Cleaner in action
3)McAfee AVERT Stinger
Bagi anda pengguna
McAfee, tentunya familiar dengan nama ini. Stinger buatan AVERT yang sempat menjadi salah satu pelopor tools pembersih virus andalan
para pengguna komputer dimasa awal kemunculannya.
Sayangnya, perkembangan
tools ini agak lambat sehingga mendapatkan saingan banyak tools-tools baru. Untuk conficker,
stinger sudah menyertakan databasenya. Masih memiliki desain yang simple
seperti dulu tetapi jika digunakan untuk membasmi Conficker, terkadang agak
sulit jika virus sudah menginjeksi file system windows dan gagal dibersihkan. (lihat gambar 3)
Gambar 3, Stinger in action
4)Microsoft Malicious Software Removal Tool
Tools milik Microsoft
yang dapat dijadikan sebagai alternatif scan virus saja. Tools ini dapat
didownload secara otomatis setiap bulan dengan fitur automatic updates windows
yang ada. Lokasi file ini berada pada C:\WINDOWS\system32, dengan nama MRT.exe.
Tools ini memiliki fitur scan yang dapat disesuaikan dengan yang anda inginkan.
Jika menemukan virus yang aktif di memory, MRT akan meminta user untuk restart.
Walaupun dapat mendeteksi conficker, tetapi tools ini digunakan hanya untuk
scanning virus saja, tanpa merepair registry yang sudah dibuat oleh virus. (lihat gambar 4)
Gambar 4, MWMSRT - Microsoft Windows Malicious
Software Removal Tools
Sedangkan beberapa tools yang khusus dibuat untuk
membasmi conficker adalah sebagai berikut :
1)KidoKiller (Kaspersky)
Tools khusus buatan Kaspersky Lab untuk virus Conficker. Tools ini sudah masuk revisi 3 yaitu mendeteksi virus
conficker versi C/III. Fiturnya pun ditambah terus agar mampu
mendeteksi dan mendelete scheduled task, serta mampu mngembalikan system
restore. Kelebihan tools ini yaitu mampu mengembalikan fungsi DNS Query tanpa
harus restart komputer. Tools ini berjalan pada modus command prompt. Berbeda
dengan symantec, tools ini hanya scanning pada path tertentu saja yang
dicurigai terinfeksi conficker, sehingga waktu scanning menjadi lebih cepat. (lihat gambar 5)
Gambar 5, KidoKiller by Kaspersky
2)Fix Downad (Trend Micro)
Tools keluaran Trend
Micro untuk mengatasi conficker ini sayangnya tidak
menyertakan database/patternnya
saat di download, sehingga kita harus mendownload terlebih dahulu pattern/database-nya.
Kelebihannya database/pattern
tsb dapat scanning dari virus/worm lain, sehingga dapat membersihkan virus
lain. Jika tools lain hanya terdiri dari satu file, tools ini memilki beberapa
file baik exe maupun file lain yang ternyata terdiri dari pengecekan database/pattern,
pengecekan schedule task, pengecekan patch windows, pengecekan virus,
pengecekan registry dan pengecekan services. Walau terdiri dari banyak file,
kita cukup menjalankan saja 1 file bat (batch file), yang kemudian akan
mengeksekusi file lain. (lihat gambar 6)
Gambar 6, FixTOOL Worm_Downad
oleh TrendMicro
3)W32.Downadup Removal (Symantec)
Sesuai dengan
namanya, tools ini dibuat oleh perusahaan antivirus Symantec untuk mengatasi
virus conficker/downadup/kido. (lihat gambar 7)
Gambar 7, Downad Removal Tool by
Symantec
Sekilas tools ini
sangat simple, hanya ada menu start, cancel dan about. Tools ini tidak memiliki
opsi scanning drive yang diinginkan. Untuk
scanning, tools ini mampu mematikan proses virus, mendelete file virus dan
memperbaiki registry yang sudah diubah oleh virus. Sayangnya tools ini tidak
menghapus schedule task yang dibuat oleh virus, tidak menghapus rule firewall
yang dibuat oleh virus dan tidak mengembalikan system restore kembali normal. Tetapi seperti guru SD saya, tools ini memberikan "nasehat" kepada user agar segera melakukan patching windows
dengan MS08-067.
Gambar 8, "Nasehat" yang
diberikan oleh Downad Removal Symantec
4)EConfickerRemover
(ESET/NOD32)
Tidak mau
ketinggalan, ESET juga mengeluarkan tools khusus conficker bagi penggunanya.
Tools ini sangat sederhana, sebenarnya kalau sederhana dan
ampuh itu yang dicari. Tetapi yang terjadi adalah sangking sederhanya sehingga anda harus
menjalankan melalui command prompt. Tools ini
selain dapat mematikan proses virus dan mendeletenya, tetapi tidak
ada hal khusus lain yang dilakukan. (lihat gambar 9)
Gambar 9, EconfickerRemover by
Eset
MEGA Test Conficker Tools
Adapun hasil
perbandingan 8 tools tersebut adalah sebagai berikut : (lihat tabel 1 dan 2)
Kategori Tools Umum :
Kategori
Keterangan
Kaspersky
Norman
McAfee
Microsoft
AVP Removal Tool
Malware Cleaner
AVERT Stinger
Malicious Removal
Tool
Virus Umum
Penggunaan
Instalasi
Portable
Portable
Portable
Virus/Spyware
√
√
√
√
Repair Host
-
√
-
-
Repair Registry
-
√
-
-
Update Definisi
√
√
√
√
Conficker
Matikan Proses Virus
√
√
√
√
Delete Virus
√
√
√
Restart
Delete Schedule Task
-
-
-
-
Repair Service Windows
-
√
-
-
Delete Service Virus
-
√
-
-
Delete Rule Firewall
-
-
-
-
Fix DNS Query
-
Restart
-
Restart
Enable System Restore
-
-
-
-
Repair Show Hidden
-
-
-
-
Tabel 1, Perbandingan Conficker Tools kategori tools
umum
Kategori Tools Khusus :
Kategori
Keterangan
Kaspersky
TrendMicro
Symantec
Eset (NOD32)
KidoKiller
Fix Downad
W32.Downadup
Removal
Conficker Remover
Umum
Penggunaan
Portable
Portable
Portable
Portable
Virus/Spyware
-
√
-
-
Repair Host
-
-
-
-
Repair Registry
-
-
-
-
Update Definisi
-
√
-
-
Conficker
Matikan Proses Virus
√
√
√
√
Delete Virus
√
√
√
Restart
Delete Schedule Task
√
√
-
-
Repair Service Windows
-
-
Restart
-
Delete Service Virus
√
√
-
-
Delete Rule Firewall
-
-
-
-
Fix DNS Query
√
Restart
Restart
Restart
Enable System Restore
√
-
-
-
Repair Show Hidden
√
-
√
-
Tabel 2, Perbandingan Conficker Tools kategori khusus
Dari hasil pengetesan yang dilakukan oleh lab Vaksincom, baik tools khusus maupun
tools umum dapat dilihat bahwa Norman Malware Cleaner membersihkan lebih
lengkap dibandingkan tools umum lain karena melakukan "Repair Host", "Repair
Registry", "Repair Service Windows" dan "Delete Service Virus" yang tidak
dilakukan oleh Tools umum lainnya. Tetapi Norman Malware Cleaner tidak
melakukan "Delete Schedule Task" yang dibuat oleh virus dan hal ini dilakukan
oleh Kaspersky KidoKiller dan TrendMicro Fix Downad.
TrendMicro Fix downad
dan Kaspersky Kido Killer tidak melakukan Repair Host dan Repair Registry.
Ada satu keunggulan
Kaspersky Kido Killer dimana ia bisa melakukan Fix DNS Query tanpa mengharuskan
Windows Restart dimana tools lain setelah fix DNS Query mengharuskan Windows
restart.
Jadi dapat
disimpulkan bahwaNorman Malware Cleaner
menjadi pemenang untuk tools umum dan Kaspersky Kido Killer menjadi pemenang di
kategori tools khusus.
Adapun beberapa
perubahan yang dilakukan oleh Conficker yang perlu menjadi perhatian sekalipun
anda sudah menggunakan tools pembersihan adalah sebagai berikut :
-Schedule Task
Hapus
schedule task yang sudah dibuat oleh virus. (lihat gambar 10)
Gambar 10, Schedule Task yang
dibuat oleh Conficker
-Rule Firewall
Delete rule firewall
yang dibuat oleh virus. (lihat gambar 11)
Gambar 11, Hapus Rule Firewall
yang dibuat oleh Conficker
-Repair
Registry
Repair registry yang
dirubah oleh virus (service windows yang mati dan show hidden file). Buat
script pada notepad, kemudian save as menjadi repair.inf.
Bersihkan
temporary file, gunakan disk cleanup atau dapat menggunakan tools cleaner
seperti ATF Cleaner.
Tips
Pencegahan...
Dari hasil tes, walaupun sudah
dibersihkan tetapi virus/worm ini masih mudah masuk dikarenakan beberapa faktor
sebagai berikut :
-Autoplay/Autorun
Windows
Lakukan pencegahan
dengan men-disable fungsi autoplay. Fungsi ini memudahkan conficker masuk dan
menginfeksi komputer.
-Default Share
Windows
Fungsi ini memudahkan
virus/worm berusaha masuk melalui jaringan dengan mudah. Matikan fungsi ini
jika tidak diperlukan. Sebagai alternatif jika masih diperlukan gunakan password
komputer (baik lokal maupun jaringan) yang unik dan tidak standar/biasa serta
kombinasi angkadan huruf.
-Patch Windows
Selalu rajin patch
windows. Hal ini akan mencegah dari serangan virus saat koneksi internet. Akan
lebih baik jika meng-aktifkan Automatic Updates.
-Install
Antivirus dan Update
Terakhir, lakukan
instalasi antivirus dan selalu pastikan terupdate dengan baik.
Jika anda mengalami
infeksi Conficker yang membandel dan sudah mecoba berbagai macam cara tetapi
masih belum tuntas. Mungkin karena sudah gemas sampai anda memformat komputer-komputer
di jaringan tetapi setelah dihubungkan ke jaringan kembali terinfeksi. Ada
baiknya anda pertimbangkan untuk meminta bantuan support dari vendor antivirus
anda. Bagi pengguna Norman Virus Control for Corporate dapat menghubungi
teknisi Vaksincom untuk mendapatkan support onsite Free.
Apakah anda sedang putus cinta atau patah
hati??? Jangan khawatir, karena “Sandra Dewi” akan membantu anda. Loh??? Ko
bisa??? Hehehe, jangan salah paham dulu, Sandra Dewi ini bukanlah Sandra Dewi
yang beneran loh... (klo itu juga saya mau… J).
Jika anda penggemar gadis berparas cantik
ini, maka anda perlu berhati-hati karena telah menyebar varian virus baru
dengan menggunakan nama “Sandra Dewi”. Dari script
virus yang dibuat, si pembuat virus ini juga ikut membawa dan memunculkan nama
salah satu kampus komputer di Kalimantan Timur.
Cinta
Ditolak VIRUS bertindak
Sangat
sakit rasanya apabila cinta kita ditolak oleh seseorang,
pada
zaman dahulu orang menggunakan fasilitas dukun sebagai media untuk mendapatkan
cintanya
Seiring
dengan berkembangnya Teknologi informasi,
media
yang digunakannya untuk mendapatkan cintanya adalah VIRUS
Norman Security Suite mendeteksi varian virus
Sandra Dewi sebagai W32/Obfuscated.B!genr.
(lihat gambar 1 dan 2)
Gambar 1. Norman Security Suite dengan teknologi
Sandbox dan DNA Matching tanpa update mendeteksi virus Sandra Dewi sebagai
new unkown virus.
Gambar 2, NSS setelah update mengidentifikasi
Sandra Dewi Bugil.exe sebagai W32/Sadra.A
File virus
Ciri-ciri dari file virus ini, diantaranya
sebagai berikut :
·Memiliki ukuran file sebesar “132
kb”.
·Mempunyai type file
“Application”.
·Berextension file “exe”.
·Memiliki icon gambar
(JPEG image).
Virus Sandra Dewi dibuat
dengan menggunakan bahasa pemrograman visual basic. Jika virus berhasil
menginfeksi, maka ia akan membuat beberapa file virus diantaranya :
·C:\Sandra Dewi Bugil.exe (pada
semua root drive)
·C:\Documents and
Settings\%user%\Start Menu\Programs\Startup\Sandra Dewi Bugil.exe
·C:\WINDOWS\Sandra
Dewi Bugil.exe
·C:\WINDOWS\system32\
Sandra Dewi Bugil.exe
·Membuat duplikat file
virus pada setiap folder yang ada pada removable drive/usb. (lihat gambar 2)
Gambar
2. Contoh file virus Sandra Dewi
Pesan sebelum login
Masih ingat dengan virus Blue Fantasy,
virus yang menampilkan pesan sebelum login, dan kini virus Sandra
Dewi juga menampilkan sebuah pesan. (lihat gambar 3)
Gambar
3. Virus Sandra Dewi in Action
(duplikat dan hidden folder)
Blok fungsi Windows
Sebagai bentuk pertahanan, virus akan mencoba melakukan usaha blok
terhadap beberapa fungsi Windows. Beberapa fungsi Windows yang di blok
diantaranya sebagai berikut :
·Folder Options (dilakukan untuk
mencegah akses terhadap file/folder yang disembunyikan)
·Registry Editor
(dilakukan untuk mencegah akses perbaikan registry)
·Search/Find
(dilakukan untuk mencegah dari pembersihan virus)
·Command Prompt
(dilakukan untuk mencegah dari proses kill virus)
·Task Manager
(dilakukan untuk mencegah proses monitoring virus) (lihat gambar 4)
·Control Panel
(dilakukan untuk mencegah akses kontrol dari OS komputer)
·MsConfig/System
Configuration Utility (dilakukan untuk mencegah akses pada startup)
Gambar
4. Virus Sandra Dewi in Action (blok
fungsi windows)
Selain itu, virus juga mencoba melakukan usaha blok terhadap beberapa
fungsi Windows yang lain seperti diantaranya :
·Disable klik kanan pada desktop.
