Kalau mau dicari lagu apa yang cocok
dengan penyebaran malware di bulan September 2009, bukan lagu "Puspa" atau "Batal
Kawin", melainkan lagu "Separuh Jiwaku Pergi". Tetapi yang pergi kali ini bukan
separuh jiwa, tetapi separuh virus dan tidak berakhir duka, tetapi berakhir
lega. Mengapa ? Karena ternyata penyebaran virus di Indonesia bulan September
2009 memang pergi separuhnya dibandingkan dengan bulan Agustus 2009.
Insiden virus di bulan September
2009 mengalami penurunan signifikan dibandingkan dengan insiden bulan-bulan
sebelumnya. Menurut pantauan dari Norman Network Protector (NNP), dibandingkan
dengan bulan Agustus, insiden virus di bulan September mengalami penurunan 53
%. Hal ini juga dikuatkan oleh data insiden virus harian dimana pada traffic internet
yang melewati Datautama bahkan ada hari dimana tidak ditemukan adanya virus
dimana hal ini tidak pernah terjadi selama bulan Agustus dan bulan-bulan sebelumnya.
Yang menarik adalah NNP yang berhasil mendeteksi adanya Trojan PHP/C99Shell.R
yang menginfeksi salah satu situs pemerintah. Walaupun situs tersebut tidak dipasangi
NNP, tetapi karena pelanggan ISP yang dilindungi NNP dan melakukan browsing ke
situs tersebut, NNP mendeteksi bahwa situs tersebut terinfeksi virus Trojan dan
langsung menghentikan akses ke file yang dicurigai bervirus pada situs tersebut
(tanpa memblok akses ke situs tersebut).
Penurunan insiden virus karena libur Lebaran
Walaupun virus sebenarnya tidak
mengenal hari libur, namun terbukti bahwa insiden virus di bulan September 2009
(lihat gambar 1) mengalami penurunan sangat signifikan dibandingkan dengan
bulan Agustus 2009.(lihat gambar 2) Penurunan yang terjadi adalah sekitar 53 %
dimana pada bulan September insiden virus yang dihentikan oleh NNP pada adalah
sebanyak 34.795 menurun signifikan dibandingkan bulan Agustus sebanyak 74.011
insiden.
Gambar 1, Insiden Virus September 2009 menurut pantauan NNP di
Datautama
Gambar 2, Insiden Virus bulan Agustus 2009
Apa sebenarnya yang menyebabkan
turunnya infeksi virus di bulan September 2009 ? Menurut pantauan NNP, hal ini
terjadi karena turunnya aktivitas browsing secara keseluruhan dan khususnya pada
saat libur lebaran yang turun sangat signifikan seperti yang terlihat pada
gambar 3 dimana pada tanggal 19 s/d 27 September 2009 tidak ada insiden virus
sama sekali. Jadi bukan karena separuh virus pulang kampung ikut arus mudik
melainkan karena memang aktivitas internet yang menurun pada bulan September
2009 dan secara paralel menyebabkan penyebaran virus menurun secara signifikan.
Gambar 3, Penurunan infeksi virus terjadi karena libur Lebaran 19 – 27 September
2009
Hal ini tidak terjadi pada
bulan-bulan sebelumnya, dimana sebagai perbandingan pada bulan Agustus 2009 selama
sebulan penuh tidak pernah sepi dari insiden virus dan setiap hari selalu ada
insiden virus yang dihentikan oleh NNP. (lihat gambar 4)
Gambar 4, Setiap hari selalu ada virus dihentikan oleh NNP selama bulan
Agustus 2009 dan sebelumnya
Data statistik yang dikumpulkan
melalui email statistik virus Vaksincom dari pengguna Norman di seluruh
Indonesia menunjukkan virus Alman masih menempati peringkat teratas virus yang
dihentikan oleh Norman di Indonesia diikuti oleh Conficker, Autorun, Sality dan
IE Title. IE Title yang merupakan virus VBS yang menginfeksi Internet Explorer mengalami
peningkatan dan perlu di waspadai. Autorun yang banyak variannya merupakan
buatan lokal makin memusingkan karena variannya yang bertambah dengan kecepatan
luarbiasa sehingga menyulitkan banyak program antivirus yang paling terkenal
sekalipun untuk dapat mendeteksi virus ini dengan cepat dan baik karena tidak
memiliki akses terhadap sample baru dari Autorun tersebut. Vaksincom dengan
perwakilan yang tersebar di lebih dari 27 kota di seluruh Indonesia http://www.vaksin.com/reps.htm tidak
pernah berhenti mengumpulkan varian virus baru setiap hari dan di dukung oleh
laboratorium virus di Jakarta menjadikan Norman sebagai salah satu antivirus mancanegara
yang dapat mendeteksi varian Autorun terbaru lebih cepat dari antivirus lain
yang tidak memiliki support dan laboratorium virus lokal.
Virus Online, PHP/C99Shell
Sedangkan virus yang menyebar
melalui browsing dan dihentikan oleh NNP, masih di dominasi oleh Onlinegames,
Smalltroj dan Agent. Satu hal yang menarik adalah dihentikannya Trojan
PHP/C99Shell.R pada satu situs milik pemerintah pada tanggal 28 September 2009
(lihat gambar 5). Sebenarnya secara langsung, Trojan PHP/C99Shell.R "hanya"
merupakan pertanda adanya backdoor yang telah di tanam pada satu situs (web
server) dan Trojan ini sendiri tidak bisa menginfeksi komputer biasa (non
webserver). Tetapi yang menjadi masalah adalah dengan adanya backdoor (pintu
belakang) pada satu situs berarti pengamanan situs tersebut telah berhasil
ditembus dan pengunjung situs tersebut rentan terhadap ancaman, karena mudah
sekali untuk menanamkan malware pada situs yang telah berhasil ditanami
backdoor dan hal itulah yang menjadikan situs berbahaya untuk dikunjungi oleh
pengguna biasa.
Gambar 5, Salah satu situs pemerintah memiliki kelemahan
Trojan/C99Shell.r
Untuk memastikan adanya kode
berbahaya, Vaksincom melakukan pengamatan lebih jauh pada halaman awal website
tersebut, dan telihat bahwa halaman awal website mengandung link ke situs-situs
porno Turki (lihat gambar 6 dan 7)
Gambar 7, Pada akhir situs, terdapat hidden link ke situs-situs porno
Turki seperti www.sikisinlan.com yang
tentunya sangat tidak pantas terdapat pada page awal Badan Pemerintah.
Ketika paga tersebut di save baik
sebagai txt maupun html, Norman Security Suite langsung mendeteksi file
tersebut sebagai Trojan: PHP/C99Shell.R (lihat gambar 8)
Gambar 8, Norman Security Suite mendeteksi Trojan: PHP/C99Shell.R
Kalau Mbah Surip bilang I Love You FULL, maka Alman juga akan bilang I Love You Full, khususnya bagi anda yang melakukan sharing folder di jaringan secara FULL Access (alias tanpa password). Virus jawara di Indonesia ini (nomor 2 paling banyak menyebar menurut statistik malware Vaksincom Agustus 2009) mengincar semua folder di jaringan yang dishare secara full tanpa password.
Jika sebelumnya kita disibukkan dengan penyebaran virus lokal sehingga terlena dengan virus racikan mancanegara, kini tengah santer menyebar virus yang dapat menginjeksi semua file yang mempunyai ekstensi EXE. Virus ini dapat menyebar dengan cepat melalui jaringan dengan memanfaatkan folder yang mempunyai share "Full" dan memanfaatkan "Default Share" [C$/D$/ADMIN$] selain itu virus ini juga akan menyebar dengan memanfaatkan Flash Disk dengan menginjeksi semua file EXE yang ada dan membuat file [boot.exe] dan [autorun.inf] yang berfungsi agar dirinya dapat aktif secara otomatis setiap kali user mengakses Flash Disk. Agar tidak diketahui user kedua file ini akan di sembunyikan.
Walaupun ia berusaha untuk menginfeksi file yang mempunyai ekstensi EXE tetapi ada beberapa lokasi folder yang tidak akan di infeksi
yakni file yang berada di direktori dibawah ini serta bebarapa file tertentu.
-\LOCAL SETTINGS\TEMP
-\QQ
-\Windows
-\Winnt
Agar virus ini susah di hapus ia akan menyemarkan dirinya sebagai sebuah service yang akan menginfeksi sebuah file library [.dll] dari file [explorer.exe] serta memantau koneksi internet yang kemudian akan mengunduh
malware lainnya dari alamat yang telah ditentukan dan secara otomatis akan menjalankan file tersebut. Virus ini dibuat dengan menggunakan program bahasa "Microsoft Visual C ++ 6.0".
Dengan update terbaru Norman Security Suite sudah dapat mendeteksi virus ini sebagai W32/Alman. (lihat gambar 1)
Gambar 1, Hasil deteksi Norman sebagai W32/Alman
Drop File
Pada saat virus ini aktif, ia akan membuat beberapa file induk yang akan di jalankan pertama kali setiap kali komputer aktif, salah satu dari file yang dibuat ini akan aktif sebagai service windows sehingga mempersulit pada saat pembersihan:
§C:\Windows\linkinfo.dll
§C:\Windows\System32\drivers\LsDrv118.sys
§C:\Windows\system32\drivers\nvmini.sys
§C:\Windows\System32\drivers\cdralw.sys
§C:\Windows\System32\drivers\riodrvs.sys
§C:\Windows\System32\drivers\DKIs6.sys
Registry
Agar dirinya dapat aktif secara otomatis, ia akan membuat dirinya seolah-olah merupakan service Windows dengan terlebih dahulu membuat string pada registry berikut:
%file% ini berbeda-beda yang terdiri dari salah satu file dibawah ini:
-Nvmini
-Cdralw
-RioDrvs
Mematikan program/Aplikasi/Malware
W32/Alman juga akan mencoba untuk mematikan dan menghapus beberapa program/apalikasi/malware/library (dll file) salah satu file dibawah ini:
-c0nime.exe
-cmdbcs.exe
-ctmontv.exe
-explorer.exe
-fuckjacks.exe
-iexpl0re.exe
-iexpl0re.exe
-iexplore.exe
-internat.exe
-logo_1.exe
-logo1_.exe
-lsass.exe
-lying.exe
-msdccrt.exe
-msvce32.exe
-ncscv32.exe
-nvscv32.exe
-realschd.exe
-rpcs.exe
-run1132.exe
-rundl132.exe
-smss.exe
-spo0lsv.exe
-spoclsv.exe
-ssopure.exe
-svhost32.exe
-svch0st.exe
-sxs.exe
-sysbmw.exe
-sysload3.exe
-tempicon.exe
-upxdnd.exe
-wdfmgr32.exe
-wsvbs.exe
-dllwm.dll
-dllhosts.dll
-notepad.dll
-rpcs.dll
-rdihost.dll
-rdfhost.dll
-reshost.dll
-lgsym.dll
-rund11.dll
-midddsccrt.dll
-wsvbs.dll
-cmdb.dll
-richdll.dll
-wininfo.rxk
-windhcp.dll
-upxdhnd.dll
Ia juga akan blok proses dari software antirootkit atau network filter dibawah ini:
-SPUBDRV
-ISDRV1
-RKREVEAL
-PROCEXP
-SAFEMON
-RKHDRV10
-NPF
-IRIS
-NPPTNT
-DUMP_WMIMMC
-SPLITTER
-EAGLENT
Media penyebaran (Flash Disk/Network)
Virus ini menyebar cukup cepat dengan memanfaatkan media Flash Disk atau Disket serta menyebar melalui jaringan.
Untuk menyebar memalui Flash Disk/Disket, ia akan membuat 2 buah file yakni
boot.exe dan
autorun.inf. virus ini akan aktif secara otomatis setiap kali Flash Disk tersebut dihubungkan ke komputer atau pada saat user akses ke Flash Disk tersebut. File autorun.inf ini berisi script untuk menjalankan file boot.exe.
Selain meembuat 2 file tersebut, ia juga akan menginfeksi semua file yang mempunyai ekstensi EXE.
Sedangkan untuk menyebar melalui jaringan, ia akan menginfeksi semua file EXE yang ada di folder yang di sharing yang mempunyai akses "Full". Selain itu ia juga akan mencoba untuk mengakses drive lokal pada komputer target (C:\) dengan menggunakan username
administrator serta mencoba beberapa password berikut:
-admin
-1
-111
-123
-Aaa
-12345
-123456789
-654321
-!@#$
-qsdf
-asdfgh
-!@#$%
-!@#$%^
-!@#$%^&
-!@#$%^&*
-!@#$%^&*(
-!@#$%^&*()
-qwer
-admin123
-love
-test123
-owner
-mypass123
-root
-letmein
-qwerty
-abc123
-password
-monkey
-password1
Jika berhasil di tembus, ia akan drop dan menjalankan satu file dengan nama
setup.exe pada drive C:\.
Download malware
W32/Alman juga akan mencoba untuk mengirimkan beberapa informasi dari komputer yang telah terinfeksi serta mengirimkan informasi tentang keberadaan driver dari software security dibawah ini ke pembuat virus
-Hooksys
-KWatch3
-KregEx
-KLPF
-NaiAvFilter1
-NAVAP
-AVGNTMGR
-AvgTdi
-nod32drv
-PavProtect
-TMFilter
-BDFsDrv
-VETFDDNT
Virus ini juga akanmencoba untuk mendownload malware lain dari alamat yang telah ditentukan dan menjalankan nya seperti:
pic.imrw0rldwide.com
soft.imrw0rldwide.com
tj.imrw0rldwide.com
Rakus menginfeksi file EXE
Target selanjutnya yang dilakukan adalah mencoba untuk menginfeksi semua file yang mempunyai ekstensi EXE yang tidak diproteksi oleh "System File Checker (SFC)".
Walaupun demikian tidak semua file EXE akan di infeksi oleh Alman termasuk file yang merupakan file System Windows dan file yang di proteksi oleh "System File Checker Windows (SFC)", biasnya W32/Alman akan menginfeksi file program atau file installer serta file portable. Berikut beberapa lokasi yang tidak akan di incar oleh W32/Alman:
-..\LOCAL SETTINGS\TEMP
-..\QQ
-..\Windows
-..\Winnt
Serta beberapa file yang mempunyai salah satu nama dibawah ini:
-launcher.exe
-repair.exe
-wow.exe
-wooolcfg.exe
-woool.exe
-ztconfig.exe
-patchupdate.exe
-trojankiller.exe
-xy2player.exe
-flyff.exe
-xy2.exe
-au_unins_web.exe
-cabal.exe
-cabalmain9x.exe
-cabalmain.exe
-meteor.exe
-patcher.exe
-mjonline.exe
-config.exe
-zuonline.exe
-userpic.exe
main.exe
-dk2.exe
-autoupdate.exe
-dbfsupdate.exe
-asktao.exe
-sealspeed.exe
-xlqy2.exe
-game.exe
-wb-service.exe
-nbt-dragonraja2006.exe
-dragonraja.exe
-mhclient-connect.exe
-hs.exe
-mts.exe
-gc.exe
-zfs.exe
-neuz.exe
-maplestory.exe
-nsstarter.exe
-nmcosrv.exe
-ca.exe
-nmservice.exe
-kartrider.exe
-audition.exe
-zhengtu.exe
Cara membersihkan W32/Alman
1.Sebaiknya disconnect komputer yang akan di bersihkan dari jaringan
2.Disable "System Restore" selama proses pembersihan berlangsung agar pembersihan bisa optimal [Windows XP/2003/Vista], caranya: (lihat gambar 2)
§Buka [Windows Explorer]
§Klik kanan [My Computer]
§Klik [Properties]
§Klik tabulasi [System Restore]
§Centang opsi [Turn off System Restore on all drives]
§Klik [Apply]
§Klik [OK]
Gambar 2, Disable System Restore
3.Sebaiknya lakukan pembersihan pada mode "safe mode"
4.Matikan service virus yang aktif dimemory [jika ditemukan] dengan cara:
§Klik [Start menu]
§Klik [Run]
§Ketik "services.msc" [tanpa tanda kutip], pada dialog box [RUN] kemudian klik tombol [OK]
§Cari services virus dengan nama "NVIDIA Compatible Windows Miniport Driver"
atau"RioDrvs Usb Driver"
§Kemudian klik menu [Action] --> [Properties]
§Klik tombol [Stop]
§Pada bagian [Startup Type], pilih [Manual].
§Klik [OK]
Matikanjuga file yang aktif di memory dengan nama LINKINFO.DLL dengan menggunakan program "Task Manager" jika ditemukan.
5.Hapus registry Windows yang sudah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah proses penghapusan, silahakn salin script dibawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf. Jalankan file tersebut dengan cara:
Sebelum menjalankan file tersebut sebaiknya ganti ekstensi Norman Malware Cleaner dari EXE manjadi COM agar tools tersebut tidak di injeksi oleh W32/Alman.
8.Untuk pembersihan optimal install scan dengan antivirus yang up-to-date dan sudah dapat mengenali virus ini dengan baik.
Silahkan download antivirus Norman free trial di alamat berikut
1)Install semua komputer dengan antivirus yang dapat terupdate secara otomatis dan pastikan antivirus yang terinstall dapat berjalan dengan baik.
2)Agar komputer tidak terinfeksi kembali virus W32/Alman, buat folder kosong dengan nama dibawah ini dan ubah attribut file tadi menjadi SYSTEM, Hidden dan Read Only. (lihat gambar 4)
a.C:\Windows\linkinfo.dll
b.C:\Windows\system32\drivers\LsDrv118.sys
c.C:\Windows\system32\drivers\nvmini.sys
d.C:\Windows\system32\drivers\cdralw.sys
e.C:\Windows\System32\drivers\riodrvs.sys
f.C:\Windows\System32\drivers\DKIs6.sys
Gambar 4, Membuat file dummy
3)Jika komputer terhubung jaringan sebaiknya pastikan semua komputer sudah bersih dari virus W32/Alman, karena akan mengakibatkan komputer yang sudahbersih akan terinfeksi kembali.
4)Sebaiknya tidak melakukan share folder dengan akses Full atau share folder yang diperlukan saja dan disable "Default Share" [C$, D$, ADMIN$] jika tidak digunakan.
Silahkan salin cript dibawah ini pada program notepadkemudian simpan dengan nama
DisableDEFAULT_SHARE.inf, kemudian jalankan file tersebut denga cara:
a.Klik kanan DisableDEFAULT_SHARE.inf
b.Klik [Install]
-------------------" awal script " --------------------------------------------------
-------------------" akhir script " -------------------------------------------------
6)Agar virus ini tidak mengcopy file
boot.exe dan autorun.inf ke Flash Disk sebaiknya buat folder kosong dengan nama yang sama, kemudian set attribut kedua fiolder tersebut menjadi SYSTEM/HIDDEN/READ ONLY, caranya: (lihat gambar 5)
a.Klik menu [Start]
b.Klik [Run]
c.Pada dilag box RUN, ketik CMD kemudian tekan tombol "Enter"
d.Setelah muncul layar DOS PROMPT, pindahkan posiis kursor ke lokasi Flash Disk, contoh jika Flash Disk adalah Drive [D:\] maka ketik
D: kemudian tekan tombol "Enter"
e.Kemudian ketik perintah MDAutorun.inf kemudian klik tombol "Enter"
f.Ketik perintah MDBoot.exe, kemudian klik tombol "Enter"
g.Untuk meruba attribut ke dua file tersebut ketik perintah
oATTRIB +S +h +r Autorun.inf kemudian tekan tombol [Enter]
oATTRIB +S +h +r Boot.inf kemudian tekan tombol [Enter]
Gambar 5, Membuat folder dummy untuk mengelabui user
7)Jika diperlukan dan untuk mencegah penyebaran virus melalui Flash Disk sebaiknya blok eksekusi file aplikasi yang ada di Flash Disk [tidak dapat menjalankan file yang mempunyai ekstensi EXE/COM/BAT/PIF/LNK/SCR/VBS/INF/REG/]. Fitur inihanya ada pad Windows XP Proffesional, Windows Vista/Windows 2003 dan Windows 2008.
