Skip to search.

Breaking News Visit Yahoo! News for the latest.

×Close this window

vaksin · Mailing List Vaksin.com

The Yahoo! Groups Product Blog

Check it out!

Group Information

  • Members: 4919
  • Category: Security
  • Founded: Dec 1, 2000
  • Language: Indonesian
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Message search is now enhanced, find messages faster. Take it for a spin.

Messages

Advanced
Messages Help
Messages 678 - 707 of 856   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Messages: Show Message Summaries Sort by Date ^  
#678 From: "Alfons Tanujaya" <alfons@...>
Date: Thu May 7, 2009 2:48 am
Subject: Barrackberry, Karena Blackberry tidak aman untuk Obama
vaksincom
Send Email Send Email
 

 Share

Barrackberry

Karena Blackberry tidak aman untuk Obama

Tahukah anda, titik balik Perang Asia Timur Raya yang awalnya dimenangkan oleh tentara Dai Nippon yang pada akhirnya berhasil dikalahkan oleh Amerika Serikat ternyata tidak didapatkan dari keunggulan mesin perang yang canggih baik oleh kapal perang, tank, pesawat atau nuklir (nuklir hanya mempercepat menyerahnya Jepang yang saat itu tetap ngeyel meskipun sebenarnya sudah kalah perang). Rahasia kemenangan Amerika terhadap Jepang adalah karena kode sandi rahasia (enkripsi) pesan yang digunakan oleh Jepang berhasil dipecahkan oleh Unit Kombat Intelijen Amerika. Dan mulai saat itu segala kekuatan pasukan, gerakan, tipu daya dan strategi Jepang diketahui persis oleh Amerika. Titik balik Perang Asia Timur Raya diawali pada perang Midway dimana pasukan Amerika sukses membungkam 4 kapal induk Jepang karena sebelumnya telah mengetahui dengan persis data pasukan, arah gerakan serta tipuan apa yang akan digunakan Jepang pada perang di Midway. Pukulan telak kedua adalah berhasil disergapnya pesawat inspeksi Jepang ke Bougenville yang membawa Laksamana Yamamoto yang terkenal selalu on time (terkadang ngaret tidak selalu jelek yah J), dimana untuk keberhasilan misi ini membutuhkan informasi waktu, tempat dan kekuatan pesawat pengawal yang tepat. Hal ini menunjukkan pentingnya perlindungan atas informasi penting baik komunikasi militer ataupun intelijen. Hal inilah yang mendasari keputusan para pejabat kepresidenan untuk “menyita” Blackberry presiden Obama karena khawatir atas kebocoran informasi jika Presiden Obama menggunakan perangkat tersebut sebagai alat komunikasi khususnya yang menyangkut rahasia negara.

Aman karena jaringan eksklusif

Blackberry (BB) merupakan smartphone yang sedang populer di Indonesia saat ini dan secara de Facto berhasil menggeser popularitas Nokia Communicator yang selama bertahun-tahun menguasai pangsa pasar terbesar smartphone di Indonesia, baik pengguna yang memang benar membutuhkan dan menggunakan secara penuh fitur tersebut maupun yang hanya ingin gaya / keren saja karena bisa beli ponsel mahal. Banyak keunggulan yang diklaim pengguna BB baik dari kemampuan push email, messenger, GPS, browsing dan seabrek keunggulan lainnya yang sebenarnya secara teknis juga dimiliki oleh Smartphone lainnya. Kalau memang benar secara teknis BB tidak memiliki keunggulan fitur dan kemampuan yang signifikan dibandingkan dengan smartphone lainnya, lalu apa rahasianya sehingga BB bisa menguasai pangsa pasar smartphone yang sangat kompetitif. Jawabannya ada pada jaringan eksklusif yang dimiliki oleh RIM (Research In Motion) yang menghubungkan seluruh BB di seluruh dunia. Dengan adanya jaringan eksklusif ini, para pengguna BB dapat berkomunikasi baik mengirimkan email maupun BB Messenger (sejenis Yahoo Messenger) hanya mengandalkan PIN (nomor pengenal) BB dan hal ini hanya dapat dilakukan pada perangkat BB. Faktor lain adalah karena jaringan yang dikelola sendiri oleh RIM memungkinkan RIM untuk menjaga kehandalan koneksi perangkatnya dimana sebagai contoh Pushmail yang menjadi salah satu fitur unggulan BB terkenal handal karena mengandalkan jaringan RIM untuk mendownload email dari mailserver manapun diseluruh dunia. Hal ini menghilangkan ketergantungan pada provider yang tidak bisa didapatkan perangkat lain yang mengandalkan 100 % koneksi internet pada koneksi provider. Selain itu, ada beberapa hal kecil tetapi sangat berpengaruh dimana RIM juga melakukan “pekerjaan rumahnya” memberikan layanan terbaik bagi pelanggan dimana ia melakukan kompresi untuk lalu lintas data jaringannya dan menerapkan beberapa aturan tambahan seperti tidak secara otomatis mengunduh lampiran email sehingga hal ini menurunkan bandwidth koneksi secara signifikan yang berakibat peningkatan kecepatan koneksi dibandingkan pesaingnya.

Pencuri HP yang berpengalaman akan menghindari mencuri BB, maksudnya jika dibandingkan dengan smartphone lainnya (kalau dibandingkan dengan tidak dapat apa-apa yah namanya pencuri apa yang ada di depan mata pasti di sikat :P), karena setiap perangkat BB yang terkoneksi ke server RIM harus memiliki pengenal yang unik yang di sebut PIN BB. Jika perangkat BB anda hilang, anda bisa melaporkan ke RIM sehingga PIN perangkat anda yang hilang tersebut diblokir dan otomatis perangkat BB curian tadi sampai jaman kuda gigit prosesorpun tidak akan bisa mengakses jaringan RIM dan hanya bisa melakukan telepon, SMS dan MMS yang hanya mengandalkan jaringan provider. Dengan kata lain, Blackberrynya jadi kehilangan kekuatan utamanya, ibarat Samson di cukur sampai botak. Ini yang membedakan BB dengan smartphone biasa. Sebenarnya setiap telepon memiliki pengenal yang unik yang dikenal dengan istilah IMEI dan secara teori bisa diblokir dan tidak bisa dipakai lagi, tetapi yang menjadi masalah, provider di Indonesia tidak memiliki database yang terhubung sehingga “andaikan” provider anda bersedia melakukan pemblokiran IMEI HP yang hilang pada servernya tetapi jika HP tersebut menggunakan provider lain, maka HP tersebut akan bisa berfungsi. Untuk berhasil memblokir IMEI di satu provider saja sudah seperti dapat undian, ini meminta blokir IMEI di semua provider ……. Musti lebih beruntung dari dapat undian :P.

Selain digunakan untuk kepentingan positif, rupanya teroris Mumbai juga menggunakan BB dalam menjalankan aksinya, salah satu alasannya adalah karena enkripsi yang disediakan oleh perangkat ini sudah cukup aman dan membutuhkan usaha, biaya dan sumberdaya yang besar untuk dapat mengawasi komunikasi data seluruh pengguna Blackberry di satu negara, katakanlah India atau Indonesia sekalipun.

Sampai-sampai presiden Barrack Obama secara tidak langsung “mempromosikan”BB karena rupanya ia termasuk pengguna BB yang intensif dan banyak terbantu oleh BB dalam komunikasi ketika kampanye. Sehingga ketika ingin dipisahkan dari BBnya (tercinta), ia langsung melakukan perlawanan mempertahankan BBnya. Sebenarnya para petugas kantor kepresidenan tidak berlebihan karena untuk level Presiden Amerika Serikat, menggunakan BB untuk komunikasi resmi urusan kantor (Kepresidenan Amerika Serikat) sangat berbahaya. Salah satu hal yang ditakuti adalah pengaktifan GPS BB milik Obama akan memberikan koordinat yang tepat dimana dia berada dan hal ini akan sangat membantu pihak yang berniat jahat padanya.

Seperti diuraikan di atas, sebenarnya BB termasuk perangkat yang lebih aman dibandingkan dengan smartphone lainnya karena selain menggunakan jaringan provider, ia memiliki jaringan sendiri yang eksklusif. Tetapi ini hanya berlaku jika penggunanya orang awam dan bukan orang penting dengan data komunikasi yang penting dan di incar. Kalau smartphone dapat kita ibaratkan sebagai mobil yang dapat melindungi penggunanya dari ranjau paku karena sudah menggunakan ban tubeless, maka Blackberry bisa diibaratkan dengan mobil khusus dengan teknologi run flat tire. Jadi sekalipun terkena ranjau khusus ban tubeless mobil tetap stabil dijalankan sampai kecepatan 80 KM per jam. Tetapi Presiden Obama membutuhkan lebih dari itu, selain run flat tire, presiden Obama juga membutuhkan mobil antipeluru dan antibom mobil karena ancaman untuknya jauh lebih besar dari orang awam. Demikian pula dengan Blackberry dari Presiden Obama, meskipun sudah dilengkapi dengan jaringan eksklusif dari RIM (Researh in Motion) dan khusus untuk Blackberry Presiden Obama RIM juga memberikan enkripsi tambahan, hal ini masih tetap dinilai tidak aman oleh NSA (National Security Agency), agensi kriptografi pemerintah Amerika yang mengkhususkan diri melindungi informasi vital Amerika. Hal ini diyakini benar karena seorang hacker terkenal, Kevin Mitnick secara tidak langsung sudah membeberkan langkah strategis untuk memecahkan kode sandi pelindung (enkripsi) Blackberry Obama yang sudah diperkuat dengan enkripsi ganda. Kalau bicara memecahkan enkripsi yang paling rumit sekalipun, sekumpulan hacker di Rusia dalam waktu tidak terlalu lama akan berhasil mencari cara untuk mengetahui informasi penting terenkripsi yang di kirimkan oleh Presiden Obama, belum lagi bicara pemerintah negara lain yang berkepentingan yang memiliki dana dan sumberdaya yang dapat dikatakan tidak terbatas untuk memecahkan kode sandi enkripsi ini, karena pada prinsipnya tidak ada enkripsi yang aman di dunia ini dan hanya masalah waktu dan sumberdaya saja untuk memecahkan satu enkripsi rumit. Hal ini terbukti pada Perang Dunia II dimana pihak sekutu berhasil memecahkan enkripsi intelijen Enigma milik Jerman dan Purple yang digunakan oleh angkatan bersenjata Dai Nippon. Karena itulah NSA merekomendasikan prangkat pengganti BB untuk Presiden Obama yang diproduksi oleh General Dynamics, Sectera Edge. Perangkat komunikasi yang “diklaim” paling aman di dunia (saat ini) karena sudah disertifikasi oleh NSA.

Sectera Edge

Sectera Edge adalah perangkat komunikasi yang sudah disertifikasi oleh NSA sehingga dipercaya untuk menjadi pengganti BB presiden Obama dalam melakukan komunikasi kepresidenan. Salah satu kunci pengamanan Sectera Edge ini adalah karena jaringannya yang digunakannya SIPRnet (Secret Internet Protocol Router Network) terpisah dan tidak digabungkan dengan jaringan komunikasi konvensional lain. Sectera Edge dapat memanfaatkan tiga modul komunikasi yaitu Wi-Fi, GSM dan CDMA. Selain itu, ia memiliki keunggulan tahan debu, tahan air (baik kena air hujan maupun tercebur ke dalam selokan), tahan perubahan cuaca ekstrem dan tahan guncangan dimana jika terjatuh dari ketinggian 4 kaki ke permukaan keras masih tetap berfungsi dengan baik.

Sectera Edge

Gambar 1, Sectera Edge memiliki fitur seabrek dan diklaim paling aman karena disertifikasi NSA

Yang cukup mengejutkan, Sectera Edge ini menggunakan OS Microsoft Windows Mobile dimana di dalamnya termasuk Word, Excel, Powerpoint dan Windows Media Player. Walaupun di dunia komputer “om”nya Windows Mobile ini a.k.a sistem operasi Windows merupakan yang paling banyak diserang virus, tetapi di dunia seluler ternyata yang paling banyak diserang virus ternyata adalah sistem operasi Symbian dan mayoritas penyebarannya memanfaatkan Bluetooth dan memory card. Hal ini merupakan konsekuensi logis dimana sistem operasi yang paling menggoda pembuat virus bukan menunjuk pada satu merek tertentu tetapi sistem operasi yang paling populer karena pembuat virus akan membidik jumlah korban potensial yang paling banyak.

Perlu ditegaskan kembali bahwa Sectera Edge ini walaupun sering diplesetkan sebagai Barrackberry, ternyata tidak memiliki hubungan apapun dengan Blackberry. Blackberry merupakan produk besutan RIM dari Kanada dengan dengan sistem operasi Blackberry, sedangkan Sectera Edge adalah produk General Dynamics, kontraktor militer langganan pemerintah Amerika Serikat yang menggunakan sistem operasi Windwos Mobile.

Sekuriti berbanding terbalik dengan kenyamanan, demikian pula yang harus diterima oleh pengguna Sectera Edge. Selain ukurannya yang besar dan menyerupai bakiak dan tangguh sehingga tetap masih bisa berfungsi walaupun sudah dipakai untuk melempar kepala penjahat, tidak sembarang peralatan komunikasi bisa terhubung dengan Sectera Edge. Sebagai contoh, karena data suara di enkripsi, maka untuk mendengarkan suara tersebut, lawan bicaranya juga harus menggunakan perangkat yang dapat mendekripsi data yang telah di enkripsi tersebut. Jadi lawan bicaranya harus menggunakan Sectera Edge compatible GSM phone atau telepon biasa yang memiliki kemampuan dekripsi percakapan yang di enkripsi Sectera Edge. Fitur ini yang diberi nama Talk Secure. Secara teori, cara untuk mengetahui data yang dienkripsi adalah dengan mendapatkan kunci dekripsinya dan kemungkinan kunci yang di incar oleh pihak yang berkepentingan dalam mengalahkan pengamanan Sectera Edge adalah teknologi Talk Secure ini (baik secara software maupun hardware).

http://vaksin.com/2009/0509/barrackberry/barrackberry_files/image004.jpg

Gambar 2, Perangkat yang dapat berkomunikasi dengan Sectera Edge harus memiliki teknologi Talk Secure

Selain itu, ada satu hal yang tidak mengenakkan bagi Obama menggunakan Sectera Edge ini, bandwidth SIPRnet dijaga ketat oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dimana semua komunikasi data diawasi oleh sejumlah dewan pengawas yang bertugas menyaring dan mengukur tingkat keamanan data yang mengalir. Bayangkan seperti film “24”, bagaimana kalau justru dewan pengawas ini yang berhasil disusupi, enkripsi secanggih seperti apa juga akan percuma. Hukum sekuriti kembali berlaku, titik terlemah dalam implementasi sekuriti adalah ..… manusia.

 Salam,

Alfons Tanujaya

Antivirus Specialist

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 


#679 From: "Alfons Tanujaya" <alfons@...>
Date: Mon May 11, 2009 4:47 am
Subject: Teh botol Sosro Mengandung Racun, 11 Mei 2009
vaksincom
Send Email Send Email
 

http://vaksin.com/2009/0509/Teh%20Botol%20HOAX/Teh%20Botol%20HOAX.htm

 

 Share

=HOAX= Teh botol Sosro Mengandung Racun =HOAX=        11 Mei 2009

 

Dalam satu minggu terakhir ini produsen minuman Teh Botol blingsatan karena diterpa issue Teh Botol mengandung Racun. HOAX yang ditengarai muncul pada awal Mei 2009 ini beredar sangat cepat karena tingkah para pengguna komputer (khususnya) email dan beberapa blogger yang "berbaik hati" memperingatkan teman-temannya atau siapapun supaya tidak menjadi "korban" racun Teh Botol. Alih-alih membantu orang, si pengirim email inilah yang sebenarnya teracuni oleh berita bohong karena tidak melakukan crosscheck terlebih dahulu sebelum mengirimkan email.

 

Analisa HOAX :

  • Pembuat HOAX ini cukup piawai, karena ia langsung menyentuh ketakutan orang tua masa kini, dimana yang menjadi korban adalah anak kecil yang rewel. Siapa yang tidak khawatir kalau anaknya sakit ?
  • Hidroxilic acid atau dihidrogen monoksida.

Mungkin nama "seram" berbau kimia ini yang meyakinkan mayoritas orang awam percaya dan memutuskan untuk memforward email ini. Dimana sering terjadi orang meninggal karena keracunan Karbon Monoksida (CO) di dalam mobil yang diparkir dan tetap dinyalakan mesinnya. Tetapi perlu anda ketahui bahwa dihidrogen monoksida adalah dua (di) hidrogen, satu (mono) oksida ditulis dengan nama H2O yang artinya air. Jadi jika anda teliti sedikit dan waktu sekolah SMA dulu tidak menyontek terlalu banyak, anda akan tahu bahwa dihidrogen monoksida adalah rumus kimia untuk air.

  • Pembuat HOAX berusaha mendapatkan pengesahan dari sumber terpercaya seperti "Universitas terkenal di Amerika", walah universitas terkenal di Amerika mah banyak sekaleeee. Universitas yang mana ?
  • HOAX ini menakuti korbannya, khususnya orang yang masih sayang nyawa :P. Dengan kalimat "Sedetik saja gejala kelebihan ini terlambat ditangani, nyawa pasien melayang," jawab Dr. Priyadi Handoko, ahli kesehatan dari IKDN. Padahal siapa Dr. Priyadi Handoko dan apa itu IKDN tidak dapat ditemukan dan tidak dapat memberikan konfirmasi.
  • Lalu seperti layaknya standar HOAX, tidak lupa pembuat HOAX ini "menghimbau" penerima berita untuk meneruskan informasi ini dengan kalimat "Please spread the words. Sebarkan berita ini kepada orang-orang yang kamu sayangi, sebelum semuanya terlambat! Perangi hydroxylic acid! "

 

Pembuktian HOAX :

Ada tiga sumber yang dapat memverifikasikan bahwa informasi ini tidak benar :

  • http://en.wikipedia.org/wiki/Dihydrogen_monoxide_hoax yang menjelaskan bahwa DHMO atau Dihydrogen Monoxide adalah H2O atau air. Ide HOAX menggunakan istilah DHMO ini pertama kali digunakan oleh Eric Lechner dan Matthew Kaufman di tahun 1990, dirubah sedikit oleh Craig Jackson di tahun 1994 dan menjadi populer karena Nathan Zohner (14 tahun) di tahun 1997 yang menggalang petisi untuk memboikot DHMO :P. Lalu oleh seorang praktisi periklanan Indonesia CCI (Creative circle Indonesia), Hariadi dimodifikasi menjadi HOAX Teh Botol Beracun. (April 2009).
  • Situs Hariadi yang menjelaskan kronologi pengiriman HOAX yang sebenarnya merupakan konsep periklanan untuk komunitas tertutup, tetapi celakanya malah disebarkan keluar oleh orang yang "baik hati" (untuk tidak mengatakan "keterlaluan"). http://hariadhi.wordpress.com/2009/05/08/kronologis-hoax-teh-botol-sosro/
  •  Situs Teh Botol Sosro yang (tentunya :P) langsung mengklarifikasikan ketidakbenaran HOAX ini. http://sosro.com/Klarifikasi-Tehbotol-Sosro-Mengenai-HOAX-Hydroxilic-Acid.php

 

Celakanya, kebiasaan langsung memforward email tanpa konfirmasi sangat sulit dihilangkan. Bahkan menurut pantauan Vaksincom, selain menyebar melalui email ada netter  yang "baik hati" lalu mempostingkan informasi ini ke website (blognya). Pertimbangannya cuma satu "Lebih baik berjaga-jaga dripada nyesel dikemudian hari". Harusnya kan lebih baik crosscheck dulu sebelum posting blog dan lebih baik ikuti pepatah "Lebih baik Crosscheck dulu daripada malu dikemudian hari" :P.

http://meixiangflv97scs.blogs***.com/2009/05/hati-hati-teh-botol-sosro.html

http://celebrity.detikyogyaka***.net/tag/handoko/

 

<<<Awal berita HOAX>>>

Waspada, Teh Botol Sosro Racunnya Teh

Marini tidak mengerti kenapa anaknya bertingkah aneh malam itu, terus-terusan rewel. 
"Rasanya dia tidak sakit apa-apa." Sudah tiga dokter yang dia temui, semuanya menunjukkan gejala kecanduan yang akut. Tapi kecanduan apa, anaknya belum bisa bicara, bagaimana dia bisa cari tahu?

Sampai akhirnya dia menemukan berita mengenai kandungan berlebihan hidroxylic acid (atau nama resminya dalam format IUPAC adalah dihidrogen monoksida) di dalam Teh Botol Sosro dari internet. Ia langsung ingat, anaknya tadi siang baru saja menghabiskan tiga botol teh yang dibungkus dalam berbagai kemasan dan merk ini. Celaka!

Ya, selama ini orang menganggap Teh Botol Sosro dibuat dari daun teh alami seperti yang diiklankan. Nyatanya itu semua bohong, daun teh hanyalah sebagian kecil dari bahan utama. Hidroxylic acid lah yang bertahun-tahun telah dipakai sebagai bahan utama teh botol sosro, sehingga menyebabkan teh ini terasa lebih enak daripada merk-merk lain.

Scientist dari seluruh Universitas terkenal di Amerika sepakat, tanpa kita sadari hydroxylic acid sudah menguasai industri makanan. Dengan adanya hydroxylic acid, rasa pahit yang sering muncul bila kita memakai pemanis buatan bisa hilang tidak bersisa. Nyaris tidak ada makanan dan minuman olahan yang tidak disentuh bahan ini.
Dalam batasan wajar memang bisa berguna bagi tubuh kita, dan tubuh kita punya mekanisme untuk menetralisir kelebihan zat ini. Namun begitu melebihi ambang batas, tidak ada satupun manusia yang bisa selamat.

Gejala kelebihan hydroxylic acid meliputi pusing, diare, pecahnya sel-sel tubuh (plasmolisis) , bahkan jika konsentrasinya di dalam tubuh naik signifikan, bisa menyebabkan rusaknya sel batang otak (neurolisis) dan kematian mendadak. Hal ini telah memusingkan banyak petugas medis di dunia. "Sedetik saja gejala kelebihan ini terlambat ditangani, nyawa pasien melayang," jawab Dr. Priyadi Handoko, ahli kesehatan dari IKDN.  Kalau sudah begini, pengobatannya bisa sampai jutaan rupiah.  Lalu mampukah
orang-orang seperti Marini menyembuhkan anaknya?

Yang membuat masalah ini jadi runyam adalah tidak adanya regulasi pemerintah tentang penggunaan hydroxylic acid dalam industri. Pemakaiannya tercampur baur. Data menunjukkan bahwa sebagian besar industri berbahaya memakai Hydroxylic acid. Reaktor nuklir, pabrik pupuk, pewarna tekstil, semua memakai bahan yang termasuk kategori senyawa kuat ini dalam konsentrasi tinggi.

Bahkan beberapa tahun belakangan hydroxylic acid
juga dipakai sebagai agen reaktif dalam pengangkatan minyak bumi. Dengan bantuan hydroxylic acid, sumur-sumur tua bisa kembali berproduksi.

Saat dihubungi, Humas PT Sosro tidak berkomentar banyak. "Kami sudah menggunakannya secara bertanggung jawab. Seluruh lini produk Teh Botol Sosro sudah lewat pengawasan badan POM". Masalahnya, berapa kadar hydroxylic acid dalam makanan yang bisa dianggap bertanggung jawab? Kenapa selama ini terkesan ditutup-tutupi dari sorotan publik? Saat pertanyaan itu diajukan, "Brak!", telepon dibanting.

Hydroxylic acid adalah simbol keangkuhan industri besar makanan. Penggunaannya tidak melalui transparansi yang jelas. Bahkan bahayanya tidak pernah diumumkan ke masyarakat.. Tutup matanya pemerintah terhadap isu ini wajar jika menimbulkan kecurigaan, berapa besar dana gelap yang sudah mengalir untuk menyembunyikan bau busuk isu hydroxylic acid? Merk apa saja yang sudah nekat memakai hydroxylic acid demi mendapatkan keuntungan besar?

Kini anak Marini masih tergolek di tempat tidur dengan menangis. Marini bingung, apa yang harus dilakukan sekarang. Untuk mengobati kecanduan anaknya, dia tidak punya biaya..

Please spread the words. Sebarkan berita ini kepada orang-orang yang kamu sayangi, sebelum semuanya terlambat! Perangi hydroxylic acid!

Perangi Teh Botol Sosro!

<<<Akhir berita HOAX>>>

 

Salam,

 

Alfons Tanujaya

info@...

 

Antivirus Specialist

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

 


#680 From: "Alfons Tanujaya" <alfons@...>
Date: Mon May 25, 2009 8:11 am
Subject: Nadia Saphira reinkarnasi Donal Bebek ? W32/VBTroj.AOQB 25 Mei 2009
vaksincom
Send Email Send Email
 

Share on Facebook

W32/VBTroj.AOQB              25 Mei 2009

Nadia Saphira reinkarnasi Donal Bebek ?

 

http://www.vaksin.com/2009/0509/nadia%20saphira/clip_image001.jpgSiapa yang tidak kenal Nadia Saphira??? Artis Indonesia yang memulai karier awal-nya sebagai model sebuah majalah remaja, dan kini  sudah termasuk artis muda yang sukses membintangi berbagai film layar lebar, sinetron dan serial TV, seperti Jomblo, Coklat Stroberi, Ada Apa dengan Cinta, Dunia Tanpa Koma, dsb.