·Disable “All Programs”
pada Start Menu.
·Disable menu Log
Off/Turn Off pada Start Menu.
Dengan usaha ini, virus mencoba agar pengguna komputer kesulitan dalam
menjalankan program tertentu, dan bahkan kesulitan untuk me-restart, log-off
maupun shutdown komputer.
Merubah informasi System Properties
Pada System Properties, virus akan merubah RegisteredOwner
menjadi Dewi Bugil dan RegisteredOrganization
menjadi Sandra. (lihat
gambar 5)
Gambar
5. Merubah nama pemilik Windows menjadi Sandra Dewi Bugil
Merubah header Internet Explorer
Virus akan merubah header Internet Explorer (IE) saat akan menjalankan
aplikasi Internet Explorer, dengan tambahan ::CREATION::BUDI::DARMA::.
Gambar
6. Header Internet Explorer yang sudah diubah
Aktif pada start up dengan menjalankan
program Splash
Untuk memastikan agar file dapat berjalan dengan baik pada saat
komputer dijalankan, virus menyisipkan file virus pada startup windows sehingga
akan langsung aktif jika kita sudah masuk windows.. File virus yang aktif pada
startup yaitu :
·C:\Documents and
Settings\%user%\Start Menu\Programs\Startup\Sandra Dewi Bugil.exe
File virus yang aktif ini menjalankan program Splash, program ini tidak
dapat di geser ataupun di tutup kecuali pada tombol Keluar.
Jika tombol Keluar di klik, maka akan muncul pop-up KONFIRMASI
kirim email kepada budi_9***@....
Apapun yg di klik, baik tombol Yes
maupun No akan membuat shutdown komputer
kita dengan memunculkan jendela System Shutdown
dalam waktu 1 menit.
Gambar 7.Program Splash Sandra Dewi yang
aktif dengan mencantumkan sebuah kampus
Gambar 8.Pop-up KONFIRMASI saat kita klik
tombol Keluar pada program tsb.
Gambar 9.Pop-up System Shutdown saat kita
klikYes atau No dengan waktu 1 menit.
Registry windows
Untuk melakukan blok fungsi windows, virus akan membuat string registry
sebagai berikut :
LegalNoticeText = Sangat sakit rasanya apabila cinta kita ditolak oleh
seseorang, pad zaman dahulu orang menggunakan fasilitas dukun sebagai media
untuk mendapatkan cintanya. Seiiring dengan berkembangnya Teknokogi Informasi
media yang digunakan untuk mendapatkan cintanya adalah VIRUS.
Metode Penyebaran
Virus ini menggunakan removable drive/usb sebagai sarana penyebaran
dirinya. File yang akan di buat virus yaitu :
·Sandra Dewi Bugil.exe
Cara pembersihan virus Sandra Dewi
·Sebaiknya putuskan hubungan
komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.
·Matikan “System
Restore” selama proses pembersihan virus (untuk Windows XP/Vista)
·Matikan proses virus
yang aktif di memory. Gunakan tools pengganti task manager, seperti Process
Explorer (dapat anda download pada alamat berikut)
Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama “repair.inf”
(gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan).
Jalankan repair.inf dengan klik pada menu File pada windows explorer,
kemudian pilih install.
Sebaiknya membuat file repair.inf di komputer yang clean, agar virus
tidak aktif kembali.
·Hapus file virus yang mempunyai
ciri-ciri sebagai berikut :
§Icon
gambar (JPEG Image)
§Extension
exe
§Ukuran
132 kb
Catatan
oSebaiknya
tampilkan file yang tersembunyi agar mempermudah dalam proses pencarian file
virus.
oUntuk
mempermudah proses pencarian sebaiknya gunakan "Search Windows"
dengan filter file *.exe
yang mempunyai ukuran 133 KB.
oHapus
file virus yang biasanya mempunyai date modified yang sama. (lihat gambar 11)
Gambar 11. Hapus file virus melalui fitur
search windows
·Untuk pembersihan yang optimal dan
mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan
mengenali virus ini dengan baik. Anda dapat pula menggunakan tools Norman
Malware Cleaner yang dapat anda download pada
Kalau
statistik virus diibaratkan sebagai kejuaraan sepakbola, di piala Konfederasi,
Conficker ibaratBrazil boleh menjadi jawara virus yang paling banyak terdeteksi
menginfeksikomputer di Indonesia di bulan Mei – Juni 2009, tetapi yang
siap-siap mendepakConficker sangat banyak. Dari Obfuscated, Sohanad, Virut dan
Autorun yang dapatdiandaikan sebagai team AS dan Spanyol (lihat gambar 1).
Tetapi lain pialakonfederasi, lain lagi piala UEFA, dimana pada ranah virus
online yang menyebarmelalui traffic ISP (http, pop, smtp, ftp, irc dan smb)
yang menjadi jawaraadalah virus W32/Onlinegames dengan variannya yang
segambreng, diikuti Salityyang menyebar melalui lampiran email dan spyware
180solutions yang berhasil di deteksidan dihentikan oleh NNP Norman Network
Protector yang dipasang Vaksincom di ISPDataUtama Kedoya sehingga melindungi
seluruh traffic ISP dari virus di porthttp, smtp, pop, ftp baik pada traffic
upload maupun download.
Gambar 1, Malware Top Indonesia Mei – Juni 2009 by
Vaksincom
Top 10 Virus Indonesia
Conficker
sampai bulan Juni 2009secara meyakinkan berhasil menguasai 66.88 % insiden
virus Indonesia denganjumlah insiden sebanyak 14,805. Virus yang sangat
memusingkan pengguna internetdi seluruh dunia ini membuat administrator
jaringan kewalahan karenakemampuannya menginfeksi hampir seluruh OS Windows
yang memiliki kelemahan padaRPC Dcom vulnerability dan belum di patch. Bagi
anda yang PCnya terinfeksiConficker dan ingin membasmi virus ini silahkan lihat
artikel Vaksincom MegaTest Tools Conficker di http://vaksin.com/2009/0409/Conficker%20Tools/mega%20test%20conficker%20tools.htm.Bagi
anda administrator jaringan yang kerepotan menghadapi Conficker danmembutuhkan
tools pendeteksi Conficker di jaringan, lab Vaksincom jugamengadakan pengetesan
atas 5 tools pendeteksi Conficker di jaringan (Gratis)dan artikel tersebut disa
anda dapatkan di http://vaksin.com/2009/0409/Conficker%20Scanner/conficker%20scanner%20review.htm.
Menyusul
Conficker adalah virusyang di golongkan Norman sebagai Obfuscated virus 12.09 %
/ 2,677 insiden.Obfuscated virus adalah virus yang sengaja di coding supaya
sulit di deteksidan kebanyakan menggunakan trik hidden sehingga sekali masuk ke
komputer akansulit ditemukan oleh antivirus. Menyusul di tempat ketiga adalah
virus Sohanad5.84 % / 1,293 insiden, salah satu varian Sohanad yang marak
menyebar diIndonesia menurut pantauan Vaksincom adalah virus Vietnam yang
mengirimkanpesan YM dalam bahasa Vietnam (jangan heran yah, walaupun Vaksincom
dan orangIndonesia umumnya tidak mengerti bahasa Vietnam tetapi secara de facto
virusini mampu menyebar di Indonesia dan menduduki peringkat 3). Untuk
informasidetail mengenai Sohanad dapat di lihat di http://www.vaksin.com/2008/0508/sohanad-vietnam/Sohanad-Dloader.html.Setelah
Sohanad, kita dihadapkan pada virus yang kalau mau dibandingkan secaracoding
tidak kalah canggih dengan Conficker dan membingungkan korbannya karenaaksinya
menginjeksi file dan dalam banyak kasus jika satu file di ijneksi lebihdari
satu kali akan mengakibatkan file tersebut rusak dan tidak dapatdiperbaiki oleh
program antivirus. Virus mancanegara yang satu ini dikenaldengan nama Virut dan
Vaksincom mencatat 1,047 insiden atau 4.73 %. Kiprahvirus lokal masih tetap
terlihat dimana pada peringkat 5 bertengger virusAutorun dengan total insiden
920 / 4.16 %. Pada peringkat 6 – 10 di dominasioleh Spyware seperti
Starter (6) 217 / 0.98 %, Dloader (9) 107 / 0.48 %, RoqueAntivirus (10) 104 /
0.47 %, Agent (12) 70 / 0.32 % dan Dialer (13) 68 / 0.31%.
Untuk
detail Top 20 virusIndonesia bulan Mei – Juni 2009 dapat dilihat pada
tabel 1 dibawah ini.
No
Virus
Jumlah
%
1
Conficker
14,805
66.88%
2
Obfuscated
2,677
12.09%
3
Sohanad
1,293
5.84%
4
Virut
1,047
4.73%
5
Autorun
920
4.16%
6
Starter
217
0.98%
7
Suspicious
159
0.72%
8
Sality
146
0.66%
9
Dloader
107
0.48%
10
Roque
Antivirus
104
0.47%
11
Smalltroj
95
0.43%
12
Agent
70
0.32%
13
Dialer
68
0.31%
14
Alman
64
0.29%
15
Rontokbro
57
0.26%
16
VBTroj
54
0.24%
17
Alchemic
45
0.20%
18
Vundo
39
0.18%
19
Qhost
31
0.14%
20
Smalldrp
25
0.11%
Other
115
0.52%
Total
22,138
100.00%
Tabel
1, Top 20Virus Indonesia 2009 oleh Vaksincom
Virus Online
Selain
ancaman virus yangmenyebar melalui jaringan intranet (file sharing) dan flash
disk / medialainnya, Vaksincom bekerjasama dengan Data Utama, NAP di Kedoya
melakukanfiltering atas semua traffic internet Data Utama Kedoya dan
membersihkan semuatraffic tersebut dari virus, baik virus yang di download
maupun di upload.Adapun alat yang digunakan adalah NNPNorman Network Protector yang
berjalan sebagai Transparent Proxy sehinggauser tidak merasakan adanya
perubahan dan tidak perlu mengadakan perubahansetting apapun pada proxy atau
koneksi internetnya. Adapun port yang di filteradalah port HTTP, POP3, SMTP,
IRC, FTP, RPC (termasuk RPC Dcom), CIFC/SMB danTFTP. Bagi anda yang tertarik
untuk mencoba NNP silahkan hubungi info@....
Hasil
filtering yang berjalansampai hari ini sehingga membebaskan pelanggan ISP dari
virus baik pada saatbrowsing, menerima email, upload ftp, chatting irc, file
sharing Windowsataupun RPC call yang di eksploitasi oleh Conficker memberikan
hasil yangmengejutkan. NNP sukses mendeteksi ratusan virus dan posisi utama
ditempatioleh W32/OnlineGames dengan varian segambreng. OnlineGames adalah
virus yangmenyebar melalui situs tertentu dan memiliki kemampuan mengupdate
dirinya.Virus ini mengaktifkan dirinya di komputer korbannya dengan cara
mengijeksikanDLLnya ke Explorer.exe, proses Windows Explorer. Tujuan virus ini
adalah untukmencuri data-data penting di komputer korbannya. Saat ini yang
diincar adalahdata pelanggan game online populer seperti WOW.EXE (World of
Warcraft), ElementClient.exe (Perfect World) dan CabalMain.exe (Cabal Online).
Selain itu, virusini juga melakukan aktivitas keylogging yang tujuan awalnya
adalah untukmendapatkan username dan password dari onlinegames ini, tetapi
bahaya yanglebih tinggi akan timbul jika data penting seperti username dan
passwordpenting seperti rekening bank, kartu kredit dan lainnya juga dicuri
dandikirimkan ke pembuatnya yang mayoritas merupakan IP yang ada di RRC.
Lihat
gambar 2 dibawah untukmendapatkan hasil scanning NNP terhadap IP-IP luar yang
mengandung virus danaktif menyebarkan dirinya ke Indonesia.
Gambar 2, URL yang mengirimkan virus dan dihentikan oleh
NNP.