Berikut cara untuk blok eksekusi file yang ada pada Flash Disk
oKlik kanan pada [software restriction policies] dan pilih [Create new policies].
oKemudian klik kanan di [Additional Rule], dan pilih [New Path Rule] (lihat gambar 6)
Gambar 6, Secpol
oPada Kolom Path, masukkan drive dimana aplikasi di dalamnya tidak dapat dieksekusi. Karena kebanyakan malware menular dari flash disk, sebaiknya ketik drive di mana flash disk berada. Misalnya, jika flash disk ada di drive G maka ketikkan G:\ (lihat gambar 7)
Game Halo 2 dalam sehari mencatat penjualan 125 juta dolar, mengalahkan pendapatan film Spiderman yang dalam 3 hari menghasilkan 115 juta dolar. Dari kejadian di tahun 2007 tersebut tentunya kita semua setuju bahwa industri game (mainan) sudah tidak bisa dianggap main-main lagi. Lihat saja game populer seperti Ragnarok, Warcraft dan yang ditunggu-tunggu Starcraft II mampu membius pemainnya seakan-akan berada di dunianya sendiri. Mass multiplayer game
online
seperti World of Warcraft mampu menembus jumlah
pemain online aktif 10 juta di seluruh dunia pada bulan Januari 2008, lebih banyak dari jumlah seluruh penduduk Singapura.
Ada gula ada semut, seperti kata pepatah, selain menarik banyak pemain online yang jika ingin bermain harus membayar biaya berlangganan dan menghabiskan banyak waktu untuk meningkatkan karakter kemampuan karakter yang dimainkannya. Ternyata hal ini juga mengundang pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang ingin mencuri karakter yang dimiliki oleh pemain World of Warcraft dengan membuat virus yang berfungsi sebagai trojan dan keylogger. Dan kabar buruknya, selain mencuri data World of Warcraft, virus yang disebarkan juga memiliki aksi mencuri data account Yahoo dan Google.
Menurut pantauan Vaksincom baik dari data infeksi di komputer client dan traffic ISP yang di hentikan oleh NNP (Norman Network Protector), virus dengan nama W32/OnlineGames ini selalu menempati peringkat tinggi dalam penyebaran virus di Indonesia dan bahkan pada bulan Agustus 2009 menjadi virus nomor satu mengalahkan penyebaran virus Alman dan Conficker.
Jika anda termasuk salah satu pengguna game online maka anda perlu berhati-hati, karena telahmenyebar berbagai varian trojan game online. Anda dapat melihat statistik update trojan ini pada alamat
http://www.vaksin.com/2009/0809/virus0709/stat0709.htm.
Norman mendeteksi salah satu varian trojan ini sebagai W32/OnlineGames.JGEV. (lihat gambar 1)
Gambar 1, Norman mendeteksi sebagai W32/OnlineGames.JGEV
Pencuri Informasi
Secara umum, beberapa varian trojan OnlineGames hanya digunakan untuk mencuri informasi account pemain game online yang kemudian akan dikirimkan ke link URL (Uniform Resources Locator) terenkripsi yang dituju oleh trojan tsb. Untuk W32/OnlineGames.JGEV ini bukan hanya informasi account game online, tetapi beberapa account lain yang juga ikut dicuri. Pada beberapa varian trojan sebelumnya hanya mengincar beberapa game online seperti World of Warcraft (WOW), Perfect World dan Cabal Online.Trojan ini juga mencari beberapa account yang tercatat pada script file trojan tsb yaitu :
-Worldofwarcraft.com
-Woweurope.com
-Battle.net
-Yahoo.com
-Google.com
Trojan menggunakan aktifitas keylogging yang tujuan awalnya untuk mendapatkan username dan password dari game online. Pada perkembangannya trojan juga mencari informasi yang berusaha didapatkan berdasarkan script yang mengandung string sebagai berikut :
-file
-complete
-accountName
-text
-password
-email
-login
-passwd
-Email
-Passwd
Tentunya akan sangat berbahaya jika yang berhasil didapatkan merupakan data penting seperti username dan password pada rekening bank, kartu kredit dan lainnya yang dicuri dan dikirimkan ke link URL pembuat trojan tsb.
Cara Penyebaran
Banyak cara yang coba dilakukan untuk menjebak korbannya untuk menjalankan trojan. Beberapa hal yang dilakukan sebagai berikut :
-Posting pada forum umum, kemudian memberikan link file untuk didownload. (lihat gambar 2)
Gambar 2, Topik umum & link trojan yang diberikan untuk didownload.
-Link untuk mendownload flash player, padahal yang didownload dan dijalankan adalah trojan. (biasanya dengan pop-up tertentu) lihat gambar 3.
Gambar 3, Link download trojan yang dipalsukan sebagai flash player
-Posting link pada forum game sebagai FAQ (Frequently Asked Question) dari game tsb, ataupun dengan memberikan pertanyaan tentang beberapa hal pada game yang disertakan link, hingga yang membuat link tentang adanya patch terbaru pada game tertentu.
Gambar 4, Link download trojan yang dipalsukan sebagai FAQ.
-Mengirim e-mail yang disertakan link ataupun attachment tertentu.
-File sharing pada jaringan, biasanya berbentuk file executable/application.
File Virus
File trojan yang didownload dan dijalankan dibuat dengan menggunakan bahasa C++. Setelah link maupun attachment tersebut berhasil dijalankan oleh user (baik secara disengaja maupun tidak), maka akan membuat beberapa file pada system sebagai berikut : (lihat gambar 5)
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Kell
Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama "Repair.inf" (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan).
-Hapus file virus (liser.exe & liser.dll) secara manual, yaitu pada folder "C:\Program Files\Manson" atau dapat menggunakan tools Norman Malware Cleaner. Anda dapat mendownload pada link berikut (lihat gambar 7)
Gambar 7, Scan virus dengan Norman Malware Cleaner
-Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik.
Blok Akses Trojan
Bagi anda yang tidak ingin data penting anda hilang ataupun dicuri sebaiknya jangan sampai terinfeksi trojan ini. Oleh karena itu sebaiknya hindari ekseskusi maupun instalasi pada program maupun software yang tidak anda kenal. Berhati-hati pada forum-forum tertentu yang menyediakan link-link yang mencurigakan / tidak anda yakini keabsahannya.
Khusus untuk perusahaan dengan komputer dalam jaringan yang banyak, Vaksincom menyarankan anda melakukan filter IP-IP yang mencurigakan. Hasil filtering menggunakan NNP yang dilakukan Vaksincom pada traffic ISP di Indonesia mengkonfirmasikan bahwa W32/OnlineGames merupakan ancaman yang nyata yang harus diwaspadai saat ini (lihat gambar 8)
Gambar 8, W32/OnlineGames termasuk sebagai virus yang paling banyak dihentikan oleh NNP di bulan Agustus 2009
Ini kali ke dua virus yang akan mempermainkan CDROM setelah kemunculan virus lainnya yakni [SmallTroj.QFBU]. Perbedaan yang mencolok adalah pada script yang dibuat untuk membuka CDROM. Padavirus SmallTroj.QFBU, script untuk membuka CDROM berada pada tubuh virus itu sendiri hal ini memberikan keuntungan yakni selama virus ini masih akif dimemori maka ia akan dengan leluasa untuk selalu membuka CD ROM tersebut, berbeda dengan virus SmallTroj.PUDN ini yang akan mengandalkan file lain dengan memanfaatkan file [C:\Windows\System32\WSCript.exe] dan tidak tergantung pada file induk untuk membuka CD ROM tersebut, tetapi dari hasil pengetesan hal ini tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan karena file script tersebut membutuhkan file pemicu lain untuk menjalankankan isi dari script tersebut, file pemicu inilah yang "mungkin" terlupakan atau dilupakan oleh sang pembuat virus. Apapun yang dilakukan oleh kedua virus ini yang
jelas
perbuatan ini sangat merugikan pengguna komputer apalagi bagi mereka yang awam. Ingin tahu apalagi yang akan dilakukan oleh virus SmallTroj.PUDN, mari kita ikuti penelurusan Laboratorium Virus Vaksincom J
Made in VB
Meskipun sekarang sudah jaman Blackberry, tetapi sebenarnya market leader tetap Nokia yang masih mendapatkan predikat ponsel sejuta umat. Sama dengan VB, siapa bilang VB sudah di tinggalkan, buktinya masihbanyak virus lokal yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman sejuta umat ini, selain mudah dipelajari banyak orang yang menguasai dan sudah banyak situs-situs yang membahas program VB ini, dengan sedikit modifikasi dari "tangan-tangan jahil" maka lahirkan sebuah program yang "mematikan" yang disebut virus, salah satu virus yang dibuat dengan menggunakan program bahasa VB adalah SmallTroj.PUDN.Untuk memperkecil ukuran dan mempersulit untuk membongkar isi body virusnya, pembuat virus akan mengkompres dengan menggunakan program UPX. File sebelum di kompres akan mempunyai ukuran sekitar 92 KB dan setelah di kompres akan menyusut menjadi sekiatr 41 KB. Untuk mengelabui user ia akan menggunakan icon notepad, tetapi jika kita tampilkan file tersebut secara detail, maka akan terlihat bahwa file tersebut mempuyai type file sebagai "Application" dengan ekstensi "EXE" (lihat gambar 1)
Gambar 1, File induk virus
Dengan update terbaru Norman Security Suite mendeteksi sebagai Trojan: W32/SmallTroj.PUDN (lihat gambar 2)
Gambar 2, Hasil deteksi Norman Security Suite
Apa yang akan dilakukan setelah menginfeksi?
Setelah user menjalankan file yang terinfeksi SmallTroj, maka pertama kali ia akan membuat file [wmdrtl32_.vbs] di folder dimana file virus tersebut dijalankan dengan atribut [system, hidden, read only, arsip], kemudian akan membuat beberapa file induk yang akan dijalankan pertama kali saat komputer dinyalakan yakni:
c:\Windows\wmdrtl32_.exe
c:\xMr. Jabluntz.exe [semua drive], x menunjukan karakter acak
c:\wmdrtl32_.vbs [semua drive]
C:\Autorun.inf
C:\a_Video Hot.exe
C:\Windows\System32\wmdrtl32_.vbs
C:\Windows\System32\autorun.inf
Agar file tersebut dapat dijalankan secara otomatis saat komputer dinyalakan, ia akan membuat string pada registry berikut:
Virus ini juga akan aktif saat user mengakses setiap drive atau folder [C:\Windows\system32] dengan memanfaatkan fitur autorun windows dengan membuat file [autorun.inf] yang akan menjalankan file [a_VideoHot.exe]
Blok akses fungsi Windows
Agar dirinya tidak mudah di "basmi", ia akan mencoba untuk blok beberapa fungsi windows "standar" seperti
Task Manager
Run
Find [Search]
Folder Options [Tidak dapat menampilkan file yang disembunyikan]
CMD [Command]
Untuk melakukan hal tersebut ia akan membuat beberapa registry berikut:
SmallTroj.PUDN juga akan mencoba untuk menghapus file yang ada di direktori instalasi antivirus [C:\Program Files], berikut beberapa antivirus yang menjadi incaran SmallTroj.PUDN
- C:\Program Files\Norton AntiVirus\*.*
- C:\Program Files\Kaspersky Lab\*.*
- C:\Program Files\Eset\*.*
- C:\Program Files\WinRAR\*.*
- C:\Program Files\Symantec\*.*
- C:\Program Files\Norman\*.*
- C:\Program Files\PCMAV\*.*
- C:\Program Files\AV\*.*
- C:\Norman\*.*
SmallTroj.PUDN akan mencoba untuk mematikan beberapa software tertentu dengan menjalankan perintah taskkill /f /im. Berikut beberapaprogram yang akan di matikan oleh SmallTroj.PUDN
taskkill /f /im winamp.exe
taskkill /f /im taskmgr.exe
taskkill /f /im egui.exe [Eset Smart Security]
taskkill /f /im ekrn.exe [Eset Smart Security]
Selain itu SmallTroj.PUDN juga akan mencoba untuk melakukan koneksi ke sejumlah situs security khususnya anti virus dan beberapa situs porno berikut:
www.bitdefender.com
www.pcmedia.com
www.mcafee.com
www.kaspersky.com
www.symantec.com
www.norton.com
www.norman.com
www.nod32.com
www.vaksin.com
www.islamiah.com
www.kaskus.com
www.virologi.info
www.altavista.com
www.playboy.com
www.google.com
www.yahoo.com
www.yahoo.co.id
www.google.co.id
Merubah Jendela IE
Setiap kali user membuka program Internet Explorer, secara otomatis halaman utama akan di direct ke suatu halaman friendster yang telah ditentukan yakni [http://www.friendster.com/Ace270388?]. Halaman ini telah diset dengan merubah registry berikut (lihat gambar 3)
Gambar 3,
Halaman IE yang sudah diganti oleh SmallTroj.PUDN
Sama seperti yang dilakukan oleh virus VBS/Cript.A, yang akan menyertakan link pembasmi virus ini dengan nama [Antivirus.exe], yang ternyata jika link [antivirus.exe] tersebut kita "klik" maka akan menampilkan alamat url [http://www.dinamikasolusi.co.nr] yang berisi informasi "bagaimana cara membuat antivirus dengan VB" ops promosi lagi nih J.
Untuk melakukan hal ini ia akan membuat file di direktori [C:\Windows\help.html] dan merubah string pada registry berikut: (lihat gambar 4 dan 5)
Gambar 5,
Alamat promosi yang akan ditampilkan oleh Virus
Membuka CD/DVD ROM
Smalltroj.PUDN juga akan melakukan hal serupa seperti yang pernah dilakukan oleh virus SmalTroj.QFBU, yakni akan membuka CD ROM dengan membuat [wmdrtl32_.vbs], file ini akan dibuat di setiap drive dan di direktori [C:\Windows\System32] dengan atribut [System, Hidden, Read Only dan Arsip]. Agar script tersebut dapat dijalankan ia membutuhkan file pendukung lain yakni [C:\Windows\System32\WSCript.exe]. Tetapi script ini tidak berjalan dengan baik mungkin karena tidak file pemicu [contoh: autorun.inf] untuk menjalankan script ini sehingga CD ROM anda akan aman. (lihat gambar 6)
Gambar 6,
Script yang berisi perintah untuk membuka CD ROM
Menyembunyikan file TXT dan DOC [Ms.Word]
Tujuan akhir dari virus ini adalah akan mencari file yang mempunyai ekstensi TXT dan DOC disemua drive dan menyembunyikannya inilah yang menyebabkan perfomance komputer akan terasa lebih lambat dibandingkan sebelumnya. Untuk mengelabui user ia akan membuat file duplikat sesuai dengan nama file yang disembunyikan dengan ciri-ciri: (lihat gambar 7)
Menggunakan icon TXT, sehingga user beranggapan bahwa file asli telah di hapus
Mempunyai ekstensi TXT.exe [jika file yang disembunyikan adalah TXT] dan
DOC.exe [jika file yang disembunyikan adalah file DOC, ekstensi EXE ini akan disembunyikan
Mempunyai ukuran 41 KB
Gambar 7, File duplikat Virus
Untuk menyempurnakan aksi ini dan untuk mempermudah dalam mengelabui user, ia akan menyembunyikan ekstensi kedua dari file duplikat ini [EXE] dengan membuat string pada registry berikut: (lihat gambar 8)
Aksi lain yang akan dilakukan oleh SmallTroj.PUDN adalah akan menyebabkan file explorer menjadi crash pada saat user melakukan pengkopian file/folder dengan memunculkan pesan error berikut: (lihat gambar 9)
Gambar 9,
Pesan error saat kopi file/folder
Media Penyebaran
Flash Disk masih menjadi "primadona" untuk menyebarkan dirinya, begitupun yang dilakukan oleh SmallTroj dengan cara menyembunyikan file yang mempunyai ekstensi TXT dan DOC dan membuat file duplikat dengan ciri-ciri:
Menggunakan icon TXT, sehingga user beranggapan bahwa file asli telah di hapus
Mempunyai ekstensi TXT.exe [jika file yang disembunyikan mempunyai ekstensi TXT] dan DOC.exe [jika file yang disembunyikan mempunyai ekstensi DOC], ekstensi EXE ini akan disembunyikan
Mempunyai ukuran 41 KB
Cara membasmi SmallTroj.PUDN
Nontaktifkan "System Restore" selama proses pembersihan
Matikan proses virus yang aktif dimemori, untuk mempermudah dalam mematikan proses virus tersebut gunakan tools pengganti task manager seperti ProceeXP atau CurrProses.
Silahkan download tools CurrProses di alamat berikut:
Setelah di download jalankan tools tersebut kemudian cari dan matikan proses virus yang aktif di memori. Matikan proses virus yang mempunyai icon TXT (lihat gambar 10)
Gambar 10, Mematikan proses virus
Fix registry Windows yang telah diubah/dibuat oleh SmallTroj.PUDN. Untuk mempercepat proses perbaikan ini silahkan salin script dibawah ini pada program Notepad kemudian simpan dengan nama [repair.inf]. Jalankan file tersebut dengan cara:
Sebelum menghapus file tersebut, sebaiknya tampilkan terlebih dahulu file yang tersembunyi dengan melakukan perubahan pada Folder Options, seperti yang terlihat pada gambar 11 dibawah ini:
Gambar 11, Menampilkan file yang tersembunyi
Untuk mempermudah proses pencarian, silahkan gunakan fitur Find [Search] kemudian cari dan hapus file dengan ciri-ciri di atas. (lihat gambar 12)
Gambar 12, Mencari dan menghapus file virus
Hapus juga file berikut:
c:\windows\wmdrtl32_.exe
c:\xMr. Jabluntz.exe [semua drive], x menunjukan karakter acak
c:\wmdrtl32_.vbs [semua drive]
C:\Windows\system32\wmdrtl32_.vbs
C:\autorun.inf [semua drive]
C:\Windows\System32\autorun.inf
C:\a_Video Hot.exe [semua drive]
Tampilkan file dengan ekstensi TXT dan DOC yang disembunyikan dengan cara: (lihat gambar 13)
Klik menu [Start]
Klik menu [Run]
Pada dialog box RUN, ketik CMD
Pada dos prompt, pindahkan kursor ke lokasi yang akan periksa, contohnya [C:\]
Jika komputer anda menampilkan pesan notepad dengan nama file "system32pesan_dari_rieysha.txt" sebagai berikut (lihat gambar 1) :
sayang kapan kamu kembali ke indonesia?
apa kamu kembali dengan hatimu yang dulu?
by:rieysha
Anda jangan buru-buru senang atau GR, apalagi anda buru-buru kembali ke Indonesia. Karena anda bukan mendapatkan pesan dari Rieysha, melainkan komputer anda terinfeksi virus W32/VBTroj.VNE.
Gambar 1, Pesan yang ditampilkan virus Rieysha
Begitu pula jika pesan tersebut muncul di file MS Word anda dengan nama "system32pesan.doc" dengan pesan (lihat gambar 2) :
yanx kapan kamu balik?
aku sudah kangen berat nih
kenapa sih mesti pergi jauh dariku
apa kamu kembali dengan hatimu yang dulu
apa aku akan merasakan kehangatan cinta yang dulu
Setelah sebelumnya muncul virus dengan nama
W32/VBTroj.AOQB atau lebih dikenal dengan nama virus Nadia Saphira yang merupakan reinkarnasi dari virus Donal Bebek, kini telah muncul virus baru dengan nama W32/VBTroj.VNE atau lebih dikenal dengan nama virus [Rieysha]. Virus ini juga menggunakan nama acak untuk menamai filenya, salah satunya adalah ikut2an mencatut nama NadiaSafira.exe sebagai nama filenya. Namun jika dilihat dari aksinya virus reinkarnasi Rieysha yang
satu ini lebih ganas dibandingkan virus Nadia
Saphira W32/VBTroj.AOQB.
Untuk informasi lebih jauh mengenai virus
Nadia Saphira, klik url berikut:
Virus ini dibuat dengan menggunakan bahasa Borland Delphi dengan ukuran sekitar 228 KB dan jika dilihat dari pesan yang akan ditampilkan oleh pembuat virus, kemungkinan virus ini berasal dari
kota Gudeg tempat asal Mang Engking.
Kalau Mang Engking sukses buka restoran dengan menu Udang Galah, maka virus
jebolan [Rieysha] ini
juga sukses
merepotkan
korbannya
seperti pada virus W32/Delf.DCDW yang pernah dibuat sebelumnya.