 

Jika anda penggemar Nadia, maka anda perlu berhati-hati karena telah menyebar varian baru virus Bulu Bebek dengan nama “Nadia Saphira”. Jika anda pernah baca artikel vaksin tentang virus Bulu Bebek pada http://www.vaksin.com/2008/1008/bulubebek/bulubebek.html , varian ini merupakan kelanjutan-nya. Pembuat virus sepertinya tidak hanya terinspirasi oleh Donal Bebek tetapi juga merupakan penggemar dari Nadia Saphira. Berdasarkan script yang dibuat oleh si pembuat virus, virus ini diduga berasal dari Sultra (Sulawesi Tenggara). Hebatnya lagi, virus yang penyebarannya cukup tinggi di bulan Mei 2009 ini menurut pantauan Vaksincom masih belum dapat terdeteksi oleh program antivirus, baik yang mengaku sebagai antivirus terbaik di dunia ataupun tidak. Saat artikel ini diluncurkan, antivirus lokal yang mampu mendeteksi virus Nadia Saphira ini hanya Smadav.

 

Norman Security Suite mendeteksi varian virus Nadia Saphira sebagai W32/VBTroj.AOQB. (lihat gambar 1)

http://www.vaksin.com/2009/0509/nadia%20saphira/clip_image003.jpg

Gambar 1. Norman mendeteksi virus Nadia Saphira sebagai W32/VBTroj.AOQB

 

File virus

 

Ciri-ciri dari file virus ini, diantaranya sebagai berikut :

ü  Memiliki ukuran file sebesar “17 kb & 69 kb”.

ü  Mempunyai type file “Application”.

ü  Berekstensi file “exe & ini”.

ü  Memiliki icon folder.

ü  Membuat duplikat folder seduai dengan nama folder yang ada dan menyembunyikan folder aslinya.

ü  Menghilangkan pilihan “Folder Options”.

ü  CD Rom tidak bisa digunakan

ü  Command Prompt tidak bisa diakses.

 

Virus Nadia Saphira dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman visual basic. Jika virus berhasil menginfeksi, maka ia akan membuat beberapa file virus diantaranya :

ü  C:\autorun.inf (pada semua root drive)

ü  C:\NadiaSaphira.ini (pada semua root drive)

ü  C:\Documents and Settings\All User\Start Menu\Programs\Startup\lan.exe

ü  C:\Documents and Settings\%User%\NadiaSaphira.ini

ü  C:\WINDOWS\taskmgr.exe

ü  C:\WINDOWS\system32\.exe

ü  C:\WINDOWS\system32\allsys.exe

ü  C:\WINDOWS\system32\misconfig.exe

ü  C:\WINDOWS\system32\MS586.sys

ü  C:\WINDOWS\system32\System

ü  C:\WINDOWS\system32\wtoolsb.exe

ü  C:\WINDOWS\system32\dllcache\.exe

ü  C:\WINDOWS\system32\ dllcache\System

ü  Membuat duplikat file virus pada setiap folder yang ada pada removable drive/usb. (lihat gambar 2)

 

http://www.vaksin.com/2009/0509/nadia%20saphira/clip_image005.jpg

Gambar 2. Contoh file virus Nadia Saphira

 

Hidden folder & membuat duplikat virus

Sama seperti virus Bulu Bebek, virus Nadia Saphira juga tidak memiliki niat jahat dengan menghancurkan data komputer. Tetapi virus ini hanya menyembunyikan folder / sub folder pada drive maupun pada flashdisk / external, untuk mengelabui user virus akan membuat duplikat di setiap folder/sub folder sesuai dengan nama folder yang disembunyikan. Selain itu virus juga membuat type file sesuai dengan type file folder. (lihat gambar 3)

http://www.vaksin.com/2009/0509/nadia%20saphira/clip_image007.jpg

Gambar 3. virus Nadia Saphira in Action (duplikat dan hidden folder)

 

Blok fungsi Windows

Sebagai bentuk pertahanan, virus akan mencoba melakukan usaha blok terhadap beberapa fungsi Windows. Beberapa fungsi Windows yang di blok diantaranya sebagai berikut :

ü  Folder Options (dilakukan untuk mencegah akses terhadap file/folder yang disembunyikan)

ü  Registry Editor (dilakukan untuk mencegah akses perbaikan registry) (lihat gambar 4)

ü  Search/Find (dilakukan untuk mencegah dari pembersihan virus)

ü  Command Prompt (dilakukan untuk mencegah dari proses kill virus)

http://www.vaksin.com/2009/0509/nadia%20saphira/clip_image009.jpg

Gambar 4. virus Nadia Saphira in Action (blok fungsi windows)

 

Aktif pada start up

 

Untuk memastikan agar dapat aktif dengan baik pada saat komputer dijalankan, virus menyisipkan file virus pada startup windows sehingga akan langsung aktif jika kita sudah masuk windows. Setelah aktif, virus memanggil kedua rekannya (virus pendukung) agar sulit dimatikan. File virus yang aktif pada startup yaitu :

ü  C:\Documents and Settings\All User\Start Menu\Programs\Startup\lan.exe

File ini yang kemudian memanggil kedua rekannya (virus pendukung) untuk memperkuat existensinya, yaitu :

ü  C:\WINDOWS\system32\misconfig.exe

ü  C:\WINDOWS\taskmgr.exe (lihat gambar 5)

http://www.vaksin.com/2009/0509/nadia%20saphira/clip_image010.jpg

Gambar 5. virus Nadia Saphira in Action (aktif pada startup)

 

Registry windows

Agar dapat melakukan blok fungsi “Search” windows, virus akan membuat string registry sebagai berikut :

 

ü  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

nofind = 1

ü  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ Explorer

nofind = 1

 

Agar dapat melakukan blok fungsi “Folder Options” windows, virus akan membuat string registry sebagai berikut :

ü  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

NoFolderOptions = 1

 

Agar dapat melakukan blok fungsi “Registry Editor” windows, virus akan membuat string registry sebagai berikut :

ü  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System

DisableRegistryTools = 1

 

Agar dapat melakukan blok fungsi “Command Prompt” windows, virus akan membuat string registry sebagai berikut :

ü  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Command Processor

Autorun = 

ü  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Command Processor

Autorun = 

 

Walaupun Folder Optionssudah di blok, tetapi virus mencegah untuk menampilkan file yang tersembunyi. Untuk itu, ia membuat string registry sebagai berikut :

ü  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL

CheckedValue = 0

DefaultValue = 0

 

Agar dapat mengelabui user terhadap file virus dan mencoba mengubah type file exe, virus membuat string sebagai berikut :

ü  HKEY_CLASSES_ROOT\exefile

(Default) = File Folder

Info Tip = File Folder

TileInfo = File Folder

 

Terakhir virus berusaha melakukan blok ekseskusi file “Microsoft Visual Studio Spy Debugging Tools”, virus membuat string sebagai berikut :

ü  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msiexec.exe

Debugger =

ü  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\sessmgr.exe

Debugger =

ü  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\SPYXX.exe

Debugger =

 

Metode Penyebaran

Dengan memanfaatkan system autoplay windows, virus ini menggunakan removable drive / usb sebagai sarana penyebaran dirinya. Beberapa file yang akan di buat virus yaitu :

ü  autorun.inf

ü  NadiaSaphira.ini

ü  Membuat file virus dan menggandakan diri pada setiap folder yang ada (lihat gambar 6)

 

http://www.vaksin.com/2009/0509/nadia%20saphira/clip_image011.jpg

Gambar 6. Script virus untuk autoplay virus

 

Cara pembersihan virus Nadia Saphira

 

o    Sebaiknya putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.

o    Matikan “System Restore” selama proses pembersihan virus (untuk Windows XP / Vista).

o    Matikan proses virus yang aktif di memory. Gunakan tools pengganti task manager, seperti CProcess (dapat anda download pada alamat berikut)

 

http://www.nirsoft.net/utils/index.html

 

Lakukan kill process, pada beberapa file virus yang aktif yaitu :

ü   C:\Documents and Settings\All User\Start Menu\Programs\Startup\lan.exe

ü   C:\WINDOWS\system32\misconfig.exe

ü   C:\WINDOWS\taskmgr.exe (lihat gambar 7)

http://www.vaksin.com/2009/0509/nadia%20saphira/clip_image013.jpg

Gambar 7. Kill process virus yang aktif dengan CurrProcess

 

o    Hapus string registry yang telah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry dibawah ini.

 

 

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom Oyee

                       

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

 

[UnhookRegKey]

HKCR, batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, lnkfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,

HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile\DefaultIcon,,,""%1""

HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile,,,"Application"

HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile,infotip,0, "prop:FileDescription;Company;FileVersion;Create;Size"

HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile,TileInfo,0, "prop:FileDescription;Company;FileVersion"

HKCU, Software\Microsoft\Command Processor, AutoRun,0,

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Command Processor, AutoRun,0,

HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL, CheckedValue, 0x00010001,1

HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL, DefaultValue, 0x00010001,2

 

[del]

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegistryTools

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFolderOptions

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, nofind

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, nofind

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msiexec.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\sessmgr.exe

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\SPYXX.exe

 

Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama “repair.inf” (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan).

Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.

Sebaiknya membuat file repair.inf di komputer yang clean, agar virus tidak aktif kembali.

 

o    Hapus file virus yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

ü  Icon application/folder

ü  Ext. exe

ü  Ukuran 69 kb & 17 kb

 

Catatan

o    Sebaiknya tampilkan file yang tersembunyi agar mempermudah dalam proses pencarian file virus.

o    Untuk mempermudah proses pencarian sebaiknya gunakan "Search Windows" dengan filter file *.exe & *.ini yang mempunyai ukuran 69 KB & 17 KB.

o    Hapus file virus yang biasanya mempunyai date modified yang sama.  (lihat gambar 8)

http://www.vaksin.com/2009/0509/nadia%20saphira/clip_image015.jpg

Gambar 8. Hapus file virus melalui fitur search windows

 

o    Tampilkan kembali folder yang disembunyikan pada drive atau flashdisk. Gunakan perintah “ATTRIB” pada command prompt.

ü    Klik “Start”

ü    Klik “Run”

ü    Ketik “CMD”, kemudian tekan tombol “Enter”

ü    Pindahkan posisi kursor ke drive Flash Disk

ü    Kemudian ketik perintah ATTRIB –s –h –r /s /d kemudian tekan tombol “enter (lihat gambar 9)

 

http://www.vaksin.com/2009/0509/nadia%20saphira/clip_image017.jpg

Gambar 9. Menampilkan file yang disembunyikan

 

o    Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik.

 

Salam,

Ad Sap

 

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851

Bagi anda yang ingin memberikan komentar atau bertanya seputar virus Nadia Saphira, silahkan klik Forum khusus virus Nadia Saphira http://www.facebook.com/topic.php?topic=8232&post=28947&uid=44419857236#post28947

 


#681 From: "Alfons Tanujaya" <alfons@...>
Date: Mon Jun 8, 2009 3:37 am
Subject: MaHaDeWA, virus lokal berukuran jumbo
vaksincom
Send Email Send Email
 

http://vaksin.com/2009/0609/mahadewa/mahadewa.html

 

Share on Facebook

VBS.Autorun.AM                    8 Juni 2009

MaHaDeWa yang berani tampil beda

 

Penyebaran virus saat ini tidak selalu “made in” Visual Basic tetapi dengan bahasa sederhana setingkat VBScript [VBS] sang VM sudah dapat membuat sebuah virus yang mempuyai daya serang yang tak kalah dengan virus yang dibuat dengan VB.

 

Munculnya virus yang dibuat dengan VBS pertama kali ditemukan pada virus W32/Solow [r4n694-24y], yang akan menampilkan pesan “Hacked By Godzilla” pada jendela Internet Explorer anda serta merubah nama pemilik Windows. (lihat gambar 1)

 

http://vaksin.com/2009/0609/mahadewa/image002.jpg

 Gambar 1, Header Internet Explorer yang sudah diubah oleh W32/Solow

 

Jika anda ingin mengethaui informasi virus Solow, ikuti link berikut http://vaksin.com/2007/0407/solow.htm

 

Sama seperti virus yang dibuat dengan bahasa VB yang tidak akan berkutik jika file C:\Windows\system32\msvbvm60.dll di hapus, begitupun dengan virus yang dibuat dengan bahasa VBS yang juga tidak akan berkutik jika file C:\Windows\system32\WSCript.exe dan C:\WINDOWS\system32\dllcache\WsCript.exe dihapus. Bedanya jika virus yang dibuat dengan VB masih dapat dijalankan jika file msvbvm60.dll dicopy ke tempat dimana file virus tersebut berada sedangkan file virus yang dibuat dengan VBS tidak akan dapat dijalankan meskipun file WSCript.exe di copy ke lokasi dimana file virus tersebut berada.

 

MaHaDeWa muncul ramaikan pertempuran

Untuk meramaikan kancah pertempuran di dunia maya, kini telah muncul satu jenis virus hasil “rakitan” anak bangsa yang dibuat dengan bahasa VBScript. Kali ini file yang di usung cukup besar dan tidak wajar untuk ukuran virus yakni sekitar 30,426 KB alias 30 MB. Mungkin inilah salah satu sebabnya virus ini menamakan dirinya MaHaDeWa, karena ukurannya yang Maha / Jumbo. (lihat gambar 2)

 

Biasanya virus yang menyebar saat ini mempunyai ukuran yang lebih ramping sekitar 22 kb - 1 MB, semakin kecil ukuran file virus maka waktu dan tempat yang dibutuhkan oleh virus untuk berkembang biak menjadi semakin kecil sehingga secara otomatis penyebarannya akan lebih mudah dan meluas. Anda bisa membayangkan jika virus tersebut mempunyai ukuran lebih dari 1 MB maka membutuhkan waktu yang lama untuk mengkopikan dirinya kedalam system komputer yang menjadi target sehingga proses penyebarannya pun akan terhambat. Karena itu, memang memerlukan orang yang memiliki pemikiran "agak" berbeda dan berani menerobos pakem biasa dimana daripada menerapkan pakem yang sama bahwa small is wonderful, pembuat virus yang satu ini lebih memilih Big is beautiful :P. Hebatnya, menurut pengamatan Vaksincom, virus MaHaDeWa juga sempat menyebar dengan tingkat infeksi cukup tinggi, walaupun belum sampai menjadi virus Top 10 di Indonesia.

 

http://vaksin.com/2009/0609/mahadewa/image003.gif

Gambar 2, File induk MaHaDeWa atau VBS/AutoRun.AM yang memiliki ukuran "maha".

 

Virus ini di sinyalir dibuat oleh salah seorang mahasiswa dari UBL, hal ini bisa dilihat dari script dan jejak yang ditinggalkan oleh virus  tersebut.

 

Ciri-Ciri MaHaDeWa

 

1.      Merubah Judul internet Explorer menjadi MaHaDeWa Labkom UBL (lihat gambar 3)

http://vaksin.com/2009/0609/mahadewa/image005.jpg

Gambar 3, MaHaDewa merubah Header Internet Explorer

 

2.      Merubah start page Internet Explorer menjadi http://webkom

3.      Merubah nama komputer dan nama pemilik Windows (lihat gambar 4)

a.       RegisteredOrganization = Your pc has been clean from Nita Virus by MaHaDeWa

b.      RegisteredOwner = MaHaDeWa

http://vaksin.com/2009/0609/mahadewa/image007.jpg

Gambar 4, MaHaDewa merubah nama pemilik komputer

 

o    Merubah Walpaper Windows dengan terlebih dahulu membuat string pada registry berikut : (lihat gambar 5)

 

o    HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop

§  ConvertedWallpaper = C:\WINDOWS\Web\Wallpaper\Bliss.jpg"

 

o    HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop

§  OriginalWallpaper  = C:\WINDOWS\Web\Wallpaper\Bliss.jpg

 

o    HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\

§  Wallpaper = C:\WINDOWS\Web\Wallpaper\Bliss.jpg

 

 

http://vaksin.com/2009/0609/mahadewa/image009.jpg

Gambar 5, Wallpaper yang sudah diubah oleh MaHaDeWa

 

Norman Security Suite mendeteksi virus MaHaDeWa sebagai VBS.Autorun.AM (lihat gambar 6)

 

http://vaksin.com/2009/0609/mahadewa/image011.jpg

Gambar 6, Virus MaHaDeWa di deteksi Norman Security Suite sebagai Trojan:VBS/AutoRun.AM

 

File induk MaHaDeWa

Sama seperti file yang dibuat dengan menggunakan program bahasa Visual Basic, agar dirinya dapat di aktifkan ia membutuhkan file pendukung yakni wscript.exe.

 

Pada saat dirinya aktif ia akan mencoba untuk membuat  beberapa file berikut sebagai file induk yang akan dijalankan pertama kali saat komputer diaktifkan.

 

o    C:\Windows\system32\WinXp.vbs

o    C:\MaHaDeWa.dll.vbs [setiap drive]

Untuk memastikan agar dirinya dapat aktif secara otomatis setiap kali komputer dinyalakan, ia akan membuat string pada registry berikut:

 

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    Systemdir = C:\Windows\System32\MaHaDeWa.dll.vbs

o    Ageia = C:\WINDOWS\system32\WinXp.vbs

Selain dengan membuat string registry tersebut, agar dirinya dapat aktif secara otomatis saat user akses Flash Disk atau Drive lain di komputer, ia juga akan memanfaatkan fitur autoplay Windows dengan membuat file autorun.inf dimana file ini akan secara otomatis menjalankan file MaHaDeWa.dll.vbs tanpa perlu menjalankan file tersebut. File autorun.inf ini akan dibuat disetiap Drive termasuk pada Flash Disk (lihat gambar 7)

 

http://vaksin.com/2009/0609/mahadewa/image012.gif

Gambar 7, MaHaDeWa memanfaatkan fitur Autorun.inf agar virus dapat aktif secara otomatis sewaktu Flash Disk di akses

 

Kawan atau Lawan?

Sebenarnya apa tujuan sang VM membuat virus ini, Apakah MaHaDeWa ini kawan atau Lawan?

 

Jika kita bongkar isi script yang ada pada file MaHaDeWa.dll.vbs sangat jelas terlihat bahwa dia (VBS/Autorun.AM) ini mempunyai tujuan baik yang akan mencoba untuk mengembalikan registri yang sudah di acak-acak oleh virus sejenis yakni Nita.dll.vbs ataukah antara MaHaDeWa dan Nita ini mempunyai hubungan “khusus”, karena jika kita lihat pada string yang dibuat maka akan membentuk kata-kata N Love You Forever, hanya mereka berdua yang tahu J.

 

Berikut beberapa registry yang akan dihapus oleh VBS/Autorun.AM

 

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    N=C:\WINDOWS\system32\sol.exe"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    L=C:\WINDOWS\system32\spider.exe"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    Lo=C:\WINDOWS\Help\Tours\mmTour\tour.exe"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    Lov=C:\WINDOWS\Help\Tours\mmTour\intro.swf

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    Love=C:\WINDOWS\Help\Tours\mmTour\nav.swf

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveY=C:\WINDOWS\Help\Tours\mmTour\segment1.swf

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYo=C:\WINDOWS\Help\Tours\mmTour\segment2.swf"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYou = C:\WINDOWS\Help\Tours\mmTour\segment3.swf

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYouF = C:\WINDOWS\Help\Tours\mmTour\segment4.swf

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveyouFo = C:\WINDOWS\Help\Tours\mmTour\segment5.swf

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYouFor = C:\WINDOWS\Help\Tours\WindowsMediaPlayer\wmptour.hta

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYouFore=C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\best_fr.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYoyForev=C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\best_road.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYouForeve=C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\best_robust.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYouforever=C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\best_secure.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYouforeve=C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\connected_data.htm"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYouforev=C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\connected_fr.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYoufore= C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\connected_multiple.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYoufor=C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\connected_networks.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYoufo=C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\connected_wizard.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYouf=C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\default.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYou=C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\footer.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveYo=C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\safe_better.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    LoveY=C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\safe_easier.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    Love=C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\safe_faster.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    Lov= C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\safe_fr.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    Lo = C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\start_control.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    L=C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\start_desktop.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    Univ.Budi_Luhur=C:\WINDOWS\Help\Tours\htmlTour\unlock_playing.htm

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    1=C:\WINDOWS\WinSxS\Manifests\x86_Microsoft.Tools.VisualCPlusPlus.Runtime-Libraries_6595b64144ccf1df_6.0.0.0_x-ww_ff9986d7.cat"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    2=C:\WINDOWS\WinSxS\Manifests\x86_Microsoft.Windows.Common-Controls_6595b64144ccf1df_6.0.0.0_x-ww_1382d70a.cat"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    3=C:\WINDOWS\WinSxS\Manifests\x86_Microsoft.Windows.Common-Controls_6595b64144ccf1df_6.0.2600.2180_x-ww_a84f1ff9.cat"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    4=C:\WINDOWS\WinSxS\Manifests\x86_Microsoft.Windows.CPlusPlusRuntime_6595b64144ccf1df_7.0.0.0_x-ww_2726e76a.cat"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    5=C:\WINDOWS\WinSxS\Manifests\x86_Microsoft.Windows.CPlusPlusRuntime_6595b64144ccf1df_7.0.2600.2180_x-ww_b2505ed9.cat"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    6=C:\WINDOWS\WinSxS\Manifests\x86_Microsoft.Windows.GdiPlus_6595b64144ccf1df_1.0.0.0_x-ww_8d353f13.cat"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    7=C:\WINDOWS\WinSxS\Manifests\x86_Microsoft.Windows.GdiPlus_6595b64144ccf1df_1.0.2600.2180_x-ww_522f9f82.cat"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    8=C:\WINDOWS\WinSxS\Manifests\x86_Microsoft.Windows.Networking.Dxmrtp_6595b64144ccf1df_5.2.2.3_x-ww_468466a7.cat"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    9=C:\WINDOWS\WinSxS\Manifests\x86_Microsoft.Windows.Networking.RtcDll_6595b64144ccf1df_5.2.2.3_x-ww_d6bd8b95.cat"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    10=C:\WINDOWS\WinSxS\Manifests\x86_Microsoft.Windows.Networking.RtcRes_6595b64144ccf1df_5.2.2.3_en_16a24bc0.cat"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    11=C:\WINDOWS\WinSxS\Manifests\x86_Microsoft.Windows.SystemCompatible_6595b64144ccf1df_5.1.0.0_x-ww_fc342b0b.cat"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    12=C:\WINDOWS\WinSxS\Manifests\x86_Microsoft.Windows.SystemCompatible_6595b64144ccf1df_5.1.2600.2000_x-ww_bcc9a281.cat"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    13 = C:\WINDOWS\notepad.exe"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    14 = C:\WINDOWS\SHELLNEW\ACCESS9.MDB"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    15 = C:\WINDOWS\SHELLNEW\MSPUB.PUB"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    16 = C:\WINDOWS\SHELLNEW\WINWORD8.DOC"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    17 = C:\WINDOWS\SHELLNEW\EXCEL9.XLS"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    18 = C:\WINDOWS\SHELLNEW\PWRPNT11.POT"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    19 = C:\WINDOWS\mui\muisetup.exe"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    20 = C:\WINDOWS\explorer.exe"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    21=C:\WINDOWS\pchealth\helpctr\System\DVDUpgrd\dvdupgrd.htm"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    22 = C:\Program Files\Internet ExplorerEXPLORE.EXE"

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cmd.exe

o    Debugger = “”

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\install.exe

o    Debugger = “”

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msconfig.exe

o    Debugger = “”

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit.exe

o    Debugger = ""

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedt32.exe

o    Debugger = ""

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\RegistryEditor.exe

o    Debugger = ""

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\setup.exe

o    Debugger = ""

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV.exe

o    Debugger  = ""

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-CLN.exe

o    Debugger = ""

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-RTP.exe

o    Debugger = ""

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\wordpad.exe

o    Debugger = ""

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\VB6.exe

o    Debugger = ""

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\autorun.exe

o    Debugger = ""

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\ansav.exe

o    Debugger  = ""

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\viremoval.exe

o    Debugger = ""

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\viremover.exe

o    Debugger = ""

VBS/Autorun.AM tidak akan melakukan blok terhadap fungsi-fungsi Windows atau security tetapi justru sebaliknya akan mencoba untuk mengembalikan fungsi Windows seperti Regedit/Task Manager/Folder Options dengan membuat string berikut:

 

o    HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\International

o    s1159 = AM

o    HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\International

o    s2359  = PM

o    HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Mouse

o    DoubleClickWidth = 4

o    HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\WindowMetrics

o    IconSpacing = -1125

o    HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\WindowMetrics

o    IconVerticalspacing = -1125

o    HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\WindowMetrics

o    Shell Icon Size = 32

o    HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\ConvertedWallpaper", "C:\WINDOWS\Web\Wallpaper\Bliss.jpg"

o    HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop

o    OriginalWallpaper =  C:\WINDOWS\Web\Wallpaper\Bliss.jpg

o    HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\

o    Wallpaper = C:\WINDOWS\Web\Wallpaper\Bliss.jpg

o    HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop

o    TileWallpaper = 0

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

o    NoClose = 0

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

o    NoStartMenuMorePrograms = 0

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

o    NoViewOnDrive = 0

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Windows\system

o    DisableCMD = 0

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer 

o    NoDriveTypeAutoRun = 95

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System

o    DisableMsConfig = 0

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Advanced

o    Hidden = 0

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

o    NoFind = 0

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

o    NoFolderOptions = 0

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

o    NoRun = 0

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System

o    DisableRegistryTools = 0

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System

o    DisableTaskMgr = 0

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

o    NoViewContextMenu = 0

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

o    NoTrayContextMenu = 0

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop

o    NoChangingWallpaper = 0

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

o    NoWinKeys = 0

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

o    NoLogOff = 0

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

o    NoControlPanel = 0

Sayangnya ada beberapa string yang justru akan membuat fungsi “System Restore” menjadi tidak berfungsi : (lihat gambar 8)

 

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft\Windows NT\SystemRestore

o    DisableSR = 0

http://vaksin.com/2009/0609/mahadewa/image014.jpg

Gambar 8, VBS.Autorun.AM disable System Restore

 

Agar apa yang telah dilakukan oleh sang VM terus dikenang, ia akan menorehkan beberapa jejak pada komputer target seperti merubah Header Internet Explorer / merubah halaman utama Internet Explorer / merubah nama pemilik komputer target atau memunculkan pesan dari sang VM sebelum user login Windows. Untuk melakukan hal tersebut ia akan membuat string pada registry berikut:

 

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion

o    RegisteredOrganization = Your pc has been clean from Nita Virus by MaHaDeWa

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion

o    RegisteredOwner = MaHaDeWa

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\RunMRU

o    A = Buatan Labkom UBL

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\RunMRU\

o    MRUList = A

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon

o    LegalNoticeCaption = MaHaDeWa Cleaned

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon

o    LegalNoticeText = Congratulations.......!!!!! PC anda bersih dari Virus Nita(^_^)"

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main\Start Page", http://webkom (lihat gambar 2)

 Media Penyebaran

Flash Disk masih digunakan sebagai salah satu alternatif yang akan digunakan oleh VBS/Autorun.AM untuk menyebarkan dirinya dengan membuat 2 buah file yaknis autorun.inf dan MaHaDeWa.dll.vbs. File autourun.inf ini juga dimaksudkan agar dirinya dapat aktif secara otomatis saat user akses ke Flash Disk tersebut.