Vaksincom
mencoba mendownload link yang diblok oleh NNP dan setelah berhasil di download,
memang benar bahwafile yang dihentikan oleh NNP tersebut mengandung virus
W32/OnLineGames.IXXS(lihat gambar 3)
Gambar 3, Norman Security Suite mendeteksi virus
OnLineGames
Bagi
anda yang ingin memberikan komentar atau bertanya mengenai NNP dan Statistik
Virus Indonesia, silahkan klik Forum khusus virus Statistik Virus Indonesia Mei
Juni 2009, http://vaksin.com/2009/0709/stat0609/Stat0609.html
Virus canggih yang “Tak Gendong”
CD Rom selalu terbuka
Di
dunia virus lokal, bahasa pemrograman yang menjadi “Cinta
Terlarang” adalah Visual Basic. Tetapi rupanya bukan hanya Visual Basic
saja yang bisa dijadikan sebagai program untuk membuat virus. Berikut ini
Vaksincom memberikan satu virus lokal yang sedang mengganas di Indonesia dan
selain tidak menggunakan bahasa “terlarang” Visual Basic melainkan
VBS, virus ini memiliki banyak sekali kecanggihan seperti mengenkripsi kodenya,
merekayasa file virus menjadi file video dan menyebabkan CD / DVD Rom anda
terbuka terus dan kalau anda tutup akan terbuka lagi, sampai korbannya akan bertanya
“What this is ??”. Kalau di ranah musik pop, virus yang satu ini
ibaratnya lagu Tak Gendong yang lagi ngetop. Tertarik ? ... Follow me .... okay
:P.
Virus
lokal tidak selalu dibuat dengan menggunakan program Visual Basic, sudah banyak
virus lokal yang dibuat dengan menggunakan program bahasa lain yang tentunya
mempunyai efek yang cukup berbahaya, contohnya program VBS, walaupun virus ini
“hanya” dibuat dengan menggunakan program VBS tetapi aksi yang
dilakukan cukup “menegangkan” juga.
Harap
Waspada, saat ini telah beredar salah satu virus yang dibuat dengan menggunakan
VBS, saat ini penyebarannya masih di kawasan Jogjakarta [jadi bisa ditebak
kira-kira asal dari virus ini). Tidak seperti kebanyakan Virus made in VBS,
kali ini ia akan mengenkripsi code nya sehingga tidak mudah untuk di baca.
Dengan
update terbaru Norman Security Suite mendeteksi virus ini sebagai VBS/Cryf.A
(lihat gambar 1 dan 2)
Gambar
1, Hasil deteksi Norman Security Suite
Gambar
2, File induk VBS/Cryf.A
Ciri
komputer yang “Tak Gendong” oleh VBS/Cryf.A
Komputer
yang terinfeksi VBS/Cryf.A mudah dikenali dengan beberapa jejak yang
ditinggalkannya, diantaranya:
·Pada saat
komputer pertama kali dinyalakan, akan muncul program [Internet Explorer] yang
menampilkan sosok yang cukup “menyeramkan”, tetapi kelihatannya
bukan gambar Mbah Surip :P (lihat gambar 3)
Gambar 3,
Jendela Internet Explorer yang akan ditampilkan saat komputer dinyalakan
·Merubah
halaman utama [start page] program [Internet Explorer] untuk menjalankan file
yang berada didirektori [C:\WINDOWS\windows.html] yang berisi pesan dari
pembuat virus. (lihat gambar 4)
Gambar 4, Halaman utama yang sudah diubah
oleh virus
·Ada folder
“Album BOKEP” di setiap drive dan Flash Disk yang isinya
seakan-akan file movie porno yang sebenarnya merupakan file virus yang siap
“menggendong” komputer anda bila anda jalankan.
·Merubah nama
organisasi dan nama pemilik Windows menjadi Registered to CRY Shemale (lihat
gambar 5)
Gambar 5,
Nama organisasi dan nama pemilik windows yang sudah diubah oleh virus
·Merubah type
file “Shortcut”
[.lnk] mejadi “Movie Clip” yang sebenarnya adalah suatu rekayasa
sosial yang cukup cerdik sehingga korbannya akan mengira file virus
“.lnk” adalah file film. (lihat gambar 6)
Gambar 6,
Type file [lnk] diubah menjadi “Movie Clip
Ciri-ciri
File Virus
File
induk VBS/Cryf.A ini mempunyai nama [drvconfg.drv] dengan ukuran file sebesar
218 KB, file ini mempunyai ekstensi [.drv] dan mempunyai type file sebagai
“device driver”, file ini akan di enkipsi sehingga kode virusnya
tidak mudah di baca.
Pada
saat file virus di jalankan, pertama kali yang akan di lakukan adalah memanggil
file [svchost.vbs] yang sudah di ekript yang berada di direktori
[%Driver%:\Recycled\S-1-5-21-343818398-18970151121-842a92511246-500\Thumbs.db].
Kemudian file [svchost.vbs] ini akan menjalankan file utama virus yakni file
[drvconfg.drv], file inilah yang berisi runtime untuk menginfeksi dan
menanamkan aksi-aksi lain nya di dalam komputer target. (lihat gambar 6 dan 7)
Gambar
6, File shortcut virus yang akan mengaktifkan file [svchost.vbs]
Gambar
7, File induk virus
Pada
saat user menjalankan dirinya, VBS/Cryf.A akan memanggil program [Windows Media
Player] seperti yang terlihat pada gambar 8 dibawah ini :
Gambar
8, VBS/Cryf.A membuka program Windows Media Player saat dijalankan
Kemudian
akan membuat beberapa file induk yang salah satunya akan dijalankan saat
komputer dinyalakan:
Untuk
file induk virus yang mempunyai ekstensi [SCX] dan [DLS], agar file tersebut
dapat dijalankan, ia akan membuat registry di bawah ini. Agar file tersebut
dapat dijalankan ia akan memanfaatkan file [C:\Windows\System32\wscript.exe]
Selain
dengan membuat registry di atas, agar user tidak dapat menjalankan fungsi
Regadit/Task Manager/CMD atau MSConfig,ia
akan menyembunyikan file tersebut [regedit.exe, tskmgr.exe. cmd.exe dan
MSConfig.exe] dan sebagai gantinya ia akan membuat file yang sama bedanya ia
akan mempunyai dua ekstensi yakni [.exe.lnk], antara file
“gadungan” dan file asli akan mempunyai icon yang sama. Jika user
mencoba untuk memanggil salah satu fungsi Windows tersebut maka akan muncul
pesan error berikut (lihat gambar 9 dan 10) :
Gambar
9, Pesan error saat menjalankan salah satu fungsi Windows
Gambar
10, File gadungan [regedit.exe.lnk] yang dibuat oleh virus
Tetapi
jika user mencoba untuk langsung menjalankan file “gadungan” yang
telah dibuat oleh virus sebagai pengganti file asli yang telah disembunyikan
[contoh: regedit.exe.lnk] maka secara otomatis akan menjalankan file virus yang
berada di direktori [C:\WINDOWS\system32\svchost.dls].
Selain
itu ia juga akan melakukan Debugger terhadap ketiga fungsi windows tersebut
untuk menjalankan file virus [C:\WINDOWS\appsys.exe] dengan membuat string pada
registry berikut:
Selain
blok fungsi windows, ia juga akan blok beberapa tools security khususnya antivirus
lokalseperti PCMAV
atau ANSAV. VBS/Cryf.A juga akan melakukan Debugger terhadap program yang telah
ditentukan dengan membuat string pada registry berikut :
Virus
ini juga akan mecoba untuk mengaktifkan dirinya secara otomatis dengan
menjalankan file [C:\windows\system\svchost.exe atau C:\windows\WinUpdt.scx]
setiap kali user menjalankan file yang mempunyai ekstensi berikut:
·.reg
·.vbs
·.inf
Untuk
melakukan hal ini, ia akan membuat string pada registry berikut:
Untuk
mempermudah dalam mengelabui user, ia akan menggunakan rekayasa sosial dengan
membuat sebuah folder dengan nama [Album BOKEP] disetiap Drive termasuk di
Flash Disk. Dengan nama folder tersebut di harapkan dapat menarik user untuk
menjalankan salah satu dari 3 file shortcut yang berada di dalam nya. File
dengan icon “Windows Media Player” ini seolah-olah merupakan file
Video “Mesum” yang jika dijalankan maka akan mengaktifkan file
[%Drive%:\Recycled\S-1-5-21-343818398-18970151121-842a92511246-500\Thumbs.db\svchost.vbs]
(lihat gambar 11)
Gambar
11, File shortcut virus yang akan mengaktifkan file [svchost.vbs]
Selain
itu agar penyamarannya lebih sempurna ia akan merubah type file dari file LNK
(shortcut) tersebut menjadi “Movie Clip” sehingga seolah-olah
merupakan file Video dan untuk lebih meyakinkan ia akan menyembunyikan ekstensi
yang kedua dari file tersebut [.LNK] dengan membuat string pada registry
berikut
·HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\lnkfile
·[Default] =
Movie Clip
·NeverShowExt
VBS/Cryf.Ajuga akan merubah type file dari
“VBScript Script File” menjadi “Application” serta
merubah icon VBS menjadi icon Application serta menyembunyikan ekstensi dari
file tersebut dengan merubah string registry berikut:
·HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile
·FriendlyTypeName
= Application
·NeverShowExt
·HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\DefaultIcon
(lihat gambar 12)
·[Default] =
%SystemRoot%\system32\SHELL32.dll,2
Gambar
12, File VBS yang telah diubah oleh virus
Aktif
pad mode “safe mode” dan “safe mode with command
prompt”
Virus
ini tidak hanya aktif pada mode Normal, tetapi akan aktf pada mode “safe
mode” dan “safe mode” with command prompt dengan membuat
string pada registry berikut
Sperti
kebanyakan virus lokal, salah satu aksi yang dilakukan adalah meninggalkan
jejak berupa pesan di komputer target. VBS/Cryf.A juga akan meningalkan
beberepa pesan yang dikemas dalam sejumlah file diantara pesan terebut akan di
tampilan secara otomatis saat komputer di nyalakan dan saat menjalankan program
Internet Explorer atau saat screen saver Windows aktif.
Berikut
beberapa pesan yang dibuat oleh VBS/Cryf.A
·Merubah nama
pemilik Windows dengan merubah string registry berikut (lihat gambar 5)
·Menampilkan
jendela Internet Explorer yang berisi gambar berikut , gambar ini akan di
tampilkan secara otomatis saat menghidupkan komputer sebagai salam pembuka.
(lihat gambar 3)
Untuk
melakukan hal ini ia akan merubah string pada registry berikut:
·Menampilkan
pesan “SHEMALE By
CRY” saat screen saver Windows aktif dengan terlebih dahulu merubah
string pada registry berikut (lihat gambar 12)
oHKEY_CURRENT_USER\Control
Panel\Desktop
§SCRNSAVE.EXE
= C:\WINDOWS\system32\ssmarque.scr
Gambar
12, Screen saver yang akan ditampilkan oleh VBS/Cryf.A
Promosi
Seolah-olahuntuk menebus segala “dosa-dosa”
nya, ia akan menyertakan link untuk mendownload removal tools untuk membersihkan
komputer yang sudah terinfeksi. Link ini akan dibuat dalam sebuah file yang
disimpan di direktori [C:\Windows\help.html] (lihat gambar 13)
Gambar
13, Link yang ditampilkan oleh virus
Jika
link [ANTIVIRUS.exe] tersebut di klik maka akan diarahkan ke sebuah jendela
baru dengan alamat [http://www.dinamikasolusi.co.nr], yang ternyata berisi
“PROMOSI BUKU” tentang bagaimana “cara membuat antivirus
dengan Visual Basic”. (lihat gambar 14)
Gambar
14, Alamat promosi yang akan ditampilkan oleh Virus
Media
Penyebaran
Untuk
menenyebarkan dirinya, ia akan memanfaatkan Flash Disk dengan cara membuat file
folder berikut:
·Dataku Penting
Jangan Dihapus.lnk, jika di jalankan akan mengaktifkan file [%Flash
Disk%:\Recycled\S-1-5-21-343818398-18970151121-842a92511246-500\Thumbs.db\svchost.vbs]
·%Flash
Disk%:>Album BOKEP\Naughty America, jika di jalankan akan mengaktifkan file
[%Flash Disk%:\Recycled\S-1-5-21-343818398-18970151121-842a92511246-500\Thumbs.db\svchost.vbs]
oMy
friends hot mom - sativa rose.wmv.lnk
oMy Sister Hot
Friend - Courtney Dani.wmv.lnk
oNaughty
America 2009 - Vicky Vette.Mpeg.lnk
Agar
dirinya dapat aktif secara otomatis, ia akan memanfaatkan fitur autorun dengan
nama [autorun.inf] yang akan menjalankan file [Shell32.dll] kemudian file ini
yang akan menjalankan file induk utama dari virus yakni [drvconfg.drv]. (lihat
gambar 15)
Catatan:
%Drive%,
menunjukan lokasi Drive [contohnya: C:\, D:\]
%FlashDisk,
menunjukan lokasi Flash Disk
Gambar
15, Cript autorun.inf
Gambar
16, Isi script [Shell32.dll]
Cara pembersihanVBS/Cryf.A
1.Matikan
proses virus yang sedang aktif dimemori. Untuk mematikan proses virus ini silahkan
gunakan tools pengganti task manager seperti [Currproses], kemudian matikan
proses yang mempunyai product name “Microsoft (r) Windows Script
Host” dengan cara : (lihat gambar 17)
oPilih[blok] proses yang mempunyai product name
“Microsoft (r) Windows Script Host”
oKlik kanan
pada proses yang sudah di blok
oPilih [Kill
Selected Processes]
Gambar
17, Gunakan Curr Process untuk mematikan proses virus
2.Blok
agar file virus tidak dapat dijalankan untuk sementara selama proses
pembersihan dengan menggunakan fitur “Software Restriction
Policies”, fitur ini hanya ada di Windows XP/2003/Vista/2008.
Untuk blok
file tesebut lakukan langkah berikut : (lihat gambar 18)
§Klik
kanan pada [software restriction policies] dan pilih [Create new policies]
§Kemudian
klik kanan di [Additional Rule], dan pilih [New Hash Rule].