Virus ini lebih mudah di ketahui hanya dengan melihat icon dari file yang menyertainya, yakni menggunakan icon gambar dengan rupa seorang gadis bersanggul seperti terlihat pada gambar dibawah ini
: (lihat gambar 3)
Gambar 3, Icon yang akan menyertai file virus
Ciri-Ciri komputer yang terinfeksi
Mengganti tampilan walpaper/desktop
Ciri-ciri yang dapat dikenali dari virus ini adalah dimana virus ini akan menutup desktop/wallpaper dengan wallpaper dirinya yang berisi pesan
error, dengan digantinya walpaper ini maka user sudah tidak bisa mengakses komputer tersebut, jadi pembersihan hanya dapat dilakukan pada mode "DOS" atau dengan menggunakan software lain seperti "Mini PE"
Merubah format penanggalan dari PM/AM menjadi [Rieysha]
Merubah nama Organisasi dan pemilik OS menjadi
- RegisteredOrganization = kamu kembali
- RegisteredOwner = sayang kapan
Disable beberapa fungsi Windows seperti
oDisable Task Manager
oMenyembunyikan menu ShutDown komputer
oMenyembunyikan Drive
oMengaktifkan fungsi Autorun, agar virus dapat aktif secara otomatis pada saat user mengakses Drive/Flash Disk
oMenyembunyikan fungsi pencarian file/folder [Search]
oMenyembunyikan [Folder Options]
oMenyembunyikan [Run]
oMenyembunyikan [Start Menu Programs]
Dengan update terbaru Norman Security Suite mendeteksi virus ini sebagai W32/VBTroj.VNE (lihat gambar 4)
Gambar 4, Norman Security Suite mendeteksi virus Rieysha baru sebagai Trojan: W32/VBTroj.VNE
File induk virus
Pada saat virus ini aktif ia akan mencoba untuk membuatfile induk yangcukup banyak mencapai lebih dari 200 file di setiap
direktori yang telah ditentukan dengan nama file acak yakni
:
oRoot Drive [C:\ atau D:\]
oC:\Windows
oC:\Windows\system32
oC:\Documents and Settings\%user%\Application Data%angka%Admin.exe
[Contoh: Application Data90Admin.exe]
oC:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Application Data%angka%r13y5h4ku.exe
[Contoh: Application Data90r13y5h4ku.exe]
o
C:\Documents and Settings\%user%\Start Menu\Programs\Startup%angka%AVG Test Center.exe
[Contoh: Startup90AVG Test Center.exe] 26 files
File yang akan dibuat ini akan mempunyai ciri-ciri
: (lihat gambar 5)
Menggunakan icon
Ukuran File 228 KB
Type file "Application"
Ekstensi EXE
Gambar 5, Contoh file virus yang dibuat Rieysha
File induk virus
Virus ini juga akan membuat file di direktori :
oC:\CeweNakal.scr
oC:\Windows
-Oemlogo.pif
-Taksman.com
-system32folder.htt
-system32desktop.ini
-system32pesan_dari_rieysha.txt
-system32pesan.doc
-system32Autorun.inf
-system32pesanku.bat
-system32pesanQ.htm
-system32klikAku.bat
-system32klik2kali.bat
-system32rieysha.jpg
oC:\Documents and Settings\win321.exe
oC:\WINDOWS\Web\Printers\Write.exe
oC:\WINDOWS\Web\download.exe
oC:\Windows\Cursors\newCursor.exe
oC:\Windows\Debug\adminMode.exe
oC:\Windows\Font\rieyshaTrueType.exe
oC:\Windows\Help\userhelping.exe
oC:\Windows\java\packet.exe
oC:\Windows\Media\newmedia.exe
oC:\Windows\msagent\agentkvr.exe
oC:\Windows\registration\registy.exe
oC:\Windows\repair\setup.exe
oC:\windows\tasks\newScedule.exe
oC:\windows\system32\win34.exe
oC:\WINDOWS\system\oeminfo.exe
oC:\Windows\softwaredistribution\downloads.exe
oC:\Program Files\Internet Explorer
-hacker.exe
-IEfree.exe
oD:\puisi.txt [semua drive]
Registry
Agar salah satu dari sekian banyak file yang dibuat ini dapat dijalankan saat komputer dinyalakan, ia akan merubah beberapa registry berikut:
Aktif pada mode "safe mode" dan "safe mode with command prompt"
Virus ini juga akan aktif walaupun komputer booting pada mode "safe mode" atau "safe mode with command prompt" sehingga semakin mempersulit peroses pembersihan dengan membuat sring pada regustry berikut.
Rupanya bukan cuma Riyani Jangkaru saja yang dapat meninggalkan "jejak
petualangan" nya tetapi virus pun bisa meninggalkan jejak agar di lebih dikenal. Berikut beberapa jejak yang akan di tinggalkan oleh W32/VBTroj.VNE
-Merubah format penanggalan dari AM/PM menjadi "rieysha" (lihat gambar 6)
Gambar 6, Aksi virus Rieysha mengganti tulisan AM/PM
Untuk merubah format penanggalan ini, W32/VBTrojVNE ini akan merubah string pada registry:
HKCU\Control Panel\International
-s1159 = rieysha
-s2359 = rieysha
Merubah nama pemilik Windows (lihat gambar 7)
-RegisteredOrganization = kamu kembali
-RegisteredOwner = sayang kapan
Gambar 7, Nama pemilik Windows yang diubah oleh virus
Untuk merubah format penanggalan ini, W32/VBTroj.VNE ini akan merubah string pada registry:
Pada saat menginjakan kakinya di komputer target, W32/VBTroj.VNE akan menorehkan beberapa pesan yang ditujukan kepada "pujaan hati" nya, dalam bentuk file yang akan disimpan di direktori [C:\Windows], berikut beberapa pesan yang akan di buat oleh
virus ini terlihat dalam gambar 1 dan 2 di atas.
-system32pesan_dari_rieysha.txt
-system32pesan.doc
-system32pesanku.bat
-system32pesanQ.htm
Media Penyebaran
Untuk mempercepat penyebaranya, ia akan memanfaatkan media Flash Disk dengan membuat file induk dengan nama file acak. Agar virus ini dapat aktif secara otomatis ia akan membuat 3 (tiga) buah file untuk menjalankan salah satu file induk [film.exe] secara otomatis. (lihat gambar 8, 9 dan 10)
-C:\Windows\system32\system32folder.htt
-C:\Windows\system32\system32desktop.ini
-C:\Windows\system32\system32Autorun.inf
Gambar 8, Script Autorun.inf
Gambar 9, Script Folder.htt
Gambar 10, Script Desktop.ini
Menguasai komputer
Dari sekian aksi yang dilakukan di atas, virus ini mempunyai satu tujuan yakni
untuk menguasai komputer target dengan cara memblok agar user tidak dapat mengakses komputer sebelum virus tersebut dibersihkan. Untuk melakukan hal ini ia akan mengganti wallpaper/desktop dengan wallpaper dirinya yangberisi pesan
Error serta menampilkan pesan-pesan lainnya. Oleh karena itu pembersihan melalui "safe mode" atau "safe mode with command prompt" pun tidak akan mampu menyingkirkan virus ini kecuali jika pembersihan dilakukan pada mode "DOS" atau menggunakan software lain, contohnya dengan menggunakan Windows Mini PE [www.minipe.org] (lihat gambar 11)
Gambar 11, Pesan error yang akan menutupi layar monitor
Cara membersihkan W32/VBTroj.VNE
Karena virus ini tidak bisa di bersihkan baik pada mode "safe mode"atau "safe mode with command prompt" maka sebaiknya pembersihan dilakukan pada mode DOS atau dengan menggunakan software lain seperti Bart PE atau Mini PE dimana pembersihan ini dapat dilakukan secara manual atau dengan menjalankan removal tools [jika sudah mengenali]
Untuk pembersihan kali ini, kita akan menggunakan software Mini PE, silahkan download tools tersebut di alamat
www.minipe.org, kemudian burn ke CD dan booting komputer dengan menggunakan CD tersebut. Setelah berhasil booting dengan menggunakan CD tersebut lakukan langkah pembersihan selanjutnya. (lihat gambar 12)
Gambar 12, Tampilan Mini PE
Hapus file virus di drive
Gunakan tools [Windows explorer] untuk memudahkan dalam mencari dan menghapus file induk virus.
-Klik [miniPE2XT]
-Klik [Programs]
-Klik [File Management]
-Klik [Windows Explorer]
Kemudian hapus file berikut:
o[C:\] atau Drive lain termasuk Flash disk
oC:\Windows
oC:\Windows\system32
oC:\Documents and Settings\%user%\Application Data%angka%Admin.exe
[Contoh: Application Data90Admin.exe]
oC:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Application Data%angka%r13y5h4ku.exe
[Contoh: Application Data90r13y5h4ku.exe]
o
C:\Documents and Settings\%user%\Start Menu\Programs\Startup%angka%AVG Test Center.exe
[Contoh: Startup90AVG Test Center.exe] 26 files
oC:\Documents and Settings\win321.exe
oC:\WINDOWS\Web\Printers\Write.exe
oC:\WINDOWS\Web\download.exe
oC:\Windows\Cursors\newCursor.exe
oC:\Windows\Debug\adminMode.exe
oC:\Windows\Font\rieyshaTrueType.exe
oC:\Windows\Help\userhelping.exe
oC:\Windows\java\packet.exe
oC:\Windows\Media\newmedia.exe
oC:\Windows\msagent\agentkvr.exe
oC:\Windows\registration\registy.exe
oC:\Windows\repair\setup.exe
oC:\windows\tasks\newScedule.exe
oC:\windows\system32\win34.exe
oC:\WINDOWS\system\oeminfo.exe
oC:\Windows\softwaredistribution\downloads.exe
oC:\Program Files\Internet Explorer
hacker.exe
IEfree.exe
Catatan:
Hapus file virus yang mempunyai ciri-ciri:
-Menggunakan icon
-Ukuran 228 KB
-Type file "Application"
-Ekstensi EXE
Untuk mempercepat pencarian sebaiknya menggunakan tools pencarian [Search], caranya:
-Buka [Windows Explorer]
-Klik tombol [Search]
-Pada kolom "Search for files or folders names" isi dengan format
*.exe
-Pada kolom "Look in:" pilih drive yang akan di periksa
-kKik opsi [Search Options >>]
-Pilih opsi "Size"
§Pilih "At most"
§Isi 229
-Klik opsi "Advanced Options"
§Pilih opsi "Search System folders"
§Pilih opsi "Search hidden files and folders"
§Pilih opsi "Search subfolders"
-Klik tombol "Search Now" untuk memulai pencarian
-Kemdian hapus file virus yang berhasil ditemukan sesai dengan ciri-ciri yang telah disebutkan di atas.
Hapus juga file berikut:
-C:\CeweNakal.scr
-C:\Windows
§Oemlogo.pif
§TAKSMAN.com
§system32folder.htt
§system32desktop.ini
§system32pesan_dari_rieysha.txt
§system32pesan.doc
§system32Autorun.inf
§system32pesanku.bat
§system32pesanQ.htm
§system32klikAku.bat
§system32klik2kali.bat
§system32rieysha.jpg
-D:\Puisi.txt
Hapus/edit kembali registry yang sudah diubah virus
oMasih di Mini PE, klik
oKlik MiniPE2XT]
oKlik [Programs]
oKlik [Avast! Registry Editor]
oKlik [Registry Editor]
oSetelah muncul layar [Select File With Registry], klik tombol [Load selected OS registry], jika muncul layar konfirmasi, klik tombol [OK] (lihat gambar 13)
Gambar 13, Menentukan lokasi [C:\Windows] yang akan di remote
§Pada string [Start Page] ubah "string value data" menjadi [about:blank]
-_User_%user%\Control Panel\International
§Pada string [s1159] ubah "String value data"menjadi [AM]
§Pada string [s2359] ubah "string value data" menjadi [PM]
Restart komputer
Fix ulang registry untuk memastikan semua registry sudah di perbaiki, silahkan copy script dibawah ini pada program "notepad" kemudian simpan dengan nama repair.inf
Catatan
Jalankan file repair.inf ini setelah komputer restart
HKCU, Software\Microsoft\Internet Explorer\Main, Window Title
Restart komputer, kemudian login tanpa menggunakan CD Mini PE
Jalankan repair.inf untuk membersihkan registry yang sudah di buat/diubah oleh virus caranya:
oKlik kanan repair.inf
oKlik Install
Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, silahkan scan dengan antivirus yang up-to-date atau dengan menggunakan removal tools. Anda dapat menggunakan Normal Malware Cleaner dengan mendownload di alamat
berikut:
Because of the measures taken to provide safety to our clients, your password has been changed.
You can find your new password in attached document.
Thanks,
The Facebook Team
Apapun aplikasi yang paling populer akan menarik perhatian orang, baik yang beritikad baik maupun yang beritikad buruk. Ambil contoh virus PC yang mayoritas mengganas di OS Windows karena memang OS tersebut yang paling populer. Contoh lain adalah virus ponsel dimana notabene saat ini ponsel yang paling menjadi incaran virus adalah ponsel dengan OS Symbian, alasannya jelas, karena ponsel dengan OS Symbian merupakan market leader di dunia ponsel. Kalau sekarang ditanya, selain kedua OS di atas, apa hal yang paling populer di jagad maya ini ? Tentunya anda akan setuju kalau dikatakan Facebook. Rupanya bukan cuma kita saja yang tahu kalau Facebook merupakan aplikasi yang paling populer, pembuat virus juga tahu. Karena itu virus-virus yang memanfaatkan kepopuleran Facebook mulai bermunculan. Sebut saja Koobface yang walaupun penyebarannya tidak terlalu tinggi sudah menjadi indikasi bahwa Facebook mulai "diperhitungkan" oleh para kriminal internet untuk menjadi sarana mencapai tujuannya. Dimasa depan, Vaksincom memperkirakan aplikasi-aplikasi jahat yang mengeksploitasi Facebook akan makin marak, karena itu bila anda pengguna Facebook, ada baiknya untuk lebih berhati-hati. Saat ini, sedang marak beredar trojan yang disebarkan memanfaatkan rekayasa sosial seakan-akan datang dari administrator Facebook dan jika diaktifkan ia akan mendownload antivirus palsu atau yang lebih dikenal dengan istilah scareware. Untuk informasi lebih jauh silahkan simak artikel Vaksincom dibawah ini.
Banyaknya penguna Facebook ini menjadikan celah baru bagi para pembuat virus untuk menyebarkan virus dengan memanfaatkan rekayasa sosial, jika kita tidak waspada sudah tentuvirus ini akan dapat menyebar dengan sukses di jagat maya khususnya di komunitas Facebook, seperti contoh virus yang sedang menyebar saat ini. Kami menyebutnya virus Facebook atau Norman mendeteksi sebagai W32/Obfuscated.D2!gen. Kenapa disebut virus Facebook
? Karena mempunyai ciri dimana virus ini akan mengincar
korban para pengguna internet khususnya bagi mereka yang mempunyai account Facebook, dengan dalih untuk keamanan saat ber-Facebook-ria mereka (pembuat virus) mengirimkan sebuah email yang akan datang seolah-olah dari "Admin Facebook" yang attachment untuk meresetpassword Facebook yang telah ada sebelumnya, karena datangnya dari admin Facebookmaka sudah tentu mereka akan mempercayai email tersebut (daripada account Facebooknya di blokir :p), alhasil bukannya Facebook anda aman tetapi komputer anda akan dijadikan sebagai server zombie untuk menyebarkan spam ke alamat yang ia dapat dan menyebarkan dirinya dengan mengirimkan email yang seolah-olah berasal dari "Admin Facebook" dengan menyertakan sebuah attachment yang mengandung virus. Jadi harap berhati-hati, tetap pantau perkembangan virus dan tetaplah ber-facebook-ria.... asal tidak menggangu pekerjaan J.
Apakah cukup sampai disitu??, ternyata tidak .. ibarat pribahasa "sudah jatuh tertimpa tangga ……. di gigit anjing lagi", ternyata ia juga akan mendownload
scareware / antivirus palsu yang menyamarkan dirinya sebagai antispyware dengan nama "Security Tools" yang akan terinstall secara otomatis kedalam system komputer yang telah terinfeksi. Antispyware palsu ini akan menampilkan peringatan palsu juga seolah-olah system anda sudah terinfeksi virus dengan menampilkan sederetan nama-nama virus/trojan
serem yang berhasil dideteksi (tetapi sebenarnya file/virus tersebut tidak ada), jika user mencoba untuk melakukan aksi pembersihan dengan menggunakan software palsu tersebut maka ia akan menampilkan layar agar user melakukan pembelian software tersebut, jika muncul hal ini sebaiknya Anda abaikan saja karena anda tidak akan mendapatkan software antispyware tersebut. (lihat gambar 1)
Gambar 1,
Security Tools, spyware yang menyamar sebagai program Antispyware
Email yang dikirimkan oleh virus Facebook ini akan mempunyai ciri-ciri berikut : (lihat gambar 2)
Gambar 2,
Contoh email yang akan di kirimkan oleh virus
File yang di sertakan dalam email tersebut mempunyai ukuran sekitar 24 KB (ZIP) atau 30 KB (exe), file dalam bentuk exe akan mempunyai icon MS.Excel dengan type file sebagai "Application" (lihat gambar 3)
Gambar 3,
File induk virus
Dengan update terbaru Norman Security Suite mendeteksi virus tersebut sebagai W32/Obfuscated.D2!genr sedangkan untuk file [reader_s.exe] dikenali sebagai W32/Pandex.YE. Dengan teknologi Sandbox Norman Security Suite juga mengenali varian baru dari virus ini [possible new, unknown virus] seperti yang terlihat pada gambar
4
dibawah ini
:
Gambar 4,
Hasil deteksi Norman Security Suite
Jika file tersebut di jalankan ia akan membuat beberapa file induk yang akan di jalankan pertama kali pada saat komputer dinyalakan:
C:\Documents and Settings\%user%\reader_s.exe
C:\Documents and Settings\%user%\Start Menu\Programs\Startup\isqsys32.exe
C:\WINDOWS\system32\reader_s.exe
C:\Windows\system32\wbem\proquota.exe
C:\windows\system32\sdra64.exe
C:\Windows\system32\lowsec
-local.ds
-user.ds
-user.ds.lll
C:\Documents and Settings\Elvina\Application Data\wiaservg.log
Registry
Virus ini tidak banyak bermain dengan registri karena tujuannya adalah untuk mendownload scareware yang "jika" berhasil dijalankan akan merubah segambreng regisrti, walaupun demikian ia akan tetap mencoba untuk melakukan perubahan pada registrykhususnya agar file yang dibuat tersebut dapat dijalankan pertama kali saat komputer di nyalakan, yakni:
Virus ini akan mencoba untuk melakukan koneksi ke beberapa alamat yang telah ditentukan dengan tujuan untuk mendownload trojan/spyware lain yang kemudian akan dijalankan secara otomatis, file yang berhasil di download akan di simpan di direktori berikut:
C:\Windows\temp
Wp%xxx%.exe (xxx ini berbeda-beda, contohnya wpv271256600826.exe)
_ex-08.exe
C:\Documents and Settings\Elvina\Local Settings\Temp\*.tmp
C:\Documents and Settings\All Users\Application Data\47543326\47543326.exe
Berikut beberapa alamat server yang akan dituju oleh virus tersebut
202.39.17.53
217.23.7.162
95.211.27.211
202.169.46.56
Ia juga akan mencoba untuk melakukan koneksi ke beberapa web server berikut :
Ia juga akan melakukan DNS query kesejumlah alamat MX domain yang ditentukan seperti terlihat pada gambar 5
di bawah ini:
Gambar 5, Aksi virus Facebook mencari MX Server
Media penyebaran (Email)
Untuk menyebarkan dirinya ia akan mengirimkan email kesemua alamat email yang telah diperolahnya dengan melampirkan sebuah
file
dalam bentuk ZIP. Bagi anda yang mempunyai account Facebook harap berhati-hati jika menerima email yang anda terima seolah-olah berasal dari Admin Facebook karena kemungkinan email yang Anda terima adalah email yang berisi virus.