 

Bagaimana cara membersihkan VBS/Autorun.MA

 

1.      Matikan proses virus dengan nama WSCript.exe. untuk mematikan proses virus ini anda dapat menggunakan “task manager” atau tools pengganti task manager lainnya seperti Procee Explorer. (lihat gambar 9)

Silahkan download tools tersebut di alamat berikut

http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896653.aspx

 

http://vaksin.com/2009/0609/mahadewa/image016.jpg

Gambar 9, Tools untuk mematikan proses virus

 

2.      Untuk mengantsipasi agar proses virus tidak aktif kembali saat dijalankan, blok file MaHaDeWa.dll.vbs dengan menggunakan “Software Restriction Policies” [Jika menggunakan Windows XP Prof. Dan Windows 2003], caranya : (lihat gambar 10 - 12)

-      Klik tombol “Start”

-      Klik “Run”

-      Ketik “secpol.msc” [tanpa tanda kutip)

-      Kemudian pada layar “Local Security Settings”, klik kanan pada folder “Software Restriction Policies” kemudian klik “Crate new policies”

-      Kemudian klik kanan pada folder “Additional Rules”

-      Klik “New Hash Rule”

 

http://vaksin.com/2009/0609/mahadewa/image018.jpg

Gambar 10

 

-      Pada kolom “File hash”, klik tombol “Browse” dan arahkan ke file MaHaDeWa.dll.vbs

 

http://vaksin.com/2009/0609/mahadewa/image020.jpg

Gambar 11

 

http://vaksin.com/2009/0609/mahadewa/image022.jpg

Gambar 12 [blok virus VBS/Autorun.AM agar tidak dapat dijalankan]

 

-      Klik tombol “open”

 

Catatan:

Sebelum blok file tersebut sebaiknya tampilkan file yang tersembunyi terlebih dahulu dengan merubah setting pada Folder Options seperti terlihat pada gambar 13 dibawah ini:

 

http://vaksin.com/2009/0609/mahadewa/image024.jpg

Gambar 13, Menampilkan file yang tersembunyi pada Folder Options

 

3.      Repair registry yang sudah dibuat oleh MaHaDeWa. Untuk mempermudah proses perbaikan tersebut, salin script dibawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf. Jalankan file tersebut dengan cara:

-      Klik kanan repair.inf

-      Klik Install

 

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom Oyee

 

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

 

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"

HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Start Page,0, "About:blank"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion, RegisteredOrganization,0, "Organization"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion, RegisteredOwner,0, "Owner"

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,NoDriveTypeAutoRun,0x00010001,255

HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,NoDriveTypeAutoRun,0x00010001,255

 

 

[del]

HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Window Title

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Ageia

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Systemdir

HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Window Title

HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon, LegalNoticeCaption

HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon, LegalNoticeText

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\RunMRU\MRUList, a

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\RunMRU, a

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop, NoChangingWallpaper

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoClose

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoControlPanel

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFind

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoRun

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoStartMenuMorePrograms

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoTrayContextMenu

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoViewOnDrive

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoWinKeys

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Advanced, Hidden

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableMsConfig

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoControlPanel

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoLogOff

 

4.      Hapus file induk virus di direktori berikut:

-      C:\MaHaDeWa.dll.vbs (semua drive)

-      C:\autorun.inf (semua drive)

-      C:\Windows\system32\WinXP.dll.vbs

 

5.      Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, silahkan scan dengan antivirus yang up-to-date dan sudah mengenali virus ini dengan baik

Aj Tau

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851

Bagi anda yang ingin memberikan komentar atau bertanya seputar virus MaHaDeWa, silahkan klik Forum khusus virus MaHaDeWa, http://www.facebook.com/topic.php?topic=8421&uid=44419857236

 


#682 From: "Alfons Tanujaya" <alfons@...>
Date: Mon Jun 8, 2009 9:58 am
Subject: Lowongan teknisi virus dan marketing di Bandung
vaksincom
Send Email Send Email
 

Harap kirimkan lamaran anda paling lambat Jumat, 12 Juni 2009

Perwakilan Vaksincom di Bandung sedang mencari beberapa tenaga Teknisi dan Marketing dengan domisili di Bandung dengan kualifikasi sebagai berikut :

Kualifikasi umum :

·         FULL TIME

·         Berdomisili di BANDUNG

·         Disiplin, mampu bekerja dibawah tekanan.

·         Self Motivated.

·         Pendidikan D3 atau S1. Lulusan SMU yang memiliki pengalaman dan pengetahuan jaringan yang kuat akan dipertimbangkan jika dapat melalui test dan wawancara khusus.

·         Mampu berorganisasi dan bekerja dalam tim.

·         Familiar dengan internet dan menyukai IT.

·         Usia Maksimal 27 tahun pada saat melamar.

Outing Citarik 151207

 

Kualifikasi Khusus :

 

Vaksinis (Customer Support Vaksincom) :

·         Mengerti Bahasa Inggris minimal pasif.

·         Dapat meingimplementasikan domain dan menguasai jaringan komputer. (akan di test)

·         Memiliki logika yang baik, mampu melakukan analisa / troubleshooting masalah jaringan.

·         Dapat menjalankan tugas diluar kota jika diperlukan.

Vaksinis bertugas melayani instalasi dan support antivirus dan security appliances dalam jaringan komputer pelanggan Vaksincom di Jabodetabek dan seluruh Indonesia.

Marketing :

·                     Pendidikan minimal D3 / S1.

·                     Memiliki pengalaman bekerja di bidang marketing minimal 2 tahun.

·                     Memiliki kemampuan public speaking dan terbiasa melakukan presentasi.

·                     Menguasai Power Point.

Administrasi :

·                     Diutamakan wanita.

·                     Luwes dan sopan

·                     Detail oriented.

·                     Menguasai komputer akan menjadi nilai tambah.

Kirimkan Surat Lamaran anda dan tujukan ke email hrd@...  atau melalui pos ke :

 

PT. Vaksincom

Tanah Abang III / 19 E

Jakarta 10160

Up : HRD

dengan melampirkan

·         Surat Lamaran

·         Daftar Riwayat Hidup

·         Pas Foto

·         Fotocopy KTP

·         Fotocopy Ijazah terakhir.

 


#683 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Wed Apr 22, 2009 5:21 am
Subject: MEGA Tes 8 Tools Conficker Killer 22 April 2009
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2009/0409/Conficker%20Tools/mega%20test%20conficker%20tools.htm

Share 

MEGA Tes 8 Tools Conficker Killer        22 April 2009

 

Virus Conficker yang juga dikenal dengan nama Kido atau Downadup rasanya sudah pasti akrab di telinga administrator komputer di tahun 2009 ini. Salah satu jenis virus berkategori worm yang melakukan penyebaran yang sangat dahsyat dan memiliki dampak yang sangat serius bagi komputer di jaringan.

Karena itu, vendor sekuriti berlomba-lomba mengeluarkan tools dan "mengklaim" diri sebagai yang paling baik dan paling ampuh untuk membasmi Conficker. Yang menjadi pertanyaan bagi pengguna komputer yang menjadi korban Conficker tentunya simple, apakah semua tools tersebut sesuai janjinya ? Apakah seperti Carrie Underwood yang sudah cantik dan suaranya merdu, seperti William Hung yang agak culun, suara pas-pasan dan juga tidak bisa nari (tetapi tetap ngetop J) atau seperti Susan Boyle yang sudah berumur dan tampangnya pas-pasan …. tetapi mampu membuat Simon Cowell ternganga J. Kali ini Vaksincom akan mengadakan test atas beberapa tools yang tersedia di internet dan semuanya bisa didapatkan secara Gratis. 

Dan apa kesimpulan akhir dari hasil pengetesan ini, apakah benar semua tools bisa membasmi Conficker sampai ke akar-akarnya atau masih memerlukan beberapa tambahan pekerjaan manual, silahkan lihat pada tabel perbandingan yang Vaksincom berikan dan kesimpulan pada akhir artikel ini.

Conficker dan gejalanya

Sebelumnya, mari kita lihat kembali beberapa gejala komputer terinfeksi Conficker :

ü  Tidak bisa akses domain name web security & tidak bisa update antivirus

Ini salah satu ciri khas dari conficker. Coba cek dengan akses pada beberapa web security semisal www.microsoft.com, www.kaspersky.com dan www.norman.com. Bandingkan dengan akses melalui ip dari web tsb, http://65.55.12.249 (microsoft), http://195.27.181.34 (kaspersky) dan http://87.238.48.130 (norman). Jika browser anda tidak bisa mengkases situs tersebut di atas dengan mengetikkan alamat situsnya TETAPI bisa diakses jika mengetikkan alamat Ipnya, maka anda perlu "hakul" yakin bahwa komptuernya terinfeksi Conficker (99 %).

Hal ini dilakukan oleh Conficker dengan cara melakukan patch pada DNS Query, sehingga jika mengakses DNS tertentu akan diblok oleh conficker.

 

ü  Mematikan dan men-disabled beberapa Service Windows

Untuk memudahkan infeksi secara efektif, Conficker mematikan beberapa services seperti Automatic Updates (wuauserv), Background Intelligent Transfer Service (BITS), Error Reporting Service (ERSvc), Help and Support (helpsvc), Security Center (wscsvc).

 

ü  Membuat service baru dan berjalan dengan mendompleng svchost

Hal ini bertujuan agar mudah aktif dan menginfeksi komputer lain serta mendownload file virus.

 

ü  Membuat rule firewall baru

Hal ini digunakan agar conficker dapat keluar (menginfeksi komputer lain) dan masuk (update virus baru) dengan mudah. Conficker menggunakan port antara 1024 s/d 10000. jika port yang digunakan virus sama dengan program aplikasi kita, maka aplikasi tersebut akan terganggu.

 

ü  Membuat scheduled task

Hal ini digunakan agar tetap running pada komputer yang terinfeksi. Agar optimal, Conficker membuat beberapa scheduled task agar running setiap saat.

 

ü  Disable Show Hidden File & System Restore

Hal ini digunakan agar korban tidak mudah melakukan pembersihan pada virus yang sudah masuk dan berhasil menginfeksi komputer maupun drive flash / external.

 

ü  Disable System Restore

Berfungsi agar komputer korbannya tidak dapat mengembalikan komputer ke setting awal sebelum di infeksi Conficker. Seperti kita ketahui, System Restore merupakan fitur pada Windows XP / vista yang berfungsi seperti mesin waktu yang dapat menolong kita jika terjadi salah instal / terinfeksi virus dimana hanya dengan beberapa klik kita dapat mengembalikan setting komputer pada hari / waktu sebelum komputer terinfeksi virus / salah instal.

 

Here are The Tools, Conficker Killer...

Dari beberapa tools yang ada, Vaksincom mereview beberapa tools yang familiar dan sering digunakan. Tools tsb terdapat 2 kategori, yaitu tools secara umum yang dikeluarkan oleh vendor seperti Kaspersky AVP Removal Tools, Microsoft Malicious Software Removal Tools, Stinger besutan Mc Afee dan Norman Malware Cleaner. Catatan khusus untuk Norman Malware Cleaner, selain berfungsi untuk membersihkan Conficker juga sekaligus berfungsi untuk membersihkan dan membasmi virus lain dan Norman Malware Cleaner tidak hanya membasmi file virus saja tetapi juga melakukan pembenahan komputer lebih jauh seperti repair host dan repair registry.

Selain itu, Vaksincom membandingkan tool khusus untuk penanganan virus conficker saja yang tidak dapat digunakan untuk membersihkan virus lain.

 

Berikut beberapa tools yang tesedia sebagai berikut :

1)    Kaspersky AVP Removal Tool

Merupakan tools andalan dari Kaspersky Lab yang dibuat sebagai tools pengganti antivirus. Anda dapat mendownload secara gratis. Tetapi sayangnya, tools ini harus diinstall terlebih dahulu sebelum menggunakannya, sehingga jika komputer sudah terinfeksi virus akan sangat sulit jika virus memblok instalasi tools atau aplikasi sekuriti. Untuk conficker / kido, AVP sudah menyertakan database-nya. Desain interface sangat mirip dengan interface antivirus-nya. Sayang tidak bisa untuk repair registry, repair service dan repair host yang diubah oleh virus. (lihat gambar 1)

Gambar 1, Kaspersky AVP Removal Tools

2)    Norman Malware Cleaner

Dibandingkan versi sebelumnya, tools GRATIS buatan Norman www.norman.com ini mengalami kemajuan yang pesat. Tools ini dapat dijadikan alternatif jika komputer terinfeksi virus, karena mampu mengembalikan registry, service dan host yang dibuat oleh virus/spyware. Untuk conficker, tools ini dapat dijadikan alternatif pembersihan. Sayangnya jika tools ini memiliki masa expire (± 14 hari), jadi anda diharuskan untuk mendownload versi yang terbaru dari website norman http://norman.com/Virus/Virus_removal_tools/24789/. Adapun aksi yang dapat dilakukan Norman Malware Cleaner adalah :

-          Menghentikan proses virus yang sedang berjalan.

-          Memberishkan file virus dari media (Flash Disk, Harddisk etc), termasuk komponen ActiveX  dan BHO (Browser Helper Object) yang banyak di eksploitasi oleh Spyware.

-          Menemukan dan membasmi rootkit.

-          Mengembalikan nilai registri yang dirubah oleh virus (tidak tersedia pada removal tools lain)

-          Membersihkan perubahan pada hosts file (tidak tersedia pada removal tools lain).

-          Membenarkan rule Windows Firewall yang dibuat oleh virus.

Lihat gambar 2 dibawah untuk melihat Norman Malware Cleaner menjalankan aksinya.

Gambar 2, Norman Malware Cleaner in action

3)    McAfee AVERT Stinger

Bagi anda pengguna McAfee, tentunya familiar dengan nama ini. Stinger buatan AVERT yang sempat menjadi salah satu pelopor tools pembersih virus andalan para pengguna komputer dimasa awal kemunculannya.

Sayangnya, perkembangan tools ini agak lambat sehingga mendapatkan saingan banyak tools-tools baru. Untuk conficker, stinger sudah menyertakan databasenya. Masih memiliki desain yang simple seperti dulu tetapi jika digunakan untuk membasmi Conficker, terkadang agak sulit jika virus sudah menginjeksi file system windows dan gagal dibersihkan. (lihat gambar 3)

Gambar 3, Stinger in action

 

4)    Microsoft Malicious Software Removal Tool

Tools milik Microsoft yang dapat dijadikan sebagai alternatif scan virus saja. Tools ini dapat didownload secara otomatis setiap bulan dengan fitur automatic updates windows yang ada. Lokasi file ini berada pada C:\WINDOWS\system32, dengan nama MRT.exe. Tools ini memiliki fitur scan yang dapat disesuaikan dengan yang anda inginkan. Jika menemukan virus yang aktif di memory, MRT akan meminta user untuk restart. Walaupun dapat mendeteksi conficker, tetapi tools ini digunakan hanya untuk scanning virus saja, tanpa merepair registry yang sudah dibuat oleh virus. (lihat gambar 4)

Gambar 4, MWMSRT - Microsoft Windows Malicious Software Removal Tools

 

Sedangkan beberapa tools yang khusus dibuat untuk membasmi conficker adalah sebagai berikut :

1)    KidoKiller (Kaspersky)

Tools khusus buatan Kaspersky Lab untuk virus Conficker. Tools ini sudah masuk revisi 3 yaitu mendeteksi virus conficker versi C/III. Fiturnya pun ditambah terus agar mampu mendeteksi dan mendelete scheduled task, serta mampu mngembalikan system restore. Kelebihan tools ini yaitu mampu mengembalikan fungsi DNS Query tanpa harus restart komputer. Tools ini berjalan pada modus command prompt. Berbeda dengan symantec, tools ini hanya scanning pada path tertentu saja yang dicurigai terinfeksi conficker, sehingga waktu scanning menjadi lebih cepat. (lihat gambar 5)

Gambar 5, KidoKiller by Kaspersky

2)    Fix Downad (Trend Micro)

Tools keluaran Trend Micro untuk mengatasi conficker ini sayangnya tidak menyertakan database / patternnya saat di download, sehingga kita harus mendownload terlebih dahulu pattern / database-nya. Kelebihannya database / pattern tsb dapat scanning dari virus/worm lain, sehingga dapat membersihkan virus lain. Jika tools lain hanya terdiri dari satu file, tools ini memilki beberapa file baik exe maupun file lain yang ternyata terdiri dari pengecekan database / pattern, pengecekan schedule task, pengecekan patch windows, pengecekan virus, pengecekan registry dan pengecekan services. Walau terdiri dari banyak file, kita cukup menjalankan saja 1 file bat (batch file), yang kemudian akan mengeksekusi file lain. (lihat gambar 6)

Gambar 6, FixTOOL Worm_Downad oleh TrendMicro

 

3)    W32.Downadup Removal (Symantec)

Sesuai dengan namanya, tools ini dibuat oleh perusahaan antivirus Symantec untuk mengatasi virus conficker/downadup/kido. (lihat gambar 7)

 

Gambar 7, Downad Removal Tool by Symantec

 

Sekilas tools ini sangat simple, hanya ada menu start, cancel dan about. Tools ini tidak memiliki opsi scanning drive yang diinginkan. Untuk scanning, tools ini mampu mematikan proses virus, mendelete file virus dan memperbaiki registry yang sudah diubah oleh virus. Sayangnya tools ini tidak menghapus schedule task yang dibuat oleh virus, tidak menghapus rule firewall yang dibuat oleh virus dan tidak mengembalikan system restore kembali normal. Tetapi seperti guru SD saya, tools ini memberikan "nasehat" kepada user agar segera melakukan patching windows dengan MS08-067.

Gambar 8, "Nasehat" yang diberikan oleh Downad Removal Symantec

 

4)    EConfickerRemover (ESET/NOD32)

Tidak mau ketinggalan, ESET juga mengeluarkan tools khusus conficker bagi penggunanya. Tools ini sangat sederhana, sebenarnya kalau sederhana dan ampuh itu yang dicari. Tetapi yang terjadi adalah sangking sederhanya sehingga anda harus menjalankan melalui command prompt. Tools ini selain dapat mematikan proses virus dan mendeletenya, tetapi tidak ada hal khusus lain yang dilakukan. (lihat gambar 9)

Gambar 9, EconfickerRemover by Eset

MEGA Test Conficker Tools

Adapun hasil perbandingan 8 tools tersebut adalah sebagai berikut : (lihat tabel 1 dan 2)

Kategori Tools Umum : 

Kategori

Keterangan

Kaspersky

Norman

McAfee

Microsoft

 

 

AVP Removal Tool

Malware Cleaner

AVERT Stinger

Malicious Removal Tool

Virus Umum

Penggunaan

Instalasi

Portable

Portable

Portable

Virus/Spyware

√

√

√

√

Repair Host

-

√

-

-

Repair Registry

-

√

-

-

Update Definisi

√

√

√

√

Conficker

Matikan Proses Virus

√

√

√

√

Delete Virus

√

√

√

Restart

Delete Schedule Task

-

-

-

-

Repair Service Windows

-

√

-

-

Delete Service Virus

-

√

-

-

Delete Rule Firewall

-

-

-

-

Fix DNS Query

-

Restart

-

Restart

Enable System Restore

-

-

-

-

Repair Show Hidden

-

-

-

-

Tabel 1, Perbandingan Conficker Tools kategori tools umum

 

Kategori Tools Khusus :

Kategori

Keterangan

Kaspersky

TrendMicro

Symantec

Eset (NOD32)

 

 

KidoKiller

Fix Downad

W32.Downadup Removal

Conficker Remover

Umum

Penggunaan

Portable

Portable

Portable

Portable

Virus/Spyware

-

√

-

-

Repair Host

-

-

-

-

Repair Registry

-

-

-

-

Update Definisi

-

√

-

-

Conficker

Matikan Proses Virus

√

√

√

√

Delete Virus

√

√

√

Restart

Delete Schedule Task

√

√

-

-

Repair Service Windows

-

-

Restart

-

Delete Service Virus

√

√

-

-

Delete Rule Firewall

-

-

-

-

Fix DNS Query

√

Restart

Restart

Restart

Enable System Restore

√

-

-

-

Repair Show Hidden

√

-

√

-

Tabel 2, Perbandingan Conficker Tools kategori khusus

 

Dari hasil pengetesan yang dilakukan oleh lab Vaksincom, baik tools khusus maupun tools umum dapat dilihat bahwa Norman Malware Cleaner membersihkan lebih lengkap dibandingkan tools umum lain karena melakukan "Repair Host", "Repair Registry", "Repair Service Windows" dan "Delete Service Virus" yang tidak dilakukan oleh Tools umum lainnya. Tetapi Norman Malware Cleaner tidak melakukan "Delete Schedule Task" yang dibuat oleh virus dan hal ini dilakukan oleh Kaspersky KidoKiller dan TrendMicro Fix Downad.

TrendMicro Fix downad dan Kaspersky Kido Killer tidak melakukan Repair Host dan Repair Registry.

Ada satu keunggulan Kaspersky Kido Killer dimana ia bisa melakukan Fix DNS Query tanpa mengharuskan Windows Restart dimana tools lain setelah fix DNS Query mengharuskan Windows restart.

Jadi dapat disimpulkan bahwa  Norman Malware Cleaner menjadi pemenang untuk tools umum dan Kaspersky Kido Killer menjadi pemenang di kategori tools khusus.

Adapun beberapa perubahan yang dilakukan oleh Conficker yang perlu menjadi perhatian sekalipun anda sudah menggunakan tools pembersihan adalah sebagai berikut :

-    Schedule Task

Hapus schedule task yang sudah dibuat oleh virus. (lihat gambar 10)

Gambar 10, Schedule Task yang dibuat oleh Conficker

 

-     Rule Firewall

Delete rule firewall yang dibuat oleh virus. (lihat gambar 11)

Gambar 11, Hapus Rule Firewall yang dibuat oleh Conficker

-     Repair Registry

Repair registry yang dirubah oleh virus (service windows yang mati dan show hidden file). Buat script pada notepad, kemudian save as menjadi repair.inf.

 

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom

           

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

 

[UnhookRegKey]

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, Hidden, 0x00000001,1

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, SuperHidden, 0x00000001,1

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL, CheckedValue, 0x00000001,1

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\BITS, Start, 0x00000002,2

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\ERSvc, Start, 0x00000002,2

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wscsvc, Start, 0x00000002,2

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wuauserv, Start, 0x00000002,2

 

[del]

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters, TcpNumConnections

 

-     Clean temporary file

Bersihkan temporary file, gunakan disk cleanup atau dapat menggunakan tools cleaner seperti ATF Cleaner.

 

Tips Pencegahan...

Dari hasil tes, walaupun sudah dibersihkan tetapi virus/worm ini masih mudah masuk dikarenakan beberapa faktor sebagai berikut :

-          Autoplay/Autorun Windows

Lakukan pencegahan dengan men-disable fungsi autoplay. Fungsi ini memudahkan conficker masuk dan menginfeksi komputer.

 

-          Default Share Windows

Fungsi ini memudahkan virus/worm berusaha masuk melalui jaringan dengan mudah. Matikan fungsi ini jika tidak diperlukan. Sebagai alternatif jika masih diperlukan gunakan password komputer (baik lokal maupun jaringan) yang unik dan tidak standar/biasa serta kombinasi angkadan huruf.

 

-          Patch Windows

Selalu rajin patch windows. Hal ini akan mencegah dari serangan virus saat koneksi internet. Akan lebih baik jika meng-aktifkan Automatic Updates.

 

-          Install Antivirus dan Update

Terakhir, lakukan instalasi antivirus dan selalu pastikan terupdate dengan baik.