Gambar
18, Menentukan file yang akan diblok
§Di
Kolom [File Hash], klik tombol [Browse] dan pilih file yang akan diblok. Pada
kolom [File information] akan terisi informasi dari file tersebut secara
otomatis. (lihat gambar 19)
Gambar
19, Pilih file yang akan diblok.
§PadaSecurity Level pilih [Disallowed]
§Pada
kolom “description” isi deskripsi dari nama file tersebut (bebas),
§Pilih
[OK]
Catatan:
Pada saat
user menjalankan file yang sudah di add tersebut maka akan mucul pessan
peringatan berikut : (lihat gambar 20)
Gambar 20,
Pesan peringatan saat menjalankan file yang di blok
3.Fix
Registry dengan menjalankan file [FixRegistry.exe], silahkan download di alamat
berikut : (lihat gambar 21)
6.Kemudian
lik [Pulihkan Registry] untuk memperbaiki registry lain nya
4.Hapus
file induk virus yang telah dibuat. File induk virus ini akan disembunyikan.
Jika file induk tersebut tidak dapat ditampilkan silahkan gunakan tools
penggganti Windows Explorer seperti “Explorer XP”. Silahkan download
di alamat berikut:
6.Kemudian
ketik perintah saya yang membedakan hanya nama file yang akan ditampilkan yakni
Taskmgr.exe, cmd.exe dan Logoff.exe
Gambar 22,
Menampilkan file yang disembunyikan
6.Untuk
pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang silahkan install dan scan dengan
antivirus yang up-to-date.
7.Jika
komputer sudah benar-bernar bersih dari virus, hapus rule blok file
[WSCript.exe] yang telah dibuat pada langkah no. (2), cara nya : (lihat gambar
23)
Begitulah sepenggal lirik lagu populer
“Aku Cinta Dia” milik almarhum Chrisye yang dibawakan kembali oleh
penyanyi muda nan sensasional Gita Gutawa. Di
tengah krisis global dan isu flu babi yang merebak dimana-mana, cinta
sepertinya sangat diperlukan paling tidak meredakan suasana permasalahan yang
ada. Cinta dapat disampaikan melalui berbagai media baik tulisan, perasaan
maupun hal lainya.
Hal ini menjadi juga inspirasi bagi para
pembuat virus dengan menyampaikan pesan dengan cara yang berbeda, mengikuti
pepatah “Banyak jalan menuju Roma (bukan penyanyi
dangdut)” maka dengan dengan diplesetkan
menjadi “Banyak jalan menebar Cinta (bukan nama
artis chadel :p)”
Jika pada umunya pembuat virus Cinta
membuat virus dengan membuat pesan pesan baik dalam bentuk dokumen (word atau
notepad) dan HTML (browser), maka kali ini pembuat virus menebar hanya dengan
menggunakan logo/icon virus yang berbentuk folder (asal jangan logo parpol..)
dan meninggalkan jejak file kosong “khq”. Jadi jika pada komputer
anda atau komputer server anda terdapat file “khq”, maka anda baru
saja dikunjungi oleh virus ini atau bahkan sudah menyebar virus “folder cinta”
ini.
Pada varian virus ini, oleh Norman Virus
Control teridentifikasi sebagai Autorun.QBP.(lihat gambar 1)
Gambar 1, Norman
Virus Control mendeteksi sebagai Autorun.QBP
Ciri ciri file virus
Ciri ciri dari file virus Autorun.QBP, diantaranya :
(lihat gambar 2)
·Menggunakan icon “Folder Cinta”
·Memiliki ukuran 793 kb
·Type file “Application”
·Ber-extension exe
Gambar 2, File virus
W32/Autorun.QBP
Gejala / efek virus
Jika anda terinfeksi oleh virus Autorun.QBP, maka akan menimbulkan
gejala/efek sebagai berikut,
·Disetiap file sharing
akan muncul file virus dengan nama “[namaacak].exe” dan file system yang
kosong dengan nama “khq”. (lihat Gambar 2.) File khq ini juga akan
berada pada setiap root drive.
·File virus aktif di
memori komputer
dengan nama “csrcs.exe”
pada proses dengan username lokal. Anda dapat melihat dengan menggunakan task
manager pada tab processes. (lihat gambar 3)
Gambar 3, Virus
aktif pada user lokal dengan nama file csrcs.exe
·Tidak dapat
menampilkan file yang sudah di hidden. (walaupun “folder
options” sudah di
rubah ber-kali kali, akan kembali hidden) lihat gambar 4.
Gambar 4, Show
Hidden tidak bisa berubah
File file virus
Berbeda dengan beberapa virus lain yang
menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic / bahasa C++, virus Autorun.QBP dibuat dengan menggunakan
script Autoit dan di kompress menggunakan UPX Unpacker. Beberapa file virus
yang akan muncul jika dijalankan, yaitu :
·C:\WINDOWS\system32\csrcs.exe
(berukuran 793 kb)
·C:\WINDOWS\system32\Autorun.inf
·[namaacak].exe ,
(disetiap root folder lokal yg sharing, serta folder dalam jaringan yang
full-sharing)
·khq, (disetiap root
folder lokal yg sharing, serta folder dalam jaringan yang full-sharing) , serta
pada setiap root drive.
·[namaacak].exe ,
(pada media USB Flash/removable drive)
·Autorun.inf , (pada
media USB Flash/removable drive)
Registri
Windows
Walau tidak banyak aksi yang dilakukan, Autorun.QBP juga membuat beberapa
perubahan pada registry yaitu diantaranya :
üAgar dapat
aktif saat komputer dijalankan, ia akan membuat string registry sebagai berikut
:
·[namaacak.exe],
file virus yang berukuran 793 kb (lihat gambar 5)
Gambar 5, 2 file
yang dibuat oleh virus dengan atribut file RHSA
Pada jaringan, ia akan membuat 2 file (pada
root folder lokal yg di sharing, serta masuk pada folder/drive dalam jaringan
yang full-sharing), yaitu :
·khq,
file kosong yang yang merupakan jejak persinggahan virus Autorun.QBP
·[namaacak.exe],
file virus yang berukuran 793 kb (lihat gambar 6)
Gambar 6, 2 file
yang dibuat oleh virus dalam jaringan yg full sharing
Cara pembersihan
secara manual:
1.Disconnect/putuskan
hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.
2.Disable/matikan
“System Restore” selama
proses pembersihan virus.
3.Gunakan “Task
Manager” untuk mematikan proses virus yang aktif. (kemungkinan besar
dengan nama “csrsc.exe”).
(lihat gambar 7)
Gambar 7, Task
Manager untuk mematikan proses virus (End Process)
Untuk membuka task manager, dapat dilakukan dengan menekan secara bersama Ctr+Alt+Del, atau dengan klik kanan pada
taskbar windows. Selanjutnya matikan proses virus dengan klik [End Process]
pada proses csrsc.exe.
4.Hapus file utama dari
virus Autorun.QBP, yang terdapat
pada C:\WINDOWS\system32, dengan nama csrsc.exe
yang berukuran 793 kb dan Autorun.inf
yang berukuran 1 kb.
Gunakan search/find, untuk mencari file virus
duplikat yang lain, terutama pada media sharing atau USB Flash/removable drive,
file virus berukuran 793 kb, berextension exe & ber type application serta
file khq di seluruh drive. Jangan lupa untuk menampilkan attribute
“Show hidden file…”
dan menghilangkan attribute “Hide protected operating…” pada
Folder Options. (lihat gambar 4).
5.Hapus string registry
yang sudah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script
registry dibawah ini.
Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama
“repair.inf” (gunakan
pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan).
Jalankan repair.inf dengan klik kanan,
kemudian pilih [install].
6.Untuk pembersihan
secara optimal terhadap virus Autorun.QBP,
gunakan Norman Malware Cleaner yang
dapat mendeteksi dan membasmi virus
ini dengan baik. (lihat gambar 8). Jika anda ingin
terproteksi dari virus ini dan virus mancanegara lainnya, gunakan antivirus
Norman Security Suite (Single User) atau Norman Endpoint Protection (Corporate
User) yang dapat mencegah komputer anda terinfeksi virus mancanegara dan virus
lokal dengan baik dan khusus pelanggan korporat akan mendapatkan di support ONSITE
Gratis oleh Vaksinis (teknisi PT. Vaksincom).
Gambar 8,
Task Manager untuk mematikan proses virus (End Process)
Anda dapat mendownload Norman
Malware Cleaner pada link berikut :
FREE
Wifi dengan traffic bebas virus di FGD Expo Jakarta convention Center.
PT.
Vaksincom bekerjasama dengan Datautama memberikan Wifi FREE dan bebas virus
pada Event FGD Expo di JCC.
Time
: 30 July - 2 August 2009
Venue
: Hall A, Hall B, Cendrawasih
Hall - Jakarta Convention Center
Exhibition
hours : 10:00 - 20:00 WIB
Admission
fee : Rp 20,000 / person / entire showdays
Exhibition
area : ± 15,000 m2
Bagi
anda yang merencanakan hadir di FGD Expo, bawa serta Laptop anda dan dapatkan
koneksi Wifi Gratis dan Bebas virus yang disediakan oleh PT. Vaksincom dan
Datautama. Anda hanya perlu langsung terkoneksi ke Wifi yang tersedia dan TIDAK
PERLU menalkukan setting apapun pada Browser, Mail Client (Outlook / Eudora /
Thunderbird), IRC, FTP Client anda. Secara otomatis seluruh traffic sudah
dibersihkan dari ancaman virus oleh NNP Norman Network Protector.
Jika
anda ingin mengetahi bagaimana NNP menjalankan aksinya, silahkan kunjungi Booth
di Hall B blok 6 C untuk melihat live traffic yang lewat dan virus-virus yang
dihentikan oleh Norman Network Protector. Saat ini beberapa ISP termasuk
Datautama sudah menggunakan NNP untuk memproteksi trafficnya dari serangan
virus dan hal ini dapat dilakukan tanpa perlu melakukan perubahan setting
apapun pada sisi client atau pelanggan karena NNP berjalan sebagai Transparent
Proxy.
Jika
anda tertarik untuk menggunakan NNP atau anda ingin mengadakan event dan ingin koneksi
internet / Wifi anda bebas virus, silahkan hubungi Vaksincom di
info@....
Statistik
Virus Indonesia Juli 2009
5 Agustus 2009
Conficker
di"gendong" ke peringkat 3, Onlinegames dan SmallTroj mengancam
Gambar
1, Malware Top Indonesia Juli 2009
Insiden
virus bulan Juli diwarnai dengan turunnya jawara selama 6 bulan terakhir ini,
Conficker yang tidak tanggung-tanggung terlempar ke peringkat 3 dari peringkat
Top 20 Malware yang paling banyak menyebar di Indonesia. Kalau turunnya
Conficker ini dapat dikatakan sebagai hal yang ditunggu-tunggu dan menjadi
pertanyaan siapa yang berhasil menggusurnya. Tetapi ibarat raja obat bius Pablo
Escobar yang menjadi buruan top pemerintah Columbia. Setelah berhasil di
tangkap (tertembak mati), bukan berarti otomatis penyebaran obat bius terhenti
karena otomatis akan ada orang lain yang segera menggantikan posisinya. Begitu
pula dengan Conficker, dan yang menggendong Conficker ke peringkat 3 ternyata
virus lama Alman http://www.vaksin.com/2008/0708/alman/Alman.html
dan OnLineGames. Menurut pengamatan Vaksincom, dari evaluasi serangan di bulan
Juli 2009 yang cukup mengkhawatirkan adalah duet serangan OnLineGames dan
Smalltroj yang ternyata juga secara online terdeteksi oleh Norman Network
Protector (yang menyaring semua traffic http / smtp / pop / irc/ ftp / rpc /
file sharing dan di pasang di ISP Datautama) terbukti secara aktif disebarkan
oleh IP-IP milik ISP di China.
Alman,
jawara lawas
Ibarat
Jetfire, walaupun ia termasuk virus lama dan menurut catatan Vaksincom
dideteksi mengganas pada pertengahan tahun 2008, Alman pada bulan Juli 2009
mampu memuncaki peringkat virus di Indonesia. Virus yang menyebar pada saat virus
ARP Poisoning menyebar di Indonesia pada masanya
sangat banyak menginfeksi komptuer tanpa disadari korbannya. Salah
satu ciri khas dari virus ini adalah kehebatannya dalam mengubah semua file
yang memiliki ekstensi .EXE sehingga jelas mengganggu korbannya karena aplikasi
di komputer yang menjadi korban virus ini akan menjadi kacau.
Virus
ini menyebar cukup cepat dengan memanfaatkan media Flash Disk atau Disket dan
melalui jaringan. Untuk menyebar
melalui Flash Disk / Disket, ia akan membuat 2 buah file yakni boot.exe (40KB) dan autorun.inf. Virus ini akan aktif secara
otomatis setiap kali Flash Disk tersebut dihubungkan ke komputer atau pada saat
pengguna komputer mengakses ke Flash Disk tersebut. File autorun.inf ini berisi script untuk
menjalankan file boot.exe. Selain
membuat 2 file tersebut, ia juga akan menginfeksi semua file yang mempunyai
ekstensi EXE. File yang sudah terinfeksi tersebut akan bertambah 32 KB dari
ukuran semula.Sedangkan
untuk menyebar melalui jaringan, ia akan menginfeksi semua file EXE yang ada di
folder yang di sharing yang mempunyai akses “Full”. Selain itu ia
juga akan mencoba untuk mengakses drive lokal pada komputer target (C:\) dengan menggunakan username administrator serta melakukan
simple Brute force. Pada bulan Juli 2009, Alman mencatat insiden spektakuler
dimana ia menguasai 50,31 % dari total insiden virus dengan total insiden
14.380.