Jika kita telurusi dengan tools monitoring jaringan sepertiwireshark
atau command netstat dari DOS prompt
maka dapat dilihat dengan jelas bahwa komputer yang telah terinfeksi virus berusaha untuk mengirimkan email ke sejumlah alamat yang telah ditemukan dengan menyertakan sebuah file attachment yang berisi virus, perhatikan gambar
6
dibawah ini:
Gambar 6, Aksi virus mengirimkan dirinya
Selain mengirimkan email yang seolah-olah datang dari Admin Facebook, ia juga akan menjadikan komputer yang terinfeksi sebagai server spam dengan mengirimkan email kesejumlah alamat email yang di dapat (lihat gambar 7)
Gambar 7, Aktivitas pengiriman email yang dilakukan oleh virus
Mengundang Antispyware palsu "Security Tools" (bersambung ke artikel 2)
Karena artikel terlalu panjang, maka Vaksincom memecahkan artikel ini menjadi dua bagian. Bagian kedua ini akan membahas bagaimana virus ini menginfeksikan spyware ke komputer korbannya dan yang terpenting adalah cara membasmi virus ini.
Aksi lain yang akan di lakukan oleh virus Facebook adalah akan mendownload dan menginstal sebuah program antispyware palsu dengan nama "Security Tools". Antispyware palsu ini akan memberikan informasi palsu dengan menampilkan sederetan nama virus/trojan yang berhasil di deteksi, informasi palsu ini biasanya akan ditampilkan secara terus-menerus pada waktu yang telah ditentukan. (lihat gambar 8 dan 9)
Gambar 8,
Peringatan palsu yang ditampilkan oleh antiwpyware "Security Tools"
Gambar 9, Scareware yang terinstal akan secara terus menerus memberikan peringatan palsu (Security Tool Warning)
Jika user mencoba untuk melakukan aksi pembersihan dengan menggunakan software palsu tersebut maka ia akan menampilkan layar agar user melakukan pembelian software tersebut, jika muncul hal ini sebaiknya Anda abaikan saja karena anda tidak akan mendapatkan software antispyware tersebut.
File antyspyware "security tools" mempunyai ukuran sekitar 1.103 MB dengan type file sebagai "application" (lihat gambar 10)
Gambar 10,
File induk antispyware "security tools"
Antispyware ini akan secara membuat beberapa file berikut agar dirinya tetap aktif:
-C:\Documents and Settings\All Users\Application Data\47543326
-C:\Documents and Settings\Elvina\Desktop\security tools.lnk
-C:\Windows\temp\_ex-08.exe
-C:\Documents and Settings\Elvina\Start Menu\Programs\security tools.lnk
Registry antispayware Security Tools
Sebagai pendukung agar dirinya tetap aktif, ia akan membuat beberapa string pada registry berikut:
Gambar 13, Konfirmasi update Antispyware Security Tools
·
Restart komputer pada waktu yang teah ditetukan dengan menampilkan layar "Blue Sreen" seolah-olah terjadi error pada system/hardware komputer yang telah terinfeksi.
·
Mengganti walpaper/desktop Windows (lihat gambar 14)
Gambar 14, Desktop windows yang diubah oleh antispyware "security tools"
Cara membersihkan W32/Obfuscated.D2!genr dan Antispyware Security Tools
Disable system restore selama proses pembersihan
Disconect komputer dari jaringan/internet
Sebaiknya lakukan pembersihan pada mode "safe mode"
Gambar 15, Mematikan proses virus dengan "security task manager"
Fix registry, untuk mempercepat proses perbaikan registry silahkan salin script dibawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama [repair.inf]. Jalankan file tersebut dengan cara:
Hapus file yang dibuat oleh virus dengan terlebih dahulu menampilkan file yang tersebunyi (lihat gambar 16)
Lihat gambar 16, Menampilkan file yang tersembunyi
Kemudian hapus file berikut::
§C:\Documents and Settings\All Users\Application Data\47543326
§C:\Documents and Settings\Elvina\Start Menu\Programs\Security Tools.lnk
§C:\Documents and Settings\Elvina\Desktop\ Security Tools.lnk
§C:\Documents and Settings\Elvina\Application Data\wiaservg.log
§C:\Documents and Settings\Elvina\Local Settings\Temp\*.tmp
§C:\WINDOWS\Temp\
wpv311256600826.exe
§C:\WINDOWS\Temp\
wpv411256806849.exe
§C:\Documents and Settings\%user%\reader_s.exe
§C:\Documents and Settings\%user%\Start Menu\Programs\Startup\isqsys32.exe
§C:\WINDOWS\system32\reader_s.exe
§C:\Windows\system32\wbem\proquota.exe
§C:\windows\system32\sdra64.exe
§C:\Windows\system32\lowsec
olocal.ds
ouser.ds
ouser.ds.lll
Catatan:
Untuk menghapus folder [C:\Windows\system32\lowsec] dan [C:\windows\system32\sdra64.exe], gunakan tools "unlocker" untuk memisahkan proses tersebut dengan proses system windows (explorer.exe dan svchost.exe),
karena kedua file tersebut akan menginjeksi file [explorer.exe dan svchost.exe] caranya:
oKlik kanan pada file [C:\windows\system32\sdra64.exe] atau folder [C:\Windows\system32\lowsec]
oKemudian klik menu "unlocker"
oPada layar unlocker, pilih opsi [hapus]
oKemudian klik tombol [OK]
oJika muncul pesan error, di abaikan saja (klik ok)
Gambar 17, Menghapus file temporary internet dan temporary file
Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, scan dengan antivirus yang up-to-date. Anda juga dapat membersihkan dengan menggunakan tools Norman Malware Cleaner [http://www.norman.com/support/support_tools/58732/en-us] atau Malwarebytes Anti Malware (www.malwarebytes.org) (lihat gambar 18 dan 19)
Gambar 18, Hasil deteksi Malwarebytes Anti Malware
Tidak dapat disangkal kalau Facebook adalah program yang sangat populer dan seperti di ulas pada artikel Vaksincom sebelumnya tentang virus Bredolab
http://vaksin.com/2009/1109/facebook/facebook.html telah muncul virus yang mengincar pengguna Facebook dan Vaksincom memperkirakan hal ini akan berlanjut dan saat ini notabene Facebook ibaratnya ST12 yang lagi ngetop akan menjadi sasaran serangan virus, baik dari rekayasa sosial maupun pencurian identitas account Facebook. Dalam waktu beberapa hari saja, setelah munculnya Bredolab, muncul satu virus baru yang mengeksploitasi pengguna Facebook yang bertujuan untuk menginstal virus (yang dipalsukan sebagai update Facebook) dan celakanya pembuat virus ini sangat cerdik dan berhasil melakukan rekayasa pesannya sehingga pesan palsunya tidak hanya muncul pada email penerima saja, tetapi juga muncul pada aplikasi Facebook for Blackberry.
Dalam artikel ini Vaksincom akan memberikan sedikit gambaran bagaimana pesan ini muncul dan trik rekayasa sosial yang digunakan dalam memancing korbannya guna mendapatkan account Facebook untuk di eiksploitasi. Vaksincom juga melakukan testing atas beberapa browser yang populer seperti Internet Explorer, Firefox, Safari dan Chrome untuk mengetahui seberapa jauh perlindungan yang diberikan oleh browser tersebut terhadap situs-situs webforging sehubungan dengan virus yang di deteksi Norman sebagai W32/Zbot ini.
Email yang mengandung virus Zbot ini akan datang dengan tampilan yang sangat meyakinkan (lihat gambar 1)
Gambar 1, Tampilan email yang memalsukan diri sebagai pesan dari Facebook
Tampilan dan isi email yang datang sangat meyakinkan, dengan isi email kira-kira seperti ini :
Pengguna Facebook,
Dalam rangka meningkatkan pengalaman online anda lebih aman dan menyenangkan, Facebook akan mengimplementasikan sistem login baru yang akan diterapkan bagi semua pengguna Facebook. Perubahan-perubahan ini memberikan fitur baru dan meningkatkan pengamanan akun Facebook anda.
Sebelum anda dapat menggunakan sistem login yang baru, anda perlu memperbarui akun anda.
Klik disini untuk memperbarui akun anda secara online.
Jika anda memiliki pertanyaan, silahkan lihat di New User Guide.
Terimakasih,
Team Facebook
Jika anda pengguna Facebook, tentunya anda akan hakul yakin bahwa pesan tersebut datang dari administrator Facebook. Tetapi jika anda perhatikan link pada tulisan "here" (disini) maka link tersebut juga dibuat seolah-olah datang dari Facebook …… padahal bukan. Link tersebut sangat mirip dengan link facebook yang selalu diawali dengan
www.facebook.com, tetapi jika anda teliti lebih jauh, maka link tersebut sebenarnya bukan www.facebook.com tetapi
www.facebook.com.qwease.eu. (lihat gambar 2)
Gambar 2, Link palsu yang diberikan oleh virus Zbot.
Jika anda melanjutkan dengan memasukkan data Facebook anda dengan memasukkan "Email" dan "Password" (sebagai informasi, pada tahap ini sebenarnya rekening akun Facebook anda sudah direkam oleh virus ini pada server login tadi, maka jika anda pernah mengalami hal ini Vaksincom menyarankan anda untuk SEGERA mengganti password Facebook anda) maka anda akan dibawa ke tahap berikutnya untuk mendownload file "update" Facebook (lihat gambar 3)
Gambar 3, Situs forging Facebook yang memberikan updatetool palsu yang sebenarnya virus.
Jika anda mendownload file "updatetool.exe" dan menjalankan file ini, TIDAK ADA yang akan berubah pada fitur Facebook anda, melainkan komputer anda akan terinfeksi virus Zbot dan salah satu aksinya adalah menjadikan komputer anda sebagai host untuk mengirimkan SPAM yang berisi email seperti pada gambar 1 di atas. Jika anda menggunakan Norman Security Suite, file "updatetool.exe" ini akan terdeteksi sebagai W32/Zbot.DBB dan akan langsung dibasmi oleh Norman. (lihat gambar 4a dan 4 b)
Gambar 4a
Gambar 4b, Norman Security Suitedengan teknologi Sandbox dan DNS Matching technology mendeteksi virus Facebook baru ini sebagai W32/Zbot.DBB
Perlindungan dari Browser
PENTING !!!
Test ini tidak untuk memberikan penilaian browser mana yang baik atau jelek karena anya mengambil contoh kasus 1 virus saja. Aksincom berusaha memberikan gambaran obyektif khusus untuk kasus virus Zbot pada saat pertama kali muncul. Pengguna komputer disarankan untuk melakukan riset dan pertimbangan sesuai kepentingan masing-masing dalam menentukan browser apa yang ingin dipakai.
Jika anda perhatikan contoh pada gambar 2 dan 3 di atas, test ini dilakukan pada tanggal 4 November 2009 pukul 16:30 WIB. Mungkin anda tidak sadari mengapa tampilan pada gambar 2 menggunakan browser Safari dan tampilan gambar 3 menggunakan browser Internet Explorer terbaru. Hal tersebut bukan terjadi secara kebetulan, tetapi karena browser yang penulis gunakan sehari-hari (Firefox) dalam waktu yang sangat singkat sudah berhasil mendeteksi bahwa situs yang diberikan oleh email tersebut di atas adalah situs palsu alias Webforging. Pada waktu yang sama, penulis menampilkan link
http://www.facebook.com.qweaso.eu/globaldirectory/LoginFacebook.php?ref=8071104215053895800324382049018649693735364451460452&email=bradleynn@... menggunakan 4 browser, Chrome, Firefox, Internet Explorer dan Safari untuk melakukan riset live kecil-kecilan atas kecepatan response browser-browser tersebut terhadap website palsu / webforging dalam rangka melindungi penggunanya.
Seperti yang anda lihat pada gambar 2 di atas, browser Safari menampilkan link di atas dengan baik, begitupula browser Internet Explorer (lihat gambar 5)
Gambar 5, Browser Internet Explorer menampilkan situs forging dengan baik
Begitupula browser Chrome yang di test pada saat yang sama tetap menampilkan situs webforging tersebut seperti Satari dan Internet Explorer (lihat gambar 6)
Gambar 6, Google Chrome pada tanggal 4 November 2009, pkl 16:30 menampilkan sutis forging dengan baik tanpa peringatan apapun
Berbeda dengan 3 browser di atas, Firefox langsung mendeteksi situs tersebut sebagai webforging (lihat gambar 7)
Gambar 7, Firefox menampilkan peringatan bahwa situs yang ingin dikunjungi adalah situs palsu yang berbahaya.
Browser Firefox menampilkan peringatan lengkap dengan icon berwarna merah dengan gambar polisi membawa tanda dilarang masuk bahwa situs
www.facebook.com.qweasi.eu sudah dipalorkan sebagai situs palsu dan diblok. Anda memiliki 3 pilihan dimana dua pilihan tertama membatalkan niat anda dan menanyakan mengapa situs tersebut diblok dengan mengklik dua tombol "Get me out of here!" dan "Why was this site blocked?" atau jika anda tetap kekeuh ingin melihat apa isi situs tersebut anda bisa mengklik link yang dibuat sangat kecil di pojok kanan bawah "Ignore this warning".
Jika sudah diperingatkan dan anda masih tetap anggap belum "batal kawin :p" dan ingin melanjutkan, maka Firefox akan memberikan anda akses terhadap situs tersebut tetapi dengan tampilan yang sangat jelek, dimana htmlnya dimatikan (settingan mungkin berbeda tergantung setting sekuriti browser anda). Dan ada peringatan dengan pita berwarna merah bahwa situs ini adalah situs palsu (lihat gambar 8)
Gambar 8, Situs palsu yang terdeteksi sebagai Web Forging ditampilkan tanpa html supaya pengguna tidak tertipu
Andaikan ada pengguna yang (keterlaluan banget) masih saja percaya dan memasukkan akun Facebooknya ke situs yang tampilannya sudah seperti Tessi dibandingkan dengan tampilan Facebook yang asli tersebut maka Firefox akan membukakan layar baru tetap dengan peringatan dengan pita merah dengan tanda dilarang masuk "Reported Web Forgery !" seperti pada gambar 9. Bandingkan dengan tampilan pada gambar 3 yang ditampilkan oleh Internet Explorer yang sangat meyakinkan pengguna bahwa situs tersebut adalah situs Facebook yang benar.
Gambar 9, tahap terakhir setelah pengguna diperingati berulang kali baru pengguna Firefox akan mendapatkan link download virus Zbot.
Sedangkan pengetesan yang penulis lakukan pada 3 browser lainnya, pada awalnya ketiganya meloloskan situs tersebut dan akhirnya semua browser memblok akses ke situs tersebut, browser Safari dan Chrome dalam waktu yang lebih cepat dari Internet Explorer mendeteksi dan memperingatkan atas ancaman web forging ini pada penggunanya.
Evaluasi Malware 2009, Trend 2010 dan Antisipasinya
Tema :
Evaluasi Malware 2009, Trend Malware 2010 dan Antisipasinya
Waktu
Jum'at, 04 Desember 2009
08.00 s/d 16.00
Tempat
Putri Duyung Ancol (Candi Bentar)
Jl. Lodan Timur No. 7 – Jakarta 14430
Pembicara
A. Alfons Tanujaya (Antivirus Specialist)
Evaluasi Malware 2009, Trend 2010 dan Antisipasinya, Virus mengeksploitasi Facebook dan Blackberry.
Adang Juhar Taufik (Senior Vaksinis Vaksincom)
Analisa Virus di Laboratorium Virus Vaksincom, pembuatan Registry Fix dan Norman Malware Cleaner.
Adi Saputra (Senior Vaksinis Vaksincom)
Deteksi malware Broadcast jaringan, download malware lain dan spamming. Bagaimana menggunakan NNP (Norman Network Protector) untuk menghadapi broadcast malware.
Wiekiang (Data Recovery Expert– Indolabs)
Teknik berjaga-jaga menghadapi bencana kehilangan data dan bagaimana mengamankan data anda yang berharga dari bencana kehilangan Data ketika terjadi bencana.
Biaya Rp. 380.000,- /orang
Rp. 280.000, -/orang (khusus untuk yang melunasi sebelum tanggal 23 November 2009) **
Biaya sudah termasuk:
Sertifikat, Lunch + Coffee Break
Tiket masuk Ancol
Lisensi NPro Norman Endpoint Protection (Server) untuk
maksimal 5 PC dalam jaringan termasuk:
Update definisi dan engine untuk 2 (dua) bulan
Support onsite dan instalasi oleh teknisi Vaksincom
Doorprize:
2 (dua) voucher menginap di Hotel IBIS SLIPI untuk masing-masing 2 (dua) orang + Breakfast
Disana Kami Dibina……Menjadi Manusia Dewasa……Tapi Kini Apa Yang Terjadi……Kami Ditindas Semena-mena……
Berjuga Rakyat Menanti Tanganmu……Mereka Lapar Dan Bau Keringat……
Ku Sampaikan Salam-Salam Perjuangan……Kami Semua Cinta XXXX
Kamumku Mahasiswa……Dimana Kini Kau Berada……Belenggu Disisi Kirimu……Penjara Disisi Kananmu……
Berjuga Rakyat Menanti Tanganmu……Mereka Lapar Dan Bau Keringat……
Ku Sampaikan Salam-Salam Perjuangan……Kami Semua Cinta-Cinta XXXX
Salam Pembebasan……
Architecture By:
=> T I N S <=
T I N S <=> XXXX
Pengantar
Siapa lagi yang dapat diharapkan selalu idealis dan kritis sepanjang masa selain mahasiswa. Pada saat peralihan Orde Baru tercatat mahasiswa salah satu pihak yang berani menentang penguasa dan memaksakan pergantian rezim walaupun terkadang terjadi dengan pengorbanan darah dan airmata. Umur manusia boleh bertambah dan yang dulunya mahasiswa sekarang sudah tidak mahasiswa lagi, tetapi mahasiswa yang lulus selalu akan digantikan dengan mahasiswa baru dengan idealisme dan kekritisannya. Tercatat juga dalam perseteruan dua lembaga negara (atau lebih) yang banyak dianalogikan sebagai pertempuran cicak lawan buaya, sampai-sampai ada lomba banting buaya (karet) dan lomba makan roti buaya yang diadakan oleh pendukung salah satu lembaga yang berseteru, mahasiswa juga terlibat secara aktif membela lembaga yang menurut hati nuraninya benar. Bukan hanya dalam masalah negara yang besar, tetapi dalam masalah sehari-hari, dimana terjadi pemadaman listrik bergilir sampai-sampai PLN disingkat menjadi Perusahaan Lilin Negara atau sindiran yang banyak menyebar melalui internet, baik Facebook, email maupun Blackberry Chat dimana dikatakan bahwa PLN akan menghilangkan sama sekali pemadaman bergilir dan sebagai gantinya akan dilakukan penyalaan bergilir, mahasiswa juga beraksi menuntut perbaikan
http://www.detiknews.com/read/2009/10/27/174354/1229648/10/protes-pemadaman-ratusan-mahasiswa-demo-pln-wilayah-riau.
Mungkin karena ke kritisan tersebut, walaupun melakukan hal yang sebenarnya kurang terpuji (membuat virus) namun positifnya adalah virus yang di deteksi Norman Security Suite sebagai W32/VBWorm.YDT mengubah header dari Windows Media Player menjadi :
Windows Media Player provided by KORUPTOR PENGHIANAT BANGSA !!! (LIHAT GAMBAR 9 DI BAWAH)
Serta menampilkan pesan yang dikutip dari pidato John F. Kennedy
"Ask not what your country can do for you; Ask what you can do for your country"
IIngin tahu lebih jauh ? Silahkan simak artikel yang dibuat oleh Vaksinis Aj Tau dibawah ini.
Secara umum virus ini tidak akan merusak data pada komputer yang terinfeksi, walaupun demikian ia akan menghilangkan beberapa fungsi windows seperti Disable /span>
Registry
Editor, menghilangkan menu Folder Options, Disable Task Manager dan fungsi Windows lainnya dengan tujuan agar user kesulitan untuk menghapus keberadaan virus tersebut. Virus ini mempunyai misi sosial dengan menampilkan sejumlah pesan baik pada saat komputer dinyalakan, saat user menjalankan aplikasi Internet Explorer atau pada saat screen saver Windows aktif. Virus ini juga akan mengganti halaman utama dari internet explorer dengan alamat web
salah satu universitas
sains yang cukup top di Jakarta. Apakah yang membuat adalah mahasiswa dari universitas ini dari bagian TINS … (Teknik Industri ??) …… walahualam.