 

Jika anda mengalami infeksi Conficker yang membandel dan sudah mecoba berbagai macam cara tetapi masih belum tuntas. Mungkin karena sudah gemas sampai anda memformat komputer-komputer di jaringan tetapi setelah dihubungkan ke jaringan kembali terinfeksi. Ada baiknya anda pertimbangkan untuk meminta bantuan support dari vendor antivirus anda. Bagi pengguna Norman Virus Control for Corporate dapat menghubungi teknisi Vaksincom untuk mendapatkan support onsite Free.

Salam,

Adi Saputra (AD Sap) & Alfons Tanujaya (AA Tan)

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19e

Jakarta 10160

info@...

Telp : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851


#684 From: "Alfons Tanujaya" <alfons@...>
Date: Fri Jun 12, 2009 11:35 am
Subject: W32/Sadra.A 12 Juni 2009, Cinta ditolak, SandraDewi bertindak
vaksincom
Send Email Send Email
 

http://www.vaksin.com/2009/0609/sandradewi/SandraDewi.html

 

Share on Facebook

W32/Sadra.A                      12 Juni 2009

 Cinta ditolak, SandraDewi bertindak

Apakah anda sedang putus cinta atau patah hati??? Jangan khawatir, karena “Sandra Dewi” akan membantu anda. Loh??? Ko bisa??? Hehehe, jangan salah paham dulu, Sandra Dewi ini bukanlah Sandra Dewi yang beneran loh... (klo itu juga saya mau… J).

Jika anda penggemar gadis berparas cantik ini, maka anda perlu berhati-hati karena telah menyebar varian virus baru dengan menggunakan nama “Sandra Dewi”. Dari script virus yang dibuat, si pembuat virus ini juga ikut membawa dan memunculkan nama salah satu kampus komputer di Kalimantan Timur.

Cinta Ditolak VIRUS bertindak

Sangat sakit rasanya apabila cinta kita ditolak oleh seseorang,

pada zaman dahulu orang menggunakan fasilitas dukun sebagai media untuk mendapatkan cintanya

Seiring dengan berkembangnya Teknologi informasi,

media yang digunakannya untuk mendapatkan cintanya adalah VIRUS

Norman Security Suite mendeteksi varian virus Sandra Dewi sebagai W32/Obfuscated.B!genr. (lihat gambar 1 dan 2)

http://www.vaksin.com/2009/0609/sandradewi/SandraDewi_html_m46532d93.jpg

Gambar 1. Norman Security Suite dengan teknologi Sandbox dan DNA Matching tanpa update mendeteksi virus Sandra Dewi sebagai new unkown virus.

http://www.vaksin.com/2009/0609/sandradewi/nssafterupdate.JPG

Gambar 2, NSS setelah update mengidentifikasi Sandra Dewi Bugil.exe sebagai W32/Sadra.A

File virus

Ciri-ciri dari file virus ini, diantaranya sebagai berikut :

·         Memiliki ukuran file sebesar “132 kb”.

·         Mempunyai type file “Application”.

·         Berextension file “exe”.

·         Memiliki icon gambar (JPEG image).

Virus Sandra Dewi dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman visual basic. Jika virus berhasil menginfeksi, maka ia akan membuat beberapa file virus diantaranya :

·         C:\Sandra Dewi Bugil.exe (pada semua root drive)

·         C:\Documents and Settings\%user%\Start Menu\Programs\Startup\Sandra Dewi Bugil.exe

·         C:\WINDOWS\Sandra Dewi Bugil.exe

·         C:\WINDOWS\system32\ Sandra Dewi Bugil.exe

·         Membuat duplikat file virus pada setiap folder yang ada pada removable drive/usb. (lihat gambar 2)

http://www.vaksin.com/2009/0609/sandradewi/SandraDewi_html_m7035b2aa.jpg

Gambar 2. Contoh file virus Sandra Dewi

Pesan sebelum login

Masih ingat dengan virus Blue Fantasy, virus yang menampilkan pesan sebelum login, dan kini virus Sandra Dewi juga menampilkan sebuah pesan. (lihat gambar 3)

http://www.vaksin.com/2009/0609/sandradewi/SandraDewi_html_m1b10336c.jpg

Gambar 3. Virus Sandra Dewi in Action (duplikat dan hidden folder)

Blok fungsi Windows

Sebagai bentuk pertahanan, virus akan mencoba melakukan usaha blok terhadap beberapa fungsi Windows. Beberapa fungsi Windows yang di blok diantaranya sebagai berikut :

·         Folder Options (dilakukan untuk mencegah akses terhadap file/folder yang disembunyikan)

·         Registry Editor (dilakukan untuk mencegah akses perbaikan registry)

·         Search/Find (dilakukan untuk mencegah dari pembersihan virus)

·         Command Prompt (dilakukan untuk mencegah dari proses kill virus)

·         Task Manager (dilakukan untuk mencegah proses monitoring virus) (lihat gambar 4)

·         Control Panel (dilakukan untuk mencegah akses kontrol dari OS komputer)

·         MsConfig/System Configuration Utility (dilakukan untuk mencegah akses pada startup)

http://www.vaksin.com/2009/0609/sandradewi/SandraDewi_html_8ffa2da.jpg

Gambar 4. Virus Sandra Dewi in Action (blok fungsi windows)

Selain itu, virus juga mencoba melakukan usaha blok terhadap beberapa fungsi Windows yang lain seperti diantaranya :

·         Disable klik kanan pada desktop.

·         Disable “All Programs” pada Start Menu.

·         Disable menu Log Off/Turn Off pada Start Menu.

Dengan usaha ini, virus mencoba agar pengguna komputer kesulitan dalam menjalankan program tertentu, dan bahkan kesulitan untuk me-restart, log-off maupun shutdown komputer.

Merubah informasi System Properties

Pada System Properties, virus akan merubah RegisteredOwner menjadi Dewi Bugil dan RegisteredOrganization menjadi Sandra. (lihat gambar 5)

http://www.vaksin.com/2009/0609/sandradewi/SandraDewi_html_1036d803.jpg

Gambar 5. Merubah nama pemilik Windows menjadi Sandra Dewi Bugil

Merubah header Internet Explorer

Virus akan merubah header Internet Explorer (IE) saat akan menjalankan aplikasi Internet Explorer, dengan tambahan ::CREATION::BUDI::DARMA::.

http://www.vaksin.com/2009/0609/sandradewi/SandraDewi_html_m110b7b52.jpg

Gambar 6. Header Internet Explorer yang sudah diubah

Aktif pada start up dengan menjalankan program Splash

Untuk memastikan agar file dapat berjalan dengan baik pada saat komputer dijalankan, virus menyisipkan file virus pada startup windows sehingga akan langsung aktif jika kita sudah masuk windows.. File virus yang aktif pada startup yaitu :

·         C:\Documents and Settings\%user%\Start Menu\Programs\Startup\Sandra Dewi Bugil.exe

File virus yang aktif ini menjalankan program Splash, program ini tidak dapat di geser ataupun di tutup kecuali pada tombol Keluar. Jika tombol Keluar di klik, maka akan muncul pop-up KONFIRMASI kirim email kepada budi_9***@.... Apapun yg di klik, baik tombol Yes maupun No akan membuat shutdown komputer kita dengan memunculkan jendela System Shutdown dalam waktu 1 menit.

http://www.vaksin.com/2009/0609/sandradewi/SandraDewi_html_1efacac5.jpg

Gambar 7.Program Splash Sandra Dewi yang aktif dengan mencantumkan sebuah kampus

http://www.vaksin.com/2009/0609/sandradewi/SandraDewi_html_m47626962.jpg

Gambar 8.Pop-up KONFIRMASI saat kita klik tombol Keluar pada program tsb.

http://www.vaksin.com/2009/0609/sandradewi/SandraDewi_html_5477161f.jpg

Gambar 9.Pop-up System Shutdown saat kita klikYes atau No dengan waktu 1 menit.

Registry windows

Untuk melakukan blok fungsi windows, virus akan membuat string registry sebagai berikut :

·         HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

NoClose = 1

NoControlPanel = 1

NoFind = 1

NoFolderOptions = 1

NoRun = 1

NoStartMenuMorePrograms = 1

NoViewContextMenu = 1

NoViewOnDrive = 1

StartMenuLogoff = 1

·         HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System

DisableRegistryTools = 1

DisableMsConfig = 1

DisableTaskMgr = 1

Agar dapat melakukan blok fungsi “Command Prompt” windows, virus akan membuat string registry yang berbeda yaitu sebagai berikut :

·         HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Windows\system

DisableCMD = 1

Agar dapat memunculkan pesan sebelum login, maka virus membuat string registry sebagai berikut :

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

LegalNoticeCaption = Cinta Ditolak VIRUS Bertindak.::CREATION BUDI DARMA::.

LegalNoticeText = Sangat sakit rasanya apabila cinta kita ditolak oleh seseorang, pad zaman dahulu orang menggunakan fasilitas dukun sebagai media untuk mendapatkan cintanya. Seiiring dengan berkembangnya Teknokogi Informasi media yang digunakan untuk mendapatkan cintanya adalah VIRUS.

Metode Penyebaran

Virus ini menggunakan removable drive/usb sebagai sarana penyebaran dirinya. File yang akan di buat virus yaitu :

·         Sandra Dewi Bugil.exe

Cara pembersihan virus Sandra Dewi

·         Sebaiknya putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.

·         Matikan “System Restore” selama proses pembersihan virus (untuk Windows XP/Vista)

·         Matikan proses virus yang aktif di memory. Gunakan tools pengganti task manager, seperti Process Explorer (dapat anda download pada alamat berikut)

http://www.sysinternals.com/utils/index.html

·         Lakukan kill process, pada beberapa file virus yang aktif yaitu :

o    C:\Documents and Settings\%user%\Start Menu\Programs\Startup\Sandra Dewi Bugil.exe

o    C:\WINDOWS\ Sandra Dewi Bugil.exe (lihat gambar 10)

http://www.vaksin.com/2009/0609/sandradewi/SandraDewi_html_m1f52de61.jpg

Gambar 10. Kill process virus yang aktif

·         Hapus string registry yang telah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry dibawah ini.

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom Oyee

                                                                           

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

[UnhookRegKey]

HKCR, batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, lnkfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion, RegisteredOrganization,0, "Organization"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion, RegisteredOwner,0, "Owner"

HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL, CheckedValue, 0x00010001,1

HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL, DefaultValue, 0x00010001,2

[del]

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegistryTools

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableMsConfig

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableTaskMgr

HKCU, Software\Policies\Microsoft\Windows\system, DisableCMD

HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Window Title

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFolderOptions

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFind

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoClose

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoControlPanel

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoRun

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoStartMenuMorePrograms

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoViewContextMenu

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoViewOnDrive

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, StartMenuLogoff

 

Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama “repair.inf” (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan).

Jalankan repair.inf dengan klik pada menu File pada windows explorer, kemudian pilih install.

Sebaiknya membuat file repair.inf di komputer yang clean, agar virus tidak aktif kembali.

·         Hapus file virus yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

§  Icon gambar (JPEG Image)

§  Extension exe

§  Ukuran 132 kb

Catatan

o    Sebaiknya tampilkan file yang tersembunyi agar mempermudah dalam proses pencarian file virus.

o    Untuk mempermudah proses pencarian sebaiknya gunakan "Search Windows" dengan filter file *.exe yang mempunyai ukuran 133 KB.

o    Hapus file virus yang biasanya mempunyai date modified yang sama. (lihat gambar 11)

http://www.vaksin.com/2009/0609/sandradewi/SandraDewi_html_m4f17cbc9.jpg

Gambar 11. Hapus file virus melalui fitur search windows

·         Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik. Anda dapat pula menggunakan tools Norman Malware Cleaner yang dapat anda download pada

http://normanasa.vo.llnwd.net/o29/public/Norman_Malware_Cleaner.exe

Ad Sap

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851

Bagi anda yang ingin memberikan komentar atau bertanya seputar virus MaHaDeWa, silahkan klik Forum khusus virus Sandra Dewi, http://www.facebook.com/topic.php?topic=8493&uid=44419857236

 

 


#685 From: "Alfons Tanujaya" <alfons@...>
Date: Thu Jul 2, 2009 9:20 am
Subject: Malware Top Indonesia Mei - Juni 2009 2 Juli 2009
vaksincom
Send Email Send Email
 

http://vaksin.com/2009/0709/stat0609/Stat0609.html

 

Share on Facebook  

 

Malware Top Indonesia Mei – Juni 2009         2 Juli 2009

Kalau statistik virus diibaratkan sebagai kejuaraan sepakbola, di piala Konfederasi, Conficker ibaratBrazil boleh menjadi jawara virus yang paling banyak terdeteksi menginfeksikomputer di Indonesia di bulan Mei – Juni 2009, tetapi yang siap-siap mendepakConficker sangat banyak. Dari Obfuscated, Sohanad, Virut dan Autorun yang dapatdiandaikan sebagai team AS dan Spanyol (lihat gambar 1). Tetapi lain pialakonfederasi, lain lagi piala UEFA, dimana pada ranah virus online yang menyebarmelalui traffic ISP (http, pop, smtp, ftp, irc dan smb) yang menjadi jawaraadalah virus W32/Onlinegames dengan variannya yang segambreng, diikuti Salityyang menyebar melalui lampiran email dan spyware 180solutions yang berhasil di deteksidan dihentikan oleh NNP Norman Network Protector yang dipasang Vaksincom di ISPDataUtama Kedoya sehingga melindungi seluruh traffic ISP dari virus di porthttp, smtp, pop, ftp baik pada traffic upload maupun download.

http://vaksin.com/2009/0709/stat0609/Statistik%20Virus%20Juni%202009_files/image001.png 

Gambar 1, Malware Top Indonesia Mei – Juni 2009 by Vaksincom

Top 10 Virus Indonesia

Conficker sampai bulan Juni 2009secara meyakinkan berhasil menguasai 66.88 % insiden virus Indonesia denganjumlah insiden sebanyak 14,805. Virus yang sangat memusingkan pengguna internetdi seluruh dunia ini membuat administrator jaringan kewalahan karenakemampuannya menginfeksi hampir seluruh OS Windows yang memiliki kelemahan padaRPC Dcom vulnerability dan belum di patch. Bagi anda yang PCnya terinfeksiConficker dan ingin membasmi virus ini silahkan lihat artikel Vaksincom MegaTest Tools Conficker di http://vaksin.com/2009/0409/Conficker%20Tools/mega%20test%20conficker%20tools.htm.Bagi anda administrator jaringan yang kerepotan menghadapi Conficker danmembutuhkan tools pendeteksi Conficker di jaringan, lab Vaksincom jugamengadakan pengetesan atas 5 tools pendeteksi Conficker di jaringan (Gratis)dan artikel tersebut disa anda dapatkan di http://vaksin.com/2009/0409/Conficker%20Scanner/conficker%20scanner%20review.htm.

Menyusul Conficker adalah virusyang di golongkan Norman sebagai Obfuscated virus 12.09 % / 2,677 insiden.Obfuscated virus adalah virus yang sengaja di coding supaya sulit di deteksidan kebanyakan menggunakan trik hidden sehingga sekali masuk ke komputer akansulit ditemukan oleh antivirus. Menyusul di tempat ketiga adalah virus Sohanad5.84 % / 1,293 insiden, salah satu varian Sohanad yang marak menyebar diIndonesia menurut pantauan Vaksincom adalah virus Vietnam yang mengirimkanpesan YM dalam bahasa Vietnam (jangan heran yah, walaupun Vaksincom dan orangIndonesia umumnya tidak mengerti bahasa Vietnam tetapi secara de facto virusini mampu menyebar di Indonesia dan menduduki peringkat 3). Untuk informasidetail mengenai Sohanad dapat di lihat di http://www.vaksin.com/2008/0508/sohanad-vietnam/Sohanad-Dloader.html.Setelah Sohanad, kita dihadapkan pada virus yang kalau mau dibandingkan secaracoding tidak kalah canggih dengan Conficker dan membingungkan korbannya karenaaksinya menginjeksi file dan dalam banyak kasus jika satu file di ijneksi lebihdari satu kali akan mengakibatkan file tersebut rusak dan tidak dapatdiperbaiki oleh program antivirus. Virus mancanegara yang satu ini dikenaldengan nama Virut dan Vaksincom mencatat 1,047 insiden atau 4.73 %. Kiprahvirus lokal masih tetap terlihat dimana pada peringkat 5 bertengger virusAutorun dengan total insiden 920 / 4.16 %. Pada peringkat 6 – 10 di dominasioleh Spyware seperti Starter (6) 217 / 0.98 %, Dloader (9) 107 / 0.48 %, RoqueAntivirus (10) 104 / 0.47 %, Agent (12) 70 / 0.32 % dan Dialer (13) 68 / 0.31%.

Untuk detail Top 20 virusIndonesia bulan Mei – Juni 2009 dapat dilihat pada tabel 1 dibawah ini.

No

Virus

 Jumlah

%

1

Conficker

   14,805

66.88%

2

Obfuscated

     2,677

12.09%

3

Sohanad

     1,293

5.84%

4

Virut

     1,047

4.73%

5

Autorun

        920

4.16%

6

Starter

        217

0.98%

7

Suspicious

        159

0.72%

8

Sality

        146

0.66%

9

Dloader

        107

0.48%

10

Roque Antivirus

        104

0.47%

11

Smalltroj

         95

0.43%

12

Agent

         70

0.32%

13

Dialer

         68

0.31%

14

Alman

         64

0.29%

15

Rontokbro

         57

0.26%

16

VBTroj

         54

0.24%

17

Alchemic

         45

0.20%

18

Vundo

         39

0.18%

19

Qhost

         31

0.14%

20

Smalldrp

         25

0.11%

Other

        115

0.52%

Total

  22,138

100.00%

Tabel 1, Top 20Virus Indonesia 2009 oleh Vaksincom

Virus Online

Selain ancaman virus yangmenyebar melalui jaringan intranet (file sharing) dan flash disk / medialainnya, Vaksincom bekerjasama dengan Data Utama, NAP di Kedoya melakukanfiltering atas semua traffic internet Data Utama Kedoya dan membersihkan semuatraffic tersebut dari virus, baik virus yang di download maupun di upload.Adapun alat yang digunakan adalah NNPNorman Network Protector yang berjalan sebagai Transparent Proxy sehinggauser tidak merasakan adanya perubahan dan tidak perlu mengadakan perubahansetting apapun pada proxy atau koneksi internetnya. Adapun port yang di filteradalah port HTTP, POP3, SMTP, IRC, FTP, RPC (termasuk RPC Dcom), CIFC/SMB danTFTP. Bagi anda yang tertarik untuk mencoba NNP silahkan hubungi info@....

Hasil filtering yang berjalansampai hari ini sehingga membebaskan pelanggan ISP dari virus baik pada saatbrowsing, menerima email, upload ftp, chatting irc, file sharing Windowsataupun RPC call yang di eksploitasi oleh Conficker memberikan hasil yangmengejutkan. NNP sukses mendeteksi ratusan virus dan posisi utama ditempatioleh W32/OnlineGames dengan varian segambreng. OnlineGames adalah virus yangmenyebar melalui situs tertentu dan memiliki kemampuan mengupdate dirinya.Virus ini mengaktifkan dirinya di komputer korbannya dengan cara mengijeksikanDLLnya ke Explorer.exe, proses Windows Explorer. Tujuan virus ini adalah untukmencuri data-data penting di komputer korbannya. Saat ini yang diincar adalahdata pelanggan game online populer seperti WOW.EXE (World of Warcraft), ElementClient.exe (Perfect World) dan CabalMain.exe (Cabal Online). Selain itu, virusini juga melakukan aktivitas keylogging yang tujuan awalnya adalah untukmendapatkan username dan password dari onlinegames ini, tetapi bahaya yanglebih tinggi akan timbul jika data penting seperti username dan passwordpenting seperti rekening bank, kartu kredit dan lainnya juga dicuri dandikirimkan ke pembuatnya yang mayoritas merupakan IP yang ada di RRC.

Lihat gambar 2 dibawah untukmendapatkan hasil scanning NNP terhadap IP-IP luar yang mengandung virus danaktif menyebarkan dirinya ke Indonesia.

http://vaksin.com/2009/0709/stat0609/Statistik%20Virus%20Juni%202009_files/image003.jpg

Gambar 2, URL yang mengirimkan virus dan dihentikan oleh NNP.

Vaksincom mencoba mendownload link yang diblok oleh NNP dan setelah berhasil di download, memang benar bahwafile yang dihentikan oleh NNP tersebut mengandung virus W32/OnLineGames.IXXS(lihat gambar 3)

http://vaksin.com/2009/0709/stat0609/Statistik%20Virus%20Juni%202009_files/image005.jpg 

Gambar 3, Norman Security Suite mendeteksi virus OnLineGames

 

Salam,

Aa Tan

info@...

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

Ph : 021 3456850

Fx : 021 3456851

 

Bagi anda yang ingin memberikan komentar atau bertanya mengenai NNP dan Statistik Virus Indonesia, silahkan klik Forum khusus virus Statistik Virus Indonesia Mei Juni 2009, http://vaksin.com/2009/0709/stat0609/Stat0609.html

 


#686 From: "Alfons Tanujaya" <alfons@...>
Date: Wed Jul 15, 2009 7:14 am
Subject: VBS/Cryf.A, Shemale by CRY Virus yang "menggendong" CD Rom anda
vaksincom
Send Email Send Email
 

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/Cryf.html

 

Share on Facebook  

VBS/Cryf.A

Virus canggih yang “Tak Gendong” CD Rom selalu terbuka

 

Di dunia virus lokal, bahasa pemrograman yang menjadi “Cinta Terlarang” adalah Visual Basic. Tetapi rupanya bukan hanya Visual Basic saja yang bisa dijadikan sebagai program untuk membuat virus. Berikut ini Vaksincom memberikan satu virus lokal yang sedang mengganas di Indonesia dan selain tidak menggunakan bahasa “terlarang” Visual Basic melainkan VBS, virus ini memiliki banyak sekali kecanggihan seperti mengenkripsi kodenya, merekayasa file virus menjadi file video dan menyebabkan CD / DVD Rom anda terbuka terus dan kalau anda tutup akan terbuka lagi, sampai korbannya akan bertanya “What this is ??”. Kalau di ranah musik pop, virus yang satu ini ibaratnya lagu Tak Gendong yang lagi ngetop. Tertarik ? ... Follow me .... okay :P.

 

Virus lokal tidak selalu dibuat dengan menggunakan program Visual Basic, sudah banyak virus lokal yang dibuat dengan menggunakan program bahasa lain yang tentunya mempunyai efek yang cukup berbahaya, contohnya program VBS, walaupun virus ini “hanya” dibuat dengan menggunakan program VBS tetapi aksi yang dilakukan cukup “menegangkan” juga.

 

Harap Waspada, saat ini telah beredar salah satu virus yang dibuat dengan menggunakan VBS, saat ini penyebarannya masih di kawasan Jogjakarta [jadi bisa ditebak kira-kira asal dari virus ini). Tidak seperti kebanyakan Virus made in VBS, kali ini ia akan mengenkripsi code nya sehingga tidak mudah untuk di baca.

 

Dengan update terbaru Norman Security Suite mendeteksi virus ini sebagai VBS/Cryf.A (lihat gambar 1 dan 2)

 

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_m29e65588.png

Gambar 1, Hasil deteksi Norman Security Suite

 

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_111a4cd7.png

Gambar 2, File induk VBS/Cryf.A

 

Ciri komputer yang “Tak Gendong” oleh VBS/Cryf.A

Komputer yang terinfeksi VBS/Cryf.A mudah dikenali dengan beberapa jejak yang ditinggalkannya, diantaranya:

·         Pada saat komputer pertama kali dinyalakan, akan muncul program [Internet Explorer] yang menampilkan sosok yang cukup “menyeramkan”, tetapi kelihatannya bukan gambar Mbah Surip :P (lihat gambar 3)

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_2b925e9d.png

Gambar 3, Jendela Internet Explorer yang akan ditampilkan saat komputer dinyalakan

·         Merubah halaman utama [start page] program [Internet Explorer] untuk menjalankan file yang berada didirektori [C:\WINDOWS\windows.html] yang berisi pesan dari pembuat virus. (lihat gambar 4)

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_7e123b72.png

Gambar 4, Halaman utama yang sudah diubah oleh virus

·         Ada folder “Album BOKEP” di setiap drive dan Flash Disk yang isinya seakan-akan file movie porno yang sebenarnya merupakan file virus yang siap “menggendong” komputer anda bila anda jalankan.

·         Merubah nama organisasi dan nama pemilik Windows menjadi Registered to CRY Shemale (lihat gambar 5)

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_me8d5a86.png

Gambar 5, Nama organisasi dan nama pemilik windows yang sudah diubah oleh virus

·         Merubah type file Shortcut” [.lnk] mejadi “Movie Clip” yang sebenarnya adalah suatu rekayasa sosial yang cukup cerdik sehingga korbannya akan mengira file virus “.lnk” adalah file film. (lihat gambar 6)

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_5730351d.png

Gambar 6, Type file [lnk] diubah menjadi “Movie Clip

 

Ciri-ciri File Virus

File induk VBS/Cryf.A ini mempunyai nama [drvconfg.drv] dengan ukuran file sebesar 218 KB, file ini mempunyai ekstensi [.drv] dan mempunyai type file sebagai “device driver”, file ini akan di enkipsi sehingga kode virusnya tidak mudah di baca.