OnlineGames dan SmallTroj
Pada
peringkat dua dan lima berturut-turut adalah malware OnLineGames 26,82 % ;
7.666 insiden dan Smalltroj 3,90 % ; 1.114 insiden. Menurut pengamatan
Vaksincom, kedua virus kembar ini perlu diwaspadai karena secara de facto
terdeteksi aktif sekali disebarkan secara online melalui internet dan IP yang
menyebarkan virus tersebut 117.23.205.*** ternyata berasal dari IP yang
dimiliki oleh ISP negeri Panda. Bagi jaringan perusahaan yang tidak memiliki
perlindungan terhadap traffic internet anda akan menyebabkan download dan
instalasi virus ini ke komputer-komputer client. Jika anda tidak memiliki NNP
untuk melindungi traffic internet anda, pastikan antivirus anda mampu
mendeteksi dan mencegah infeksi pada komputer anda. Jika anda pengguna NSS
(Norman Security Suite) atau NPro (Norman Endpoint Protection) dan anda tetap
mendownload virus ini, Norman akan mendeteksi virus ini sebagai varian OnLineGames.
(lihat gambar 2)
Gambar
2, Norman Security Suite mendeteksi virus yang disebarkan secara online melalui
browser ini sebagai W32/OnLineGames atau W32/Smalltroj.
Conficker,
jagoan yang selama semester pertama tahun 2009 merajai penyebaran virus di
Indonesia, pada paruh kedua harus merelakan tahtanya di"gendong" oleh
virus lain dan menempati peringkat 3 dengan total infeksi 1.405 atau 4,92 %
dari total infeksi. Tergusurnya Conficker ke peringkat tiga ini disinyalir
karena penyebaran informasi mengenai bagaimana cara membasmi Conficker yang
tersedia sangat banyak di internet dan aktivitas patching yang secara efektif
menghentikan penyebaran Conficker. Apakah Conficker mampu kembali ke
singgasananya seperti virus Klez yang dulu smepat merajalela selama belasan
bulan, hanya waktu yang bisa menjawab. Tetapi dengan keluarnya Windows 7 di
bulan Oktober 2009, kemungkinan Conficker untuk menandingi Klez sangat tipis.
Virus
Lokal
Kiprah
virus lokal tetap terlihat, ibarat Teh Botol Sosro yang mampu eksis melawan
gempuran softdrink maka di peringkat 6 - 8 dihuni oleh virus lokal seperti
Autorun 864 insiden ; 3,02 % (termasuk Cryp, yang menampilkan foto yang
"mirip" Mbah Surip -- in memoriam :(), Lightmoon 732 insiden ; 2,56 %
dan VBTroj 457 insiden ; 1,60 %. Selain itu pada Top 20 tercatat beberapa
insiden virus lokal lama seperti Rontokbro di peringkat 17 (38 ; 0,13 %) dan
Kang (22 ; 0.08 %)
Virus
lain yang perlu diwaspadai adalah Obfuscated di peringkat 9, 140 ; 0,49 %
dimana coding virus ini disusun sedemikian rupa sehingga mempersulit /
membingungkan antivirus / analis virus mendeteksi virus ini. Untuk detil Top 20
Malware yang menyebar di Indonesia pada bulan Juli 2009 dapat dilihat pada
tabel 1 di bawah ini :
No.
Malware
Jumlah
%
1
Alman
14,380
50.31%
2
OnLineGames
7,666
26.82%
3
Conficker
1,405
4.92%
4
Starter
1,172
4.10%
5
Smalltroj
1,114
3.90%
6
Autorun
864
3.02%
7
Lightmoon
732
2.56%
8
VBTroj
457
1.60%
9
Obfuscated
140
0.49%
10
Agent
122
0.43%
11
Sality
90
0.31%
12
Smalldrp
78
0.27%
13
Dloader
69
0.24%
14
Twaintech
65
0.23%
15
Alchemic
62
0.22%
16
Antivirus
59
0.21%
17
Rontokbro
38
0.13%
18
Kang
22
0.08%
19
Funlove
12
0.04%
20
Delf
8
0.03%
21
Other
25
0.09%
Total
28,580
100.00%
Tabel
1, Malware Top Indonesia Juli 2009
Virus
Online
Norman Network Protector yang dipasang Vaksincom di ISP
Datautama selama bulan Juli mengkonfirmasikan tingginya serangan dua virus di
peringkat 2 dan 5, OnLineGames dan Smalltroj. Menurut pengamatan Vaksincom,
salah satu penyebab serangan ini adalah tingginya traffic game online sehingga
memancing pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mencuri data
OnLineGames. Vaksincom menyarankan anda yang bermain game online untuk ekstra
hati-hati atas ancaman trojan yang akan menyimpan ketukan keyboard dengan tujuan
mencuri data penting anda. Seperti data username dan password, kartu kredit dan
data penting lainnya. Gunakan program antivirus yang terupdate selalu untuk
melindungi komputer anda dari nfeksi Trojan.
Norman
Netwok Protector (NNP) adalah produk baru dari Norman yang berjalan di OS
Debian dan menyaring traffic pada layer 2 (7 OSI Layer) sehingga efisiensi dan
kecepatan scannya termasuk yang tertinggi di kelasnya. NNP akan bertindak
sebagai transparant proxy sehingga seluruh komputer yang trafficnya di jaga NNP
tidak perlu melakukan perubahan setting apapun pada koneksi / proxynya. Adapun
port yang dijaga dari malware oleh NNP adalah HTTP, SMTP, POP3, IRC, FTP, TFTP,
RPC, SMB / CIFS (file sharing Windows). Selain melakukan scanning NNP juga
memberikan statistik dan detail virus dan IP-IP yang mengirimkan / menerima
virus, baik incoming maupun outgoing.
Gambar
3 dibawah adalah hasil statistik Malware Indonesia di bulan Juli 2009, dimana
selain Smalltroj dan OnLineGames, juga terlihat gerombolan Spyware yang tetap
eksis seperti Agent, Smalltroj dan BHO (Browser Helper Object).
Gambar 3, Ancaman Spyware
juga mewarnai serangan malware di bulan Juli 2009
Bebaskan Negeri kami Indonesia dari Terorisme, Anarkis,
dan KKN (Kolusi, Korupsi & Nepotisme) pada Kubu Pemerintahan Republik
Indonesia (Sipil, TNI & Polisi) serta Tangkap, Berantas dan Penjarakan –
Tanpa Kecuali. Bersihkan Negeri kami dari Portitusi, Perjudian dan Kejahatan
Sosial. Merdekakan diri kami dari Kemiskinan, Kesengsaraan dan Ketidakadilan!
Bersama Partai Demokrat – SBY & BOEDIONO, Bersama Membangun Indonesia Adil,
Makmur & Sejahtera
Atas Nama Bangsa
Indonesia
Pangeran DEADLOCK
I'm Everyone, but
NoOne
I'm Everything, but
NoThing
I'm Everywhere, but
NoWhere
Jika komputer anda menampilkan pesan seperti
pada gambar 1
Gambar
1, Pesan yang ditampilkan oleh Deadlock
Maka Vaksincom menyarankan anda untuk
berhati-hati dan ingat selalu untuk membackup data anda karena pada tanggal 12
dan 13 nanti Deadlock akan membuat komputer anda "deadlock" alias di
hancurkan semua datanya, baik data di seluruh harddisk, Flashdisk dan O/S
Windows sehingga menampilkan pesan NTLDR is Missing (lihat gambar 7).
Dengan mengesampingkan kesalahan ejaan
seperti kata "prostitusi" yang ditulis "portitusi" (sudah terbalik menaruh
huruf "r" dan "o", ehh huruf "s" juga ketinggalan, kayanya pembuat virus ini
pelajaran Bahasa Indonesianya jeblok). Dari sisi penyampaian pesan patut
diacungi jempol bahwa pembuat virus ini masih memiliki kepedulian sosial dan
rasa kebangsaan yang tinggi. Tetapi tingkah virus ini merusak data dengan
mendelete semua data di harddisk ini yang membuat pesan yang disampaikan kontra
produktif. Wong pesannya suruh jadi orang baik, pembela kebenaran, jangan
korupsi, berantas prostitusi …. eeh dirinya sendiri malah menghancurkan data orang
lain. Mungkin jika pembuat virus ini menyampaikan dengan cara yang lebih
simpatik dan tidak menghancurkan data (EG menghidden data) akan lebih relevan
dengan pesan yang disampaikan. Tetapi terlepas dari itu semua PT. Vaksincom
ingin mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan RI ke 64, mari kita bangun Indonesia.
MERDEKAAAA !!! …….
Salah satu virus
yang akan mencoba untuk menghapus data adalah Deadlock, kenapa dikatakan demikian hal ini tentunya mempunyai makna
tersendiri dan semoga saja virus ini tidak membawa unsur politis sesuai dengan
pesan yang akan ditampilkan dalam gambar 1. Virus ini sebenarnya
masih masuk ke dalam keluarga Visual Basic yang di kompresi dengan menggunakan
program Petite 2.x dengan ukuran
sekitar 80 KB. Icon yang digunakan jugatidak disamarkan tetap menggunakan icon aplikasi (lihat gambar 2) dan kemunginan berasal
dari salah satu kota di Kalimantan(Samarinda).
Gambar
2, File induk Deadlock
Ciri utama dari virus ini adalah
akan merubah desktop dengan pesan sosial dari sang pembuat virus, biasanya
pesan ini hanya akan muncul pada waktu yang ditentukan, seiring dengan munculnya pesan ini maka semua file yang ada di semua drive akan di
hapus termasuk program dan file system Windows (lihat gambar 3). Jadi kalau anda melihat pesan ini pada komputer anda, kemungkinan sudah terlambat karena sebentar lagi data di komputer anda akan dihancurkan.
Gambar 3, Pesan sang pembuat virus
Jika virus ini
aktif di komputer ia akan membuat beberapa file yang aka dijalankan pada saat
komputer di nyalakan.
C:\Windows\system32\apache.exe
C:\Windows\system32\mysql.exe
Pemilihan nama apache dan mysql kemungkinan
bertujuan menyamarkan dirinya sebagai program populer Apache dan Mysql.
Agar file
tersebut dapat aktif secara otomatis pada saat komputer dinyalakan, ia akan
membuat beberapa string pada registry berikut:
Virus ini cukup
cerdik dalam mengelabui user,user tidak
akan curiga jika sebenarnya komputer tersebut telah terinfeksi karena tidak ada
tanda-tanda yang biasa dilakukan oleh virus lokal lainnya seperti disable Task
Manager/MSConfig/Regedit atau Folder Options, selain itu file yang dibuat juga
tidak mencurigakan karena seolah-olah merupakan program Apache dan MySql. User
baru sadar bahwa komputer telah terinfeksi virus pada saat telah terlambat dimana muncul pesan dari
pembuat virus yang kemudian diikuti dengan munculnya pesan error
"Windows file Protection" yang menandakan ada suatu program yang berusaha untuk
menghapus file system windows. (lihat gambar 4)
Gambar
4, Pesan error saat file system di hapus oleh virus
Seperti peribahasa
"air tenang menghanyutkan", rupanya
di dalam bisunya Virus ini menyimpan Bom waktu di komputer korbannya
yang akan di aktifkan sesuai dengan waktu yang telah
ditentukan..