Ciri-ciri
komputer terinfeksi
VVBworm YDT
Menampilkan pesan pada browser
Internet Explorer. (lihat gambar 1)
Gambar 1, Pesan yang akan di tampilkan pada saat Internet Explorer dijalankan
Mengganti halaman utama Internet
Explorer dengan alamat web http://istn.ac.id (lihat gambar 2)
Gambar 2, Halaman utama yang akan ditampilan saat menjalankan IE
Menampilkan pesan sosial pada saat sreen saver Windows aktif. Screen saver ini akan aktif setiap 1 menit. (lihat gambar 3)
Gambar 3, Pesan yang akan tampil saat Screen Saver Windows aktif
Menambahkan kata =>TINS<= pada format jam windows (lihat gambar 4)
Gambar 4, Tulisan =>TINS<= yang diselipkan di sebelah jam.
Menampilkan pesan error berikut pada saat komputer dinyalakan/span> (lihat gambar 5)
Gambar 5, Pesan error saat komputer di jalankan
Virus VB/span> dengan icon Winrar
Virus ini dibuat dengan menggunakan program bahasa Visual Basic dengan ukuran file mencapai 536 KB. Untuk mengelabui user ia akan menggunakan icon WINRAR (Winrar Self Extractor) dan menggunakan nama file [SOFWARE.EXE] sehingga user beranggapan bahwa file tersebut adalah kumpulan file software yang di kompres. File tersebut akan mempunyai type file sebagai "Application" sehingga jika dijalankan bukannya akan mengekstrak file tetapi langsung mengaktifkan virus. (lihat gambar 6)
Gambar 6, File induk VBWorm.YDT
Dengan update terakhir Norman Security Suite mengenali sebagai VBWorm.YDT. (lihat gambar 7)
Gambar 7, Norman Security Suite mendeteksi virus ini sebagai Worm:W32/VBWorm.YDT
Pada saat file virus di jalankan ia akan menampilkan layar berikut dan menjalankan file [C:\C:\Program Files\Outlook Express\wab.exe], diperkirakan pesan ini dimunculkan supaya korbannya tidak curiga kalau komputernya sebenarnya sudah di infeksi virus (lihat gambar 7 dan 8)
GGambar 7, Dialog box pertama yang dimunculkan ketika virus dijalankan
Gambar 8, Dialog Box kedua yang dijalankan ketika virus diaktifkano:p>
Kemudian akan membuat beberapa file induk yang akan di jalankan pada saat komputer dinyalakan
%Drive%\:>software.exe
%Drive%\:>autorun.inf
C:\Windows\system32\explorer.exe
C:\Windows\atn.htm
C:\Windows\master.exe
C:\Documents and Settings\%user%\NetHood\software.exe
Catatan: %Drive%, menunjukan lokasi Drive [Contoh: C:\ atau D:\]
Agar salah satu file tersebut dapat dijalankan ia akan membuat string pada registry berikut:
Untuk mempersulit proses penghapusan, ia akan mencoba untuk mematikan beberapa
aplikasi utility windows seperti Task Manager, CMD, Registry Editor atau Folder Options dan fungsi windows lainnya dengan membuat string pada registry berikut
Walaupun melumpuhkan beberapa fungsi windows di atas, tetapi
kelihatannya pembuat vvirus ini tidak melakukan perusakan terhadap data user. Virus ini akan lebih banyak menampilkan pesan sosial baik pada saat komputer dinyalakan atau pada saat screen saver Windows aktif,
Pesan sosial saat Screen Saver aktif yang akan di aktifkan setiap 1 (satu) menit sekali, dengan membuat string pada registry berikut:
-Text = Jangan tanya apa yang bisa negara berikan kepada kita, tapi apa yang bisa kita berikan untuk negara, Bangkit INDONESIA !!! (lihat gambar 3 di atas)
§
Mengubah Header Windows Media Player (lihat gambar 9)
dengan terlebih dahulu membuat string pada registry berikut
Gambar 9, Header Windows Media Player akan ditambahi tulisan "provided by KORUPTOR PENGHIANAT BANGSA !!!
§Virus ini juga akan merubah format tampilan jam seperti yang terlihat pada gambar 4 di
atas dengan terlebih dahulu merubah string pada registry berikut
HKCU\Control Panel\International
- s1159= =>TINS<=
- s2359= =>TINS<=
§Menampilkan pesan pada sebuah file html dengan nama [atn.htm] yang akan ditampilkan pada saat komputer dinyalakan (lihat gambar 1 di atas)
VBWorm.YDT juga akan meninggalkan jejak lain dengan merubah nama pemilik windows menjadi =>TINS<=
(lihat gambar 10) dengan merubah string pada registry berikut
Gambar 10, Nama pemilik Windows yang telah di ubah oleh VBWorm.YDT
Kampus ISTN
Sebagai penutup ia akan merubah halaman
awal pada Internet Explorer dengan mempromosikan alamat
sebuah kampus
sains (lihat gambar 2 di atas)
dengan terlebih dahulu merubah string pada registry berikut:
Virus ini memiliki cara yang unik tetapi cukup cerdik dalam menyebarkan dirinya, dimana setiap kali user mengjalankan file MP3, malahan akan mengaktifkan file C:\Windows\master.exe yang sebenarnya adalah file virus.
Untuk melakukan hal tersebut ia akan merubah string pada registry berikut:
Untuk menyebarkan dirinya, ia akan memanfaatkan fungsi autorun Windows sehingga ia akan aktif secara otomatis saat user mengakses drive dengan terlebih dahulu membuat file [autorun.inf] dan [software.exe] disetiap drive termasuk di Flash Disk. Script [autorun.inf] ini akan menjalankan file virus yang yang di simpan di drive yang sama dengan nama [software.exe] (lihat gambar 11)
Gambar 11, Script autorun yang akan menjalankan virus secara otomatis
Cara membasmi VBWorm.YDT
Disable System Restore saat proses pembersihan dilakukan
Matikan proses yang aktif di memori dengan menggunakan tools pengganti Task Manager seperti Security Task Manager, silahkan download tools tersebut di alamat berikut: http://www.neuber.com/taskmanager/download.html
Kemudian matikan proses yang mempunyai icon [WINRAR Self Extractor]. (lihat gambar 12)
Gambar 12, Mematikan proses virus dengan menggunakan Security Task Manager
Fix registry yang telah di ubah oleh virus, untuk mempercepat proses perbaikan registry, salin script dibawah ini pada program NOTEPAD kemudian simpan dengan nama REPAIR.INF. Jalankan filetersebut dengan cara:
-
C:\Documents and Settings\%user%\NetHood\software.exe
Sebelum menghapus file tersebut, tampilkan terlebih dahulu file yang tersembunyi dengan merubah setting pada Folder Options dengan cara (lihat gambar 13) :
-Buka Windows Explorer
-Klik menu [Tools]
-Klik menu [Folder Options]
-Klik tabulasi [View]
-Pilih opsi [Show hidden files and folders]
-
Hilangkan tanda centang pada opsi [Hide protected operating system files (recommended)]
-Klik tombol [Apply]
-Klik tombol [Ok]
Gambar 13, Menampilkan file yang tersembunyi
Untuk pembersihan optimal dan mecegah infeksi ulang, silahkan scan dengan antivirus yang sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik
Silahkan download Norman Securit Suite di alamat berikut
Kalau virus Bangkit Indonesia
http://vaksin.com/2009/1109/istn/istn.html "mempromosikan" satu Institut Teknik yang terkenal di Jakarta, maka anda perlu berhati-hati jika komputer anda mendadak banyak file dengan icon Powerpoint, apalagi dengan nama Stikom_Bali atau STIKOM BALI. Ibarat lagunya Virgin, Cinta Terlarang, maka file tersebut adalah file terlarang dan bukan file presentasi Powerpoint melainkan virus Trojan:VBS/Agent.T yang jika anda aktifkan akan membuat anda pusing 7 keliling dari musim durian sampai musim rambutan.
Jika anda pengguna MicrosoftPowerpoint, harap berhati-hati karena telah menyebar salah satu varian worm VBS. Jika anda terinfeksi oleh varian worm VBS ini, akan membuat sebagian file dokumen anda menjadi file
MicrosoftPowerpoint (palsu). Norman Security Suite mendeteksi varian worm tsb sebagai VBS/Agent.T. (lihat gambar 1)
Gambar 1, Norman Security Suite mendeteksi sebagai
VBS/Agent.T
Ciri File Virus
Worm VBS/Agent.Tdibuat dengan bahasa pemrograman VBScript. File virus
berukuran 12 kb, dan agar dapat menyebar secara otomatis ia akan membuat file pendamping yaitu "autorun.inf" yang berisi script untuk menjalankan file worm.
Jika virus berhasil menginfeksi, ia akan membuat sekumpulan file virus sebagai berikut :
-
AutoRun.inf (pada semua root drive)
-
sexy_bo.vbs (pada semua root drive)
-
permainan_Ketangkasan.vbs (pada semua root drive)
-
Presentasi.vbs (pada semua root folder)
-
Skripsi.vbs (pada semua drive & folder)
-
Stikom_Bali.vbs (pada semua drive & folder)
-
C:\Documents and Settings\%user%\Application Data\svchost.vbs
-
C:\ Documents and Settings\%user%\Desktop\STIKOM BALI.vbs
-
C:\Documents and Settings\%user%\Favorites\svchost.lnk
Virus juga akan menduplikasi seluruh file yang memiliki ekstensi
file gambar (gif, bmp, jpg), file office (doc, xls, ppt, rtf, pdf, docx, xlsx, pptx), dan file kompresi (zip, rar) dengan membuat file worm dengan nama yang sama. Pada komputer yang telah terinfeksi, worm mengubah icon vbs menjadi MS Powerpoint sehingga mengelabui user. (lihat gambar 2)
Gambar 2, File worm VBS/Agent.T
Gejala/Efek Virus
Jika
komputer
sudah terinfeksi worm VBS/Agent.Q, akan menimbulkan beberapa gejala/efek berikut :
-Disable fungsi Windows seperti Folder Options, Find dan Run. (lihat gambar 3)
Gambar 3,
Warning jika fungsi Windows dijalankan
-
Disable system restore. Hal ini dilakukan agar user tidak dapat mengembalikan setingan system windows kembali seperti sebelum terinfeksi virus ini.
-Merubah eksekusi file Windows seperti Task Manager,
Regedit, dan MSCONFIG menjadi Notepad (lihat gambar 4), hal ini dilakukan dalam rangka mempersulit korbannya membersihkan virus karena Task Manager, Regedit dan MS Config adalah program utility Windows yang banyak digunakan untuk mendeteksi dan membersihkan virus.
Gambar 4,
Task Manager yang berubah fungsi menjadi Notepad
-Sering muncul warning error file virus. (lihat gambar 5)
Gambar 5, Warning error yang muncul
-Muncul file worm pada desktop yang menggunakan icon
Microsoft Powerpoint. (lihat gambar 6)
Gambar 6,
File worm pada Desktop
-Duplikasi seluruh file yang memiliki ekstensi
file gambar (gif, bmp, jpg), file MS office (doc, xls, ppt, rtf, pdf, docx, xlsx, pptx), dan file kompresi (zip, rar) dengan membuat file worm dengan nama yang sama. (lihat gambar 7)
Gambar 7,
Worm menduplikasi file
MS
office, gambar dan kompres
-Mengganti file vbs pada komputer dan digantikan oleh file worm.
-
Menyembunyikan file dokumen dan digantikan file worm.
Metode Penyebaran
Sama seperti virus lokal lainnya, worm
VBS/Agent.T masih menggunakan media UFD : USB Flah Drive
sebagai media
penyebaran utamanya. worm akan membuat file "autorun.inf", "sexy_bo.vbs", "permainan_Ketangkasan.vbs", dan "Skripsi.vbs" pada setiap Flash Drive yang ditancapkan/dicolokkan pada komputer yang terinfeksi. File tersebut akan aktif secara otomatis dengan hanya mengkases usb (drive/flash) tersebut. Selain itu, worm juga akan berusaha menyebar lewat jaringan yang menggunakan akses full sharing dengan menyebarkan sebuah file worm "Skrispi.vbs". (lihat gambar 8)
Gambar 8,
File worm VBS/Agent.Q pada USB
Flash Drive
Modifikasi Registry
Agar dapat aktif saat komputer dijalankan, virus membuat string berikut :
Untuk mengalihkan fungsi script perubahan registry, maka akan dibuat string berikut :
-
HKEY_CLASSES_ROOT\inffile\shell\Install\command
(Default)=logoff.exe
-
HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command
(Default)=logoff.exe
-
HKEY_CLASSES_ROOT\VBSFile\shell\edit\command
(Default)=logoff.exe
Pembersihan Virus
üPutuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan/internet.
ü
Matikan proses virus yang aktif pada memori. Gunakan tools pengganti Task Manager yaitu IceSword untuk mematikan proses worm, yaitu dengan nama "wscript.exe". (wscript.exe merupakan file windows yang digunakan untuk menjalankan file vbscript). Anda dapat mendownload file tsb pada link berikut :
-
Explore file IceSword yang di compress, kemudian jalankan (klik 2x) file tsb.
-
Pada tab "Functions", cari file wscript.exe.
-
Klik kanan file wscript.exe, kemudian pilih Terminate Process
Gambar 9,
Kill process virus
üHapus string registry yang dibuat oleh virus. Dalam hal ini, kita masih menggunakan tools IceSword karena worm telah mennonaktifkan fungsi perbaikan melalui script registry. (lihat gambar 10)
Gambar 10,
Hapus dan rubah registry dengan
IceSword
Berikut langkah yang dilakukan :
-Explore file IceSword yang dikompress, kemudian jalankan (klik 2x) file tsb.
-
Pada tab "Registry", hapus beberapa string berikut :
a.
HKEY_CLASSES_ROOT\VBSFile
Pada jendela sebelah kanan, hapus value "NeverShowExt"
b.
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
Pada jendela sebelah kanan, hapus value "svchost"
c.
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Pada jendela sebelah kanan, hapus value "Start_ShowNetPlaces_ShouldShow"
d.
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Pada jendela sebelah kanan, hapus value "NoRun", "NoFind", "NoFolderOptions", "NoFileAssociate"
e.
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Pada jendela sebelah kanan, hapus value "DisableCMD", "DisableRegedit"
f.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Pada jendela sebelah kanan, hapus value "DisableTaskMgr"
g.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options
Pada jendela sebelah kiri, expand dan hapus key "attrib.exe", "cmd.exe", "install.exe", "msconfig.exe", "regedit.exe", "regedt32.exe", "setup.exe", "TaskMgr.exe"
h.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\SystemRestore
Pada jendela sebelah kanan, hapus value "DisableSR"
-
Pada tab "Registry", rubah beberapa string berikut :
a.
HKEY_CLASSES_ROOT\inffile\shell\Install\command
Pada jendela sebelah kanan, rubah value "(Default)" menjadi "%SystemRoot%\System32\rundll32.exe"
b.
HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command
Pada jendela sebelah kanan, rubah value "(Default)" menjadi "regedit.exe "%1""
c.
HKEY_CLASSES_ROOT\VBSFile
Pada jendela sebelah kanan, rubah value "(Default)" menjadi "VBScript Script File"
d.
HKEY_CLASSES_ROOT\VBSFile
Pada jendela sebelah kanan, rubah value "FriendlytypeName" menjadi "@%SystemRoot%\System32\wshext.dll,-4802"
e.
HKEY_CLASSES_ROOT\VBSFile\DefaultIcon
Pada jendela sebelah kanan, rubah value "(Default)" menjadi "%SystemRoot%\System32\WScript.exe,2"
f.
HKEY_CLASSES_ROOT\VBSFile\shell\edit\command
Pada jendela sebelah kanan, rubah value "(Default)" menjadi "%SystemRoot%\System32\Notepad.exe %1"
g.
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Pada jendela sebelah kanan, rubah value "Hidden" menjadi "1"
h.
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Pada jendela sebelah kanan, rubah value "HideFileExt" menjadi "0"
-
Untuk melihat hasil perubahan, sebaiknya logoff/restart computer.
ü
Hapus file virus berikut :
-
AutoRun.inf (pada semua root drive)
-
sexy_bo.vbs (pada semua root drive)
-
permainan_Ketangkasan.vbs (pada semua root drive)
-
Presentasi.vbs (pada semua root folder)
-
Skripsi.vbs (pada semua drive & folder)
-
Stikom_Bali.vbs (pada semua drive & folder)
-
C:\Documents and Settings\%user%\Application Data\svchost.vbs
-
C:\ Documents and Settings\%user%\Desktop\STIKOM BALI.vbs
-
C:\Documents and Settings\%user%\Favorites\svchost.lnk
Catatan
o
Sebaiknya tampilkan file yang tersembunyi agar mempermudah dalam proses pencarian file virus. (virus memiliki atribut file Hidden, Archive, System, dan Read-Only)
o
Untuk mempermudah proses pencarian sebaiknya gunakan fasilitas "Search" Windows dengan filter file autorun.inf dan
*.vbs yang mempunyai ukuran 12 KB.
ü
Untuk pembersihan virus secara optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang terupdate dan mengenali virus ini dengan baik.
Bagi sebagian pengamat antivirus yang tidak mengikuti perkembangan malware dengan seksama, tentunya tidak mudah mengerti mengapa bisa banyak bermunculan virus-virus yang disebut dengan virus lokal. Bahkan ada yang mengatakan bahwa tidak ada yang namanya virus lokal dengan argumentasi karena bahasa pemrograman yang digunakan adalah bahasa internasional, maka semua virus adalah virus internasional. Kalau definisi tersebut dipakai, maka produk-produk piranti lunak buatan programmer Indonesia seperti Accurate, Zahir atau Pesona Edu adalah produk Internasional ... mengapa ? Karena Bahasa Pemrograman yang yang digunakan adalah Bahasa Pemrograman Internasional ... Visual Basic, C, Turbo Pascal.
Padahal yang dimaksudkan dengan definisi virus lokal adalah virus yang marak menyebar di suatu wilayah tertentu dibandingkan dengna wilayah lainnya di dunia ini dan penyebabnya adalah beberapa faktor seperti :
Cara penyebaran virus yang tidak mengandalkan internet melainkan mengandalkan UFD (USB Flash Disk) sehingga secara alamiah menyebar secara terbatas sesuai dengan kemampuan UFD tersebut "berkelana".
Bahasa pengantar yang digunakan dalam melakukan rekayasa sosial. Contohnya virus Sohanad Vietnam yang menyebar lewat Yahoo Messenger dengan pesan "Tha nguoi dung noi se yeu minh toi mai thoi thi gio day toi se vui hon. Gio nguoi lac loi buoc chan ve noi xa xoi, cay dang chi rieng minh toi...
http://nhatquanglan 1.0cat**. com yang bisa di lihat di
http://www.vaksin.com/2008/0508/sohanad-vietnam/Sohanad-Dloader.html. Adalah sangat "keterlaluan" dan tidak masuk akal kalau virus dengan bahasa yang tidak jelas tersebut bisa menyebar lebih ganas di negara lain daripada di Vietnam.
Bahasa pengantar yang digunakan dalam menamai file. Tentunya pengguna komputer di Eropa akan lebih tertarik pada file dengan nama "naked_wife" daripada "istri_tanpa _busana".
Begitupula jika virus lokal tersebut menampilkan pesan-pesan politik lokal seperti yang dilakukan oleh virus yang terdeteksi oleh Norman Security Suite sebagai Worm:W32/Smallworm.EVU. Worm ini lumayan membuat pusing karena agak sulit dibersihkan dengan beberapa tools yang umum digunakan.
Norman mendeteksi salah satu varian
worm ini sebagai W32/Smallworm.EVU (lihat gambar 1).