 

Pada saat file virus di jalankan, pertama kali yang akan di lakukan adalah memanggil file [svchost.vbs] yang sudah di ekript yang berada di direktori [%Driver%:\Recycled\S-1-5-21-343818398-18970151121-842a92511246-500\Thumbs.db]. Kemudian file [svchost.vbs] ini akan menjalankan file utama virus yakni file [drvconfg.drv], file inilah yang berisi runtime untuk menginfeksi dan menanamkan aksi-aksi lain nya di dalam komputer target. (lihat gambar 6 dan 7)

 

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_46879761.png

Gambar 6, File shortcut virus yang akan mengaktifkan file [svchost.vbs]

 

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_m21ca8580.png

Gambar 7, File induk virus

 

Pada saat user menjalankan dirinya, VBS/Cryf.A akan memanggil program [Windows Media Player] seperti yang terlihat pada gambar 8 dibawah ini :

 

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_m668b8792.png

Gambar 8, VBS/Cryf.A membuka program Windows Media Player saat dijalankan

 

Kemudian akan membuat beberapa file induk yang salah satunya akan dijalankan saat komputer dinyalakan:

·         %Drive%:\Recycled\S-1-5-21-343818398-18970151121-842a92511246-500\Thumbs.db

o    svchost.vbs

o    desktop.ini

o    drvconfg.drv

o    SHELL32.dll

·         C:\windows

o    appsys.exe

o    Winupdt.scx

o    appopen.scx

o    Windowsopen.mht

o    Windows.html

o    Regedit.exe.lnk

o    Help.htm

·         C:\Windows\system\svchost.exe

·         C:\WINDOWS\system32

o    Svchost.dls

o    Corelsetup.scx

o    Appsys.dls

o    Kernel32.dls

o    Taskmgr.exe.lnk

·         C:\WINDOWS\system32\

o    Winupdtsys.exe

o    ssmarque.scr

·         C:\Program Files\FarStone\qbtask.exe

·         C:\Program Files\ACDsee\Launcher.exe

·         C:\Program Files\Common Files\NeroChkup.exe

·         C:\Program Files\ExeLauncher

·         %ProgramFiles%\drivers\VGA\VGAdrv.lnk

·         C:\Documents and Settings\Elvina\Desktop\Local Disk (C).dls

Catatan:

%Drive% adalah lokasi Drive (contoh: C:\ atau D:\]

%Program Files adalah [C:\Program Files]

Agar file tesebut dapat dijalankan secara otomatis pada saat komputer aktif, ia akan membuat beberapa string pada registry berikut:

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    ACDsee = c:\Program Files\ACDsee\Launcher.exe

o    CorelSetup = C:\WINDOWS\system32\Corelsetup.scx

o    updtsystem = C:\WINDOWS\system32\Winupdtsys.exe

o    VGAdriver = %ProgramFiles%\drivers\VGA\VGAdrv.lnk

o    VirtualCD Task = c:\Program Files\FarStone\qbtask.exe

o    WinSystem = c:\Windows\Windowsopen.mht

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

o    Shell = explorer.exe, c:\windows\system\svchost.exe c:\windows\WinUpdt.scx

o    Userinit = C:\WINDOWS\system32\userinit.exe, c:\windows\system\svchost.exe c:\windows\WinUpdt.scx

·         HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o    NeroFilterCheck = c:\Program Files\Common Files\NeroChkup.exe

·         HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main

o    Start Page = C:\WINDOWS\windows.html

Untuk file induk virus yang mempunyai ekstensi [SCX] dan [DLS], agar file tersebut dapat dijalankan, ia akan membuat registry di bawah ini. Agar file tersebut dapat dijalankan ia akan memanfaatkan file [C:\Windows\System32\wscript.exe]

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\scxfile

o    [Default] = VBScript Script File

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\scxfile\shell\open\command

o    [Default] = %SystemRoot%\System32\wscript.exe %1

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\dlsfile

o    [Default] = VBScript Script File

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\dlsfile\shell\open\command

o    [Default] = %SystemRoot%\System32\wscript.exe %1

Untuk mempertahankan eksistensinya ia akan mencoba untuk blok beberapa fungsi windows seperti :

·         Task Manager

·         Regedit

·         CMD

·         MSCONFIG

·         Tidak dapat merubah Wallpaper

Untuk melakukan hal tersebut, ia akan membuat beberapa string pada registry berikut:

·         HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop

·         NoChangingWallpaper

·         HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

·         nobandcustomize

·         nochangestartmenu

·         NoDriveAutoRun

·         NoDrivetypeautorun

·         NoFileAssociate

·         nosavesettings

·         NOTOOLBARCUSTOMIZE

·         NoRecycleFiles

·         HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System

·         DisableCMD

·         DisableRegistryTools

·         DisableTaskMgr

·         NoDispScrSavPage

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer

·         NoDriveAutoRun

·         NoDriveTypeAutoRun = 95

Selain dengan membuat registry di atas, agar user tidak dapat menjalankan fungsi Regadit/Task Manager/CMD atau MSConfig, ia akan menyembunyikan file tersebut [regedit.exe, tskmgr.exe. cmd.exe dan MSConfig.exe] dan sebagai gantinya ia akan membuat file yang sama bedanya ia akan mempunyai dua ekstensi yakni [.exe.lnk], antara file “gadungan” dan file asli akan mempunyai icon yang sama. Jika user mencoba untuk memanggil salah satu fungsi Windows tersebut maka akan muncul pesan error berikut (lihat gambar 9 dan 10) :

 

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_5d535b26.png

Gambar 9, Pesan error saat menjalankan salah satu fungsi Windows

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_5730351d.png

Gambar 10, File gadungan [regedit.exe.lnk] yang dibuat oleh virus

 

Tetapi jika user mencoba untuk langsung menjalankan file “gadungan” yang telah dibuat oleh virus sebagai pengganti file asli yang telah disembunyikan [contoh: regedit.exe.lnk] maka secara otomatis akan menjalankan file virus yang berada di direktori [C:\WINDOWS\system32\svchost.dls].

 

Selain itu ia juga akan melakukan Debugger terhadap ketiga fungsi windows tersebut untuk menjalankan file virus [C:\WINDOWS\appsys.exe] dengan membuat string pada registry berikut:

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\CMD.exe

§  Debugger = C:\WINDOWS\appsys.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msconfig.exe

§  Debugger = C:\WINDOWS\appsys.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit.exe

§  Debugger = C:\WINDOWS\appsys.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedt32.exe

§  Debugger = C:\WINDOWS\appsys.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\TaskMgr.exe

§  Debugger = ntsd –d

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\Session Manager\Environment

§  ComSpec = %SystemRoot%\system32\cmd.exe, c:\windows\system\svchost.exe c:\windows\WinUpdt.scx

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\Session Manager\Environment

§  ComSpec = %SystemRoot%\system32\cmd.exe, c:\windows\system\svchost.exe c:\windows\WinUpdt.scx

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Environment

§  ComSpec = %SystemRoot%\system32\cmd.exe, c:\windows\system\svchost.exe c:\windows\WinUpdt.scx

 

Selain blok fungsi windows, ia juga akan blok beberapa tools security khususnya antivirus lokal seperti PCMAV atau ANSAV. VBS/Cryf.A juga akan melakukan Debugger terhadap program yang telah ditentukan dengan membuat string pada registry berikut :

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\viremoval.exe

§  Debugger = C:\WINDOWS\appsys.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Winupdtsys.exe

§  Debugger = C:\windows\system\svchost.exe "c:\windows\system32\kernel32.dls"

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\tasklist.exe

§  Debugger =

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\setup.exe

§  Debugger = ntsd –d

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\NeroChkup.exe

§  Debugger = C:\windows\system\svchost.exe "c:\windows\system32\svchost.dls"

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV.exe

§  Debugger = C:\WINDOWS\appsys.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-CLN.exe

§  Debugger = C:\WINDOWS\appsys.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-RTP.exe

§  Debugger = C:\WINDOWS\appsys.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\PCMAV-SE.exe

§  Debugger = C:\WINDOWS\appsys.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\qbtask.exe

§  Debugger = C:\windows\system\svchost.exe "c:\windows\system32\Corelsetup.scx

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\install.exe

§  Debugger = ntsd -d

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Integrator.exe

§  Debugger = C:\WINDOWS\appsys.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\ise32.exe

§  Debugger = C:\WINDOWS\appsys.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Launcher.exe

§  Debugger = C:\windows\system\svchost.exe"c:\windows\appopen.scx"

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\a.exe

§  Debugger = C:\WINDOWS\appsys.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\ansav.exe

§  Debugger = C:\WINDOWS\appsys.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\ansavgd.exe

§  Debugger = C:\WINDOWS\appsys.exe

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\appsys.exe

§  Debugger = C:\WINDOWS\system32\wscript.exe "c:\windows\system32\appsys.dls"

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\autorun.exe

§  Debugger = ntsd -d

 

Aktif otomatis memanfaatkan file [.reg/.vbs/.inf]

Virus ini juga akan mecoba untuk mengaktifkan dirinya secara otomatis dengan menjalankan file [C:\windows\system\svchost.exe atau C:\windows\WinUpdt.scx] setiap kali user menjalankan file yang mempunyai ekstensi berikut:

·         .reg

·         .vbs

·         .inf

Untuk melakukan hal ini, ia akan membuat string pada registry berikut:

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\inffile\shell\Install\comman

·         [Default] = C:\Program Files\ExeLauncher\Launcher.exe

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\Shell\Edit\Command

·         [Default] = C:\Program Files\ExeLauncher\Launcher.exe

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\regedit\shell\open

·         Command = C:\windows\system\svchost.exec:\windows\WinUpdt.scx

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\regedit\shell\open\command

·         [Defalut] = C:\windows\system\svchost.exec:\windows\WinUpdt.scx

o    HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\edit\command

·         [Default] = C:\windows\system\svchost.exec:\windows\WinUpdt.scx

o    HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command

·         [Default] = C:\windows\system\svchost.exec:\windows\WinUpdt.scx

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\regfile\shell\edit\command

·         [Default] = C:\windows\system\svchost.exec:\windows\WinUpdt.scx

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\regfile\shell\open\command

·         [Default] = C:\windows\system\svchost.exec:\windows\WinUpdt.scx

Rekayasa sosial “Album BOKEP”

Untuk mempermudah dalam mengelabui user, ia akan menggunakan rekayasa sosial dengan membuat sebuah folder dengan nama [Album BOKEP] disetiap Drive termasuk di Flash Disk. Dengan nama folder tersebut di harapkan dapat menarik user untuk menjalankan salah satu dari 3 file shortcut yang berada di dalam nya. File dengan icon “Windows Media Player” ini seolah-olah merupakan file Video “Mesum” yang jika dijalankan maka akan mengaktifkan file [%Drive%:\Recycled\S-1-5-21-343818398-18970151121-842a92511246-500\Thumbs.db\svchost.vbs] (lihat gambar 11)

 

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_46879761.png

Gambar 11, File shortcut virus yang akan mengaktifkan file [svchost.vbs]

 

Selain itu agar penyamarannya lebih sempurna ia akan merubah type file dari file LNK (shortcut) tersebut menjadi “Movie Clip” sehingga seolah-olah merupakan file Video dan untuk lebih meyakinkan ia akan menyembunyikan ekstensi yang kedua dari file tersebut [.LNK] dengan membuat string pada registry berikut

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\lnkfile

·         [Default] = Movie Clip

·         NeverShowExt

VBS/Cryf.A juga akan merubah type file dari “VBScript Script File” menjadi “Application” serta merubah icon VBS menjadi icon Application serta menyembunyikan ekstensi dari file tersebut dengan merubah string registry berikut:

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile

·         FriendlyTypeName = Application

·         NeverShowExt

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\DefaultIcon (lihat gambar 12)

·         [Default] = %SystemRoot%\system32\SHELL32.dll,2

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_m7acd6e56.png

Gambar 12, File VBS yang telah diubah oleh virus

 

Aktif pad mode “safe mode” dan “safe mode with command prompt”

Virus ini tidak hanya aktif pada mode Normal, tetapi akan aktf pada mode “safe mode” dan “safe mode” with command prompt dengan membuat string pada registry berikut

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

o    Shell = explorer.exe, c:\windows\system\svchost.exe c:\windows\WinUpdt.scx

o    Userinit = C:\WINDOWS\system32\userinit.exe, c:\windows\system\svchost.exe c:\windows\WinUpdt.scx

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot

o    AlternateShell = C:\windows\system\svchost.exec:\windows\WinUpdt.scx

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot

o    AlternateShell = C:\windows\system\svchost.exec:\windows\WinUpdt.scx

·         HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot

o    AlternateShell = C:\windows\system\svchost.exec:\windows\WinUpdt.scx

Registry lain

VBS/Cryf.A juga akan membuat registry berikut:

·         HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer

o    Logon User Name = Shemale

·         HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

o    AltDefaultUserName = Shemale

o    DefaultUserName = Shemale

·         HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\International

o    s1159 = [kosong]

o    s2359 = [kosong]

Jejak virus

Sperti kebanyakan virus lokal, salah satu aksi yang dilakukan adalah meninggalkan jejak berupa pesan di komputer target. VBS/Cryf.A juga akan meningalkan beberepa pesan yang dikemas dalam sejumlah file diantara pesan terebut akan di tampilan secara otomatis saat komputer di nyalakan dan saat menjalankan program Internet Explorer atau saat screen saver Windows aktif.

 

Berikut beberapa pesan yang dibuat oleh VBS/Cryf.A

·         Merubah nama pemilik Windows dengan merubah string registry berikut (lihat gambar 5)

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion

§  RegisteredOrganization = Shemale

§  RegisteredOwner = CRY

·         Menampilkan jendela Internet Explorer yang berisi gambar berikut , gambar ini akan di tampilkan secara otomatis saat menghidupkan komputer sebagai salam pembuka. (lihat gambar 3)

Untuk melakukan hal ini ia akan merubah string pada registry berikut:

o    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

§  WinSystem = c:\Windows\Windowsopen.mht

·         Menampilkan pesan “King of The World” saat membuka jendela Internet Explorer (lihat gambar 4)

Untuk melakukan hal ini ia akan merubah string pada registry berikut:

o    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main

§  Start Page = C:\WINDOWS\windows.html

·         Menampilkan pesan SHEMALE By CRY” saat screen saver Windows aktif dengan terlebih dahulu merubah string pada registry berikut (lihat gambar 12)

o    HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop

§  SCRNSAVE.EXE = C:\WINDOWS\system32\ssmarque.scr

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_m4cc8ba9f.png

Gambar 12, Screen saver yang akan ditampilkan oleh VBS/Cryf.A

 

Promosi

Seolah-olah untuk menebus segala “dosa-dosa” nya, ia akan menyertakan link untuk mendownload removal tools untuk membersihkan komputer yang sudah terinfeksi. Link ini akan dibuat dalam sebuah file yang disimpan di direktori [C:\Windows\help.html] (lihat gambar 13)

 

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_m4f80964e.png

Gambar 13, Link yang ditampilkan oleh virus

 

Jika link [ANTIVIRUS.exe] tersebut di klik maka akan diarahkan ke sebuah jendela baru dengan alamat [http://www.dinamikasolusi.co.nr], yang ternyata berisi “PROMOSI BUKU” tentang bagaimana “cara membuat antivirus dengan Visual Basic”. (lihat gambar 14)

 

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_m7d4a6a68.png

Gambar 14, Alamat promosi yang akan ditampilkan oleh Virus

 

Media Penyebaran

Untuk menenyebarkan dirinya, ia akan memanfaatkan Flash Disk dengan cara membuat file folder berikut:

 

·         %Flash Disk%:\>Recycled\S-1-5-21-343818398-18970151121-842a92511246-500\Thumbs.db

o    svchost.vbs

o    desktop.ini

o    drvconfg.drv

o    SHELL32.dll

·         Autorun.inf

·         Dataku Penting Jangan Dihapus.lnk, jika di jalankan akan mengaktifkan file [%Flash Disk%:\Recycled\S-1-5-21-343818398-18970151121-842a92511246-500\Thumbs.db\svchost.vbs]

·         %Flash Disk%:>Album BOKEP\Naughty America, jika di jalankan akan mengaktifkan file [%Flash Disk%:\Recycled\S-1-5-21-343818398-18970151121-842a92511246-500\Thumbs.db\svchost.vbs]

o    My friends hot mom - sativa rose.wmv.lnk

o    My Sister Hot Friend - Courtney Dani.wmv.lnk

o    Naughty America 2009 - Vicky Vette.Mpeg.lnk

Agar dirinya dapat aktif secara otomatis, ia akan memanfaatkan fitur autorun dengan nama [autorun.inf] yang akan menjalankan file [Shell32.dll] kemudian file ini yang akan menjalankan file induk utama dari virus yakni [drvconfg.drv]. (lihat gambar 15)

Catatan:

%Drive%, menunjukan lokasi Drive [contohnya: C:\, D:\]

%FlashDisk, menunjukan lokasi Flash Disk

 

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_3ec73515.png

Gambar 15, Cript autorun.inf

 

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_774f1307.png

Gambar 16, Isi script [Shell32.dll]

 

Cara pembersihan VBS/Cryf.A

1.     Matikan proses virus yang sedang aktif dimemori. Untuk mematikan proses virus ini silahkan gunakan tools pengganti task manager seperti [Currproses], kemudian matikan proses yang mempunyai product name “Microsoft (r) Windows Script Host” dengan cara : (lihat gambar 17)

o    Pilih [blok] proses yang mempunyai product name “Microsoft (r) Windows Script Host”

o    Klik kanan pada proses yang sudah di blok

o    Pilih [Kill Selected Processes]

 

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_m7fb62d18.png

Gambar 17, Gunakan Curr Process untuk mematikan proses virus

2.     Blok agar file virus tidak dapat dijalankan untuk sementara selama proses pembersihan dengan menggunakan fitur “Software Restriction Policies”, fitur ini hanya ada di Windows XP/2003/Vista/2008.

Untuk blok file tesebut lakukan langkah berikut : (lihat gambar 18)

§  Klik menu [Start]

§  Klik [Run]

§  Pada dialog box [Run], ketik SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]

§  Pada layar [Local Security Policy], klik [Software restriction policies]

§  Klik kanan pada [software restriction policies] dan pilih [Create new policies]

§  Kemudian klik kanan di [Additional Rule], dan pilih [New Hash Rule].

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_2db0b569.png

Gambar 18, Menentukan file yang akan diblok

§  Di Kolom [File Hash], klik tombol [Browse] dan pilih file yang akan diblok. Pada kolom [File information] akan terisi informasi dari file tersebut secara otomatis. (lihat gambar 19)

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_6cc010cb.png

Gambar 19, Pilih file yang akan diblok.

§  Pada Security Level pilih [Disallowed]

§  Pada kolom “description” isi deskripsi dari nama file tersebut (bebas),

§  Pilih [OK]

Catatan:

Pada saat user menjalankan file yang sudah di add tersebut maka akan mucul pessan peringatan berikut : (lihat gambar 20)

 

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_m3867f9bc.png

Gambar 20, Pesan peringatan saat menjalankan file yang di blok

3.     Fix Registry dengan menjalankan file [FixRegistry.exe], silahkan download di alamat berikut : (lihat gambar 21)

http://www.4shared.com/file/117095567/3ea8e8ce/_4__FixRegistry.html

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_m1331306f.png

Gambar 21, Cara menjalankan tools FixRegistry

1.     Pada kolom [Register Owner] isi sesuai dengan nama pemilik Windows

2.     Pada kolom [Register Organization] isi sesuai dengan nama organisasi pemilik Windows

3.     Pada kolom [ShellWindows] isi dengan format explorer.exe

4.     Pada kolom [Userinit Windows] isi dengan format berikut

§  Windows NT/2000 = C:\WinNT\System32\userinit.exe,

§  Windows XP/2003/Vista = C:\Windows\System32\userinit.exe,

5.     Kemudian klik tombol [Set]

6.     Kemudian lik [Pulihkan Registry] untuk memperbaiki registry lain nya

4.     Hapus file induk virus yang telah dibuat. File induk virus ini akan disembunyikan. Jika file induk tersebut tidak dapat ditampilkan silahkan gunakan tools penggganti Windows Explorer seperti “Explorer XP”. Silahkan download di alamat berikut:

http://www.explorerxp.com/explorerxpsetup.exe

Setelah software tersebut di install, cari dan hapus file berikut:

·         %Drive%:\Recycled\S-1-5-21-343818398-18970151121-842a92511246-500\Thumbs.db

o    svchost.vbs

o    desktop.ini

o    drvconfg.drv

o    SHELL32.dll

·         %Drive%:\Album BOKEP\Naughty America

·         C:\windows

o    appsys.exe

o    Winupdt.scx

o    appopen.scx

o    Windowsopen.mht

o    Windows.html

o    Regedit.exe.lnk

o    Help.htm

·         C:\Windows\system\svchost.exe

·         C:\WINDOWS\system32

o    Taskmgr.exe.lnk

o    CMD.exe.lnk

o    Svchost.dls

o    Corelsetup.scx

o    Appsys.dls

o    Kernel32.dls

o    Winupdtsys.exe

o    ssmarque.scr

·         C:\Program Files\FarStone\qbtask.exe

·         C:\Program Files\ACDsee\Launcher.exe

·         C:\Program Files\Common Files\NeroChkup.exe

·         C:\Program Files\ExeLauncher

·         %ProgramFiles%\drivers\VGA\VGAdrv.lnk

·         C:\Documents and Settings\%user%\Desktop\Local Disk (C).dls

·         %Flash Disk:\>Dataku Penting Jangan Dihapus.lnk

Catatan:

%Drive%, menunjukan lokasi Drive [C:\ atau D:\]

%Flash Disk%, menunjukan lokasi Flash Disk

5.     Tampilkan file [TaskMgr.exe/Regedt32.exe/Regedit.exe/CMD.exe/Logoff.exe] yang disembunyikan oleh virus, caranya : (lihat gambar 22)

1.     Klik menu [Start]

2.     Klik [Run]

3.     Ketik CMD kemudian klik tombol [OK]

4.     Pada layar “Dos Prompt” pindahkan posisi kursor ke drive yang akan di periksa

5.     Ketik perintan ATTRIB –s –h –r regedit.exe kemudian klik tombol “enter”

6.     Kemudian ketik perintah saya yang membedakan hanya nama file yang akan ditampilkan yakni Taskmgr.exe, cmd.exe dan Logoff.exe

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_m18d91a00.png

Gambar 22, Menampilkan file yang disembunyikan

6.     Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang silahkan install dan scan dengan antivirus yang up-to-date.

7.     Jika komputer sudah benar-bernar bersih dari virus, hapus rule blok file [WSCript.exe] yang telah dibuat pada langkah no. (2), cara nya : (lihat gambar 23)

§  Klik menu [Start]

§  Klik [Run]

§  Pada dialog box [Run], ketik SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]

§  Pada layar [Local Security Policy], klik 2x [Software restriction policies]

§  Klik [Additional Rule]

§  Hapus Rule yang pernah Anda buat sebelumnya

http://vaksin.com/2009/0709/Cryf/VBSCryf_A_html_m3d13b0b7.png

8.     Untuk mencegah infeksi ulang, gunakan antivirus yang sudah dapat mendeteksi dan membasmi virus ini dengan baik.

Salam,

Aj Tau

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 3456850

Fx : 021 3456851

 

Bagi anda yang ingin memberikan komentar atau bertanya mengenai virus Cryf atau Shemale by Cry, silahkan klik Forum khusus virus Cryf, http://www.facebook.com/topic.php?uid=44419857236&topic=8884

 

 


#687 From: "Alfons Tanujaya" <alfons@...>
Date: Tue Jul 28, 2009 5:41 am
Subject: Trojan: Autorun.QBP 28 Juli 2009, "Folder Cinta" penebar Virus
vaksincom
Send Email Send Email
 

http://vaksin.com/2009/0709/cinta/virus_cinta.htm

 

Trojan: Autorun.QBP              28 Juli 2009

Artikel Info Komputer by Vaksin.com

 

“Folder Cinta” penebar Virus

 

Begitulah sepenggal lirik lagu populer “Aku Cinta Dia” milik almarhum Chrisye yang dibawakan kembali oleh penyanyi muda nan sensasional Gita Gutawa. Di tengah krisis global dan isu flu babi yang merebak dimana-mana, cinta sepertinya sangat diperlukan paling tidak meredakan suasana permasalahan yang ada. Cinta dapat disampaikan melalui berbagai media baik tulisan, perasaan maupun hal lainya. 

 

Hal ini menjadi juga inspirasi bagi para pembuat virus dengan menyampaikan pesan dengan cara yang berbeda, mengikuti pepatah “Banyak jalan menuju Roma (bukan penyanyi dangdut)” maka dengan dengan diplesetkan menjadi “Banyak jalan menebar Cinta (bukan nama artis chadel :p)

 

Jika pada umunya pembuat virus Cinta membuat virus dengan membuat pesan pesan baik dalam bentuk dokumen (word atau notepad) dan HTML (browser), maka kali ini pembuat virus menebar hanya dengan menggunakan logo/icon virus yang berbentuk folder (asal jangan logo parpol..) dan meninggalkan jejak file kosong “khq”. Jadi jika pada komputer anda atau komputer server anda terdapat file “khq”, maka anda baru saja dikunjungi oleh virus ini atau bahkan sudah menyebar virus “folder cinta” ini.

 

Pada varian virus ini, oleh Norman Virus Control teridentifikasi sebagai Autorun.QBP. (lihat gambar 1)

http://vaksin.com/2009/0709/cinta/virus_cinta_files/image002.jpg

Gambar 1, Norman Virus Control mendeteksi sebagai Autorun.QBP

 

Ciri ciri file virus

Ciri ciri dari file virus Autorun.QBP, diantaranya : (lihat gambar 2)

·               Menggunakan icon “Folder Cinta”

·               Memiliki ukuran 793 kb

·               Type file “Application”

·               Ber-extension exe

http://vaksin.com/2009/0709/cinta/virus_cinta_files/image004.jpg

Gambar 2, File virus W32/Autorun.QBP

 

Gejala / efek virus

Jika anda terinfeksi oleh virus Autorun.QBP, maka akan menimbulkan gejala/efek sebagai berikut,

 

·   Disetiap file sharing akan muncul file virus dengan nama “[namaacak].exe” dan file system yang kosong dengan nama “khq”. (lihat Gambar 2.) File khq ini juga akan berada pada setiap root drive.