Pesan Pembuat virus
Deadlock juga
akan meningggal kan pesan sosial kepada semua orang, agar pesan ini selalu di
ingat terutama bagi pengguna komputer yang terinfeksi, ia akan mengganti
desktop windows seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini. Kalau ingin meninggalkan pesan moral boleh-boleh saja. Tetapi kalau meninggalkan pesan moral dan menghancurkan data komputer korbannya, bukannya simpati
yang di dapat tetapi kejengkelan atau bahkan kebencian sehingga mengakibatkan
pesan yang dikirimkan malah kontra produktif. Wong, katanya mau memberantas
korupsi dan perjudian, tapi diri sendiri menghancurkan data orang lain. (lihat
gambar 1)
Menyebar
secara otomatis
Virus ini akan
aktif secara otomatis setiap kali user mengakses suatu drive/flash disk dengan memanfaatkan "autorun windows" dengan membuat 3 buah file yakni:
(lihat gambar 5 dan 6)
o[Desktop.ini] yang berisi script untuk menjalankan file [folder.htt]
o[Folder.htt], berisi script untukmenjalankan file utama yakni [flashguard.exe]
o[Flashguard.exe] merupakan file induk yang akan di jalankan
Gambar 5, Script yang terdapat pada file [desktop.ini]
Gambar 6, Script yang terdapat pada file [folder.htt]
Media penyebaran
Flash Disk
merupakan salah satu media yang paling banyak digunakan oleh user, hal inilah
yang akan dimanfaatkan oleh sebagian bahkan boleh dibilang semua virus untuk
menyebarkan dirinya, hal ini juga akan dilakukan oleh virus Deadlock dengan cara
membuat beberapa file berikut : (lihat gambar 2)
oDesktop.ini
oFolder.htt
oFlashguard.exe
BOM Waktu
Virus Deadlocklaksana bom waktu yang akan menghancurkan komputer target
pada waktu yang telah ditentukan, virus ini akan menjalankan aksinya setiap tanggal 12-13 sekitar jam 08.00-09.00 setiap bulan dengan cara MENGHAPUS SEMUA
FILE/DATA TERMASUK FILE SYSTEM WINDOWS yang ada di semua drive termasuk di
media Flash Disk dengan menggunakan perintah cmd.exe /c del /f /s /q /a dan cmd.exe
/c rd /s /q, sehingga jika komputer tersebut di restart maka akan muncul
pesan error berikut
(lihat gambar 7)
Gambar
7, NT Loader tidak dapat diakses karena semua data di harddisk termasuk Windows di hapus
oleh virus
Untuk mencegah terinfeksi virus ini,
Vaksincom menyarankan anda menggunakan program antivirus yang dapat mendeteksi
virus ini dengan baik. Menurut pengetesan Lab Vaksincom, saat ini virus yang
terdeteksi oleh Norman sebagai Deadlock belum terdeteksi oleh mayoritas
antivirus yang ada di Indonesia, baik antivirus lokal maupun antivirus
mancanegara. Norman Endpoint Protection mendeteksi virus Deadlock sebagai
Tibs.DKKR. (lihat gambar 8)
Gambar
8, Deadlock di deteksi Norman sebagai W32/Tibs.DKKR
Jika anda menginginkan data anda yang menjadi
korban Deadlock ini kembali, JANGAN sekali-kali menginstal ulang OS anda ke
harddisk yang mengandung data anda yang hilang tersebut. Lakukan proses
recovery data penting dengan menggunakan aplikasi data recovery dan metode yang
benar. Jika anda menginstal ulang OS anda ke harddisk yang mengandung data yang ingin anda recover,
kemungkinan keberhasilan recovery akan sangat rendah. Jika anda tidak
berpengalaman akan data recovery dan ingin mendapatkan bantuan Data Recovery
profesional dengan harga yang reasonable, silahkan hubungi divisi Data Recovery
Vaksincom di email info@....
Cara menangani Deadlock secara manual
Disable [System Restore] selama
proses pembersihan
Matikan proses virus yang aktif
di memori, gunakan tools pengganti Task Manager seperti "Process Explorer"
kemudian matikan proses yang mempunyai nama "mysql.exe dan apache.exe"
Gambar 9, Matikan proses virus dengan Process Explorer
Agar virus ini tidak dapat
aktif kembali sebaiknya blok file tersebut agar tidak dapat di eksekusi
dengan mendaftarkan pada "Software Restriction Policies". Fitur ini hanya
ada pada komputer dengan sistem operasi "Windows XP Professional/Windows
Server 2003/Windows Vista dan Windows Server 2008", dengan cara: (lihat gambar 10)
Klikmenu [Start]
Klik menu [Run]
Pada kotak dialog RUN, ketik
perintah SECPOL.MSC kemudian
klik tombol [OK]
Setelah muncul layar "Local
Security Settings", klik kanan pada menu "Software Restriction Policies"
lalu klik "Create New Policies"
Pada menu "Software
Restriction Policies", klik "Additional Rules"
Gambar 10 - 12
Klik kanan pada "Additional
Rules", kemudian pilih "New Hash Rule...", kemudian akan muncul layar
"New Hash Rule"
Pada kolom "File hash" klik
tombol "Browse" kemudian arahkan ke direktori [C:\Windows\system32\apache.exe]
Gambar 11
Gambar 12, Menentukan file virus yang akan diblok
Kemudian klik tombol [Open]
Pada kolom "Security level"
pilih [Disallowed]
(lihat gambar 13)
Gambar 13
Pada kolom "description" boleh
di isi atau dikosongkan saja
Klik tombol [Apply]
Klik tombol [Ok]
Catatan:
Jika komputer Anda tidak terinstall Windows XP Professional/2003
Server/Vista/2008 lewati langkah ini.
Hapus string registry yang
sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan salin script
di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf kemudian jalankan file
tersebut dengan cara
Jika komputer
yang terinfeksi Deadlock ini tidak dapat melakukan booting Windows dengan muncul pesan error "NTLDR Is Missing" sebaiknya lakukan
install ulang, sedangkan untuk data yang telah dihapus silahkan Anda recovery
dengan menggunakan software recovery seperti GetData Back/Easy
Recovery/Recovery my Files, tetapi hal ini tidak akan menjamin semua data akan
dapat diselamatkan.
http://www.vaksin.com/2009/0809/fullhouse/fullhouse.htm Share on Facebook
Virus Fullhouse, AutoRun.GUB
Han Ji Eun menyembunyikan data anda ?
Tidak seperti kebanyakan virus lokal yang sibuk menggunakan artis Indonesia sebagai sarana rekayasa sosial guna mengelabui calon korbannya agar menjalankan file virus, virus yang satu ini justru terinspirasi oleh film seri Korea FullHouse. Dan sebagai informasi Han Ji Eun bukan saudaranya Dong Yang (merek eskalator) melainkan pemeran utama yang dalam seri tersebut. Ciri khas virus ini adalah membuat satu drive tambahan dengan nama FullHouse Drive, apakah pembuat virus ini memiliki tujuan untuk membantu mempopulerkan film FullHouse di Indonesia, yang jelas tindakan ini termasuk ke dalam tindakan kurang bertanggung jawab dan tidak layak di tiru. Jika anda memiliki kemampuan programming yang tinggi, Vaksincom menyarankan anda untuk menjaga integritas anda, karena meskipun anda programmer yang sangat hebat dengan integritas yang diragukan akan sulit sekali mencari kerja karena integritas merupakan harga mati di dunia kerja.
Meskipun FullHouse bukan tergolong virus baru di
Indonesia
namun tak bisa disangkal kalau penyebaran virus ini cukup luas, menurut pantauan Vaksincom,Fullhouse ikut berperan meningkatkan infeksi virus keluarga Autorun yang sampai 19 Agustus 2009 menurut catatan Vaksincom mencapai lebih dari 1.000 insiden di seluruh Indonesia. Virus ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic yang dalam melakukan aksinya akan membuat drive tersendiri pada Desktop, My computer dan Control Panel yang jika di buka akan menampilkan gambar "Han Ji Eun" artis cantik dalam serial Full House.
Norman Security Suite mendeteksi virus FullHouse sebagai
AutoRun.GUB (lihat gambar 1)
Gambar 1. Norman Security Suite mendeteksi virus FullHouse sebagai AutoRun.GUB
FullHouse memiliki ciri diantaranya sebagai berikut :
v
Mempunyai ukuran file sebesar "168 kb" dengan "Date Modified" 07-08-2009
v
Tipe file "File Folder" yang sebenarnya adalah "Application" dengan teknik memanipulasi registri
v
Berekstensi file ".exe" yang tidak terlihat karena virus ini menambahkan string "NeverShowExt" pada registry sehingga extesions file tidak ditampilkan
v
Menggunakan icon folder
v
Membuat drive tambahan dengan nama "FullHouse Drive" pada Desktop, My Computer dan Contol panel (lihat gambar 2)
Gambar 2. AutoRun.GUB membuat drive dengan nama FullHouse Drive
v
Jika drive tersebut di klik akan menampilkan foto artis cantik pemeran dalam serial Fullhouse (lihat gambar 3)
Gambar 3. Foto Han Ji Eun akan ditampilkan ketika
FullHouse Drive di klik
Teknik Infeksi
ü
Jika file virus berhasil aktif maka akan membuat file induk pada direktori C:\RECYCLER (lihat gambar 4)
Gambar 4. File induk yang dibuat oleh virus Fullhouse
ü
Menyembunyikan folder pada setiap Removable Disk (flashdisk, hdd external, etc.) virus ini membuat duplikat folder sesuai dengan nama folder yang telah disembunyikannya dengan tujuan mengelabuhi user agar mengaktifkan virus. (lihat gambar 5)
Gambar 5. Membuat duplikat folder untuk mengelabuhi user
Teknik Pertahanan
M
Agar tetap dapat berjalan di proses tanpa diketahui korbannya virus ini memblok Regedit dan Task Manager dengan teknik yang cukup unik yaitu menjalankan kedua aplikasi ini terlebih dahulu di background sehingga jika user membuka fungsi tersebut akan muncul pesan error (lihat gambar 6)
Gambar 6. Blocking fungsi registry windows
M
Untuk dapat berjalan otomatis pada saat komputer dihidupkan, virus menyisipkan string pada registri sehingga akan langsung aktif ketika masuk windows
String registry tersebut memanggil file induk yang berada pada direktori (lihat gambar 7)
ü
C:\RECYCLER\S-1-5-21-1202660629-412668190-725345543-500\smss.exe
Gambar 7. File induk yang aktif pada saat masuk windows
Teknik Penyebaran virus
ü
Membuat duplikat file virus pada media removable disk (flashdisk, external disk) dengan menyembunyikan (hidden) folder asli dan menggantinya dengan file virus yang memiliki icon folder sehingga user akan mengira membuka folder tetapi sebenarnya mengaktifkan file virus.
Cara Mengatasi virus
ð
Scan file virus yang berada pada direktori C:\RECYCLER dengan antivirus yang sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik. Vaksincom menggunakan Norman Security Suite. (lihat gambar 8)
Gambar 8, Gunakan Norman Security Suite untuk mendeteksi dan membasmi virus FullHouse.
ð
Setelah selesai scan terdapat file virus dengan status file delete (defered) artinya file akan di hapus ketika windows restart
ð
Klik tombol Clean lalu Closepada saat itu juga Norman Security Suite akan meminta komputer untuk restart (lihat gambar 9)
Gambar 9, Deffered Delete merupakan fitur Norman untuk membasmi virus yang membandel dan sulit di delete.
ð
Untuk menormalkan kembali registri yang telah dibuat oleh virus buka Notepad lalu copy script di bawah
ð
Simpan dengan nama "repair.inf" pilih Save As Type menjadi All Files
ð
Jalankan repair.inf dengan klik kanan kemudian pilih install
ð
Hapus file yang dibuat oleh virus dengan ciri berikut :
§
Type file "application"
§
Extension "exe"
§
Ukuran 168 kb
ð
Untuk mempermudah proses pencarian file virus gunakan "Search Windows" dengan filter file *.exe yang mempunyai ukuran 168 KB dan date
modified pertanggal 7/8/2008 (lihat gambar 10)
Gambar 10. Hapus file virus dengan menggunakan search windows
ð
Selanjutnya hapus
"FullHouse Drive" pada Desktop, My Computer dan Contol Panel
Gambar 10. Hapus fullhouse drive pada Desktop, My Computer dan Contol Panel
Recovery Folder pada Flash Disk yang telah di Hidden
Untuk menampilkan kembali folder yang disembunyikan pada flashdisk. Gunakan perintah "ATTRIB" pada command prompt.
§
Klik "Start"
§
Klik "Run"
§
Ketik "CMD", kemudian tekan tombol "Enter"
§
Pindahkan posisi directori ke drive Flash Disk, misalkan E maka ketik perintah E: lalu tekan "enter"
§
Kemudian ketik perintah ATTRIB –s –h –r /s /d kemudian tekan tombol "enter (lihat gambar 11)
Top 10
Malware Indonesia Agustus 20092 September 2009
Alman dan Mbah Surip
sama-sama suka yang FULL
Bulan Agustus selain diwarnai oleh aksi
saling menyerang antara hacker Malaysia dengan Indonesia (disinyalir) netter Malaysia
mengubah syair lagu Indonesia Raya dengan syair yang melecehkan dan langsung
dibalas kontan oleh (disinyalir) hacker Indonesia dengan menghadiahi deface
pada 116 situs Malaysia (termasuk situs Departemen Pendidikan dan Departemen
Pariwisata Malaysia) sebagai hadiah Ulang Tahun Kemerdekaan Malaysia tanggal 31
Agustus 2009.
Kalau di kancah hacker sibuk berperang mengubah teks lagu dan tampilan situs, maka di kancah pervirusan tidak terjadi perubahan berarti dimana 3 besar masih tetap dipegang oleh malware yang sama. Hanya saja terjadi perpindahan posisi dimana OnlineGames pada bulan Agustus mencatat peringkat tertinggi, diikuti oleh Alman yang jika di pikir-pikir memiliki kemiripan dengan Mbah Surip dan pada peringkat 3 tercatat Conficker yang sekali menyerang membuat admin keleyengan. Pendatang baru di Top 10 yang perlu diwaspadai adalah Virut di peringkat 8 yang dapat dikatakan sebagai virus Top 10 yang paling membuat pusing karena kemampuannya melumpuhkan driver, download malware lain dan membuat komputer yang di infeksinya mengirimkan hujan spam. Melihat tingginya infeksi Alman, Onlinegames dan Virut yang sangat memusingkan (artikel membasmi Conficker sudah banyak sekali di bahas di situs Vaksincom), maka Vaksincom memutuskan untuk membuat artikel analisa lengkap Alman, OnlineGames dan Virut yang jika sudah selesai dibuat bisa anda dapatkan pada majalah komputer terkemuka dan portal internet terbesar di Indonesia. Pada gambar 1 dibawah ini anda bisa melihat Top 10 Malware Indonesia bulan Agustus
2009.