Gambar 1, Norman mendeteksi worm
sebagai W32/Smallworm.EVU
Gejala Virus…
Jika worm sudah aktif (baik sengaja ataupun tidak disengaja), anda akan mengalami gejala sebagai berikut :
Membuat file text pada desktop dengan nama "CumaPesan" yang berisi sebagai berikut :
LupatuBag1
Soeharto ga di hukum, tomi bebas
n SBY(Susah2Berbahaya)...ga jelas!!!
akan tetapi hanya SBY yang jadi harapan negara ini
...............untuk saat ini lhox......
Solusi :
Untuk Setiap Insan,terutama para pejabat negeri ini
jangan terlalu memikirkan diri sendiri............
mulailah memikirkan untuk kebersamaan&gotongRoyong
dari yang terdekat Keluarga,Saudara.......n......
tetangga terdekat......
Sorry,Maaf,....Sorry................
Kalau ini hanya Opini saya..........
Sekian n thanks
Proses aneh pada system process. Biasanya dengan nama MSLib32.exe, WINHELP32.exe, RUN32DLL.exe dan MSOffice32.exe (lihat gambar 2). Gambar 2, File worm yang aktif pada proses
Membuat user account baru pada saat login user dengan nama "SBY" (lihat gambar 3).
Gambar 3,
User Account yang dibuat worm
Mematikan beberapa fungsi windows seperti Find/Search dan Regedit (Registry Editor).
Menyembunyikan fungsi Folder Options. (lihat gambar 4)
Gambar 4,
Folder Options yang disembunyikan.
Cara Penyebaran…
Beberapa hal yang dilakukan untuk melakukan penyebaran worm secara efektif yaitu sebagai berikut :
File sharing pada jaringan (terutama yang menggunakan akses full). Penyebaran pada jaringan dengan akses full sharing dengan membuat file worm "Documents.exe". File inilah yang jika dijalankan oleh user lain akan menginfeksi komputer korban dan akan sangat merepotkan jika terjadi pada komputer server yang di share full akses. (lihat gambar 6
Gambar 6,
Menyebar lewat jaringan dengan akses full.
Penggunaan removable drive seperti USB flashdisk, Card Reader, dan media tulis lainnya.
Penyebaran pada flashdisk, card reader, dll dengan membuat beberapa file virus dan file penunjangnya seperti :
Autorun.inf (merupakan file penunjang yang mengaktifkan file worm "Document1.exe")
Desktop.ini (merupakan file penunjang yang mencoba menjalankan file "Folder.htt")
Document1.exe (file worm)
MSLib\Folder.htt (merupakan file yang mengaktifkan file worm "OfficeLib.exe")
MSLib\OfficeLib.exe (file worm)
Penyebaran pada flashdisk/card reader lebih cepat aktif atau otomatis dengan memanfaatkan salah satu fitur windows yaitu autoplay. Dengan autoplay, worm dapat otomatis menginfeksi komputer anda dengan cepat. (lihat gambar 7)
Gambar 7, File autorun pada flashdisk/card reader.
File Virus…
Worm dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic (VB). File worm yang dibuat berukuran 180 kb dan 48 kb. Worm berukuran 180 kb menggunakan icon MSWORD (Microsoft Word) sedangkan worm berukuran 48 kb menggunakan icon Windows Explorer.
Smallworm.EUV memiliki beberapa file worm utama yang diantaranya sebagai berikut : (lihat gambar 8)
C:\Documents and Settings\%user%\MSOffice32.exe
C:\WINDOWS\MSLib32.exe
C:\WINDOWS\OfficeStartUp.exe
C:\WINDOWS\RUN32DLL.exe
C:\WINDOWS\WINHELP32.exe
C:\WINDOWS\Wexplorer.exe Gambar 8, File utama virus.
Sedangkan file yang dibuat pada semua root drive termasuk pada flashdisk/card reader yaitu diantaranya sebagai berikut :
Autorun.inf
Desktop.ini
Document1.exe
MSLib\Folder.htt
MSLib\OfficeLib.exe
File yang dibuat pada flashdisk/card reader maupun root seluruh drive berukuran 180 kb.
Selain file worm, file lain yang dibuat yaitu sebagai berikut :
C:\DISKWASA.DAT
C:\WINDOWS\Desktop.ini
C:\WINDOWS\NDETECK.BAT
C:\WINDOWS\LagiLembur.txt
C:\Documents and Settings\%user%\desktop\CumaPesan.txt
File lain yang dibuat hanya berukuran 1 kb.
Selain itu agar dapat aktif pada saat komputer dijalankan, worm juga membuat 2 file pada folder start-up windows yaitu sebagai berikut :
C:\Documents and Settings\%user%\Start Menu\Programs\Startup\JavaScript.vbs
C:\Documents and Settings\klasnich\Start Menu\Programs\Startup\Online.com
Pesan Pembuat Virus…
Selain membuat file worm, pembuat virus juga membuat 2 pesan, yaitu
: (lihat gambar 9 dan 10)
LagiLembur.txt (C:\WINDOWS\LagiLembur.txt)
Gambar 9,
Pesan LagiLembur.txt
CumaPesan.txt (C:\Documents and Settings\%user%\desktop\CumaPesan.txt)
Gambar 10,
Pesan CumaPesan.txt
Membuat User Account Baru…
Salah satu efek yang dilakukan oleh Smallworm.EUV terbilang cukup unik yaitu dengan membuat user account baru yaitu dengan nama "SBY". Untuk melakukan hal tersebut, worm membuat script sebagai berikut :
net user SBY shadow /add
net localgroup administrators SBY /add
Pada script tersebut, worm membuat sebuah user baru dengan nama SBY dan password shadow. Kemudian dilanjutkan menjadikan user yang sudah dibuat tadi memiliki akses administrator. (lihat gambar 11)
Gambar 11,
User yang dibuat oleh smallworm.EUV
Registry Windows…
Agar dapat aktif pada saat menjalankan Windows, virus membuat string registry pada :
Untuk mencegah akses user, virus membuat string registry pada :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ Explorer
NoFind = 1
NoFolderOptions = 1
NoRun = 1
Cara Pembersihan Virus…
Matikan System Restore
Matikan proses virus yang aktif di memory komputer dengan menggunakan tools pengganti task manager. Gunakan tools"IceSword" untuk mematikan proses virus. (lihat gambar 12)
Gambar 12, Kill Process virus
Lakukan Terminate Process pada file virus yang aktif secara bersamaan.
Hapus string registry yang telah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry dibawah ini.
Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama "Repair.inf" (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan).
Setelah registry di repair, sebaiknya log-off/restart komputer anda.
Hapus file virus secara manual dengan terlebih dahulu menampilkan file yang tersembunyi agar mudah dalam mencari file virus tersebut, yaitu dengan cara :
Buka Windows Explorer
Klik [Tools]
Klik [Folder Options]
Klik tabulasi [View]
Pilih opsi "Show hidden files and folders"
Uncheck opsi "Hide protected operating system (recomennded)" (lihat gambar 12)
Gambar 12,
Menampilkan file tersembunyi
Kemudian hapus file-file berikut :
C:\DISKWASA.DAT
C:\Documents and Settings\%user%\MSOffice32.exe
C:\Documents and Settings\%user%\desktop\CumaPesan.txt
C:\WINDOWS\MSLib32.exe
C:\WINDOWS\OfficeStartUp.exe
C:\WINDOWS\RUN32DLL.exe
C:\WINDOWS\WINHELP32.exe
C:\WINDOWS\Wexplorer.exe
C:\WINDOWS\Desktop.ini
C:\WINDOWS\NDETECK.BAT
C:\WINDOWS\LagiLembur.txt
Serta hapus beberapa file berikut pada seluruh root drive termasuk flashdisk/card reader.
Autorun.inf
Desktop.ini
Document1.exe
MSLib\Folder.htt
MSLib\OfficeLib.exe
Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik.
Kesempatan bergabung menjadi Vaksinis di PT. Vaksincom
Sejalan dengan perkembangan usaha dan banyaknya pelanggan yang harus dilayani, PT. Vaksincom mencari anda yang menyukai tantangan dan memiliki pengetahuan di bidang komputer dengan kualifikasi sebagai berikut :
Kualifikasi umum :
FULL TIME
Berdomisili di Jakarta
Disiplin, mampu bekerja dibawah tekanan.
Self Motivated.
Pendidikan minimal SMU atau sederajat. Lulusan D3 atau S1 akan mendapatkan keuntungan dan nilai tambah. Lulusan SMU yang memiliki pengalaman dan pengetahuan jaringan yang kuat akan dipertimbangkan jika dapat melalui test dan wawancara khusus.
Mampu berorganisasi dan bekerja dalam tim.
Familiar dengan internet dan menyukai IT.
Usia Maksimal 27 tahun pada saat melamar.
Kualifikasi Khusus :
Vaksinis (Customer Support Vaksincom) :
Mengerti Bahasa Inggris minimal pasif.
Dapat meingimplementasikan domain dan menguasai jaringan komputer. (akan di test)
Memiliki logika yang baik, mampu
melakukan analisa / troubleshooting masalah jaringan.
Dapat menjalankan tugas diluar kota jika diperlukan.
Vaksinis
bertugas melayani instalasi dan support antivirus dan security
appliances dalam jaringan komputer pelanggan Vaksincom di Jabodetabek
dan seluruh Indonesia.
Marketing :
Pendidikan minimal D3 / S1.
Memiliki pengalaman bekerja di bidang marketing minimal 2 tahun.
Memiliki kemampuan public speaking dan terbiasa melakukan presentasi.
Menguasai Power Point.
Kirimkan Surat Lamaran anda dan tujukan ke email hrd@...atau melalui pos paling lambat 21 Desember 2009 ke :
Virus Lokal bandel dengan teknik rootkit yang mengekploitasi Google
Kwik, Kwek dan Kwak adalah keponakan Paman Donald yang nakal dan kemungkinan mengilhami lahirnya group Trio Kwek Kwek di tahun 1993 yang digawangi oleh Leony, Dhea dan Affandy. Di akhir tahun 2009 ini dunia internet Indonesia diramaikan oleh Trio Kwek Kwek yang lain. Yang pertama (Kwik) adalah virus yang mengeksploitasi Facebook (seperti Bredolab dan Zbot), Kwek adalah virus yang mengeksploitasi Yahoo Messenger dan sedang dianalisa oleh Vaksinis dan Kwak adalah virus yang mengarahkan semua akses situs sekuriti ke Google. Dibawah ini Vaksinis Aj Tau memberikan analisa aksi virus Google yang dikenal dengan nama generik W32/SmallTroj.VPCG dan terdeteksi menginfeksi ribuan komputer di tanah air pada awal Desember 2009. Virus ini perlu diwaspadai karena selain memblok akses ke situs sekuriti, ia juga sangat sulit dibersihkan secara manual dan membutuhkan Windows Mini PE Live CD untuk dibersihkan secara tuntas karena ia menggunakan teknik rootkit yang menyamar sebagai services dan drivers.
Dipenghujung tahun 2009 ini, dimanfaatkan oleh para pembuat virus untuk menghasilkan karya-karya yang bisa dijadikan kebanggaan bagi mereka. Sudah tak terhitung sudah berapa banyak virus-virus yang dihasilkan sepanjang bulan November-Desember 2009 ini yang rata-rata mempunyai daya sebar yang sangat cepat dan cukup merepotkan, mulai dari virus
yang menyebar dengan memafaatkan facebook atau memanfaatkan aplikasi chat seperti yahoo messager dan media-media yang umum digunakan oleh user sehingga mempermudah dalam penyebaranya.
Selainkedua virus tersebut,
baru-baru ini telah muncul satu virus lain ikut merampaikan "acara" tutup tahun ini, walaupun virus ini dibuat dengan program bahasa Visual Basic tetapi efek yang dihasilkancukup merepotkan, ia akan melakukan blok terhadap "hampir" semua tools security termasuk antivirus yang umum sering digunakan
oleh user dengan cara membaca "nama file" dari aplikasi tersebut.
Virus ini juga akan blok akses ke beberapa website sekuriti dan website lain yang telah ditentukan dengan cara
mengalihkan ke nomor ip 209.85.225.99yang merupakan ip public google. Jadi setiap kali user mencoba untuk akses ke website
tertentu termasuk website security/antivirus, maka yang muncul bukan web yang anda inginkan tetapi website
www.google.com. Untuk melakukan hal ini ia akan menambahkan alamat website yang akan di blok ke sebuah file dengan nama [C:\Windows\System32\Drivers\etc\hosts] (lihat gambar 1)
Gambar 1, Alamat website
www.malwarebytes.org dialihkan virus ke Google.com dengan mengubah file hosts Windows.
Virus ini dibuat dengan menggunakan program bahasa Visual Basic, dengan ukuran file sekitar 212-233 KB, sedangkan file pendukung lainnya mempunyai ukuran yang berbeda-beda. (lihat gambar 2)
Gambar 2, File induk SmallTroj.VPCG
Bagaimana mengenali virus ini?
Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk mengenali ciri-ciri virus ini, salah satunya adalah jika user mengakses web security/web antivirus maka ia akan direct ke website www.google.com. Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan memeriksa file host windows anda, jika terdapat ip 209.85.225.99 yang di ikuti alamat website maka kemungkinan besar komputer telah terinfeksi virus ini.
Dengan update terbaru, Norman Security Suite mendeteksi virus ini sebagai W32/ SmallTroj.VPCG. (lihat gambar 3)
Gambar 3, Hasil deteksi Norman Security Suite
File induk
Pada saat virus ini di aktifkan, ia akan
membuat beberapa file induk dan
mendownload beberapa file
lainnya
dari alamat web
yang telah ditentukan sebelumnya. File ini akan di simpan dibeberapa lokasi yang akan di aktifkan setiap kali komputer dinyalakan. Virus ini juga akan menyamarkan dirinya sebagai file service Windows
dan sebuah drivers sehingga mempersulit dalam proses pembersihan.
Berikut beberapa file yang akan dibuat oleh virus ini:
·
C:\windows\system32
ü
wmispqd.exe
ü
Wmisrwt.exe
ü
qxzv85.exe@
ü
qxzv47.exe@
ü
secupdat.dat
·
C:\Documents and Settings\%user%\%xx%.exe, dimana xx adalah karakter acak (contoh: rllx.exe) dengan ukuran file sebesar 6 kb.
·
C:\windows\system32\drivers
o
Kernelx86.sys
o
%xx%.sys, dimana xx ini adalah karakter acak yang mempunyai ukuran 40 KB (contoh: mojbtjlt.sys atau cvxqvksf.sys)
o
Ndisvvan.sys
o
krndrv32.sys
·
C:\Documents and Settings\%user%\secupdat.dat
·
C:\Windows\inf
o
Netsf.inf
o
netsf_m.inf
Autorun
Agar file tersebut dapat di jalankan secara otomatis, ia akan membuat string padaregistryberikut:
Untuk memperlancar aksi nya ia akan blok beberapa fungsi windows termasuk disable system restore, disable Windows Firewall, disable RPC DCOM, disable upgrade
Service Pack 2 atau tidak bisa menampilkan file yang tersembunyi dengan merubah string pada registry berikut:
Ř
HKEY_LOCAL_MACHINE\software\microsoft\ole
·
EnableDCOM =
N
Ř
HKEY_LOCAL_MACHINE\software\microsoft\security center
Selain dengan membuat string registry tersebut, ia juga akan blok "hampir" semua tools yang umum digunakan dengan cara membaca nama file dari aplikasi tersebut.
Blok akses Internet
Sebagai oleh-oleh SmallTroj.VPCG akan blok akses ke website sekuriti termasuk antivirus, dengan cara mengarahkan semua akses ke website
www.google.com yang secara tidak langsung menyebabkan Ddos pada situs Google.com, secara tidak langsung hal ini menimbulkan bahaya lain karena produk aktivirus atau program security lain tidak dapat melakukan update definisi dan terancam di infeksi virus baru lainnya. Untuk melakukan hal ini ia akan merubah isi file Host Windows yang berada di direktori [C:\Windows\System32\Drivers\Etc\Hosts] dengan cara menambahkan nomor ip public www.google.com di ikuti dengan alamat website yang akan diblok. (lihat gambar 4)
Gambar 4, Isi hosts file windows yang telah diubah oleh virus
Cara membersihkan W32/Smalltroj. VPCG
1.Nonaktifkan"System Restore" selama proses pembersihan berlangsung
2.Putuskan komputer yang akan di bersihkan dari jaringan maupun internet
3.
Ubah nama file [C:\Windws\system32\msvbvm60.dll] untuk mencegah virus aktif kembali.
4.
Lakukan pemberihan dengan menggunakan Tools Windows Mini PE Live CD hal ini disebabkan untuk beberapa file rootkit yang menyamar sebagai services dan drivers sulit untuk di hentikan. Silahkan download software tersebut di alamat http://soft-rapidshare.com/2009/11/10/minipe-xt-v2k50903.html
Kemudian booting komputer dengan menggunakan software Mini PE Live CD tersebut. Setelah itu hapus beberapa file iduk virus dengan cara:
l
Klik menu [Mini PE2XT]
l
Klik menu [Programs]
l
Klik menu [File Management]
l
Klik menu [Windows Explorer]
l
Kemudian hapus file berikut : (lihat gambar 5)
o
C:\Windows\System32
§
wmispqd.exe
§
Wmisrwt.exe
§
qxzv85.exe@
§
qxzv47.exe@
§
secupdat.dat
o
C:\Documents and Settings\%user%\%xx%.exe, dimana xx adalah karakter acak (contoh: rllx.exe) dengan ukuran file sebesar 6 kb.
oC:\windows\system32\drivers
§
Kernelx86.sys
§
%xx%.sys, dimana xx ini adalah karakter acak yang mempunyai ukuran 40 KB (contoh: mojbtjlt.sys atau cvxqvksf.sys)
§
Ndisvvan.sys
§
krndrv32.sys
o
C:\Documents and Settings\%user%\secupdat.dat
o
C:\Windows\inf
§
Netsf.inf
§
netsf_m.inf
Gambar 5, Menghapus file virus
5.
Hapus registri yang dubah dibuat oleh virus, dengan menggunakan "Avas! Registry Editor", caranya:
l
Klik menu [Mini PE2XT]
l
Klik menu [Programs]
l
Klik menu [Registry Tools]
l
Klik [Avast! Registry Editor]
l
Jika muncul layar konfirmasi kelik tombol "Load....."
%xx% menunjukan karakter acak, key ini dibuat untuk menjalankan file .SYS yang mempunyai ukuran sebesar 40 KB yang berada di direktori [C:\Windows\system32\drivers\]
Gambar 6, Menghapus registry yang diubah oleh virus
6.
Restart komputer, pulihkan sisa registry yang diubah oleh virus dengan copy script berikut pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf. Jalankan file tersebut dengan cara: klik kanan repair.inf | klik install
Gambar 8, Restore Host File Windows dengan menggunakan HosterExpert
Klik tombol [Restore MS Host File], untuk merestore file hosts Windows tersebut.
9.
Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, scan dengan antivirus yang up-to-date dan sudah dapat mendeteksi virus ini. Anda juga dapat menggunakan Norman Malware Cleaner, silahkan download di alamat berikut
http://www.norman.com/support/support_tools/58732/en (lihat gambar 9)
Gambar 9, Gunakan Norman Security Suite untuk mendeteksi dan membasmi virus Google
Hadiah Tahun Baru… file gambar anda hilang, diganti virus
Di akhir tahun ini, fenomena virus facebook menjadi primadona di Indonesia. Bukan hanya demam facebook, tetapi juga ikut mendorong bagi para pembuat virus (khususnya mancanegara) lebih mudah menginfeksi user yang umumnya menggunakan jejaring sosial facebook.
Secara umum, dengan facebook anda dapat saling berbagi informasi baik itu artikel, gambar, foto maupun berbagai dokumentasi yang tersebar di internet. Bagi anda yang sering berbagi foto atau memiliki kumpulan koleksi gambar, harap berhati-hati karena telah menyebar salah satu varian virus
Autorun
yang memiliki kemampuan menyembunyikan gambar/foto anda. Virus autorun yang menjadi jawara di peringkat virus Indonesia November – Desember 2009 ini di akhir tahun menelurkan satu varian yang menghilangkan file gambar anda. Kabar baiknya, file gambar anda tidak benar-benar hilang dan hanya disembunyikan oleh virus ini.