·  File virus aktif di memori komputer dengan nama “csrcs.exe” pada proses dengan username lokal. Anda dapat melihat dengan menggunakan task manager pada tab processes. (lihat gambar 3)

http://vaksin.com/2009/0709/cinta/virus_cinta_files/image006.jpg

Gambar 3, Virus aktif pada user lokal dengan nama file csrcs.exe

 

·   Tidak dapat menampilkan file yang sudah di hidden. (walaupun folder options sudah di rubah ber-kali kali, akan kembali hidden) lihat gambar 4.

http://vaksin.com/2009/0709/cinta/virus_cinta_files/image008.jpg

Gambar 4, Show Hidden tidak bisa berubah

 

File file virus

Berbeda dengan beberapa virus lain yang menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic / bahasa C++, virus Autorun.QBP dibuat dengan menggunakan script Autoit dan di kompress menggunakan UPX Unpacker. Beberapa file virus yang akan muncul jika dijalankan, yaitu :

·   C:\WINDOWS\system32\csrcs.exe (berukuran 793 kb)

·   C:\WINDOWS\system32\Autorun.inf

·   [namaacak].exe , (disetiap root folder lokal yg sharing, serta folder dalam jaringan yang full-sharing)

·   khq, (disetiap root folder lokal yg sharing, serta folder dalam jaringan yang full-sharing) , serta pada setiap root drive.

·   [namaacak].exe , (pada media USB Flash/removable drive)

·   Autorun.inf , (pada media USB Flash/removable drive)

 

Registri Windows

Walau tidak banyak aksi yang dilakukan, Autorun.QBP juga membuat beberapa perubahan pada registry yaitu diantaranya :

 

ü  Agar dapat aktif saat komputer dijalankan, ia akan membuat string registry sebagai berikut :

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\Run

·                                  csrcs          =          C:\WINDOWS\system32\csrcs.exe

ü  Untuk memproteksi dan tetap aktif pada windows, ia akan membuat string berikut :

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

·      Shell       =    Explorer.exe csrcs.exe

 

Media penyebaran

Virus Autorun.QBP, dapat menyebar dengan cepat melalui jaringan serta USB Flash/removable drive.

 

Pada USB Flash/removable drive, ia akan membuat 2 file dengan attribute RHSA (Read, Hidden, System, Archive), yaitu :

·   Autorun.inf, yang berisi sebagai berikut :

 

;KJHOEULqHhiwDrOcyNwJNkxDfwkQJgqAhzVJqTERXfcnpAWZADHEcgsZmIybEUQkpUtfqHUwP

[AutoRun]

;bvNhsWkvJPvskfUipMfoMoguXEHMZourHiEWOf

open=vrtzkw.exe

;nsOgGGNtxPKinHAuwiLerRKijvNwnwyWXQuIowFKofnXUvwbzqTVjHrceZxt

shell\open\Command=vrtzkw.exe

;zIAQcWhhaLNbYaFgGFRkRnpobPjxqGjGWibjuVtGTeIvbYXEQMGIALSvTgGR

shell\open\Default=1

;45F27A231FB5BAE1D81F012E0845BDDF8E8C0EECB727D2C7BFC81571

;YTMjNinJOTSMglGpJiKuocrsfjnTADdBsw

shell\explore\Command=vrtzkw.exe

;hnztJRApTybMIbruXwPgoyMKkh                                          

 

·   [namaacak.exe], file virus yang berukuran 793 kb (lihat gambar 5)

http://vaksin.com/2009/0709/cinta/virus_cinta_files/image010.jpg

Gambar 5, 2 file yang dibuat oleh virus dengan atribut file RHSA

 

Pada jaringan, ia akan membuat 2 file (pada root folder lokal yg di sharing, serta masuk pada folder/drive dalam jaringan yang full-sharing), yaitu :

·   khq, file kosong yang yang merupakan jejak persinggahan virus Autorun.QBP

·   [namaacak.exe], file virus yang berukuran 793 kb (lihat gambar 6)

http://vaksin.com/2009/0709/cinta/virus_cinta_files/image012.jpg

Gambar 6, 2 file yang dibuat oleh virus dalam jaringan yg full sharing

 

Cara pembersihan secara manual:

 

1. Disconnect/putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.

 

2. Disable/matikan “System Restore” selama proses pembersihan virus.

 

3. Gunakan “Task Manager” untuk mematikan proses virus yang aktif. (kemungkinan besar dengan nama “csrsc.exe”). (lihat gambar 7)

http://vaksin.com/2009/0709/cinta/virus_cinta_files/image014.jpg

Gambar 7, Task Manager untuk mematikan proses virus (End Process)

 

Untuk membuka task manager, dapat dilakukan dengan menekan secara bersama Ctr+Alt+Del, atau dengan klik kanan pada taskbar windows. Selanjutnya matikan proses virus dengan klik [End Process] pada proses csrsc.exe.

4. Hapus file utama dari virus Autorun.QBP, yang terdapat pada C:\WINDOWS\system32, dengan nama csrsc.exe yang berukuran 793 kb dan Autorun.inf yang berukuran 1 kb.

Gunakan search/find, untuk mencari file virus duplikat yang lain, terutama pada media sharing atau USB Flash/removable drive, file virus berukuran 793 kb, berextension exe & ber type application serta file khq di seluruh drive.  Jangan lupa untuk menampilkan attribute “Show hidden file…” dan menghilangkan attribute “Hide protected operating…” pada Folder Options. (lihat gambar 4).

5. Hapus string registry yang sudah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry dibawah ini.

 

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom Oyee

 

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

 

[UnhookRegKey]

HKLM, SOFTWARE\Classes\batfile\shell\open\command,,, """%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\ Classes \comfile\shell\open\command,,, """%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\ Classes \exefile\shell\open\command,,, """%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\ Classes \scrfile\shell\open\command,,, """%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\ Classes \piffile\shell\open\command,,, """%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\ Classes \regfile\shell\open\command,,, "regedit.exe "%1"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell, 0, Explorer.exe

 

[del]

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\Run

 

Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama “repair.inf” (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan).

Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih [install].

 

6. Untuk pembersihan secara optimal terhadap virus Autorun.QBP, gunakan Norman Malware Cleaner yang dapat mendeteksi dan membasmi virus ini dengan baik. (lihat gambar 8). Jika anda ingin terproteksi dari virus ini dan virus mancanegara lainnya, gunakan antivirus Norman Security Suite (Single User) atau Norman Endpoint Protection (Corporate User) yang dapat mencegah komputer anda terinfeksi virus mancanegara dan virus lokal dengan baik dan khusus pelanggan korporat akan mendapatkan di support ONSITE Gratis oleh Vaksinis (teknisi PT. Vaksincom).

http://vaksin.com/2009/0709/cinta/virus_cinta_files/image016.jpg

Gambar 8, Task Manager untuk mematikan proses virus (End Process)

 

Anda dapat mendownload Norman Malware Cleaner pada link berikut :

http://normanasa.vo.llnwd.net/o29/public/Norman_Malware_Cleaner.exe

 

salam,

Ad Sap (Vaksinis)

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 3456850

Fx : 021 3456851

 

 

Bagi anda yang ingin memberikan komentar atau bertanya mengenai virus Folder Cinta, silahkan klik Forum khusus virus Folder Cinta, http://www.facebook.com/topic.php?topic=9218&post=34446&uid=44419857236#post34446

 

 


#688 From: "Alfons Tanujaya" <alfons@...>
Date: Fri Jul 31, 2009 4:05 am
Subject: FREE Wifi Bebas virus di FGD EXpo JCC, 30 Juli - 2 Agustus 2009
vaksincom
Send Email Send Email
 

FREE Wifi dengan traffic bebas virus di  FGD Expo Jakarta convention Center.

 

PT. Vaksincom bekerjasama dengan Datautama memberikan Wifi FREE dan bebas virus pada Event FGD Expo di JCC.

 

Time                                      :               30 July - 2 August 2009

Venue                                 :               Hall A, Hall B, Cendrawasih Hall - Jakarta Convention Center

Exhibition hours               :               10:00 - 20:00 WIB

Admission fee                   :               Rp 20,000 / person / entire showdays

Exhibition area                  :               ± 15,000 m2

 

Bagi anda yang merencanakan hadir di FGD Expo, bawa serta Laptop anda dan dapatkan koneksi Wifi Gratis dan Bebas virus yang disediakan oleh PT. Vaksincom dan Datautama. Anda hanya perlu langsung terkoneksi ke Wifi yang tersedia dan TIDAK PERLU menalkukan setting apapun pada Browser, Mail Client (Outlook / Eudora / Thunderbird), IRC, FTP Client anda. Secara otomatis seluruh traffic sudah dibersihkan dari ancaman virus oleh NNP Norman Network Protector.

 

Jika anda ingin mengetahi bagaimana NNP menjalankan aksinya, silahkan kunjungi Booth di Hall B blok 6 C untuk melihat live traffic yang lewat dan virus-virus yang dihentikan oleh Norman Network Protector. Saat ini beberapa ISP termasuk Datautama sudah menggunakan NNP untuk memproteksi trafficnya dari serangan virus dan hal ini dapat dilakukan tanpa perlu melakukan perubahan setting apapun pada sisi client atau pelanggan karena NNP berjalan sebagai Transparent Proxy.

 

Jika anda tertarik untuk menggunakan NNP atau anda ingin mengadakan event dan ingin koneksi internet / Wifi anda bebas virus, silahkan hubungi Vaksincom di info@....

 

salam,

Alfons Tanujaya

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 3456850

Fx : 021 3456851


#689 From: "Alfons Tanujaya" <alfons@...>
Date: Wed Aug 5, 2009 6:16 am
Subject: Statistik Virus Indonesia Juli 2009, Conficker di"gendong" ke peringkat 3, Onlinegames dan SmallTroj mengancam
vaksincom
Send Email Send Email
 

http://www.vaksin.com/2009/0809/virus0709/stat0709.htm

 

Share on Facebook  

Statistik Virus Indonesia Juli 2009            5 Agustus 2009 

Conficker di"gendong" ke peringkat 3, Onlinegames dan SmallTroj mengancam

 

Insiden Virus Indonesia Juli 2009

Gambar 1, Malware Top Indonesia Juli 2009

 

Insiden virus bulan Juli diwarnai dengan turunnya jawara selama 6 bulan terakhir ini, Conficker yang tidak tanggung-tanggung terlempar ke peringkat 3 dari peringkat Top 20 Malware yang paling banyak menyebar di Indonesia. Kalau turunnya Conficker ini dapat dikatakan sebagai hal yang ditunggu-tunggu dan menjadi pertanyaan siapa yang berhasil menggusurnya. Tetapi ibarat raja obat bius Pablo Escobar yang menjadi buruan top pemerintah Columbia. Setelah berhasil di tangkap (tertembak mati), bukan berarti otomatis penyebaran obat bius terhenti karena otomatis akan ada orang lain yang segera menggantikan posisinya. Begitu pula dengan Conficker, dan yang menggendong Conficker ke peringkat 3 ternyata virus lama Alman http://www.vaksin.com/2008/0708/alman/Alman.html dan OnLineGames. Menurut pengamatan Vaksincom, dari evaluasi serangan di bulan Juli 2009 yang cukup mengkhawatirkan adalah duet serangan OnLineGames dan Smalltroj yang ternyata juga secara online terdeteksi oleh Norman Network Protector (yang menyaring semua traffic http / smtp / pop / irc/ ftp / rpc / file sharing dan di pasang di ISP Datautama) terbukti secara aktif disebarkan oleh IP-IP milik ISP di China.

 

Alman, jawara lawas

Ibarat Jetfire, walaupun ia termasuk virus lama dan menurut catatan Vaksincom dideteksi mengganas pada pertengahan tahun 2008, Alman pada bulan Juli 2009 mampu memuncaki peringkat virus di Indonesia. Virus yang menyebar pada saat virus ARP Poisoning menyebar di Indonesia pada masanya sangat banyak menginfeksi komptuer tanpa disadari korbannya. Salah satu ciri khas dari virus ini adalah kehebatannya dalam mengubah semua file yang memiliki ekstensi .EXE sehingga jelas mengganggu korbannya karena aplikasi di komputer yang menjadi korban virus ini akan menjadi kacau.

 Virus ini menyebar cukup cepat dengan memanfaatkan media Flash Disk atau Disket dan melalui jaringan. Untuk menyebar melalui Flash Disk / Disket, ia akan membuat 2 buah file yakni boot.exe (40KB) dan autorun.inf. Virus ini akan aktif secara otomatis setiap kali Flash Disk tersebut dihubungkan ke komputer atau pada saat pengguna komputer mengakses ke Flash Disk tersebut. File autorun.inf ini berisi script untuk menjalankan file boot.exe. Selain membuat 2 file tersebut, ia juga akan menginfeksi semua file yang mempunyai ekstensi EXE. File yang sudah terinfeksi tersebut akan bertambah 32 KB dari ukuran semula. Sedangkan untuk menyebar melalui jaringan, ia akan menginfeksi semua file EXE yang ada di folder yang di sharing yang mempunyai akses “Full”. Selain itu ia juga akan mencoba untuk mengakses drive lokal pada komputer target (C:\) dengan menggunakan username administrator serta melakukan simple Brute force. Pada bulan Juli 2009, Alman mencatat insiden spektakuler dimana ia menguasai 50,31 % dari total insiden virus dengan total insiden 14.380.

 

OnlineGames dan SmallTroj

Pada peringkat dua dan lima berturut-turut adalah malware OnLineGames 26,82 % ; 7.666 insiden dan Smalltroj 3,90 % ; 1.114 insiden. Menurut pengamatan Vaksincom, kedua virus kembar ini perlu diwaspadai karena secara de facto terdeteksi aktif sekali disebarkan secara online melalui internet dan IP yang menyebarkan virus tersebut 117.23.205.*** ternyata berasal dari IP yang dimiliki oleh ISP negeri Panda. Bagi jaringan perusahaan yang tidak memiliki perlindungan terhadap traffic internet anda akan menyebabkan download dan instalasi virus ini ke komputer-komputer client. Jika anda tidak memiliki NNP untuk melindungi traffic internet anda, pastikan antivirus anda mampu mendeteksi dan mencegah infeksi pada komputer anda. Jika anda pengguna NSS (Norman Security Suite) atau NPro (Norman Endpoint Protection) dan anda tetap mendownload virus ini, Norman akan mendeteksi virus ini sebagai varian OnLineGames. (lihat gambar 2)

 

OnLineGames detected by Norman

Gambar 2, Norman Security Suite mendeteksi virus yang disebarkan secara online melalui browser ini sebagai W32/OnLineGames atau W32/Smalltroj.

 

Conficker, jagoan yang selama semester pertama tahun 2009 merajai penyebaran virus di Indonesia, pada paruh kedua harus merelakan tahtanya di"gendong" oleh virus lain dan menempati peringkat 3 dengan total infeksi 1.405 atau 4,92 % dari total infeksi. Tergusurnya Conficker ke peringkat tiga ini disinyalir karena penyebaran informasi mengenai bagaimana cara membasmi Conficker yang tersedia sangat banyak di internet dan aktivitas patching yang secara efektif menghentikan penyebaran Conficker. Apakah Conficker mampu kembali ke singgasananya seperti virus Klez yang dulu smepat merajalela selama belasan bulan, hanya waktu yang bisa menjawab. Tetapi dengan keluarnya Windows 7 di bulan Oktober 2009, kemungkinan Conficker untuk menandingi Klez sangat tipis.

 

Virus Lokal

Kiprah virus lokal tetap terlihat, ibarat Teh Botol Sosro yang mampu eksis melawan gempuran softdrink maka di peringkat 6 - 8 dihuni oleh virus lokal seperti Autorun 864 insiden ; 3,02 % (termasuk Cryp, yang menampilkan foto yang "mirip" Mbah Surip -- in memoriam :(), Lightmoon 732 insiden ; 2,56 % dan VBTroj 457 insiden ; 1,60 %. Selain itu pada Top 20 tercatat beberapa insiden virus lokal lama seperti Rontokbro di peringkat 17 (38 ; 0,13 %) dan Kang (22 ; 0.08 %)

 

Virus lain yang perlu diwaspadai adalah Obfuscated di peringkat 9, 140 ; 0,49 % dimana coding virus ini disusun sedemikian rupa sehingga mempersulit / membingungkan antivirus / analis virus mendeteksi virus ini. Untuk detil Top 20 Malware yang menyebar di Indonesia pada bulan Juli 2009 dapat dilihat pada tabel 1 di bawah ini :

 

No.

Malware

 Jumlah 

%

1

Alman

   14,380

50.31%

2

OnLineGames

     7,666

26.82%

3

Conficker

     1,405

4.92%

4

Starter

     1,172

4.10%

5

Smalltroj

     1,114

3.90%

6

Autorun

        864

3.02%

7

Lightmoon

        732

2.56%

8

VBTroj

        457

1.60%

9

Obfuscated

        140

0.49%

10

Agent

        122

0.43%

11

Sality

         90

0.31%

12

Smalldrp

         78

0.27%

13

Dloader

         69

0.24%

14

Twaintech

         65

0.23%

15

Alchemic

         62

0.22%

16

Antivirus

         59

0.21%

17

Rontokbro

         38

0.13%

18

Kang

         22

0.08%

19

Funlove

         12

0.04%

20

Delf

           8

0.03%

21

Other

         25

0.09%

 

Total

   28,580

100.00%

 

Tabel 1, Malware Top Indonesia Juli 2009

 

Virus Online

Norman Network Protector yang dipasang Vaksincom di ISP Datautama selama bulan Juli mengkonfirmasikan tingginya serangan dua virus di peringkat 2 dan 5, OnLineGames dan Smalltroj. Menurut pengamatan Vaksincom, salah satu penyebab serangan ini adalah tingginya traffic game online sehingga memancing pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mencuri data OnLineGames. Vaksincom menyarankan anda yang bermain game online untuk ekstra hati-hati atas ancaman trojan yang akan menyimpan ketukan keyboard dengan tujuan mencuri data penting anda. Seperti data username dan password, kartu kredit dan data penting lainnya. Gunakan program antivirus yang terupdate selalu untuk melindungi komputer anda dari nfeksi Trojan.

Norman Netwok Protector (NNP) adalah produk baru dari Norman yang berjalan di OS Debian dan menyaring traffic pada layer 2 (7 OSI Layer) sehingga efisiensi dan kecepatan scannya termasuk yang tertinggi di kelasnya. NNP akan bertindak sebagai transparant proxy sehingga seluruh komputer yang trafficnya di jaga NNP tidak perlu melakukan perubahan setting apapun pada koneksi / proxynya. Adapun port yang dijaga dari malware oleh NNP adalah HTTP, SMTP, POP3, IRC, FTP, TFTP, RPC, SMB / CIFS (file sharing Windows). Selain melakukan scanning NNP juga memberikan statistik dan detail virus dan IP-IP yang mengirimkan / menerima virus, baik incoming maupun outgoing.

Gambar 3 dibawah adalah hasil statistik Malware Indonesia di bulan Juli 2009, dimana selain Smalltroj dan OnLineGames, juga terlihat gerombolan Spyware yang tetap eksis seperti Agent, Smalltroj dan BHO (Browser Helper Object).

NNP July Statistic 2009 

Gambar 3, Ancaman Spyware juga mewarnai serangan malware di bulan Juli 2009

 

Bagi anda yang ingin memberikan komentar atau bertanya mengenai Statistik Virus Indonesia, silahkan klik Forum khusus Statistik Virus Indonesia Juli 2009 di sini, http://www.facebook.com/topic.php?topic=9346&uid=44419857236

 

salam,

Aa Tan

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 345 6850

Fx : 021 345 6851

 

 


#690 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Tue Aug 18, 2009 8:08 am
Subject: Virus kampanye Pemilu yang anti KKN dan teroris, Deadlock alias Tibs.DKKR
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://www.vaksin.com/2009/0809/DeadLock/DeadLock.htm

Deadlock alias Tibs.DKKR               14 Agustus 2009

Virus kampanye Pemilu yang anti KKN dan teroris

 

Bebaskan Negeri kami Indonesia dari Terorisme, Anarkis, dan KKN (Kolusi, Korupsi & Nepotisme) pada Kubu Pemerintahan Republik Indonesia (Sipil, TNI & Polisi) serta Tangkap, Berantas dan Penjarakan – Tanpa Kecuali. Bersihkan Negeri kami dari Portitusi, Perjudian dan Kejahatan Sosial. Merdekakan diri kami dari Kemiskinan, Kesengsaraan dan Ketidakadilan! Bersama Partai Demokrat – SBY & BOEDIONO, Bersama Membangun Indonesia Adil, Makmur & Sejahtera

 

Atas Nama Bangsa Indonesia

 

Pangeran DEADLOCK

 

I'm Everyone, but NoOne

I'm Everything, but NoThing

I'm Everywhere, but NoWhere

 

Jika komputer anda menampilkan pesan seperti pada gambar 1

Gambar 1, Pesan yang ditampilkan oleh Deadlock

 

Maka Vaksincom menyarankan anda untuk berhati-hati dan ingat selalu untuk membackup data anda karena pada tanggal 12 dan 13 nanti Deadlock akan membuat komputer anda "deadlock" alias di hancurkan semua datanya, baik data di seluruh harddisk, Flashdisk dan O/S Windows sehingga menampilkan pesan NTLDR is Missing (lihat gambar 7).

Dengan mengesampingkan kesalahan ejaan seperti kata "prostitusi" yang ditulis "portitusi" (sudah terbalik menaruh huruf "r" dan "o", ehh huruf "s" juga ketinggalan, kayanya pembuat virus ini pelajaran Bahasa Indonesianya jeblok). Dari sisi penyampaian pesan patut diacungi jempol bahwa pembuat virus ini masih memiliki kepedulian sosial dan rasa kebangsaan yang tinggi. Tetapi tingkah virus ini merusak data dengan mendelete semua data di harddisk ini yang membuat pesan yang disampaikan kontra produktif. Wong pesannya suruh jadi orang baik, pembela kebenaran, jangan korupsi, berantas prostitusi …. eeh dirinya sendiri malah menghancurkan data orang lain. Mungkin jika pembuat virus ini menyampaikan dengan cara yang lebih simpatik dan tidak menghancurkan data (EG menghidden data) akan lebih relevan dengan pesan yang disampaikan. Tetapi terlepas dari itu semua PT. Vaksincom ingin mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan RI ke 64, mari kita bangun Indonesia. MERDEKAAAA !!! …….

 

Salah satu virus yang akan mencoba untuk menghapus data adalah Deadlock, kenapa dikatakan demikian hal ini tentunya mempunyai makna tersendiri dan semoga saja virus ini tidak membawa unsur politis sesuai dengan pesan yang akan ditampilkan dalam gambar 1. Virus ini sebenarnya masih masuk ke dalam keluarga Visual Basic yang di kompresi dengan menggunakan program Petite 2.x dengan ukuran sekitar 80 KB. Icon yang digunakan juga  tidak disamarkan tetap menggunakan icon aplikasi (lihat gambar 2) dan kemunginan berasal dari salah satu kota di Kalimantan (Samarinda).

 

Gambar 2, File induk Deadlock

 

Ciri utama dari virus ini adalah akan merubah desktop dengan pesan sosial dari sang pembuat virus, biasanya pesan ini hanya akan muncul pada waktu yang ditentukan, seiring dengan munculnya pesan ini maka semua file yang ada di semua drive akan di hapus termasuk program dan file system Windows (lihat gambar 3). Jadi kalau anda melihat pesan ini pada komputer anda, kemungkinan sudah terlambat karena sebentar lagi data di komputer anda akan dihancurkan.

 

Gambar 3, Pesan sang pembuat virus

 

Jika virus ini aktif di komputer ia akan membuat beberapa file yang aka dijalankan pada saat komputer di nyalakan.

 

  • C:\Windows\system32\apache.exe

  • C:\Windows\system32\mysql.exe

 

Pemilihan nama apache dan mysql kemungkinan bertujuan menyamarkan dirinya sebagai program populer Apache dan Mysql.

Agar file tersebut dapat aktif secara otomatis pada saat komputer dinyalakan, ia akan membuat beberapa string pada registry berikut:

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

    • mysql = C:\Windows\system32\mysql.exe

  • HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

    • apache = C:\Windows\system32\apache.exe

 

Virus ini cukup cerdik dalam mengelabui user,  user tidak akan curiga jika sebenarnya komputer tersebut telah terinfeksi karena tidak ada tanda-tanda yang biasa dilakukan oleh virus lokal lainnya seperti disable Task Manager / MSConfig / Regedit atau Folder Options, selain itu file yang dibuat juga tidak mencurigakan karena seolah-olah merupakan program Apache dan MySql. User baru sadar bahwa komputer telah terinfeksi virus pada saat telah terlambat dimana muncul pesan dari pembuat virus yang kemudian diikuti dengan munculnya  pesan error "Windows file Protection" yang menandakan ada suatu program yang berusaha untuk menghapus file system windows. (lihat gambar 4)

 

Gambar 4, Pesan error saat file system di hapus oleh virus

 

Seperti peribahasa "air tenang menghanyutkan", rupanya di dalam bisunya Virus ini menyimpan Bom waktu di komputer korbannya yang akan di aktifkan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan..