Secara umum, beberapa varian trojan
OnlineGames hanya digunakan untuk mencuri informasi account pemain game online
yang kemudian akan dikirimkan ke link URL (Uniform
Resources Locator) terenkripsi yang dituju oleh trojan tsb. Untuk W32/OnlineGames.JGEV ini bukan hanya
informasi account game online, tetapi beberapa account lain yang juga ikut
dicuri. Pada beberapa varian trojan sebelumnya hanya mengincar beberapa
game online seperti World of Warcraft (WOW), Perfect World dan Cabal
Online.Trojan ini juga mencari beberapa
account yang tercatat pada script file trojan tsb yaitu :
Trojan menggunakan aktifitas keylogging
yang tujuan awalnya untuk mendapatkan username dan password dari game online.
OnlineGames menyebar melalui :
-Posting
pada forum umum, kemudian memberikan link file untuk didownload.
-Link
untuk mendownload flash player, padahal yang didownload dan dijalankan adalah
trojan. (biasanya dengan pop-up tertentu).
-Posting
link pada forum game sebagai FAQ (Frequently Asked Question) dari game tsb,
ataupun dengan memberikan pertanyaan tentang beberapa hal pada game yang
disertakan link, hingga yang membuat link tentang adanya patch terbaru pada
game tertentu.
-Mengirim
e-mail yang disertakan link ataupun attachment tertentu.
-File
sharing pada jaringan, biasanya berbentuk file executable/application.
Menurut pantauan NNP (Norman Network
Protector) yang dipasang di Datautama, varian-varian OnlineGames terbukti
menduduki peringkat pertama sebagai malware yang paling banyak dihentikan pada
bulan Agustus 2009. (lihat gambar 2)
Gambar
2, Norman Network Protector yang dipasang di NAP Datautama menunjukkan bahwa
OnlineGames merupakan salah satu virus yang paling banyak didownload (dan
dihentikan) pada bulan Agustus 2009.
Artikel mengenai malware OnlineGames dan cara
pembasmiannya bisa anda dapatkan di majalah InfoKomputer.
Alman (Peringkat 2, 28.275
infeksi; 34,15 %)
Alman memiliki kesamaan dengan Mbah Surip,
yaitu sama-sama suka yang Full. Kalau Mbah Surip suka bilang “I Love You Fullâ€,
maka Alman suka folder yang di sharing Full :p dan menginjeksi file .exe.
Jika sebelumnya kita disibukkan dengan penyebaran virus lokal sehingga
terlena dengan virus racikan mancanegara, kini tengah santer menyebar virus
yang dapat menginjeksi semua file yang mempunyai ekstensi EXE. Virus ini dapat
menyebar dengan cepat melalui jaringan dengan memanfaatkan folder yang mempunyai
share “Full†dan memanfaatkan “Default Share†[C$/D$/ADMIN$] selain itu virus ini
juga akan menyebar dengan memanfaatkan Flash Disk dengan menginjeksi semua file
EXE yang ada dan membuat file [boot.exe] dan [autorun.inf] yang berfungsi agar
dirinya dapat aktif secara otomatis setiap kali user mengakses Flash Disk. Agar
tidak diketahui user kedua file ini akan di sembunyikan.
Agar virus ini
susah di hapus ia akan menyemarkan dirinya sebagai sebuah service yang akan
menginfeksi sebuah file library [.dll]
dari file [explorer.exe] serta memantau koneksi internet yang kemudian akan mengunduh malware lainnya dari alamat yang telah ditentukan dan secara otomatis akan
menjalankan file tersebut. Virus ini dibuat dengan menggunakan program bahasa
“Microsoft Visual C ++ 6.0â€. Jika anda tidak sabar ingin mendapatkan artikel mengenai
virus Alman, segera buru Majalah Chip.
Virut (Peringkat 8, 535
infeksi; 0,65 %)
Walaupun berada di peringkat 8, anda jangan
memandang enteng virus yang satu ini. Jangankan administrator biasa, Vaksinis
(teknisi Vaksincom) yang tiap hari berkutat dengan virus dan makanan
sehari-harinya (selain nasi) adalah melakukan kunjungan onsite membasmi virus
ke pelanggan-pelanggan korporat Vaksincom di seluruh Indonesia kalau kebagian
tugas mengunjungi pelanggan yang terinfeksi Virut saja langsung deg-degan,
bukan karena ada yang ditaksir atau karena kantor yang dikunjungi karyawannya
cantik-cantik, tetapi kalau komputer sudah terinfeksi Virut itu artinya sudah
hampir pasti akan bikin lembur. Lihat saja aksinya. Setelah berhasil menginfeksi,
dia akan langsung mendelete hostnya.
Virut akan menginfeksi semua file exe tak
terkecuali file-file OS Windows dan sangking banyaknya file yang di infeksi dan
sangking rumitnya masalah yang ditimbulkan, beberapa vendor antivirus bahkan
menyarankan langkah Pasopati alias format dan install ulang Windows jika anda
terinfeksi Virut.
Selain itu, ibarat preman Tanah Abang yang
sekali menguasai satu wilayah akan mengundang teman-temannya, Virut juga akan mendownload
belasan virus, spyware baru dari puluihan situs di internet sehingga sekali
terinfeksi Virut, cleaner yang dibutuhkan bukan hanya cleaner Virut, tetapi cleaner
semua virus dan malware.
Kalau anda mengira sudah cukup menderita,
anda salah, Virut juga melakukan replace terhadap file TCPIP.sys dan NDIS.sys
yang memberikan akibat anda tidak akan bisa terkoneksi ke jaringan jika anda
menghapus file host Virut.
Canggihnya lagi, Virut tidak mengubah tanggal
asli file, sehingga anda tidak bisa mendeteksi file yang di infeksinya dengan
melihat “Date Modified†atau tanggal terakhir file di rubah di Windows
Explorer. Tetapi terjadi perubahan ukuran file yang di infeksinya menjadi
bertambah sekitar 22 KB. Namun untuk mengetahui hal ini, anda harus
membandingkan file yang sama di komputer anda dengan komputer lain.
Artikel Virut sedang di test di Laboratorium
virus Vaksincom dan akan siap pada minggu kedua bulan September 2009.
Top 10 Malware
Indonesia Agustus 2009
Setelah Alman, Conficker masih menunjukkan
taringnya dan tetap menempati peringkat sebagai virus Elite di Indonesia dan
menempati peringkat 3 (18.376; 22,19 %) sebagai virus yang paling banyak
menyebar di Indonesia. Peringkat 4 ditempati oleh SmallTroj (1.867; 2,25 %)
disusul oleh virus lokal Autorun di peringkat 5 (1.325 insiden; 1,60 %).
Spyware Agent menempati peringkat 6 (866 insiden; 1.05 %) dan dua pendatang
baru di Top 10 Malware adalah Kashu (866 insiden; 0,71 %) diikuti oleh Virut di
peringkat 8 (535 insiden; 0,65 %). Posisi 9 dan 10 dikuasai oleh virus lokal
Lightmoon (488 insiden; 0,59 %) dan VBTroj (457 insiden; 0,55 %). Untuk
selengkapnya silahkan lihat tabel 1 di bawah ini :
Gempa 7,3 skala Richter yang berpusat di
selatan pulau Jawa dan terasa sampai ke Jakarta selama 30 detik memberikan
pengalaman sekali seumur hidup, ada yang bosnya bilang-tenaaaaang… tenaaaaang,
tapi habis itu lari duluan. Ada yang biasanya naik turun tangga saja pelan2
seperti kurang makan dan ngos-ngosan tapi mendadak bisa turun tangga secepat
Gundala Putera Petir :p.
Apakah memang bumi sudah terlalu tua atau
memang hal ini wajar secara ilmiah karena Indonesia memang terletak di pertemuan
lempeng bumi sehingga sangat rawan gempa. Yang terpenting adalah kita sebagai individu
perduli dengan kesusahan sesama.
Informasi
:
Jika
anda ingin berperan membantu korban gempa Tasikmalaya. Dibawah ini adalah beberapa
institusi yang dapat anda gunakan untuk menyalurkan kepedulian anda :
Elshinta Peduli
BCA, cabang
Daan Mogot
AC: 1983004494
AN: Elshinta Peduli
BII cabang
Intercon Kebon Jeruk
AC: 2077372900
AN: Elshinta
Peduli
BNI
AC: 194690046
AN: Elshinta Peduli
Metrotvnews.com
Bank Mandiri
Taman Kebun Jeruk – Jakarta
AC: 1170000778894
AN: PT.
Media Televisi Indonesia
BCA Puri Indah
AC: 2883333888
AN: PT.
Media Televisi Indonesia
Dana Kemanusiaan
Kompas
BCA Gajah Mada
AC: 0123005772
AN: Kompas
Media Nusantara
Bank Mandiri
Plaza Mandiri
AC: 0700077788888
AN: Kompas
Media Nusantara
BNI Jakarta
Kota
AC: 14132840
AN: Kompas
Media Nusantara
Sonora Peduli
BCA
AC: 0013310090
AN: Sonora
Peduli
Sehubungan dengan gempa Tasikmalaya (bukan
TasikMalaysia … :p) Vaksincom mempostingkan satu virus
SmallTroj.BEPS, virus (sok) religius yang satu ini (lha iya, religius kok bikin
virus nyusahin orang lain) jika anda terinfeksi virus ini, ia akan menampilkan
pesan seperti pada gambar 1 dibawah ini.
Gambar
1, Kutipan pesan yang disampaikan oleh virus Extr3m3
EXTR3M3
Selamat
Datang !
Perhatian
!
Kapan manusia akan sadar ? Insaf kembali kepada jalan
yang benar. Gempa, banjir, Tsunami, bukankah pertanda kiamat? Tapi selain itu,
sekarang banyak tanda-tanda kiamat lain yang sudah terlihat, bahkan akan
terjadi. Jika Anda seorang muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.
Kenapa harus takut mencegah perbuatan tercela? Satu orang berbuat maksiat,
semua akan mendapat malapetaka!
Apabila bumi diguncangkan dengan goncangan (yang
dashyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,
dan manusia bertanya: Mengapa bumi (menjadi begini)?, pada hari itu bumi
menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang
sedemikian itu) kepadanya. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam
keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (belasan) pekerjaan
mereka. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia
akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan
dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula (QS. Al Zalzalah: 1 - 8)
Virus Sholat
kembali berulang, tidak seperti varian sebelumnya virus ini tidak menampilkan
pesan peringatan Sholat sehingga tidak terlalau mencolok. Virus ini kemungkinan
dibuat dengan menggunakan program Visual Basic Script [VBS] dan untuk
mengelabui uservirus ini dikemas dengan
menggunakan converter menjadi file executable [exe] dan merubah type file dari
VBS menajadi EXE serta merubah icon menjadi icon gambar sehingga user tidak
akan terlalu curiga apalagi file tersebut mempunyai nama yang tidak religius [CewekGirls.EXE]
(lihat gambar 3) yang membuat kita penasaran untuk membukanya. Virus ini
mempunyai ukuran sekitar 151 KB
Dengan Update
terbaru Norman Security Suite sudah dapat mendeteksi virus ini sebagai
SmallTroj.BEPS
(lihat gambar 2)
Gambar
2, Hasil Scan Norman Security Suite
Gambar
3, File induk SmallTroj.BEPS
Bagaimana kita mengetahui bahwa komputer terinfeksi
SmallTroj.BEPS?
Virus ini
sebenarnya tidak terlalu sulit dikenali, pada saat kompuer terinfeksi virus ia
akan meninggalkan beberapa jejak diantaranya:
1.Merubah halaman utama [Intenet Explorer] dengan mengakases file
C:\Windows\Help\Log.html
(lihat gambar 1)
2.Merubah judul [Internet Explorer]menjadi "Kiamat Sudah Dekat ! by – EXTR3M3-
3.Akan menampilkan program kalkulator pada saat menjalankan "notepad.exe"
"rstrui.exe" [system restore] (lihat gambar 4)
Gambar 4, Program yang muncul saat menjalankan "msconfig"atau "system restore"
Apa yang dilakukan oleh SmallTroj.BEPS?
Pada saat file
yang terinfeksi virus ini dijalankan, akan memanggil sebuah image yang berada
di direktori [C:\WINDOWS\Web\Wallpaper\follow.jpg] (lihat gambar 5)
Gambar 5, Gambar yang tampil pada saat menjalankan file virus
Kemudian akan
membuat beberapa file indukyang akan
dijalankan pertama kali pada saat komputer tersebut di nyalakan
§C:\Documents and Settings\%user%\My Documents\CeweGirls.exe
§C:\Windows\system32\ulib.dll
§C:\Windows\system32\atrun.dll
§C:\Windows\system32\1pconfig.EXE
§C:\Windows\system32\illegal.vbs
§C:\Windows\system32\Setup\Admin.dll
§C:\Windows\system32\cewek.dll
§C:\Windows\system32\girl.dll
§C:\Windows\system32\log.wri
Agar file tersebut dapat
dijalankan secara otomatis, ia akan membuat string pada registri editor
berikut:
Kabar
baiknya, virus ini tidak akanmenghapus file data Anda melainkan hanya menghapus beberapa file bawaan Windows
seperti regedit.exe, msconfig.exe, rstrui.exe [System Restore] dan program
Notepad. Sebagai pengganti ia akan mengganti file yang di hapus [kecuali file
TaskMgr.exe dan Regedit.exe]dengan file
CALC.exe [Kalkulator], sehingga pada saat user menjalankan file [notepad.exe]
dan [rstrui.exe] maka akan muncul program kalkulator tersebut [calc.exe].