Masih ingatkah anda akan penyebaran sebuah virus lokal yang bernama "Amburadul" ??? Yup, varian virus tersebut merupakan virus yang menduplikasi file gambar (menyembunyikan file asli dan membuat file duplikasi virus ber-ikon gambar). Dengan menyembunyikan gambar/foto anda yang asli dan membuat file duplikasi virus, sehingga mengelabui user untuk menjalankan file virus dan atau mengirimkan file virus tersebut ke orang lain (tentu tanpa sepengetahuan user tersebut bahwa yang dikirim adalah file virus).
Norman Security Suite mendeteksi varian trojan tsb dengan nama
Autorun.ATSJ. (lihat gambar 1)
Gambar 1. Norman Security Suite mendeteksi varian baru virus sebagai
Autorun.ATSJ.
Ciri File Virus
Secara umum, virus ini dibuat dengan script bahasa C menggunakan software
Autoitversi 3 yang kemudian di kompress dengan program
UPX. Dengan program
UPX, virus dapat di kompres sehingga ukurannya tidak terlalu besar dan dapat memudahkan dalam penyebaran.
Setelah di kompress dengan UPX, virus memiliki ciri-ciri sebagai berikut : (lihat gambar 3)
oMenggunakan icon gambar
oUkuran file 353 kb
oExtension file *.exe
oType file "Application"
Gambar 2. File virus Autorun.ATSJ
Karakteristik Virus
Jika sudah terinfeksi virus Autorun.ATSJ, maka virus akan menimbulkan gejala berikut :
oMunculnya 2 proses aneh pada task manager (file virus). File inilah yang aktif pada start-up dan menginfeksi komputer. File dengan nama Jview dan shimgvw. (lihat gambar 3)
Gambar 3. File aneh pada task manager.
oMencoba mematikan fungsi
User Account Control (UAC). Seperti halnya virus "huhuhaha" yang berjalan di Windows Vista, Autorun.ATSJ memiliki script untuk men-disable UAC, untungnya saat di coba di implementasikan pada Windows Vista dan Windows 7 hal ini tidak berhasil. (lihat gambar 4)
Gambar 4. File tidak bisa ter-eksekusi di Windows 7
oMematikan fungsi Security Center. Hal ini digunakan agar dapat mematikan fungsi update dan warning dari Antivirus maupun program keamanan yang lain. (lihat gambar 5)
Gambar 5. Virus men-disable Security Center
oMematikan fungsi eksekusi dari beberapa antivirus seperti : Ansav Guard, Eset (NOD32), Norman Security Suite, dan McAfee Security Center.
oBerusaha mematikan peran dari virus lokal yang sudah menginfeksi seperti
Sohanad/Autoit, yang menggunakan file virus dengan nama :
-Blastclnn.exe
-Blastclnnn.exe
-New Folder.exe
-SSCVIHOST.exe
oDuplikasi file virus pada seluruh file gambar pada drive dan folder (baik root maupun sub folder). File gambar yang di duplikasi yang ber-extension "jpeg, bmp, png, gif"
File virus dan penyebarannya
Jika virus Autorun.ATSJ berhasil menginfeksi, maka virus akan membuat file virus diantaranya :
oC:\Documents and Settings\%user%\Application Data\Java\[]Jview[].exe
oC:\Documents and Settings\%user%\Application Data\Java\[]shimgvw[].exe
oDuplikasi file virus pada seluruh file gambar (seluruh drive)
Sama seperti virus lokal umumnya, virus
Autorun.ATSJ akan menyebar melalui media usb flash/external drive. Virus menyebar dengan memanfaatkan fungsi autoplay Windows, dengan membuat 2 file yaitu autorun.inf dan thumbs.db (yang berada pada folder RECYCLER). Selain menyertakan 2 file utama, virus juga akan menduplikasi file virus pada semua file gambar pada seluruh drive/folder.
Bagi anda yang menggunakan sharing folder/drive (terutama yang menggunakan mapping drive). Virus ini mudah dan cepat menyebar pada jaringan yang menggunakan fasilitas mapping drive pada seluruh komputer klien/user. (lihat gambar 6)
Gambar 6. Virus menginfeksi usb flash/external drive/mapping drive
Manipulasi Registry Windows
Agar dapat aktif saat komputer dijalankan, virus akan membuat string registry sebagai berikut :
Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama "Repair.inf" (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan).
Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.
Sebaiknya membuat file repair.inf di komputer yang clean, agar virus tidak aktif kembali.
·Hapuskan file induk serta file duplikat yang telah dibuat oleh virus
Autorun.ATSJ, dimana file tsb mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
oUkuran file 353 kb
oIcon file gambar
oExtension file *.exe
oType file "Application"
Catatan : untuk mempermudah penghapusan dapat menggunakan fasilitas [search] (lihat gambar 8)
Gambar 8. Fasilitas search untuk mencari file virus
·Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya gunakan antivirus yang sudah dapat mengenali dan membasmi virus
ini
dengan baik. (lihat gambar 9).
Bila anda pengguna aplikasi Messenger seperti Yahoo Messenger, MSN Messenger, Gtalk dan Skype dan tahu-tahu beberapa kontak Messenger anda tahu-tahu seperti burung beo fasih mengirimkan pesan dalam Bahasa Inggris yang keren, beserta lampirannya. Jangankan anda sekali-kali klik link tersebut sekalipun Bahasa Inggris anda cas cis cus dan anda mengerti apa arti pesan yang dikirimkan (apalagi kalau tidak mengerti) karena virus tidak memandang bulu apakah korbannya mengerti Inggris atau tidak, komputer anda akan langsung di infeksi olehnya.
YMatau Yahoo! Messenger merupakan aplikasi chat yang paling populer. Hampir semua pengguna internet memiliki akun gratis Yahoo, tidak lengkap rasanya jika tidak memanfaatkan aplikasi YM pada komputer-nya. Bahkan tidak hanya pengguna komputer, pengguna ponsel dan Blackberry pun juga dimanjakan dengan tersedia-nya aplikasi YM pada perangkat tsb.
Jika sebelumnya varian virus Facebook dan virus Google telah meramaikan acara tutup tahun 2009, maka telah muncul varian virus Yahoo! Messenger yang menyebar cepat dan juga ikut merepotkan. (lihat gambar 1 dan 2)
Gambar 1, Pesan yang ditampilkan oleh virus melalui Yahoo Messenger.
Gambar 2, Virus ini terdeteksi oleh
Norman Security Suite sebagai
W32/VBTroj.CEUU.
Serangan pop-up YM (pesan dengan link attachment)
Jika anda mendapatkan pesan yang disertakan link (meskipun berasal dari teman anda sendiri), maka anda patut waspada. Pesan yang dikirim berbeda dengan varian sohanad yang menggunakan bahasa "Vietnam", pesan yang dikirim menggunakan bahasa "Inggris" yang disertai link attachment. Jika anda cukup mahir Bahasa Inggris, jangan senang dulu meskipun anda sudah mengerti apa maksud link yang di kirimkan atau anda mengira teman anda yang selama ini Bahasa Inggrisnya jeblok kok tahu-tahu bisa mengirimkan kalimat-kalimat dalam Bahasa Inggris dan anda klik lagi ...... maka anda akan masuk ke dalam gang yang sama dengan teman anda, terinfeksi virus dan Ymnya otomatis mengirimkan pesan-pesan dalam Bahsa Inggris. Apalagi jika anda tidak mengerti Bahasa Inggris .... pokoknya ada link apapun walaupun itu dari teman, pacar, sosotan atau bos anda sekalipun, JANGAN di klik tanpa konfirmasi terlebih dahulu ke pengirimnya.
Link
lampiran yang dikirimkan ini smeuanya seakan-akan file gambar (JPEG), padahal sebenarnya berisi file virus yang di kompress menjadi file zip.
Berikut beberapa bentuk pesan yang dikirim (dalam bahasa Inggris).
File attachment virus
VBTroj.CEUUdibuat dengan menggunakan script bahasa
pemrograman Visual Basic,dengan
ukuran file sekitar 212 kb, sedangkan ukuran file pendukung lainnya berukuran berbeda-beda. (lihat gambar 3)
Gambar 3, File virus Messenger
Jika
file yang dikirim dijalankan, maka virus akan membuat file virus serta mendownload beberapa file pendukung yaitu :
ü
C:\Documents and Settings\%user%\[nama_acak].exe
ü
C:\Documents and Settings\%user%\secupdat.dat
ü
C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\melt.bat
ü
C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temporary Internet Files\3mc.zip
ü
C:\WINDOWS\system32\wmisrpc.exe
ü
C:\WINDOWS\system32\secupdat.dat
File induk virus "wmisrpc.exe" yang kemudian aktif akan menyamarkan diri sebagai salah satu file audio (Realtek AC97 Audio – Event monitor).Lihat gambar 4.
Gambar 4, File virus yang menyamarkan diri sebagai file Realtek Audio
Aksi virus
Beberapa aksi yang dilakukan virus yaitu sebagai berikut :
Mencoba melakukan koneksi/kontak ke remote server/IRC (Internet Relay Chat) dengan berbagai IP seperti :
(lihat gambar 5)
-
231.102.234.209(port 6104)
-
76.74.250.94(port 41040)
-
195.149.74.40(port 80)
-
216.105.85.153(port 80)
-
209.234.102.231(port 1054)
Beberapa IP tersebut memiliki nama domain sebagai berikut : (lihat gambar 5)
-
srvr24.ralden.com
-
webbox857.server-home.net
-
tvtcl-300103.tvt.ne.jp
-
coax.a-youtube.info
-
centre.a-youtube.info
-
com0.b-youtube.info
-
det0x.c-youtube.info
-
euro.b-youtube.info
-
mech.c-youtube.info
-
ptr.b-youtube.info
-
rgtryhbgddtyh.biz
-
sector9.myfilehd.info
-
sex.c-youtube.info
-
spazm.a-youtube.info
-
wertdghbyrukl.ch
-dll……
Gambar 5, Virus akan berusaha mengkoneksikan diri ke beberapa situs
Mencoba melakukan koneksi ke beberapa website dan mencoba untuk melakukan sinkronisasi waktu. Kemungkinan besar tujuan dari sinkronisasi waktu adalah supaya komputer-komputer yang terinfeksi virus memiliki waktu yang sama dan kalau diperintahkan untuk melakukan Ddos akan berdampak masif. Adapu situs sinkronisasi waktu yang dikontak adalah :
-
Yahoo.com
-
Google.com
-
Time.windows.com
Gambar 6, Virus akan berusaha melakukan sinkronisasi waktu
Mencoba melakukan koneksi ke beberapa Mail Exchanger (MX)seperti : (lihat gambar 7)
-
Microsoft.com
-
Yahoo.com
-
Google.com
-Mail.Ru (merupakan penyedia jasa e-mail gratis terbesar di Rusia)
Mencoba melakukan koneksi ke beberapa website dengan menggunakan berbagai port. (lihat gambar 8)
Gambar 8, Virus akan berusaha mengkoneksikan diri ke beberapa situs. Dalam banyak kasus koneksi secara masif ke suatu situs akan berakibat Ddos.
Sinkronisasi ke remote server/IRC server dan berkomunikasi. Salah satu text yang berhasil di capture yaitu sebagai berikut :
IRC@... PRIVM........................ Welcome to the 0wnage.com IRC Network USA
Mendownload file virus dan mendapatkan list pesan yang akan dikirimkan via aplikasi chat.Jadi jika pembuat virusnya melakukan update pada pesan yang di kirim, maka pesan yang di kirim dapat berubah dari yang kami utarakan di atas.
Jumlah list pesan yang didapat cukup banyak. Hanya dengan 1 link virus, pesan yang diterima bisa didapatkan sekitar ± 50 kalimat yang berbeda.
Berikut contoh pesan yang akan dikirimkan :
-Does this picture look a little strange to you? It's supposed to be real, but I have doubts.
-Have you seen the photo of my mom when she was a teenager? Doesn't she look outrageous?
-Myspace just deleted this picture off my profile for abuse. I don't see anything wrong with it, can you?
-Dll…….
Mengirim pesan kepada semua contact address yang ada pada aplikasi chat. (lihat gambar 9)
Gambar 9, Aksi virus mengirimkan pesan ke kontak-kontak Messenger
Mencoba akses jaringan dan menyebarkan virus. Dalam hal ini pun berusaha menembus IPC$ yang menurut pengalaman Vaksincom cukup efektif sebagai sarana penyebaran virus melalui jaringan.
CPU 100%
Akibat dari meningkatnya aktifitas koneksi jaringan dan internet yang dilakukan oleh virus, komputer akan terasa lambat. Hal ini dapat dilihat pada proses penggunaan resources memory yang meningkat hingga 100 %. Untuk memastikan anda dapat melihat pada
Windows Task Manager. (lihat gambar 10)
Gambar 10, Aktivitas virus menyebabkan CPU usage komputer emnjadi 100 % sehingga mengganggu kinerja komputer.
Registry Windows
Agar dapat aktif saat komputer dijalankan, virus akan membuat string registri sebagai berikut :
Salah satu keunggulan utama virus ini adalah melakukan penyebaran melalui
Yahoo Messenger (YM). Tidak hanya itu, kemungkinan virus ini pun menyebar melalui aplikasi chat yang lain seperti Skype,
GTalk (Google Talk), Windows Live Messenger dan MRA (Mail.Ru Agent). Dengan mengirimkan
beberapa link pesan ke semua contact address yang ada, yang di arahkan ke sebuah website dan akan mendownload file virus. (lihat gambar 11)
Gambar 11, Aksi virus mengirimkan linknya melalui YM
Dalam jaringan, dengan memanfaatkan file sharing (terutama folder yang di share full), virus juga menyebar dengan membuat file virus "[nama_acak].exe" yang berukuran 212 kb.
Cara pembersihan virus
VBTroj.CEUU
Sebaiknya lakukan pembersihan melalui mode safe mode.
Matikan proses virus yang berjalan di memory. Gunakan
WindowsTask
Manager. (lihat gambar 11)
Gambar 11, Gunakan Task Manager untuk mematikan proses virus.
Lakukan kill process, pada beberapa file yang aktif yaitu :
üCmd.exe (digunakan oleh virus, cukup End Process saja)
ü
Svchost.exe (digunakan oleh virus, cukup End Process saja)
üC:\WINDOWS\system32\wmisrpc.exe (jika aktif)
Hapus string registry yang telah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry dibawah ini.
Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik. (lihat gambar 12)
Masih ingat film McGyver yang dibintangi oleh Richard Dean Sanderson ? Di tangan McGyver, barang apapun yang ada di dekatnya bisa dijadikan sebagai alat atau senjata yang ampuh. Dengan bantuan Victorinox dan kreativitasnya, ia bisa meracik bahan-bahan yang biasa ada di rumah menjadi senjata mematikan seperti pelontar api sampai merakit bom. Rupanya hal yang sama terjadi pada dunia maya dimana hanya dengan bahasa pemrograman yang dipandang sebelah mata (VB Script) oleh para programmer diciptakan satu virus yang secara de Facto hari ini menjadi virus yang paling ganas dan paling banyak mengganggu di awal tahun 2010. Siapakah dia ? Tidak lain dan tidak bukan adalah Messenger yang di deteksi secara generik dengan nama W32/VBTroj.CEPA. Virus ini mampu melakukan banyak sekali hal seperti menginstal rootkit, memblok akses jaringan dan memanipulasi file hosts Windows supaya bisa melakukan pemblokiran akses ke situs-situs sekuriti pada komputer korbannya. Dan canggihnya lagi, file hosts tersebut di enkrip untuk menghindari deteksi dan perbaikan oleh program antivirus.
Baru-baru ini telah muncul satu virus lain ikut merampaikan acara tutup tahun ini, walaupun virus ini dibuat dengan program bahasa Visual Basic tetapi efek yang dihasilkan cukup merepotkan, ia akan melakukan blok terhadap "hampir" semua tools security termasuk antivirus yang umum sering digunakan oleh user dengan cara membaca "nama file" dari aplikasi tersebut.
Virus ini juga akan melakukan blok akses ke beberapa situs sekuriti atau situs
lain yang telah ditentukan dengan cara mengalihkan ke nomor ip
209.85.225.99 yang merupakan ip publik www.google.com (lihat gambar 1), hal ini secara tidak langsung sebenarnya menyebabkan Ddos terhadap situs Google.com. Apakah ada hubungan atau tidak dengan serangan terhadap Google di China yang mengakibatkan Google mempertimbangkan untuk hengkang .... kita lihat saja. Yang jelas, makin banyak komputer yang terinfeksi oleh virus ini, maka akses (yang secara tidak langsung menyebabkan Ddos) terhadap situs awal Google akan makin tinggi.
Sehingga setiap kali user mencoba untuk akses ke website tertentu termasuk website security
/
antivirus, maka yang muncul adalah situs www.google.com.
Untuk melakukan hal ini ia akan menambahkan alamat website yang akan di blok ke sebuah file HOSTS yang berada di direktori
[C:\Windows\System32\Drivers\etc]
Gambar 1, Alamat website yang dialihkan oleh virus
Virus ini menyebar sangat cepat dengan memanfaatkan media chatting yang umum digunakan oleh user seperti Yahoo Messenger, MSN Messenger dan Skype dengan cara mengirimkan sebuah pesan dan melampirkan link untuk download sebuah file yang
direkayasa seolah-olah file gambar (JPG) tetapi sebenarnya merupakan file virus yang sudah dikompres dengan nama file [%file%.JPG.ZIP] dengan ukuran yang berdeda-beda tegantung pada varian yang menginfeksi komputer tersebut, file yang dikompres tersebut mempunyai ekstensi EXE. Jika menerima pesan tersebut sebaiknya jangan anda terima apalagi menjalankan file yang disertakan walaupun dari kontak Messenger
teman yang anda kenal, memang bukan teman anda yang mengirimkan virus tetapi virus yang menginfeksi komputernya dan memanfaatkan rekening Messengernya. (lihat gambar 2)
Gambar 2, Contoh pesan yang dikirimkan oleh virus
Salah satu hal yang menyebabkan virus ini sukses menyebar selain menggunakan media yang disebutkan di atas, ia juga akan melakukan update untuk memperbaharui dirinya hal inilah yang menyebabkan scaner antivirus tidak dapat mendeteksi virus tersebut. Virus ini semakin kuat bercokol dengan bantuan sebuah file rootkit yang bertugas untuk melindungi file induk yang aktif dimemori, sehingga pembersihan yang dilakukan melalui windows Normal, Safe Mode atau safe Mode With Command Prompt terkadang tidak dapat menyelesaikan masalah, bagaimana mengatasi hal ini ? Silahkan simak pada bagian terakhir artikel ini.
Seperti yang sudah di jelaskan di atas bahwa virus ini dibuat dengan menggunakan bahasa Visual Basic, untuk file induk virus ini mempunyai ukuran yang bervariasi tergantung dari varian yang menginfeksi komputer target, biasanya akan mempunyai ukuran di atas 200 KB, sedangkan file pendukung lainnya mempunyai ukuran yang berbeda-beda yang akan di simpan didirektori yang berbeda-beda. (lihat gambar 3)
Gambar 3,
File induk virus
Virus ini akan menggunakan icon Project Visual Basic dan untuk beberapa kasus akan menggunakan icon MSN Messanger untuk mengelabui user.
Bagaimana mengenali virus ini?
§
Akan menampilkan website www.google.com pada saat user mengakses web security
/
web antivirus, untuk beberapa varian tidak akan menampilkan website di atas.
§
Disable CMD dengan cara menutup aplikasi ini secara otomatis saat dijalankan.
§
Untuk beberapa varian, komputer yang terinfeksi akan dapat mengakses komputer lain dalam jaringan. Tetapi sebaliknya, komputer tersebut tidak akan dapat diakses oleh komputer lain dalam jaringan. Salah satu kemungkinan aksi ini dilakukan adalah untuk mempersulit pembersihan dan sekaligus mencegah infeksi ulang pada komptuer yang sudah terinfeksi.