 

Pesan Pembuat virus

Deadlock juga akan meningggal kan pesan sosial kepada semua orang, agar pesan ini selalu di ingat terutama bagi pengguna komputer yang terinfeksi, ia akan mengganti desktop windows seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini. Kalau ingin meninggalkan pesan moral boleh-boleh saja. Tetapi kalau meninggalkan pesan moral dan menghancurkan data komputer korbannya, bukannya simpati yang di dapat tetapi kejengkelan atau bahkan kebencian sehingga mengakibatkan pesan yang dikirimkan malah kontra produktif. Wong, katanya mau memberantas korupsi dan perjudian, tapi diri sendiri menghancurkan data orang lain. (lihat gambar 1)

 

Menyebar secara otomatis

Virus ini akan aktif secara otomatis setiap kali user mengakses suatu drive / flash disk dengan memanfaatkan "autorun windows" dengan membuat 3 buah file yakni : (lihat gambar 5 dan 6)

 

o    [Desktop.ini] yang berisi script untuk menjalankan file [folder.htt]

o    [Folder.htt], berisi script untuk  menjalankan file utama yakni [flashguard.exe]

o    [Flashguard.exe] merupakan file induk yang akan di jalankan

 

Gambar 5, Script yang terdapat pada file [desktop.ini]

 

Gambar 6, Script yang terdapat pada file [folder.htt]

 

Media penyebaran

Flash Disk merupakan salah satu media yang paling banyak digunakan oleh user, hal inilah yang akan dimanfaatkan oleh sebagian bahkan boleh dibilang semua virus untuk menyebarkan dirinya, hal ini juga akan dilakukan oleh virus Deadlock dengan cara membuat beberapa file berikut : (lihat gambar 2)

 

o    Desktop.ini

o    Folder.htt

o    Flashguard.exe

 

BOM Waktu

Virus Deadlock laksana bom waktu yang akan menghancurkan komputer target pada waktu yang telah ditentukan, virus ini akan menjalankan aksinya setiap tanggal 12 - 13 sekitar jam 08.00 - 09.00 setiap bulan dengan cara MENGHAPUS SEMUA FILE/DATA TERMASUK FILE SYSTEM WINDOWS yang ada di semua drive termasuk di media Flash Disk dengan menggunakan perintah cmd.exe /c del /f /s /q /a dan cmd.exe /c rd /s /q, sehingga jika komputer tersebut di restart maka akan muncul pesan error berikut (lihat gambar 7)

 

Text Box: NTLDR IS MISSING
Press CTRL + Alt + Del to restart

Gambar 7, NT Loader tidak dapat diakses karena semua data di harddisk termasuk Windows di hapus oleh virus

 

Untuk mencegah terinfeksi virus ini, Vaksincom menyarankan anda menggunakan program antivirus yang dapat mendeteksi virus ini dengan baik. Menurut pengetesan Lab Vaksincom, saat ini virus yang terdeteksi oleh Norman sebagai Deadlock belum terdeteksi oleh mayoritas antivirus yang ada di Indonesia, baik antivirus lokal maupun antivirus mancanegara. Norman Endpoint Protection mendeteksi virus Deadlock sebagai Tibs.DKKR. (lihat gambar 8)

 

Gambar 8, Deadlock di deteksi Norman sebagai W32/Tibs.DKKR

 

Jika anda menginginkan data anda yang menjadi korban Deadlock ini kembali, JANGAN sekali-kali menginstal ulang OS anda ke harddisk yang mengandung data anda yang hilang tersebut. Lakukan proses recovery data penting dengan menggunakan aplikasi data recovery dan metode yang benar. Jika anda menginstal ulang OS anda ke harddisk yang mengandung data yang ingin anda recover, kemungkinan keberhasilan recovery akan sangat rendah. Jika anda tidak berpengalaman akan data recovery dan ingin mendapatkan bantuan Data Recovery profesional dengan harga yang reasonable, silahkan hubungi divisi Data Recovery Vaksincom di email info@....

 

Cara menangani Deadlock secara manual

 

  1. Disable [System Restore] selama proses pembersihan

  2. Matikan proses virus yang aktif di memori, gunakan tools pengganti Task Manager seperti "Process Explorer" kemudian matikan proses yang mempunyai nama "mysql.exe dan apache.exe"

 

Silahkan download tools tersebut di url berikut:

http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896653.aspx (lihat gambar 9)

 

Gambar 9, Matikan proses virus dengan Process Explorer

 

  1. Agar virus ini tidak dapat aktif kembali sebaiknya blok file tersebut agar tidak dapat di eksekusi dengan mendaftarkan pada "Software Restriction Policies". Fitur ini hanya ada pada komputer dengan sistem operasi "Windows XP Professional/Windows Server 2003/Windows Vista dan Windows Server 2008", dengan cara : (lihat gambar 10)

 

    • Klik  menu [Start]

    • Klik menu [Run]

    • Pada kotak dialog RUN, ketik perintah SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]

    • Setelah muncul layar "Local Security Settings", klik kanan pada menu "Software Restriction Policies" lalu klik "Create New Policies"

    • Pada menu "Software Restriction Policies", klik "Additional Rules"

Gambar 10 - 12

    • Klik kanan pada "Additional Rules", kemudian pilih "New Hash Rule...", kemudian akan muncul layar "New Hash Rule"

    • Pada kolom "File hash" klik tombol "Browse" kemudian arahkan ke direktori [C:\Windows\system32\apache.exe]

 

Gambar 11

Gambar 12, Menentukan file virus yang akan di  blok

 

    • Kemudian klik tombol [Open]

    • Pada kolom "Security level" pilih [Disallowed] (lihat gambar 13)

 

Gambar 13

 

    • Pada kolom "description" boleh di isi atau dikosongkan saja

    • Klik tombol [Apply]

    • Klik tombol [Ok]

 

Catatan:

Jika komputer Anda tidak terinstall Windows XP Professional/2003 Server/Vista/2008 lewati langkah ini.

 

  1. Hapus string registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan salin script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf kemudian jalankan file tersebut dengan cara

 

    1. Klik kanan file repair.inf

    2. Klik [Install]

 

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom

 

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

 

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255

 

 

[del]

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, apache

HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, mysql

 

  1. Hapus file induk virus yang ada di direktori

 

    1. C:\Windows\system32\apache.exe

    2. C:\Windows\system32\mysql.exe

 

  1. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, install dan scan dengan menggunakan antivirus yang up-to-date.

 

Anda juga dapat menggunakan Norman Malware Cleaner, silahkan download tools tersebut di alamat berikut : (lihat gambar 14)

 

http://www.norman.com/support/support_tools/58732/en-us

 

Gambar 14, Deteksi Norman Malware Cleaner

 

 

Catatan:

Jika komputer yang terinfeksi Deadlock ini tidak dapat melakukan booting Windows dengan muncul pesan error "NTLDR Is Missing" sebaiknya lakukan install ulang, sedangkan untuk data yang telah dihapus silahkan Anda recovery dengan menggunakan software recovery seperti GetData Back/Easy Recovery/Recovery my Files, tetapi hal ini tidak akan menjamin semua data akan dapat diselamatkan.

salam,

Aj Tau

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III /19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 3456850

Fx : 021 3456851


Bagi anda yang ingin memberikan komentar atau bertanya mengenai virus DeadLock, silahkan klik Forum khusus di http://www.facebook.com/topic.php?topic=9508&uid=44419857236   



#691 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Wed Aug 19, 2009 5:02 am
Subject: Virus Fullhouse, AutoRun.GUB, Han Ji Eun menyembunyikan data anda ?
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://www.vaksin.com/2009/0809/fullhouse/fullhouse.htm
Share on Facebook  

 

Virus Fullhouse, AutoRun.GUB

Han Ji Eun menyembunyikan data anda ?

 

Tidak seperti kebanyakan virus lokal yang sibuk menggunakan artis Indonesia sebagai sarana rekayasa sosial guna mengelabui calon korbannya agar menjalankan file virus, virus yang satu ini justru terinspirasi oleh film seri Korea FullHouse. Dan sebagai informasi Han Ji Eun bukan saudaranya Dong Yang (merek eskalator) melainkan pemeran utama yang dalam seri tersebut. Ciri khas virus ini adalah membuat satu drive tambahan dengan nama FullHouse Drive, apakah pembuat virus ini memiliki tujuan untuk membantu mempopulerkan film FullHouse di Indonesia, yang jelas tindakan ini termasuk ke dalam tindakan kurang bertanggung jawab dan tidak layak di tiru. Jika anda memiliki kemampuan programming yang tinggi, Vaksincom menyarankan anda untuk menjaga integritas anda, karena meskipun anda programmer yang sangat hebat dengan integritas yang diragukan akan sulit sekali mencari kerja karena integritas merupakan harga mati di dunia kerja.

 

Meskipun FullHouse bukan tergolong virus baru di Indonesia namun tak bisa disangkal kalau penyebaran virus ini cukup luas, menurut pantauan Vaksincom,  Fullhouse ikut berperan meningkatkan infeksi virus keluarga Autorun yang sampai 19 Agustus 2009 menurut catatan Vaksincom mencapai lebih dari 1.000 insiden di seluruh Indonesia. Virus ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic yang dalam melakukan aksinya akan membuat drive tersendiri pada Desktop, My computer dan Control Panel yang jika di buka akan menampilkan gambar "Han Ji Eun" artis cantik dalam serial Full House.

 

Norman Security Suite mendeteksi virus FullHouse sebagai AutoRun.GUB (lihat gambar 1)

 

Gambar 1. Norman Security Suite mendeteksi virus FullHouse sebagai AutoRun.GUB

 

FullHouse memiliki ciri diantaranya sebagai berikut :

v  Mempunyai ukuran file sebesar "168 kb" dengan "Date Modified" 07-08-2009

v  Tipe file "File Folder" yang sebenarnya adalah "Application" dengan teknik memanipulasi registri

v  Berekstensi file ".exe" yang tidak terlihat karena virus ini menambahkan string "NeverShowExt" pada registry sehingga extesions file tidak ditampilkan

v  Menggunakan icon folder

v  Membuat drive tambahan dengan nama "FullHouse Drive" pada Desktop, My Computer dan Contol panel (lihat gambar 2)

 

Gambar 2. AutoRun.GUB membuat drive dengan nama FullHouse Drive

 

v  Jika drive tersebut di klik akan menampilkan foto artis cantik pemeran dalam serial Fullhouse (lihat gambar 3)

Gambar 3. Foto Han Ji Eun akan ditampilkan ketika FullHouse Drive di klik

 

Teknik Infeksi

ü  Jika file virus berhasil aktif maka akan membuat file induk pada direktori C:\RECYCLER (lihat gambar 4)

Gambar 4. File induk yang dibuat oleh virus Fullhouse 

 

ü  Menyembunyikan folder pada setiap Removable Disk (flashdisk, hdd external, etc.) virus ini membuat duplikat folder sesuai dengan nama folder yang telah disembunyikannya dengan tujuan mengelabuhi user agar mengaktifkan virus. (lihat gambar 5)

 

Gambar 5. Membuat duplikat folder untuk mengelabuhi user

 

Teknik Pertahanan

 

M  Agar tetap dapat berjalan di proses tanpa diketahui korbannya virus ini memblok Regedit dan Task Manager dengan teknik yang cukup unik yaitu menjalankan kedua aplikasi ini terlebih dahulu di background sehingga jika user membuka fungsi tersebut akan muncul pesan error (lihat gambar 6)

 

Gambar 6. Blocking fungsi registry windows

 

M  Untuk dapat berjalan otomatis pada saat komputer dihidupkan, virus menyisipkan string pada registri sehingga akan langsung aktif ketika masuk windows

Ø  HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\Run, Task Manager

Ø  HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Run, Manager Task

 

String registry tersebut memanggil file induk yang berada pada direktori (lihat gambar 7)

ü C:\RECYCLER\S-1-5-21-1202660629-412668190-725345543-500\smss.exe

 

 

Gambar 7. File induk yang aktif pada saat masuk windows

 

Teknik Penyebaran virus

ü  Membuat duplikat file virus pada media removable disk (flashdisk, external disk) dengan menyembunyikan (hidden) folder asli dan menggantinya dengan file virus yang memiliki icon folder sehingga user akan mengira membuka folder tetapi sebenarnya mengaktifkan file virus.

 

Cara Mengatasi virus

ð  Scan file virus yang berada pada direktori C:\RECYCLER dengan antivirus yang sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik. Vaksincom menggunakan Norman Security Suite. (lihat gambar 8)

Gambar 8, Gunakan Norman Security Suite untuk mendeteksi dan membasmi virus FullHouse.

ð  Setelah selesai scan terdapat file virus dengan status file delete (defered) artinya file akan di hapus ketika windows restart

ð  Klik tombol Clean lalu Close pada saat itu juga Norman Security Suite akan meminta komputer untuk restart (lihat gambar 9)

 

Gambar 9, Deffered Delete merupakan fitur Norman untuk membasmi virus yang membandel dan sulit di delete.

 

ð  Untuk menormalkan kembali registri yang telah dibuat oleh virus buka Notepad lalu copy script di bawah

 

 

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom Oyee

 

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

 

[UnhookRegKey]

HKCR, batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, lnkfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCR, scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,

HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile\DefaultIcon,,,""%1""

HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile,,,"Application"

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""

 

[del]

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\Run, Task Manager

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Run, Manager Task

HKCR, exefile, NeverShowExt

HKCR, CLSID\{10020D75-0000-0000-C000-000000000000}

HKLM, SOFTWARE\Classes\CLSID\{10020D75-0000-0000-C000-000000000000}

 

ð  Simpan dengan nama "repair.inf" pilih Save As Type menjadi All Files

ð  Jalankan repair.inf dengan klik kanan kemudian pilih install

ð  Hapus file yang dibuat oleh virus dengan ciri berikut :

§   Type file "application"

§   Extension "exe"

§   Ukuran 168 kb

ð  Untuk mempermudah proses pencarian file virus gunakan "Search Windows" dengan filter file *.exe yang mempunyai ukuran 168 KB dan date modified pertanggal 7/8/2008 (lihat gambar 10)

Gambar 10. Hapus file virus dengan menggunakan search windows

ð  Selanjutnya hapus "FullHouse Drive" pada Desktop, My Computer dan Contol Panel

Gambar 10. Hapus fullhouse drive pada Desktop, My Computer dan Contol Panel

 

Recovery Folder pada Flash Disk yang telah di Hidden

 

Untuk menampilkan kembali folder yang disembunyikan pada flashdisk. Gunakan perintah "ATTRIB" pada command prompt.

§   Klik "Start"

§   Klik "Run"

§   Ketik "CMD", kemudian tekan tombol "Enter"

§   Pindahkan posisi directori ke drive Flash Disk, misalkan E maka ketik perintah E: lalu tekan "enter"

§   Kemudian ketik perintah ATTRIB –s –h –r /s /d kemudian tekan tombol "enter (lihat gambar 11)

Gambar 11. Menampilkan file yang disembunyikan

 

Salam,

Fa A

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 3456850

Fx : 021 3456851

 

 


Bagi anda yang ingin memberikan komentar atau bertanya mengenai virus FullHouse, silahkan klik Forum khusus di http://www.facebook.com/topic.php?topic=9562&uid=44419857236  



#692 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Wed Sep 2, 2009 4:28 am
Subject: Alman dan Mbah Surip suka yang FULL ... Top 10 Malware Indonesia Agustus 2009
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2009/0909/virus0809/stat0809.htm

Top 10 Malware Indonesia Agustus 2009          2 September 2009

Alman dan Mbah Surip sama-sama suka yang FULL

 

Bulan Agustus selain diwarnai oleh aksi saling menyerang antara hacker Malaysia dengan Indonesia (disinyalir) netter Malaysia mengubah syair lagu Indonesia Raya dengan syair yang melecehkan dan langsung dibalas kontan oleh (disinyalir) hacker Indonesia dengan menghadiahi deface pada 116 situs Malaysia (termasuk situs Departemen Pendidikan dan Departemen Pariwisata Malaysia) sebagai hadiah Ulang Tahun Kemerdekaan Malaysia tanggal 31 Agustus 2009.

Kalau di kancah hacker sibuk berperang mengubah teks lagu dan tampilan situs, maka di kancah pervirusan tidak terjadi perubahan berarti dimana 3 besar masih tetap dipegang oleh malware yang sama. Hanya saja terjadi perpindahan posisi dimana OnlineGames pada bulan Agustus mencatat peringkat tertinggi, diikuti oleh Alman yang jika di pikir-pikir memiliki kemiripan dengan Mbah Surip dan pada peringkat 3 tercatat Conficker yang sekali menyerang membuat admin keleyengan. Pendatang baru di Top 10 yang perlu diwaspadai adalah Virut di peringkat 8 yang dapat dikatakan sebagai virus Top 10 yang paling membuat pusing karena kemampuannya melumpuhkan driver, download malware lain dan membuat komputer yang di infeksinya mengirimkan hujan spam. Melihat tingginya infeksi Alman, Onlinegames dan Virut yang sangat memusingkan (artikel membasmi Conficker sudah banyak sekali di bahas di situs Vaksincom), maka Vaksincom memutuskan untuk membuat artikel analisa lengkap Alman, OnlineGames dan Virut yang jika sudah selesai dibuat bisa anda dapatkan pada majalah komputer terkemuka dan portal internet terbesar di Indonesia. Pada gambar 1 dibawah ini anda bisa melihat Top 10 Malware Indonesia bulan Agustus 2009.

 

Statistik Virus Indonesia Agustus 2009

Gambar 1, Top 10 Malware Indonesia Agustus 2009

 

OnlineGames (Peringkat 1, 29.350 infeksi; 35,44 %)

Secara umum, beberapa varian trojan OnlineGames hanya digunakan untuk mencuri informasi account pemain game online yang kemudian akan dikirimkan ke link URL (Uniform Resources Locator) terenkripsi yang dituju oleh trojan tsb. Untuk W32/OnlineGames.JGEV ini bukan hanya informasi account game online, tetapi beberapa account lain yang juga ikut dicuri. Pada beberapa varian trojan sebelumnya hanya mengincar beberapa game online seperti World of Warcraft (WOW), Perfect World dan Cabal Online.  Trojan ini juga mencari beberapa account yang tercatat pada script file trojan tsb yaitu :

Trojan menggunakan aktifitas keylogging yang tujuan awalnya untuk mendapatkan username dan password dari game online.

OnlineGames menyebar melalui :

-          Posting pada forum umum, kemudian memberikan link file untuk didownload.

-          Link untuk mendownload flash player, padahal yang didownload dan dijalankan adalah trojan. (biasanya dengan pop-up tertentu).

-          Posting link pada forum game sebagai FAQ (Frequently Asked Question) dari game tsb, ataupun dengan memberikan pertanyaan tentang beberapa hal pada game yang disertakan link, hingga yang membuat link tentang adanya patch terbaru pada game tertentu.

-          Mengirim e-mail yang disertakan link ataupun attachment tertentu.

-          File sharing pada jaringan, biasanya berbentuk file executable/application.

 

Menurut pantauan NNP (Norman Network Protector) yang dipasang di Datautama, varian-varian OnlineGames terbukti menduduki peringkat pertama sebagai malware yang paling banyak dihentikan pada bulan Agustus 2009. (lihat gambar 2)

Gambar 2, Norman Network Protector yang dipasang di NAP Datautama menunjukkan bahwa OnlineGames merupakan salah satu virus yang paling banyak didownload (dan dihentikan) pada bulan Agustus 2009.

Artikel mengenai malware OnlineGames dan cara pembasmiannya bisa anda dapatkan di majalah InfoKomputer.

 

Alman (Peringkat 2, 28.275 infeksi; 34,15 %)

Alman memiliki kesamaan dengan Mbah Surip, yaitu sama-sama suka yang Full. Kalau Mbah Surip suka bilang “I Love You Fullâ€, maka Alman suka folder yang di sharing Full :p dan menginjeksi file .exe.

 

Jika sebelumnya kita disibukkan dengan penyebaran virus lokal sehingga terlena dengan virus racikan mancanegara, kini tengah santer menyebar virus yang dapat menginjeksi semua file yang mempunyai ekstensi EXE. Virus ini dapat menyebar dengan cepat melalui jaringan dengan memanfaatkan folder yang mempunyai share “Full†dan memanfaatkan “Default Share†[C$/D$/ADMIN$] selain itu virus ini juga akan menyebar dengan memanfaatkan Flash Disk dengan menginjeksi semua file EXE yang ada dan membuat file [boot.exe] dan [autorun.inf] yang berfungsi agar dirinya dapat aktif secara otomatis setiap kali user mengakses Flash Disk. Agar tidak diketahui user kedua file ini akan di sembunyikan.

 

Agar virus ini susah di hapus ia akan menyemarkan dirinya sebagai sebuah service yang akan menginfeksi sebuah file library [.dll] dari file [explorer.exe] serta memantau koneksi internet yang kemudian akan mengunduh malware lainnya dari alamat yang telah ditentukan dan secara otomatis akan menjalankan file tersebut. Virus ini dibuat dengan menggunakan program bahasa “Microsoft Visual C ++ 6.0â€. Jika anda tidak sabar ingin mendapatkan artikel mengenai virus Alman, segera buru Majalah Chip.

 

Virut (Peringkat 8, 535 infeksi; 0,65 %)

Walaupun berada di peringkat 8, anda jangan memandang enteng virus yang satu ini. Jangankan administrator biasa, Vaksinis (teknisi Vaksincom) yang tiap hari berkutat dengan virus dan makanan sehari-harinya (selain nasi) adalah melakukan kunjungan onsite membasmi virus ke pelanggan-pelanggan korporat Vaksincom di seluruh Indonesia kalau kebagian tugas mengunjungi pelanggan yang terinfeksi Virut saja langsung deg-degan, bukan karena ada yang ditaksir atau karena kantor yang dikunjungi karyawannya cantik-cantik, tetapi kalau komputer sudah terinfeksi Virut itu artinya sudah hampir pasti akan bikin lembur. Lihat saja aksinya. Setelah berhasil menginfeksi, dia akan langsung mendelete hostnya.

Virut akan menginfeksi semua file exe tak terkecuali file-file OS Windows dan sangking banyaknya file yang di infeksi dan sangking rumitnya masalah yang ditimbulkan, beberapa vendor antivirus bahkan menyarankan langkah Pasopati alias format dan install ulang Windows jika anda terinfeksi Virut.

Selain itu, ibarat preman Tanah Abang yang sekali menguasai satu wilayah akan mengundang teman-temannya, Virut juga akan mendownload belasan virus, spyware baru dari puluihan situs di internet sehingga sekali terinfeksi Virut, cleaner yang dibutuhkan bukan hanya cleaner Virut, tetapi cleaner semua virus dan malware.

Kalau anda mengira sudah cukup menderita, anda salah, Virut juga melakukan replace terhadap file TCPIP.sys dan NDIS.sys yang memberikan akibat anda tidak akan bisa terkoneksi ke jaringan jika anda menghapus file host Virut.

 

Canggihnya lagi, Virut tidak mengubah tanggal asli file, sehingga anda tidak bisa mendeteksi file yang di infeksinya dengan melihat “Date Modified†atau tanggal terakhir file di rubah di Windows Explorer. Tetapi terjadi perubahan ukuran file yang di infeksinya menjadi bertambah sekitar 22 KB. Namun untuk mengetahui hal ini, anda harus membandingkan file yang sama di komputer anda dengan komputer lain.

 

Artikel Virut sedang di test di Laboratorium virus Vaksincom dan akan siap pada minggu kedua bulan September 2009.

 

Top 10 Malware Indonesia Agustus 2009

Setelah Alman, Conficker masih menunjukkan taringnya dan tetap menempati peringkat sebagai virus Elite di Indonesia dan menempati peringkat 3 (18.376; 22,19 %) sebagai virus yang paling banyak menyebar di Indonesia. Peringkat 4 ditempati oleh SmallTroj (1.867; 2,25 %) disusul oleh virus lokal Autorun di peringkat 5 (1.325 insiden; 1,60 %). Spyware Agent menempati peringkat 6 (866 insiden; 1.05 %) dan dua pendatang baru di Top 10 Malware adalah Kashu (866 insiden; 0,71 %) diikuti oleh Virut di peringkat 8 (535 insiden; 0,65 %). Posisi 9 dan 10 dikuasai oleh virus lokal Lightmoon (488 insiden; 0,59 %) dan VBTroj (457 insiden; 0,55 %). Untuk selengkapnya silahkan lihat tabel 1 di bawah ini :

 

No.

Malware

 Jumlah

%

1

OnLineGames

   29,350

35.44%

2

Alman

   28,275

34.15%

3

Conficker

   18,376

22.19%

4

Smalltroj

     1,867

2.25%

5

Autorun

     1,325

1.60%

6

Agent

        866

1.05%

7

Kashu

        584

0.71%

8

Virut

        535

0.65%

9

Lightmoon

        488

0.59%

10

VBTroj

        457

0.55%

11

Lainnya

        683

0.82%

 

Total

   82,806

100.00%

Tabel 1, Top 10 virus Indonesia 2009.

 

Salam,

Aa Tan

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 3456850

Fx : 021 3456851



#693 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Fri Sep 4, 2009 9:38 am
Subject: Virus (sok) Religius yang takut Kiamat, SmallTroj.BEPS / EXTR3M3 4 Sept 09
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://www.vaksin.com/2009/0909/kiamat/virus-kiamat.htm

Share on Facebook  

SmallTroj.BEPS / EXTR3M3         4 September 2009

Virus (sok) Religius yang takut Kiamat

 

Gempa 7,3 skala Richter yang berpusat di selatan pulau Jawa dan terasa sampai ke Jakarta selama 30 detik memberikan pengalaman sekali seumur hidup, ada yang bosnya bilang-tenaaaaang… tenaaaaang, tapi habis itu lari duluan. Ada yang biasanya naik turun tangga saja pelan2 seperti kurang makan dan ngos-ngosan tapi mendadak bisa turun tangga secepat Gundala Putera Petir :p.