Virus ini juga cukup baik dengan menghapus semua file
yang ada di [C:\Wndows\temp]. Untuk mengapus file tersebut ia akan menjalankan
perintah DOS/c Del /s /f /q systemroot\Temp secara
terus menerus dengan membuka aplikasi MS.DOS, hal ini menyebabkan komputer
manjadi tidak stabil dan terkesan hang.
Pesan Moral
Tak lupa SmallTroj.BEPS juga akan meninggalkan pesan
moral untuk mengajak kepada kebaikan dengan membuat pesan yang dituangkan pada
file [C:\Windows\query.log], sayangnya pesan ini tidak akan ditampilkan. Selain
itu ia juga akan menampilkan pesan lain dalam bentuk file HTML, dimana pesan
ini akan langsung ditampilkan pada saat user membuka program [Internet
Explorer],file HTML ini akan di simpan
di direktori [C:\Windows\Help\log.HTML]
Agar pesan tersebut dapat dijalankan setiap kali user
akses [Internet Explorer] ia akan membuat string pada registry berikut:
Lihat gambar 6, Pesan yang akan disampaikan oleh pembuat file [query.log]
Task Scheduler
Virus ini juga dapat aktif secara otomatis dengan cara
membuat jadwal task [Task Scheduler] yang akan menjalankan file virus yang
berada di direktori [C:\Windows\system32\log.wri]. ia akan membuat 7 jadwal
task yang akan di jalankan setiap hari pada waktu-waktu yang telah ditentukan (lihat gambar 7 dan
8)
§C:\Windows\task
-At1akan dijalankan setiap jam1 AM
-At2 akan dijalankan setiap jam6 AM
-At3akan dijalankan setiap jam9 AM
-At4akan dijalankan setiap jam1 PM
-AT5 akan dijalankan setiap jam3 PM
-At5akan dijalankan setiap jam6 PM
-At7akan dijalankan setiap jam9 PM
Gambar 7, Jadwal Task yang dibuat
oleh Virus
Gambar 8, Properties file Jadwal
Task yang akan di aktifkan
Media Penyebaran
Media Flash Disk masih menjadi "idaman" untuk dapat
menyebarkan dirinya bagi setiap virus khususnya virus lokal. Kali ini ia akan
membuat 2 buah file dengan nama[Autorun.inf] dan [CewekGirls.exe], file autorun.inf ini sendiri berisi
script untuk menjalankan file [CewekGirls.exe] yang akan di aktifkan secara
otomatis setiap kali user mengakses Flash Disk tersebut dengan memanfaatkan
fitur Autorun Windows dan ke dua file tersebut akan di copykan ke 5 [lima]
drive [drive D-H] .
(lihat gambar 9)
Gambar
9, File Autorun.inf yang memungkinkan dapat menjalankan file virus secara
otomatis
Bagaimana membersihkan SmallTroj.BEPS?
1.Putuskan komputer yang terinfeksi virus dari jaringan
2.Matikan proses virus yang akif di memory.
Sebagai informasi virus ini dibuat dengan program VBS. Virus ini
membutuhkan sebuah file dengan nama WSCRIPT.exe agar dirinya aktif. Oleh karena
itu matikan file WSCRIPT.exe yang aktif dimemori, untuk memastikan proses virus
ini dapat menggunakan tools pengganti Task Manager seperti Proceexp. (lihat gambar 10)
Gambar 10, Mematikan proses virus yang aktif di memory
Silahkan download tools tersebut di alamat url berikut:
6.Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang silakan instal dan
scan dengan antivirus yang up-to-date. Anda juga dapat mendownload
Norman_Malware_Cleaner di alamat (lihat
gambar 13) http://www.norman.com/Virus/virus_definitions_latest/13958/
Kalau anda ingin tahu virus apa yang paling memusingkan vendor antivirus di tahun 2009 ini, jawabannya bukan Conficker atau Alman. Conficker boleh menjadi virus yang paling di takuti oleh administrator jaringan tetapi saat ini sudah banyak sekali tools yang disediakan oleh vendor-vendor antivirus bisa membersihkan dan membasmi Conficker dengan tuntas dan bisa dipastikan Conficker sudah memasuki masa "purna bakti" :P karena patch terhadap RPC Dcom III yang secara efektif menghentikan penyebaran virus ini sudah di implementasikan secara meluas di kalangan pengguna komputer. Lain ceritanya dengan virus yang bernama Virut, ia tidak mengandalkan eksploitasi celah keamanan untuk menyebarkan dirinya sehingga tidak ada patch yang dapat menangkalnya (hal inilah yang menyebabkan penyebarannya tidak secepat Conficker) tetapi jangan anda pandang enteng virus ini, karena Virut termasuk virus yang paling ditakuti oleh vendor antivirus. Hal ini terbukti dari kehebatannya dimana sampai saat ini tidak ada tools yang mampu mendeteksi dan membasmi virus ini dengan tuntas. Adapun aksi Virut juga bisa membuat jantung administrator copot seperti :
Mendisable Windows File Protection yang tujuannya sangat "mulia" (untuk Virut) karena ia ingin menginfeksi seluruh file sistem OS Windows.
Menyebarkan dirinya melalui halaman web. HTML, ASP, PHP.
Menginfeksi Host file Windows, sehingga ia memiliki kontrol penuh terhadap koneksi internet komputer yang di infeksinya.
Melakukan kontak remote ke IRC server.
Menjadikan komputer korbannya server zombie untuk mendownload update virus dan perintah lain seperti mendownload master email spam dan menyebarkan ke alamat-alamat yang telah ditentukan.
Mendownload virus dan spyware lain untuk di infeksikan ke komputer.
Menjadikan komputer korbannya sebagai server spam dengan memanfaatkan IP publik yang dimiliki router komputer sehingga mengakibatkan IP tersebut di ban dan di blacklist.
Mematikan Firewall.
Disable share folder supaya sulit dibersihkan secara remote.
Inject network driver sehingga jika hostnya dibersihkan akan menyebabkan kelumpuhan akses komputer ke jaringan.
Menurut pengamatan Vaksincom saat ini sangat sulit ditemukan program cleaner untuk membersihkan Virut dengan tuntas dan jika terdeteksipun, kerusakan / infeksi yang diakibatkan oleh Virut ini sangat meluas sehingga banyak korban yang memilih melakukan jurus Pasopati, alias format. Dalam artikel ini, Vaksincom akan menjelaskan secara detail aksi virus dan bagaimana cara membasminya.
Bagi anda para pengguna crack/keygen pada software aplikasi maupun game, sebaiknya harap berhati-hati dikarenakan banyak beberapa program tersebut terindikasi mengandung virus. Jika pada beberapa bulan terakhir ini penyebaran virus yang mampu menginfeksi program executable di dominasi oleh virus Alman maupun Sality, kini juga terdapat virus yang memiliki berbagai macam varian yang mampu menginfeksi file executable yaitu "Virut". Berbeda denga Sality atau Alman, virus Virut mampu menginfeksi seluruh file system Windows maupun seluruh file executable yang ada pada komputer anda. Dengan kemampuan infeksi tersebut yang dilengkapi teknik enkripsi dalam menginfeksi file, sangat sulit untuk antivirus mampu melakukan proses pembersihan/clean file secara tepat. Bahkan masih banyak antivirus yang hanya mampu menghapus file atau mengkarantina file, sehingga file yang terinfeksi virus (termasuk file system Windows) menjadi rusak dan akibat secara umum file tersebut tidak bisa dijalankan dan bahkan menyebabkan Windows tidak berjalan secara normal. Hal ini yang kadang ditemui pada beberapa forum, milis maupun artikel beberapa vendor yang memberikan solusi alternatif untuk di repair Windows ataupun jalan terakhir format/install ulang.
Norman mendeteksi salah satu varian virus ini sebagai W32/Virut.DG. Norman mendeteksi dan menghapus file virus, serta mampu membersihkan file yang sudah terinfeksi virus. (lihat gambar 1)
Gambar 1,
Norman mendeteksi salah satu varian yaitu W32/Virut.DG
Karakteristik Virut...
Virut merupakan salah satu varian virus yang memiliki kemampuan menginfeksi file executable dalam hal ini EXE dan SCR. Virut merupakan salah satu virus yang muncul sejak tahun 2007 bersamaan dengan munculnya virus Alman dan Sality, hanya saja saat itu penyebarannya tidak terlalu populer dibandingkan Alman. Di tahun 2009 ini pun, penyebaran
Virut bersamaan dengan serangan varian Sality
yang menyebar banyak dan mendominasi serangan virus mancanegara di Indonesia. Berbeda dengan Sality dan varian awal Virut sebelumnya, Virut saat ini memiliki berbagai metode yang digunakan baik untuk menginfeksi file maupun untuk melakukan penyebaran virus.
Saat ini, varian Virut tidak hanya menginfeksi file executable (exe dan scr) tetapi juga menginfeksi file web (asp, php, htm) serta host file dan driver. Selain itu, jika anda terhubung internet virut akan menghubungi remote server (IRC server) dan melakukan koneksi ke beberapa alamat server zombie untuk mendownload sekumpulan malware (virus, trojan, spyware). Dengan terhubung pada beberapa alamat server zombie tersebut, Virut juga mendapatkan akses data IP atau komputer yang akan dijadikan sasaran serangan selanjutnya yaitu
SPAM. Dalam hal ini, seandainya komputer kita sudah terinfeksi oleh Virut, tentunya komputer kita sudah menjadi
zombie untuk melakukan serangan SPAM sekaligus mengirim virus kepada komputer lain. Pada beberapa varian, virut mendownload spyware, menggunakan iklan dan popup dengan konten pornografi dan perjudian (casino) maupun iklan komersial lain yang tentunya
membuat anda tidak nyaman saat hendak browsing maupun surfing.
Metode Penyebaran...
Banyak cara yang coba dilakukan untuk menginfeksi komputer korban. Beberapa hal yang dilakukan yaitu sebagai berikut :
-
Infeksi pada crack/keygen yang ada pada situs-situs crack. Ini merupakan salah satu cara efektif yang dilakukan pembuat virus.
-
Link-link atau pop-up untuk mendownload file, baik pada situs ataupun pada forum. Teknologi drive by download yang digunakan untk menginfeksi komputer anda. Harap berhati-hati saat anda mengakses web-web yang tidak dikenal.
-
Mengirim e-mail yang disertakan link ataupun attachment tertentu (SPAM). Perhatikan email anda danjangan hiraukan email-email yang memiliki konten tidak jelas.
-
File sharing (terutama program executable) pada jaringan. Pada beberapa developer program aplikasi, memilki cara agar program dapat jalan pada jaringan perusahan adalah dengan digunakannya sharing file khususnya sharing full. Hal ini justru menyebabkan serangan virus baik Alman, Sality bahkan Virut dapat leluasa menginfeksi file. Virut menjadikan ini sebagai sasaran utama penyebaran pada perusahaan ataupun pada jaringan korporat.
Karena itu Vaksincom menghimbau kepada para pengembang software untuk memasukkan masalah sekuriti sebagai salah satu faktor yang penting dalam membangun software anda. Salah satunya adalah hindari penggunaan sharing FULL tanpa password karena akan memicu penyebaran virus dan akan mengakibatkan masalah pada aplikasi anda dan jaringan perusahaan yang menggunakan aplikasi anda.
-
Penggunaan removable drive seperti USB, Card Reader, dan media tulis lainnya. Bagi anda yang biasa menyimpan file executable harap di perhatikan dan di cek selalu untuk menghindari infeksi file pada komputer.
Disable Windows File Protection...
Saat pertama kali dijalankan, W32/Virut.DG akan berusaha menginjeksi file Winlogon.exe pada proses system. Dengan menginjeksi file tersebut, virus telah mendisable Windows File Protection (System File Checker). Hal ini dilakukan dengan mengubah/patch file sfc.dll dan sfc_os.dll. Hal ini dilakukan agar mampu menginfeksi seluruh file system Windows dan mempermudah infeksi seluruh file executable (exe dan scr) pada komputer tersebut.
(lihat gambar 2)
Gambar 2,
Fitur Windows File Protection yang didisable oleh Virut
Infeksi File Executable...
Sama seperti halnya Sality dan Alman, Virut mampu menginfeksi file dalam hal ini file executable yang di infeksi adalah :
-
.EXE dengan type file "Application"
-
.SCR dengan type file "Screen Saver"
File executable yang telah terinfeksi virus akan bertambah sebesar 22 kb.
Infeksi File Web...
Selain menginfeksi file executable, virus juga menginfeksi beberapa file web atau HTML yaitu yang memiliki extention berikut :
-
.HTM
-
.ASP
-
.PHP
Dengan menyisipkan string link alamat server download virus sebelum
tag penutup body. (lihat gambar 3)
Gambar 3,
Menyisipkan script link download virus sebelum tag penutup body.
Infeksi File Hosts...
Untuk mempermudah aksinya mendownload sekumpulan malware dan tetap terkoneksi pada remote server, virus menambahkan script pada header host file. Hal yang sama dilakukan seperti saat menginfeksi file HTML (dengan menambahkan script pada file HTML). (lihat gambar 4)
Gambar 4,
Hosts yang telah diubah dan ditambahkan link remote server virus.
Remote Server (IRC Server)...
Saat terkoneksi internet, virus melakukan kontak ke remote server/IRC (InternetRelayChat) menggunakan port 65520. Beberapa IP yang digunakan yaitu :