§
Terdapat perubahan pada file [C:\Windows\system32\drivers\etc\hosts], dengan menambahkan daftar alamat website yang akan di blok dengan format penulisan
ip 209.85.225.99 yang
di ikuti alamat website, untuk beberapa kasus virus ini akan mengenkripsi file hosts tersebut sehingga user tidak dapat mengetahui isi script yang di ubah, dengan bantuan tools maka anda dapat melihat dengan jelas isi dari file hosts tersebut. (lihat gambar 4 dan 5)
Gambar 4, Isi file hosts yang di ubah oleh virus
Gambar 5, Dengan bantuan HijackThis dapat melihat isi file hosts yang diubah dan dienkripsi
oleh virus
Norman Security Suite mendeteksi virus ini sebagai W32/VBTroj.CEPA (lihat gambar 6)
Gambar 6, Norman Security Suite
mendeteksi virus Messenger sebagai W32/VBTroj.CEPA
File induk Virus
Pada saat virus ini di aktifkan, ia akan membuat beberapa file induk yang
akan di simpan dibeberapa lokasi yang berbeda-beda yang akan di aktifkan setiap kali komputer dinyalakan. Selain itu virusini juga akan menyamarkan dirinya sebagai sebuah service Windows dan sebuah drivers yang berfungsi sebagai rootkit yang salah satu tugasnya akan melindungi proses virus yang aktif dimemori sehingga mempersulit dalam proses pembersihan dengan nama file yang berbeda-beda.
Berikut beberapa file yang akan dibuat oleh virus:
C:\windows\System32
ü
Wmi%xxx.exe, dimana xxx menunjukan karater acak (contohnya: wmispqd.exe, wmisrwt.exe, wmistpl.exe, atu wmisfpj.exe) dengan ukuran file yang berbeda-beda tergantung varian yang menginfeksi computer target.
ü%xxx%.exe@, dimana %xxx% menunjukan karakter acak (contoh: qxzv85.exe@) dengan ukuran yang berbeda-beda tergantung varian yang menginfeksi.
ü
secupdat.dat
C:\Documents and Settings\%user%\%xx%.exe, dimana xx adalah karakter acak (contoh: rllx.exe) dengan ukuran file sekitar 6 kb atau 16 kb (tergantung varian yang menginfeksi). File ini akan disembunyikan oleh virus guna mempersulit dalam penghapusan.
C:\Windows\System32\drivers
ü
Kernelx86.sys
ü%xx%.sys, dimana xx ini adalah karakter acak yang mempunyai ukuran sekitar 40 KB (contoh: mojbtjlt.sys atau cvxqvksf.sys)
ü
Ndisvvan.sys
ü
krndrv32.sys
C:\Documents and Settings\%user%\secupdat.dat
C:\Windows\INF
ü
netsf.inf
ü
netsf_m.inf
Autorun
Agar file tersebut dapat di jalankan secara otomatis, ia akan membuat string padaregistri dengan memanipulasi file windows dengan nama
ctfmon.exe, Sebenarnya trik ini digunakan agar user tidak curiga, tapi jika dilusuri lebih jauh ini adalah langkah yang brilian karena file ini justru mempunyai peranan yang sangat penting agar dirinya dapat aktif secara otomatis dengan menjalankan file virus yang sudah ditentukan. Selain itu ia juga akan aktif setiap kali user menjalankan file "explorer.exe" atau membuka aplikasi "Windows Explorer"
Untuk memperlancar aksi nya ia akan blok beberapa fungsi windows termasuk disable System
Restore, disable Windows Firewall, disable RPC DCOM, disable upgradeService Pack 2 dan
tidak bisa menampilkan file yang tersembunyi dengan merubah string pada registry berikut:
Ř
HKEY_LOCAL_MACHINE\software\microsoft\ole
·EnableDCOM =N
Ř
HKEY_LOCAL_MACHINE\software\microsoft\security center
·
userinit = C:\WINDOWS\system32\Userinit.exe, ,C:\Documents and Settings\%user%\%files_virus%.exe \s (%file_virus, menunjukan nama file yang berbeda-beda tergantung varian yang menginfeksi, ontohnya:
fnhh.exe).
Agar file virus tersebut dapat aktif secara bebas di computer target, ia juga akan mendaftarkan file induk virus tersebut dan rule windows firewall berikut
:
Selain dengan membuat string registry tersebut, ia juga akan blok "hampir" semua tools sekuritiyang umum digunakan dengan cara membaca nama file dari aplikasi tersebut.
Blok akses Internet
Sebagai oleh-oleh ia akan mencoba untuk blok akses ke website security termasuk antivirus, dengan cara menampilkan website
www.google.com (untuk beberapa varian tertentu untuk blok akses web sekuriti tidak akan menampilkan web www.google.com).
Untuk melakukan hal ini ia akan merubah isi file Hosts Windows yang berada di direktori [C:\Windows\System32\Drivers\Etc\Hosts] dengan cara menambahkan nomor ip publik
www.google.com di ikuti dengan alamat website yang akan diblok dan untuk beberapa kasus virus ini akan mengenkripsi file tersebut sehingga user tidak dapat mengetahui isi dari tersebut. (lihat gambar 7dan 8)
Gambar 7,
Isi hosts file windows yang telah di enkripsi
Gambar 8,
Isi hosts file windows yang telah diubah oleh virus setelah di dekrip
Update layaknya antivirus
Virus ini dapat melakukan update layaknya program antivirus dengan mendownload beberapa file dari website yang telah ditentukan, file ini biasanya akan di simpan didirektori [C:\Windows\System32] dengan format file %xxx%.exe@, dimana %xxx% merupakan nama file dan ukuran yang berbeda-beda (contoh: qxzv85.exe@)
Blok akses "Safe
Mode" dan
"Safe Mode with command prompt"
Untuk beberapa kasus virus ini juga akan berupaya untuk menghapus key "safeboot" sehingga komputer tidak dapat booting ke mode "safe mode" dan "safe mode with command prompt". Untuk melakukan hal ini ia akan menghapus string berikut:
Untuk menyebarkan dirinya ia akan memanfaatkan media chatting yang umum digunakan oleh user seperti Yahoo Messenger, Gtalk, Skype dan MSN Messenger dengan mengirimkan sebuah pesan kesemua alamat ID yang ada di komputer target dengan menyertakan link untuk mendownload sebuahlampiran yang sudah dikompresi dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan varian yang menginfeksi, file tersebut mempunyai nama file [%file%.JPG.ZIP], file yang dikompres tersebut mempunyai ekstensi EXE. Jika menerima pesan tersebut sebaiknya jangan anda terima apalagi menjalankan file yang disertakan kecuali anda mau terinfeksi virus ini.
Pesan yang akan disampaikan mempunyai isi yang berbeda-beda, sedangkan untuk link yang di sertakan salah satunya mengarah kesebuah alamat 208.77.45.10. (lihat gambar 9 dan 10)
Gambar 9, Pesan yang dikirimkan oleh virus
Gambar 10,
Salah satu domain tempat untuk download file virus
Cara membersihkan Virus YM
1.Putuskan komputer yang akan di bersihkan dari jaringan maupun internet
2.Ubah nama file [C:\Windws\system32\msvbvm60.dll] menjadi [xmsvbvm60.dll] untuk mencegah virus aktif kembali selama proses pembersihan.
3.Sebaiknya lakukan pembersihan dengan menggunakan Tools Windows Mini PE Live CD hal ini disebabkan untuk beberapa file induk dan file rootkit yang menyamar sebagai services dan drivers sulit untuk di hapus terlebih file ini akan disembunyikan oleh virus. Silahkan download software tersebut di alamat
http://soft-rapidshare.com/2009/11/10/minipe-xt-v2k50903.html
Kemudian booting komputer dengan menggunakan software Mini PE Live CD tersebut. Setelah itu hapus beberapa file iduk virus dengan cara: (lihat gambar 11)
·Klik menu [Mini PE2XT]
·Klik menu [Programs]
·Klik menu [File Management]
·Klik menu [Windows Explorer]
·Kemudian hapus file berikut:
ü
C:\Windows\System32
§
Wmi%xxx.exe, dimana xxx menunjukan karater acak (contohnya: wmispqd.exe, wmisrwt.exe, wmistpl.exe, atu wmisfpj.exe) dengan ukuran file yang berbeda-beda tergantung varian yang menginfeksi computer target.
§%xxx%.exe@, dimana %xxx% menunjukan karakter acak (contoh: qxzv85.exe@) dengan ukuran yang berbeda-beda tergantung varian yang menginfeksi.
§
secupdat.dat
ü
C:\Documents and Settings\%user%\%xx%.exe, dimana xx adalah karakter acak (contoh: rllx.exe) dengan ukuran file sekitar 6 kb atau 16 kb (tergantung varian yang menginfeksi).
üC:\Windows\System32\drivers
§
Kernelx86.sys
§%xx%.sys, dimana xx ini adalah karakter acak yang mempunyai ukuran sekitar 40 KB (contoh: mojbtjlt.sys atau cvxqvksf.sys)
§
Ndisvvan.sys
§
krndrv32.sys
ü
C:\Documents and Settings\%user%\secupdat.dat
ü
C:\Windows\INF
§
netsf.inf
§
netsf_m.inf
Gambar 11, Gunakan Windows Mini PE untuk menghapus file virus
4.Hapus registry yang dubah dibuat oleh virus, dengan menggunakan "Avas!
Registry Editor", caranya
: (lihat gambar 12)
·Klik menu [Mini PE2XT]
·Klik menu [Programs]
·Klik menu [Registry Tools]
·Klik [Avast! Registry Editor]
·
Jika muncul layar konfirmasi kelik tombol "Load....."
·Kemudain hapus registry:
ü
LOCAL_MACHINE_SOFTWARE\microsoft\windows\currentverson\run\\ctfmon.exe
ü
LOCAL_MACHINE_SYSTEM\ControlSet001\services\\kernelx86
ü
LOCAL_MACHINE_SYSTEM\CurrentControlSet\services\\kernelx86
ü
LOCAL_MACHINE_SYSTEM\CurrentControlSet\services\\passthru
ü
LOCAL_MACHINE_SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\\ctfmon.exe
ü
LOCAL_MACHINE_SOFTWARE\microsoft\windows nt\currentversion\winlogon
§
Ubah value pada string Userinit menjadi = userinit.exe,
ü
LOCAL_MACHINE_SOFTWARE\microsoft\windows nt\currentversion\winlogon
§Ubah value pada string
Shell menjadi = Explorer.exe
ü
LOCAL_MACHINE_SYSTEM\ControlSet001\services\\%xx%
ü
LOCAL_MACHINE_SYSTEM\CurrentControlSet\services\\%xx%
%xx% menunjukan karakter acak, key ini dibuat untuk menjalankan file .SYS yang mempunyai ukuran sebesar 40 KB yang berada di direktori [C:\Windows\system32\drivers\]
Gambar 12,
Menghapus registry yang diubah oleh virus
5.Restart komputer, pulihkan sisa registry yang diubah oleh virus dengan copy script berikut pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf. Jalankan file tersebut dengan cara: klik kanan repair.inf | klik install
6.Fix registry Windows untuk mengembalikan agar komputer dapat booting "safe mode with command prompt" dengan download file FixSafeBoot.reg (Windows XP) di alamat berikut kemudian jalankan file tersebut dengan cara :
oKlik menu [Start]
oKlik [Run]
oKetik REGEDIT.EXE kemudian klik tombol [OK]
oPada layar "Registry Editor", klik menu [File | Import]
oTentukan file .REG yang baru anda buat
oKlik tombol [Open]
7.Hapus file temporary dan temporary internet file. Silahkan gunakan tools ATF-Cleaner. Download tools tersebut di alamat http://www.atribune.org/public-beta/ATF-Cleaner.exe
Gambar 13, Restore Host File Windows dengan menggunakan HosterExpert
Klik tombol [Restore MS Host File], untuk merestore file hosts Windows tersebut.
9.Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, scan dengan antivirus yang up-to-date dan sudah dapat mendeteksi virus ini. Anda juga dapat menggunakan Norman Malware Cleaner, silahkan download di alamat berikut
http://www.norman.com/support/support_tools/58732/en (lihat gambar 14)
Membasmi Virus Facebook (W32/Zbot.DBB)1 Februari 2010
Membasmi virus "maling teriak rampok"
Seiring dengan tingginya penyebaran virus yang mengeksploitasi Facebook
http://vaksin.com/2009/1109/facebook-zbot/facebook-zbot.html yang bertujuan untuk mencuri password pengguna Facebook dan menginfeksi komputer korbannya dengan Scareware (antivirus palsu) yang akan menampilkan peringatan palsu "seakan-akan" komputer korbannya terinfeksi virus yang sangat akut dan gawat (padahal tidak) dengan tujuan menjual antivirus palsu yang jika di ikuti bukannya menyembuhkan komputer dari infeksi virus melainkan lebih parah dan data kartu kredit yang digunakan untuk pembelian antivirus palsu tersebut terancam disalahgunakan untuk menjadi sasaran fraud.
Facebook oh... Facebook
Masih ingat dengan virus Obfuscated.D2!genr atau Bredolab, sebuah virus yang akan
menggunakan rekayasa sosial dengan sasaran utama para member faceebook dengan mengirimkan sebuah notifikasi untuk merubah user account yang sudah terdaftar sebelumnya dengan alasan untuk keamanan dengan menyertakan sebuah attachment yang sebenarnya berisi trojan dan "sialnya" email ini dikirim seolah-olah dari Admin Faceebok (lihat gambar 2 dan 3). File attachment yang disertakan teryata bukan sebuah tools untuk
meseset password seperti yang di informasikan dalam email tersebut, tetapi justru akan mendownload trojan baru berupa fake antispyware dengan nama "Security Tools" (lihat gambar 1), spyware yang menyamarkan dirinya sebagai antispyware ini akan memberikan informasi menampilkan sederetan virus/trojan palsu yang berhasil di deteksi. Sedangkan untuk menyebarkan dirinya ia akan mengirimkan email yang sama ke semua alamat email yang berhasil ia dapat dengan menyertakan attachment dalam bentuk ZIP dengan nama acak.
Gambar 1, Security Tools, spyware yang menyamar sebagai program Antispyware
Gambar 2 Contoh email yang akan di kirimkan oleh Obfuscated.D2!genr
Gambar 3 Aktivitas pengiriman email yang dilakukan oleh Obfuscated.D2!genr
Rupanya peperangan ini akan terus berlanjut, kini mereka datang dengan cara yangberbeda dan lebih canggih. Kenapa dikatakan dengan demikian??? Agar tidak mengundang kecurigaan dari user kini datang tidakdengan menyertakan attachment seperti sebelumnya, tetapi ia akan datang sebagai email dari admin faceebok yang menginformasikan agar user melakukan update account dengan alasan untuk kenyamanan dan keamanan saat mengunjungi situs tersebut.
Unuk melakukan update terhadap account tersebut, ia akan menyertakan sebuah tombol "Update" yang akan mengakses webuah web login yang sudah dipalsukan, web login ini bukanlah web login facebook tetapi web login yang sudah di siapkan untuk menampung username dan password yang nantinya akan digunakan untuk mengambil daftar account yang ada di facebook dari komputer yang terinfeksi.
Web login palsu ini akan mempunyai alamat yang berbeda-beda seperti contoh dibawah ini : (lihat gambar 4)
Jika kita perhatikan sepintas, web login palsu ini mirip dengan web login asli (lihat gambar 5)faceebok, tetapi jika ditelusuri lebih teliti terdapat beberapa perbedaanyang mencolok seperti terlihat pada gambar dibawah ini :
Gambar 5, Web login faceebok asli
Pada saat user mengisi username dan password, ia akan membuka halaman baru yang berisi link untuk download tool update account dengan nama [updatetool.exe] yang sebenarnya adalah sebuah virus/trojan yang akan menginfeksi jika user menjalankan file tersebut. (lihat gambar 6)
Gambar 6, Link download virus/trojan
Subject email yang dikirimkan oleh virus ini biasanya akan berbeda-beda seperti : (lihat gambar 7)
-New login system
-Facebook account update
-Facebook Update Tools
Gambar 7, Contoh email phishing yang akan di kirimkan oleh virus
Dengan teknologi Sandbox Norman mendeteksi virus tersebut sebagai Trojan: W32/Zbot.DBB (lihat gambar 8)
Gambar 8, Hasil deteksi Norman Security Suite
File Virus Zbot.DBB
Virus ini mempunyai ukuran file sekitar 105 KB dengan nama [updatetools.exe], file ini mempunyai ekstensi EXE . (lihat gambar 9)
Gambar 9, File induk W32/Zbot.DBB
Jika file tersebut dijalankan ia akan membuat file induk dengan nama [C:\WINDOWS\system32\sdra64.exe], file inilah yang bertugas untuk menginjeksi beberapa proses Windows seperti :
·C:\Windows\Syste32\services.exe
·C:\Windows\System32\lsass.exe
·C:\Windows\System32\svchost.exe
·C:\Windows\System32\alg.exe
·C:\ProgramFiles\internet explorer\iexplore.exe
Agar tidak mudah di hapus oleh virus, file tersebut akan disembunyikan walaupun user sudah menampilkan file yang tersembunyi. Selain itu ia juga akan membuat beberapa file berikut yang juga akan disembunyikan dengan tujuan agar tidak mudah di hapus:
·C:\Windows\system32\lowsec
-local.ds
-user.ds
-user.ds.lll
W32/Zbot.DBB juga akan membuat file lain dengan nama [C:\windows\pdhemprf.dll] serta mendownload beberapa file dari ip yang telah ditentukan [97.74.144.118] dan [hxxp://193.104.27.42/lcc/ip2.gif dan hxxp://193.104.27.42/ip.php], file yang di download tersebut akan di simpan ke direktori [C:\Documents and Settings\Elvina\Local Settings\Temp\] (lihat gambar 10 dan 11)
Gambar 10, Download trojan
Gambar 11, Proses download Trojan
Untuk memperlancar aksinya Ia juga akan membuat beberapa registri berikut:
Untuk menyebarkan dirinya, ia akan mengirimkan email phishing kesemua alamat yang telah diperoleh yang berisi pemberitahuan kepada user yang mempunyai account facebook untuk melakukan update tehadap account facebook yang dimilikinya demi keamanan dan kenyamanan saat akses ke situs facebook. Email tersebut akan menyertakan satu tombol "update" yang berisi alamat web login palsu untuk menampung username dan password yang digunakan oleh user, untuk kemudian akan menampilkan alamat download virus yang menyamar sebagai
sebuah tools dengan nama [updatetool.exe], file gadungan inilah yang akan mengaktifkan W32/Zbot.DBB di komputer user jika file tersebut dijalankan.
Jika menggunakan tools monitoring seperti Ethereal [http://www.ethereal.com/] atau Wireshark [http://www.wireshark.org/] W32/Zbot.DBB tidak melakukan pengiriman email phishing alamat email lain, jadi kemungkinan besar virus ini akan mengambil informasi penting termasuk username dan password facebook dari komputer yang terinfeksi dan mengirimkan ke pembuat virus, account yang berhasil ia dapat inilah yang akan digunakan untuk mengambil account lain yang terdapat dalam facebook tersebut yang kemudian akan mengiriman email phishing tersebut.
Jika kita telusuri lebih jauh dari email yang dikirimkan dapat dilihat bahwa pengirim email phishing tersebut berasal dari luar seperti Brazil, Italia atau Belanda dan bukan dari komputer yang terinfeksi. (lihat gambar 12, 13 dan 14)
Gambar 12, Contoh email yang di kirim oleh W32/Zbot.DBB
Gambar 13, Contoh email yang di kirim oleh W32/Zbot.DBB
Gambar 14, Informasi pengirim email phishing yang sebenarnya
Berikut ciri-ciri email phishing yang dikirimkan oleh W32/Zbot.DBB (lihat gambar 15).
Gambar 15, Ciri email phishing yang dikirimkan oleh virus.
Jadi harap berhati-hati jika menerima email walaupun dari Admin Facebook terutama yang mempunyai subjectdi bawah ini, sebaiknya HAPUS dan jangan ikuti informasi yang terdapat dalam email tersebut.
Cara membersihkan W32/Zbot.DBB
1)Putuskan komputer yang akan di bersihkan dari jaringan/internet
2)Disable [System Restore] selama proses pembersihan [jika menggunakan Windows XP] (lihat gambar 16)
·Buka Windows Explorer
·Klik kanan [My Computer]
·Klik [Properties]
·Klik tabulasi [System Retore]
·Centang opsi [Turn off System Restore on all drives]