Apakah memang bumi sudah terlalu tua atau memang hal ini wajar secara ilmiah karena Indonesia memang terletak di pertemuan lempeng bumi sehingga sangat rawan gempa. Yang terpenting adalah kita sebagai individu perduli dengan kesusahan sesama.

 

Informasi :

Jika anda ingin berperan membantu korban gempa Tasikmalaya. Dibawah ini adalah beberapa institusi yang dapat anda gunakan untuk menyalurkan kepedulian anda :

 

  • Elshinta Peduli

    • BCA, cabang Daan Mogot

AC        : 1983004494

AN        : Elshinta Peduli

    • BII cabang Intercon Kebon Jeruk

AC        : 2077372900

AN        : Elshinta Peduli

    • BNI

AC        : 194690046

AN        : Elshinta Peduli

  • Metrotvnews.com

    • Bank Mandiri Taman Kebun Jeruk – Jakarta

AC        : 1170000778894

AN        : PT. Media Televisi Indonesia

    • BCA Puri Indah

AC        : 2883333888

AN        : PT. Media Televisi Indonesia

  • Dana Kemanusiaan Kompas

    • BCA Gajah Mada

AC        : 0123005772

AN        : Kompas Media Nusantara

    • Bank Mandiri Plaza Mandiri

AC        : 0700077788888

AN        : Kompas Media Nusantara

    • BNI Jakarta Kota

AC        : 14132840

AN        : Kompas Media Nusantara

  • Sonora Peduli

    • BCA

AC        : 0013310090

AN        : Sonora Peduli

 

Sehubungan dengan gempa Tasikmalaya (bukan TasikMalaysia … :p) Vaksincom mempostingkan satu virus SmallTroj.BEPS, virus (sok) religius yang satu ini (lha iya, religius kok bikin virus nyusahin orang lain) jika anda terinfeksi virus ini, ia akan menampilkan pesan seperti pada gambar 1 dibawah ini.

Gambar 1, Kutipan pesan yang disampaikan oleh virus Extr3m3

 

EXTR3M3

Selamat Datang !

Perhatian !

 

Kapan manusia akan sadar ? Insaf kembali kepada jalan yang benar. Gempa, banjir, Tsunami, bukankah pertanda kiamat? Tapi selain itu, sekarang banyak tanda-tanda kiamat lain yang sudah terlihat, bahkan akan terjadi. Jika Anda seorang muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Kenapa harus takut mencegah perbuatan tercela? Satu orang berbuat maksiat, semua akan mendapat malapetaka!

 

Apabila bumi diguncangkan dengan goncangan (yang dashyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya: Mengapa bumi (menjadi begini)?, pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (belasan) pekerjaan mereka. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula (QS. Al Zalzalah: 1 - 8)

 

Virus Sholat kembali berulang, tidak seperti varian sebelumnya virus ini tidak menampilkan pesan peringatan Sholat sehingga tidak terlalau mencolok. Virus ini kemungkinan dibuat dengan menggunakan program Visual Basic Script [VBS] dan untuk mengelabui user  virus ini dikemas dengan menggunakan converter menjadi file executable [exe] dan merubah type file dari VBS menajadi EXE serta merubah icon menjadi icon gambar sehingga user tidak akan terlalu curiga apalagi file tersebut mempunyai nama yang tidak religius [CewekGirls.EXE] (lihat gambar 3) yang membuat kita penasaran untuk membukanya. Virus ini mempunyai ukuran sekitar 151 KB

 

Dengan Update terbaru Norman Security Suite sudah dapat mendeteksi virus ini sebagai SmallTroj.BEPS (lihat gambar 2)

 

Gambar 2, Hasil Scan Norman Security Suite

 

Gambar 3, File induk SmallTroj.BEPS

 

Bagaimana kita mengetahui bahwa komputer terinfeksi SmallTroj.BEPS?

Virus ini sebenarnya tidak terlalu sulit dikenali, pada saat kompuer terinfeksi virus ia akan meninggalkan beberapa jejak diantaranya:

 

1.     Merubah halaman utama [Intenet Explorer] dengan mengakases file C:\Windows\Help\Log.html (lihat gambar 1)

2.     Merubah judul [Internet Explorer]  menjadi "Kiamat Sudah Dekat ! by – EXTR3M3-

3.     Akan menampilkan program kalkulator pada saat menjalankan "notepad.exe" "rstrui.exe" [system restore] (lihat gambar 4)

 

Gambar 4, Program yang muncul saat menjalankan "msconfig"  atau "system restore"

 

Apa yang dilakukan oleh SmallTroj.BEPS?

Pada saat file yang terinfeksi virus ini dijalankan, akan memanggil sebuah image yang berada di direktori [C:\WINDOWS\Web\Wallpaper\follow.jpg] (lihat gambar 5)

 

Gambar 5, Gambar yang tampil pada saat menjalankan file virus

 

Kemudian akan membuat beberapa file induk  yang akan dijalankan pertama kali pada saat komputer tersebut di nyalakan

 

§  C:\Documents and Settings\%user%\My Documents\CeweGirls.exe

§  C:\Windows\system32\ulib.dll

§  C:\Windows\system32\atrun.dll

§  C:\Windows\system32\1pconfig.EXE

§  C:\Windows\system32\illegal.vbs

§  C:\Windows\system32\Setup\Admin.dll

§  C:\Windows\system32\cewek.dll

§  C:\Windows\system32\girl.dll

§  C:\Windows\system32\log.wri

 

Agar file tersebut dapat dijalankan secara otomatis, ia akan membuat string pada registri editor berikut:

 

§  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

-       services = %systemroot%\system32\1pconfig.EXE

-       system = %systemroot%\system32\illegal.vbs

 

§  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

-       Shell = Explorer.exe "%systemroot%\system32\1pconfig.EXE"

 

Blok Fungsi Windows

Untuk memperlancar aksinya, ia akan mencoba untuk blok beberapa fungsi Windows diantaranya:

§  Registry Editor

§  Msconfig

§  Task Manager

§  Folder Option

§  System Restore

§  Menyembunyikan ekstensi File

§  Enable Autorun Windows

§  Notepad

 

Untuk blok fungsi Windows tersebut, ia akan membuat registry berikut :

§  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

-       NoControlPanel = 0

-       NoFind = 1

-       NoFolderOption = 1

-       NoRun = 1

-       NoDriveTypeAutoRun = 145

 

§  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System

-       DisableRegistryTools = 1

-       DisabletaskMgr = 1

 

§  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

-        HideFileExt = 1

§  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Advanced

-       Hidden = 0

 

§  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced          

-       ShowSuperHidden = 0

 

§  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\NOHIDDEN

-       Text = Show hidden files and folders

 

§  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL

-       Text = Do not show hidden files and folder

 

Selain itu ia juga akan merubah beberapa string registry berikut:

 

§  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

-       AltDefaultUserName = EXTR3M3

-       DefaultUserName = EXTR3M3

 

§  HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop

-       MenuShowDelay = 0

 

§  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\WinOldApp

-       Disable = 0

 

§  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

-       HideIcons = 0

 

§  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced          

-       FolderContentsInfoTip = 0

 

§  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden

-       Text = Hidden files and folders

 

§  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\NOHIDDEN

-       Type = radio

 

§  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL

-       Type = radio

 

Hapus File

Kabar baiknya, virus ini tidak akan  menghapus file data Anda melainkan hanya menghapus beberapa file bawaan Windows seperti regedit.exe, msconfig.exe, rstrui.exe [System Restore] dan program Notepad. Sebagai pengganti ia akan mengganti file yang di hapus [kecuali file TaskMgr.exe dan Regedit.exe]  dengan file CALC.exe [Kalkulator], sehingga pada saat user menjalankan file [notepad.exe] dan [rstrui.exe] maka akan muncul program kalkulator tersebut [calc.exe].

 

Virus ini juga cukup baik dengan menghapus semua file yang ada di [C:\Wndows\temp]. Untuk mengapus file tersebut ia akan menjalankan perintah DOS  /c Del /s /f /q systemroot\Temp secara terus menerus dengan membuka aplikasi MS.DOS, hal ini menyebabkan komputer manjadi tidak stabil dan terkesan hang.

 

Pesan Moral

Tak lupa SmallTroj.BEPS juga akan meninggalkan pesan moral untuk mengajak kepada kebaikan dengan membuat pesan yang dituangkan pada file [C:\Windows\query.log], sayangnya pesan ini tidak akan ditampilkan. Selain itu ia juga akan menampilkan pesan lain dalam bentuk file HTML, dimana pesan ini akan langsung ditampilkan pada saat user membuka program [Internet Explorer],  file HTML ini akan di simpan di direktori [C:\Windows\Help\log.HTML]

 

Agar pesan tersebut dapat dijalankan setiap kali user akses [Internet Explorer] ia akan membuat string pada registry berikut:

 

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main

            - Start page = C:\WINDOWS\Help\log.html

            - Window Title = EXTR3M3 -

 

Lihat gambar 6, Pesan yang akan disampaikan oleh pembuat file [query.log]

 

Task Scheduler

Virus ini juga dapat aktif secara otomatis dengan cara membuat jadwal task [Task Scheduler] yang akan menjalankan file virus yang berada di direktori [C:\Windows\system32\log.wri]. ia akan membuat 7 jadwal task yang akan di jalankan setiap hari pada waktu-waktu yang telah ditentukan (lihat gambar 7 dan 8)

 

§  C:\Windows\task

 

-       At1  akan dijalankan setiap jam  1 AM

-       At2  akan dijalankan setiap jam  6 AM

-       At3  akan dijalankan setiap jam  9 AM

-       At4  akan dijalankan setiap jam  1 PM

-       AT5 akan dijalankan setiap jam  3 PM

-       At5  akan dijalankan setiap jam  6 PM

-       At7  akan dijalankan setiap jam  9 PM

 

Gambar 7, Jadwal Task yang dibuat oleh Virus

 

           

Gambar 8, Properties file Jadwal Task yang akan di aktifkan

 

Media Penyebaran

Media Flash Disk masih menjadi "idaman" untuk dapat menyebarkan dirinya bagi setiap virus khususnya virus lokal. Kali ini ia akan membuat 2 buah file dengan nama  [Autorun.inf] dan [CewekGirls.exe], file autorun.inf ini sendiri berisi script untuk menjalankan file [CewekGirls.exe] yang akan di aktifkan secara otomatis setiap kali user mengakses Flash Disk tersebut dengan memanfaatkan fitur Autorun Windows dan ke dua file tersebut akan di copykan ke 5 [lima] drive [drive D-H] . (lihat gambar 9)

 

Gambar 9, File Autorun.inf yang memungkinkan dapat menjalankan file virus secara otomatis

 

Bagaimana membersihkan SmallTroj.BEPS?

 

1.     Putuskan komputer yang terinfeksi virus dari jaringan

2.     Matikan proses virus yang akif di memory.

Sebagai informasi virus ini dibuat dengan program VBS. Virus ini membutuhkan sebuah file dengan nama WSCRIPT.exe agar dirinya aktif. Oleh karena itu matikan file WSCRIPT.exe yang aktif dimemori, untuk memastikan proses virus ini dapat menggunakan tools pengganti Task Manager seperti Proceexp. (lihat gambar 10)

 

Gambar 10, Mematikan proses virus yang aktif di memory

 

Silahkan download tools tersebut di alamat url berikut:

http://download.sysinternals.com/Files/ProcessExplorer.zip

 

3.     Hapus string registry yang sudah dibuat oleh virus. Silahkan copy script berikut pada program [Wordpad], caranya : (lihat gambar 11)

 

§  Klik [Start] à [Programs] à [Accessories] à [WordPad]

§  Setelah cript tersebut di copy, simpan dengan cara:

§  Klik [File]

§  Klik [Save]

§  Pada kolom "Save In", tentukan dimana lokasi file tersebut akan di simpan.

§  Pada kolom "File name", isi dengan nama REPAIR.INF

§  Pada kolom "Save As Type", pilih "Text Document"

 

Gambar 11, Menyimpan file repair.inf

 

§  Kemudian instal scipt tersebut dengan cara:

-       Klik kanan Repair.INF

-       Klik Install

 

 

Berikut script yang arus di copy

 

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom Oyee

 

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

 

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"

HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Start Page,0, "about:blank"

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, HideFileExt,0x00010001,0

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\NOHIDDEN, text,0, "Do not show hidden files and folders"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL, Text,0, "Show hidden files and folders"

HKCU, Control Panel\Desktop, MenuShowDelay,0, "400"

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Advanced, Hidden ,0x00010001,1

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, FolderContentsInfoTip, 0x00010001,1

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, ShowSuperHidden, 0x00010001,1

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255

 

[del]

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableRegistryTools

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableCMD

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableTaskMgr

HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableTaskMgr

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,NoFolderOptions

HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,NoFolderOptions

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,NoRun

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,NoFind

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,NoControlPanel

HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Window Title

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\WinOldApp, Disabled

 

4.     Hapus File virus dengan terlebih dahulu menampilkan file yang disembunyikan (lihat gambar 12)

 

-       Buka Windows Expplorer

-       Klik [Tools]

-       Klik [Folder Option]

-       Klik Tab [View]

-       Pilih Opsi "Show Hidden Files and  Folders"

-       Hilangkan tanda centang pada opsi "Hide Extension for known file types"

-       Hilangkan tanda centang pada opsi "Hide Protected Operating System files (Recommended)"

 

Gambar 12, Menampilkan file yang tersembunyi

 

Kemdian hapus file berikut:

§  C:\Documents and Settings\%user%\My Documents\CeweGirls.exe

§  C:\Windows\system32\ulib.dll

§  C:\Windows\system32\atrun.dll

§  C:\Windows\system32\1pconfig.EXE

§  C:\Windows\system32\illegal.vbs

§  C:\Windows\system32\Setup\Admin.dll

§  C:\Windows\system32\cewek.dll

§  C:\Windows\system32\girl.dll

§  C:\Windows\system32\log.wri

§  C:\Windows\Help\log.HTML

§  C:\Windows\query.log

§  C:\Windows\task\AT%1%

 

Catatan : %1% menunjukan angka [AT1 – AT7]

 

§     Hapus juga file [Autorun.inf] dan [CewekGirls.exe] yang ada di Drive lain termasuk Flash Disk

 

5.     Copy ulang file yang telah dihapus oleh virus dari komputer dengan OS yang sama  yang tidak terinfeksi.

 

-       C:\Windows\Regedit.exe

-       C:\Windows\System32\Notepad.exe

-       C:\Windows\System32\TaskMgr.exe

-       C:\WIndows\PCHealth\HelpCtr\Binaries\msconfig.exe

-       C:\Windows\system32\restore\rstrui.exe

6.     Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang silakan instal dan scan dengan antivirus yang up-to-date. Anda juga dapat mendownload Norman_Malware_Cleaner di alamat  (lihat gambar 13) http://www.norman.com/Virus/virus_definitions_latest/13958/

 

Gambar 13, Scan Norman Malware Cleaner

 

Salam,

Aj Tau

info@...

 

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160

 

Ph : 021 3456850

Fx : 021 3456851


#694 From: "vaksincom" <alfons@...>
Date: Fri Sep 11, 2009 6:01 am
Subject: W32/Virut.DG Ini dia biang keladinya banjir SPAM
vaksincom
Send Email Send Email
 
http://vaksin.com/2009/0909/virut/virut.htm

W32/Virut.DG

Ini dia biang keladinya banjir SPAM

 

Kalau anda ingin tahu virus apa yang paling memusingkan vendor antivirus di tahun 2009 ini, jawabannya bukan Conficker atau Alman. Conficker boleh menjadi virus yang paling di takuti oleh administrator jaringan tetapi saat ini sudah banyak sekali tools yang disediakan oleh vendor-vendor antivirus bisa membersihkan dan membasmi Conficker dengan tuntas dan bisa dipastikan Conficker sudah memasuki masa "purna bakti" :P karena patch terhadap RPC Dcom III yang secara efektif menghentikan penyebaran virus ini sudah di implementasikan secara meluas di kalangan pengguna komputer. Lain ceritanya dengan virus yang bernama Virut, ia tidak mengandalkan eksploitasi celah keamanan untuk menyebarkan dirinya sehingga tidak ada patch yang dapat menangkalnya (hal inilah yang menyebabkan penyebarannya tidak secepat Conficker) tetapi jangan anda pandang enteng virus ini, karena Virut termasuk virus yang paling ditakuti oleh vendor antivirus. Hal ini terbukti dari kehebatannya dimana sampai saat ini tidak ada tools yang mampu mendeteksi dan membasmi virus ini dengan tuntas. Adapun aksi Virut juga bisa membuat jantung administrator copot seperti :

  1. Mendisable Windows File Protection yang tujuannya sangat "mulia" (untuk Virut) karena ia ingin menginfeksi seluruh file sistem OS Windows.

  2. Menyebarkan dirinya melalui halaman web. HTML, ASP, PHP.

  3. Menginfeksi Host file Windows, sehingga ia memiliki kontrol penuh terhadap koneksi internet komputer yang di infeksinya.

  4. Melakukan kontak remote ke IRC server.

  5. Menjadikan komputer korbannya server zombie untuk mendownload update virus dan perintah lain seperti mendownload master email spam dan menyebarkan ke alamat-alamat yang telah ditentukan.

  6. Mendownload virus dan spyware lain untuk di infeksikan ke komputer.

  7. Menjadikan komputer korbannya sebagai server spam dengan memanfaatkan IP publik yang dimiliki router komputer sehingga mengakibatkan IP tersebut di ban dan di blacklist.

  8. Mematikan Firewall.

  9. Disable share folder supaya sulit dibersihkan secara remote.

  10. Inject network driver sehingga jika hostnya dibersihkan akan menyebabkan kelumpuhan akses komputer ke jaringan.

 

Menurut pengamatan Vaksincom saat ini sangat sulit ditemukan program cleaner untuk membersihkan Virut dengan tuntas dan jika terdeteksipun, kerusakan / infeksi yang diakibatkan oleh Virut ini sangat meluas sehingga banyak korban yang memilih melakukan jurus Pasopati, alias format. Dalam artikel ini, Vaksincom akan menjelaskan secara detail aksi virus dan bagaimana cara membasminya.

 

Bagi anda para pengguna crack/keygen pada software aplikasi maupun game, sebaiknya harap berhati-hati dikarenakan banyak beberapa program tersebut terindikasi mengandung virus. Jika pada beberapa bulan terakhir ini penyebaran virus yang mampu menginfeksi program executable di dominasi oleh virus Alman maupun Sality, kini juga terdapat virus yang memiliki berbagai macam varian yang mampu menginfeksi file executable yaitu "Virut". Berbeda denga Sality atau Alman, virus Virut mampu menginfeksi seluruh file system Windows maupun seluruh file executable yang ada pada komputer anda. Dengan kemampuan infeksi tersebut yang dilengkapi teknik enkripsi dalam menginfeksi file, sangat sulit untuk antivirus mampu melakukan proses pembersihan/clean file secara tepat. Bahkan masih banyak antivirus yang hanya mampu menghapus file atau mengkarantina file, sehingga file yang terinfeksi virus (termasuk file system Windows) menjadi rusak dan akibat secara umum file tersebut tidak bisa dijalankan dan bahkan menyebabkan Windows tidak berjalan secara normal. Hal ini yang kadang ditemui pada beberapa forum, milis maupun artikel beberapa vendor yang memberikan solusi alternatif untuk di repair Windows ataupun jalan terakhir format/install ulang.

 

Norman mendeteksi salah satu varian virus ini sebagai W32/Virut.DG. Norman mendeteksi dan menghapus file virus, serta mampu membersihkan file yang sudah terinfeksi virus. (lihat gambar 1)

Gambar 1, Norman mendeteksi salah satu varian yaitu W32/Virut.DG

 

Karakteristik Virut...

 

Virut merupakan salah satu varian virus yang memiliki kemampuan menginfeksi file executable dalam hal ini EXE dan SCR. Virut merupakan salah satu virus yang muncul sejak tahun 2007 bersamaan dengan munculnya virus Alman dan Sality, hanya saja saat itu penyebarannya tidak terlalu populer dibandingkan Alman. Di tahun 2009 ini pun, penyebaran Virut bersamaan dengan serangan varian Sality yang menyebar banyak dan mendominasi serangan virus mancanegara di Indonesia. Berbeda dengan Sality dan varian awal Virut sebelumnya, Virut saat ini memiliki berbagai metode yang digunakan baik untuk menginfeksi file maupun untuk melakukan penyebaran virus.

 

Saat ini, varian Virut tidak hanya menginfeksi file executable (exe dan scr) tetapi juga menginfeksi file web (asp, php, htm) serta host file dan driver. Selain itu, jika anda terhubung internet virut akan menghubungi remote server (IRC server) dan melakukan koneksi ke beberapa alamat server zombie untuk mendownload sekumpulan malware (virus, trojan, spyware). Dengan terhubung pada beberapa alamat server zombie tersebut, Virut juga mendapatkan akses data IP atau komputer yang akan dijadikan sasaran serangan selanjutnya yaitu SPAM. Dalam hal ini, seandainya komputer kita sudah terinfeksi oleh Virut, tentunya komputer kita sudah menjadi zombie untuk melakukan serangan SPAM sekaligus mengirim virus kepada komputer lain. Pada beberapa varian, virut mendownload spyware, menggunakan iklan dan popup dengan konten pornografi dan perjudian (casino) maupun iklan komersial lain yang tentunya  membuat anda tidak nyaman saat hendak browsing maupun surfing.

 

Metode Penyebaran...

 

Banyak cara yang coba dilakukan untuk menginfeksi komputer korban. Beberapa hal yang dilakukan yaitu sebagai berikut :

-          Infeksi pada crack/keygen yang ada pada situs-situs crack. Ini merupakan salah satu cara efektif yang dilakukan pembuat virus.

-          Link-link atau pop-up untuk mendownload file, baik pada situs ataupun pada forum. Teknologi drive by download yang digunakan untk menginfeksi komputer anda. Harap berhati-hati saat anda mengakses web-web yang tidak dikenal.

-          Mengirim e-mail yang disertakan link ataupun attachment tertentu (SPAM). Perhatikan email anda danjangan hiraukan email-email yang memiliki konten tidak jelas.

-          File sharing (terutama program executable) pada jaringan. Pada beberapa developer program aplikasi, memilki cara agar program dapat jalan pada jaringan perusahan adalah dengan digunakannya sharing file khususnya sharing full. Hal ini justru menyebabkan serangan virus baik Alman, Sality bahkan Virut dapat leluasa menginfeksi file. Virut menjadikan ini sebagai sasaran utama penyebaran pada perusahaan ataupun pada jaringan korporat. Karena itu Vaksincom menghimbau kepada para pengembang software untuk memasukkan masalah sekuriti sebagai salah satu faktor yang penting dalam membangun software anda. Salah satunya adalah hindari penggunaan sharing FULL tanpa password karena akan memicu penyebaran virus dan akan mengakibatkan masalah pada aplikasi anda dan jaringan perusahaan yang menggunakan aplikasi anda.

-          Penggunaan removable drive seperti USB, Card Reader, dan media tulis lainnya. Bagi anda yang biasa menyimpan file executable harap di perhatikan dan di cek selalu untuk menghindari infeksi file pada komputer.

 

Disable Windows File Protection...

 

Saat pertama kali dijalankan, W32/Virut.DG akan berusaha menginjeksi file Winlogon.exe pada proses system. Dengan menginjeksi file tersebut, virus telah mendisable Windows File Protection (System File Checker). Hal ini dilakukan dengan mengubah/patch file sfc.dll dan sfc_os.dll. Hal ini dilakukan agar mampu menginfeksi seluruh file system Windows dan mempermudah infeksi seluruh file executable (exe dan scr) pada komputer tersebut. (lihat gambar 2)

Gambar 2, Fitur Windows File Protection yang didisable oleh Virut

 

Infeksi File Executable...

 

Sama seperti halnya Sality dan Alman, Virut mampu menginfeksi file dalam hal ini file executable yang di infeksi adalah :

-          .EXE dengan type file "Application"

-          .SCR dengan type file "Screen Saver"

 

File executable yang telah terinfeksi virus akan bertambah sebesar 22 kb.

 

Infeksi File Web...

 

Selain menginfeksi file executable, virus juga menginfeksi beberapa file web atau HTML yaitu yang memiliki extention berikut :

-          .HTM

-          .ASP

-          .PHP

 

Dengan menyisipkan string link alamat server download virus sebelum tag penutup body. (lihat gambar 3)

Gambar 3, Menyisipkan script link download virus sebelum tag penutup body.

 

Infeksi File Hosts...

 

Untuk mempermudah aksinya mendownload sekumpulan malware dan tetap terkoneksi pada remote server, virus menambahkan script pada header host file. Hal yang sama dilakukan seperti saat menginfeksi file HTML (dengan menambahkan script pada file HTML). (lihat gambar 4)

Gambar 4, Hosts yang telah diubah dan ditambahkan link remote server virus.

 

Remote Server (IRC Server)...

 

Saat terkoneksi internet, virus melakukan kontak ke remote server/IRC (Internet Relay Chat) menggunakan port 65520. Beberapa IP yang digunakan yaitu :